Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Kata kunci: Literasi Keuangan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP KINERJA UMKM PADA UMKM DI KELURAHAN OEBOBO

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP KINERJA UMKM PADA UMKM DI KELURAHAN OEBOBO Dalam beberapa tahun belakangan ini,di berbagai belahan dunia isu mengenai literasi keuangan (financial literacy) tengah hangat diperbincangkan.literasi keuangan diakibatkan oleh keinginan sebuah negara untuk memiliki penduduk yang berkualitas dan memiliki kecerdasan finansial yang baik, sehingga akan berdampak pada perbaikan roda ekonomi negara itu sendiri. UMKM yang ada di Kelurahan Oebobo, sudah memasuki Usaha Mikro, Kecil, Menengah dituntut untuk mengembangkan daya saing melalui pemanfaatan platform digital termasuk pemahaman mengenai laporan keuangan yang berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas, Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK UMKM) masih 10% dari ekosistem pada segmen klarifikasi UMKM yang baru memanfaatkan teknologi dan literasi keuangan dalam menunjang kegiatan usahanya selain itu terbatasnya pengetahuan sumber daya manusia tentang keuangan yang mengakibatkan, perkembangan finansial UMKM ini tergolong lambat.Permasalahan dalam penelitian ini yaitu literasi keuangan berpengaruh terhadap kinerja usaha mikro, kecil, menengah di kelurahan oebobo. Maka persoalan penelitian yang akan di bahas yaitu Apakah literasi keuangan berpengaruh terhadap kinerja UMKM. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja usaha pada pelaku UMKM di kelurahan oebobo. OJK menyatakan bahwa misi penting dari program literasi keuangan adalah untuk melakukan edukasi di bidang keuangan kepada masyarakat Indonesia agar dapat mengelola keuangan secara cerdas,meningkatkan pengetahuan tentang literasi keuangan agar masyarakat tidak mudah tertipu pada produk-produk investasi yang menawarkan keuntungan tinggi dalam jangka waktu pendek tanpa mempertimbangkan risikonya (Wulandari,2019). Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh UMKM yang berada di kelurahan oebobo. Sampel penelitian terdiri dari 30 UMKM industri pengelolaan yang termasuk dalam produk makanan, minman dan jasa yang berada di kelurahan oebobo, kota kupang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang disebarkan langsung kepada para pelaku UMKM. Analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana untuk menganalisis variabel independen yaitu literasi keuangan (X) terhadap variabel dependen yaitu kinerja UMKM (Y). Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis pendahuluan akan dideskripsikan konsep berdasarkan indikator-indikator empirik dari masing-masing konsep dan analisis lanjutan. Analisis linear berganda dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja UMKM (pada UMKM di Kelurahan Oebobo). Berdasarkan hasil persamaan regresi linear sederhana coefficientsᵅ diketahui bagian B diperoleh nilai variabel literasi keuangan sebesar .589, dan nilai constant (a) adalah 15.722. a = 15.722 ini menunjukan bahwa jika literasi keuangan dianggap konstanta maka variabel kinerja usaha sudah memiliki nilai sebesar 15.722. b = 589 menunjukan jika variabel literasi keuangan meningkat satu-satuan maka nilai kinerja usaha meningkat sebesar 589. Y= 15.722 + 589 X + ℇ. Berdasarkan hasil uji determinasi model summary di atas, diketahui bahwa: Nilai R sebesar 0,479 ͣ yang artinya variabel literasi keuangan terhadap kinerja UMKM memiliki hubungan yang erat. Nilai Adjusted R Square 0,229 berarti 20,2% kinerja UMKM dapat di jelaskan oleh Literasi Keuangan. Variabel Literasi Keuangan berpegaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja UMKM. Hal ini terlihat dari nilai signifikan 0,007>0,05. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif tetapi tidak signifikan antara variabel literasi keuangan terhadap kinerja UMKM. Dilihat berdasarkan nilai t-hitung sebesar 2,888 serta signifikan sebesar 0,007 0,05. Maka dapat di ketahui bahwa variabel literasi keuangan berpengaruh terhadap kinerja UMKM tetapi pengaruhnya tidak terlalu besar. Data diolah menggunakan SPSS Versi 27 dengan teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda,dengan pegujian uji t dan uji koefisien determinasi (R2). Hasil uji menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM.Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 30 UMKM di kelurahan oebobo,kota kupang,maka dapat disimpulkan bahwa literasi keuangan yang memilki pengaruh terhadap kinerja UMKM. Nilai Adjusted R Square 0,202 yang artinya variabel literasi keuangan yang memberikan kontribusi sebesar 20,2% terhadap kinerja UMKM. Berdasarkan hasil penelitian saran kepada responden pelaku UMKM yang berada di Kelurahan Oebobo untuk lebih meningkatkan fleksibilitas dalam menjalankan usahanya agar kinerja usaha dapat di tingkatkan. KATA KUNCI: Literasi Keuangan, Kinerja UMKM.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LITERASI KEUANGAN, SIKAP KEUANGAN TERHADAP PERILAKU MANAJEMEN PADA PELAKU UMKM DI KECAMATAN KELAPA LIMA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH LITERASI KEUANGAN, SIKAP KEUANGAN TERHADAP PERILAKU MANAJEMEN KEUANGAN PADA PELAKU UMKM DI KECAMATAN KELAPA LIMA Meningkatnya literasi keuangan dan sikap keuangan dapat mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) karena pelaku UMKM dapat memahami konsep dasar menyiapkan anggaran, perencanaan dan pengelolaan keuangan yang baik, serta pengambilan keputusan yang strategis dalam hal keuangan dan pengelolaan yang baik bagi pelaku UMKM. Berbagai permasalahan yang di hadapi pelaku UMKM di Kecamatan Kelapa Lima adalah dalam hal penyiapan anggaran. Sebagian besar para pelaku UMKM tidak pernah menyiapkan anggaran keuangan dan membuat pembukuan dalam manajemen usahanya. Rendahnya kesadaran pelaku UMKM dalam membuat perencanaan anggaran karena dianggap tidak penting dan dapat diatur dengan mudah. Selain itu permasalahan yang dialamai pelaku UMKM yang mempengaruhi Perilaku manajemen keuangan adalah sikap keuangan. Umumnya sikap keuangan diartikan sebagai perilaku seseorang individu terhadap uang yang dimiliki. Hal tersebut terjadi karena kebanyakkan para pelaku UMKM lebih tertarik untuk membahas ide dan inovasi bisnis dibandingkan berbicara tentang manajemen keuangan. Oleh karena itu perlu adanya Literasi Keuangan dan Sikap Keuangan yang baik agar dapat mendorong dan membantu perkembangan pelaku UMKM sehingga dapat tercapai tujuan untuk meningkatkan perekonomian keluarga dan usaha yang sedang bejalan dapat berlangsung dalam jangka waktu yang panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan Sikap Keuangan terhadap Perilaku Manajemen Keuangan di kecamatan Kelapa Lima Populasi dalam penelitian ini adalah pada pelaku UMKM kuliner di kecamatan Kelapa Lima dengan sampel sebanyak 50 pelaku usaha kuliner yang ada di kecamatan Kelapa Lima. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyebarkan kuesioner sebanyak 50 kepada pelaku usaha kuliner yang ada di kecamatan Kelapa Lima. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan membantu program SPSS komputer. Hasil penelitian ini dapat menyimpulkan bahwa Litersai Keuangan dan Sikap Keuangan merupakan faktor yang mempengaruhi Perilaku Manajemen Keauangan di Kecamatan Kelapa Lima Y = 8.759 - .303 X1 - .353 X2 Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel X1 (literasi keuangan) dan X2 (sikap keuangan) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Y (perilaku manajemen keuangan).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Literasi Keuangan Dan Inklusi Keuangan Terhadap Kinerja UMKM Di Kecamatan Maulafa ( Studi Kasus Pada UMKM Jenis Usaha Kios )

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN INKLUSI KEUANGAN TERHADAP KINERJA UMKM DI KECAMATAN MAULAFA (Studi Kasus Pada UMKM Jenis Usaha Kios) Meningkatnya literasi keuangan dan inklusi keuangan dapat mengembangkan usaha mikro kecil menengah ( UMKM ) karena pelaku UMKM dapat memahami konsep dasar produk keuangan, perencanaan dan pengelolaan keuangan yang baik, juga melindungi dikemudian hari dari penipuan dan pekerjaan tidak sehat dari pasar keuangan. Berbagai permasalahan yang masi dihadapi pelaku UMKM di kota kupang khususnya Kecematan Maulafa adalah tidak adanya Proses penerapan Literasi Keuangan dengan baik serta hambatan masyarakat dalam mengakses lembaga keuangan adalah tingginya unbankble (tidak memenuhi persyaratan pinjaman bank) yang disebabkan oleh kesenjangan kemiskinan, rendahnya pembiayaan UMKM, tingginya suku bunga kredit mikro, kurangnya kemampuan manajemen UMKM, dan terbatasnya saluran distribusi jasa keuangan, hal tersebut yang menjadikan penerapan inklusi keuangan penting Dalam menjalankan suatu usaha masyarakat membutuhkan modal, baik itu dari modal sendiri atau dengan meminjam di bank begitu pula dengan pengusaha UMKM, pemberian kredit untuk UMKM oleh lembaga keuangan sangat membantu pengusaha UMKM untuk menjalankan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap perkembangan kerja UMKM dikecamatan maulafa. Populasi dalam penelitian ini adalah pada pelaku UMKM usaha kios di kecamatan maulafa dengan menggunakan rumus perhitungan metode slovin maka diambil sampel sebanyak 74 pelaku usaha kios yang ada di kecamatan maulafa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyebarkan kuesioner sebanyak 74 kepada pelaku usaha kios yang ada di kecamatan maulafa. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan membantu program SPSS komputer. Hasil penelitian ini dapat menyimpulkan bahwa litersai keuangan dan inklusi keuangan merupakan faktor yang mempengaruhi perkembangan kinerja UMKM di Kecamatan Maulafa Y = 9.879 + 284 X1 + 388 X2 +e Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel X1 (literasi keuangan) dan X2 (inklusi keuangan) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel Y (kinerja UMKM).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail