ANALISIS KANDUNGAN SAPONIN PADA EKSTRAK SERAT MATANG BUAH LONTAR (Borassus flabellifer Linn)
Lontar (Borassus flabellifer Linn) merupakan salah satu tanaman jenis palmae yang dapat tumbuh baik di lingkungan tropis. Bagian pohon lontar yang dapat dimanfaatkan adalah daun, batang, buah dan nira. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisa kandungan saponin pada ekstrak metanol serat matang buah lontar (Borassus flabellifer Linn). Penelitian ini menggunakan metode (KLT) dan spektrofotometri UV-Vis. Analisis data secara kualitatif ditandai dengan pembentukan busa setelah penambahan HCl 2N dan terbentuknya cincin warna cokelat setelah ditambahkan pereaksi Lieberman-Burchard. Cincin warna cokelat yang terbentuk menunjukan adanya reaksi saponin triterpen. Analisis senyawa menggunakan Kromatografi Lapis Tipis diperoleh lima spot warna atau bercak noda. Masing-masing noda memiliki nilai Rf 0.72 (spot 1), 0.73 (spot 2), 0.75 (spot 3), 0.76 (spot 4) dan 0.78 (spot 5). Mengacu pada nilai Rf dan warna kuning yang terdapat pada plat KLT menunjukan bahwa pada sampel terkandung saponin (triterpenoid). Saponin merupakan senyawa glikosida yang tersebar luas pada tumbuhan tingkat tinggi serta beberapa hewan laut dan saponin memiliki senyawa aktif kuat yang menimbulkan busa bila dihomogenkan dengan air. Hasil analisis kualitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vis diperoleh nilai absorbansi saponin 0,325 pada panjang gelombang 280 nm yang juga menunjukan bahwa pada sampel terkandung saponin. Dengan demikian maka dapat dijelaskan bahwa pada ekstrak serat matang buah lontar terkandung saponin.