ANALISIS PENGARUH LABA KOTOR DAN TOTAL ARUS KAS TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Pada Perusahaan subsektor makanan dan minuman yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2019)
“ANALISIS PENGARUH LABA KOTOR DAN TOTAL ARUS KAS TERHADAP HARGA SAHAM ( STUDI PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BRUSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2019)” Salah satu bentuk informasi yang sering di pakai dari beberapa informasi adalah laporan keuangan yang dipublikasikan perusahan. Laporan keuangan di susun bukan saja untuk kepentingan manajemen perusahaan tetapi untuk pihak lain juga yang mempunyai kepentingan dengan data keuangan dalam perusahaan dan untuk mencapai tujuan tersebut maka setiap perusahaan yang go public di Brusa Efek Indonesia di wajibkan melaporkan laporanan keuangan tahunan. Dalam laporan keuangan terdapat salah satu laporan laba rugi, adalah laporan yang memberikan informasi mengenai kinerja sebuah perusahaan, dalam laporan laba rugi terdapat berbagai macam laba yaitu laba kotor, laba operasi dan laba bersih dan secara keseluruhan laba akuntansi mempunyai tujuan mengukur efesiensi manajer dalam mengelola perusahan. Laba kotor lebih terkendali oleh manajemen karena rekening biaya barang terjual menentukan daya saing produk di pasar. Selain Laba, laporan keuangan lainnya sperti arus kas berperan penting dalam memberikan informasi keuangan perusahaan kepada pengguna laporan keuangan terutama investor. Laporan arus kas akan memperlihat aliran kas dalam satu periode akan memberikan gambaran mengenai kemampuan perusahan dalam mengelola kas seomptimal mungkin. Arus kas akan menjadi pertimbangan bagi investor dalam melakukan investasi pada perusahan. Berdasarkan pengujian Hipotesis dalam penelitian ini hasil temuan penelitian dapat di simpulkan bahwa: a. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan pengaruh laba kotor terhadap harga Saham nilai Thitung -2.023 sedangkan Ttabel 1.7291 Thitung Ttabel (-2.023 1.7291) dengan tingkat signifikan sebesar 0,050 sama dengan tingkat signifikansi 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel laba kotor berpengaruh negative tidak signifikansi terhadap harga saham. bertentang denga penelitian dari Adiliawan (2010) yang menyatakan laba otor tidak berpengaruh signifikansi terhadap harga saham. b. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan pengaruh variabel nilai thitung 0,520 sedangkan Ttabel 1,7291 berarti Thitung Ttabel (0,520 1,7291) dan hasil uji ini Singnifikansi sebesar 0,606 yang lebih besar dari tingkat singnifikansi 0,05 sehingga dapat di simpulakan bahwa variabel Total arus kas berpengaruh negative tidak singnifikansi terhadap harga saham. Bertentangan dengan penelitian Hartono (2000) menyatakan total arus kas berpengaruh signifikansi terhadap harga saham.