ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ARSI ANAT LEOKUNA (19380003). Analisis Bioekologi Lokasi Budidaya rumput Laut di Perairan Sulamu Kelurahan Sulamu Kabupaten.WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si, P.hD. dan IMANUEL J. EMOLA, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing I dan II Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Kelurahan Sulamu Merupakan Salah satu Kelurahan yang berada di Kecamatan, Sulamu yang memiliki potensi sumber daya hayati pesisir yang cukup besar.juga potensi budidaya rumput laut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bioekologi lokasi budidaya rumput laut di Perairan Sulamu Kelurahan Sulamu Kabupaten Kupang. Penelitian ini telah di laksanakan pada bulan April 2023, di Perairan Sulamu Kelurahan Kabupaten Kupang. Penelitian ini menggunakan metode Servei dengan melakukan observasi dan pengukuran langsung di lapangan. Pengambilan Sampel Makro alga menggunakan metode garis transek kuadtran dengan ukuran 1x1 m.. untuk memperoleh data lamun sebagai objek penelitian di gunakan metode transek kuatran. Pengambilan sampel Echinodermata menggunakan metode belt transet. Data makro alaga yang diambil adalah kepadatan, indeks keanekaragaman,dan indeks dominasi. Data lamu yang di ambil Kerapatan jenis dan relatif , frekoensi jens relatif dan penutupan lamun. Echinodermata yang di ambil yaitu kepadatan keanekaragaman dan dominasi . Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa kelimpahan jenis dan relatif makroalga tertinggi adalah ditemukan pada jenis Ulva intestinalis dengan nilai kepadatan yaitu (10,00 individu/m2 38,12%). Sedangkan kepadatan jenis dan relatif relatif terendah adalah jenis graciralia sp dengan jumlah nilai (1,87 individu/m2 dan 1,73 individu/m2). Indeks keseragaman indeks keanekaragaman dan indeks dominasi makro alga tertinggi sebesar (0,504, 0,449, 0,093). Nilai kerapatan jenis relatif Lamun tertinggi terdapat pada halodule pinifolia dengan nilai kerapatan (19,47 m2, 38,65 %). Sedangkan nilai terendah kerapatan jenis dan relatif pada jenis enhalus acoroides dengan jumlah nilai (4,00m2,7,94%). Nilai frekonesi jenis dan relatif tertinggi terdapat jenis halodule pinifolia dengan nilai frekoensi (19,467m2 ). Sedangkan nilai terendah jenis frekoensi dan relatif terdapat pada jenis enhalus acoroides dengan nilai (4,000m2). Nilai penutupan jenis dan relatif tertinggi dengan jumlah nilai 3,86 dan terendah paada jenis enhalus acoroides dengan jumlah nilai (0,79%).Penutupan relatif tertinggi halodule pinifolia sebesar 38,65% dan penutupan relatif terendah pada jenis enhalus acoroides dengan jumlah nilai (7,94%). Kepadatan jenis dan relatif echinodermata tertinggi adalah di temukan pada jenis Ophiactidae dengan jumlah nilai 113 individu/m2 dan kelimpahan terendah pada jenis Halothuriidae dengan jumlah nilai (37 individu/m2 ). Kepadatan speseis tertinggi pada spesies macrophiotrix belli dengan jumlah nilai (3,00 individu/m2). sedangkan kepadatan spiesies terendah paada spesies linckia laevigata dengan jumlah nilai (0,10 individu/m2). Perhitungan indeks keanekaragaman, dominasi echinodermata (0,504, 0,449 dan 0,093).
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Analisis Pendapatan Petani Di Kecamatan Kupang Barat (Studi Kasus pada petani tomat Di Desa Bolok) Pendapatan merupakan suatu hal yang penting bagi suatu perekonomian pada suatu negara, karena dari pendapatan yang stabil akan membantu dalam pembangunan ekonomi pada suatu negara. Pendapatan merupakan tujuan utama dari suatu usaha. Pendapatan merupakan suatu faktor yang penting dalam suatu usaha, karena pendapatan yang diperoleh dapat mempengaruhi tingkat laba yang diharapkan menjamin kelangsungan suatu usaha,pendapatan mempunyai peran yang sangat besar dan merupakan faktor penentu apakah usaha yang di jalakan dapat terus berkelanjutan atau berhenti akibat menurunya pendapatan pada suatu usaha. Masalah tinggi rendah suatu pendapatan sangat mempengaruhi kehidupan para petani,khususnya pada petani tomat. Kesejahteraan petani sering dikaitkan dengan keadaan usaha tani yang dicerminkan oleh tingkat pendapatan. a). Untuk mengetahui apakah modal mempengaruhi pendapatan petani tomat di Desa Bolok, b), Untuk mengetahui apakah biaya sewa berpengaruh pada pendapatan petani tomat di Desa Bolok, c). Untuk mengetahui apakah upah tenaga kerja mempengaruhi pendapatan petani tomat di Desa Bolok, d).Untuk mengetahui apakah biaya pupuk berpengaruh pada pendapatan petani tomat di Desa Bolok Jumlah tomat yang dihasilkan petani di Desa Bolok memiliki jumlah yang bervariasi tergantung pada luas lahan yang digunakan petani untuk menanam, begitu pun pada harga yang di peroleh bervariasi tergantung pada harga di pasaran. Hasil penelitian menyatakan bahwa analisis kelaykan R/C ration, diketahui rata-rata nilai R/C ration R/C > 1, maka penerimaan yang diterima lebih besar dibandingkan biaya yang dikeluarkan, artinya usahatani tomat layak untuk terus diusahakan dan dijalankan. Dari hasil penelitian ini, modal,biaya sewa,upah tenaga kerja, dan biaya pupuk berpengaruh positif pada pendapatan petani. Kata Kunci: Analisis, pendapatan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan jaman pada saat ini menjadikan kebutuhan masyarakat semakin meningkat. Banyaknya tingkat kebutuhan masyarakat menjadikan masyarakat banyak yang harus melakukan pinjaman pada lembaga keuangan demi memenuhi kebutuhan. Masyarakat pada umumnya juga banyak yang memilih melakukan pinjamanan pada sebuah lembaga keuangan simpan pinjam yang memiliki bunga pinjaman rendah dan mendapatkan kemudahan saat akan melakukan pinjaman, Adapun tujuan dari Koperasi bukan hanya untuk mendapatkan atau meningkatkan laba, tetapi lebih ditekankan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan akuntansi piutang pada koperasi sudah sesuai dengan ketentuan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan diskriptif ialah peneliti akan mendeskripsikan konsep dan menghimpun fakta tetapi tidak melakukan pengujian hipotesis, yang bertujuan untuk membuat deskripsi, gambaran,atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat. Teknik pengumpulan data mengunakan dokumentasi, yakni penulis mendapatkan data laporan keuangan koperasi Tahun 2022, sebagai bahan dasar untuk melakukan analisa data atas masalah yang diteliti.
Berdasarkan hasil pengujian dengan menuggunakan metode deskriptif, sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut: “Pengakuan dan pengukuran Kopdit Swastisari sudah sesuai dangan SAK yang berlaku yakni pengakuan piutang yang diterapkan sesuai dengan PSAK No. 23 revisi 2014 dan pencatatan sesuai dengan PSAK ETAP. Ditinjau dari segi pencatatan, penyajian dan pengungkapan piutang yang dilakukan, Kopdit Swastisari sesuai dengan SAK yang berlaku. Maka perlakuan akuntansi piutang pada koperasi swastisari sudah sesuai dengan ketentuan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik.”
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis Kinerja Perusahaan sangatlah penting, Analisis Pendahuluan Pada analisis terdahulu akan mendeskripsikan indikator-indikator empirik masing-masing konsep analisis kinerja perusahaan, laporan arus kas dan perubahan modal yang terdaftar di BEI data dikumpulkan menggunakan data sekunder. Data yang diperoleh adalah data dari laporan keuangan Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI. Berdasarkan perhitungan rasio yang telah diuraikan, maka dapat diketahui perbandingan kondisi kinerja perusahaan Sub-Sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan perusahaan Sub-Sektor Makanan dan Minuman dalam membayar kewajiban lancar belum dikatakan baik.Untuk itu perusahaan harus mampu menambah jumlah arus kas operasi agar perusahaan mampu melunasi kewajiban-kewajiban yang jatuh tempo. Perubahan modal yang mengalami peningkatan terdapat pada perusahaan Siantar Top Tbk,yaitu pada tahun 2021 sebesar Rp. 3.300.848.622.529 sedangkan perusahaan yang mengalami penurunan dialami oleh perusahaan Multi Bintang Indonesia Tbk, pada tahun 2021 sebesar Rp. . 3.300.848.622.529 sedangkan perusahaan yang mengalami penurunan dialami oleh perusahaan Multi Bintang Indonesia Tbk,
pada tahun 2021 sebesar Rp. 1.099.157, hal ini disebabkan pengeluaran perusahaan lebih besar dibandingkan dengan pemasukan yang diperoleh oleh perusahaan tersebut, Kinerja Perusahaan dilihat dari Rasio Capital Expenditure dan Investasi Berdasarkan hasil kinerja dari 12 perusahaan dengan menggunakan Ratio Capital Expendeture dan Investasi secara umum dikatakan tidak baik. Kinerja Perusahaan dilihat dari Perubahan Modal dapat diketahui kinerja perusahaan dari tahun 2018-2021.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul :”Analisis Trend Atas Kontribusi Laba Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Studi Kasus Pada BUMD PD Pasar Kota Kupang)”
Kemandirian daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal menjadi isu yang dihadapi oleh setiap Pemerintahan Daerah, karena kebutuhan daerah (fiscal need) yang tidak seimbang dengan kapisitas fiskal (fiscal capacity) akan menimbulkan kesenjangan fiskal (fiscal gap). Pemerintah Daerah dituntut harus dapat meningkatkan PAD tanpa harus melanggar norma-norma dengan cara mengoptimalisasi potensi yang ada.
Pemerintah Daerah harus berusaha melakukan pengelolaan penerimaan daerah secara cermat, tepat dan hati-hati. Pemerintah Daerah harus menjamin bahwa semua potensi penerimaan telah terkumpul dan dicatat ke dalam sistem akuntansi pemerintahan daerah. Aspek utama dalam manajemen penerimaan daerah yang perlu mendapat perhatiaan serius adalah pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
PAD harus menjadi bagian sumber keuangan terbesar bagi pelaksanaan otonomi daerah. Hal ini menunjukkan bahwa PAD merupakan tolak ukur terpenting bagi kemampuan daerah dalam menyelenggarakan dan mewujudkan otonomi daerah, sehingga PAD mencerminkan kemandirian suatu daerah. Untuk menciptakan penerimaan PAD melalui hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan tersebut, dilakukan antara lain melalui pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di berbagai provinsi.
Dengan adanya BUMD diyakini mampu memberikan dampak dan manfaat yang sangat besar untuk perkembangan perekonomian bagi masyarakat didaerah. Tujuan utama dibentuknya BUMD adalah guna membantu melaksanakan pembangunan daerah, dan mendorong kegiatan ekonomi daerah, menciptakan kesempatan kerja, menyediakan jasa pelayanan sosial dan memberikan kontribusi terhadap PAD.
Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi kontribusi laba BUMD dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang menggunakan analisis trend. Secara terperinci yang menjadi persoalan penelitian adalah bagaimana potensi kontribusi laba BUMD dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang menggunakan analisis trend.
Kontribusi ialah suatu bentuk sumbangan berupa material (uang) yang dapat berupa sokongan atau sumbangan. Kontribusi keuntungan BUMD adalah sesuatu yang diberikan oleh BUMD baik dalam bentuk sumbangan atau dana untuk meningkatkan pendapatan asli daerah yang berguna untuk membantu mendorong pembangunan daerah.
Pendapatan Asli Daerah (PAD), yaitu pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. PAD bertujuan memberikan kewenangan kepada Pemerintah Daerah untuk mendanai pelaksanaan otonomi daerah sesuai dengan potensi daerah sebagai perwujudan desentralisasi.
Populasi pada penelitian ini adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Daerah Pasar Kota Kupang. Sampel pada penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Penerimaan laba BUMD Pemerintah Daerah Pasar Kota Kupang dan Laporan Realisasi Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dan wawancara. Dokumentasi berupa Laporan Realisasi Anggaran Kota Kupang tahun 2019-2022 dan dokumen lainnya yang memuat informasi mengenai BUMD, sedangkan wawancara dilakukan dengan kepala bagian keuangan BUMD di Kota Kupang.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Pada penelitian ini data yang dianalisis adalah Laporan Realisasi Anggaran Penerimaan laba BUMD Pemerintah Daerah Pasar Kota Kupang dan Laporan Realisasi Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang tahun anggaran 2019-2022. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif pada analisis pendahuluan dimana analisis deskriptif tersebut digunakan untuk menggambarkan fenomena-fenomena yang ada dilapangan. Pada analisis lanjutan data analisis deskriptif dihitung menggunakan rumus analisis kontribusi dan analisis trend.
Berdasarkan pembahasan hasil analisis diatas peneliti dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:
Retribusi pelayanan pasar terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang tahun 2023-2027 tergolong cukup berkontribusi dengan persentase 2,8%. kontribusi ini menunjukan keaktifan yang diberikan oleh PD Pasar dalam menyetorkan laba perusahaan tersebut kepada PAD yang menandakan bahwa perusahaan tersebut masih produktif dalam pengelolaan kinerjanya meskipun belum secara maksimal.
Estimasi penerimaan retribusi pelayanan pasar melalui analisis trend untuk tahun 2023-2027 mengalami peningkatan dari tahun 2022 sebesar Rp 656.344.000 diestimasikan menjadi Rp 902.066.167,8 pada tahun 2023 yang kemudian diikuti dengan peningkatan kontribusi laba PD Pasar terhadap PAD yang ikut mengalami peningkatan dari tahun 2022 sebesar Rp 229.720.400 diestimasikan menjadi Rp 315.723.159.
Berdasarkan pada kesimpulan dan keterbatasan penelitian maka saran dari penulis untuk penelitian selanjutnya adalah membuat peraturan yang mengatur perencanaan/perumusan potensi dan target pendapatan asli daerah . Pemerintah daerah harus terus mengoptimalkan penerimaan dari potensi pendapatannya yang telah ada melalui peningkatan fasilitas bagi para pedagang agar mereka nyaman saat berjualan. Selain itu, Pemerintah daerah sebaiknya melakukan penyuluhan atau pemberitahuan tentang pentingnya membayar retribusi daerah seperti retribusi pelayanan pasar, sehingga diharapkan dengan adanya hal tersebut dapat meningkatkan kepatuhan membayar retribusi. Selain itu di harapkan pemerintah daerah untuk bekerja sama dengan pihak-pihak yang berhubungan dengan kegiatan perdagangan, pariwisata, perindustrian agar dapat bersama-sama memikirkan langkah-langkah yang tepat demi memajukan penerimaan pendapatan asli daerah Kota Kupang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINGKASAN
FEMIANA HOAR KLAU (17382265) Analisis Sosial Nelayan Gillnet di Pantai Motadikin Desa Fahiluka, Kabupaten Malaka: Dr. Alfred G.O, Kase., S.Pi, M.Si.,Ph.D dan Beatrix M. Rehata, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Pantai Motadikin terletak di Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Selain ikan pelagis kecil perairan Pantai Motadikin juga memiliki potensi sumberdaya pesisir lain seperti hutan mangrove. Panjang garis panjang ± 10 km, dan dihuni sekitar 220 kepala keluarga, yang merupakan nelayan gillnet.
Hasil pengamatan, alat tangkap gillnet mendominasi alat tangkap lain yang digunakan oleh nelayan di Pantai Motadikin. Analisis sosial ekonomi nelayan gillnet belum banyak diteliti, hal ini penting mengingat pengaruh keadaan sosial ekonomi terhadap masyarakat nelayan yaitu keterbatasan pendidikan dan keadaan rumah yang tergolong rendah sehingga berpengaruh besar terhadap pendidikan, lingkungan serta perilaku kehidupan nelayan. Dan salah satu cara untuk mengetehui kondisi sosial ekonomi nelayan gillnet di Pantai Motadikin adalah dengan mempelajari kondisi sosial ekonomi nelayan.
Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2021 di Pantai Motadikin, Desa Fahiluka. Metode yang digunakan yakni metode survey. Teknik pengambilan sampel dengan cara Random Sampling.
Dari hasil wawancara dan pembagian kuisioner dapat disimpulkan bahwa Hasil Penelitian pendapatan nelayan gillnet yang di Desa Fahiluka dalam satu bulan sebesar Rp. 11.116.667. Nilai ROI 5,0%, nilai BEP Produksi 1.682, BEP Harga 40.776 dan nilai R/C Ratio untuk melihat relative usaha dalam satu periode/tahun memperoleh sebesar angka 7,57 dikatakan usaha yang layak.
Kata Kunci: analisis Usaha Pendapatan nelayan Gillnet Desa Fahiluka
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu Provinsi yang memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah. Salah satu keanekaragaman hayati yang sangat potensial adalah mangrove. NTT menempati urutan kesembilan sebagai luas hutan mangrove terbesar di Indonesia dengan populasi mencapai 40.614,11 ha. Mangrove adalah salah satu jenis tumbuhan yang mampu hidup pada kondisi genangan air pesisir pantai dengan status salinitas yang tinggi. Hutan mangrove mempunyai fungsi yang sangat penting dalam memelihara keseimbangan siklus biologi di suatu perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis vegetasi dan keanekaragaman jenis mangrove di Desa Bokonusan Kecamatan Semau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode line transect dengan menggunakan teknik sampling kuadrat. Hasil penelitian menunjukan Jenis mangrove yang ditemukan di Desa Bokonusan Kecamatan Semau terdiri dari 3 famili yaitu Avicenniacea, Rhyzoporaceae dan Soneratiaceae yang terbagi dalam 3 spesies yaitu Avicennia lanata, Rhizopora stylosa dan Soneratia alba. Berdasarkan hasil analisis vegetasi mangrove tingkat pohon, pancang dan semai di dominasi oleh spesies Rhyzopora stylosa dengan nilai kerapatan tertinggi pada tingkat semai sebesar 8,83 ind/m2 .Nilai dominansi tertinggi terdapat pada spesies Soneratia alba sebesar 1,55. Nilai frekuensi tertinggi terdapat pada tingkat semai dengan nilai sebesar 2 dan nilai indeks penting tertinggi sebesar 165% pada tingkat pohon. Hasil perhitungan Nilai H’ keanekaragaman spesies mangrove pada lokasi penelitian S1 (0,71), S2 (0,79), S3 (0,74) dan S4 (0,73) sedangkan jumlah spesies S1 (53), S2 (96), S3 (75) dan S4 (50). Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa Analisis vegetasi mangrove di Desa Bokonusan tingkat pohon, pancang dan semai termasuk dalam kategori sedang. Hal ini dapat dilihat dari besarnya indeks nilai penting yaitu >100% dan indeks keanekaragaman yang diperoleh pada SI sampai dengan S4 menunjukan tingkat keanekaragaman jenis berada pada kategori rendah
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Mengapa Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Pengadilan Negeri dan mengadili sendiri dengan menyatakan terdakwa I (satu) dan terdakwa II (dua) terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan mahkamah agung membatalkan putusan pengadilan negeri dan mengadili sendiri dengan menyatakan terdakwa I dan terdakwa II terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan. Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian ini bersifat deskriptif. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang tediri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar dan norma-norma peraturan dasar. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas yakni Analisis Yuridis Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan Yang dilakukan secara bersama-sama dan variabel terikat yakni Putusan Hakim Tindak Pidana Penganiayaan. Hasil penelitian, menemukan 3(tiga) alasan yang menyebabkan Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi Menjatuhkan putusan Pemidanaan Terhadap Terdakwa I Sedangkan Penyebab Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi adalah sebagai berikut:
1. Alasan hakim pengadilan negeri terdakwa I diputus pemidanaan:
a) Perbuatan terdakwa satu merupakan tindak pidana
b) Perbuatan terdakwa satu memenuhi unsur-unsur tindak pidana yang didakwakan
2. Terdakwa II diputus bebas karena tidak terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan
3. Alasan Mahkamah Agung membatalkan putusan pengadilan negeri
a) Pengadilan negeri salah menerapkan hukum
b) Terdakwa I dan II terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan
Saran dari penulis atas permasalahan yang diteliti
Terhadap Hakim judex facti pengadilan negeri kupang agar lebih mengedepankan ketelitian dalam pemeriksaan terhadap alat-alat bukti khususnya saksi yang dihadirkan didepan persidangan dan Terhadap Hakim Pengadilan Tinggi agar, dalam menerima upaya hukum banding dapat melakukan pertimbangan hukum secara mandiri tanpa harus bersandar atau bahkan memakai pertimbangan hakum pengadilan negeri, sebagai sebuah pertimbangan yang mutlak dalam pengambilan keputusan sebab hakim pengadilan negeri ataupun pengadilan tinggi memiliki wewenang yang sama yakni terkait pemeriksaan fakta serta penerapan hukum dari suatu tindak pidana
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang: Penelitian ini dilakukan di Desa Batutua, Kecamatan Rote Barat Daya selama 2 (dua) bulan denga responden sebanyak 91 orang. Dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif, seluruh analisis penelitian ini bersandar pada metode deskriptif potensi sumber daya ikan di Indonesia meliputi udang, teripang, ikan, cumu-cumi, penyu dan rumput laut. Selain itu terdapat banyak spesies ikan dengan harga yang bervariasi yang juga dapat dikonsumsi oleh masyarakat dengan kandungan protein yang sangat tinggi.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui dan menjelaskan angka konsumsi ikan segar masyarakat di Desa Batutua, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao. Selanjutnya akan di ungkap dan dijelaskan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi angka konsumsi ikan segar masyarakat Desa Batutua.
Metode Penelitian: Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustu-September 2022, di Desa Desa Batutua Kecamatan Rote Barat Daya. Penelitian merupakan proses pemecahan suatu masalah dengan melakukan suatu pendekatan dengan metode ilmiah untuk menyelesaikan permasalahan yang ada secara sistematis. Responden adalah bagian dari jumlah atau karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Bila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi, misalnya karena keterbatasan dana, tenaga dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan responden yang diambil dari populasi.
Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa angka konsumsi ikan segar di Desa Batutua 26,56 kg/kapita/tahun. Pola konsumsi ikan segar di Desa Batutua, Kecamatan Rote Barat Daya sangat minim sehingga masih menggunakan cara yang bersifat tradisional, yaitu: rebus, goreng, bakar, masak kuah, masak cuka dan fermentasi garam atau gula air. Masyarakat Desa Batutua belum mengembangkan jenis olahan-olahan ikan lainnya disebabkan pengetahuan yang minim tentang olahan hasil perikanan sehingga berdampak pada angka konsumsi ikan segar menjadi rendah.
Kesimpulan: angka konsumsi ikan segar masyarakat Desa Batutua masih sangat rendah yang berada di kisaran 26,56 kg/kapita/tahun, angka ini berada di bawah angka konsumsi ikan Nusa Tenggara Timur yang mencapai 47,07 kg/kapita/tahun. Rendahnya angka konsumsi ikan segar masyarakat Desa Batutua disebabkan oleh minimnya pengetahuan tentang nilai gizi ikan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS KESULITAN MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN TUGAS AKHIR
Mese M. Ataupah.1*, Agustinus J. Nafie2, Jimmy CH. Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latarbelakang:Pendidikan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan insan manusia. Pendidiksan merupakan sarana untuk memperoleh kelangsungan hidup manusia dalam alih generasi secara berkesinambungan. Namun dalam perjalanannya mahasiswa PJKR lambat dalam mencari judul dan menyelesaikan skripsi, Mahasiswa PJKR semester akhir kesulitan membagi waktu antara mengerjakan skripsi dengan kegiatan atau hobi, Mahasiswa masih terpengaruh dari teman mahasiswa lain yang masih belum mengerjakan skripsi, Belum diketahuinya kesulitan mahasiswa dalam penyusunan tugas akhir skripsi.
Tujuan penelitian:Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan mahasiswa dalam proses penyusunan tugas akhir skripsi.
Metodepenelitian:Penelitian ini menggunakan desain kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa prodi PJKR semester akhir yang sedang mengerjakan Tugas Akhir Skripsi. Objek penelitian ini adalah menganalisis kesulitan mahasiswa prodi PJKR semester akhir dalam penyusunan tugas akhir skripsi. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan berupa pedoman wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PJKR mengalami kesulitan dalam penyusunan skripsi. Kesulitan yang dialami antara lain: karena sulitnya menentukan judul dan topik penelitian, kesulitan dalam mengidentifikasi dan merumuskan masalah, kesulitan dalam menentukan jenis dan desain penelitian, kesulitan dalam mencari jurnal, kesulitan dalam menuangkan ide atau gagasan ke dalam tulisan ilmiah, dan juga kesulitan dalam mengumpulkan, mengolah dan menyajikan data.
Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa respon mahasiswa prodi PJKR semester akhir terhadap proses penyusunan tugas akhir skripsi secara keseluruhan sudah sedikit mengetahui tetapi masih banyak kekurangan yang belum diketahui.
Katakunci:; ANALISIS KESULITAN MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN TUGAS AKHIR
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Suatu usaha dikatakan layak apabila usaha tersebut dapat memberikan keuntungan bagi pelaku usaha tersebut. Adapun usaha penangkapan ikan yang di lakukan oleh nelayan selama ini berjalan dengan baik tetapi para nelayan belum ada yang melakukan analisis mengenai usaha penangkapan minipurseseine yang berada di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan metode survei dengan teknik wawancara (daftar pertanyaan) dan observasi (pengamatan langsung). Pengumpulan data meliputi data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh dari hasil wawancara langsung secara semi terstruktur terhadap masyarakat yang pekerjaan utamanya melakukan penangkapan ikan menggunakan alat minipurse seine. Data sekunder diperoleh dari data instansi terkait.
Biaya investasi yang dikeluarkan oleh nelayan Desa Humusu untuk pembelian kapal, mesin, jaring (pukat) dari rata-rata 6 responden yaitu Rp.493.895.833. Sedangkan biaya investasi Desa Oesoko dari rata-rata 5 responden sebesar Rp.529.000.000.Besarnya biaya varibel yang harus dikeluarkan oleh pelaku usaha perikanan tangkap mini purse seine responden (nelayan) Desa Humusu dan Oesoko bervariasi tergantung kebutuhanya dengan rata-rata sebesar Rp.9.090.000 dan Rp.9.740.000. Biaya tidak tetap diperuntukan untuk biaya operasional berupa pembelian bahan bakar minyak (BBM), perawatan alat tangkap, dan upah ABK yang dikeluarkan oleh nelayan Desa Humusu dan Oesoko dengan nilai rata-rata sebesar Rp.8.551.107dan Rp.9.120.587. Perhitungan R/C Ratio usaha perikanan mini purse seine nelayan Desa Humusu dan Oesoko dengan rata-rata sebesar15,2 dan 12,07, dan hasil perhitungan ROI (Return On Invesment) usaha perikanan mini purse seine nelayan Desa Humusu dan Desa Oesoko dengan rata-rata nilai ROI sebesar 14,92% dan 12,62%. Sedangkan hasil perhitungan BEP break event point atau titik impas usaha perikanan tangkap nelayan Desa humusu dan Oesoko menunjukan bahwa usaha tersebut mengalami keuntungan dengan nilai BEP rata-rata sebesar Rp.442.700.000 dan Rp.336.200.000.
Dapat disimpulkan bahwa usaha perikanan tangkap mini purse seine nelayan Desa Humusu dan Desa Oesoko dengan menggunakan analisis ROI, R/C Ratio.dan break event point (BEP) menunjukan bahwa usaha perikanan tangkap di Desa Humusu dan Oesoko yang dijalankan dengan pendapatan perbulan sebesar 14,92% dan 12,62% dan sangat menguntungkan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang : Rangkuk alu merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari daerah Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menggunakan dua pasang bambu atau tongkat yang di gerak-gerakan hingga kaki pemain lawan terjepit bambu. Bagi masyarakat Manggarai rangkuk alu dilakukan untuk merayakan hasil panen perkebunan dan pertanian.
Tujuan penelitian: Berdasarkan rumusan masalah, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Gerak Tarian Tradisional Rangkuk Alu Pada Sanggar Wela Rana.
Metode penelitian : Pendekatan masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Pendekatan kualitatif naturalistik karena dalam penelitian ini menghasilkan kesimpulan berupa data yang menggambarkan secara rinci, bukan data yang berupa angka-angka.
Hasil dan Pembahasan : Tarian rangkuk alu merupakan tarian tradisional Manggarai. Dalam tarian rangk uk alu ini dapat melatih, kelincahan, ketelitian dan ketepatan dalam mengambil keputusan yang akan dilakukan. Dalam tarian ini penarinya melakukan gerakan seperti melompat-lompat. Pada saat menari penari melakukan gerakan olahraga seperti, menjingkat, melompat, dan menghindar. Gerakan ini dikategorikan dalam gerakan lokomotor.
Simpulan : Tarian Rangkuk Alu ini biasanya menggunakan alat yaitu bambu yang terdiri dari 4-6 bambu yang disusun membentuk pola dan dimainkan dengan cara dihentakan yang menghasilkan ketukan, dimana dalam setiap hentakan tersebut penari melakukan gerakan melompat dan menghindar agar tidak terkena jepitan bambu.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Analisis Penerapan Strategi Bisnis Jasa transportasi Di Masa Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Belu. Adapun persoalan yang diangkat dalam penelitian ini adalah (1)Apa saja yang merupakan kekuatan dari Jasa Transportasi Di Kabupaten Belu, (2) Apa saja yang merupakan kelemahan dari Jasa Transportasi Di Kabupaten Belu, (3) Apa saja yang merupakan peluang dari Jasa Transportasi Di Kabupaten Belu, (4) Apa saja yang merupakan ancaman dari Jasa Transportasi Di Kabupaten Belu, (5) Apa saja yang merupakan strategi bisnis dari Jasa Transportasi Di Kabupaten Belu. Penelitian ini bertujuan :(1) Untuk mengetahui Kekuatan dari Jasa Transportasi di Kabupaten Belu dimasa pandemi covid-19, (2) Untuk mengetahui Kelemahan Jasa Transportasi di Kabupaten Belu dimasa pandemi covid-19, (3) Untuk mengetahui Peluang Jasa Transportasi di Kabupaten Belu dimasa pandemi covid-19, (4) Untuk mengetahui Ancaman Jasa Transportasi di Kabupaten Belu dimasa pandemi covid-19, (5)Untuk mengetahui Penerapan strategi bisnis Jasa Transportasi di Kabupaten Belu dimasa pandemi covid-19.
Adapun konsep dari penelitian ini adalah berdasarkan Analisis SWOT. Analisis SWOT adalah suatu bentuk analisis yang menggunakan identifikasi dari berbagai faktor secara sistematis terhadap kekuatan (Strengths) dan kelemahan (Weakness) suatu organisasi atau lembaga serta peluang (Opportunites) dan ancaman (Threats) dari lingkungan untuk merumuskan strategi perusahaan. Analisis ini berpijak pada logika memaksimalkan kekuatan (Strengths) dan peluang (opportunites), namun secara bersamaan meminimalkan ancaman (Threats) dan kelemahan (Wakness) Yusmini (2011:68).
Populasi dalam penelitian ini adalah Usaha ja transportasi di Kabupaten Belu. Sampel dalam penelitian ini adalah UD. Sinar Gemilang dan PT. Timor Travel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dengan memakai kuisioner.
Berdasarkan analisis SWOT yang dapat dilakukan oleh UD sinar Gemilang dan PT. Timor Travel yaitu perusahaan yang memiliki kekuatan (Strength) dan yang dilakukan dalam strategi dapat memanfaatkan peluang (opportunity) yang ada dan semaksimal mungkin, disamping itu dapat pula meminimalkan kelemahan (Weakness) dan bisajuga melawan ancaman (Threats) yang dihadapi oleh UD.Sinar Gemilang dan PT. Timor Travel. Maka dari itu diputuskan untuk memilih strategi yang terbaik adalah strategi SO
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA RSUD PROF.DR.W.Z. JOHANNES KUPANG
MARIA MARNI HOAR NAHAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Kinerja Keuangan Pada Rsud Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang selama Tahun 2017-2021 dan untuk menganalisis Data Kinerja Keuangan Pada Rsud Prof. Dr.W.Z. Johannes Kupang yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yaitu data yang di peroleh dari Rsud Johannes Kupang berupa Laporan Keuangan. Metode analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah berdasarkan standar penilaian kinerja keuangan Rumah Sakit No 54/PB/ 2013 untuk menilai aspek kinerja keuangan rumah sakit.
Berdasarkan analisis data keuangan Rsud Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang Sehingga di peroleh bahwa kinerja keuangan pada Rsud Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang Berada pada kriteria BBB (Sedang) berada pada interval standar antara 50 < TS < 65.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KINERJA PERUSAHAAN BERDASARKAN LAPORAN ARUS KAS PADA PERUSAHAAN INDUSTRI SEMEN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Oleh: FEBRIANI RAMBU NGANA NIM: 18190270 Analisis kinerja sebuah perusahaan sangatlah penting untuk melihat perkembangan perusahaan dari tahun ke tahun. Setelah diketahui kinerja perusahaan maka dapat diambil keputusan yang sangat bermanfaat untuk perkembangan perusahaan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengetahui kinerja keuangan perusahaan dengan menggunakan rasio arus kas operasi (AKO), pengeluaran modal (PM), total hutang (TH), dan cakupan kas terhadap hutang lancar (CKHL). Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah Perusahaan Industri Semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Hasil penelitian yang diperoleh dari PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dan PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, penulis menyimpulkan bahwa kinerja PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, buruk berdasarkan rasio arus kas operasi, total hutang, dan pengeluaran modal pada tahun 2017-2021, cakupan kas terhadap hutang lancar pada tahun 2017-2018 karena belum berada diatas 1, sedangkan kinerja PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, buruk berdasarkan rasio arus kas operasi, total hutang, pengeluaran modal pada tahun 2017-2021, cakupan kas terhadap hutang lancar pada tahun 2019 karena belum berada diatas 1, PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk sudah membaik berdasarkan cakupan kas terhadap hutang lancar tahun 2019-2021 karena diatas 1, untuk PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, sudah membaik berdasarkan cakupan kas terhadap hutang lancar tahun 2017,2018,2020, dan 2021 karena diatas 1, dapat disimpulkan dari 4 rasio arus kas ini dikatakan buruk karena yang diatas standar 1 hanya 1 rasio dan hanya beberapa tahun tidak kelima tahunnya berada diatas standar1.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul : “Pembatalan Putusan Ptun oleh PT TUN Dalam Sengketa
Keputusan Rektor Tentang Pemecatan Mahasiswa”. Permasalahan yang diangkat
dalam penelitian ini adalah : 1) mengapa dalam sengketa keputusan rektor tentang
pemecatan mahasiswa , Pengadilan Tata Usaha negara mengabulkan gugatan
tersebut, tetapi dibatalkan di PT TUN dengan gugatan tidak dapat diterima. Tujuan
penelitian adalah 1). untuk mengetahui penyebab dalam sengketa keputusan rektor
tentang pemecatan mahasiswa, pengadilan tata usaha negara mengabulkan gugatan
tersebut tetapi dibatalkan di PT TUN dengan gugatan tidak dapat diterima.
Penelitian ini bersifat deskripstif dan jenis penelitian yang digunakan adalah
jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pertimbangan
hakim terhadap pembatalan putusan ptun oleh pengadilan tinggi tata usaha negara
dalam sengketa keputusan rektor tentang pemecatan mahasiswa .sedangkan variabel
terikat dalam penelitian ini adalah mengapa dalam sengketa keputusan rektor tentang
pemecatan mahasiswa , Pengadilan Tata Usaha negara mengabulkan gugatan
tersebut, tetapi dibatalkan di PT TUN dengan gugatan tidak dapat diterima
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis maka yang menjadi
kesimpulan sesuai dengan masalah ini adalah sebagai berikut:
a) Pertimbangan Hakim PTUN Terhdap Keputusan Tergugat dengan peraturan yang
berlaku
1. PTUN berwenang mengadili objek sengketa
2. Gugatan Yang Diajukan Tenggang Waktu Yang Ditentukan
3. Adanya Kepentingan Hukum Penggugat Yang Dirugikan
4. Penerbitan Objek Sengketa Bertentangan Dengan Peraturan Perundang-
undangan Dan Asas Hukum Pemerintah Yang Baik.
b) Alasan Pertimbangan PT TUN Membatalkan Putusan Di PTUN
1. Karena Gugatan Penggugat Melampau Waktu
2. Keberatan Penggugat Tidak Melalui Keberatan Administrasi Melalui pasal 48
Undang-undang Nomor 5 Tahun 1996 Tentang Peradilan Tata Usaha Negara.
Saran dari penulis adalah,Diharapkan agar majelis hakim yang mengadili
perkara Pembatalan Putusan Ptun oleh PT TUN Dalam Sengkta Keputusan Rektor
Tentang Pemecatan Mahasiswa benar-benar mempertimbangkan dengan baik agar
dapat memberikan putusan yang adil.
Kata Kunci : Analisis Yuridis,tindakan pemecatan,wewenang rektor
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Angka kemiskinan yang terus meningkat dari tahun ketahun merupakan suatu persoalan serius yang di hadapi pemerintah, sehingga pada tahun 2015 pemerintah menerbitkan dana desa kemudian di alokasikan guna untuk memecahkan persoalan kemiskinan yang ada. Penyaluran dana desa yang bersumber dari APBN yang kemudian di transfer Ke APBD kabupaten/kota yang selanjutnya di alokasikan ke Desa, merupakan upaya pemerintah dalam mengatasi kemiskinan. Penyaluran Dana Desa di harapkan dapat mendorong pertumbuhan Ekonomi sehingga masalah kemiskinan dapat teratasi.
Masalah penelitian ini adalah Pengaruh alokasi dana desa terhadap penanggulangan kemiskinan melalui pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Malaka. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebrapa besar pengaruh Alokasi dana desa terhadap penanggulangan kemiskinan dengan melihat pengaruh langsung dan tidak langsung yang menjadikan Pertumbuhan Ekonomi sebagai Pengantara pengaruh Alokasi dana desa terhadap penanggulangan kemiskinan.
Teknik pengumpulan data pada penulisan ini adalah data sekunder berupa dokumentasi dengan jenis data kuantitatif . kemudian di analisis dengan mendeskripsikan konsep dan indikator empirik pada analasis pendahuluan dan kemudian pada analaisis lanjutan menggunakan analisis regresi dengan dua model persamaan dan analisis jalur untuk mengetahui pengaruh masing masing variabel.
Dari hasil penelitian dapat menunjukan bahwa :
1. Pengaruh alokasi Dana Desa (X) terhadap Pertumbuhan Ekonomi (Y1) dari hasil perhitungan persamaan pertama diketahui variabel ADD (X) mempunyai pengaruh signifikan posetif terhadap Pertumbuhan Ekonomi (Y1).
2. Pengaruh variabel Alokasi Dana Desa (X) terhadap Penanggulangan Tingkat Kemiskinan (Y2) berpengaruh posetif..
3. Pengaruh variabel Pertumbuhan Ekonomi (Y1) terhadap Penanggulangan Kemiskinan (Y2). Dari hasil perhitungan secara parsial dalam persamaan kedua variabel Pertumbuhan Ekonomi (Y1) terhadap Penanggulangan Kemiskinan mempunyai pengaruh yang posetif dan signifikan.
4. Dengan dasar analisis jalur pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung nilai koefisien standardized beta pada pengaruh ADD terhadap penanggulangan kemiskinan dengan pertumbuhan Ekonomi sebagai variabel intervening di peroleh pengaruh tidak langsung sebesar (0,02) dan pengaruh langsung sebesar (0,041). Yang menunjukan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi tidak mampu memediasi pengaruh ADD terhadap Penanggulan Kemiskinan.
Berdasarkan uraian yang disajikan pada bagian hasil analisis dan pembahasan maka kesimpulanya sebagai berikut :
Alokasi Dana Desa (X) tidak berpengaruh terhadap penanggulangan Tingkat kemiskinan(Y2) Melalui pertumbuhan Ekonomi (Y1).
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesulitan guru dalam menyusun soal pilihan ganda dan essay instrumen test berbasis higher order thinking skill (HOTS) di SMA Negeri 12 Kota Kupang dimana maksud soal yang dibuat oleh guru salah ditafsirkan siswa sehingga jawaban siswa tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh guru. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis tingkat instrumen test yang dibuat guru IPA Biologi berbasis Higher order thinking skill (HOTS) di SMA Negeri 12 kota kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru IPA kelas X, objek dalam penelitian ini adalah Soal penilaian akhir semester (PAS) mata pelajaran IPA Biologi kelasX. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi yaitu soal PAS Buatan guru IPA Biologi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji validitas, Uji realibilitas, tingkat kesukaran butir soal dan daya bedah dan pembahasan. Hasil penelitian menunjukan analisis instrumen test berbasis Higher order thinking skill (HOTS) termasuk dalam kategori baik, Sehingga dapat disimpulkan secara keseluruhan memperoleh hasil pada indikator penerimaan dengan uji validitas dengan kriteria kevalitan sedang 0,55, dimana 80% valid dan 20% tidak valid, dan realiabilitas soal masuk dalm kategori reliable, tingkat kesukaran butir soal 50 % uji daya bedah baik, Tingkat kesukaran butir soal masuk dalam kategori muda
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan perusahaan publik di Indonesia. Faktor-faktor yang diuji dalam penelitian ini adalah profitabilitas, likuiditas, leverage keuangan, ukuran perusahaan sebagai variabel independen sedangkan ketepatan waktu sebagai variabel dependen. Sampel penelitian ini terdiri dari 10 perusahaan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menyampaikan laporan keuangan ke OJK dalam periode tahun 2018-2020. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan pemilihan sampel dengan menggunakan metode purposive. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda pada tingkat signifikansi 5%. Berdasarkan hasil pengujian regresi linear berganda diperoleh koefisien regresi variabel Profitabiltas negatif sebesar (–0.047) yang berarti bahwa setiap peningkatan profit sebesar 1% akan mengakibatkan profitabilitas sebesar (-0,047) atau 4,7%, selain itu pada uji t nilai thitung untuk profitabilitas (negatif) sebesar (-0.774) dengan tingkat siknifikan sebesar 0.446>0.05, maka dapat dikatakan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh positif terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Berdasarkan hasil pengujian regresi linear berganda diperoleh koefisien regresi variabel Likuiditas positif sebesar 0.032 yang berarti bahwa setiap peningkatan likuiditas sebesar 1% akan mengakibatkan profitabilitas sebesar 0.032 atau 3.2%, selain itu pada uji t nilai thitung untuk likuiditas (positif) sebesar 0.280 dengan tingkat siknifikan sebesar 0.782>0.05, maka dapat dikatakan bahwa likuditas tidak berpengaruh positif terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Berdasarkan hasil pengujian regresi linear berganda diperoleh koefisien regresi variabel laverage (negatif) sebesar (-0.050) yang berarti bahwa setiap peningkatan laverage sebesar 1% akan mengakibatkan laverage sebesar (-0.050) atau 5%, selain itu pada uji t nilai thitung untuk laverage (negatif) sebesar -0,255 dengan tingkat siknifikan sebesar 0.801>0.05, maka dapat dikatakan bahwa laverage tidak berpengaruh positif terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Berdasarkan hasil pengujian regresi linear berganda diperoleh koefisien regresi variabel ukuran perusahaan (positif) sebesar 0.033 yang berarti bahwa setiap peningkatan ukuran perusahaan sebesar 1% akan mengakibatkan ukuran perusahaan sebesar 0.033 atau 3.3%, selain itu pada uji t nilai thitung untuk ukuran perusahaan (negatif) sebesar -0,225 dengan tingkat siknifikan sebesar 0.801>0.05, maka dapat dikatakan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh positif signifikan terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Kata Kunci : Ketepatan Waktu, Profitabilitas, Likuiditas, Leverage, Dan Ukuran Perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pencemaran pada area mangrove tidak dapat dipandang hanya sebagai permasalahan yang terjadi di laut, karena lautan dan daratan merupakan satu kesatuan ekosistem yang tidak dapat dipisahkan dan terpengaruh satu dengan yang lainnya. laut juga merupakan tempat pembuangan langsung oleh kegiatan manusia atau industri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis jenis-jenis sampah plastik yang terdapat pada hutan mangrove di Desa Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu. Penelitian ini telah dilaksanakan di ekosistem mangrove Desa Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, kemudian pengamatan terhadap sampah laut dilakukan dengan cara membuat transek sabuk (belt). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jenis sampah yang terdapat pada stransek 1 (satu) terdiri dari jenis sampah plastik botol air mineral, kemasan sampo dan kosmetik, plastik pembungkus, plastik kemasan, botol bayi, mika, pipa dan sikat gigi, dengan jumlah terbanyak adalah jenis sampah plastik jenis botol air mineral yaitu 18 potongan dan berat 284 gr. Jumlah potongan sampah dan jumlah berat potongan sampah dengan nilai tertinggi terdapat pada hutan mangrove di transek 2 sebanyak 29 potongan, dan kepadatan mutlak dan total berat dengan nilai kepadatan mutlaknya 1,39 dan total beratnya 418 gram.