ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui untuk menguji pengaruh laba terhadap return saham, untuk menguji pengaruh aru kas operasi terhadap return saham, untuk menguji pengaruh arus kas pendanaan terhadap return saham, untuk menguji pengaruh arus investasi terhadap return saham.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia (sub sektor formasi periode 2017-2022). Sampel dalam penelitian ini adalah 9 perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesi
(sub sektor formasi periode 2018-2022).
Hasil Penelitian ini untuk menguji pengaruh laba akuntansi, arus las operasi, arus kas investasi dan arus kas pendanaan terhada return saham perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian memberikan nilai R2 = 0,411,
yang berarti variansi data variabel independen dapat menjelaskan variansi data variabel independen sebesar 41,1% sedangkan sisa 58,9% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ikut dianalisis.
Selanjutnya hasil penelitian ini menunjukan bahwa laba akuntansi berpengaruh positif pada return saham. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi β1= 0,033. Oleh karena itu, hipotesa H1 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh
positif laba akuntansi terhdap return saham diterima. Hasil penelitian ini mendukung penelitian terdahulu oleh BQ. Susilawati (2020), yang membuktikan bahwa laba akuntansi berpengaruh positif signifikan terhadap return saham.
Selanjutnya, hasil penelitian ini menunjukan bahwa arus kas operasi berpengaruh positif pada return saham. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi β2= 0,069. Oleh karena itu, hipotesa H2 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh
positif arus kas operasi terhadap return saham diterima. Hasil penelitian ini mendukung penelitian terdahulu oleh Yahya dan Butar Butar (2019) pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2012-2016 membuktikan bahwa, arus kas
operasi, berpengaruh positif tidak signifikan terhadap return saham.
Kemudian, hasil penelitian ini menunjukan bahwa arus kas investasi tidak berpengaruh pada return saham. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi bertanda negatif β3 = -0,036. Oleh karena itu, hipotesa H3 yang menyatakan bahwa terdapat
pengaruh positif arus kas investasi terhadap return saham ditolak. Hasil penelitian ini mendukung penelitian terdahulu oleh Setiawan (2020) yang membuktikan bahwa arus kas investasi berpengaruh negatif terhadap return saham.
Akhirnya, hasil penelitian ini menunjukan bahwa arus kas pendanaan tidak berpengaruh pada return saham. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi bertanda negatif β4 = -0,054. Oleh karena itu, hipotesa H4 yang menyatakan bahwa terdapat
pengaruh positif arus kas pendanaan terhadap return saham ditolak. Hasil penelitian Ini mendukung penelitian terdahulu oleh Setiawan (2020) yang membuktikan bahwa arus kas investasi berpengaruh negatif signifikan terhadap return saham.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Book tax differences adalah perbedaan besaran laba akuntansi atau laba komersial dengan laba fiskal atau penghasilan kena pajak. Martani menyatakan bahwa, laba akuntansi adalah laba atau rugi bersih selama satu periode sebelum dikurangi beban pajak yang dihitung berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku umum, sedangkan laba kena pajak atau laba fiskal (rugi pajak atau rugi fiskal) adalah laba (rugi) selama satu periode yang dihitung berdasarkan peraturan yang ditetapkan oleh Otoritas Pajak atas pajak penghasilan yang terutang (dilunasi). Persoalan Penelitian yang diteliti dalam skripsi ini yaitu (1) Apakah perbedaan laba akuntansi dan laba fiskal (Book-Tax Differences) permanen berpengaruh terhadap pertumbuhan laba? (2) Apakah perbedaan laba akuntansi dan laba fiskal (Book-Tax Differences) temporer berpengaruh terhadap pertumbuhan laba? Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk menguji pengaruh perbedaan laba akuntansi dan laba fiskal (Book-Tax Differences) permanen berpengaruh terhadap pertumbuhan laba. (2) Untuk menguji pengaruh perbedaan laba akuntansi dan laba fiskal (Book-Tax Differences) temporer berpengaruh terhadap pertumbuhan laba. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang Pengaruh Perbedaan Laba Akuntansi dan Laba Fiskal (Book-Tax Differences) Terhadap Pertumbuhan Laba. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan keramik, porselen, dan kaca dari tahun 2018-2021 di Bursa Efek Indonesia yang berjumlah 8 perusahaan. Data penelitian diperoleh dari data kuantitatif dengan metode dokumentasi, yaitu dengan mempelajari, mengklasifikasikan, dan menganalisis data sekunder berupa catatan-catatan, laporan keuangan tahunan pada perusahaan manufaktur sub sektor keramik, porselen, dan kaca yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2018-2021. Metode yang digunakan adalah metode purposive sampling, sampel yang diperoleh sebanyak 7 perusahaan. Hipotesis dalam penelitian ini diuji menggunakan analisis linear berganda. Variabel yang diuji dalam penelitian ini adalah perbedaan permanen, perbedaan temporer, pertumbuhan laba yang merupakan proksi dari book tax differences. Pertumbuhan laba yang digunakan dihitung dengan cara mengurangkan laba periode berjalan dengan laba periode sebelumnya kemudian dibagi dengan laba pada periode sebelumnya. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa permanen dan temporer berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba. Perbedaan permanen book-tax berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba. Hal ini ditunjukan dengan nilai sebesar 0,546. Perbedaan temporer book-tax berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba. Hal ini ditunjukan dengan nilai sebesar -1.056
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis Penjualan Energi Litrik Dalam Meningkatkan Perolehan Laba Pada PT. PLN (Persero) Di Wilayah Sumba Timur. Penjualan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh penjual dalam menjual barang atau jasa dengan harapan akan memperoleh laba dari adanya transaksi-transaksi tersebut dan penjualan dapat diartikan sebagai pengalihan atau pemindahan hak kepemilikan atas barang atau jasa dari pihak penjualan ke pembeli. Penjualan diharapakn dapat menghasilkan laba untuk keberlangsungan perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penjualan energi listrik dalam menigkatkan perolehan laba pada PT. PLN (Persero) Wilayah Sumba Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini di lakukan pada PT. PLN (Persero) Di Wilayah Sumba Timur, sumber data yang digunakan yaitu berupa dokumentasi dan wawancara yang berkaitan dengan penjualan energi listrik dalam meningkatkan perolehan laba.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penjualan energi listrik dan pertumbuhan penjualan mengalami peningkatan pada tahun 2019 -2021, yaitu pada tahun 2019 penjualan yang diperoleh perusahaan sebesar 83.342.216, pertumbuhan penjualan sebesar 11.13%, dan pada tahun 2020 penjualan yang diperoleh perusahaan sebesar 95.964.509, pertumbuhan penjualan 15,15%. Sedangkan pada tahun 2021 penjualan yang diperoleh perusahaan sebesar
101.670.061, pertumbuhan penjualan 15,32%. Sedangkan Penerimaan laba bersih yang di alami oleh PT. PLN (Persero) Wilayah Sumba Timur pada tahun 2019 –
2021 mengalami fluktuasi. Pada tahun 2019 laba bersih perusahaan sebesar
57.875.818.228, ditahun 2020 laba bersih yang dihasilakan perusahaan sebesar
66.712.091.708, dan pada tahun 2021 laba bersih mengalami penurunan sebesar
50.404.974.773. dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa penjualan belum dapat menghasilkan laba yang optimal. Hal ini dapat dilihat bawah nilai penjualan pada setiap tahunnya meningkat, akan tetapi perusahaan belum mampu mengefisiensikan beban operasionalnya hal ini dapat dilihat dari beban operasioanal mengalami peningkatan setiap tahunnya sehingga mengakibatkan laba bersihnya mengalami fluktuasi. Saran dari penelitian ini hendaknya pemerintah mengatasi kenaikan nilai kurs dan perusahaan lebih menerapkan sistem pengawasan agar tidak terjadi penurunan laba karena laba dapat menjamin keberlangsungan perusahaan serta agar tujuan yang diharapakan oleh perusaahan dapat dicapai.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul :”Analisis Trend Atas Kontribusi Laba Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Studi Kasus Pada BUMD PD Pasar Kota Kupang)”
Kemandirian daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal menjadi isu yang dihadapi oleh setiap Pemerintahan Daerah, karena kebutuhan daerah (fiscal need) yang tidak seimbang dengan kapisitas fiskal (fiscal capacity) akan menimbulkan kesenjangan fiskal (fiscal gap). Pemerintah Daerah dituntut harus dapat meningkatkan PAD tanpa harus melanggar norma-norma dengan cara mengoptimalisasi potensi yang ada.
Pemerintah Daerah harus berusaha melakukan pengelolaan penerimaan daerah secara cermat, tepat dan hati-hati. Pemerintah Daerah harus menjamin bahwa semua potensi penerimaan telah terkumpul dan dicatat ke dalam sistem akuntansi pemerintahan daerah. Aspek utama dalam manajemen penerimaan daerah yang perlu mendapat perhatiaan serius adalah pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
PAD harus menjadi bagian sumber keuangan terbesar bagi pelaksanaan otonomi daerah. Hal ini menunjukkan bahwa PAD merupakan tolak ukur terpenting bagi kemampuan daerah dalam menyelenggarakan dan mewujudkan otonomi daerah, sehingga PAD mencerminkan kemandirian suatu daerah. Untuk menciptakan penerimaan PAD melalui hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan tersebut, dilakukan antara lain melalui pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di berbagai provinsi.
Dengan adanya BUMD diyakini mampu memberikan dampak dan manfaat yang sangat besar untuk perkembangan perekonomian bagi masyarakat didaerah. Tujuan utama dibentuknya BUMD adalah guna membantu melaksanakan pembangunan daerah, dan mendorong kegiatan ekonomi daerah, menciptakan kesempatan kerja, menyediakan jasa pelayanan sosial dan memberikan kontribusi terhadap PAD.
Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi kontribusi laba BUMD dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang menggunakan analisis trend. Secara terperinci yang menjadi persoalan penelitian adalah bagaimana potensi kontribusi laba BUMD dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang menggunakan analisis trend.
Kontribusi ialah suatu bentuk sumbangan berupa material (uang) yang dapat berupa sokongan atau sumbangan. Kontribusi keuntungan BUMD adalah sesuatu yang diberikan oleh BUMD baik dalam bentuk sumbangan atau dana untuk meningkatkan pendapatan asli daerah yang berguna untuk membantu mendorong pembangunan daerah.
Pendapatan Asli Daerah (PAD), yaitu pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. PAD bertujuan memberikan kewenangan kepada Pemerintah Daerah untuk mendanai pelaksanaan otonomi daerah sesuai dengan potensi daerah sebagai perwujudan desentralisasi.
Populasi pada penelitian ini adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Daerah Pasar Kota Kupang. Sampel pada penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Penerimaan laba BUMD Pemerintah Daerah Pasar Kota Kupang dan Laporan Realisasi Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dan wawancara. Dokumentasi berupa Laporan Realisasi Anggaran Kota Kupang tahun 2019-2022 dan dokumen lainnya yang memuat informasi mengenai BUMD, sedangkan wawancara dilakukan dengan kepala bagian keuangan BUMD di Kota Kupang.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Pada penelitian ini data yang dianalisis adalah Laporan Realisasi Anggaran Penerimaan laba BUMD Pemerintah Daerah Pasar Kota Kupang dan Laporan Realisasi Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang tahun anggaran 2019-2022. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif pada analisis pendahuluan dimana analisis deskriptif tersebut digunakan untuk menggambarkan fenomena-fenomena yang ada dilapangan. Pada analisis lanjutan data analisis deskriptif dihitung menggunakan rumus analisis kontribusi dan analisis trend.
Berdasarkan pembahasan hasil analisis diatas peneliti dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:
Retribusi pelayanan pasar terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang tahun 2023-2027 tergolong cukup berkontribusi dengan persentase 2,8%. kontribusi ini menunjukan keaktifan yang diberikan oleh PD Pasar dalam menyetorkan laba perusahaan tersebut kepada PAD yang menandakan bahwa perusahaan tersebut masih produktif dalam pengelolaan kinerjanya meskipun belum secara maksimal.
Estimasi penerimaan retribusi pelayanan pasar melalui analisis trend untuk tahun 2023-2027 mengalami peningkatan dari tahun 2022 sebesar Rp 656.344.000 diestimasikan menjadi Rp 902.066.167,8 pada tahun 2023 yang kemudian diikuti dengan peningkatan kontribusi laba PD Pasar terhadap PAD yang ikut mengalami peningkatan dari tahun 2022 sebesar Rp 229.720.400 diestimasikan menjadi Rp 315.723.159.
Berdasarkan pada kesimpulan dan keterbatasan penelitian maka saran dari penulis untuk penelitian selanjutnya adalah membuat peraturan yang mengatur perencanaan/perumusan potensi dan target pendapatan asli daerah . Pemerintah daerah harus terus mengoptimalkan penerimaan dari potensi pendapatannya yang telah ada melalui peningkatan fasilitas bagi para pedagang agar mereka nyaman saat berjualan. Selain itu, Pemerintah daerah sebaiknya melakukan penyuluhan atau pemberitahuan tentang pentingnya membayar retribusi daerah seperti retribusi pelayanan pasar, sehingga diharapkan dengan adanya hal tersebut dapat meningkatkan kepatuhan membayar retribusi. Selain itu di harapkan pemerintah daerah untuk bekerja sama dengan pihak-pihak yang berhubungan dengan kegiatan perdagangan, pariwisata, perindustrian agar dapat bersama-sama memikirkan langkah-langkah yang tepat demi memajukan penerimaan pendapatan asli daerah Kota Kupang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengaruh good corporate governance dan free cash flow terhadap manajemen laba. Good corporate Governance diekur dengan proporsi komisaris independen terdapat positif signifikan terhadap manajemen laba di perusahaan Tekstil yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Free cash flow diukur dengan NOPAT dan investasi modal operasi bersih terdapat positif singifikan terhadap manajemen laba di nperusahaan Tekstil yang terdaftar di bursa efek Indonesia
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini di lakukan melalui studi dokumentasi ataupun studi pustaka yakni pengumpulan data pendukung literatur, penelitian terdahulu, laporan laporan yang di publikasikan untuk mendapatkan gambaran dari masalah yang akan di teliti serta melalui pengumpulan data sekunder yang di perlukan berupa laporan – laporan yang di publikasikan oleh Bursa Efek Indonesia yang berasal dari situs https://www.idx.co.id.
Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah proposive sampling dengan total sampel sebanyak yang terdaftar di bursa efek Indonesia data dari tahun 2018-2021. Data di analisis menggunakan regresi liniear berganda. Berdasarkan hasil pengujian bahwa Good Corporate Governance (GCG) berpengaruh positif terhadap manajemen laba, ditunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar 48.896. Pengaruh Good Corporate Governance terhadap manajemen laba tersebut tidak signifikan, ditunjukan dengan nilai sig=0,237 > 0.05.
Penelitian ini juga bahwa membuktikan bahwa Free Cash Flow (FCF) berpengaruh positif terhadap manajemen laba, ditunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar 6.085E-5. Pengaruh Free Cash Flow terhadap manajemen laba tersebut tidak signifikan ,ditunjukan dengan nilai sig=0.128 > 0.05.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan pajak dan beban pajak tangguhan terhadap manejemen laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI.perencanaan pajak dan beban pajak tangguhan sebagai variabel independen dan manejemen laba sebagai variable dependen.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia dan jumlah sampel 7 perusahaan.Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi dengan cara penelitian kuantitatif. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis pendahulaun berdasarkan indikator-indikator empirik, regresi linear berganda uji hipotesis(uji t),uji koefisien determinasi(uji R2).
Berdasarkan penelitian, didapatkan bahwa variabel X1 (Perencanaan pajak),berpengaruh terhadap manejemen laba. variabel X2 (beban pajak tangguhan) berpengaruh terhadap manejemen laba.laba (net income) menjadi dasar pengambilan keputusan mengenai keberlangsungan perusahaan kedepan.Tindakan manejemen laba mempengaruhui total laba dalam satu tahun,dengan mengunakan berbagai cara untuk mempertahankan keberlangsungan perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSISTENSI LABA PADA PERUSAHAAN MANUFATUR SUB SEKTOR PABRIK TEMBAKAU YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016 - 2022
Oleh:
ISHAKK BORA
NIM : 18190203
Pelaporan keuangan merupakan bentuk pertanggung jawaban perusahaan terhadap pihak yang terkait dengan perusahaan selama periode tertentu. Laporan keuangan merupakan salah satu alat bagi manajemen untuk menyampaikan informasi mengenai gambaran kinerja ekonomi dan keuangan perusahaan bagi pengguna laporan keuangan baik pihak internal maupun pihak eksternal. Laporan laba rugi merupakan bagian dari laporan keuangan yang menyajikan laba yang diperoleh perusahaan selama periode tertentu. Informasi mengenai laba mempunyai peran penting bagi pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan. Laba tidak hanya digunakan untuk menilai kinerja perusahaan tetapi juga sebagai informasi pembagian laba dan penentuan kebijakan investasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji, faktor-faktor yang berpengaruh terhadap persistensi laba.
Faktor pertama yaitu Volatilitas Arus Kas adalah arus kas perusahaan yang terbentuk karena adanya tingkat fluktuasi (Susilo dan Anggreani, 2017). Arus kas menunjukkan keadaan arus kas perusahaan karena ketika arus kas berfluktuasi maka mengakibatkan laba di perusahaan menjadi tidak stabil dan mengganggu kinerja perusahaan dalam mempertahankan keberlangsungan laba. Oleh karena itu, perusahaan harus tetap menjaga arus kas perusahaan karena ketidakpastian yang tinggi akan mengakibatkan turunnya persistensi laba. Jika laba yang diperoleh mengalami fluktuasi atau laba tidak persisten menunjukkan kondisi perusahaan yang kurang baik (Kusuma dan Sadjiarto, 2014).
Faktor kedua yaitu volatilitas penjualan merupakan tingkat fluktuasi penjualan dalam kegiatan operasi perusahaan (Kusuma dan Sadjiarto, 2014). Penjualan adalah bagian utama dalam laporan laba rugi sehingga menjadi penentu perolehan laba dalam suatu perusahaan. Apabila volatilitas penjualan tinggi mengakibatkan sulitnya memprediksi informasi penjualan perusahaan. Dengan adanya kesulitan tersebut maka timbul laba yang tidak persisten dan sulit diprediksi karena penjualan merupakan komponen utama dari laba (Fanani, 2010; dalam Kusuma dan Sadjiarto, 2014).
Faktor ketiga adalah ukuran perusahaan sebagai penentu besar atau kecilnya perusahaan yang diperoleh dari jumlah karyawan, total aset, rata–rata tingkat penjualan, kapitalisasi pasar serta jumlah penjualan (Lutfiyah, 2016). Perusahaan yang memiliki ukuran besar maka sumber dayanya bagus sehingga mampu mengelola aktivitas operasinya dengan baik. Kondisi baik tersebut menimbulkan kegiatan operasi yang stabil sehingga total penjualan, total aset, serta labanya akan cenderung stabil. Semakin besar perusahaan maka persistensi labanya juga semakin tinggi sehingga mampu mengendalikan dan menghasilkan laba di perusahaan dan mengakibatkan persistensi laba (Dewi dan Putri, 2015).
Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pengujian hipotesis. Variabel dependen yang digunakan adalah persistensi laba sedangkan variabel independen adalah volatilitas arus kas, volatilitas penjualan,dan ukuran perusahaan. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif berupa laporan keuangan tahun 20016-2022. Metode pengumpulan data adalah dokumentasi. Objek penelitian yang digunakan adalah perusahaan manufaktur sub sektor pabrik tembakau yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2022. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa volatilitas arus kas, berpengaruh secara signifikan terhadap persistensi laba, volatilitas penjualan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap persistensi laba dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap persistensi laba. Terjadinya volatilitas arus kas yang rendah, volatilitas penjualan yang tinggi, dan ukuran perusahaan yang besar tidak membuat laba perusahaan menjadi persisten.
Kata kunci: persistensi laba, volatilitas arus kas, volatilitas penjualan, ukuran perusahaan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perusahaan yang memiliki tujuan untuk memaksimalkan nilai perusahaan dan memperoleh laba. Nilai perusahaan tercermin dari nilai pasar sahamnya, upaya perusahaan dalam menciptakan laba membutuhkan pengelolaan sumber dana yang baik berupa modal sendiri dan hutang, penggunaan hutang sebagai sumber dana perusahaan diharapkan dapat meningkatkan laba perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh profitabilitas terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur industry dasar dan kimia sub sector logam dan sejenisnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penelitian penjelasan, hubungan antara variabel ROA ( Return On Assets), ROE (Retrurn On Equity) GPM (Gross Profit Margin) NPM (Net Profit Margin) terhadap manajemen laba. Sumber data yang diperoleh adalah data sekunder yaitu annual report perusahaan yang diperoleh dari website Indonesia capital Market Directory, website Bursa Efek Indonesia yang berasal dari situs www.id.co.id. Populasi dalam penelitian ini yaitu perusahaan manufaktur industry dasar dan kimia sub sector logam dan sejenisnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018-2021. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling yang kemudian 17 perusahaan sebagai sampel. Analisis data yang digunakan adalah analisis liniear berganda, analisis data statistic deskriptif, analisis data dilakukan dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistic 25. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara bersama-sama variabel independen ROA tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, ROE tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap manajemen laba, GPM berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, NPM tidak berpengaruh namun tidak signifikan terhadap manajemen laba. Hasil tersebut menyatakan GPM( Gross Profit Margin) berpengaruh secara nyata, sedangkan ROA, ROE,NPM tidak pergerakan secara nyata dan tidak di pengaruhi oleh Manajemen laba.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian dengan judul “Pengaruh Tax Planning, Beban Pajak Tangguhan dan Ukuran Perusahaan Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Industri Barang Konsumsi Di Bursa Efek Indonesia” bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari tax planning yangmenggunakan rasio Tax Retention Rate (TRR), beban pajak tangguhan dan ukuran perusahaan terhadap manajemen laba pada perusahaan industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder serta pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dengan cara mengumpulkan laporan keuangan tahunan dari tahun 2017-2021. Metode pengambilan sampel berdasarkan purposive sampling dengan kriteria tertentu. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 59 perusahaan industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia tahun 2017 – 2021, dan data yang memenuhi kriteria untuk dijadikan sampel penelitian sebanyak 8 perusahaan industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia tahun 2017 – 2021. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier berganda serta uji yang digunakan yaitu uji statistik deskriptif, uji signifikan parameter individual (t) dan koefisien determinasi. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan menunjukan bahwa berdasarkan hasil uji t, tax planning, beban pajak tangguhan dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia tahun 2017 – 2021.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH STRUKTUR MODAL, LIKUIDITAS DAN PERTUMBUHAN LABA TERHADAP KUALITAS LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2016-2021. NAMA : ADRIANUS NORMANCE KASA NIM : 18410001 Persaingan industri Telekomunikasi nasional saat ini ditandai dengan mulai menguatnya tiga tren utama, yaitu evolusi platform jejaring sosial, mulai berkembangnya telepon seluler dan menguatnya posisi tawar konsumen. Berdasarkan UU No. 36 Tahun 1999 pasal 10 ayat 1 tentang telekomunikasi pelaksanaan perdagangan telekomunikasi di Indonesia tidak lagi monopoli tetapi mengarah ke persaingan bebas. Peraturan tersebut membuat struktur telekomunikasi di Indonesia mulai mengalami perubahan yang sangat mendasar. Persaingan dagang sektor telekomunikasi secara langsung maupun tidak langsung akan berimbas pada penjualan perusahaan telekomunikasi. (Akhmad,2015) Dalam sebuah perusahaan laba merupakan hal yang sagat penting. Setiap perusahaan ingin memperoleh laba sebesar- besarnya karena menghasilkan laba merupakan tujuan didirikanya sebuah perusahaan. Besarnya laba yang dihasilkan oleh perusahaan akan menjadi tolak ukur keberhasilan kinerja keuangan dan pengendalian internal suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Struktur Modal, Likuiditas, dan Pertumbuhan Laba Terhadap Kualitas Laba Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Telekomunikasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2016-2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor Telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berjumlah 19 perusahaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 5 perusahaan yaitu : PT. Smartfren Tbk (FREN), PT. XL Axiata Tbk (EXCL), PT. Indosat Tbk (ISAT), PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT. Bakrie Telkom Tbk (BETEL). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, pengelolaan data dan melakukan analisis mengenai pengaruh struktur modal, likuiditas, dan pertumbuhan laba terhadap kualitas laba dengan menggunakan data sekunder, maka hasil penelitiannya sebagai berikut : Hasil pengujian uji secara parsial diperoleh nilai signifikan DER sebesar 0.638>0,05, menunjukkan bahwa laverage berpengaruh tidak signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hipotesis 1 tidak terbukti kebenaranya. Hasil pengujian uji secara parsial diperoleh nilai signifikan sebesar CR 0,727 > 0,05, menunjukan bahwa current ratio berpengaruh tidak signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hipotesis 2 tidak terbukti kebenaranya. Hasil pengujian secara parsial diperoleh nilai signifikan PL sebesar 0.004 0,05 menunjukan bahwa pertumbuhan laba berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI. Kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hiptesis 3 terbukti kebenaranya. nilai F tabel sebesar 210. Dengan demikian nilai F hitung > F tabel (10,153>210). Maka dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil uji F variabel dependen struktur modal, likuiditas dan pertumbuhan laba berpengaruh secara simultan atau Bersama-sama memiliki pengaruh positif dan singnifikan terhadap variabel dependen kualitas laba. Hasil adjusted R square sebesar 0,276, ini berarti bahwa naik turunnya variabel dependen dalam hal ini kualitas laba dapat dijelaskan oleh variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu struktur modal, likuiditas dan pertumbuhan laba sebesar 27,6% sementara untuk sisanya sebesar 72,4% dijelakan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Struktur Modal, Likuiditas, Pertumbuhan Laba Dan Kualitas Laba
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN KREDIT INVESTASI DI KSP KOPDIT SWASTI SARI KOTA KUPANG
Oleh :
APRIANA BERTHA KLAU
Nim: 18410074
Koperasi sebagai usaha masyarakat diharapkan mampu memperkuat dirinya sebagai suatu badan usaha yang tangguh dan mandiri. Koperasi juga berlandasan pada prinsip-prinsip koperasi, sekaligus gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. Prinsip-prinsip koperasi merupakan dasar kerja koperasi sebagai badan usaha serta ciri khas dan jati diri koperasi yang membedakan dengan badan usaha lain (Ali, 2002: 4). Koperasi dapat tumbuh dan berkembang tidak lepas dari falsafah Negara yaitu Pancasila dan UUD 1945 yang terjalin erat dalam bentuk asas kekeluargaan.
Koperasi Simpan Pinjam (KSP) adalah koperasi yang kegiatannya usaha simpan pinjam yang memberikan pinjaman kepada anggotanya dengan ketentuan membuka usaha atau menggunakan pinjaman tersebut untuk mengembangkannya. Oleh karena itu sebuah badan usaha harus menjaga kinerjanya agar banyak anggota yang tertarik untuk meminjam dan menyimpan uangnya maka menjadi keuntungan tersendiri bagi pihak koperasi.
Dalam penelitian ini dilakukan pada koperasi Swasti Sari yang berada diKelapa Lima, Kota Kupang. Dalam penelitian ini difokuskan pada permintaan ini kredit investasi yang sebagai pembahasan, kredit ini termasuk kredit produktif dan membahas jumlah faktor- faktor yang mempengaruhi permintaan akan kredit investasi tersebut.Salah satu faktor yang menpengaruhi adalah suku bunga dan laba. Suku bunga merupakan persentase nilai harga dari penggunaan uang atau juga sebagai imbalan sewa atas penggunaan uang dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan laba merupakan indicator yang digunakan untuk menilai prestasi perusahaan melalui kinerja operasional perusahaan.
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwasecara parsial suka suku bunga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap permintaan kredit investasi pada KSP Kopdit Swasti Sari Kupang dan secara parsial laba berpengaruh positif dan signifikan permintaan kredit investasi pada KSP Kopdit Swasti Sari Kupang.
Kata Kunci : Tingkat Suku Bunga, Laba , Permintaan Kredit Investasi
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Pengaruh Perencanaan Pajak Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Pertambangan Sub Sektor Minyak dan Gas Bumi Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia”. Pajak menurut Pasal 1 Undang-undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum Dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP) yaitu Pajak merupakan kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan usaha yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang dengan tidak mendapatkan imbalan jasa secara lansung dan digunakan untuk keperluan negara dan kemakmuran rakyat atau masyarakat. Ada beberapa contoh teknik yang biasa dilakukan oleh wajib pajak untuk meminimalkan kewajiban pajak yaitu: perencana pajak, penghindaran pajak, agresivitas pajak, perlindungan pajak dan penggelapan pajak. Diantara semua teknik tersebut yang dibahas dalam hal ini berfokus pada perencanaan pajak. Perencanaan pajak merupakan suatu proses organisasi usaha wajib pajak atau kelompok wajib pajak yang sedemikian rupa sehingga utang pajaknya, baik pajak penghasilan maupun pajak-pajak lainnya, yang berada pada posisi paling minimal, sehingga hal itu di mungkinkan baik oleh ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan maupun secara komersial. Manajemen laba merupakan salah satu dari strategi yang dalam akuntansi dapat dimanfaatkan untuk dapat mengetahui akan kondisi dan kinerja pada perusahaan tersebut. Selain itu, pada umumnya strategi manajemen ini digunakan oleh manajer perusahaan dalam melakukan suatu intervensi informasi dari suatu laporan keuangan perusahaan. Disisi lain, strategi akuntansi ini juga penting karena dapat menyusun strategi bisnis serta dapat membantu bisnis untuk terus bertahan dan dapat berkembang. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana untuk dapat mengatahui pengaruh antara variabel X (independen), terhaap variabel Y (dependen) dan dibantu dengan alat uji statistik yaitu program SPSS versi 21 dan Ms.Exel 2007. Populasi yang didukung dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangn perusahaan pertambangan sub sektor minyak dan gas bumi yang terdaftar di BEI selama periode 2018-2021, yaitu sebanyak 11 perusahaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini seluruh laporan keuangan perusahaan yang menjadi populasi yakni 11 laporan keuangan perusahaan pertambangan sub sektor minyak dan gas bumi pada tahun 2018 – 2021. Hasil penelitian diatas menunjukan bahwa Perencanaan pajak berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan pertambangan sub sektor minyak dan gas bumi yang terdaftar di BEI. Kata Kunci : Perencanaan Pajak Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Pertambangan Sub Sektor Minyak dan Gas Bumi Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
“PENGARUH ARUS KAS OPERASI DAN LABA AKUNTANSI TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN LQ-45 DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021” Bentuk laporan keuangan yang sering dipakai dari beberapa informasi adalah laporan keuangan yang dipublikasikan perusahaan. Laporan keuangan disusun bukan saja untuk kepentingan manajeman perusahaan tetapi untuk pihak lain juga yang mempunyai kepentingan dengan data keuangan dalam perusahaan dan untuk mencapai hal tersebut maka setiap perusahaan go public di Bursa Efek Indonesia diwajibkan melaporkan laporan keuangan tahunan.
Dalam laporan keuangan tersebut terdapat laporan arus kas operasi dan laba akuntansi. Laporan arus kas operasi adalah laporan yang memberikan informasi mengenai kemampuan entitas dalam mendapatkan arus kas, transaksi investasi dan pendapatan kas, kemampuan untuk membayar deviden dan kewajiban, keterangan atas perbedaan antara angka laba bersih dan kas bersih. Laporan laba adalah laporan yang memberikan informasi mengenai kinerja sebuah perusahaan yang didalamnya terdapat berbagai macam beban dan juga laba seperti laba kotor, laba operasi, laba bersih, laba sebelum pajak dan laba bersih sesudah pajak. Dalam website resmi Bursa Efek Indonesia, termuat data-data perusahaan seperti laporan keuangan yang sudah diaudit.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh arus kas operasi dan laba akuntansi terhadap return saham pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2017-2021. Arus kas operasi dan laba akuntansi digunakan sebagai variabel independen dan return saham digunakan sebagai variabel dependen.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021. Sampel berjumlah 24 perusahaan dengan periode 5 tahun. Metode pemilihan sampel adalah purposive sampling, jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan sumber data menggunakan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linear berganda. Pengujian dilakukan dalam penelitian ini dengan SPSS 24 for windows.
Hasil penelitian ini tidak ditemukan adanya pengaruh arus kas operasi dan laba akuntansi terhadap return saham pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2017-2021.
Kata Kunci : Arus Kas Operasi, Laba Akuntansi, Return Saham
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
PERIODE 2018-2020 (Studi Pada Perusahaan Subsektor Makanan dan Minuman)
Manajemen laba dalam sebuah perusahaan merupakan upaya manajer untuk memengaruhi informasi dalam laporan keuangan dengan tujuan untuk dapat mengelabuhi stakholder yang ingin mengetahui kinerja dan keadaan perusahaan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen laba di antaranya leverage (X1) dan profitabilitas (X2). Dimana dampak dari penggunaan hutang yang banyak adalah dikuatirkan akan terjadi penurunan laba yang diperoleh perusahaan, sedangkan jika perusahaan mengalami utang yang rendah memiliki resiko kecil, dan pada perusahaan yang mengalami peningkatang profitabilitas adalah dapat membantu perusahaan memperoleh laba dengan baik karena, semakin tinggi nilai profitabilitasnya maka semakin tinggi juga kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba, sedangkan profitabilitas yang rendah akan mengakibatkan perusahaan melakukan manajemen laba. Dengan menggunakan skala pengukuran rasio. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di bursa efek indonesia tahun 2018-2020. Data penelitian yang digunakan dari tahun 2018-2020. Populasi pada penelitian ini adalah 10 perusahaan. analisis data yang digunakan menggunakan teknik regresi linear berganda, dengan bantuan aplikasi SPSS 26.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa leverage berpengaruh negativ terhadap manajemen laba dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap manajemen laba.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Biaya Operasional dan Biaya Produksi Terhadap Laba Bersih (Studi Pada Perusahaan Industri Manufaktur, Sektor Industri Barang Konsumsi, Sub Rokok Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2019)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Biaya Operasional dan Biaya Produksi Terhadap Laba Bersih (Studi Pada Perusahaan Industri Manufaktur, Sektor Industri Barang Konsumsi, Sub Rokok Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2019). Sampel dalam penellitian ini adalah laporan keuangan dari 5 perusahaan Sub Rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2019. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda yang digunakan untuk mengetahui antara lebih dari satu variabel independen dengan satu variabel dependen. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan ditinjau dari Biaya Operasional yang diukur dengan Biaya Produksi dan pengeluaran Operasional, Biaya Produksi yang diukur dengan Biaya bahan baku tambah biaya tenaga kerja langsung tambah biaya Overhead Pabrik,. sementara Laba Bersih diukur dengan laba sebelum pajak dikurangi dengan pajak penghasilan sebagai variabel dependen.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Biaya opersional yang diukur dengan Biaya Produksi dan pengeluaran Operasional mengalami penurunan tetapi signifikan terhadap laba bersih. Sedangkan biaya produksi yang diukur dengan Biaya bahan baku ditambah biaya tenaga kerja langsung ditambah biaya Overhead Pabrik tidak berpengaruh tetapi signifikan terhadap laba bersih.
Kata kunci: Laba Bersih, Biaya Opersional, Biaya Produksi
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengaruh laba dan arus kas dalam memprediksi kondisi financial distress pada perusahaan industri makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018-2022. Laba merupakan keuntungan yang di miliki perusahaan dari hasil operasinya. Jika laba yang di hasilkan perusahaan jumlahnya besar maka perusahaan dapat memenuhi kewajiban jangka pendeknya dan mampu memberikan deviden kepada para investor, dan pihak investor pun mempercayakan investasinya kepada perusahaan dan perusahaan bisa terhindar dari kondisi financial distress. Arus kas merupakan laporan yang berisikan informasi penerimaan dan pengeluaran kas dalam periode waktu tertentu. Jika perusahaan memiliki arus kas masuk lebih besar dari pada arus kas keluar maka perusahaan dapat membiayai operasi perusahaan. Maka pihak krediturpun mempercayakan kreditnya. Karena dengan arus kas masuk yang besar maka perusahaan dapat memenuhi likuiditas perusahaan atau kewajiban jangka pendek perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh laba dan arus kas dalam memprediksi kondisi financial distress pada perusahaan industri makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018-2021. Penelitian ini menggunakan model analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data skunder yang di peroleh dari laporan keuangan perusahaan periode tahun 2018-2021. Data laporan keuangan tersebut digunakan untuk memprediksi kondisi financial distress. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan industri makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018-2021. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 9 perusahaan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria tertentu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa laba berpengaruh terhadap finacial distress sedangkan arus kas tidak berpengaruh terhadap financial distress pada perusahaan industri makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018-2021. Dari hasil uji T yang di lakukan, nilai probabilitas yang di hasilkan untuk variabel laba sebesar 0,011 nilai tersebut lebih kecil dari nilai probabilitas α= 0,05. Sehingga dapat di simpulkan bahwa laba berpengaruh terhadap financial distress. Sedangkan nilai probabilitas yang di hasilkan untuk variabel arus kas adalah 0,113 nilai tersebut lebih besar nilai probabilitas α= 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa arus kas tidak berpengaruh terhadap financial distress. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang di lakukan oleh Senny Hardiani Isdina dan Wulan Wahyuni Rosa Putri (2018) dengan judul penelitian tentang pengaruh laba dan arus kas terhadap kondisi financial distress (Studi Kasus Pada Perusahaan Sub Sektor Perdagangan Eceran Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2014-2018) menunjukan bahwa laba berpengaruh terhadap financial distress dan arus kas tidak berpengaruh terhadap financial distress pada perusahaan sub sektor perdagangan eceran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian selanjutnya dilakukan oleh Neneng Sri Suprihatin dan Margita Giftilora (2018) dengan judul penelitian tentang pengaruh laba dan arus kas terhadap kondisi financial distress (Studi Kasus Pada Perusahaan makanan dan minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2014-2018) menunjukan bahwa laba berpengaruh terhadap financial distress dan arus kas tidak berpengaruh terhadap financial distress pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Tingkat Hutang dan Arus Kas Terhadap Persistensi Laba Pada Perushaan Sub Sektor Pertanian” (Periode 2017-2021). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat hutang terhadap persistensi laba pada perusahaan sub sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jenis data dalam penelitian ini merupakan data sekunder, data tersebut diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 15 perusahaan dan jumlah perusahaan sampel adalah 10 perusahaan. Hasil penelitian ini mendapatkan variabel tingkat utang berpengaruh negatif terhadap persistensi laba, berdasarkan uji t yang dilakukan variabel tingkat utang memiliki memiliki nilai t sebesar -2,770 dengan tingkat signifikansi 0,008 lebih kecil dari 0,05 (5%) sehingga H01 ditolak dan Ha1 diterima. Variabel arus kas operasi berpengaruh positif secara signifikan terhadap persistensi laba berdasarkan data yang ditunjukan di tabel 4.8 , dengan koefisien regresi (β) bernilai 0,137 dengan nilai lebih signifikan yang kurang dari 0.05 yaitu 0,112.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perusahaan yang mempublik di bursa efek sangat memperhatikan kinerja keuangan perusahaannya. Hal tersebut karena para investor akan bereaksi dengan cara membeli, menjual atau mempertahankan saham yang dimiliki, jika kinerja perusahaan yang tampak dalam laporan keuangan sesuai atau tidak sesuai harapan. Tindakan investor atau calon investor (pelaku pasar) berdasarkan informasi dalam laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan, akan menyebabkan perubahan harga saham. Perubahan harga saham tersebut akan berakibat pada besarnya return saham yang diharapkan.
Berdasarkan hasil penelitian, dibuktikan bahwa Laba Akuntansi (LA) berpengaruh positif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar +0.906. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H1 yang menyatakan bahwa LA berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham diterima.
Peneliti terdahulu Rosyidah dan subakir (2020) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Laba Akuntansi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Penelitian ini membuktikan bahwa Arus Kas Operasi (AKO) berpengaruh negatif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,995. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H2 yang menyatakan bahwa AKO berpengaruh positif signifikan terhadap Perubahan Return Saham ditolak.
Peneliti terdahulu Nursita (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Operasi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Berdasarkan hasil penelitian, dibuktikan bahwa Arus Kas Investasi (AKI) berpengaruh positif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,034. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H3 yang menyatakan bahwa AKI berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham diterima, karena hasil regresi menunjukkan nilai positif.
Peneliti terdahulu Pratiwi (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Investasi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Penelitian ini membuktikan bahwa Arus Kas Pendanaan (AKP) berpengaruh negatif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,541 (bertanda negatif). Dengan hasil tersebut maka hipotesa H4 yang menyatakan bahwa AKP berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham ditolak.
Peneliti terdahulu Nursita (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Pendanaan secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Berdasarkan kesimpulan dan implikasi teoritis di atas maka dapat di buat beberapa saran yang berguna untuk peneliti selanjutnya : Perusahaan harus memperhatikan nilai perusahaan melalui variable yang berpengaruh terhadap perubahan return saham. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat melakukan penelitian yang lebih lanjut berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan return saham.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh status pembayaran dividen tunai terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016-2018. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah 13 perusahaan manufkatur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Untuk pengambilan sampel, peneliti menggunakan teknik purpose sampling, yang artinya perusahaan yang memenuhi kriteria-kriteria tertentu, dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 13 perusahaan dari 13 perusahaan.
Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Linear Sederhana dengan program SPSS. Maka hasil penelitian tersebut menunjukan secara parsial Status Pembayaran Dividen Tunai Berpengaruh Terhadap Kualitas Laba dan perusahaan yang melakukan Pembayaran Dividen Tunai Memiliki Kualitas Laba yang lebih baik dibandingkan perusahaan yang tidak melakukan Pembayaran Dividen Tunai
Kata Kunci : Dividen Tunai, Kualitas Laba
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul Pengaruh Karakteristik Komite Audit Terhadap Manajemen Laba. (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia). Komite Audit penting bagi perusahaan untuk mengontrol atau bertanggung jawab untuk memastikan laporan keuangan bagi perusahaan. Selain itu Manajemen Laba dibutuhkan sebagai control kondisi perusahaan dan kinerja perusahan untuk mengetahui laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji, Apakah komite audit berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI? Konsep penelitian ini adalah Komite audit yaitu komite yang beranggotaan satu atau lebih anggota Dewan Komisaris dan dapat meminta kalangan luar dengan berbagai ke ahlian,pengalaman, dan kualitas lain yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan komite audit. Manajemen laba yaitu salah satu strategi dalam akuntansi yang bermanfaat untuk mengetahui kondisi perusahaan dan kinerja perusahaan. Selain itu, pada umumnya strategi manajemen digunakan oleh manajer perusahaan dalam melakukan intervensi informasi dari laporan keuangan perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah 51 perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021, sedangkan sampel 15 perusahaan sub sektor makanan dan minuman. Sampel diperoleh dengan metode dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komite audit berpengaruh positif tidak signifikan terhadap manajemen laba.