Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Aktiva Produktif
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGGUNAAN ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENGEVALUASI TINGKAT KESEHATAN DAN PERKEMBANGAN USAHA “ PADA KSP PINTU AIR DI DESA LADO GAHAR KECAMATAN NITA KABUPATEN SIKKA’’

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian analisis rasio keuangan untuk mengevaluasi tingkat kesehatan dan perkembangan usaha “Pada KSP Pintu Air Di Desa Lado Gahar Kecamatan Nita Kabupaten Sikka” dalam penelitian adalah laporan keuanagan sebagai objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laporan neraca pada ksp pintu air di desa lado gahar kecamatan nita kabupaten sikka tahun 2018-2021 berdasarkan analisis rasio keuanagan yang terdiri dari (1) Permodalan (2) kualitas aktiva produktif (3) Manajemen (4) Efisiensi (5) Likuditas (6) Krmandirian dan Pertumbuhan (7) Jati diri Koperasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan dan teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan rumus: Current ratio, Debt to Asset ratio, Debt to Equity ratio, Rentabilitas Modal Sendiri, Net profit Margin dan Return on Asset. Permodalan adalah perbandingan antara modal sendiri terhadap total asset. Terdiri atas 1) Simpanan Pokok (2) Simpana wajib (3) Dana Cadangan (4) Hiba. Aktiva produktif sering juga disebut earning asset atau aktiva yang menghasilkan, karena penempatan dana tersebut untuk mencapai tingkat penghasilan yang diharapkan. Aktiva produktif adalah kekayaan koperasi yang mendatangkan penghasilan bagi koperasi yang bersangkutan. Aktiva produktif yang diklasifikasikan adalah jumlah aktiva produktif yang kolekbilitasnya tidak lancer . 1. Manajemen Menyusun rencana kerja jangka pendek dan panjang termasuk menentukan sasaran usaha yang ingin dicapai pada masa yang akan datang. 2. Menyusun struktur organisasi yang efektif dan efisien. 3. Mengawasi pelaksanaan kegiatan bisnis Efisiensi Rasio ini menggambarkan sampai seberapa besar KSP koperasi mampu memberikan pelayanan yang efisien kepada anggotanya dari penggunaan asset yang dimilikinya. Kemandirian dan Pertumbuhan Aspek ini didasarkan pada rentabilitas aset, rentabilitas ekuitas dan kemandirian operasional. Jati Diri Koperasi adalah penilaian untuk mengukur keberhasilan koperasi dalam mencapai tujuannya yaitu mempromosikan ekonomi anggota. Dalam hal penilaian tingkat kesehatan Koperasi Simpan Pinjam yang digunakan untuk menghitung rentabilitas adalah: 1. Rasio partisipasi bruto Rasio partisipasi bruto adalah tingkat kemampuan koperasi dalam melayani anggota, semakin tinggi/besar persentasenya semakin baik. 2. Rasio promosi ekonomi anggota Rasio ini mengukur kemampuan koperasi memberikan manfaat efisiensi partisipasi dan manfaat efisiensi biaya koperasi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN TINGKAT KESEHATAN KOPERASI PADA KOPERASI KREDIT SWASTI SARI KOTA KUPANG

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN TINGKAT KESEHATAN KOPERASI PADA KSP KOPDIT SWASTI SARI KOTA KUPANG Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan berdasarkan tingkat kesehatan koperasi pada KSP Kopdit Swasti Sari Kota Kupang. Jenis Penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan metode analisis data yang digunakan berpedoman pada Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 14/Per/M.KUKM/XII/2009 tentang pedoman penilaian kesehatan Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam terhadap tujuh aspek penilaian yaitu Aspek Permodalan terdiri dari (1) Rasio Modal Sendiri Terhadap Total Asset, (2) Rasio Modal Sendiri Terhadap Pinjaman Yang Diberikan Beresiko, (3) Rasio Kecukupan Modal Sendiri. Aspek Kualitas Aktiva Produktif terdiri dari (1) Rasio Volume Pinjaman Pada Anggota Terhadap Total Pinjaman Yang Diberikan, (2) Rasio Resiko Pinjaman Bermasalah Terhadap Pinjaman Yang Diberikan, (3) Rasio Pinjaman Yang Beresiko Terhadap Pinjaman Yang Diberikan. Aspek Manajemen terdiri dari (1) Manajemen Umum, (2) Manajemen Kelembagaan, (3) Manajemen Permodalan, (4) Manajemen Aktiva, (5) Manajemen Likuiditas. Aspek Efesiensi terdiri dari (1) Rasio Beban Operasi Anggota Terhadap Partisipasi Bruto, (2) Rasio Beban Usaha Terhadap SHU Kotor, (3) Rasio Efisiensi Pelayanan. Aspek Likuiditas terdiri dari (1) Rasio Kas Dan Bank Terhadap Kewajiban Lancar, (2) Rasio Pinjaman Yang Diberikan Terhadap Dana Yang Diterima. Aspek Kemandirian dan Pertumbuhan terdiri dari (1) Rasio Rentabilitas Asset, (2) Rasio Rentabilitas Modal Sendiri, (3) Rasio Kemandirian Operasional Pelayanan serta Aspek Jati Diri Koperasi terdiri dari (1) Rasio Partisipasi Bruto, (2) Rasio Promosi Ekonomi Anggota (PEA). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesehatan KSP Kopdit Swasti Sari Kota Kupang tahun 2019-2022 berada dalam kategori Cukup Sehat dengan skor rata-rata pada tahun 2019 sebesar 74,10%, tahun 2020 sebesar 73,45%, tahun 2021 sebesar 68,20%, dan tahun 2022 sebesar 68,70%, dengan rincian: (1) Aspek Permodalan Tahun 2019-2020 berada pada kategori Sehat dengan skor rata-rata tahun 2029 sebesar 12,60 dan tahun 2020 sebesar 13,20%, sedangkan tahun 2021-2022 berada pada kategori Tidak Sehat dengan skor rata-rata tahun 2021 sebesar 5,10% dan tahun 2022 sebesar 5,70%; (2) Aspek Kualitas Aktiva Produktif Tahun 2019-2022 berada pada kategori Cukup sehat dengan skor rata-rata 19,00%; (3) Aspek Manajemen Tahun 2019-2022 berada pada kategori Cukup Sehat dengan skor rata-rata 14,75%; (4) Aspek Efisiensi Tahun 2019-2022 berada pada kategori Sehat dengan rerata skor 10,00%; (5) Aspek Likuiditas Tahun 2019-2020 berada pada kategori Kurang Sehat dengan skor rata-rata tahun 2019 sebesar 7,50%, tahun 2020 sebesar 6,25%, sedangkan tahun 2021-2022 berada pada kategori Sangat Tidak Sehat dengan skor rata-rata tahun 2021 sebesar 3,85%, dan tahun 2022 sebesar 3,75%; (6) Aspek Kemandirian dan Pertumbuhan Tahun 2019-2022 berada pada kategori Sangat Tidak Sehat dengan skor rata-rata sebesar 1,50%; (7) aspek jati diri koperasi tahun 2019-2022 berada pada kategori Sehat dengan skor rata-rata tahun 2019-2020 sebesar 8,75%, sedangkan tahun 2021-2022 dengan skor rata-rata sebesar 14,00%. Kata kunci: Laporan Keuangan, Tingkat Kesehatan Koperasi Yaitu Aspek Permodalan, Kualitas Aktiva Produktif, Manajemen, Efisiensi, Likuiditas, Kemandirian dan Pertumbuhan Serta Jati Diri Koperasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH CAMEL TERHADAP KINERJA BANK PERKREDITAN RAKYAT DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Dalam perekonomian suatu negara perbankan memiliki peran yang penting, selain itu bank juga memiliki peran sebagai pihak pengembang. Tumbuh dan berkembangnya suatu perekonomian disertai juga dengan berbagai jenis lembaga-lembaga keuangan. Lembaga keuangan bank, atau yang biasa disebut dengan bank merupakan salah satu dari beberapa lembaga-lembaga keuangan yang memiliki peranan sangat besar dalam perekonomian. Manajer pada Bank Perkreditan Rakyat di Provisi Nusa Tenggara Timur perlu mengetahui kinerjanya pada setiap tahun agar manajer dapat mengetahui penyebab menurunn atau meningkatnya kinerja pada masing-masing Bank Perkreditan Rakyat agar manajer dapat mengambil keputusan di periode berikutnya. Capital Adequacy Ratio/CAR merupakan salah satu rasio yang dapat mempengaruhi kinerja (ROA). Ketika CAR menalami kenaikan, maka kinerja (ROA) megalami penurunan, bagitu juga sebalikya jika kinerja (ROA) menalami kenaikan, maka CAR cederung menurun. Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) merupakan salah satu rasio yang dapat mempengaruhi kinerja (ROA). Ketika Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) menalami kenaikan, maka kinerja (ROA) megalami penurunan, bagitu juga sebalikya jika kinerja (ROA) menalami kenaikan, Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) maka cederung menurun. Debt to equity ratio (DER) merupakan salah satu rasio yang dapat mempengaruhi kinerja (ROA). Ketika Debt to equity ratio (DER) menalami kenaikan, maka kinerja (ROA) megalami penurunan, bagitu juga sebalikya jika kinerja (ROA) menalami kenaikan, maka Debt to equity ratio (DER) cederung menurun. Biaya Operasional terhadap pendapatan Operasional (BOPO) merupakan salah satu rasio yang dapat mempengaruhi kinerja (ROA). Ketika Biaya Operasional terhadap pendapatan Operasional (BOPO) menalami kenaikan, maka kinerja (ROA) megalami penurunan, bagitu juga sebalikya jika kinerja (ROA) menalami kenaikan, maka Biaya Operasional terhadap pendapatan Operasional (BOPO) cederung menurun. Loan to Deposit Ratio (LDR) merupakan salah satu rasio yang dapat mempengaruhi kinerja (ROA). Ketika Loan to Deposit Ratio (LDR) menalami kenaikan, maka kinerja (ROA) megalami penurunan, bagitu juga sebalikya jika kinerja (ROA) menalami kenaikan, maka Loan to Deposit Ratio (LDR) cederung menurun. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Capital Adequacy Ratio/CAR, Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP), Debt to equity ratio (DER), Biaya Operasional terhadap pendapatan Operasional (BOPO), dan Loan to Deposit Ratio (LDR) terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Perkreditan Rakyat di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2017-2019. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi Linier Berganda dan Hipotesis, dengan pengelolaan data dilakukan dengan bantuan analisis SPSS 20. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Variabel CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. 2. Variabel PPAP berpengaruh signifikan terhadap ROA. 3. Variabel DER tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. 4. Variabel BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA. 5. Variabel LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Hasil Analisis dengan mengunakan uji-t atau uji parsial diperoleh hasil bahwa CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA tahun pengamatan, PPAP berpengaruh signifikan terhadap ROA, DER tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA pada Bank Perkreditan Rakyat di Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2017-2019. Kata Kunci : Capital Adequacy Ratio (CAR), Peyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP), Debt to Equity Ratio (DER), Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Return On Asset (ROA).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail