ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui untuk menguji pengaruh laba terhadap return saham, untuk menguji pengaruh aru kas operasi terhadap return saham, untuk menguji pengaruh arus kas pendanaan terhadap return saham, untuk menguji pengaruh arus investasi terhadap return saham.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia (sub sektor formasi periode 2017-2022). Sampel dalam penelitian ini adalah 9 perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesi
(sub sektor formasi periode 2018-2022).
Hasil Penelitian ini untuk menguji pengaruh laba akuntansi, arus las operasi, arus kas investasi dan arus kas pendanaan terhada return saham perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian memberikan nilai R2 = 0,411,
yang berarti variansi data variabel independen dapat menjelaskan variansi data variabel independen sebesar 41,1% sedangkan sisa 58,9% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ikut dianalisis.
Selanjutnya hasil penelitian ini menunjukan bahwa laba akuntansi berpengaruh positif pada return saham. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi β1= 0,033. Oleh karena itu, hipotesa H1 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh
positif laba akuntansi terhdap return saham diterima. Hasil penelitian ini mendukung penelitian terdahulu oleh BQ. Susilawati (2020), yang membuktikan bahwa laba akuntansi berpengaruh positif signifikan terhadap return saham.
Selanjutnya, hasil penelitian ini menunjukan bahwa arus kas operasi berpengaruh positif pada return saham. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi β2= 0,069. Oleh karena itu, hipotesa H2 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh
positif arus kas operasi terhadap return saham diterima. Hasil penelitian ini mendukung penelitian terdahulu oleh Yahya dan Butar Butar (2019) pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2012-2016 membuktikan bahwa, arus kas
operasi, berpengaruh positif tidak signifikan terhadap return saham.
Kemudian, hasil penelitian ini menunjukan bahwa arus kas investasi tidak berpengaruh pada return saham. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi bertanda negatif β3 = -0,036. Oleh karena itu, hipotesa H3 yang menyatakan bahwa terdapat
pengaruh positif arus kas investasi terhadap return saham ditolak. Hasil penelitian ini mendukung penelitian terdahulu oleh Setiawan (2020) yang membuktikan bahwa arus kas investasi berpengaruh negatif terhadap return saham.
Akhirnya, hasil penelitian ini menunjukan bahwa arus kas pendanaan tidak berpengaruh pada return saham. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi bertanda negatif β4 = -0,054. Oleh karena itu, hipotesa H4 yang menyatakan bahwa terdapat
pengaruh positif arus kas pendanaan terhadap return saham ditolak. Hasil penelitian Ini mendukung penelitian terdahulu oleh Setiawan (2020) yang membuktikan bahwa arus kas investasi berpengaruh negatif signifikan terhadap return saham.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS FAKTOR –FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RETURN
SAHAM SEKTOR PERBANKAN YANG ADA DI BURSA EFEK
INDONESIA TAHUN 2018-2021
NAMA : MARIA DEFIANA LURUK
NIM : 18190202
FAKULTAS : EKONOMI
PROGRAM STUDI : AKUNTANSI
TAHUN PENULISAN : 2022
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh bukti secara empiris mengenai pengaruh inflasi dan tingkat suku bunga terhadap return saham pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2017-2019.
Jenis data yang digunakan dalampenelitian ini adalah data sekunder. Proses pemilihan sampel dalam penelitian ini yaitu perusahaan perbankanyang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2019 sebanyak 40 perusahaandengan jumlah periode pengamatan selama 3 tahun sehinggal jumlah seluruh sample sebanyak 120 perusahaan.
Tenik analisisyang di gunakandalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara persial variable inflasi tidak berpengaruh terhadap return saham sedangkan variable tingkat suku bunga berpengaruh terhadap return saham. Secara simulta varabel inflasi dan tingkat suku bungan berpengaru terhadap return saham. Kemudian kofesian determinasi (R2) menujukan bahwa hanya 13,2% return saham di pengaruhi oleh variable inflasidan tingkat suku bunga.
Sedangkan sisanya 86,8% di pengaruh oleh variable lain yang tidak di teliti dalampenelitian ini, seperti kurs valuta asing, deposito laba usaha.
Kata Kunci : inflasi tingkat suku bunga dan return saham.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
“PENGARUH ARUS KAS OPERASI DAN LABA AKUNTANSI TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN LQ-45 DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021” Bentuk laporan keuangan yang sering dipakai dari beberapa informasi adalah laporan keuangan yang dipublikasikan perusahaan. Laporan keuangan disusun bukan saja untuk kepentingan manajeman perusahaan tetapi untuk pihak lain juga yang mempunyai kepentingan dengan data keuangan dalam perusahaan dan untuk mencapai hal tersebut maka setiap perusahaan go public di Bursa Efek Indonesia diwajibkan melaporkan laporan keuangan tahunan.
Dalam laporan keuangan tersebut terdapat laporan arus kas operasi dan laba akuntansi. Laporan arus kas operasi adalah laporan yang memberikan informasi mengenai kemampuan entitas dalam mendapatkan arus kas, transaksi investasi dan pendapatan kas, kemampuan untuk membayar deviden dan kewajiban, keterangan atas perbedaan antara angka laba bersih dan kas bersih. Laporan laba adalah laporan yang memberikan informasi mengenai kinerja sebuah perusahaan yang didalamnya terdapat berbagai macam beban dan juga laba seperti laba kotor, laba operasi, laba bersih, laba sebelum pajak dan laba bersih sesudah pajak. Dalam website resmi Bursa Efek Indonesia, termuat data-data perusahaan seperti laporan keuangan yang sudah diaudit.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh arus kas operasi dan laba akuntansi terhadap return saham pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2017-2021. Arus kas operasi dan laba akuntansi digunakan sebagai variabel independen dan return saham digunakan sebagai variabel dependen.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021. Sampel berjumlah 24 perusahaan dengan periode 5 tahun. Metode pemilihan sampel adalah purposive sampling, jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan sumber data menggunakan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linear berganda. Pengujian dilakukan dalam penelitian ini dengan SPSS 24 for windows.
Hasil penelitian ini tidak ditemukan adanya pengaruh arus kas operasi dan laba akuntansi terhadap return saham pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2017-2021.
Kata Kunci : Arus Kas Operasi, Laba Akuntansi, Return Saham
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kinerja keuangan yang diukur dengan ROA berpengaruh signifikan terhadap return saham pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan untuk mengetahui apakah kebijakan dividen dapat memoderasi kinerja keuangan yang diukur dengan ROA terhadap return saham pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini di lakukan melalui studi dokumentasi ataupun studi pustaka yakni pengumpulan data pendukung literatur, penelitian terdahulu, laporan laporan yang di publikasikan untuk mendapatkan gambaran dari masalah yang akan di teliti serta melalui pengumpulan data sekunder yang di perlukan berupa laporan – laporan yang di publikasikan oleh Bursa Efek Indonesia yang berasal dari situs https://www.idx.co.id/ .
Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah puposive sampling dengan total sampel sebanyak 9 Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan data dari tahun 2017 – 2021.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan yang diukur dengan ROA berpengaruh signifikan terhadap return saham pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Kebijakan dividen tidak dapat memoderasi kinerja keuangan yang diukur dengan ROA terhadap return saham pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengembalian saham ialah perbedaan antara harga jual saham dan harga beli.Apabila hargasaham tinggi maka semakin tinggi harga beli yang dapat menaikkan keuntungan investor. Jikainvestor ingin memperoleh keuntungan yang tinggi dalam hal ini perlu mengambil risiko tinggi dan sebaliknya jika investor ingin memperoleh keuntungan yang rendah dalam hal ini investor akan mengambil resikorendah (Arista & Astohor,2013). Kenaikan atau menurunnya perolehan saham yang diterimanya bisa ditetapkan oleh kinerja keuangan perusahaan.
Dalam memperkirakan keuntungan saham terdapat faktor yang memberi pengaruh terhadap investor serta menjadi sebuah standar investor diantaranya ialah menilai kinerja keuangan suatu perusahaan untuk menetapkan pilihan saham perusahaan.Apabila keadaan keuangan perusahaan membaik, dalam hal ini perusahaan bisa membagikan dividen terhadap investor yang bisa mengembangkan perolehan saham pada sebuah perusahaan.
Faktor yang perlu di amati terhadap return saham ialah Economic Value Added (EVA),yang dijadikan penentu berhasilnya manajemen perusahaan untuk mengembangkan nilai perusahaantersebut (Tandelilin, 2001:195). Melalui penggunaan analisa EVA akan memiliki dampak yang lebihbaik pada return saham dikarenakan EVA ialah sebuah sisa perolehan laba yang mana tingginya nilaiEVA yang mana bisa berpengaruh terhadap return yang diterimanya oleh investor.
Kesuksesan suatu perusahaan dalam mempertimbangkan eksistensinya tidak luput dari peran manejemen keuangan dan pengaruh keputusan keuangan yang telah dilakukan. Secara normative tujuan keputusan keuangan yang dilakukan adalah meningkatkan kemamkmuran peningkatan pemilik perusahaan yang ditujukan dengan meningkatnya nilai perusahaan dan harga saham bagi perusahaan yang telah go publib.
Tujuan perusahan merupakan cara mengukur efektitifitas setiap kegiatan perusahaan tetapi diera globalisasi seperti sekarang tanggung jawab kepada seluruh stakeholder juga memengam peranan yang sangat penting.Perusahaan dituntuk mempertimbangkan setiap aktifitas yang dilakukan agar dapat menghasilkan tingkat return (pendapatan)yang dapat meningkatkan nilai perusahaan. Jika mampu menghasilkan pendapatan yang melebihi resiko yang ditangung oleh perusahaan.
Setiap perusahaan dalam menjalankan operasionalnya harus memiliki tujuan jangka panjang dan jangka pendek. Tujuan jangka panjang perusahaan adalah untuk memaksimalkan nilai perusahaan dengan cara meningkatkan pertumbuhan perkembangan perusahaan sehingga dapat memberikan kemakmuran bagi pemegang saham khususnyaadalah untuk mendapatkan laba yang optimal dan untuk mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan,sedangkan untuk tujuan jangka pendek adalah untuk memperoleh laba.
Return saham merupakan pendapatan yang diterima oleh pemegang saham berupa dividen yang dibayar oleh perusahaan maupun Capital Gain yaitu selisi antara harga jual dan harga beli saham.Pengembalian saham ialah perbedaan antar harga jual saham dan harga beli.Apabila harga saham tinggi maka semakin tinggi harga beli, yang dapat menaikkan keuntungan investor.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perusahaan yang mempublik di bursa efek sangat memperhatikan kinerja keuangan perusahaannya. Hal tersebut karena para investor akan bereaksi dengan cara membeli, menjual atau mempertahankan saham yang dimiliki, jika kinerja perusahaan yang tampak dalam laporan keuangan sesuai atau tidak sesuai harapan. Tindakan investor atau calon investor (pelaku pasar) berdasarkan informasi dalam laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan, akan menyebabkan perubahan harga saham. Perubahan harga saham tersebut akan berakibat pada besarnya return saham yang diharapkan.
Berdasarkan hasil penelitian, dibuktikan bahwa Laba Akuntansi (LA) berpengaruh positif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar +0.906. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H1 yang menyatakan bahwa LA berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham diterima.
Peneliti terdahulu Rosyidah dan subakir (2020) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Laba Akuntansi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Penelitian ini membuktikan bahwa Arus Kas Operasi (AKO) berpengaruh negatif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,995. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H2 yang menyatakan bahwa AKO berpengaruh positif signifikan terhadap Perubahan Return Saham ditolak.
Peneliti terdahulu Nursita (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Operasi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Berdasarkan hasil penelitian, dibuktikan bahwa Arus Kas Investasi (AKI) berpengaruh positif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,034. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H3 yang menyatakan bahwa AKI berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham diterima, karena hasil regresi menunjukkan nilai positif.
Peneliti terdahulu Pratiwi (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Investasi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Penelitian ini membuktikan bahwa Arus Kas Pendanaan (AKP) berpengaruh negatif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,541 (bertanda negatif). Dengan hasil tersebut maka hipotesa H4 yang menyatakan bahwa AKP berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham ditolak.
Peneliti terdahulu Nursita (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Pendanaan secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Berdasarkan kesimpulan dan implikasi teoritis di atas maka dapat di buat beberapa saran yang berguna untuk peneliti selanjutnya : Perusahaan harus memperhatikan nilai perusahaan melalui variable yang berpengaruh terhadap perubahan return saham. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat melakukan penelitian yang lebih lanjut berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan return saham.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Adanya ketidak sesuaian antara teori menurut Suad Husnan yang menyatakan bahwa setiap perusahaan memilki kemampuan untuk meningkatkan laba, cenderung harga sahamnya juga akan meningkat. Artinya apabila perusahaan mendapatkan laba yang semakin besar maka secara teoritis perusahaan akan mampu membagikan deviden yang semakin besar dan akan berpengaruh positif terhadap return saham, dengan fenomena mengenai penurunan laba yang diimbangi dengan kenaikan return saham serta sebaliknya. Dan adanya ketidak konsisten akan hasil akhir yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya mengenai arus kas, maka dari itu dengan adanya perbedaan tersebut mendorong peneliti untuk melakukan penelitian lanjutan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh Total Arus Kas terhadap Return Saham dan Laba Bersih terhadap Return Saham pada perusahaan manufaktur sub sektor kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2017- 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linear berganda kemudian dilanjutkan dengan Uji Koefisien Determinasi (R2), Uji Parsial (T). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahan-perusahaan sub sektor Kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, tahun 2017-2021. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 5 perusahaan, metode penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purpossive Sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dalam hal ini yakni data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di BEI. Data di peroleh dengan cara mendownload melalui website www.idx.co.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Secara parsial Total Arus Kas tidak berpengaruh terhadap Return Saham (2) Secara parsial Laba Bersih tidak berpengaruh terhadap Return saham.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam penelitian ini ada 2 (dua) konsep penelitian yang digunakan yaitu : pertama, Laba komprehensif adalah perubahan ekuitas dalam sebuah perusahaan selama suatu periode dari transaksi dan kejadian lain serta yang berasal dari sumber non pemilik. Kedua, Return saham adalah keuntungan yang dinikmati investor atas investasi saham yang dilakukannya. Return tersebut memiliki dua komponen yaitu current income dan capital gain (Wahyudi, 2003). Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020. Dalam penelitian ini, sampel yang dipilih adalah perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2016-2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Teknik dokumentasi adalah cara yang digunakan untuk memperoleh data dengan menganalisis informasi yang didokumentasikan dalam bentuk tulisan atau bentuk-bentuk yang lain, karena peneliti menggunakan data sekunder yang di dapat di internet dan literatur terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa laba komprehensif secara simultan berdasarkan hasil uji t dengan nilai signifikan (0,000 0.05) dan diperoleh t 0,452 t tabel 2,024. Sehingga hipotesis yang berbunyi terdapat berpengaruh laba komprehensif terhadap return saham secara positif diterima. Berdasarkan hasil analisis tingkat signifikan nilai F hitung 204 > F tabel 4,10. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara laba komprehensif terhadap return saham. Berdasarkan hasil uji hipotesis di atas, dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti laba komprehensif berpengaruh positif terhadap return saham.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH INFORMASI LABA, ARUS KAS OPERASI DAN ZISE PERUSAHAAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTANIAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Perusahaan adalah suatu badan usaha yang melakukan kegiatan operasional dengan tujuan utamanya yaitu memaksimalkan laba atau keuntungan perusahaan agar dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya. Kelangsungan perusahaan dalam mengahasilkan laba atau keuntungan selama periode tertentu dapat diukur dengan melihat kemampuan dan kesuksesan perusahaan dalam menyediakan ketersediaan dana dan akses sumber dana yang besar memiliki pengaruh yang kuat terhadap kelangsungan hidup dalam perkembangan di dunia usaha. Dalam era persaingan usaha yang semakin kompetitif sekarang ini, perusahaan dituntut untuk dapat mengelola dan mempergunakan dana dengan sebaik mungkin salah satunya dengan mengelola dana ekternal perusahaan dalam pasar modal dimana pasar modal menjadi sarana pendanaan bagi perusahaan untuk menanamkan modal yang dimilikinya yang mengharuskan perusahaan bersaing secara sehat dalam rangka menarik investor agar menanamkan modal di perusahaannya dengan cara berinvestasi. Pasar modal memiliki peran penting bagi perekonomian suatu negara karena pasar modal menjalankan dua fungsi, yaitu sebagai sarana bagi pendanaan usaha atau sebagai sarana bagi perusahaan untuk mendapatkan dana dari masyarakat pemodal (investor). Tujuan dari investasi dalam pasar modal yaitu untuk mendapatkan return saham. Return merupakan hasil yang diperoleh dari investasi, atau dapat dikatakan keuntungan yang dinikmati investor atas investasi saham yang dilakukannya Jogiyanto, (2009). Saham banyak dipilih oleh para investor untuk menambah modal karena saham dapat memberikan tingkat keuntungan, akan tetapi saham tidak selalu menghasilkan keuntungan layaknya perdagangan pada umumnya. Oleh sebab itu dalam membuat keputusan investasi, investor sangat membutuhkan informasi yang akurat hal ini disebabkan karena investor mempunyai harapan dapat memperoleh keuntungan (return) berupa capital gain maupun dividend. Informasi yang paling mendasar bagi investor sebelum mengambil keputusan informasi adalah kinerja perusahaan yang tercermin dari laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi keuangan perusahaan yang di dalamnya mengandung informasi mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas entitas yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam pembuatan keputusan investasi. Salah satu informasi yang dapat meningkatkan return saham adalah informasi laba. Laba terdiri atas laba kotor, laba operasi, dan laba bersih. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan laba bersih dikarenakan laba bersih mempunyai kandungan informasi yang direaksi oleh investor dan mampu menggambarkan hubungan laba dengan return saham. Hal ini dikarenakan laba bersih mendapat perhatian lebih banyak daripada bagian laba lainnya dalam laporan keuangan. Laba bersih adalah pendapatan yang diterima perusahaan setelah mengurangkan seluruh biaya dengan pajak pendapatan. Menurut Sugiyono, (2010) Laba bersih adalah laba perusahaan yang dilaporkan dalam laporan laba rugi. Dalam penelitian ini laba rugi akuntansi tahunan perusahaan setelah dikurangi pajak. Laba bersih diperoleh dengan cara yaitu laba kotor dikurangi beban operasi dikurangi beban lain-lain ditambah pendapatan lain-lain kemudian dikurangi pajak. Selain itu arus kas operasi juga dapat mempengaruhi return saham. Menurut Lidayati (2020) menjelaskan bahwa Arus kas sebagai komponen penyusun laporan keuangan merupakan sumber informasi yang menjadi perhatian bagi investor. Laporan arus kas ditujukan untuk melaporkan penerimaan dan pengeluaran kas selama satu periode yang berasal dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Dalam penelitian ini, peneliti berfokus pada Arus Kas Operasi, dimana Aktivitas operasi berasal dari transaksi dan peristiwa lain yang mempengaruhi penetapan laba atau rugi bersih, dan merupakan indikator yang menentukan apakah dari operasi perusahaan dapat menghasilkan kas yang cukup untuk melunasi pinjaman, memelihara kemampuan operasi perusahaan, membayar dividen dan melakukan investasi baru tanpa mengandalkan sumber pendanaan dari luar, Nursita (2021: 2). Informasi penting lainnya yang sering digunakan oleh investor adalah menentukan size perusahaan yang merupakan salah satu alasan bagi investor dalam menanamkan modalnya dengan mempertimbangakn besar kecilnya suatu perusahaan. Besar kecilnya perusahaan akan mempengaruhi kemampuan dalam menanggung risiko yang timbul akibat berbagai situasi yang dihadapi perusahaan berkaitan dengan operasinya Ismail, (2004:52). Menurut Jogiyanto, (2015) Size atau ukuran perusahaan adalah suatu nilai yang menunjukkan besar kecilnya perusahan. Salah satu tolak ukur yang menunjukkan besar kecilnya perusahaan adalah ukuran aktiva dari perusahaan tersebut atau ukuran aktiva dipakai sebagai proxy besarnya perusahaan. Objek yang akan diteliti dalam penelitian ini perusahaan sektor pertanian yang terdiri dari beberapa sub sektor yang terdaftar di BEI antara lain yaitu Sub Sektor Tanaman Pangan, Sub Sektor Perkebunan, Sub Sektor Peternakan, Sub Sektor Perikanan, dan Sub Sektor Kehutanan. Dari jumlah populasi yang di uraikan, maka perusahaan yang dijadikan tempat acuan untuk melakuakan penelitan ini yaitu dari perusahaan Sub Sektor Perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2016-2020. Oleh sebab itu populasi perusahaan sub sektor perkebunan adalah sebanyak 18 perusahaan. Dari populasi tersebut peneliti menggunakan metode Purposive Sampling sehingga diperoleh sampel sebnyak 9 perusahaan. Data yang dikumpulkan dan dianalisis dengan metode analisis data. Data diuji menggunakan SPSS versi 16 dengan menggunakan Uji Regresi Linier Berganda dan Uji Hipotesis. Berdasarkan hasil analisis yang dipaparkan diatas dapat disimpulkan bahwa Secara Parsial Terdapat pengaruh positif dan signifikan Informasi Laba Terhadap Return Saham pada Perusahaan Sub Sektor Pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan hasil nilai sig 0,0050,05 dan nilai T_hitung 2.957>1.683, Selanjutnya Secara Parsial Terdapat pengaruh positif dan signifikan arus kas operasi terhadap return saham pada Perusahaan Sub Sektor Pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig 0,0000,05 dan nilai T_hitung 3.903>1.683, Selanjutnya Secara Parsial Terdapat pengaruh positif dan signifikan zise perusahaan terhadap return saham pada Perusahaan Sub Sektor Pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig 0,0250,05 dan nilai T_hitung 2.322>1.683. Kata kunci : Return Saham, Informasi Laba, Arus Kas Operasi Dan Zise Perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan hasil pengujian Anova atau F diatas, maka F hitung sebesar 3,741 dan F tabel sebesar 0,162, dapat dilihat F hitung lebih besar dari F tabel (3,741>0,162) dan sig hitung lebih kecil dari ɑ 5% (0,0100,05). Dengan hasil tersebut menunjukkan bahwa variabel-variabel independen berpengaruh signifikan secara bersama-sama (simultan) terhadap variabel dependen. Dari hasil uji Anova diperoleh t-tabel 3,579 lebih besar dari t-hitung 2,196 atau sig sebesar 0,38 lebih kecil dari 0,05. Dengan hasil ini, pengaruh aset cepat atas persediaan (Quick Asset Inventory) adalah sigifikan terhadap return saham. xvii Berdasarkan hasil tersebut, hipotesis menyatakan bahwa aset cepat atas persediaan (Quick Asset Inventory) berpengaruh positif terhadap return saham. Dari hasil uji Anova diperoleh t-tabel 3,579 lebih besar dari t-hitung -1,630 atau sig sebesar 1,17 lebih besar dari 0,05. Dengan hasil ini, pengaruh margin laba bersih (Net Profit Margin) adalah tidak signifikan terhadap return saham. Berdasarkan hasil tersebut, hipotesis menyatakan bahwa margin laba bersih (Net Profit Margin) tidak berpengaruh terhadap return saham.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perusahaan perbankan merupakan lembaga yang memegang peranan penting
dalam kegiatan perekonomian suatu negara. Peningkatan kinerja perusahaan bank
di suatu negara dapat dijadikan tolak ukur bagi perkembangan pembangunan
negara tersebut. Semakin maju suatu negara maka semakin besar pula perannya.
Oleh sebab itu dalam penelitian ini peneliliti akan menganalisis laporan
keuangan perusahaan perbankan untuk menggambarkan kondisi baik atau
buruknya kinerja keuangan suatu perusahaan perbankan.Kinerja keuangan adalah
gambaran dari pencapaian keberhasilan perusahaan dapat diartikan sebagai hasil
yang telah dicapai atas berbagai aktivitas yang telah dilakukan. Selain dari pada
itu kinerja keuangan merupakan pekerjaan formal yang dilakukan oleh
perusahaan, untuk mengukur keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan laba,
sehingga dapat diketahui prospek, pertumbuhan dan potensi perusahaan untuk
perkembangan yang baik.Perusahaan mengandalkan sumber daya yang ada. Cara
Pengukuran kinerja keuangan perusahaan adalah dengan menggunakan rasio
keuangan. Sehingga rasio keuangan menunjukkan perubahan dalam kondisi
keuangan perusahaan serta potensi perusahaan dalam mengelola kekayaan
perusahaan dalam meningkatkan nilai perusahaan.
Berdasarkan penjelasan tersebut, untuk melihat nilai suatu perusahaan dapat
dilihat berdasarkan return saham yang diperoleh perusahaan dari investasi.Perlu
untuk diketahui bahwa Return saham merupakan salah satu dayatarik bagi investor dalam menanamkan modalnya dalam bentuk saham, dimana return dapat
memberikan keuntungan yang cukup besar, namun kadang juga mampu
memberikan kepuasan tersendiri. Selain dari pada itu return saham selalu
dijelaskan dengan variabel funda mental. Informasi funda mental secara umum
dapat digambarkan sebagai informasi yang berkaitan dengan data keuangan
historis suatu perusahaan. Rasio keuangan yang dapat digunakan untuk
memprediksi return saham adalah Loan to Deposit Ratio ( LDR), Net Profit
Margin (NPM), dan Capital Adequacy Ratio (CAR).
Oleh sebab itu dalam penelitian ini, penelitian bertujuan untuk menganalisis
apakah terdapat pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham pada
Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh Perusahaan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia yaitu sebanyak 45 Perusahaan Perbankan. Dan sampel yang akan
diteliti dalam penelitian ini adalah sebanyak 10 Perusahaan Perbankan yang
memenuhi kriteria yang diajukan oleh peneliti dengan menggunakan teknik
pengambilan sampel secara Purpose Sampling.
Dari hasilanalisis yang dilakukan peneliti menyatakan bahwa untuk Uji atau
secara parsial terdapat pengaruh Loan to Deposit Ratio (X1), Net Profit Margin
(X2), Capital Adequacy Ratio (X3) terhadap Return Saham (Y) pada Perusahaan
Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2019. Hal ini
dibuktikan dengan perolehan Loan to Deposit Ratio (X1) nilai signifikan adalah
sebesar 0,001 < 0,05 dan nilaithitung 3,598 >1,679 , untuk variable Net Profit
Margin (X2) diperoleh nilai signifikan adalah sebesar 0,007 > 0,05 dan nilaithitung
2,864 >1,679 dan untuk variabel Capital Adequacy Ratio (X3) diperoleh nilai signifikan adalah sebesar 0,027 < 0,05 dan nilait hitung2,318 > 1,688.Untuk Uji F
atau secara bersama-sama atau simultan terdapat pengaruh Loan to Deposit Ratio
(X1), Net Profit Margin (X2), Capital Adequacy Ratio (X3)terhadap Return
Saham (Y). hal ini dibuktikan dengan perolehan tingkat signifikansi sebesar
0.000<0.05. Sedangkan untuk Uji Determinasi di dapati nilai R2 sebesar 0,628
yang artinya bahwa perolehan R2 sebesar 62,8% variable return saham (Y) dapat
dijelaskan oleh variable Loan to Deposit Ratio (X1) dan Net Profit Margin (X2)
dan Capital Adequacy Ratio (X3). Sedangkan selisihnya 37,2% dijelaskan oleh
variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Sehingga berdasarkan hasil analisis yang dilakaukan oleh peneliti maka
dalam penelitian ini peneliti dapat memberikan beberapa saran bagi perusahaan
dan penelitian selanjutnya. Saran bagi perusahaan diharapkan dari hasil analisis
yang dilakukan oleh peneliti bisa menjadi bahan pertimbangan untuk
pengambilan keputusan berkaitan dengan pengaruh kinerja keuangan yang
diantarnya terdiri dari Loan to Deposit Ratio, Net Profit Margin, Capital
Adequacy Ratio sebagai acuan dalam meningkatkan return saham. Saran yang
dapat diberikan untuk penelitian selanjutnya adalah diharapkan dapat menambah
variable independen lainnya yang dapat mengukur return saham.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh Earning Per Share (EPS), Price EarningRatio (PER), Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Return Saham pada perusahaan Farmasi yang terdaftat di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016-2019.Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah 10 perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).Untuk pengambilan sampel, peneliti menggunakan teknik purpose sampling, yang artinya perusahaan yang memenuhi ktriteria-kriteria tertentu, dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 7 dari 10 perusahaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan program SPSS. Maka dari hasil penelitian tersebut menunjukkan secara parsial Earning Per Share (EPS), Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh signifikan terhadap Return Saham. Sedangkan Price Earning Ratio(PER) tidak berpengaruh terhadap Return Saham. Kata Kunci : Earning Per Share (EPS), Price EarningRatio (PER), Debt to Equity Ratio (DER), Return Saham