Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

385 hasil
Subjek: Manajemen
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS PENGELOLAAN MANAJEMEN ASET PROPERTI PEMERINTAH DAERAH PADA KANTOR BADAN PENDAPATAN DAN ASET DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sistem pemerintahan daerah sangat erat kaitannya dengan otonomi daerah yang saat ini telah berlangsung di Indonesia. Dengan pelaksanaan otonomi daerah diharapkan pemerintah daerah mampu mengatur sistem pemerintahannya sendiri dengan memaksimalkan sumber daya yang di miliki. Dalam tahap perencanaan manajemen aset memastikan efektivitas dan koordinasi kegiatan manajemen aset yang disusun pemerintah serta mengawasi penggunaan dana dalam proses manajemen aset properti sangat berpengaruh terhadap laporan keuangan pemerintah daerah. Karena pada dasarnya kunci keberhasilan manajemen aset adalah memiliki potensi daerah yang efektif dan efisien. Salah satu bentuk pengelolaan aset yaitu konsep real property adalah suatu hak perorangan/badan hukum untuk memiliki dalam arti menguasai tanah dengan suatu hak atas tanah, misalnya hak milik/hak guna bangunan berikut bangunan (permanen) yang didirikan diatasnya/tanpa bangunan. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk megetahui seberapa efektif pengelolaan manajemen aset properti pemerintah daerah pada kantor Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan kuantitatif dengan rasio efektivitas untuk menggambarkan secara akurat mengenai fakta-fakta perhitungan dan memberikan prediksi mengenai hasil penelitian guna mendapatkan suatu kesimpulan. Populasi yang dipakai peneliti ini adalah dokumen Laporan keuangan Badan Pendapatan dan Aset daerah Provinsi NTT. Dengan demikian maka untuk kepentingan analisis maka sampel dokumen Laporan keuangan yang diambil adalah Laporan Anggaran, Pendapatan dan Belanja Daerah(APBD) Tahun 2021-2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas manajemen aset properti pemerintah daerah pada kantor badan pendapatan dan aset daerah provinsi NTT kurang efektif dan tidak efektif karena adanya pandemic covid-19 yang melanda dunia, Indonesia dan Nusa Tenggara Timur. Pengelolaan manajemen aset properti juga masih kurang efektif karena terdapat beberapa Permasalahan seperti :keterbatasan sumber daya, (SDM terbatas sedangkan jumlah aset itu banyak), ketersediaan anggaran untuk melakukan monitoring dan pengawasan itu minim sekali serta sistem aplikasi tentang pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) belum maksimal. Hasil penelitian ini di harapkan memberikan manfaat bagi kepentingan keilmuan yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan maupun referensi untuk penelitian mendatang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI SISTEM MANAJEMEN INFORMASI OBJEK PAJAK (SISMIOP) TERHADAP PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berdasarkan judul ini maka persoalan dalam penelitian ini adalah Bagaimana pelaksanaan SISMIOP yang dilakukan di Badan Pendapatan daerah Kota Kupang (Bapenda) terhadap Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan di Kota Kupang? Penelitian ini dilakukan di Kantor Badan Pendapatan daerah Kota Kupang (Bapenda). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan sistem manajemen informasi objek pajak Terhadap penerimaan pajak Bumi dan bangunan di kota kupang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan realisasi anggaran tahun 2017-2021. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data diantaranya yaitu : Wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan SISMIOP yang dilakukan di Badan Pendapatan daerah Kota Kupang (Bapenda) melalui empat tahapan yaitu 1) Pendaftaran objek dan subjek Pajak, berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa dalam rangka pendaftaran objek dan subjek pajak, wajib pajak wajib mendaftarkan Objek Pajaknya dengan mengisi SPOP. Pendaftaran Subjek dan Objek Pajak Bumi dan Bangunan dilakukan dengan menggunakan Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP). Surat Pemberitahuan Objek Pajak harus diisi dengan jelas, benar, dan lengkap serta ditandatangani dan disampaikan kepada Dinas Pendapatan, selambat-lambatnya 30 hari kerja setelah tanggal diterimanya SPOP oleh para wajib Pajak. 2) Pendataan, hasil penelitian menunjukan bahwa mekanisme pendataan pajak bumi dan bangunan yaitu meliputi beberapa tahapan seperti Wajib Pajak mengajukan permohonan pendataan seperti, pendaftaran baru, pembetulan, mutasi, dan pengurangan ke BKD melalui pos pelayanan PBB wilayah setempat. Petugas Pos Pelayanan PBB menerima permohonan pendataan kemudian meneliti kelengkapan persyaratan. 3) Penilaian, Hasil penelitian terlihat bahwa penilaian Objek Pajak Bumi dan Bangunan adalah Kegiatan untuk menentukan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang akan dijadikan dasar pengenaan pajak di Kota kupang, dengan menggunakan pendekatan data pasar, pendekatan biaya, dan pendekatan kapitalisasi pendapatan. 4) Pemeliharaan basis data, Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pemeliharaan basis data dalam perpajakan, umumnya dibagi menjadi dua bagian yaitu pemeliharaan basis data secara pasif dan aktif. pemeliharaan basis data secara pasif yaitu kegiatan pemeliharaan basis data yang dilakukan oleh petugas kantor pelayanan pajak bumi dan bangunan berdasarkan laporan yang diterima dari wajib pajak dan atau pejabat terkait pelaksanaan sesuai prosedur pelayanan satu tempat. Sedangkan pemeliharaan basis data secara aktif yaitu kegiatan pemeliharaan basis data yang dilakukan oleh kantor pelayanan pajak bumi dan bangunan dengan cara mencocokkan dan menyesuaikan data objek dan subjek pajak yang ada dengan keadaan sebenarnya di lapangan atau mencocokkan dan menyesuaikan nilai jual objek pajak dengan rata-rata nilai pasar yang terjadi di lapangan, pelaksanaan sesuai dengan prosedur pembentukan basis data. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, adapun saran yang diajukan adalah sebaiknya Kantor Bapenda lebih rutin dan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai perpajakan dan peraturan-peraturan yang terkait agar masyarakat lebih mengetahui betapa pentingnya membayar pajak sehingga kesadaran wajib pajak lebih meningkat. Dari pembahasan dan analisis tentang pelaksanaan SISMIOP yang dilakukan di Badan Pendapatan daerah Kota Kupang (Bapenda), maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan SISMIOP telah terlaksana dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari sistem yang dapat mengakomodir atau menjalankan seluruh proses alur pajak bumi dan bangunan yang dimulai dari pendaftaran dan pendataan menggunakan SPOP dan LSPOP, penilaian pemberian nilai jual objek pajak (NJOP) dengan proses penetapan untuk mencetak hasil keluaran (berupa SPPT, STTS, DHKP dan sejenisnya) dan pemeliharaan basis data untuk mengetahui perubahan data wajib pajak serta mengetahui informasi tentang jumlah pendapatan pajak dalam waktu satu tahun berjalan. adanya SISMIOP sehingga proses pelaksanaan PBB dan pemantaun pembayaran terselesaikan dengan cepat, akurat dan dapat berjalan dengan baik. Pelaksanaan SISMIOP Bapenda kota kupang terbukti meningkatkan penerimaan PBB terlihat dari jumlah realisasi penerimaan yang melebihi penetapan target penerimaan setiap tahun terbukti dari tahun 2017 sampai 2021. Hal ini menandakan bahwa proses pelaksanaan SISMIOP sudah sesuai dengan aturan yang berlaku dan dilaksanakan dengan tegas oleh Bapenda Kota Kupang sehingga dapat meningkatkatkan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN FREE CASH FLOW TERHADAP MANAJEMEN LABA (Studi Kasus Pada Perusahaan Tekstil Yang Terdaftar di BEI Periode 2018-2021)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengaruh good corporate governance dan free cash flow terhadap manajemen laba. Good corporate Governance diekur dengan proporsi komisaris independen terdapat positif signifikan terhadap manajemen laba di perusahaan Tekstil yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Free cash flow diukur dengan NOPAT dan investasi modal operasi bersih terdapat positif singifikan terhadap manajemen laba di nperusahaan Tekstil yang terdaftar di bursa efek Indonesia Metode pengumpulan data dalam penelitian ini di lakukan melalui studi dokumentasi ataupun studi pustaka yakni pengumpulan data pendukung literatur, penelitian terdahulu, laporan laporan yang di publikasikan untuk mendapatkan gambaran dari masalah yang akan di teliti serta melalui pengumpulan data sekunder yang di perlukan berupa laporan – laporan yang di publikasikan oleh Bursa Efek Indonesia yang berasal dari situs https://www.idx.co.id. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah proposive sampling dengan total sampel sebanyak yang terdaftar di bursa efek Indonesia data dari tahun 2018-2021. Data di analisis menggunakan regresi liniear berganda. Berdasarkan hasil pengujian bahwa Good Corporate Governance (GCG) berpengaruh positif terhadap manajemen laba, ditunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar 48.896. Pengaruh Good Corporate Governance terhadap manajemen laba tersebut tidak signifikan, ditunjukan dengan nilai sig=0,237 > 0.05. Penelitian ini juga bahwa membuktikan bahwa Free Cash Flow (FCF) berpengaruh positif terhadap manajemen laba, ditunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar 6.085E-5. Pengaruh Free Cash Flow terhadap manajemen laba tersebut tidak signifikan ,ditunjukan dengan nilai sig=0.128 > 0.05.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Manajemen Pajak Terhadap Indikator Tarif Pajak Yang Efektif (Studi Pada Perusahaan Sub Sektor Infrastruktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2021).

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul :Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Manajemen Pajak Terhadap Indikator Tarif Pajak Yang Efektif (Studi Pada Perusahaan Sub Sektor Infrastruktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2021). Di bawah bimbingan ibu Dr. Angela Merici Minggu, SE.,M.Si sebagai dosen Pembimbing I dan ibu Helda M. Ala,SE,M.,Si sebagai pembimbing II. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh profabilitas, Ukuran Perusahan, dan leverage terhadap IndikatorTarif Pajak yang Efektif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2021. Perusahaan merupakan salah satu subjek pajak penghasilan,yaitu subjek pajak badan. Penjelasan Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 pasal 2 ayat (1) huruf b menjelaskan bahwa subjek pajak badan adalah Sekumpulan orang dan/atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha yang meliputi perseroan terbatas, perseroan komanditer, perseroan lainnya, badan usaha milik negara atau badan usaha milik daerah dengan nama dan bentuk apapun, firma, kongsi, koperasi, dana pensiun, persekutuan, perkumpulan, yayasan, organisasi massa, organisasi sosial politik, atau organisasi lainnya, lembaga, dan bentuk badan lainnya termasuk kontrak investasi kolektif dan bentuk usaha tetap lainnya. Penelitian yang dilakukan oleh Derashid dan Zhang (2003) dan Richardson dan Lanis (2007) menjelaskan bahwa perusahaan yang termasuk dalam perusahaan berskala besar membayar pajak lebih rendah daripada perusahaan yang berskala kecil.Porcano dalam Noor et al. (2010) menjelaskan bahwa perusahaan berskala besar mempunyai lebih banyak sumber daya yang dapat digunakan untuk perencanaan pajak dan lobi politik. Tetapi ada juga penelitian yang menyebutkan bahwa perusahan yang berskala besar membayar pajak lebih besar daripada perusahaan berskala kecil, ini dikarenakan adanya political cost yang menyebabkan jumlah beban pajak yang dibayarkan oleh perusahaan besar menjadi lebih tinggi dari yang seharusnya (Zimmerman, dalam Noor et al., 2010). Karena adanya perbedaan hasil penelitian dan data yang terus mengalami pembaharuan, maka diperlukan penelitian untuk mengatasi permasalahan ini. Selain dengan memanfaatkan ukuran perusahaan, perusahaan juga dapat menekan tingkat profitabilitas yang digambarkan oleh Return On Assets (ROA) untuk memaksimalkan manajemen pajak perusahaan. Perusahaan yang memiliki tingkat profitabilitas yang tinggi akan dikenai pajak yang tinggi. Pada Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 pasal 1 dijelaskan bahwa penghasilan yang diterima oleh subjek pajak (perusahaan) akan dikenai pajak penghasilan, sehingga semakin besar penghasilan yang diterima oleh perusahaan akan menyebabkan semakin besar pajak penghasilan yang dikenakan kepada perusahaan (Richardson dan Lanis, 2007). Penelitian lain menemukan bahwa besarnya profitabilitas perusahaan dapat mengurangi beban pajak perusahaan. Penyebabnya adalah karena perusahaan dengan tingkat efisiensi yang tinggi dan yang memiliki pendapatan tinggi cenderung menghadapi beban pajak yang rendah. Rendahnya beban pajak perusahaan dikarenakan perusahaan dengan pendapatan yang tinggi berhasil memanfaatkan keuntungan dari adanya insentif pajak dan pengurang pajak yang lain yang dapat menyebabkan tarif pajak efektif perusahaan lebih rendah dari yang seharusnya (Noor et al., 2010). Dengan adanya perbedaan antara teori dan hasil penelitian yang ada, maka diperlukan penelitian untuk mengatasi permasalahan ini. Hutang dapat menyebabkan penurunan pajak dikarenakan adanya biaya bunga yang timbul dari hutang yang dimiliki oleh perusahaan dapat digunakan sebagai pengurang penghasilan.Prabowo (2006) menjelaskan bahwa bunga pinjaman baik yang dibayar maupun yang belum dibayar pada saat jatuh tempo adalah biaya yang dapat dikurangkan dari penghasilan. Dengan adanya bunga hutang perusahaan akan lebih memilih menggunakan hutang dalam pembiayaan. Penelitian yang telah dilakukan oleh Haryadi (2012) menunjukkan bahwa hutang perusahaan dapat mengurangi beban pajak yang dibayarkan dengan memanfaatkan bunga hutang sebagai pengurang pajak. Menurut sugiyono (2018) sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Sampel yang diambil untuk melakukan penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan sub sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2019-2021 yakni sebanyak 10 X 3 Tahun = 30 perusahaan yang diambil dengan menggunakan metode Purposive sampling, Selanjutnya data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan regresi linear berganda, uji t, dan uji koefisien determinasi (R). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tarif pajak efektif berpengaruh terhadap ukuran perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2021 sedangkan profabilitas dan laverage tidak berpengaruh terhdap Tarif Pajak Efektif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PROFITABILITAS TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR INDUSTRI DASAR DAN KIMIA SUB SEKTOR LOGAM DAN SEJENISNYA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PADA TAHUN 2018 SAMPAI 2021

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perusahaan yang memiliki tujuan untuk memaksimalkan nilai perusahaan dan memperoleh laba. Nilai perusahaan tercermin dari nilai pasar sahamnya, upaya perusahaan dalam menciptakan laba membutuhkan pengelolaan sumber dana yang baik berupa modal sendiri dan hutang, penggunaan hutang sebagai sumber dana perusahaan diharapkan dapat meningkatkan laba perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh profitabilitas terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur industry dasar dan kimia sub sector logam dan sejenisnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penelitian penjelasan, hubungan antara variabel ROA ( Return On Assets), ROE (Retrurn On Equity) GPM (Gross Profit Margin) NPM (Net Profit Margin) terhadap manajemen laba. Sumber data yang diperoleh adalah data sekunder yaitu annual report perusahaan yang diperoleh dari website Indonesia capital Market Directory, website Bursa Efek Indonesia yang berasal dari situs www.id.co.id. Populasi dalam penelitian ini yaitu perusahaan manufaktur industry dasar dan kimia sub sector logam dan sejenisnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018-2021. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling yang kemudian 17 perusahaan sebagai sampel. Analisis data yang digunakan adalah analisis liniear berganda, analisis data statistic deskriptif, analisis data dilakukan dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistic 25. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara bersama-sama variabel independen ROA tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, ROE tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap manajemen laba, GPM berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, NPM tidak berpengaruh namun tidak signifikan terhadap manajemen laba. Hasil tersebut menyatakan GPM( Gross Profit Margin) berpengaruh secara nyata, sedangkan ROA, ROE,NPM tidak pergerakan secara nyata dan tidak di pengaruhi oleh Manajemen laba.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Tax Planning, Beban Pajak Tangguhan, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Industri Barang Konsumsi di Bursa Efek Indonesia

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian dengan judul “Pengaruh Tax Planning, Beban Pajak Tangguhan dan Ukuran Perusahaan Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Industri Barang Konsumsi Di Bursa Efek Indonesia” bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari tax planning yangmenggunakan rasio Tax Retention Rate (TRR), beban pajak tangguhan dan ukuran perusahaan terhadap manajemen laba pada perusahaan industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder serta pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dengan cara mengumpulkan laporan keuangan tahunan dari tahun 2017-2021. Metode pengambilan sampel berdasarkan purposive sampling dengan kriteria tertentu. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 59 perusahaan industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia tahun 2017 – 2021, dan data yang memenuhi kriteria untuk dijadikan sampel penelitian sebanyak 8 perusahaan industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia tahun 2017 – 2021. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier berganda serta uji yang digunakan yaitu uji statistik deskriptif, uji signifikan parameter individual (t) dan koefisien determinasi. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan menunjukan bahwa berdasarkan hasil uji t, tax planning, beban pajak tangguhan dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia tahun 2017 – 2021.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGGUNAAN ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENGEVALUASI TINGKAT KESEHATAN DAN PERKEMBANGAN USAHA “ PADA KSP PINTU AIR DI DESA LADO GAHAR KECAMATAN NITA KABUPATEN SIKKA’’

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian analisis rasio keuangan untuk mengevaluasi tingkat kesehatan dan perkembangan usaha “Pada KSP Pintu Air Di Desa Lado Gahar Kecamatan Nita Kabupaten Sikka” dalam penelitian adalah laporan keuanagan sebagai objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laporan neraca pada ksp pintu air di desa lado gahar kecamatan nita kabupaten sikka tahun 2018-2021 berdasarkan analisis rasio keuanagan yang terdiri dari (1) Permodalan (2) kualitas aktiva produktif (3) Manajemen (4) Efisiensi (5) Likuditas (6) Krmandirian dan Pertumbuhan (7) Jati diri Koperasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan dan teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan rumus: Current ratio, Debt to Asset ratio, Debt to Equity ratio, Rentabilitas Modal Sendiri, Net profit Margin dan Return on Asset. Permodalan adalah perbandingan antara modal sendiri terhadap total asset. Terdiri atas 1) Simpanan Pokok (2) Simpana wajib (3) Dana Cadangan (4) Hiba. Aktiva produktif sering juga disebut earning asset atau aktiva yang menghasilkan, karena penempatan dana tersebut untuk mencapai tingkat penghasilan yang diharapkan. Aktiva produktif adalah kekayaan koperasi yang mendatangkan penghasilan bagi koperasi yang bersangkutan. Aktiva produktif yang diklasifikasikan adalah jumlah aktiva produktif yang kolekbilitasnya tidak lancer . 1. Manajemen Menyusun rencana kerja jangka pendek dan panjang termasuk menentukan sasaran usaha yang ingin dicapai pada masa yang akan datang. 2. Menyusun struktur organisasi yang efektif dan efisien. 3. Mengawasi pelaksanaan kegiatan bisnis Efisiensi Rasio ini menggambarkan sampai seberapa besar KSP koperasi mampu memberikan pelayanan yang efisien kepada anggotanya dari penggunaan asset yang dimilikinya. Kemandirian dan Pertumbuhan Aspek ini didasarkan pada rentabilitas aset, rentabilitas ekuitas dan kemandirian operasional. Jati Diri Koperasi adalah penilaian untuk mengukur keberhasilan koperasi dalam mencapai tujuannya yaitu mempromosikan ekonomi anggota. Dalam hal penilaian tingkat kesehatan Koperasi Simpan Pinjam yang digunakan untuk menghitung rentabilitas adalah: 1. Rasio partisipasi bruto Rasio partisipasi bruto adalah tingkat kemampuan koperasi dalam melayani anggota, semakin tinggi/besar persentasenya semakin baik. 2. Rasio promosi ekonomi anggota Rasio ini mengukur kemampuan koperasi memberikan manfaat efisiensi partisipasi dan manfaat efisiensi biaya koperasi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERENCANAAN PAJAK TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN SUB SEKTOR MINYAK DAN GAS BUMI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Pengaruh Perencanaan Pajak Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Pertambangan Sub Sektor Minyak dan Gas Bumi Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia”. Pajak menurut Pasal 1 Undang-undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum Dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP) yaitu Pajak merupakan kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan usaha yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang dengan tidak mendapatkan imbalan jasa secara lansung dan digunakan untuk keperluan negara dan kemakmuran rakyat atau masyarakat. Ada beberapa contoh teknik yang biasa dilakukan oleh wajib pajak untuk meminimalkan kewajiban pajak yaitu: perencana pajak, penghindaran pajak, agresivitas pajak, perlindungan pajak dan penggelapan pajak. Diantara semua teknik tersebut yang dibahas dalam hal ini berfokus pada perencanaan pajak. Perencanaan pajak merupakan suatu proses organisasi usaha wajib pajak atau kelompok wajib pajak yang sedemikian rupa sehingga utang pajaknya, baik pajak penghasilan maupun pajak-pajak lainnya, yang berada pada posisi paling minimal, sehingga hal itu di mungkinkan baik oleh ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan maupun secara komersial. Manajemen laba merupakan salah satu dari strategi yang dalam akuntansi dapat dimanfaatkan untuk dapat mengetahui akan kondisi dan kinerja pada perusahaan tersebut. Selain itu, pada umumnya strategi manajemen ini digunakan oleh manajer perusahaan dalam melakukan suatu intervensi informasi dari suatu laporan keuangan perusahaan. Disisi lain, strategi akuntansi ini juga penting karena dapat menyusun strategi bisnis serta dapat membantu bisnis untuk terus bertahan dan dapat berkembang. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana untuk dapat mengatahui pengaruh antara variabel X (independen), terhaap variabel Y (dependen) dan dibantu dengan alat uji statistik yaitu program SPSS versi 21 dan Ms.Exel 2007. Populasi yang didukung dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangn perusahaan pertambangan sub sektor minyak dan gas bumi yang terdaftar di BEI selama periode 2018-2021, yaitu sebanyak 11 perusahaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini seluruh laporan keuangan perusahaan yang menjadi populasi yakni 11 laporan keuangan perusahaan pertambangan sub sektor minyak dan gas bumi pada tahun 2018 – 2021. Hasil penelitian diatas menunjukan bahwa Perencanaan pajak berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan pertambangan sub sektor minyak dan gas bumi yang terdaftar di BEI. Kata Kunci : Perencanaan Pajak Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Pertambangan Sub Sektor Minyak dan Gas Bumi Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2020 (Studi Pada Perusahaan Subsektor Makanan dan Minuman)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2020 (Studi Pada Perusahaan Subsektor Makanan dan Minuman) Manajemen laba dalam sebuah perusahaan merupakan upaya manajer untuk memengaruhi informasi dalam laporan keuangan dengan tujuan untuk dapat mengelabuhi stakholder yang ingin mengetahui kinerja dan keadaan perusahaan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen laba di antaranya leverage (X1) dan profitabilitas (X2). Dimana dampak dari penggunaan hutang yang banyak adalah dikuatirkan akan terjadi penurunan laba yang diperoleh perusahaan, sedangkan jika perusahaan mengalami utang yang rendah memiliki resiko kecil, dan pada perusahaan yang mengalami peningkatang profitabilitas adalah dapat membantu perusahaan memperoleh laba dengan baik karena, semakin tinggi nilai profitabilitasnya maka semakin tinggi juga kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba, sedangkan profitabilitas yang rendah akan mengakibatkan perusahaan melakukan manajemen laba. Dengan menggunakan skala pengukuran rasio. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di bursa efek indonesia tahun 2018-2020. Data penelitian yang digunakan dari tahun 2018-2020. Populasi pada penelitian ini adalah 10 perusahaan. analisis data yang digunakan menggunakan teknik regresi linear berganda, dengan bantuan aplikasi SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa leverage berpengaruh negativ terhadap manajemen laba dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap manajemen laba.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (Studi pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK NOFLIANA NEOLAKA; NIM: 17192105 “ Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Sistem Informasi Akuntasi Kabupaten Kupang” dibawah bimbingan IBU MESRI W. N.MANAFE, SE,M.Sc selaku Pembimbing I dan Ibu HERNY APRILIA MANUBULU, S.Sos,M.Si selaku Pembimbing II. Perkembangan sistem informasi akuntasi didukung oleh banyak faktor yang dapat memberikan keefektivitasan dalam pencapaian sistem tersebut, diantaranya sumber daya manusia yang dapat mengelolah data keuangan menjadi informasi atau laporan keuangan yang ditunjukan kepada pihak internal dan eksternal serta tidak lepas dari dukungan pimpinan manajemen. Untuk itu penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui apakah kepuasan pengguna akhir berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi dan apakah dukungan manajemen puncak berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi pada Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif. Populasi yang dalam penelitian ini yaitu seluruh karyawan pada Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Sampel yang digunakan yaitu 30 orang pegawai pada Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan pengguna akhir mempengaruhi kinerja sistem informasi akuntansi secara signifikan dan hipotesis pertama Ha1 diterima dan H01 ditolak. Dari hasil perhitungan regresi linear berganda diperoleh nilai thitung> ttabel atau (5,635>1,703) untuk nilai signifikansi sebesar 0,001 < dari 0,05 kemudian dukungan manajemen puncak mempengaruhi kinerja sistem informasi akuntansi secara signifikan dan hipotesis KeduaHa2 diterima dan H02 ditolak. Dari hasil perhitungan regresi linear berganda diperoleh nilai thitung> ttabel atau (2,711>1,703) untuk nilai signifikan sebesar 0,012 < dari 0,05. Kata Kunci : Kinerja Sistem Informasi Akuntasi, Kepuasan Pengguna Akhir, Dukungan Manajemen Puncak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH RASIO LIKUIDITAS, RASIO LEVERAGE, RASIO MANAJEMEN ASET TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR LOGAM DAN SEJENISNYA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH RASIO LIKUIDITAS, RASIO LEVERAGE, RASIO MANAJEMEN ASET TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR LOGAM DAN SEJENISNYA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2021 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio likuiditas, rasio leverage, rasio manajemen aset terhadap financial distress. Penelitian ini dilaksanakan pada perusahaan manufaktur sub sektor logam dan sejenisnya pada Bursa Efek Indonesia. Periode selama 5 (lima) tahun yaitu dari tahun 2017-2021. variabel dalam penelitian ini yaitu rasio likuiditas, rasio leverage, rasio manajemen aset. Variabel dependen yaitu financial distress. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel likuiditas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap financial distress dan variabel leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress. Variabel manajemen aset berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap financial distress. Kemampuan prediksi dari variabel likuiditas, leverage, manajemen aset terhadap financial distress sebesar 60,1%yang ditunjukan oleh besarnya adjust R square 0,601 sedangkan sisanya 4,1% di pengaruhi faktor lainnya tidak dimasukan kedalam model peelitian ini. Rasio likuiditas berpengaruh positif sebesar 1,827 dan tidak signifikan terhadap financial distress. Rasio leverage berpengaruh positif sebesar 39,595 dan signifikan terhadap financial distress. Rasio manajemen aset berpengaruh negatif sebesar -18,309 dan tidak signifikan terhadap financial distress. Financial distress merupakan adanya serangkaian kesalahan, pengambilan keputusan yang tidak tepat, serta tidak adanya atau kurangnya upaya pengawasan kondisis keuangan sehingga pengguna keuangan tidak sesuai dengan keperluan. Likuiditas adalah rasio keuangan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya, dengan menghubungkan jumlah kas dan aset lainnya dengan kewajiban jangka pendek. . Rasio leverage digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai dengan hutang. . Rasio ini menunjukan kewajaran harga saham aset dalam neraca sehingga harga saham aset tersebut sudah wajar dan tidak terlalu tinggi atau rendah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LITERASI KEUANGAN, SIKAP KEUANGAN TERHADAP PERILAKU MANAJEMEN PADA PELAKU UMKM DI KECAMATAN KELAPA LIMA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH LITERASI KEUANGAN, SIKAP KEUANGAN TERHADAP PERILAKU MANAJEMEN KEUANGAN PADA PELAKU UMKM DI KECAMATAN KELAPA LIMA Meningkatnya literasi keuangan dan sikap keuangan dapat mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) karena pelaku UMKM dapat memahami konsep dasar menyiapkan anggaran, perencanaan dan pengelolaan keuangan yang baik, serta pengambilan keputusan yang strategis dalam hal keuangan dan pengelolaan yang baik bagi pelaku UMKM. Berbagai permasalahan yang di hadapi pelaku UMKM di Kecamatan Kelapa Lima adalah dalam hal penyiapan anggaran. Sebagian besar para pelaku UMKM tidak pernah menyiapkan anggaran keuangan dan membuat pembukuan dalam manajemen usahanya. Rendahnya kesadaran pelaku UMKM dalam membuat perencanaan anggaran karena dianggap tidak penting dan dapat diatur dengan mudah. Selain itu permasalahan yang dialamai pelaku UMKM yang mempengaruhi Perilaku manajemen keuangan adalah sikap keuangan. Umumnya sikap keuangan diartikan sebagai perilaku seseorang individu terhadap uang yang dimiliki. Hal tersebut terjadi karena kebanyakkan para pelaku UMKM lebih tertarik untuk membahas ide dan inovasi bisnis dibandingkan berbicara tentang manajemen keuangan. Oleh karena itu perlu adanya Literasi Keuangan dan Sikap Keuangan yang baik agar dapat mendorong dan membantu perkembangan pelaku UMKM sehingga dapat tercapai tujuan untuk meningkatkan perekonomian keluarga dan usaha yang sedang bejalan dapat berlangsung dalam jangka waktu yang panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan Sikap Keuangan terhadap Perilaku Manajemen Keuangan di kecamatan Kelapa Lima Populasi dalam penelitian ini adalah pada pelaku UMKM kuliner di kecamatan Kelapa Lima dengan sampel sebanyak 50 pelaku usaha kuliner yang ada di kecamatan Kelapa Lima. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyebarkan kuesioner sebanyak 50 kepada pelaku usaha kuliner yang ada di kecamatan Kelapa Lima. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan membantu program SPSS komputer. Hasil penelitian ini dapat menyimpulkan bahwa Litersai Keuangan dan Sikap Keuangan merupakan faktor yang mempengaruhi Perilaku Manajemen Keauangan di Kecamatan Kelapa Lima Y = 8.759 - .303 X1 - .353 X2 Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel X1 (literasi keuangan) dan X2 (sikap keuangan) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Y (perilaku manajemen keuangan).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Manajemen dan Standar Operasional Prosedur terhadap Kinerja Pegawai pada kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA KUPANG. Sumber daya manusia adalah salah satu kunci pokok yang menentukan keberhasilan suatu organisasi dalam melaksanakan kegiatannya dan memiliki peranan yang sangat penting sebagai pelaku yang terlibat dalam menjalankan sebuah organisasi. Pegawai yang memiliki kinerja yang tinggi dan baik dapat menunjang tercapainya tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. selain itu, kinerja pegawai yang baik akan menghasilkan produk atau jasa dengan kuantitas dan kualitas yang baik sesuai dengan standar sehingga mendapat kepercayaan masyarakat. Untuk menghasilkan kinerja yang tinggi, organisasi membutuhkan tenaga kerja yang berkualitas dan mempunyai tenaga kerja yang memadai. Kinerja Pegawai sendiri merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Manajemen Dan Standar Operasional Prosedur Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang. Jenis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik Simple Random Sampling. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 37 orang dari jumlah populasi sebanyak 60 pegawai. Teknik pengambilan data berupa menyebarkan kuesioner kepada seluruh pegawai. sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 37 orang pegawai pada Kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang. Nilai thitung 2,449>ttabel 2,032 maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu variabel Sistem Informasi Manajemen (X1) yaitu berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai (Y). nilai thitung 4,323>ttabel 2.032 maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu variabel Standar Operasional Prosedur (X2) yaitu pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai (Y). Nilai Fhitung sebesar 51,458 dengan nilai Ftabel adalah 3,27 sehingga nilai Fhitung>Ftabel atau 51,458>3,27 dan tingkat signifikan 0,0000,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa variabel Sistem Informasi Manajemen (X1) dan Standar Operasional Prosedur (X2) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai (Y) pada Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Manajemen dan Standar Operasional Prosedur secara simultan dapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang. Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi, dapat dilihat Nilai Adjusted R Square sebesar 0,737. Angka tersebut menunujukan bahwa sebesar 73,7%. Kinerja Pegawai (Variabel terikat) dapat dijelaskan oleh variabel Sistem Informasi Manajemen dan Standar Operasional Prosedur. Sisanya 26.3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KARAKTERISTIK KOMITE AUDIT TERHADAP MANAJEMEN LABA (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2021)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul Pengaruh Karakteristik Komite Audit Terhadap Manajemen Laba. (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia). Komite Audit penting bagi perusahaan untuk mengontrol atau bertanggung jawab untuk memastikan laporan keuangan bagi perusahaan. Selain itu Manajemen Laba dibutuhkan sebagai control kondisi perusahaan dan kinerja perusahan untuk mengetahui laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji, Apakah komite audit berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI? Konsep penelitian ini adalah Komite audit yaitu komite yang beranggotaan satu atau lebih anggota Dewan Komisaris dan dapat meminta kalangan luar dengan berbagai ke ahlian,pengalaman, dan kualitas lain yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan komite audit. Manajemen laba yaitu salah satu strategi dalam akuntansi yang bermanfaat untuk mengetahui kondisi perusahaan dan kinerja perusahaan. Selain itu, pada umumnya strategi manajemen digunakan oleh manajer perusahaan dalam melakukan intervensi informasi dari laporan keuangan perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah 51 perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021, sedangkan sampel 15 perusahaan sub sektor makanan dan minuman. Sampel diperoleh dengan metode dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komite audit berpengaruh positif tidak signifikan terhadap manajemen laba.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

BADAN PERENCANAAN, PENELITIAN, DAN PENGEMBANGAN PELAYANAN JEMAAT GMIT POLA KALABAHI dengan sub judul "Suatu Tinjauan Teologis Terhadap BPPPPJ Dengan Pendekatan Appreciative Inquiry di GMIT Pola Kalabahi dan Implikasinya bagi GMIT"

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sejak dahulu, gereja hadir dalam dua dimensi utama: sebagai persekutuan dan sebagai organisasi. Sebagai organisasi, gereja membutuhkan penataan yang sistematis melalui manajemen gereja agar dapat melaksanakan tugas pelayanannya secara efektif di tengah dunia. Jemaat GMIT Pola Kalabahi merespons kebutuhan ini dengan membentuk Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Pelayanan (BPPPP) sebagai salah satu wujud konkret gereja dalam mengatur dan mengembangkan pelayanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menyoroti hal-hal baik yang telah dilakukan oleh BPPPP dalam mendukung pelayanan jemaat. Pendekatan yang digunakan adalah Appreciative Inquiry (AI), yaitu suatu pendekatan yang menekankan pada kekuatan, keberhasilan, dan potensi organisasi, bukan pada kelemahannya. Metode penulisan yang digunakan bersifat deskriptif-analisis-reflektif, sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada Majelis Jemaat, pengurus dan anggota BPPPP, serta anggota jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran BPPPP telah memberikan dampak positif yang signifikan, khususnya dalam mendukung keberlanjutan dan efektivitas pelayanan di jemaat. BPPPP dinilai mampu menjawab tantangan zaman serta mengarahkan pelayanan jemaat agar tetap relevan dengan visi dan misi GMIT, yaitu menghadirkan tanda-tanda Kerajaan Allah di tengah dunia. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa BPPPP merupakan implementasi nyata dari peran gereja sebagai organisasi yang melayani, dan menjadi inspirasi bagi jemaat lainnya dalam membangun pelayanan yang terstruktur, kontekstual, dan berkelanjutan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN TINGKAT KESEHATAN KOPERASI PADA KOPERASI KREDIT SWASTI SARI KOTA KUPANG

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN TINGKAT KESEHATAN KOPERASI PADA KSP KOPDIT SWASTI SARI KOTA KUPANG Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan berdasarkan tingkat kesehatan koperasi pada KSP Kopdit Swasti Sari Kota Kupang. Jenis Penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan metode analisis data yang digunakan berpedoman pada Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 14/Per/M.KUKM/XII/2009 tentang pedoman penilaian kesehatan Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam terhadap tujuh aspek penilaian yaitu Aspek Permodalan terdiri dari (1) Rasio Modal Sendiri Terhadap Total Asset, (2) Rasio Modal Sendiri Terhadap Pinjaman Yang Diberikan Beresiko, (3) Rasio Kecukupan Modal Sendiri. Aspek Kualitas Aktiva Produktif terdiri dari (1) Rasio Volume Pinjaman Pada Anggota Terhadap Total Pinjaman Yang Diberikan, (2) Rasio Resiko Pinjaman Bermasalah Terhadap Pinjaman Yang Diberikan, (3) Rasio Pinjaman Yang Beresiko Terhadap Pinjaman Yang Diberikan. Aspek Manajemen terdiri dari (1) Manajemen Umum, (2) Manajemen Kelembagaan, (3) Manajemen Permodalan, (4) Manajemen Aktiva, (5) Manajemen Likuiditas. Aspek Efesiensi terdiri dari (1) Rasio Beban Operasi Anggota Terhadap Partisipasi Bruto, (2) Rasio Beban Usaha Terhadap SHU Kotor, (3) Rasio Efisiensi Pelayanan. Aspek Likuiditas terdiri dari (1) Rasio Kas Dan Bank Terhadap Kewajiban Lancar, (2) Rasio Pinjaman Yang Diberikan Terhadap Dana Yang Diterima. Aspek Kemandirian dan Pertumbuhan terdiri dari (1) Rasio Rentabilitas Asset, (2) Rasio Rentabilitas Modal Sendiri, (3) Rasio Kemandirian Operasional Pelayanan serta Aspek Jati Diri Koperasi terdiri dari (1) Rasio Partisipasi Bruto, (2) Rasio Promosi Ekonomi Anggota (PEA). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesehatan KSP Kopdit Swasti Sari Kota Kupang tahun 2019-2022 berada dalam kategori Cukup Sehat dengan skor rata-rata pada tahun 2019 sebesar 74,10%, tahun 2020 sebesar 73,45%, tahun 2021 sebesar 68,20%, dan tahun 2022 sebesar 68,70%, dengan rincian: (1) Aspek Permodalan Tahun 2019-2020 berada pada kategori Sehat dengan skor rata-rata tahun 2029 sebesar 12,60 dan tahun 2020 sebesar 13,20%, sedangkan tahun 2021-2022 berada pada kategori Tidak Sehat dengan skor rata-rata tahun 2021 sebesar 5,10% dan tahun 2022 sebesar 5,70%; (2) Aspek Kualitas Aktiva Produktif Tahun 2019-2022 berada pada kategori Cukup sehat dengan skor rata-rata 19,00%; (3) Aspek Manajemen Tahun 2019-2022 berada pada kategori Cukup Sehat dengan skor rata-rata 14,75%; (4) Aspek Efisiensi Tahun 2019-2022 berada pada kategori Sehat dengan rerata skor 10,00%; (5) Aspek Likuiditas Tahun 2019-2020 berada pada kategori Kurang Sehat dengan skor rata-rata tahun 2019 sebesar 7,50%, tahun 2020 sebesar 6,25%, sedangkan tahun 2021-2022 berada pada kategori Sangat Tidak Sehat dengan skor rata-rata tahun 2021 sebesar 3,85%, dan tahun 2022 sebesar 3,75%; (6) Aspek Kemandirian dan Pertumbuhan Tahun 2019-2022 berada pada kategori Sangat Tidak Sehat dengan skor rata-rata sebesar 1,50%; (7) aspek jati diri koperasi tahun 2019-2022 berada pada kategori Sehat dengan skor rata-rata tahun 2019-2020 sebesar 8,75%, sedangkan tahun 2021-2022 dengan skor rata-rata sebesar 14,00%. Kata kunci: Laporan Keuangan, Tingkat Kesehatan Koperasi Yaitu Aspek Permodalan, Kualitas Aktiva Produktif, Manajemen, Efisiensi, Likuiditas, Kemandirian dan Pertumbuhan Serta Jati Diri Koperasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH FREE CASH FLOW DAN FINANCIAL LEVERAGE TERHADAP MANAJEMEN LABA DENGAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PERUSAHAAN PROPERTIES DAN REAL EASTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2019-2022

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Manajemen merupakan salah satu dari berbagai upaya yang dapat dilkukan oleh perusahaan dalam merekayasa angka-angka dalam laporan keuangan sehingga laporan keuangan perusahaan dapat terlihat kondisi baik bagi invesor dan pembaca lainnya. Salah satu idikator penting yang dilihat investor dalam mengukur performance perusahaan adalah laba sehingga Manajemen laba sangatlah penting hal ini medorog manajemen untuk membuat laporan keuangan mejadi menarik bagi pihak eksternal yang dapat dikategorikan sebagai manajemen laba. Munculnya praktik manajemen laba disebabkan oleh bebrapa faktor diantranya yang menjadi variabel dalam penelitian ini yaitu free cash flow dan financial leverage. Free cash flow adalah sisa arus kas yang didistribusikan kepada pemegang saham setelah perusahaan membayar semua beban operasi, investasi, dan pendaan untuk mempertahankan kapasitas produk. Free cash flow yang memadai dapat menurunkan tindakan tindak manajemen laba karena menunjukkan keadaan peusahaan yang sehat kepada investor dan kreditor. Sebaliknya jika tingkat free cash flow rendah akan meningkatkan tindak manajemen laba, dimana manajer tidak mau melakukan pelanggaran kontrak kepada kreditor dan investor (Agustia,2013). Selain free cash flow, financial leverage juga dapat mempengaruhi manajemen laba. Financial leverage adalah penggunaan sumber dana dari utang yang dimiliki beban tetap yang digunakan untuk membiayai aset perusahaan. Penggunaan utang yang terlalu tinggi akan membahayakan perusahan karena perusahaan akan termasuk dalam kategori extereme leverage (utang ekstrim) aitu perushaan terjebak dalam tingkat utang yag tinggi dan sulit untuk melepaskan beban utang tersebut (Kodriyah dan Fitri, 2017). Good corporate governance merupakan salah satu upaya perushaan untuk mengendalikan manajemen laba. Good corporate governace merupakan suatu sistem untuk yang dapat mengendalikan perusahaan untuk mencapai keseimbangan antara kekuatan kewenangan yang diperlukan oleh perusahaan untuk menjamin kelangsungan dan tanggung jawab kepada pemegang saham. Dalam penelitian ini terdapat empat persoalan penelitian yaitu apakah free cash flow berpengaruh terhadap manajemen laba, apakah financial leverage berpengaruh terhadap manajemen laba, apakah good corporate governance mampu memoderasi pengaruh free cash flow terhadap manajemen laba, apakah good corporate governance mampu memoderasi pengaruh financial leverage terhadap manajemen laba, sehingga dalam penelitan ini bertujuan untuk mngetahui pengaruh free cash flow dan financial leverage terhadap manajemen laba dengan good corporate governance sebagai variabel moderasi. Penelitian ini memperoleh sebanyak 14 sampel perusahaan pada sektor properties dan real eastate di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2022. Hasil penelitan menunjukan bahwa free cash flow tidak berpengaruh positif terhadap manajemen laba dan financia leverage berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Melalui uji Moderated Regression Analysis (MRA) diketahui bahwa good corporate governance mampu memoderasi pengaruh free cash flow terhadap manajemen laba, dan good corporate governance tidak mampu memoderasi pengaruh financial leverage terhadap manajemen laba.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH CORPORATE STRATEGY, CASH HOLDING DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP MANAJEMEN LABA DENGAN DIVIDEN SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI PADA PERUSAHAAN LQ45 YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2019 – 2022

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia yang perkembangan bisnisnya semakin maju yang ditandai dengan banyaknya perusahaan yang mengikut sertakan diri dalam go public. Bursa efek adalah pasar di mana terjadi jual beli efek dari suatu perusahaan. Bursa efek didirikan untuk menyelenggarakan atau menyediakan sarana jual beli efek. Di Indonesia dikenal dengan nama Bursa Efek Indonesia (BEI). LQ45 merupakan salah satu indeks yang ada di Bursa Efek Indonesia. LQ45 adalah representasi, atau cerminan harga saham dari 45 emiten yang ada di BEI. Emiten yang dipilih, ditentukan berdasarkan pertimbangan likuiditas tertinggi dan kapitalisasi pasar terbesar dengan kriteria lain yang ditentukan. Yang menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh corporate strategy, cash holding dan kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba serta bagaimana pengaruh corporate strategy, cash holding dan kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba dengan dividen sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2022. Berdasarkan persoalan penelitian tersebut mana penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh corporate strategy, cash holding dan kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba dan untuk mengetahui pengaruh corporate strategy, cash holding dan kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba dengan dividen sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2022. Laba merupakan salah satu informasi yang disajikan dalam laporan keuangan. Menurut Yahaya et al., (2020) manajemen laba adalah upaya yang dilakukan oleh pihak manajemen untuk mempengaruhi atau memanupulasi laba yang dilaporkan dengan menggunakan metode akuntansi tertentu atau mempercepat transaksi pengeluaran atau pendapatan, atau menggunakan metode lain yang dirancang untuk mempengaruhi laba jangka pendek. Corporate strategy adalah strategi yang mencerminkan seluruh arah perusahaan yang bertujuan menciptakan pertumbuhan bagi perusahaan secara keseluruhan dan bagi manajemen berbagai macam bisnis lini produk (Whelen dan Hunger 2008:15). Cash holding diberi simbol CASH. Menurut Haniftian & Dillak (2020) cash holding adalah aset perusahaan yang paling mudah untuk digunakan bagi kegiatan perusahaan. Berdasarkan kemudahan penggunaan aset ini maka kebijakan cash holding yang dikendalikan oleh manajer akan meningkatkan motivasi manajer untuk mementingkan kepentingan pribadinya dengan cara melakukan manajemen laba. Menurut Pasaribu (2016:156) kepemilikan manajerial adalah pemilik/pemegang saham oleh pihak manajemen perusahaan yang secara aktif berperan dalam pengambilan keputusan perusahaan. Menurut Senata (2016) dividen dapat didefinisikan sebagai pembagian laba bersih perusahaan yang didistribusikan kepada pemegang saham atas persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dalam penelitian ini dividend payout ratio digunakan sebagai pengukur dividen. Menurut Murhadi (2013) dividend payout ratio adalah rasio untuk mengukur proporsi dividen yang dibagikan terhadap pendapatan bersih suatu perusahaan. Populasi yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2022 yaitu sebanyak 60 perusahaan. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu (Sugiyono, 2010). Berdasarkan kriteria-kriteria pemilihan sampel yang telah ditentukan maka terdapat 10 perusahaan yang akan digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data adalah dengan cara studi pustaka dan dokumentasi yaitu data yang didapatkan secara tidak langsung dari objek yang diteliti. Data yang digunakan berupa laporan tahunan dan laporan keuangan konsolidasian perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2022 yang dipublikasikan oleh website resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif yang selanjutnya pengujian hipotesis menggunakan bantuan software Partial Least Square (PLS) versi 3.00. Analisis PLS-SEM biasanya terdiri dari dua sub model yaitu model pengukuran atau sering disebut outer model dan model struktural atau sering disebut inner model. Model pengukuran menunjukan bagaimana variabel manifest atau observed variable merepresentasi variabel laten untuk diukur. Sedangkan model struktural menunjukan kekuatan estimasi antar variabel laten dan konstruk (Ghozali, 2017). Berdasarkan hasil uji hipoteis, dimana jika nilai t-statistik <1,96 maka hipotesis dalam penelitian ini ditolak dan sebaliknya jika nilai t-statistik >1,96 maka hipotesis dalam penelitian ini diterima. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai t-statistik untuk pengaruh corporate strategy terhadap manajemen laba adalah sebesar 0,064 <1,96, nilai t-statistik untuk pengaruh cash holding terhadap manajemen laba adalah sebesar 0,088 <1,96 dan nilai t-statistik untuk pengaruh kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba adalah sebesar 0,905 <1,96. Kemudian nilai t-statistik utuk pengaruh corporate strategy terhadap manajemen laba dengan dividen sebagai variabel pemoderasi adalah sebesar 0,021 <1,96. Nilai t-statistik untuk pengaruh cash holding terhadap manajemen laba dengan dividen sebagai variabel pemoderasi adalah sebesar 0,130 <1,96 dan nilai t-statistik untuk pengaruh kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba dengan dividen sebagai variabel pemoderasi adalah sebesar 0,274 <1,96. Maka kesimpulan dari penelitian ini adalah corporate strategy, cash holding dan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap manajemen laba dan dividen tidak mampu memoderasi hubungan antara corporate strategy, cash holding dan kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2022.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH REPUTASI AUDITOR, MANAJEMEN LABA TERHADAP INTEGRITAS LAPORAN KEUANGAN DENGAN DEBT TO EQUITY RATIO SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI PADA PERUSAHAAN CONSUMER CYCLICALS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) 2020-2022

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pasar modal merupakan sarana yang mampu mendukung percepatan pembangunan ekonomi di Indonesia. Perkembangan pasar modal di Indonesia berdampak kepada peningkatan permintaan akan audit laporan keuangan. Laporan keuangan menyajikan informasi tentang keuangan suatu perusahaan dimana menggambarkan posisi keuangan perusahaan tersebut, oleh karna itu laporan keuangan yang dapat dipercaya harus akurat dan benar sesuai dengan keadaan / kondisi sebenarnya keuangan perusahaan tersebut. Tetapi informasi akurat tersebut tidak terlepas dari tindakan yang disengaja ataupun tidak disengaja oleh pihak manajemen untuk memanipulasi laporan keuangan. Maka dari itu laporan keuangan harus mempunyai kualitas yang biasa disebut integritas. integritas laporan keuangan merupakan sebuah kualitas sebagaimana perusahaan menyajikan semua informasi keuangan melalui laporan keuangan yang dibutuhan oleh pihak pihak berkepentingan dengan jujur dan benar. Yang menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah Apakah reputasi auditor berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan, Apakah manajemen laba berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan, Apakah debt to equity rasio dapat memoderasi pengaruh reputasi auditor terhadap integritas laporan keuangan Dan Apakah debt to equity rasio dapat memoderasi pengaruh manajemen laba terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan Consumer cyclicals yang tedaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2020 – 2022. Berdasarkan persoalan maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh reputasi terhadap integritas laporan keuangan, manajemen laba terhadap integritas laporan keuangan, debt to equity rasio dapat memoderasi pengaruh reputasi auditor terhadap integritas laporan keuangan, dan debt to equity rasio dapat memoderasi pengaruh manajemen laba terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan Consumer cyclicals yang tedaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2020 – 2022. Hartadi (2012) menyatakan bahwa reputasi auditor adalah seberapa besar kemungkinan dari seorang auditor menemukan adanya unintentional/intentional error dari laporan keuangan perusahaan manufaktur, serta seberapa besar kemungkinan temuan tersebut kemudian dilaporkan dan dicantumkan dalam opini audit. Sulistyanto (2008) menjelaskan bahwa manajemen laba merupakan upaya manajer perusahaan untuk mempengaruhi informasi dalam laporan keuangan dengan tujuan untuk mengelabui stakeholder yang ingin mengetahui kinerja dan kondisi perusahaan. Menurut Kasmir (2013:157) Debt to Equity Ratio (DER) Rasio ini digunakan untuk menilai utang dengan ekuitas, serta untuk mengetahui jumlah dana yang disediakan peminjam (Kreditor) dengan pemilik perusahaan atau untuk mengetahui jumlah rupiah modal sendiri yang dijadikan untuk jaminan utang. Integritas adalah prinsip moral yang tidak memihak, terbuka, jujur, seseorang yang berintegritas tinggi memandang dan mengemukakan fakta apa adanya (Mulyadi 2011:30) dalam (Adriansano & Nuryantoro 2015). Integritas laporan keuangan menunjukkan sejauhmana laporan keuangan yang disajikan menunjukkan informasi yang sesuai dan jujur. Populasi yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan Consumer cyclicals yang terdaftar di bursa efek Indonesia periode 2020 – 2022 yaitu sebanyak 146 perusahaan. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling yaitu Teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu (Sugiyono, 2010). Berdasarkan kriteria – kriteria pemilihan sampel yang telah ditentukan maka terdapat 19 perusahaan yang akan digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini.. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara studi Pustaka dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif yang selanjutnya pengujian hipotesis menggunakan bantuan software Partial Least Square (PLS) versi 3.00. analisis PLS-SEM biasanya terdiri dari dua sub model yaitu model pengukuran yang biasa disebut outer model dan model structural atau yang biasa disebut inner model. Model pengukuran menunjukan bagaimana variabel manifest atau observed variable merepresentasi variabel laten untuk diukur. Sedangkan model struktural menunjukan kekuatan estimasi antar variabel laten dan konstruk (Ghozali, 2017). Berdasarkan hasil uji hipoteis, dimana jika nilai P- Values 0.05 maka hipotesis dalam penelitian ini diterima. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai P- Values untuk pengaruh reputasi auditor terhadap integritas laporan keuangan adalah sebesar 0,107 0,05. nilai P- Values untuk pengaruh manajemen laba terhadap integritas laporan keuangan adalah sebesar 0,148 0,05. nilai P- Values untuk moderasi debt to equity ratio pengaruh reputasi auditor terhadap integritas laporan keuangan adalah sebesar 0,050 0,05. nilai P- Values untuk pengaruh debt to equity ratio terhadap integritas laporan keuangan adalah sebesar 0,048 0,05. Maka kesimpulan dari penelitian ini adalah Reputasi auditor dan manajemen laba tidak berpengaruh langsung terhadap integritas laporan keuangan, sedangkan jika dimoderasi dengan debt to equity ratio, reputasi auditor berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan Consumer cyclicals yang terdaftar di bursa efek Indonesia periode 2020 – 2022.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MANAJEMEN LABA DAN STRUKTUR MODAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN ( STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN ASURANSI YANG TERDAFTAR DI BEI)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji pengaruh manajemen laba dan struktur modal terhadap nilai perusahaan ( studi kasus pada perusahaan asuransi yang terdaftar di BEI). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data sekunder, berupa laporan keuangan yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia melalui webside https://www.idx.co.id. Pada periode 2017-2021. Hasil dari uji ini menunjukkan bahwa pada variabel pertama manajemen laba tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, kemudian pada variabel kedua struktur modal berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Populasi dalam penelitiann ini adalah perusahaan asuransi yang terdaftar di BEI jumlah keseluruhan perusahaan Asuransi pada tahun 2021 yaitu 11 perusahaan. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan metode purposive sampling. Menurut Adiwibowo (2018), salah satu faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan adalah manajemen laba. Manajemen laba adalah kondisi dimana pihak manajer tidak berhasil mencapai target laba yang ditentukan, maka manajer memanfaatkan fleksibilitasnya dan diperoleh standar akuntansi dalam menyusun laporan keuangan untuk memodifikasi laba yang dilaporkan. Struktur modal menurut Mustafa (2017:85), merupakan perimbangan antara jumlah utang jangka pendek yang bersifat permanen, utang jangka Panjang, saham preferen dan saham biasa. Struktur modal adalah perbandingan modal asing atau jumlah utang dengan modal sendiri. Kebutuhan dana untuk memperkuat struktur modal suatu perusahaan dapat bersumber dari internal maupun eksternal, dengan ketentuan sumber dana yang dibutuhkan bersumber dari tempat-tempat yang dianggap aman (safety position) dan jika dipergunakan memiliki nilai dorong yang memperkuat struktur modal keuangan perusahaan, yang artinya ketika dana itu dipakai untuk memperkuat struktur modal perusahaan, maka perusahaan mampu mengendalikan modal tersebut secara efektif dan efisien serta tepat sasaran. Menurut Rinnaya, et.al (2016) Nilai perusahaan adalah kondisi tertentu yang telah dicapai oleh suatu perusahaan sebagai gambaran dari kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan setelah melalui suatu proses kegiatan selama beberapa tahun, yaitu sejak perusahaan tersebut didirikan sampai dengan saat ini. Nilai perusahaan diartikan sebagai nilai pasar karena nilai perusahaan dapat memberikan kemakmuran pemegang saham secara maksimum apabila harga saham perusahaan meningkat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail