ANALISIS ANGKA KONSUMSI IKAN SEGAR DI DESA BATUTUA KECAMATAN ROTE BARAT DAYA KABUPATEN ROTE NDAO
Latar Belakang: Penelitian ini dilakukan di Desa Batutua, Kecamatan Rote Barat Daya selama 2 (dua) bulan denga responden sebanyak 91 orang. Dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif, seluruh analisis penelitian ini bersandar pada metode deskriptif potensi sumber daya ikan di Indonesia meliputi udang, teripang, ikan, cumu-cumi, penyu dan rumput laut. Selain itu terdapat banyak spesies ikan dengan harga yang bervariasi yang juga dapat dikonsumsi oleh masyarakat dengan kandungan protein yang sangat tinggi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui dan menjelaskan angka konsumsi ikan segar masyarakat di Desa Batutua, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao. Selanjutnya akan di ungkap dan dijelaskan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi angka konsumsi ikan segar masyarakat Desa Batutua. Metode Penelitian: Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustu-September 2022, di Desa Desa Batutua Kecamatan Rote Barat Daya. Penelitian merupakan proses pemecahan suatu masalah dengan melakukan suatu pendekatan dengan metode ilmiah untuk menyelesaikan permasalahan yang ada secara sistematis. Responden adalah bagian dari jumlah atau karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Bila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi, misalnya karena keterbatasan dana, tenaga dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan responden yang diambil dari populasi. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa angka konsumsi ikan segar di Desa Batutua 26,56 kg/kapita/tahun. Pola konsumsi ikan segar di Desa Batutua, Kecamatan Rote Barat Daya sangat minim sehingga masih menggunakan cara yang bersifat tradisional, yaitu: rebus, goreng, bakar, masak kuah, masak cuka dan fermentasi garam atau gula air. Masyarakat Desa Batutua belum mengembangkan jenis olahan-olahan ikan lainnya disebabkan pengetahuan yang minim tentang olahan hasil perikanan sehingga berdampak pada angka konsumsi ikan segar menjadi rendah. Kesimpulan: angka konsumsi ikan segar masyarakat Desa Batutua masih sangat rendah yang berada di kisaran 26,56 kg/kapita/tahun, angka ini berada di bawah angka konsumsi ikan Nusa Tenggara Timur yang mencapai 47,07 kg/kapita/tahun. Rendahnya angka konsumsi ikan segar masyarakat Desa Batutua disebabkan oleh minimnya pengetahuan tentang nilai gizi ikan