ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa di SMPS Advent Nusra Noelbaki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen atau eksperimen semu, metode penelitian ini digunakan untuk mengetahui pengaruh dari suatu perlakuan yang dilakukan pada suatu kondisi tertentu. Desain penelitian yang digunakan adalah desain pre-test post-test dengan dua kelompok random. Tujuan diberikan pre-test dan post-test yaitu untuk mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam memahami dan menangkap materi yang sudah diberikan pada saat pembelajaran dilaksanakan. Tes ini berupa soal esai sebanyak 10 soal. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Guru IPA dan siswa kelas VIII A SMPS Advent Nusra Noelbaki yang berjumlah 22 siswa. Rencana analisis data mengunakan uji normalitas dengan desain One Group Pretest-Posttest Design dan aplikasi SPSS untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitan nilai kategori tersebut dapat di lihat Pada Indikator memberikan penjelasan sederhana sebelum 36,3% dan sesudah 60,5%. Indikator membangun ketrampilan dasar sebelum 25%, dan sesudah 43,1%. Indikator menyimpulkan sebelum 24,5% dan sesudah 40,4%. Indikator membuat penjelasan lanjut sebelum 25% dan sesudah 53,1%. Indikator mengatur strategi dan taktik sebelum 31,8% dan sesudah 50%. Sedangkan Uji normalitas menunjukan bahwa nilai signifikansi. Pretest 0,003 < 0,05 maka data berdistribusi tidak normal sedangkan nilai signifikansi. Posttest 0,216 > 0,05, maka data berdistribusi normal. Sehingga disimpulkan bahwa data dalam penelitian ini tidak normal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rumusan masalah dari penelitian ini adalah apakah hanya menggunakan cerita pendek dapat meningkatkan kosa kata siswa di SMP Negeri 10 Kupang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan menggunakan cerita pendek dapat meningkatkan kosakata siswa di SMP Negeri 10 Kupang tahun 2021/2022. Penelitian ini adalah penelitian ekperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kela Tujuh-A SMP Negeri 10 Kupang. Jumlah populasi sebanyak lima kelas yang terdiri dari 100 siswa, kemudian sampel adalah satu kelas yang terdiri dari duapuluh siswa. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan tes untuk mengukur penguasaan kosakata siswa melalui cerita pendek berupa pre-test dan post-test dengan menggunakan t-test. Penelitian ini adalah tes kosakata. Peneliti memberikan pre-test dan post-test kepada siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rata-rata skor pre-test siswa adalah 977, post-test adalah 1680, perbedaan skor pre-test post-test adalah 396, perbedaan nilai persentase dari pre-test 488, dan persentase dari post-test 8400, artinya ada kenaikan persentase setelah melakulan post-test. Jadi skor post-test adalah lebih tinggi dari skor pre-test . Hasil analisis statistik antara pre-test dan post-test untuk taraf signifikan 0.5 dengan (df)=20-1=19 adalah 1.73 dan analisis nilai t-obseve adalah 20.159(20.159>1.73. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa cerita pendek dapat meningkatkan kosakata siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perikanan merupakan salah satu bidang yang diharapkan menjadi penopang peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia. Perikanan dapat berperan dalam pemulihan dan pertumbuhan perekonomian bangsa Indonesia karena potensi sumberdaya ikan yang besar dalam jumlah keragamannya. Akibat yang ditimbulkan dari adanya pandemi Covid-19, terjadinya perubahan drastis pada semua sektor termasuk didalamnya perikanan tangkap dalam hal ini nelayan mini purse seine yang ditandai dengan penurunan jumlah trip penangkapan nelayan selama melaut. Pendapatan nelayan berupa nilai uang yang didapat dari hasil penjualan produksi ikan yang dipengaruhi oleh besarnya jumlah hasil tangkapan. Pandemi covid-19 juga berpengaruh terhadap interaksi jual beli antara nelayan dan juga masyarakat sekitar sehingga nelayan sangatmerasakan kerugian akibat harga ikan menurun bahkan tidak bisa menjual hasil tangkapannya. Pendapatan nelayan mini purse seine selama masa pandemi Covid -19 di Kelurahan Mbongawani Kabupaten Ende.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis pendapatan nelayanmini purse seine di masa pandemi Covid-19 di Kelurahan Mbongawani Kabupaten Ende.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Survey dengan teknik wawancara (daftar pertanyaan) dan observasi (pegamatan langsung).
Hasil penelitian ini biaya investasi sebelum dan sesudah pcovid-19 yaitu 234.250.000 dengan biaya penyusutan 3.458.927. Nilai return on investmen (ROI) sebelum covid-19 sebesar 98% dan selama Covid-19 yaitu 80 %.Nilai Break Even Point (BEP) di Kelurahan Mbongawani Kabupaten Ende sebelum Covid-19 sebanyak 20.695 Box dan Nilai Break Event Point (BEP) selama Covid-19 sebanyak 20.536Box sedangkan BEP harga sebelum pandemi covid-19 titik impas pada level harga minimum Rp.1.052.332pada penjualan total produksi 118 dengan jumlah rata-rata 5,9 Boks ikan dan BEP harga selama pandemi covid-19 akan mencapai titik impas pada level harga minimum Rppada. 1.052.332 penjualan total produksi sebelum covid-19 sebesar 118 dengan rata-rata 5,9 boks dan selama covid-19 sebesar 116 dengan jumlah rata-rata 5,3 Box ikan. Nilai Revenue Cost Ratio (R/C Ratio) nelayan di Kelurahan Mbongawani Kabupaten Ende sebelum pandemi covid-19 R/C Ratio yaitu 1.33R/C Ratio selama pandemi covid-19 yaitu 1.24
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN PERMAINAN TENIS MEJA DENGAN PENDEKATAN TAKTIS PADA KELAS VIII SMPN 4 LOLI.
Oskar Jaga Dewa1*, David Loba2, Alventur Baun3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, rendahnya hasil belajar materi tenis meja para siswa SMPN 4 Loli terhadap kegiatan yang diadakan di sekolah dan juga para siswa SMPN 4 Loli masi kurang pembelajaran tenis meja oleh karna itu guru berperan dalam membimbing siswa meningkatkan ketrampilan dalam pendekatan taktis tenis meja dan juga memberikan motivasi belajar.
Tujuan penelitian:untuk meningkatkan permainan tenis meja dengan pendekatan taktis pada siswa kelas VIII SMPN4 Loli.
Metode penelitian: Metodeyang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK)karena dalam penelitian ini merupakan pada upaya pemecahan masalah ataupun perbaikan yang di rancang menggunakan penelitian tindakan kelas yang bersifat lefleftif dan kolaboratif.
Hasil dan pembahasan: Hasil dalam penelitian ini mempunyai dua siklus dan presentase hasil ketrampilan tenis meja siklus 1 dan 2, analisis permasalahan persentase siswa SMPN 4 Loli yang tuntas (NA tes Teknik dasarn permainan tenis meja> 75) pada siklus 1 hanya 54,7%. Namun, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 89,7% pada siklus 2. Hal tersebut menjelaskan bahwa persentase siswa SMPN 4 Loli yang tuntas semakin baik setelah siswa diberi Tindakan berupa pembelajaran Teknik dasar permainan tenis meja melalui dengan pendekatan taktis.
Simpulan: Upaya meningkatkan keterampilan tenis meja dengan pendekatan taktis menunjukan presentase ketuntasan sebesar 89,7% bagi siswa kelas VIII di SMPN 4 Loli
Katakunci:Keterampilan, penerimaan tenis meja, pendekatan Taktis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SELAMA MASA PENDEMI COVID-19 DI SMP NEGERI 10 KUPANG
Masalah kemandirian peserta didik dapat dilihat dari fenomena-fenomena yang sangat membutuhkan perhatian di dunia pendidikan. Fenomena yang terjadi dalam konteks belajar adalah peserta didik yang kurang mandiri dalam belajar, masih rendahnya kesadaran siswa dalam belajar. Masih banyak siswa yang hanya belajar belajar ketika ada tugas sekolah yang diberikan oleh guru dan ketika ada ulangan saja. Masalah lain yang muncul yaitu tugas banyak dikerjakan disekolah, dan masih bergantung pada temannya, kurang aktif dalam belajar, rendahnya rasa percaya diri pada siswa Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pesngaruh kemandirian belajar terhadap prestasi belajar siswa selama masa pendemi covid-19 pada matapelajaran PAK di SMP Negeri 10 Kota Kupang? Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemandirian belajar terhadap prestasi belajar siswa selama masa pendemi covid-19 pada matapelajaran PAK di SMP Negeri 10 Kota Kupang. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Expost Fakta. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi yaitu penulis membagikan pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawab setiap pertanyaan yang diberikan sesuai pengalaman yang meraka alami dilapangan. Selanjutnya, Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskripti dan Analisis statistik inferensial teknik ini yang digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari siswa. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 10 Kupang yang berjumlah 984 orang dan sebagai sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIID yang beragama Kristen Protestan yang berjumlah 29 orang. Berdasarkan hasil diketahui bahwa variabel kemandirian belajar (X) sebesar 75,944 artinya jika kemandirian belajar mengalami kenaikan 1 maka prestasi belajar (Y) mengalami peningkatan sebesar 0,031. Maka Nilai (Rsquare) yang diperoleh sebesar 0,02. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa besarnya persentase pengaruh antara variabel kemandirian belajar terhadap hasil belajar adalah sebesar 20 %. Adanya pengaruh kemandirian belajar terhadap prestasi belajar siswa. Saran yang dapat disampaikan antara lain Bagi kepala sekolah dan guru Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagai Kepala Sekolah dan Guru tentang arti penting kemandirian belajar dalam meningkatkan prestasi belajar siswa disekolah serta memberikan masukan yang bermanfaat untuk memperhatikan tingkat kemandirian belajar siswa di sekolah. Bagi siswa Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk lebih tekun belajar dan menjalin hubungan baik dengan orang tua di rumah dan sebagai motivasi untuk mencapai prsetasi yang baik di sekolah dan tidak akan mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan. Dan bagi orang tua Peneliti ini di harapkan dapat menjadi masukan bagi para orang tua dalam memperhatikan anak karena melalui orang tualah anak dapat ajaran sepenuhnya. Melalui hasil penelitian ini di harapkan refrensi bagi mahasiswa atau pihak lain yang ingin mengadakan penelitian yang sejenis.
Kata kunci: Kemandirian Belajar, Prestasi Belajar , dan Pendemi Covid-19.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
Pengambilan keputusan yang tepat dalam suatu organisasi didukung oleh informasi yang bersifat objektif dan terhindar dari unsur-unsur kecurangan. Kecurangan dapat minimaliris dengan adanya budaya kejujuran, kode etik tinggi dalam suatu organasasi serta tindakan nyata untuk mengurangi kecenderungan kecurangan yang terdapat merugikan. Salah satu masalah yang diduga dimana efektivitas pengendalian internal mempengaruhi kecurangan laporan keuangan pada Badan Keuangan Dan Aset Daerah kota Kupang
Tujuan penelitian ini untuk menguji pengeruh efektifitas pengendlian internal terhadap kecenderungan kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini dilakukan di Badan Keuangn dan Aset Daerah Kota Kupang. Teknik Pengumpulan data berupa koesioner.
Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan regresi linear sederhana, sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut Hasil penelitian ini membuktikan bahwa efektivitas pengendalian internal berpengaruh positif signifikan terhadap kecenderungan kecurangan dalam laporan keuangan dimana nilai sig sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05.
Berdasarkan hasil penelitian ini dan pembahasan maka penelitian memberikan kesimpulan sebagai berikut: Harus ditingkatkan lagi efektifitas pengendalian internal sehingga mengurangi kecenderungan kecurangan dalam laporan keuangan yang dikerjakan agar dapat menghasilakan laporan keuangan yang sebenarnya.
Kata Kunci : Pengaruh Efektivitas Pengendalian Internal Terhadap Kecenderungan Kecurangan Laporan Keuangan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT
Stereotypes and prejudices are the facilities for people in order to fell safe in their position in society hence the become our tradition in life (Lippmann 1956).sexism is a stereotype of differentiating or judging people based on their gender ,which cause discrimination and unequal treadment to the garders.sexism can be displayed in every aspects that contribute to our habit and tradition one of them is language.sexist language consciously or not,has been portrayed in everything in our life ,including media such as film.this article observed sexist language in ‘’The Lord of the Rings’’film rtilogy.
This study uses sara mills sexism theory,which classifies sexist language into overt and indirect sexism.In The Lord of the Ringfilm trilogy, there are six types that are included to overt sexism:naming,generic pronouns,generic nouns,compouns wort,non-parallel terms,and derivational.For the indirect sexism,there are two types in the film:metaphors and presuppositions.By observing the categories of sexist language,the effectof its usage towartds the female character in the film can be observed
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Textbook is one of the materials in teaching learning process which is regularly used by both teachers and students at school. Textbook should be a representation of gender equality. Thus, this research was conducted to examine if both gender are represented equally in the EFL textbook Grow with Eenglish grade three. This research aims at answering the question “what are gender represented equally in the EFL textbook Grow with English grade three?”. To answer the research questions, document analysis method was applied to this research. Every page of the textbooks was analyzed to discover three aspects. They are visibility, occupation, and activity. After doing the analysis, it can be concluded that the gender did not represented equally. The number of female dominated in five chapter, while male were dominated in three chapter. Over all, the author of the textbook has tried to promote gender equity in the textbook. The textbook in this research still contain gender bias issues. Thus, it is expected to be revised in order to gender representation in the all of textbook will be represented equally.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Adanya perubahan teknologi komonikasi yang sangat cepat dan menggobal, telah memberikan kesempatan para pemasar dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan efisiensi. Menggunakan media iklan sebagai cara menjangkau pelanggan secara global, menjadi pertimbangan dunia bisnis saat ini pertumbuhan ini akan berdampak pada perilaku pengambilan pembelian impulsive. Mengkomunikasikan produk hand body lotion Vaseline kepada konsumen nyata mampu potensial membutuhkan usaha promosi efektif. Promosi dalam memperkenalkan atau mengkomonukasikan produk atau jasa yang dihasilkan, merupakan salah satu usaha pemasaran perusahan dalam meningkatkan penjualan.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh media iklan terhadap pembelian impulsive produk hand and body lation Vaseline di Dutalia Swalayan Kupang.Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, data diperoeh dengan penyebaran kuesioner kepada 96 responden.Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen di Dutalia Swalayan Kupang, sampel yang diambil ditetapkan. Metode sampel yang digunakan adalah accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja yang pernah melakukan pembelian di Dutalia Swalayan Kupang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner Teknik analisis data menggunkan analisis linear berganda, dan untuk menguji hipotesis digunakan uji t (secara parsial), dan uji f (simultan). Data yang dikumpulkan akan dioalah dengan analisis regresi linear berganda Y= a +b1 X1 + b2X2 + b3X3 +b4X4 +e serta melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji f (simultan). Data yang dikumpulkan akan diolah dengan analisis regresi linear berganda Y=a +b1 diperoleh X1 = 4.329 nilai t hitung tersebut selanjutnya dibandingkan nilai t tabel untuk kesalahan 5% maka diperoleh t hitung > t tabel sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Selanjutnya data diperoleh X2 = 6.707 nilai t hitung > t tabel sehingga Ha ditolak. Selanjutnya data diperoleh X3 = 5.770 dimana nilai t hitung > t tabel sehingga Ho diterima dan Ha ditolak.Selanjutnya data diperoleh X4 =11.009 dimana nilai t hitung > t tabel sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: media iklan, uang saku, usia dan gender berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsive produk hand and body lotion Vaseline di Dutalia Swalayan Kupang.
Berdasarkan hasil uji F analisis regresi linear berganda maka dapat diketahui signifikan untuk variabel media iklan (X1), uang saku (X2), usia (X3), gender (X4), terhadap pembelian impulsive (Y) adalah 0,000 < 0,05 dan nilai F hitung lebih besar F tabel (311.596>23)sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan (Bersama-sama) untuk variabel media iklan (x1), uang saku (X2), usia (X3), gender (X4), berpen garuh positif terhadap pembelian impulsif (Y).
Pengaruh Media Iklan (X1) Terhadap Pembelian Impulsif (Y)
Hasil penelitian pada variabel media iklan (X1) memiliki pengaruh positif terhadap pembelian impulsive (Y) prodyk hand and body lotion Vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung sebesar 4.329, sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat di Dutalia Swalayan Kupang. Penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan oleh Mila Noni Alfiolita pada tahun 2021 dengan judul pengaruh literasi ekonomi, media iklan dan control diri terhadap pembelian impulsive mahasiswa, hasil penelitian menyimpulkan bahwa media iklan berpengaruh terhadap pembelian impulsif.
Pengaruh Uang Saku (X2) Terhadap Pembelian Impulsif (Y)
hasil penelitian pada variabel uang saku (X2) menunjukan bahwa uang saku memiliki pengaruh positif terhadap pembelian impulsif (Y) produk hand and body lotion vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 6.707, sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pembelian impulsif produk hand body lotion vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini mendukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Noni purnama Sari pada tahun 2019 dengan judul pengaruh uang saku terhadap pola konsumsi mahasiswa fakultas ekonomi IAIN Bengkulu, hasil penelitian menyimpulkan bahwa variabe uang saku berpengaruh terhadap pola konsumsi mahasiswa ekonomi IAIN Bengkulu.
Pengaruh Usia (X1) Terhadap Pembelian Impulsif (Y)
Hsail penelitian pada variabel Usia (X3) menunjukan bahwa Usia memiliki pengaruh positif terhadap pembelian impulsif produk (Y) hand and body lotion vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil penguji yang memiliki nilai t hitung sebesar 5.770, sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap bariabel terikat pembelian impulsif produk hand body lotion vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini mendukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Muhamad Wildan pada tahun 2021 dengan judul pengaruh stimulus media ikllan, usia, dan gender terhadap perilaku pembelian impulsif produk fashion, hasil penelitian menyimpulkan bahwa variabe usia berpengaruh terhadap pperilaku pembelian impulsif.
Pengaruh Gender (X4) terhadap Pembelian Impulsif (Y)
Hasil penelitian pada variabel Gender (X4) menunjukan bahwa gender memiliki pengaruh positif terhadap pembelian impulsif (Y) produk hand body vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil penguji yang memiliki nilai t hitung 11.009, sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pembelian impulsif produk hand body lotion vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini mendukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Dwi Purwanto pada tahun 2018 dengan judul pengaruh gender,promosi penjualan, dan sifat materealisme terhadap perilaku impulse buying secara online pada mahasiwa fakultas ekonomi universitas negeri Yogyakarta, hasil penelitian menyimpulkan bahwa variabel gender berpengaruh terhadap perilaku impulse buying.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DI UPTD SMP NEGERI 8 KUPANG.
Bayang, M.W) * Meha, A.M) ** Ndun, O.)**
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiamana pelaksanaan blended learning di UPTD SMP Negeri 8 Kupang. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 guru biologi dan 28 siswa kelas VIIA dengan teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah selama pandemi covid-19 guru melakukan pembelajaran blended learning dalam pembelajaran yaitu 1). Pencarian imformasi atau sumber belajar terkait materi yang dipelajari, mencakup pencarian imformasi dari berbagai sumber yang telah tersedia secara ofline dan online dengan berdasarkan pada relevansi, validalitas dan akademik. Pendidik atau fasilitator berperan memberikan masukan pada peserta didik untuk mencari imformasi yang efektif dan efesien. 2). Menemukan, memahami dan mengimformasikan ide atau gagasan, peserta didik secara individu maupun secara kelompok berupaya untuk menemukan, memahami serta mengimformasikannya dengan ide atau gagasan yang telah ada dalam pikiran peserta didik kemudian menginterprestasikan ide atau gagasan yang telah ada dalam pikiran peserta didik, kemudian menginterprestasikan imformasi atau pengetahuan dari berbagai sumber yang suda tersedia, samapai peserta didik mampu mengkomonikasikan kembali dan menginterprestasikan ide-ide dan hasil prestasinya menggunakan fasilitas. 3).mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara ofline dan online didepan kelas. Setiap kelompok diharuskan untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya didepan kelas dan kelompok lain mengajukan pertanyaan atau penanggapi hasil diskusinya.setelah mendapatkan tanggapan peserta didik menyempurnakan hasil diskusi kelompoknya apa bila terdapt kesalahan. 4). Mengkontruksikan pengetahuan melalui proses asimilasi dan akomodasi dari hasil analisis dari kesimpulan atau mengimformasika materi yang dipelajari dalam pembelajaran. Mengkontruksikan pengetahuan melalui proses asimilasi dan akomodasi bertolak dari hasil analisis diskusi dan perumusan kesimpulan dari imformasi yang diperoleh. Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan sebagaiamana telah diuraikan diatas ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan pembelajaran Blended Learning belum maksimal hal ini disebabkan karena faktor tidak meratanya fasilitas belajar yang dimiliki peserta didik, akses internet yang tidak lancar sehingga menghambat proses pembelajaran dan kurangnya guru dalam mendesain pembelajaran yang menarik untuk diikuti secara online.
.
Kata kunci: pembelajaran blended learning siswa SMP Negeri 8 Kupang
Keterampilan *: Peneliti
**: Pembimbinbing
ABSTRAK
ANALYSIS OF IMPLEMENTATION OFBLENDED LEARNING MODEL IN UPTD SMP NEGERI 8 KUPANG.
Bayang, M.W) * Meha, A.M) ** Ndun, O.)**
This study aims to determine how the implementation of blended learning in UPTD SMP N egeri 8 Kupang. The subjects in this study were 1 biology teacher and 28 studens of cllas VIIA. The data analisis techni ques used were data reduction, data presentation and conclusion drawing The resultsof this study that during the COVID-19 pandemic the theacher carried out blended learning in learning, namely 1). Search for imformation or learning resouces related to the materila being studied, including searching for imformatoin from various sources thad are avail able offline and online based on relevance, vilidity, and akademics.Educators or facilitators play a role in providing imput to studeds to find eficcient imformatoin. 2) finding, understading and imforming or ideas, stidens individually and in gro ups try to find, understand and imform them whith ideas that already exist in the minds of studen then interpret the ideas or ideas thad already exist in the minds of studeds, then interpreting imformation or knowledge from varous souerces that are already available, until studedns are aple ti re-communicate using facilities. 3) presenting the results of group disccussions offline and online in fron of the class. Each group is required to present the results of their group discussion offline in front of the class and other groups ask questions or respond to the results of the discission. 4) constructing knowledge through the process of asismilation andaccodation of the results of the analisys of conclusion or imforming the material learning in learning. Constructing knoledge through the procces of asilation and accommodation star from the results of discussion as described above it is colcluded that the implementation of blended learning has not been maximized, this is due to the univen distrubution of learning facilities ownet by studed, internet access that is not smooth so that it hinders the learning the process that is not smooth so that it hinders the learning process and the lack of teachers in designinng intersting learning for studeds. Followed online
Keywords: blended learning for studedns of SMP Negeri 8 Kupang skills: researcher.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK STRATEGI PELATIH ATLETIK NAGA TIMOR SPORT CLUB DALAM MEMBINA ATLET BERPRESTASI CABANG LARI JARAK PENDEK 100 METER PADA MASA PANDEMI COVID-19 Orbin Bureni1, David Loba 2, Fredik E. Nope 3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia [email protected] Latar belakang: Pandemi Covid-19 membawa dampak yang sangat signifitas terhadap semua sendi kehidupan manusia, khususnya pembinaan untuk para atlet berprestasi yang merupakan salah satu komponen kehidupan manusia yang terdapak oleh serangan virus covid-19 tersebut. Pembinaan yang selama ini dilaksanakan dengan baik, secara tiba-tiba harus di kurangi volume latihannya.Selain kendala di kuranginya volume latihan, setiap perlombaan juga ditiadakan untuk sementara waktu. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelilitian ini adalahuntukmengetahui strategi pelatih atletik naga timor sport klub dalam membina atlet berprestasi cabang lari jarak pendek pada masa pandemi covid-19. Metode penelitian: Penelitian inimenggunakan metode penelitian kualitatif, melalui teknik pengumpulan data yakni wawancara, pengamatan dan penelusuran pustaka daring dengan analisis data kualitatif deskriptif. Hasil dan pembahasan: Dari hasil penelitian menunjukan bahwapembinaan yang dilaksanakan secara terstruktur sesuia pembinaan atlet berprestasi di Naga Timor Sport Club Atletik.Sesuai dengan pembinaan yang dilaksanakan secara terstruktur oleh pelatih maka seketika atlet tersebut di turunkan untuk mengikuti suatu perlombaan tidak diragukan lagi karena sudah mengikuti pembinaan pada organisasi club. Katakunci: Strategi PelatihAtletik Dalam Membina Atlet berprestasi cabang lari jarak pendek.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Proses pembelajaran yan masih belum berhasil karena banyak siswa yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal yang diharapkan, 2) Siswa takut dengan lari jarak pendek berkaitan dengan kondisi fisik yang kecil sehingga mengurangi aktivitas lari jarak pendek, 3) Belum diketahui hasil belajar lari jarak pendek melalui pendekatan bermain.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar lari jarak pendek dengan metode bermain estafet bola. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari II siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar lari jarak pendek dengan metode bermain estafet bola, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan yaitu 75 mengalami peningkatan yaitu pada siklus I, siklus II yaitu dari 74,2%, 88,33. Jadi dapat disimpulkan bahwa hasil belajar pada lari jarak pendek dengan metode bermain sudah mencapai ketuntasan belajar yang telah ditetapkan.
Simpulan: peneliti ini adalah menunjukkan bahwa meningkatkan hasil belajar lari jarak pendek dengan metode bermain estafet bola siswa kelas VI SD Negeri Bongkoa Kecamatan Toianas
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT AN ANALYSIS ON THE USE OF ENGLISH SHORT STORY STRATEGY TO INCREASE STUDENTS’VOCABULARY MASTERY AT SMK NEGERI 3 WEWEWA BARAT KECAMATAN WEWEWA BARAT, KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA The objectives of this research is to find out the use of short story strategy to increase the eleventh grade student vocabulary mastery students’ of SMK Negeri 3 Wewewa Barat in academic year 2021. This research was an experimental research using quantitative methods. There were two kinds of test used, those were pre- test and post- test, of 20 students. The data were processed using T-test formula by comparing mean score of pre- test and post- test. The significant level was 5%. The result of the research showed that, first, the students’ vocabulary mastery was different before and after teaching using short story strategy. The mean of pre- test was 49,5 while the mean of post- test was 95,5 The diffrences between pre-test and post-test mean was 46. Second, the result showed that t- test ( to) 4,56 was higher than t- table (tt) 2,10 with the degree of freedom (df) 18. Therefore, it shows significance result after using short story in increasing students voacabulary mastery. It is a proof that using short story strategy is effective and can be used to improve students’ vocabulary mastery at SMK N 3 Wewewa Barat in academic year 2021/2022
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The research is entitled “ A STUDY ON LINGUISTICS VARIATION OF GENDER IN TETUN FEHAN DIALECT. This study was carried out to find languages variation of gender in Tetun Fehan dialect? and differences in gender of affectionate names between male and female in Tetun Fehan dialect?. Data for this Thesis was taken from the interview of two native informants. In this study, the researcher used a descriptive qualitative approach. By collecting data, then classified the data. The results of the data analysis showed there is language variations of gender in Tetun Fehan Dialect. There are 4 kind of language variation in the term of speaker. The first is based on terms of user Idiolect, Dialect, Temporal dialect, and Social dialect. The second is based on terms of language user variation in terms of utilization and the third language variation in terms of formality, and the last language variation in the term of facilities. Based on the informant, there are impact on listener’s attitudes toward language variation of gender in Tetun Fehan dialect. The level of education, Age, Social level sex/ gender, Economic, and social network/ the impact of their community. Differentation of affectionate name between male and female found based on the data analisysare Veto (female) including Bete, Bu’i, Ferik (mariage female), Ina (grand-mother), whereas Mane (male) including Bo’o, Mane, Katuas (mariage man), Ama (grand-father). The word He’e and Hi’i mean polite and Bete, Bu’i, Bo’o, Mane, are nickname of endearment.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Setiap pemerintahan wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban berupa laporan keuanga selama satu periode. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 192 Tahun 2014, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) merupakan suatu institusi yang dipercaya dapat mewujudkan tata kelola keuangan negara baik, transparan, dan akuntabel (good governance). Untuk mendukung terwujudnya good governance dalam pengelolaan keuangan negara maka dibutuhkannya seorang yang profesional dalam bidang akuntansi untuk mengaudit laporan keuangan agar dapat menghasilkan audit yang berkualitas. Istilah audit itu sendiri berasal dari bahasa laitin “audire” yang artinya mendengarkan, mengontrol, memeriksa, dan merevisi. Audit merupakan suatu tindakan yang membandingkan antara fakta atau keadaan sebenarnya (kondisi) dengan keadaan yang seharusnya ada. Pada dasarnya audit bertujuan untuk menilai apakah pelaksanaan yang dilakukan telah sesuai dengan apa yang diharapkan. Berdasarkan Standar Profesional Akuntansi Publik (2001) tujuan audit atas laporan keuangan oleh auditor independen pada umumnya adalah untuk menyatakan pendapat tentang kewajara, dalam semua hal material, posisi keuangan, hasil usaha, perubahan entitas, dan arus kas sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia (SA seksi 110). Berdasarkan uraian diatas maka faktor-fakto yang mempengaruhi kualitas hasil audit dilingkungan pemerintahan daerah antara lain indepedensi, objektifitas, dan integritas menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hasil audit karena dalam diri seorang auditor harus menjunjung tinggi kejujuran agar dalam mengaudit laporan keuangan sesuai dengan fakta yang ada dan tidak terpengaruh terhadap pihak lain. Ada pun faktor lain seperti pengalaman kerja juga mempengaruhi kualitas hasil audit karena seorang auditor yang semakin berpengalaman dalam mengaudit maka semakin sedikit kesalahan yang dilakukan saat mengaudit. Jika terjadi kesalahan yang dilakukan maka auditor tersebut dapat mengatasinya tanpa mempengaruhi kualitas hasil audit tersebut. Kompetensi dan motivasi juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hasil audit karena seorang yang akan melakukan audit harus memiliki kompetensi (keahlian) khusus dalam bidang tersebut, sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai yaitu menghasilkan audit yang berkualitas Penelitian ini dilaksanakan di Inspekorat Kota Kupang. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu independensi (X1), objektifitas (X2), integritas (X3), pengalaman kerja (X4), kompetensi (X5), dan motivasi (X6). Variabel dependen yaitu kualitas hasil audit (Y). Data yang digunakan merupakan data primer. Responden dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja di Inspektorat Kota Kupang. Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling dengan 33 responden. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Skala pengukuran data dengan skala ordinal. Data dianalisis dengan mengggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian terdapat indepedensi dan objektifitas tidak berpengaruh terhadap kualitas audit sedangkan integritas, pengalaman kerja, kompetensi, dan motivasi berpengaruh positif terhadap kualitas hasil audit pada auditor Inspektorat Kota Kupang.Berdasarkan hasil analisis Koefisien Determinasi maka dapat diketahui bahwa persentase sumbangan pad pengaruh variabel indepedensi(X1), objektifitas (X2), integritas (X3), pengalaman kerja (X4), kompetensi (X5) dan Motivasi (X6) terhadapa kualitas hasil audit (Y) adalah 76,2% sedangkan sisanya 23,8% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah disajikan maka kiranya dapat memberikan manfaat pada pihak-pihak lain yang terkait atas penelitian ini. Maka dari itu seorang auditor harus lebih meningkatkan indepedensi,objektivitas, integritas , pengalaman kerja, kompetensi dan motivasi agar dapat lebih meningkatkan lagi kualitas audit yang dihasilkan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peran perempuan dalam kehidupan dan pelayanan gereja merupakan isu yang terus menjadi bahan refleksi teologis hingga masa kini. Dalam sejarah gereja, kontribusi perempuan sering kali kurang mendapat perhatian yang memadai, terutama dalam konteks kepemimpinan dan pengajaran rohani. Padahal, Alkitab memuat sejumlah narasi yang menunjukkan keterlibatan aktif perempuan dalam pelayanan gereja mula-mula. Salah satu teks yang penting untuk dikaji adalah Kisah Para Rasul 18:24-28, yang menampilkan peran Priskila dalam membimbing Apolos agar memahami ajaran Injil secara lebih utuh. Teks ini memberikan dasar biblis yang kuat untuk melihat perempuan bukan sekadar sebagai pendamping, melainkan sebagai pelayan firman dan pembina iman yang dipercaya Allah. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pesan teologis dari Kisah Para Rasul 18:24-28 melalui pendekatan tafsir naratif, serta menelusuri relevansinya bagi pelayanan pendeta perempuan di Jemaat GMIT Hosana Fedok, Klasis Rote Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yang menekankan analisis naratif terhadap unsur-unsur teks seperti alur cerita, tokoh, latar, dan pesan teologis yang dihasilkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterlibatan Priskila dalam pengajaran Apolos menegaskan bahwa otoritas pelayanan dalam gereja tidak ditentukan oleh jenis kelamin, melainkan oleh panggilan dan perlengkapan dari Allah. Narasi ini memperlihatkan bahwa Allah secara berdaulat memakai perempuan sebagai subjek aktif dalam pelayanan rohani. Temuan ini menjadi sangat relevan dengan konteks Jemaat GMIT Hosana Fedok, di mana pelayanan kependetaan didominasi oleh pendeta perempuan dan telah menjadi bagian alami dari dinamika kehidupan jemaat. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pelayanan pendeta perempuan di Jemaat GMIT Hosana Fedok bukanlah penyimpangan dari tatanan gereja, melainkan perwujudan nyata dari prinsip kesetaraan dan kemitraan dalam tubuh Kristus sebagaimana telah dihidupi sejak gereja mula-mula. Kajian ini diharapkan dapat memperkaya refleksi teologis gereja serta memperkuat pemahaman jemaat tentang peran perempuan dalam pelayanan dan pengajaran iman.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya persoalan ketegangan peran yang dialami pendeta dalam konteks pelayanan Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), khususnya di wilayah Klasis Amabi Oefeto Timur. Fokus utama penelitian diarahkan pada analisis satu status pelayanan pendeta yang memuat berbagai tuntutan peran yang harus dijalankan secara bersamaan, antara lain sebagai pelayan rohani, pemimpin organisasi gereja, pendamping pastoral bagi jemaat, figur sosial di tengah masyarakat, serta juga sebagai anggota keluarga. Keragaman dan kompleksitas ekspektasi tersebut, sering kali menimbulkan ketegangan peran yang berdampak pada kondisi fisik, emosional, dan spiritual pendeta. Namun situasi ini cenderung dipandang sebagai kelemahan pribadi, sehingga menutupi akar masalah yang bersifat struktural dan sistemik dalam kehidupan bergereja. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami latar belakang terjadinya ketegangan peran pendeta dalam konteks GMIT, menganalisis dampaknya terhadap kualitas pelayanan dan kehidupan pendeta, serta merumuskan refleksi sosio-teologis yang dapat membantu gereja menata kembali pemahaman dan praktik pelayanannya agar lebih selaras dengan hakikat gereja sebagai persekutuan tubuh Kristus yang saling menopang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pendeta dan pihak-pihak terkait. Selain itu, penelitian ini juga memanfaatkan kajian pustaka terhadap literatur teologis dan sosiologis yang relavan, khusunya teori ketegangan peran (role strain) yang dikemukakan oleh Robert K. Merton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketegangan peran pendeta bukan terutama disebabkan oleh keterbatasan individu, melainkan oleh struktur pelayanan gereja yang menempatkan pendeta sebagai pusat berbagai tuntutan, tingginya ekspektasi jemaat, serta keterbatasan sumber daya dan fasilitas pelayanan. Refleksi sosio-teologis menegaskan pentingnya pengembangan sistem pelayanan yang lebih kolaboratif, partisipatif, dan saling mendukung, sehingga pendeta dapat menjalankan panggilannya secara manusiawi, sehat, dan berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penindasan gender merupakan persoalan serius yang masih dihadapi dalam kehidupan bergereja di GMIT. Keberadaan jemaat yang hidup dalam konteks masyarakat dengan budaya patriarki yang kuat turut membentuk sistem sosial yang menempatkan perempuan pada posisi subordinat, kurang didengar, dan kerap dipahami sekadar sebagai pelengkap laki-laki. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengungkapkan suara, perasaan, emosi dan tindakan Yael dalam teks Hakim-hakim 4:17–24 dan 5:24–27 yang selama ini terpinggirkan dalam pembacaan Alkitab yang dipengaruhi struktur patriarki serta mengimplikasikannya bagi jemaat GMIT Alfa Omega Labat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode feminis kritis Elisabeth Schüssler Fiorenza yang menafsirkan teks dari pengalaman konkret perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks Hakim-hakim 4:17–24 dan 5:24–27, menegaskan bahwa kekerasan tidak dibenarkan, melainkan dipahami dalam konteks krisis kehidupan dan ketiadaan sistem keadilan, sehingga penekanan teks terletak pada keberpihakan Allah terhadap kehidupan dan pembebasan dari penindasan. Suara Yael dalam teks ini menegaskan keberanian, kepekaan, dan tanggung jawab moral sebagai sikap iman yang berpihak pada kehidupan. Temuan ini menegaskan bahwa Allah memberkati perempuan bukan karena status sosial atau kepatuhan pada struktur patriarki, melainkan karena keberanian dan tanggung jawab etisnya, sehingga Jemaat GMIT Alfa Omega Labat dipanggil untuk keluar dari struktur patriarki yang menindas serta secara berani, bertanggung jawab, peka, dan cerdik menghadirkan pembebasan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini mengkaji tentang kepemimpinan pendeta perempuan di GKS, serta peran pendeta perempuan ditengah jemaat. Struktur masyarakat yang patriarki menempatkan perempuan diranah domestik mengurus keperluan rumah tangga, mengerjakan pekerjaan rumah tangga, melayani anak dan suami. Pembatasan yang terjadi bagi perempuan dalam melaksanakan perannya dalam gereja karena anggapan bahwa perempuan lebih cocok melayani rumah tangga bukan untuk memimpin. Gereja Kristen Sumba sebagai salah satu sinode protestan di Indonesia juga mengalami hal yang sama. Banyak kepemimpinan gereja didominasi oleh laki-laki dan perempuan dibatasi dalam tugas kepemimpinan. Pada sidang sinode ke XXX di GKS Waihibur tahun 1980 diputuskan dan diterima perempuan sebagai pendeta. Perjuangan perempuan untuk menjadi pendeta pada saat itu tidaklah mudah karena membutuhkan pergumulan yang panjang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran Persekutuan Doa Keluarga Mezbah terhadap kehidupan jemaat di GMIT Betesda Kiukenat, dengan fokus pada dampak negatif berupa penolakan terhadap pendeta sebagai Ketua Majelis Jemaat (KMJ). Penelitian ini menggunakan pendekatan “Mix Methods”, yaitu gabungan metode kualitatif dan kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi partisipatif, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persekutuan Doa Keluarga Mezbah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kehidupan rohani jemaat. Di satu sisi, persekutuan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan spiritualitas dan kebersamaan jemaat. Namun di sisi lain, muncul pengaruh negatif berupa penolakan terhadap pendeta sebagai KMJ, yang menunjukkan adanya penyimpangan fungsi persekutuan doa dari tujuan utamanya. Refleksi teologis dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan di GMIT Betesda Kiukenat mencerminkan semangat jemaat mula-mula dalam Kisah Para Rasul yang hidup dalam doa, kebersamaan, dan kasih. Namun, dalam kerangka gereja Presbiterian Sinodal GMIT, kehadiran pendeta tetap merupakan bagian penting untuk menjaga kemurnian ajaran dan kesinambungan pelayanan. Oleh karena itu, Sinode dan Klasis diharapkan dapat menjadi jembatan pemulih hubungan dan membuka ruang dialog demi memperkuat spiritualitas komunitas dalam semangat gereja yang satu, kudus, am, dan rasuli. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan refleksi bagi GMIT Betesda Kiukenat, agar kehidupan jemaat mula-mula menjadi cermin dan pedoman, khususnya bagi Persekutuan Doa Keluarga Mezbah, supaya kembali pada fungsi semula sebagai sarana pertumbuhan iman. Dengan demikian, persekutuan doa tidak menjadi alat pembentukan kekuasaan, tetapi menjadi wadah yang membangun kesatuan dan ketaatan dalam tubuh Kristus, serta mendorong jemaat menjadi komunitas yang inklusif, terutama dalam menerima pelayanan pendeta sebagai KMJ.