Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Media Ular Tangga
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION BERANTUAN MEDIA ULAR TANGGA TERHADAP KEMAMPUAN KRITIS SISWA DI SMP NEGERI MATAP TAHUN AJARAN 2020/2021

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP NegeriMatap. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition berbantuan media ular tangga terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 40 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIB berjumlah 20 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan tes berpikir kritis.Teknik analisis data menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu memberi penjelasan sederhana 93,5%, membangun keterampilan dasar 91%, menyimpulkan 80%, memberi penjelasan lanjutan 73 % dan mengatur srategi dan taktik 69% dibandingkan dengan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas Kontrol. Dimana indikator memberi penjelasan sederhana memiliki persentase sebesar 81%, membangun keterampilan dasar memiliki persentase sebesar 75,5%, menyimpulkan memiliki persentase sebesar 58%,memberi penjelasan lebih lenjut memiliki persentase 52,5% dan mengatur strategi dan taktik memiliki persentase sebesar 43,5%Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai nilai sig. (2-Tailed) sebesar 0,000 karena nilai sig. (2-tailed) < 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa ada pengaruh model AIR berbantuan media ular tangga terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelas eksperimen dan kontrol. Adanya pengaruh kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, karena kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition berbantuan media ular tangga sedangkan kelas control menggunakan metode ceramah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition berbantuan media ular tangga terhadap kemampuan berpikir kritis siswa

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) DISERTAI MEDIA ULAR TANGGA TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DI SMP NEGERI BITEFA TAHUN AJARAN 2019/2020

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kurangnya kemampuan hasil belajar kognitif siswa kelas VII SMP Negeri Bitefa. Salah satu faktor yang menyebabkan kurangnya kemampuan hasil belajar kognitif siswa adalah metode mengajar ceramah yang selama ini digunakan cenderung membuat kurangnya aktifitas belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran auditory intellectually repetition (AIR) Disertai media ular tangga terhadap hasil belajar kognitif siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VII berjumlah 40 siswa dan sampel kelas VIIA dan kelas VIIB berjumlah 40 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes kemampuan kognitif siswa. Data kemampuan kognitif siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS versi 25.Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai sig. (2-Tailed) sebesar 0,000 karena nilai sig. (2-tailed) 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki perbedaan. Hal ini dapat dilihat dari persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 96,86 %, C2 94% dan C3 91,80% dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol. Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif dan antusias saat mengikuti proses pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami dan menerapkan apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition Disertai media ular tangga terhadap hasil belajar siswa

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail