ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Persepsi Guru, Siswa dan Orang Tua mengenai Pembelajaran IPA pada masa Pandemi COVID-19 di kelas VIII A SMP Negeri 20 Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek Penelitian ini adalah Guru IPA kelas VIII berjumlah 5 Orang, Siswa-siswi kelas VIII A berjumlah 31 Orang, dan Orang Tua Siswa berjumlah 31 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik Observasi, Teknik Wawancara, dan Kuesioner/Angket. Hasil penelitian di SMP Negeri 20 Kota Kupang dan menganalisis berbagai data temuan, penulis dapat menyimpulkan bahwa Pelaksanaan pembelajaran di SMP Negeri 20 Kota Kupang selama masa pandemi, baik guru, siswa maupun orang tua memiliki persepsi masing-masing. Siswa mengatakan bahwa pembelajaran yang dilakukan disekolah tersebut meskipun dilakukan dengan metode pembelajaran daring, namun siswa tetap antusias mengikuti pembelajaran. Selain siswa, guru mengatakan bahwa pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah tersebut kurang efektif karena dilakukan secara daring dimana, dampak dari pembelajaran daring ini adalah siswa kurang mengerti dan memahami materi dan soal-soal yang dibagikan oleh guru. Orang tua mengatakan bahwa pembelajaran daring ini kurang efektif karena waktu untuk bekerja harus digunakan untuk mendampingi anak ketika belajar dan juga harus menyediakan Handphone dan kuota internet supaya bisa mengakses materi yang dibagikan oleh guru. Metode pembelajaran daring menggunakan aplikasi Zoom dan Whatssap Group yang digunakan untuk membagikan materi pembelajaran dan mengirimkan tugas. Selain mengajar secara daring melalui aplikasi, guru melakukan kunjungan ke rumah siswa untuk memberikan penjelasan tambahan mengenai soal-soal latihan yang tidak dikerjakan oleh siswa seminggu sekali dan juga sebulan sekali. Dalam pelaksanaannya orang tua memfasilitasi seperti laptop, komputer, Handphone, dan kuota internet untuk kelancaran proses belajar siswa, dan juga berperan dalam mendampingi dan mengawasi siswa selama belajar dirumah
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) bagaimana sikap belajar siswa kelas VII dalam mengikuti proses pembelajaran IPA di SMPN 5 Kota Kupang, 2) bagaimana hasil belajar yang diperoleh siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA di SMPN 5 Kota Kupang, 3) apakah terdapat hubungan antara sikap belajar dengan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA di SMPN 5 Kota Kupang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian ex post fakto (non eksperimen) dengan menggunakan desain penelitian korelasional dan metode penelitian kuantitatif korelasional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa/i kelas VII yang berjumblah 310 orang. Sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik simple ramdom sampling dengan tingkat kesalahan (presisi) 10% dan tingkat kepercayaan 90% sehingga total sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 75 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument non tes yang berupa angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sikap belajar siswa memiliki hubungan dengan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA, hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis dengan menggunakan rumus korelasi product momen berbantuan SPSS versi 25 menunjukan bahwa nilai t hitung > ttabel (0.676 0.224). Sikap belajar siswa kelas VII dalam mengikuti proses pembelajaran IPA adalah sikap belajar positif. Karena hasil analisis menunjukan bahwa sikap siswa kelas VII dalam mengikuti proses pembelajaran IPA mencerminkan sikap siswa yang merasa suka, senang, serta setuju terhadap proses pembelajaran IPA. Hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA dinyatakan lulus atau tuntas dan perolehan hasil belajar tersebut memuaskan. Karena hasil belajar yang diperoleh siswa berada pada rentang 70-90. Dengan demikian maka sikap belajar siswa memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil belajar yang diperoleh siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA. Bentuk hubungan yang terjadi adalah hubungan positif dengan tingkat korelasi kuat. Besar pengaruh yang diberikan sikap belajar siswa terhadap hasil belajar siswa yaitu sebesar 55,4% atau berada pada kategori tinggi. Berdasarkan setiap uraian diatas maka H0 ditolak dan H1 diterima
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran IPA Terpadu dimasa pendemi Covid-19 di SMP Negeri 2 Rindi Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kualitatif deskriptif dengan menggunakan desain studi kasus dengan proses penelitian melalui obsevasi, wawancara dan dokumentasi untuk mengkaji informasi terkait pelaksanaan pembelajaran IPA Terpadu dimasa pandemi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru IPA satu orang dan siswa 26 orang dengan teknik analisis data yang menggunakan teknik Tringulasi dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah guru melaksanakan pembelajaran tatap muka dikelas dengan tetap mentaati protokol kesehatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dalam studi kasus Dalam pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas pada kegiatan pendahuluan guru sudah membuka kelas dengan baik namun guru tidak menyampaikan tujuan pembelajaran karena waktu yang sangat terbatas. Dalam kegiatan inti guru hanya menyampaikan materi secara garis besar dan pada kegiatan penutup guru dengan peserta didik membuat kesimpulan namun guru tidak memberikan penugasan karena guru mengirimkan tugas lewat grup whatsapp.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK IDENTIFIKASI PENYEBAB KESULITAN DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 8 KOTA KUPANG SEMASA PANDEMI COVID-19 Benu, L. M)* Manu, N. S. T)** Nggadas, P.E. D)** Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan guru dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Dalam kegiatan pembelajaran selalu melibatkan dua perilaku aktif, yaitu guru dan peserta didik, dan dalam proses pembelajaran di sekolah baik guru maupun peserta didik, pasti mengharapkan agar mencapai hasil yang sebaik-baiknya. Kesulitan belajar juga di alami dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Pandemi covid-19 merenggut banyak hal dan kemudian membentuk sebuah tatanan hal baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan yang dialami oleh setiap guru IPA dan peserta didik dan upaya guru IPA dan peserta didik mengatasi kesulitan dalam pembelajaran di SMP Negeri 8 Kota Kupang semasa pandemi Covid-19 Tahun Ajaran 2021/2022. Metode penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Model analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah strategi analisis kualitatif verifikatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesulitan yang dialami oleh setiap guru IPA dan peserta didik dalam pembelajaran di SMP Negeri 8 Kota Kupang semasa pandemi Covid-19 Tahun Ajaran 2021/2022 yaitu untuk pada guru IPA adalah persiapan, memahami kemampuan siswa, keterbatasan ekonomi pada siswa, fasilitas pendukung dan untuk pada peserta didik adalah minat, motivasi, cita-cita, peran guru, ketersediaan sarana dan prasarana, lingkungan sosial di rumah dan upaya guru IPA dan peserta didik mengatasi kesulitan dalam pembelajaran di SMP Negeri 8 Kota Kupang semasa pandemi Covid-19 Tahun Ajaran 2021/2022 yaitu guru memaparkan metode evaluasi dan memberi tugas tambahan. KATA KUNCI: Identifikasi Penyebab Kesulitan, Pembelajaran IPA, Pandemi Covid-19 Keterangan: * Peneliti **Pembimbing ABSTRACT IDENTIFICATION OF THE CAUSES OF THE DIFFICULTY IN LEARNING SCIENCE AT JUNIOR HIGH SCHOOL 8, KUPANG CITY DURING THE COVID-19 PANDEMIC Benu, L. M)* Manu, N. S. T)** Nggadas, P.E. D)** Learning is a process of student interaction with educators and learning resources in a learning environment. In learning activities always involve two active behaviors, namely teachers and students, and in the learning process in schools both teachers and students, certainly expect to achieve the best results. Learning difficulties are also experienced in learning Natural Sciences (IPA). The Covid-19 pandemic has taken many things and then formed a new order of things. The purpose of this study was to find out the difficulties experienced by every science teacher and students and the efforts of science teachers and students to overcome difficulties in learning at SMP Negeri 8 Kupang City during the Covid-19 pandemic for the 2021/2022 Academic Year. This research method is a research with a qualitative approach. The data analysis model used in this study is a verification qualitative analysis strategy. The results showed that the difficulties experienced by every science teacher and students in learning at SMP Negeri 8 Kupang City during the Covid-19 pandemic for the 2021/2022 academic year, namely for science teachers were preparation, understanding student abilities, economic limitations on students, facilities Supporters and for students are interests, motivations, ideals, the role of the teacher, the availability of facilities and infrastructure, the social environment at home and the efforts of science teachers and students to overcome difficulties in learning at SMP Negeri 8 Kupang City during the Covid-19 pandemic. The 2021/2022 teaching is that the teacher explains the evaluation method and gives additional assignments. KEYWORDS: Identification of Causes of Difficulties, Science Learning, Covid-19 Pandemic Description: * Researcher **Supervisor
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PELAKSANAAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN IPA BIOLOGI DI SMP KRISTEN 1 AMARASI SELATAN
Babu, F.E. M)* Meha, A. M)** Manu, L.)**
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan karakter dalam pembelajaran IPA Biologi di SMP Kristen 1 Amarasi Selatan tahun ajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru mata pelajaran, dan siswa. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, dokumentasi, dan angket. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman untuk selanjutnya diperoleh kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah pendidikan karakter sudah diimplementasikan dalam pembelajaran IPA Biologi di SMP Kristen 1 Amarasi Selatan. Pelaksanaan pendidikan karakter dalam pembelajaran IPA Biologi melalui a) mengintegrasikan pendidikan karakter dalam kurikulum sekolah dengan cara guru melakukan analisa Kompetensi Dasar melalai identifikasi nilai-nilai karakter yang terkandung dalam materi pembelajaran IPA Biologi dan guru mendesain RPP mata pelajaran IPA Biologi yang memuat fokus pendidikan karakter, b) melalui pilihan dan penggunaan metode pembelajaran untuk menanamkan dan mengembangkan karakter peserta didik, hal tersebut dapat dilihat dalam proses belajara mengajar guru selalu menciptakan suasana belajar dikelas dengan langkah kegiatan merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menganalisis data, dan menarik kesimpulan, c) melalui pengelolaan kelas, guru membentuk kelas menjadi kelompok untuk menumbuhkan sikap kerjasama dan toleransi antar teman sebaya.
Kata Kunci: Analisis, pendidikan karakter, pembelajaran IPA Biologi
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PRINSIP PEMILIHAN DAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 1 KOTA KUPANG
Tande, A.L. )* Meha, A. M.)** Manu, T.S.N.)**
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah prinsip guru dalam pemilihan dan pemanfaatan media pembelajaran yang dilakukan guru pada saat kegiatan belajar mengajar. Tujuan penelitian adalah agar Bapak Ibu/guru IPA di SMP Negeri 1 Kota Kupang dapat memperhatikan Prinsip Pemilihan Media terlebih dahulu sebelum Media dimanfaatkan. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian riset lapangan. Teknik pngumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Prosedur penelitiannya adalah: penelitian terdahulu, tahap perencanaan, dan tahap pelaksanaan, teknik analisisnya menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 7 guru IPA dan 2 siswa, prinsip pemilihan efekitifitas dengan rata-rata hasil persentase 100% menunjukan bahwa 7 guru IPA memperhatikan prinsip efektifitas sebelum media di manfaatkan, pada prinsip efisiensi 55,5% 4 guru IPA tidak memperhatikan prinsip efisiensi dapat dilihat juga pada 1 siswa menunjukan bahwa guru IPA tidak memperhatikan prinsip efisiensi, pada prinsip relevansi 100% menunjukan bahwa ke 7 guru IPA memperhatikan prinsip relevansi, pada prinsip produktifitas 100% menunjukan bahwa ke 7 guru IPA memperhatikan prinsip produktifitas, sedangkan pada pemanfaatan media pembelajaran yang jelas dan menarik dengan rata-rata persentase 11,1% menunjukan bahwa 1 orang siswa tidak mendapatkan pelajaran yang jelas dan menarik, proses pembelajaran menjadi lebih interaktif 11,1% menunjukkan bahwa 1 orang siswa tidak mendapatkan proses pembelajaran yang lebih interaktif, dan kesulitan yang di temui dalam pemanfaatan media pembelajaran IPA 100% menunjukkan bahwa dari setiap guru dan juga siswa mengalami kesulitan dalam pemanfaatan media. Prinsip pemilihan dan pemanfaatan media pembelajaran IPA di SMP Negeri 1 Kota Kupang “Cukup Baik”
Kata kunci : prinsip Pemilihan, Pemanfaatan Media, Pembelajaran IPA.