Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

20 hasil
Subjek: Arus Kas
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH KOMPONEN ARUS KAS, LABA AKUNTANSI TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (Sub Sektor Farmasi Periode 2017-2021)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui untuk menguji pengaruh laba terhadap return saham, untuk menguji pengaruh aru kas operasi terhadap return saham, untuk menguji pengaruh arus kas pendanaan terhadap return saham, untuk menguji pengaruh arus investasi terhadap return saham. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia (sub sektor formasi periode 2017-2022). Sampel dalam penelitian ini adalah 9 perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesi (sub sektor formasi periode 2018-2022). Hasil Penelitian ini untuk menguji pengaruh laba akuntansi, arus las operasi, arus kas investasi dan arus kas pendanaan terhada return saham perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian memberikan nilai R2 = 0,411, yang berarti variansi data variabel independen dapat menjelaskan variansi data variabel independen sebesar 41,1% sedangkan sisa 58,9% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ikut dianalisis. Selanjutnya hasil penelitian ini menunjukan bahwa laba akuntansi berpengaruh positif pada return saham. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi β1= 0,033. Oleh karena itu, hipotesa H1 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif laba akuntansi terhdap return saham diterima. Hasil penelitian ini mendukung penelitian terdahulu oleh BQ. Susilawati (2020), yang membuktikan bahwa laba akuntansi berpengaruh positif signifikan terhadap return saham. Selanjutnya, hasil penelitian ini menunjukan bahwa arus kas operasi berpengaruh positif pada return saham. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi β2= 0,069. Oleh karena itu, hipotesa H2 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif arus kas operasi terhadap return saham diterima. Hasil penelitian ini mendukung penelitian terdahulu oleh Yahya dan Butar Butar (2019) pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2012-2016 membuktikan bahwa, arus kas operasi, berpengaruh positif tidak signifikan terhadap return saham. Kemudian, hasil penelitian ini menunjukan bahwa arus kas investasi tidak berpengaruh pada return saham. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi bertanda negatif β3 = -0,036. Oleh karena itu, hipotesa H3 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif arus kas investasi terhadap return saham ditolak. Hasil penelitian ini mendukung penelitian terdahulu oleh Setiawan (2020) yang membuktikan bahwa arus kas investasi berpengaruh negatif terhadap return saham. Akhirnya, hasil penelitian ini menunjukan bahwa arus kas pendanaan tidak berpengaruh pada return saham. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi bertanda negatif β4 = -0,054. Oleh karena itu, hipotesa H4 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif arus kas pendanaan terhadap return saham ditolak. Hasil penelitian Ini mendukung penelitian terdahulu oleh Setiawan (2020) yang membuktikan bahwa arus kas investasi berpengaruh negatif signifikan terhadap return saham.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KINERJA PERUSAHAAN BERDASARKAN LAPORAN ARUS KAS DAN PERUBAHAN MODAL PADA PERUSAHAAN SUB-SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Analisis Kinerja Perusahaan sangatlah penting, Analisis Pendahuluan Pada analisis terdahulu akan mendeskripsikan indikator-indikator empirik masing-masing konsep analisis kinerja perusahaan, laporan arus kas dan perubahan modal yang terdaftar di BEI data dikumpulkan menggunakan data sekunder. Data yang diperoleh adalah data dari laporan keuangan Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI. Berdasarkan perhitungan rasio yang telah diuraikan, maka dapat diketahui perbandingan kondisi kinerja perusahaan Sub-Sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan perusahaan Sub-Sektor Makanan dan Minuman dalam membayar kewajiban lancar belum dikatakan baik.Untuk itu perusahaan harus mampu menambah jumlah arus kas operasi agar perusahaan mampu melunasi kewajiban-kewajiban yang jatuh tempo. Perubahan modal yang mengalami peningkatan terdapat pada perusahaan Siantar Top Tbk,yaitu pada tahun 2021 sebesar Rp. 3.300.848.622.529 sedangkan perusahaan yang mengalami penurunan dialami oleh perusahaan Multi Bintang Indonesia Tbk, pada tahun 2021 sebesar Rp. . 3.300.848.622.529 sedangkan perusahaan yang mengalami penurunan dialami oleh perusahaan Multi Bintang Indonesia Tbk, pada tahun 2021 sebesar Rp. 1.099.157, hal ini disebabkan pengeluaran perusahaan lebih besar dibandingkan dengan pemasukan yang diperoleh oleh perusahaan tersebut, Kinerja Perusahaan dilihat dari Rasio Capital Expenditure dan Investasi Berdasarkan hasil kinerja dari 12 perusahaan dengan menggunakan Ratio Capital Expendeture dan Investasi secara umum dikatakan tidak baik. Kinerja Perusahaan dilihat dari Perubahan Modal dapat diketahui kinerja perusahaan dari tahun 2018-2021.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSISTENSI LABA PADA PERUSAHAAN MANUFATUR SUB SEKTOR PABRIK TEMBAKAU YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016 - 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSISTENSI LABA PADA PERUSAHAAN MANUFATUR SUB SEKTOR PABRIK TEMBAKAU YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016 - 2022 Oleh: ISHAKK BORA NIM : 18190203 Pelaporan keuangan merupakan bentuk pertanggung jawaban perusahaan terhadap pihak yang terkait dengan perusahaan selama periode tertentu. Laporan keuangan merupakan salah satu alat bagi manajemen untuk menyampaikan informasi mengenai gambaran kinerja ekonomi dan keuangan perusahaan bagi pengguna laporan keuangan baik pihak internal maupun pihak eksternal. Laporan laba rugi merupakan bagian dari laporan keuangan yang menyajikan laba yang diperoleh perusahaan selama periode tertentu. Informasi mengenai laba mempunyai peran penting bagi pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan. Laba tidak hanya digunakan untuk menilai kinerja perusahaan tetapi juga sebagai informasi pembagian laba dan penentuan kebijakan investasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji, faktor-faktor yang berpengaruh terhadap persistensi laba. Faktor pertama yaitu Volatilitas Arus Kas adalah arus kas perusahaan yang terbentuk karena adanya tingkat fluktuasi (Susilo dan Anggreani, 2017). Arus kas menunjukkan keadaan arus kas perusahaan karena ketika arus kas berfluktuasi maka mengakibatkan laba di perusahaan menjadi tidak stabil dan mengganggu kinerja perusahaan dalam mempertahankan keberlangsungan laba. Oleh karena itu, perusahaan harus tetap menjaga arus kas perusahaan karena ketidakpastian yang tinggi akan mengakibatkan turunnya persistensi laba. Jika laba yang diperoleh mengalami fluktuasi atau laba tidak persisten menunjukkan kondisi perusahaan yang kurang baik (Kusuma dan Sadjiarto, 2014). Faktor kedua yaitu volatilitas penjualan merupakan tingkat fluktuasi penjualan dalam kegiatan operasi perusahaan (Kusuma dan Sadjiarto, 2014). Penjualan adalah bagian utama dalam laporan laba rugi sehingga menjadi penentu perolehan laba dalam suatu perusahaan. Apabila volatilitas penjualan tinggi mengakibatkan sulitnya memprediksi informasi penjualan perusahaan. Dengan adanya kesulitan tersebut maka timbul laba yang tidak persisten dan sulit diprediksi karena penjualan merupakan komponen utama dari laba (Fanani, 2010; dalam Kusuma dan Sadjiarto, 2014). Faktor ketiga adalah ukuran perusahaan sebagai penentu besar atau kecilnya perusahaan yang diperoleh dari jumlah karyawan, total aset, rata–rata tingkat penjualan, kapitalisasi pasar serta jumlah penjualan (Lutfiyah, 2016). Perusahaan yang memiliki ukuran besar maka sumber dayanya bagus sehingga mampu mengelola aktivitas operasinya dengan baik. Kondisi baik tersebut menimbulkan kegiatan operasi yang stabil sehingga total penjualan, total aset, serta labanya akan cenderung stabil. Semakin besar perusahaan maka persistensi labanya juga semakin tinggi sehingga mampu mengendalikan dan menghasilkan laba di perusahaan dan mengakibatkan persistensi laba (Dewi dan Putri, 2015). Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pengujian hipotesis. Variabel dependen yang digunakan adalah persistensi laba sedangkan variabel independen adalah volatilitas arus kas, volatilitas penjualan,dan ukuran perusahaan. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif berupa laporan keuangan tahun 20016-2022. Metode pengumpulan data adalah dokumentasi. Objek penelitian yang digunakan adalah perusahaan manufaktur sub sektor pabrik tembakau yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2022. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volatilitas arus kas, berpengaruh secara signifikan terhadap persistensi laba, volatilitas penjualan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap persistensi laba dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap persistensi laba. Terjadinya volatilitas arus kas yang rendah, volatilitas penjualan yang tinggi, dan ukuran perusahaan yang besar tidak membuat laba perusahaan menjadi persisten. Kata kunci: persistensi laba, volatilitas arus kas, volatilitas penjualan, ukuran perusahaan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS LAPORAN ARUS KAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI DI BURSA EFEK INDONESIA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI ANALISIS LAPORAN ARUS KAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI DI BURSA EFEK INDONESIA NAMA PEMBIMBING: I .Helda M. Ala, SE.,M.Si II.Herny C. Fanggidae SE.,M.Ak NAMA :Ferdinandus Krisantus Asa FAKULTAS : Ekonomi PROGRAM STUDI: Akuntansi TAHUN PENULIS:2023 Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja keuangan pada perusahaan telekomunikasi di bursa efek indonesia. Perusahaan harus mencermati dan menganalisis kinerja perusahaan agar dapat bertahan, salah satunya adalah dengan melakukan analisis kinerja keuangan dari sisi keuangan terhadap laporan keuangan. Salah satu cara untuk mengukur tingkat kinerja perusahaan adalah dengan menggunakan laporan arus kas. Penelitian kinerja suatu perusahaan dapat dilakukan dengan menganalisis dua aspek, yaitu kinerja finansial dan kinerja non finansial. Kinerja finansial dapat dilihat melalui datadata laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan Telekomunikasi dengan mengunakan laporan arus kas. Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakandalampenelitian ini adalah motode dokumentasi yang diambil dari media interne. Hasil Penelitian ini menyatakan bahwa rata-rata dengan tingkat perputaran dari hasil perhitungan seluruh rasio laporan arus kas yang paling tinggi adalah PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dimana ini terlihat dari seluruh hasil perhitungan rasio laporan arus kas yang yang ditunjukan lewat hasil perputaran dan presentase dari PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Sebaiknya perusahaan meningkatkan kinerja perusahaan dengan mengurangi jumlah hutang dan meningkatkan arus kas operasi.Data yang digunakan berupa laporan arus kas dari 5 perusahaan perusahaan industri jasa sub sektor telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. tData dari penelitian ini berupa laporan keuangan perusahaanIndustri jasa sub sector telekomunikasi yang di peroleh di Bursa Efek Indonesia (BEI)priode 2018-2021 yang diperoleh dari https://www.idx.co.id. Kata Kunci : arus kas operasi, rasio arus kas, kinerja keuangan, bursa efek indonesia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH ARUS KAS OPERASI DAN LABA AKUNTANSI TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN LQ-45 DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI “PENGARUH ARUS KAS OPERASI DAN LABA AKUNTANSI TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN LQ-45 DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021” Bentuk laporan keuangan yang sering dipakai dari beberapa informasi adalah laporan keuangan yang dipublikasikan perusahaan. Laporan keuangan disusun bukan saja untuk kepentingan manajeman perusahaan tetapi untuk pihak lain juga yang mempunyai kepentingan dengan data keuangan dalam perusahaan dan untuk mencapai hal tersebut maka setiap perusahaan go public di Bursa Efek Indonesia diwajibkan melaporkan laporan keuangan tahunan. Dalam laporan keuangan tersebut terdapat laporan arus kas operasi dan laba akuntansi. Laporan arus kas operasi adalah laporan yang memberikan informasi mengenai kemampuan entitas dalam mendapatkan arus kas, transaksi investasi dan pendapatan kas, kemampuan untuk membayar deviden dan kewajiban, keterangan atas perbedaan antara angka laba bersih dan kas bersih. Laporan laba adalah laporan yang memberikan informasi mengenai kinerja sebuah perusahaan yang didalamnya terdapat berbagai macam beban dan juga laba seperti laba kotor, laba operasi, laba bersih, laba sebelum pajak dan laba bersih sesudah pajak. Dalam website resmi Bursa Efek Indonesia, termuat data-data perusahaan seperti laporan keuangan yang sudah diaudit. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh arus kas operasi dan laba akuntansi terhadap return saham pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2017-2021. Arus kas operasi dan laba akuntansi digunakan sebagai variabel independen dan return saham digunakan sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021. Sampel berjumlah 24 perusahaan dengan periode 5 tahun. Metode pemilihan sampel adalah purposive sampling, jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan sumber data menggunakan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linear berganda. Pengujian dilakukan dalam penelitian ini dengan SPSS 24 for windows. Hasil penelitian ini tidak ditemukan adanya pengaruh arus kas operasi dan laba akuntansi terhadap return saham pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2017-2021. Kata Kunci : Arus Kas Operasi, Laba Akuntansi, Return Saham

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS LAPORAN ARUS KAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS LAPORAN ARUS KAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Penelitian ini berjudul “Analisis Laporan Arus Kas Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Telekomunikasi Yang Terdaftar Dibursa Efek Indonesia”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan yang ditinjau dari rasio arus kas operasi, rasio cakupan kas terhadap bungan, rasio total hutang, rasio cakupan kas terhadap hutang lancar dan untuk rasio pengeluaran modal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Data diperoleh dari internet melalui situs www.idx.co.id tahun 2017-2021.Sempel yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Teknik purposive sampling dengan total sampel sebanyak 5 perusahaan pada Telekomunikasi yang terdaftar dibursa efek Indonesia.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan mengumpulkan data sekunder yang di peroleh dari Bursa Efek Endonesia serta dari website resmi Bursa Efek Indonesia www.idx.id. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dilakukan analisis data-data penelitian dan dideskripsikan berdasarkan indicator empiric dari setiap konsep yang telah ditetapkan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan perusahaan diukur melalui rasio Arus Kas Operasi terbaik dimiliki oleh perusahaan TLKM dan terburuk dimiliki oleh perusahaan BTEL. Kinerja keuangan perusahaan dilihat dari rasio Cakupan Kas terhadap Bunga terbaik dimiliki oleh perusahaan TLKM dan terburuk dimiliki oleh perusahaan BTEL. Kinerja keuangan perusahaan dilihat dari rasio Total Hutang terbaik dimiliki oleh perusahaan TLKM dan terburuk dimiliki oleh perusahaan BTEL. Kinerja keuangan perusahaan dilihat dari rasio Cakupan Kas terhadap Hutang Lancar terbaik dimiliki oleh perusahaan TLKM dan terburuk dimiliki oleh perusahaan BTEL. Penelitian ini bertujua Kinerja keuangan perusahaan dilihat dari rasio Pengeluaran Modal terbaik dimiliki oleh perusahaan FREN dan terburuk dimiliki oleh perusahaan ISAT. Kata Kunci : Rasio Arus Kas, Kinerja Keuangan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Arus Kas Operasional, Perputaran Piutang Dan Perputaran Persediaan Terhadap Likuiditas Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan Olahan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Perusahaan yang sehat dapat dilihat dengan adanya perolehan laba dan arus kas. Semakin tinggi arus kas suatu perusahaan maka akan semakian baik perusahaan tersebut karena mampu dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Kemudian sama halnya dengan perputaran piutang dan perputaran persediaan perusahaan semakin tinggi mengindikasikan bahwa perusahaan mampu memenuhi utang jangka pendeknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk mengetahui pengaruh Arus Kas Operasional terhadap Likuiditas, Untuk mengetahui pengaruh Perputaran Piutang terhadap Likuiditas dan Perputaran Persediaan terhadap Likuiditas. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sektor makanan olahan yang terdafta di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019 - 2021. Penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linear berganda kemudian dilanjutkan dengan Uji Koefisien Determinsi (R) dan Uji Parsial (T). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahan-perusahaan sektor makanan olahan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, periode 2019-2021. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 14 perusahaan, metode penariakan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah (Purpossive Sampling) Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dalam hal ini yakni data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di BEI. Data di peroleh dengan cara mendonload melalui website www.idx.co.id. Hasil penelitian Uji Koefisien Determinsi (R) bahwa Nilai R Sebesar 0,134 menunjukan bahwa korelasi atau keeratan hubungan antara arus kas operasi, perputaran piutang, perputaran persediaan dengan likuiditas mempunya hubungan yang rendah yaitu 13,4%. Nilai adjusted R Square (Aji R) atau koefisien determinasi R sebesar 0,018 mengidikasikan bahwa variasi arus kas operasi, perputaran piutang, perputaran persediaan hanya menjelaskan variasi likuiditas sebesar 1,8% sedangkan sisanya 98,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor dari luar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pertama arus kas operasional tidak berpengaruh signifikan terhadap likuiditas. Hal ini dibuktikan dengan thitung lebih besar dari ttabel dimana nilai t-hitung 2,145 dan t-tabel 0,720 dapat ditulis (0,720 < 2,145) dan nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 atau (0,476 > 0,05) artinya hipotesis Ho diterima dan Ha ditolak. Kemudian variabel kedua hasil penelitian menunjukan bahwa Tidak berpengaruh signifikan perputaran piutang terhadap likuiditas artinya hipotesis Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar thitung lebih kecil dari ttabel (0,381 < 2,145). Selanjutnya variabel ketiga tidak berpengaruh perputaran persediaan terhadap likuiditas artinya hipotesis Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini dibuktikan dengan koifisien regresi Sebesar thitung lebih kecil dari ttabel (-0,426 < 2,145).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LABA DAN ARUS KAS DALAM MEMPREDIKSI KONDISI FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2018-2021

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengaruh laba dan arus kas dalam memprediksi kondisi financial distress pada perusahaan industri makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018-2022. Laba merupakan keuntungan yang di miliki perusahaan dari hasil operasinya. Jika laba yang di hasilkan perusahaan jumlahnya besar maka perusahaan dapat memenuhi kewajiban jangka pendeknya dan mampu memberikan deviden kepada para investor, dan pihak investor pun mempercayakan investasinya kepada perusahaan dan perusahaan bisa terhindar dari kondisi financial distress. Arus kas merupakan laporan yang berisikan informasi penerimaan dan pengeluaran kas dalam periode waktu tertentu. Jika perusahaan memiliki arus kas masuk lebih besar dari pada arus kas keluar maka perusahaan dapat membiayai operasi perusahaan. Maka pihak krediturpun mempercayakan kreditnya. Karena dengan arus kas masuk yang besar maka perusahaan dapat memenuhi likuiditas perusahaan atau kewajiban jangka pendek perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh laba dan arus kas dalam memprediksi kondisi financial distress pada perusahaan industri makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018-2021. Penelitian ini menggunakan model analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data skunder yang di peroleh dari laporan keuangan perusahaan periode tahun 2018-2021. Data laporan keuangan tersebut digunakan untuk memprediksi kondisi financial distress. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan industri makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018-2021. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 9 perusahaan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria tertentu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa laba berpengaruh terhadap finacial distress sedangkan arus kas tidak berpengaruh terhadap financial distress pada perusahaan industri makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018-2021. Dari hasil uji T yang di lakukan, nilai probabilitas yang di hasilkan untuk variabel laba sebesar 0,011 nilai tersebut lebih kecil dari nilai probabilitas α= 0,05. Sehingga dapat di simpulkan bahwa laba berpengaruh terhadap financial distress. Sedangkan nilai probabilitas yang di hasilkan untuk variabel arus kas adalah 0,113 nilai tersebut lebih besar nilai probabilitas α= 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa arus kas tidak berpengaruh terhadap financial distress. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang di lakukan oleh Senny Hardiani Isdina dan Wulan Wahyuni Rosa Putri (2018) dengan judul penelitian tentang pengaruh laba dan arus kas terhadap kondisi financial distress (Studi Kasus Pada Perusahaan Sub Sektor Perdagangan Eceran Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2014-2018) menunjukan bahwa laba berpengaruh terhadap financial distress dan arus kas tidak berpengaruh terhadap financial distress pada perusahaan sub sektor perdagangan eceran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian selanjutnya dilakukan oleh Neneng Sri Suprihatin dan Margita Giftilora (2018) dengan judul penelitian tentang pengaruh laba dan arus kas terhadap kondisi financial distress (Studi Kasus Pada Perusahaan makanan dan minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2014-2018) menunjukan bahwa laba berpengaruh terhadap financial distress dan arus kas tidak berpengaruh terhadap financial distress pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TINGKAT HUTANG DAN ARUS KAS TERHADAP PERSISTENSI LABA PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR PERTANIAN (Periode 2017-2021)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Pengaruh Tingkat Hutang dan Arus Kas Terhadap Persistensi Laba Pada Perushaan Sub Sektor Pertanian” (Periode 2017-2021). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat hutang terhadap persistensi laba pada perusahaan sub sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jenis data dalam penelitian ini merupakan data sekunder, data tersebut diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 15 perusahaan dan jumlah perusahaan sampel adalah 10 perusahaan. Hasil penelitian ini mendapatkan variabel tingkat utang berpengaruh negatif terhadap persistensi laba, berdasarkan uji t yang dilakukan variabel tingkat utang memiliki memiliki nilai t sebesar -2,770 dengan tingkat signifikansi 0,008 lebih kecil dari 0,05 (5%) sehingga H01 ditolak dan Ha1 diterima. Variabel arus kas operasi berpengaruh positif secara signifikan terhadap persistensi laba berdasarkan data yang ditunjukan di tabel 4.8 , dengan koefisien regresi (β) bernilai 0,137 dengan nilai lebih signifikan yang kurang dari 0.05 yaitu 0,112.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KINERJA PERUSAHAAN BERDASARKAN LAPORAN ARUS KAS PADA PERUSAHAAN INDUSTRI SEMEN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KINERJA PERUSAHAAN BERDASARKAN LAPORAN ARUS KAS PADA PERUSAHAAN INDUSTRI SEMEN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Oleh: FEBRIANI RAMBU NGANA NIM: 18190270 Analisis kinerja sebuah perusahaan sangatlah penting untuk melihat perkembangan perusahaan dari tahun ke tahun. Setelah diketahui kinerja perusahaan maka dapat diambil keputusan yang sangat bermanfaat untuk perkembangan perusahaan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengetahui kinerja keuangan perusahaan dengan menggunakan rasio arus kas operasi (AKO), pengeluaran modal (PM), total hutang (TH), dan cakupan kas terhadap hutang lancar (CKHL). Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah Perusahaan Industri Semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Hasil penelitian yang diperoleh dari PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dan PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, penulis menyimpulkan bahwa kinerja PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, buruk berdasarkan rasio arus kas operasi, total hutang, dan pengeluaran modal pada tahun 2017-2021, cakupan kas terhadap hutang lancar pada tahun 2017-2018 karena belum berada diatas 1, sedangkan kinerja PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, buruk berdasarkan rasio arus kas operasi, total hutang, pengeluaran modal pada tahun 2017-2021, cakupan kas terhadap hutang lancar pada tahun 2019 karena belum berada diatas 1, PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk sudah membaik berdasarkan cakupan kas terhadap hutang lancar tahun 2019-2021 karena diatas 1, untuk PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, sudah membaik berdasarkan cakupan kas terhadap hutang lancar tahun 2017,2018,2020, dan 2021 karena diatas 1, dapat disimpulkan dari 4 rasio arus kas ini dikatakan buruk karena yang diatas standar 1 hanya 1 rasio dan hanya beberapa tahun tidak kelima tahunnya berada diatas standar1.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Informasi SiLPA APBD dan Arus Kas terhadap Penganggaran Belanja Modal Pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi NTT Tahun 2017-2019

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH INFORMASI SiLPA APBD DAN ARUS KAS TERHADAP PENGANGGARAN BELANJA MODAL PADA PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI NTT TAHUN 2017- 2019 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh informasi SiLPA APBD terhadap Pengganggaran Belanja Modal pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2017-2019. Dan untuk Menguji pengaruh Arus Kas terhadap Penganggaran Belanja Modal pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Informasi SiLPA Pemerintah Daerah pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan di gambarkan sebagai selisih antara surplus/defisit anggaran dengan pembiayaan netto. Arus Kas terdiri dari Informasi Arus, Kas Aktivitas Operasi, Informasi Arus Kas investasi dan Informasi Arus Kas pembiayaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh laporan kaeuangan pada Pemerintah Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur sedangkan Sampel yang diambil terdiri dari 22 Pemerintah Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Timur tahun 2017 sampai 2018 dengan menggunakan metode purposive sampling. Data di kumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi. Dari hasil penelitian dengan menggunakan metode regresi linear berganda menggunakan SPSS Versi 2.5 menunjukkan bahwa informasi SiLPA berpengaruh terhadap Belanja Modal yang berarti bahwa semakin tinggi SiLPA yang dimiliki pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur maka semakin tinggi belanja modal yang dianggarkan. Pada dasarnya dalam satu tahun anggaran, pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur menerima pendapatan dan mengeluarkan belanja untuk meminimalisir sisa lebih anggaran xi dan penyerapan anggaran telah dilakukan secara maksimal sesuai dengan perencanaan. Sedangkan Arus Kas tidak berpengaruh terhadap anggaran Belanja Modal yang berarti bahwa bahwa semakin tinggi Arus Kas yang dimiliki oleh daerah maka belanja modal tidak mengalami peningkatan atau penurunan. Arus kas Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur hanya memuat informasi yang relevan tentang penerimaan dan pengeluaran dengan mengklasifikasikan transaksi pada kegiatan operasi, pembiayaan dan investasi sehingga arus kas digunakan untuk berbagai kepentingan informasi baik itu arus kas masuk dan keluar dalam laporan kas guna melihat transaksi dimasa lalu dan memprediksi arus kas dimasa yang akan datang Kata Kunci : Informasi SiLPA APBD, Arus Kas dan Belanja Moda

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

LAPORAN KEUANGAN DALAM KETENTUAN PSAK NO. 27 TENTANG AKUNTANSI PERKOPERASIAN (PADA KANTOR KOPERASI KREDIT SERVIAM CABANG OEBUFU KOTA KUPANG)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan Penelitian ini dilakukan pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah laporan keuangan Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang,telah sesuai dengan PSAK NO.27 tentang akuntansi perkoprasian, data yang digunakan berupa data Dokumentasi yaitu data yang diperoleh secara langsung dari pengurus koperasi dan karyawan koperasi mengenai sejarah perkembangan koperasi dan data laporan keuangan koperasi mencakup laporan neraca, laporan perhitungan hasil usaha, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan serta struktur organisasi koperasi . Hasil penelitian yang diketahui bahwa secara umum koperasi telah menerapkan PSAK No.27 tentang akuntansi perkoprasian dalam penyajian laporan keuangannya meskipun dalam beberapa hal harus ada perbaikan dalam pola penyajiannya. Hal ini dapat dilihat dari penyajian laporan keuangan koperasi. Dari data yang diperoleh diketahui bahwa koperasi telah membuat setidaknya empat dari lima unsur-unsur laporan keuangan yang lengkap dari koperasi yaitu : Neraca, Perhitungan Hasil Usaha, Laporan Arus Kas dan Catatan Atas Laporan Keuangan. Berikut kesimpulan secara khusus dari laporan keuangan Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang : Berdasarkan dari hasil analisis laporan keuangan yang dilakukan ditemukan bahwa Koperasi kredit serviam cabang oebufu kota kupang belum seutuhnya menerapkan PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoperasian dalam penyajian laporan keuangan koperasi. Pada neraca, perhitungan hasil usaha, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan yang disajikan koperasi telah sesuai dengan analisis. Ketidaksesuaian laporan keuangan koperasi dengan PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoperasian juga dibuktikan dari laporan keuangan yang disajikan koperasi kredit serviam cabang oebufu kota kupang tidak lengkap karena hanya menyajikan neraca, perhitungan hasil usaha, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan sedangkan menurut PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoperasian laporan keuangan koperasi terdiri dari neraca, perhitungan hasil usaha, laporan arus kas, laporan promosi ekonomi anggota, dan catatan atas laporan keuangan Dari hasil penelitian ini menemukan bahwa Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu belum seutuhnya menerapkan laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK NO.27,tentang akuntansi perkoperasian adapun item-item yang tidak sesuai dengan PSAK NO.27 tentang akuntansi perkoperasian. antara lain penyajian pada neraca dan laporan sisa hasil usaha koperasi tidak membedakan pencatatan antara transaksi anggota dan non anggota, koperasi masih menyajikan laporan kekayaan bersih, tidak menyajikan laporan promosi ekonomi anggota, serta tidak menjelaskan kebijakan akuntansi dan penjelasan unsur-unsur laporan keuangan dalam menyajikan catatan atas laporan keuangan.Dalam penyajian laporan keuangan koperasi kredit serviam cabang oebufu kota kupang juga tidak menggabungkan akun kas dan akun bank, tidak memisahkan antara piutang usaha , piutang pinjaman anggota dan pinjaman non-anggota. Dari kesimpulan dan saran yang disampaikan penulis, hendaknya koperasi memuat penyisihan piuitang tidak tertagih. Memisahkan antara piutang anggota dan non-anggota serta menyajikan seluruh unsur-unsur laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoprasian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LABA AKUNTANSI, ARUS KAS OPERASI, ARUS KAS PENDANAAN DAN ARUS KAS INVESTASI TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR SEMEN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perusahaan yang mempublik di bursa efek sangat memperhatikan kinerja keuangan perusahaannya. Hal tersebut karena para investor akan bereaksi dengan cara membeli, menjual atau mempertahankan saham yang dimiliki, jika kinerja perusahaan yang tampak dalam laporan keuangan sesuai atau tidak sesuai harapan. Tindakan investor atau calon investor (pelaku pasar) berdasarkan informasi dalam laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan, akan menyebabkan perubahan harga saham. Perubahan harga saham tersebut akan berakibat pada besarnya return saham yang diharapkan. Berdasarkan hasil penelitian, dibuktikan bahwa Laba Akuntansi (LA) berpengaruh positif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar +0.906. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H1 yang menyatakan bahwa LA berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham diterima. Peneliti terdahulu Rosyidah dan subakir (2020) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Laba Akuntansi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI. Penelitian ini membuktikan bahwa Arus Kas Operasi (AKO) berpengaruh negatif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,995. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H2 yang menyatakan bahwa AKO berpengaruh positif signifikan terhadap Perubahan Return Saham ditolak. Peneliti terdahulu Nursita (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Operasi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI. Berdasarkan hasil penelitian, dibuktikan bahwa Arus Kas Investasi (AKI) berpengaruh positif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,034. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H3 yang menyatakan bahwa AKI berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham diterima, karena hasil regresi menunjukkan nilai positif. Peneliti terdahulu Pratiwi (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Investasi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI. Penelitian ini membuktikan bahwa Arus Kas Pendanaan (AKP) berpengaruh negatif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,541 (bertanda negatif). Dengan hasil tersebut maka hipotesa H4 yang menyatakan bahwa AKP berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham ditolak. Peneliti terdahulu Nursita (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Pendanaan secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI. Berdasarkan kesimpulan dan implikasi teoritis di atas maka dapat di buat beberapa saran yang berguna untuk peneliti selanjutnya : Perusahaan harus memperhatikan nilai perusahaan melalui variable yang berpengaruh terhadap perubahan return saham. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat melakukan penelitian yang lebih lanjut berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan return saham.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH LABA KOTOR DAN TOTAL ARUS KAS TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Pada Perusahaan subsektor makanan dan minuman yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2019)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

“ANALISIS PENGARUH LABA KOTOR DAN TOTAL ARUS KAS TERHADAP HARGA SAHAM ( STUDI PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BRUSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2019)” Salah satu bentuk informasi yang sering di pakai dari beberapa informasi adalah laporan keuangan yang dipublikasikan perusahan. Laporan keuangan di susun bukan saja untuk kepentingan manajemen perusahaan tetapi untuk pihak lain juga yang mempunyai kepentingan dengan data keuangan dalam perusahaan dan untuk mencapai tujuan tersebut maka setiap perusahaan yang go public di Brusa Efek Indonesia di wajibkan melaporkan laporanan keuangan tahunan. Dalam laporan keuangan terdapat salah satu laporan laba rugi, adalah laporan yang memberikan informasi mengenai kinerja sebuah perusahaan, dalam laporan laba rugi terdapat berbagai macam laba yaitu laba kotor, laba operasi dan laba bersih dan secara keseluruhan laba akuntansi mempunyai tujuan mengukur efesiensi manajer dalam mengelola perusahan. Laba kotor lebih terkendali oleh manajemen karena rekening biaya barang terjual menentukan daya saing produk di pasar. Selain Laba, laporan keuangan lainnya sperti arus kas berperan penting dalam memberikan informasi keuangan perusahaan kepada pengguna laporan keuangan terutama investor. Laporan arus kas akan memperlihat aliran kas dalam satu periode akan memberikan gambaran mengenai kemampuan perusahan dalam mengelola kas seomptimal mungkin. Arus kas akan menjadi pertimbangan bagi investor dalam melakukan investasi pada perusahan. Berdasarkan pengujian Hipotesis dalam penelitian ini hasil temuan penelitian dapat di simpulkan bahwa: a. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan pengaruh laba kotor terhadap harga Saham nilai Thitung -2.023 sedangkan Ttabel 1.7291 Thitung Ttabel (-2.023 1.7291) dengan tingkat signifikan sebesar 0,050 sama dengan tingkat signifikansi 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel laba kotor berpengaruh negative tidak signifikansi terhadap harga saham. bertentang denga penelitian dari Adiliawan (2010) yang menyatakan laba otor tidak berpengaruh signifikansi terhadap harga saham. b. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan pengaruh variabel nilai thitung 0,520 sedangkan Ttabel 1,7291 berarti Thitung Ttabel (0,520 1,7291) dan hasil uji ini Singnifikansi sebesar 0,606 yang lebih besar dari tingkat singnifikansi 0,05 sehingga dapat di simpulakan bahwa variabel Total arus kas berpengaruh negative tidak singnifikansi terhadap harga saham. Bertentangan dengan penelitian Hartono (2000) menyatakan total arus kas berpengaruh signifikansi terhadap harga saham.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TOTAL ARUS KAS DAN LABA BERSIH TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR KOSMETIK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2021

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Adanya ketidak sesuaian antara teori menurut Suad Husnan yang menyatakan bahwa setiap perusahaan memilki kemampuan untuk meningkatkan laba, cenderung harga sahamnya juga akan meningkat. Artinya apabila perusahaan mendapatkan laba yang semakin besar maka secara teoritis perusahaan akan mampu membagikan deviden yang semakin besar dan akan berpengaruh positif terhadap return saham, dengan fenomena mengenai penurunan laba yang diimbangi dengan kenaikan return saham serta sebaliknya. Dan adanya ketidak konsisten akan hasil akhir yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya mengenai arus kas, maka dari itu dengan adanya perbedaan tersebut mendorong peneliti untuk melakukan penelitian lanjutan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh Total Arus Kas terhadap Return Saham dan Laba Bersih terhadap Return Saham pada perusahaan manufaktur sub sektor kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2017- 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linear berganda kemudian dilanjutkan dengan Uji Koefisien Determinasi (R2), Uji Parsial (T). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahan-perusahaan sub sektor Kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, tahun 2017-2021. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 5 perusahaan, metode penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purpossive Sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dalam hal ini yakni data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di BEI. Data di peroleh dengan cara mendownload melalui website www.idx.co.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Secara parsial Total Arus Kas tidak berpengaruh terhadap Return Saham (2) Secara parsial Laba Bersih tidak berpengaruh terhadap Return saham.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS LAPORAN ARUS KAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SAAT PANDEMI COVID-19 PADA PT. BANK MANDIRI (PERSERO) TBK YANG TERDAFTAR DIBURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2022

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Seiring berkembangnya zaman, dunia perbankan memberikan pengaruh yang sangat besar dalam memajukan perekonomian suatu negara. Oleh karena itu baik perorangan maupun lembaga, baik sosial atau perusahaan, tidak akan lepas dari dunia perbankan jika hendak menjalankan aktivitas keuangan. PT Bank Mandiri (persero) Tbk sebagai salah satu bank yang sampai sekarang masih tetap bertahan dalam dunia perbankan di Indonesia. Keberadaan PT Bank Mandiri (persero) Tbk adalah untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan memenuhi kebutuhan dana masyarakat dengan prosedur yang lebih mudah. Laporan keuangan sangat diperlukan untuk mengukur hasil usaha perusahaan dan perkembangan perusahaan dari waktu ke waktu, untuk mengetahui sudah sejauh mana perusahaan mencapai . Laporan arus kas ( cash flow statetment) merupakan bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai (kas) yang dihasilkan oleh perusahaan pada suatu periode akuntansi. Dalam beberapa tahun terakhir Indonesia mengalami resesi ekonomi akibat merebaknya pandemi Covid-19. Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19 adalah penyakit yang dilaporkan pertama kali di Wuhan, Tiongkok pada Desember 2019. Kasus virus COVID-19 ditemukan di Indonesia pertama kali pada tanggal 3 Maret 2020. Virus ini menyebabkan ketidakpastian ekonomi yang sangat besar yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi terguncang. Maka dari itu pengukuran kinerja keuangan perusahaan PT. Bank Mandiri (persero) Tbk sangat berguna untuk membandingkan sebelum dan sesudah terjadinya covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja keuangan PT Bank Mandiri (persero) Tbk sebelum dan saat pandemi covid-19 dengan mengunkakan rumus Arus Kas Operasi (AKO), Cakupan kas Terhadap Bunga (CKB), Pengeluaran Modal (PM), Total Hutang (TH) dan Laba Bersih. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan peusahaan PT. Bank Mandiri (persero) Tbk. Yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2017-2022. Sampel yan digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan pada perusahaan PT. Bank Mandiri (persero) Tbk. Metode yangg digunakan dalam penelian ini adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik dokumentasi yakni data sekunder. Data tersebut berupa laporan keuangan PT Bank Mandiri (persero) Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode enam tahun terakhir yakni tahun 2017-2022. Data di peroleh dengan cara mendownload melalui website www.idx.co.id. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan PT. Bank Mandiri (pesero) Tbk sebelum terjadinya pandemi covid-19 dapat dikatakan berkinerja kurang baik, karena dari lima rasio yang diperhitungkan dalam menilai kinerja keuangan semuanya menunjukkan nilainya dibawah kewajiban 1. Sedangkan kinerja keuangan PT. Bank Mandiri (persero) Tbk saat terjadinya pandemi covid-19 berkinerja baik jika dihitung menggunakan rumus rasio arus kas operasi(AKO), rasio total hutang (TH) dan rasio laba bersih. Dan berkinerja kurang baik jika di hitung menggunakan rumus cakupan bunga (CKB) dan rasio pengeluaran modal (PM).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMPONEN ARUS KAS DAN LABA KOTOR TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018 - 2021)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Arus kas sangat berguna untuk suatu sebagai dasar untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dan setara menilai kebutuhan perusahaan untuk menggunakan arus kas tersebut, sedangkan Laba kotor menyediakan angka yang berguna untuk mengevaluasi kinerja perusahaan dan menilai laba masa depan tentunya bermanfaat untuk prosepek usaha, sehingga memperoleh keuntungan dan mampu memenuhi tanggung jawabnya kepada pemilik, karyawan, masyarakat dan pemerintah (stakeholders). Harga saham merupakan harga penutupan pasar saham selama periode pengamatan untuk tiap-tiap jenis saham yang disajikan sampel dan pergerakannya senantiasa diamati oleh para investor. Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh komponen arus kas, laba kotor terhadap harga saham. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang pengaruh komponen arus kas, laba kotor terhadap harga saham. Penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linear berganda kemudian dilanjutkan dengan Uji Koefisien Determinsi (R), Uji (F) dan Uji Parsial (T). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahan-perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2021. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 23 perusahaan, metode penariakan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah (Purpossive Sampling) Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dalam hal ini yakni data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data di peroleh dengan cara mendonload melalui website www.idx.co.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variabel pertama Arus kas berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap harga saham, kemudian pada variabel kedua Laba kotor berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis pengelolaan cash flow (arus kas) sebagai sumber informasi di masa pandemi covid -19 pada KSP kopdit pintu air cabang malaka

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK “ANALISIS PENGELOLAAN CASH-LOW (ARUS KAS) SEBAGAI SUMBER INFORMASI DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA KSP KOPDIT PINTU AIR CABANG MALAKA. Penelitian ini meneliti mengenai analisis pengelolaan cash-flow (arus kas) masuk dan keluar sebagai sumber informasi di masa pandemi covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengelolaan cash flow (arus kas) sebagai sumber informasi di masa pandemi covid 19 pada Ksp Kopdit Pintu Air Cabang Malaka dalam melakukan pengelolaan arus kas masuk dan arus keluar yang baik sehingga dapat memberikan informasi yang jelas dan dapat diterima dengan selama masa pandemic covid-19 ini. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Jenis pengumpulan data yang digunakan yaitu mengumpulkan data, dikelompokan lalu disusun agar dapat diteliti berdasarkan teori yang relevan. Hasil analisis pada penelitian ini adalah Pengelolaan cash flow (arus kas) sebagai sumber informasi pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Malaka belum dikatakan baik atau kurang baik. Dan saran dari peneltian ini adalah dalam pengelolaan cash flow (arus kas) KSP Kopdit Pintu Air Cabang Malaka harus dapat memaksimalkan dalam mengelola laporan arus kas masuk dan yang didapat dari anggotannya dan arus kas keluar untuk beberapa pembayaran dan pemberian pinjaman sehingga memberikan informasi yang jelas dan dapat diterima dan juga proses dari anggota, oleh anggota, untuk anggota tetap dilakukan dan berjalan dengan lancar kedepannya terlepas dari pengaruh pandemi covid-19.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh laba kotor, laba operasi dan laba bersih dalam memprediksi arus kas di masa mendatang ( studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia).

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH LABA KOTOR, LABA OPERASI DAN LABA BERSIH DALAM MEMPREDIKSI ARUS KAS DI MASA MENDATANG (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI) ABSTRAKSI Oleh : Eneng Mardiana Patnay Nim : 17191554 Salah satu tujuan utama dari kegiatan operasi perusahaan adalah mendapatkan laba yang semaksimal mungkin dan laba tersebut akan dapat dilihat dari laporan laba rugi perusahaan. Laba mempunyai informasi yang sangat penting dan dibutuhkan oleh pihak internal maupun eksternal Laba adalah hasil pengurangan pendapatan atas beban, perusahaan menghasilkan laba jika pendapatan lebih besar dari bebannya. Laba kotor adalah selisih dari pendapatan perusahaan dikurangi dengan cost barang terjual. Cost barang terjual adalah semua biaya yang dikorbankan, untuk perusahaan pemanufakturan perhitungan dimulai dari tahap ketika bahan baku masuk ke pabrik, diolah, hingga dijual. Semua biaya-biaya langsung yang berhubungan dengan penciptaan produk tersebut dikelompokkan sebagai cost barang terjual. Angka laba bersih adalah angka yang menunjukkan selisih antara seluruh pendapatan dari kegiatan operasi perusahaan maupun non operasi perusahaan. Dengan demikian, sesungguhnya laba bersih ini adalah laba yang menunjukkan bagian laba yang akan ditahan di dalam perusahaan dan yang akan dibagikan sebagai dividen. Angka laba operasi adalah selisih laba kotor dengan biaya-biaya operasi.Biaya-biaya operasi adalah biaya-biaya yang berhubungan dengan operasi perusahaan atau biaya-biaya yang sering terjadi di dalam perusahaan dan bersifat operatif.Selain itu, biaya-biaya ini diasumsikan memiliki hubungan dengan penciptaan pendapatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa laba kotor tidak berpengaruh terhadap arus kas.Laba operasi memiliki pengaruh positif terhadap arus kas.Laba bersih memiliki pengaruh positif terhadap arus kas.Hasil pengujian ini diharapkan untuk menjadi bahan acuan bagi semua perusahaan, baik perusahaan kecil maupun perusahaan besar. Untuk memperbaiki pada kinerja laba kotor dan perusahaan-perusahaan yang menjadi uji penelitian harus memperhatikan laba kotor supaya perkembangannya tidak negative, jikalau perkembangannya negative maka akan berpengaruh pada perkembangan arus kas yang juga negative. Hal ini dikarenakan laba kotor sangat berpengaruh pada laporan keuangan perusahaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH INFORMASI LABA, ARUS KAS OPERASI DAN ZISE PERUSAHAAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTANIAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH INFORMASI LABA, ARUS KAS OPERASI DAN ZISE PERUSAHAAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTANIAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Perusahaan adalah suatu badan usaha yang melakukan kegiatan operasional dengan tujuan utamanya yaitu memaksimalkan laba atau keuntungan perusahaan agar dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya. Kelangsungan perusahaan dalam mengahasilkan laba atau keuntungan selama periode tertentu dapat diukur dengan melihat kemampuan dan kesuksesan perusahaan dalam menyediakan ketersediaan dana dan akses sumber dana yang besar memiliki pengaruh yang kuat terhadap kelangsungan hidup dalam perkembangan di dunia usaha. Dalam era persaingan usaha yang semakin kompetitif sekarang ini, perusahaan dituntut untuk dapat mengelola dan mempergunakan dana dengan sebaik mungkin salah satunya dengan mengelola dana ekternal perusahaan dalam pasar modal dimana pasar modal menjadi sarana pendanaan bagi perusahaan untuk menanamkan modal yang dimilikinya yang mengharuskan perusahaan bersaing secara sehat dalam rangka menarik investor agar menanamkan modal di perusahaannya dengan cara berinvestasi. Pasar modal memiliki peran penting bagi perekonomian suatu negara karena pasar modal menjalankan dua fungsi, yaitu sebagai sarana bagi pendanaan usaha atau sebagai sarana bagi perusahaan untuk mendapatkan dana dari masyarakat pemodal (investor). Tujuan dari investasi dalam pasar modal yaitu untuk mendapatkan return saham. Return merupakan hasil yang diperoleh dari investasi, atau dapat dikatakan keuntungan yang dinikmati investor atas investasi saham yang dilakukannya Jogiyanto, (2009). Saham banyak dipilih oleh para investor untuk menambah modal karena saham dapat memberikan tingkat keuntungan, akan tetapi saham tidak selalu menghasilkan keuntungan layaknya perdagangan pada umumnya. Oleh sebab itu dalam membuat keputusan investasi, investor sangat membutuhkan informasi yang akurat hal ini disebabkan karena investor mempunyai harapan dapat memperoleh keuntungan (return) berupa capital gain maupun dividend. Informasi yang paling mendasar bagi investor sebelum mengambil keputusan informasi adalah kinerja perusahaan yang tercermin dari laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi keuangan perusahaan yang di dalamnya mengandung informasi mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas entitas yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam pembuatan keputusan investasi. Salah satu informasi yang dapat meningkatkan return saham adalah informasi laba. Laba terdiri atas laba kotor, laba operasi, dan laba bersih. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan laba bersih dikarenakan laba bersih mempunyai kandungan informasi yang direaksi oleh investor dan mampu menggambarkan hubungan laba dengan return saham. Hal ini dikarenakan laba bersih mendapat perhatian lebih banyak daripada bagian laba lainnya dalam laporan keuangan. Laba bersih adalah pendapatan yang diterima perusahaan setelah mengurangkan seluruh biaya dengan pajak pendapatan. Menurut Sugiyono, (2010) Laba bersih adalah laba perusahaan yang dilaporkan dalam laporan laba rugi. Dalam penelitian ini laba rugi akuntansi tahunan perusahaan setelah dikurangi pajak. Laba bersih diperoleh dengan cara yaitu laba kotor dikurangi beban operasi dikurangi beban lain-lain ditambah pendapatan lain-lain kemudian dikurangi pajak. Selain itu arus kas operasi juga dapat mempengaruhi return saham. Menurut Lidayati (2020) menjelaskan bahwa Arus kas sebagai komponen penyusun laporan keuangan merupakan sumber informasi yang menjadi perhatian bagi investor. Laporan arus kas ditujukan untuk melaporkan penerimaan dan pengeluaran kas selama satu periode yang berasal dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Dalam penelitian ini, peneliti berfokus pada Arus Kas Operasi, dimana Aktivitas operasi berasal dari transaksi dan peristiwa lain yang mempengaruhi penetapan laba atau rugi bersih, dan merupakan indikator yang menentukan apakah dari operasi perusahaan dapat menghasilkan kas yang cukup untuk melunasi pinjaman, memelihara kemampuan operasi perusahaan, membayar dividen dan melakukan investasi baru tanpa mengandalkan sumber pendanaan dari luar, Nursita (2021: 2). Informasi penting lainnya yang sering digunakan oleh investor adalah menentukan size perusahaan yang merupakan salah satu alasan bagi investor dalam menanamkan modalnya dengan mempertimbangakn besar kecilnya suatu perusahaan. Besar kecilnya perusahaan akan mempengaruhi kemampuan dalam menanggung risiko yang timbul akibat berbagai situasi yang dihadapi perusahaan berkaitan dengan operasinya Ismail, (2004:52). Menurut Jogiyanto, (2015) Size atau ukuran perusahaan adalah suatu nilai yang menunjukkan besar kecilnya perusahan. Salah satu tolak ukur yang menunjukkan besar kecilnya perusahaan adalah ukuran aktiva dari perusahaan tersebut atau ukuran aktiva dipakai sebagai proxy besarnya perusahaan. Objek yang akan diteliti dalam penelitian ini perusahaan sektor pertanian yang terdiri dari beberapa sub sektor yang terdaftar di BEI antara lain yaitu Sub Sektor Tanaman Pangan, Sub Sektor Perkebunan, Sub Sektor Peternakan, Sub Sektor Perikanan, dan Sub Sektor Kehutanan. Dari jumlah populasi yang di uraikan, maka perusahaan yang dijadikan tempat acuan untuk melakuakan penelitan ini yaitu dari perusahaan Sub Sektor Perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2016-2020. Oleh sebab itu populasi perusahaan sub sektor perkebunan adalah sebanyak 18 perusahaan. Dari populasi tersebut peneliti menggunakan metode Purposive Sampling sehingga diperoleh sampel sebnyak 9 perusahaan. Data yang dikumpulkan dan dianalisis dengan metode analisis data. Data diuji menggunakan SPSS versi 16 dengan menggunakan Uji Regresi Linier Berganda dan Uji Hipotesis. Berdasarkan hasil analisis yang dipaparkan diatas dapat disimpulkan bahwa Secara Parsial Terdapat pengaruh positif dan signifikan Informasi Laba Terhadap Return Saham pada Perusahaan Sub Sektor Pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan hasil nilai sig 0,0050,05 dan nilai T_hitung 2.957>1.683, Selanjutnya Secara Parsial Terdapat pengaruh positif dan signifikan arus kas operasi terhadap return saham pada Perusahaan Sub Sektor Pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig 0,0000,05 dan nilai T_hitung 3.903>1.683, Selanjutnya Secara Parsial Terdapat pengaruh positif dan signifikan zise perusahaan terhadap return saham pada Perusahaan Sub Sektor Pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig 0,0250,05 dan nilai T_hitung 2.322>1.683. Kata kunci : Return Saham, Informasi Laba, Arus Kas Operasi Dan Zise Perusahaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail