ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA, PERPUTARAN KAS DAN PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP PROFITABILITAS PADA KSP KOPDIT SWASTI SARI OEBA Perputaran modal kerja (working capital turnover) yaitu rasio untuk mengukur atau menilai keefektifan modal kerja koperasi selama periode tertentu. Artinya seberapa banyak modal kerja berputar selama satu periode. Perputaran kas (cash turnover) adalah dimana koperasi menginvestasikan modal kerja yang dimiliki dalam kas, dari kas tersebut akan digunakan untuk membiayai kegiatan operasional kemudian sampai menjadi kas kembali. Perputaran piutang (receivable turnover) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur berapa lama penagihan piutang selama satu periode atau berapa kali dana yang tertanam dalam piutang berputar selama satu periode. Profitabilitas merupakan kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba, ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi profitabilitas diantaranya modal kerja, kas dan piutang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar pengaruh perputaran modal kerja, perputaran kas dan perputaran piutang terhadap profitabiltas pada KSP Kopdit Swasti Sari Oeba. Masalah yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah apakah perputaran modal kerja, perputaran kas dan perputaran piutang berpengaruh terhadap profitabilitas pada KSP Kopdit Swasti Sari Oeba. Variabel independen dalam penelitin ini adalah perputaran modal kerja, perputaran kas dan perputaran piutang. variabel dependen dalam penelitian ini adalah profitabilitas yang diukur dengan Return On Assets (ROA). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan KSP Kopdit Swasti Sari Oeba. Populasi dalam penelitian ini yaitu laporan keuangan KSP Kopdit Swasti Sari Oeba berdiri yaitu sejak 01 Februari 1988 sampai tahun 2021. Serta sampel diambil dari data laporan neraca dan sisa hasil usaha tahun 2017 sampai tahun 2021. Teknik pengumpulan datanya dalam penelitian ini berupa dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda kemudian pengujian hipotesisinya dilakukan secara uji koefisien determinasi (R2), uji simultan (Uji f) dan uji parsial (Uji t) dengan alat bantu Software SPSS versi 16. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perputaran modal kerja berpengaruh negatif terhadap profitabilitas, dibuktikan dengan nilai koefisien sebesar -0,003, nilai signifikan sebesar 0,357 > 0,05 dan nilai t sebesar -1,594. (2) perputaran kas berpengaruh positif terhadap profitabilitas, hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien sebesar 0,004 nilai signifikan sebesar 0,681 > 0,05 dan nilai t sebesar 0,547. (3) perputaran piutang berpengaruh positif terhadap profitabilitas, yang dibuktikan dengan nilai koefisien sebesar 0,005 nilai signifikan sebesar 0,838 > 0,05 dan nilai t sebesar 0,260. Secara simultan tidak terdapat pengaruh antara perputaran modal kerja, perputaran kas dan perputaran piutang terhadap profitabilitas, hal ini dibuktikkan dengan nilai nilai Fhitung sebesar 1,363 dengan nilai signifikan sebesar 0,545 > 0,05. Nilai R Squaredari variabel independen dalam penelitian ini sebesar 0,803 yang menunjukkan kontribusi pengaruh perputaran modal kerja, perputaran kas dan perputaran piutang terhadap profitabilitas sebesar 80,3% sedangkan sisanya 19,7% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Perusahaan yang sehat dapat dilihat dengan adanya perolehan laba dan arus kas. Semakin tinggi arus kas suatu perusahaan maka akan semakian baik perusahaan tersebut karena mampu dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Kemudian sama halnya dengan perputaran piutang dan perputaran persediaan perusahaan semakin tinggi mengindikasikan bahwa perusahaan mampu memenuhi utang jangka pendeknya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk mengetahui pengaruh Arus Kas Operasional terhadap Likuiditas, Untuk mengetahui pengaruh Perputaran Piutang terhadap Likuiditas dan Perputaran Persediaan terhadap Likuiditas. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sektor makanan olahan yang terdafta di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019 - 2021. Penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linear berganda kemudian dilanjutkan dengan Uji Koefisien Determinsi (R) dan Uji Parsial (T).
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahan-perusahaan sektor makanan olahan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, periode 2019-2021. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 14 perusahaan, metode penariakan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah (Purpossive Sampling) Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dalam hal ini yakni data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di BEI. Data di peroleh dengan cara mendonload melalui website www.idx.co.id.
Hasil penelitian Uji Koefisien Determinsi (R) bahwa Nilai R Sebesar 0,134 menunjukan bahwa korelasi atau keeratan hubungan antara arus kas operasi, perputaran piutang, perputaran persediaan dengan likuiditas mempunya hubungan yang rendah yaitu 13,4%. Nilai adjusted R Square (Aji R) atau koefisien determinasi R sebesar 0,018 mengidikasikan bahwa variasi arus kas operasi, perputaran piutang, perputaran persediaan hanya menjelaskan variasi likuiditas sebesar 1,8% sedangkan sisanya 98,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor dari luar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pertama arus kas operasional tidak berpengaruh signifikan terhadap likuiditas. Hal ini dibuktikan dengan thitung lebih besar dari ttabel dimana nilai t-hitung 2,145 dan t-tabel 0,720 dapat ditulis (0,720 < 2,145) dan nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 atau (0,476 > 0,05) artinya hipotesis Ho diterima dan Ha ditolak. Kemudian variabel kedua hasil penelitian menunjukan bahwa Tidak berpengaruh signifikan perputaran piutang terhadap likuiditas artinya hipotesis Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar thitung lebih kecil dari ttabel (0,381 < 2,145). Selanjutnya variabel ketiga tidak berpengaruh perputaran persediaan terhadap likuiditas artinya hipotesis Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini dibuktikan dengan koifisien regresi Sebesar thitung lebih kecil dari ttabel (-0,426 < 2,145).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSRTAK Perputaran piutang dan perputaran persediaan merupakan unsur aktiva lancar yang secara kontinyu mengalami perputaran. Perputaran piutang dan perputaran persediaan mempunyai peranan yang penting bagi perusahaan melalui pengelolaan perputaran piutang dan perputaran persediaan secara efektif dan efesien sehingga modal yang dibutuhkan semakin kecil dan dapat diperoleh tingkat profitabilitas yang tinggi Profitabilitas merupakan salah satu ukuran bahwa perusahaan bekerja secara efisien. Penelitian ini mengkaji tentang Pengaruh Perputaran Piutang dan Perputaran Persediaan terhadap Profitabilitas pada Perusahaan sub sektor Kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk mengetahui pengaruh Perputaran Piutang terhadap Profitabilitas dan Perputaran Persediaan terhadap profitabilitas. Penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linear berganda kemudian dilanjutkan dengan Uji Koefisien Determinsi (R) dan Uji Parsial (T). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahan-perusahaan sub sektor Kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, periode 2019-2021. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 7 perusahaan, metode penariakan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah (Purpossive Sampling) Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dalam hal ini yakni data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di BEI. Data di peroleh dengan cara mendonload melalui website www.idx.co.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Secara parsial Perputaran Piutang berpengaruh Positif tidak signifikan terhadap Profitabilitas (Return On Asset, Hasil kedua (2) secara parsial bahwa Perputaran Persediaan berpengaruh positif signifikan terhadap Profitabilitas (Return on Asset).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Koperasi berfungsi sebagai lembaga ekonomi yang mencari keuntungan untuk mensejahterakan para anggota pada khususnya, serta masyarakat sekitar pada umumnya. Peran dan manfaat koperasi di Indonesia sangatlah penting, karena koperasi membuka pintu gerbang Usaha Kecil dan Menengah (UKM), menciptakan masyarakat yang mandiri, penggerak perekonomian hingga menciptakan lapangan kerja baru. Penelitian ini di lakukan di Koperasi Simpan Pinjam Monafen, Amarasi Barat. Penelitian ini berjudul : “Tingkat Perputaran Kas, Perputaran Piutang, Likuiditas dan Pertumbuhan Koperasi di Koperasi Simpan Pinjam Monafen, Amarasi Barat” persoalan dalam penelitian ini adalah bagaimana mengukur tingkat perputaran kas, tingkat perputaran piutang, tingkat likuiditas dan pertumbuhan koperasi di KSP Monafen Amarasi Barat ?. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat perputaran kas, tingkat perputaran piutang, tingkat likuiditas dan pertumbuhan koperasi di KSP Monafen Amarasi Barat menggunakan Laporan Keuangan. Untuk menjawab persoalan dan tujuan dari penelitian ini, maka berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Perputaran Kas pada KSP Monafen menunjukan nilai yang sangatlah rendah untuk tahun 2019 sebesar 0,65% dan pada tahun 2020 sebesar 0,34%. Hal ini menunjukan bahwa rata-rata tingkat pengembalian piutang kepada KSP Monafen sangat rendah Tingkat likuiditas koperasi simpan pinjam Monafen di tahun 2019 sebesar 2,37% dan ditahun 2020 sebesar 2,20%. Dengan demikian bahwa KSP Monafen di anggap mampu dalam melunasi hutang jangka pendek, dikarenakan rasio lancar di atas 1. Tingkat pertumbuhan menunjukan bahwa laba KSP Monafen mengalami penurunan bahkan untuk tahun 2020 mencapai -0,40. Kata Kunci : Perputaran Kas,Perputaran Piutang, Likuiditas, Pertumbuhan Koperasi
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perusahaan adalah suatu badan usaha yang melakukan kegiatan operasional dengan tujuan utamanya yaitu memaksimalkan laba perusahaan agar dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya. Kelangsungan perusahaan dalam mengahasilkan laba selama periode tertentu dapat diukur dengan melihat kemampuan dan kesuksesan perusahaan dalam menggunakan aktivanya secara efektiv dan efisien untuk mengelola aktivitas operasional perusahaan. Untuk mencapai tujuannya, perusahaan harus dapat mengendalikan dan mengontrol kegiatan operasional diperusahaannya dengan memanfaatkan pihak-pihak yang berada dalam perusahaan yang memiliki wewenang, tugas dan tanggungjawab dalam pencapaian tujuan tersebut. Oleh karena itu manajer harus memiliki pemahaman yang profesional, khususnya para manajer keuangan. Seorang manajer keuangan dituntut untuk mampu memahami sumber-sumber dana yang dapat dipergunakan sebagai pendukung modal kerja (working capital) perusahaan. Dalam mendirikan suatu perusahaan dibutuhkan modal yang memadai karena jika tidak ada dana yang tersedia maka perusahaan tidak akan mungkin bisa membiayai kegiatan operasinya. Dengan begitu menjadi tanggung jawab seorang manajer keuangan untuk me-menage atau mengelola sumber dana yang dianggap potensial tersebut untuk dirubah menjadi nilai tambah yang bersifat suistainable (berkelanjutan) dan profitable (prospek keuntungan). Modal kerja dalam suatu perusahaan digunakan oleh perusahaan untuk membiayai kegiatan oprasional perusahaan, dengan adanya modal kerja perusahaan dapat beroperasi secara ekonomis dan efisien serta tidak mengalami kesulitan keuangan dalam keadaan mendesak. Modal kerja dalam suatu perusahaan selalu dalam keadaan berputar atau beroperasi untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan, perputaran modal kerja dimulai pada saat kas diinvestasikan dalam komponen modal kerja hingga investasi tersebut menghasilkan kas kembali. Apabila perusahaan meremehkan atau bertindak tidak serius dalam mengelola modal kerja, maka perusahaan tersebut diprediksi akan bermaslah dalam berkompetisi di pasar, termasuk memungkinkan perusahaan tersebut tidak mampu memanfaatkan modal kerja yang telah termiliki secara maksimal serta tepat sasaran. Modal kerja tidak boleh terlalu besar atau terlalu kecil dan juga harus dijaga tingkat kestabilannya agar tidak menimbulkan masalah. Kebijakan modal kerja adalah keputusan-keputusan kebijakan dasar yang berhubungan dengan tingkat sasaran untuk masing-masing kategori aktiva lancar dan bagaimana aktiva lancar tersebut didanai. Dari penjelasan tersebut dapat di tafsirkan bahwa kebijakan modal kerja bersifat sangat hati-hati (Prudent), dalam artian jika pihak manajer bertindak gegabah dengan menempatkan dana yang terlalu besar pada salah satu akun atau sebaliknya terlalu kecil maka dampaknya akan mengganggu stabilitas keuangan perusahaan. Berdasarkan penjelasan tersebut maka dalam penelitian ini peneliti bertujuan untuk mengukur kebutuhan modal kerja perusahaan, peneliti menggunakan metode untuk memperkirakan kebutuhan modal kerja secara terpisah, dimana kebutuhan modal kerja merupakan seberapa besar jumlah modal kerja yang dibutuhkan agar perusahaan mampu menjalankan kegiatan operasinya dengan modal kerja yang cukup, yang artinya tidak berlebihan atau kekurangan. Oleh sebab itu untuk menghitung kebutuhan modal kerja, terlebih dahulu peneliti akan menganalisis dari masing-masing elemen kebutuhan modal kerja yang terdiri dari tiga yaitu Kas, Piutang, Persediaan. Penelitian ini dilakukan Pada PT Astra Otopart Tbk Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2020. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Untuk Perputaran Kas pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 mengalami peningkatan dan penurunan. Perolehan Rata-rata Perputaran Kas pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan begitu baik dikarenakan melebihi standar industri yaitu 10 kali. Sedangkan untuk Lamanya Perputaran Kas mengalami penurunan dan peningkatan. Perolehan Rata-rata Lamanya Perputaran Kas pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan belum begitu baik dikarenakan masi berada diatas standar industri yaitu 15 Hari. Untuk hasil Perputaran Piutang pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016- 2020 fluktuasi. Sedangkan Perolehan Rata-rata Perputaran Piutang pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan tidak baik dikarenakan masih berada dibawah standar industri yaitu 15 kali. Sedangkan untuk Lamanya Perputaran Piutang mengalami peningkatan dan penurunan. Perolehan Rata-rata Lamanya Perputaran Piutang pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan baik dikarenakan masih berada dibawah standar industri yaitu 60 Hari. Untuk Perputaran Persediaan pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016- 2020 mengalami penurunan dan peningkatan. Perolehan Rata-rata Perputaran Persediaan pada PT Astra Otoparts Tbk dapat dikatakan tidak baik dikarenakan perolehan perputaran persediaan berada dibawah standar industri yaitu 20 kali. Sedangkan untuk Lamanya Perputaran Persediaan mengalami peningkatan. Perolehan Rata-rata Lamanya Perputaran Persediaan dapat dikatakan belum begitu baik dikarenakan perolehan lamanya perputaran persediaan berada diatas standar industri yaitu 20 Hari. Untuk Perputaran Modal Kerja pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016- 2020 mengalami peningkatan dan penurunan. Perolehan Rata-rata Perputaran Modal Kerja pada PT Astra Otoparts Tbk Tahun 2016-2020 dapat dikatakan belum begitu baik dikarenakan perolehan perputaran modal kerja berada dibawah standar industri yaitu 6 kali. Untuk Kebutuhan Modal Kerja pada PT Astra Otopart Tbk Tahun 2016- 2020 mengalami peningkatan dan penurunan. Perolehan Rata-rata Kebutuhan Modal Kerja pada PT Astra Otopart Tbk Tahun 2016-2020 dikatakan begitu baik dikarenakan pertumbuhan kebutuhan modal kerja mengalami fluktuasi dalam artian bahwa perusahaan mampu mengontrol kebutuhan modal kerja.