Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Nu

718 karya publik ditemukan.

2026: 172025: 72024: 132023: 1192022: 1762021: 2252020: 192018: 82017: 1

DESKRIPSI TENTANG PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA MENJUAL HASIL PELANGGARAN HAK CIPTA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi penulis adalah : DESKRIPSI TENTANG PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA MENJUAL HASIL PELANGGARAN HAK CIPTA Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : Mengapa Pengadilan Negeri Menjatuhkan Pidana Percobaan dan Mengapa Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan Pemidanaan dan Denda. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui Alasan pengadilan Negeri menjatuhkan pidana percobaan dan untuk mengetahui dasar pertimbangan Pengadilan Tinggi dan Mahkmah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan dan denda. Jenis penelitian yang digunakan adalah bersifat deskriptif,sifat penelelitian adalah Normatif, teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau Bahan Pustaka. Berdasarkan Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya Dirumuskan dan ditarik kesimpulan sebagai Berikut ; dasar pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan pidana percobaan karena tedakwa suda berlanjut usia,sakit-sakitan karena terdakwa menderia penyakin komplikasi.dasar pertimbangan Hakim pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung menjatuhkan Putusan pemidanaan dan Denda karena perbuatan Terdakwa merupakan perbuatan tindak pidana,perbuatan terdakwa memenuhi unsur-unsur yaitu pasal 72 ayat (2) Undang-undang RI Nomor.19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta dan dasar pertimbangan Hakim Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pidana denda terhadap pelaku yaitu karena motif perbuatan terdakwa untuk mendapatkan keuntungan. Saran dalam membuat putusan Hakim harus memperhatikan fakta di persidangan dan penerapan hukum dalam menentukan terbukti tidaknya serorang Terdakwa dan Hakim harus menilai bukti-bukti yang diajuhkan untuk di jadikan dasar pertimbangan dalam menjatuhkan pusan . Kata Kunci :Hak Cipta,Tindak Pidana dan Penegakan Hukum .

DESKRIPSI TENTANG MOTIF MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PEMERKOSAAN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah : DESKRIPSI TENTANG MOTIF MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PEMERKOSAAN. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah Mengapa 1. Bagaimana motif pelaku melakukan tindak pidana pemerkosaan, 2. Bagaimana modus pelaku melakukan tindak pidana pemerkosaan, 3. Bagaiman akibat hukum dari tindak pidana pemerkosaan terhadap pelaku dan korban.Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah: 1. Untuk Mengetahuhi motif pelaku melakukan tindak pidana pemerkosaan, 2. Untuk Mengetahuhi modus pelaku melakukan tindak pidana pemerkosaan, 3. Untuk Mengetahuhi akibat hukum dari tindak pidana pemerkosaan terhadap pelaku dan korban. Jenis Penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum Primer yang terdiri dari Putusan Hakim serta Peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian oleh penulis ditemukan bahwa motif pelaku melakukan tindak pidana pemerkosaan yaitu pelaku ingin memuaskan hasrat dan korban yang berpenampilan seksi, selain itu modus pelaku melakukan tindak pidana pemerkosaan yaitu pelaku mengajak korban jalan-jalan dengan motor, pelaku mengacam korban, pelaku memukul korban dengan kayu. Akibat hukum dari tindak pidana pemerkosaan terhadap pelaku yaitu pelaku ditahan, pelaku dipidana penjara, pelaku dibebankan biaya perkara. Akibat hukum dari tindak pidana pemerkosaan terhadap korban yaitu korban depresi, korban mengalami luka dan memar. Adapun saran dari penulis yaitu Korban diharapkan agar bisa menjaga diri dalam hal berpakaian, tidak takut dan malu untuk meminta perlindungan kepada aparat penegak hukum, LPSK, dan orang-orang terdekat agar mendapatkan perlindungan, dan Masyarakat diharapkan agar lebih menjaga keluarga serta kerabat-kerabat terdekatnya khususnya wanita agar terhindar dari kejahatan perkosaan dan bersama-sama membantu korban perkosaan agar terlepas dari penderitaannya. Kata kunci: Motif, modus, akibat hukum, tindak pidana pemerkosaan.

ANALISIS YURIDIS PEMBATALAN PASAL 10 AYAT (5) UNDANG-UNDANG NOMOR 46 TAHUN 2009 TENTANG PENGADILAN TINDAK PIDANA KORUPSI OLEH MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi penulis adalah : Analisis Yuridis Pembatalan Pasal 10 Ayat (5) Undang-Undang Nomor 46 Tahun 2009 Tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Oleh Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : 1.Mengapa Pemohon Mengajukan Judical Review Terhadap Pasal 10 Ayat (5) Undang-Undang Nomor 46 Tahun 2009 Tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi ke Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia?. 2.Bagaimanakah Pertimbangan Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Membatalkan Pasal 10 Ayat (5) Undang-Undang Nomor 46 Tahun 2009 Tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi?. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah : 1)Untuk Mengetahui Alasan Pemohon Mengajukan Judical Review Terhadap Pasal 10 Ayat (5) Undang-Undang Nomor 46 Tahun 2009 Tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi ke Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.2)Untuk mengetahui bagaimana pertimbangan Mahkamah Konstitusi membatalkan pasal 10 ayat (5) Undang-Undang Nomor 46 Tahun 2009 Tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah yaitu Analisis Yuridis Pembatalan Pasal 10 Ayat (5) Undang-Undang Nomor 46 Tahun 2009 Tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Oleh Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Jenis Penelitian adalah penelitian Normatif. Variabel peneltian yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang - undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar.Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu: 1. Alasan Pemohon Mengajukan Judical Review Terhadap Pasal 10 Ayat (5) Undang-Undang Nomor 46 Tahun 2009 Tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi ke Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia yaitu: a. Karena pemohon memiliki legal standing. b. Karena pemberlakuan pasal 10 ayat (5) bertentangan dengan UUD 1945. 2. Alasan Hukum Mahkamah Konstitusi Membatalkan Pasal 10 Ayat (5) Undang-Undang Nomor 46 Tahun 2009 Tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi: a. Mahkamah berwenang mengadili permohonan para Pemohon. b. Pasal 10 ayat (5) membatasi atau menutup peluang bagi hakim ad hoc. c. Pasal 10 ayat (5) Undang-Undang Nomor 46 Tahun 2009 tentang Tindak Pidana Korupsi bertentangan dengan UUD 1945. Sehubungan dengan kesimpulan diatas maka penulis mengemukakan saran bahwa perubahan ketiga Undang-Undang Mahkamah Konstitusi yang telah menghapuskan masa periodisasi jabatan hakim ad hoc tersebut perlu juga disertai dengan penyempurnaan mengenai proses pemilihan dan pengawasan/pemberhentian hakim konstitusi yang pengaturannya sumir. Kata Kunci:Pengadialan Tindak Pidana Korupsi,Hakim Ad Hoc,Putusan Hakim Mahkamah Konstitusi.

ANALISIS MOTIF, MODUS DAN AKIBAT HUKUM PEMBERIAN SUAP TERHADAP PEGAWAI NEGERI DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah : ANALISIS MOTIF DAN MODUS PEMBERIAN SUAP TERHADAP PEGAWAI NEGERI DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah bagaimana motif, modus dan akibat hukum pemberian suap terhadap pegawai negeri dalam perkara tindak pidana korupsi. Tujuan penelitian dalam penulisan ini adalah untuk Mengetahui Motif, Modus dan akibat hukum pemberian suap terhadap pegawai negeri dalam perkara tindak pidana korupsi. Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap,rinci,jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah dan Jenis Penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian Normatif. sumber data yang digunakan adalah bahan hukum Primer yang terdiri dari Putusan Hakim serta Peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif . Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian pada putusan pertama sampai putusan ke lima, dengan masalah pokok sebagai berikut: 1. Motif terjadinya pemberian suap terhadap pegawai negeri dalam perkara tindak pidana korupsi adalah: a. Terdakwa ingin mencari keuntungan b. Terdakwa ingin memenangkan pelelangan proyek dan menjadi pelaksananya 2. Modus terjadinya pemberian suap terhadap pegawai negeri dalam perkara tindak pidana korupsi adalah: a. Terdakwa memberikan uang suap melalui pihak ketiga. b. Terdakwa memberikan uang suap dengan cara ditransfer melalui bank. c. Terdakwa memberikan uang tunai secara langsung kepada Pegawai Negeri. 3. Akibat hukum terjadinya pemberian suap terhadap pegawai negeri dalam perkara tindak pidana korupsi adalah a. Adanya kerugian terhadap perusahaan b. Melambatnya pertumbuhan okonomi perusahaan Kata Kunci : Motif dan Modus, tindak pidana korupsi.

Studi Proporsi Daging Ikan Layur (Trichiurus sp) Dan Ikan Tembang (Sardinella sp) sebagai Bahan Penyedap Rasa Alami.

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Proporsi ikan terdiri dari bagian yang dapat dimakan (edible portion) berupa daging dan bagian yang dibuang (processing waste) berupa sisik, kepala, tulang dan kulit. Penyedap rasa alami merupakan salah satu bahan tambahan (zat aditif) yang diberikan pada masakan dengan tujuan untuk memperkuat rasa pada masakan dan digunakan secara instan supaya masakan menjadi lebih lezat dengan takaran bumbu yang sedikit. Berdasarkan beberapa informasi yang penulis kumpulkan belum ada penelitian tentang pembuatan penyedap rasa alami dari ikan layur (Trichiurus sp) dan ikan tembang (Sardinella sp) sebagai bahan penyedap rasa alami. Tujuan penelitian: Penyedap rasa alami dari ikan layur (Trichiurus sp) dan ikan tembang (Sardinella sp) sebagai bahan penyedap rasa alami adalah sebagai berikut: (1) Mengetahui proporsi ikan layur (Trichiurus sp) dan ikan tembang (Sardinella sp) sebagai bahan alternatif penyedap rasa alami, (2) Mengetahui karakteristik uji organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa) serta kandungan kadar air, protein, lemak dan asam amino dari penyedap rasa alami dari ikan layur (Trichiurus sp) dan ikan tembang (Sardinella sp). Metode penelitian: Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2022 untuk pembuatan studi proporsi daging ikan layur (Trichiurus sp) dan ikan tembang (Sardinella sp) sebagai bahan penyedap rasa alami di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Lab Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada untuk pengujian kadar lemak dan protein serta di Laboratorium PT. Saraswanti Indo Genetech (SIG), Bogor untuk pengujian asam amino. Hasil dan pembahasan: Proporsi pembuatan penyedap rasa alami dari ikan layur (Trichiurus sp) dan ikan temang (Sardinella sp) yang dapat digunakan adalah 75%. Simpulan: Karakteristik organoleptik yang dimiliki oleh ikan tembang menunjukan bahwa ikan tembang lebih baik digunakan sebagai bahan dasar pembuatan penyedap rasa dibandingkan ikan layur. Berdasarkan analisis kimia pada penyedap rasa hasil uji kadar air belum memenuhi syarat mutu SNI, analisis kadar protein, kadar garam, memenuhi syarat mutu SNI 01-4273-1996, asam amino esensial yang dominan adalah asam glutamat dan aspartat sedangkan asam amino non esensial yang dominan adalah leusin dan arginin.

PEMBUATAN NUGGET DARI TETELAN TUNA LOIN DENGAN VARIASI PENAMBAHAN TEPUNG JAGUNG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nugget adalah suatu bentuk produk daging giling yang dibumbui, kemudian diselimuti oleh perekat tepung, pelumuran tepung roti (breading), dan digoreng setengah matang lalu dibekukan untuk mempertahankan mutunya selama penyimpanan. Tetelan ikan tuna adalah limbah hasil pengolahan tuna loin, yang terdiri dari jenis daging merah dan sebagian daging ikan putih. Tujuan dari penelitian pembuatan nugget dari tetelan tuna loin dengan variasi penambahan tepung jagung adalah sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui pengaruh konsentrasi tepung jagung yang berbeda terhadap karakteristik nugget dari tetelan tuna loin (2) Untuk mendapatkan konsentrasi tepung jagung yang tepat sebagai pengikat dalam pembuatan nugget dari tetelan tuna loin. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2022 yang bertempat di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana untuk pembuatan produk nugget ikan, uji organoleptik dan uji kekenyalan. Kemudian uji kadar air, kadar lemak dan kadar protein di Laboratorium Nutrisi dan Pakan Ternak Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan variabel yang diteliti. Analisis kuantitatif digunakan untuk menerangkan data berupa angka yang didapat dari hasil pengamatan uji kadar air, kadar protein, kekenyalan dan lemak. Sedangkan analisis kualitatif hasil dari uji organoleptik. Hasil dari penelitian ini adalah penambahan konsentrasi tepung jagung yang berbeda berpengaruh terhadap karakteristik nugget dari tetelan tuna loin. Jumlah konsentrasi tepung jagung yang tepat sebagai pengikat dalam pembuatan nugget dari tetelan tuna loin diperoleh pada semua perlakuan yakni A (600 g tetelan tuna loin : 10% tepung jagung), B (600 g tetelan tuna loin : 20%), C (600 g tetelan tuna loin : 30% tepung jagung) dengan tingkat penerimaan organoleptik memenuhi SNI 7758 : 2013.

AN ANALYSIS ON SEMIOTIC MEANING FOUND IN TRADITIONAL LEGO-LEGO DANCE OF ALOR REGENCY PRACTICED BY TERNATEUMAPURA VILLAGERS

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AN ANALYSIS ON SEMIOTIC MEANING FOUND IN TRADITIONAL LEGO-LEGO DANCE OF ALOR REGENCY PRACTICED BY TERNATE UMAPURA VILLAGERS. ABSTRACT Student, Supervisor 1, Supervisor2, (Nurlaila Iskandar1), (Dr. Dra. Magdalena Ngongo, M.Pd2), (Alfriani Ndandara, S.S., M.Hum3) Corresponding Writer’s Email :[email protected] This research entitled “AN ANALYSIS ON SEMIOTIC MEANING FOUND IN TRADITIONAL LEGO-LEGO DANCE OF ALOR REGENCY PRACTICED BY TERNATE UMAPURA VILLAGERS”. This research discussed the semiotic meanings Found In Traditional Lego-Legodance of Alor Regency Practiced By Ternate Umapura Villagers.This research useded descriptive qualitative method. The Instrument used by the writer was interviewed, observation bythe study and clasified. The writerrecordied during the interview, writer documented all the process and later, transcribe the utterance of informantabout the meaning of Lego-Lego dance in TernateUmapura village of Alor Regency in Northwest Alor. In analyzing the data, the writer applied qualitative analysis.Based on the data analysis, it was found outthereare 15 symbols and the meanings, such asPaha limang golu‘ Hand holding’Iabajong‘Movement oflegs’Atang amalo ‘Handstace’Elilola ‘Fast movement’Dakaserang‘Slow motion’jolsonbole‘Flat movement’ ‘Lelang’‘Mezbah’Gongbarua‘Gong’Serangbavatou‘Bava’ ‘hug’ ‘ciecle’kafate‘Alor wovenfabric’ ‘sinjiboli’ ‘Holding the litle finger’Tenafuung‘The end of the dance cricle’and the lastliang pukong‘Line leader’.The writer hope that these are important for Umapura young generation to know about this culture that the writer hoped that young people of Umapura community the of Alor Regency in Northwest Alor and conserve thistraditional dancing as the one of popular culture to domectics or foreigns.as the suggestion the writer hopes that this researchis useful for everyone, especially Englishstudents who want to do research on semiotic meaning. Keywords: Alor Regency, semiotic meaning, Traditional Lego-Lego Dance

KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK NUGGET IKAN LELE DENGAN VARIASI PENAMBAHAN TEPUNG RUMPUT LAUT DAN UBI UNGU

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan merupakan bahan pangan yang sangat mudah rusak karena mengandung kadar air, protein yang cukup tinggi, pembusukan ikan disebabkan oleh degradasi daging ikan karena aktifitas enzim, perubahan biokimia dan pertumbuhan mikroorganisme segera setelah ikan mati. Nugget adalah suatu bentuk produk olahan daging yang terbuat dari daging giling yang telah dibumbui, kemudian dilumuri perekat tepung dan diselimuti tepung roti, digoreng setengah matang lalu dibekukan untuk mempertahankan mutunya selama penyimpanan. nugget ikan merupakan produk olahan menggunakan lumatan daging ikan yang dicampur dengan bahan pengikat dan bahan lainnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik organoleptik (aroma, rasa, warna dan tekstur) dan kimiawi (kadar air dan protein) dari nugget ikan lele dengan variasi penambahan tepung rumput laut dan ubi ungu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan oktober 2022 sampai desember 2022 di laboratorium Eksata Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk pembuatan produk, pengujian Organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa), pengujian kimiawi (adar air dan protein). Metode Yang Digunakan Yaitu Metode Rancaan Acak Lengkap Faktorial, dengan perlakuan tepung dan persentase tepung. Penelitian ini didesain menurut pola percobaan faktorial 3×4 menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RAL) dan memiliki 2 kali ulangan sehingga diperoleh 24 unit percobaan, yang menjadi faktor perlakuan adalah tepung dan persentase tepung. Perlakuan tepung (A) terdiri dari tepung rumput laut (a1), tepung ubi jalar ungu (a2) dan tepung rumput laut + tepung ubi ungu (a3), perlakuan persentase tepung (B) terdiri dari 4 gram (b1), 8 gram (b2), 12 gram (b3), dan 16 gram (b4). Hasil penilaian menunjukkan bahwa nugget ikan leleb yang diproses dengan variasi penambahan tepung ubi ungu dan tepung rumput laut yang berbeda memiliki kadar air berkisar antar 36,67-45,96% sedangkan kadar protein berkisar antara 15,02-17,13%. Tingkat penerimaan panelis masih menyukai (warna, aroma, rasa dan tekstur) nugget ikan lele dengan variasi penambahan tepung rumput laut dan tepung ubi ungu. Nugget ikan lele yang dihasilkan dari setiap kombinasi perlakuan memiliki karakteristik yang berbeda-beda pada nilai kadar air, protein dan tingkat penerimaan panelis terhadap parameter warna, aroma, rasa dan tekstur nugget ikan lele yang dihasilkan.

DISPARITAS PUTUSAN PENGADILAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENIPUAN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi Penulis adalah Disparitas Putusan Pengadilan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penipuan. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah (1) Mengapa Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana penipuan? (2) Mengapa Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum terhadap pelaku tindak pidana penipuan? Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui alasan Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana penipuan. (2) Untuk mengetahui alasan Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum terhadap pelaku tindak pidana penipuan. Metode penelitian penulisan ini bersifat “Deskriptif” dan berjenis “Normatif”. Hasil penelitian penulis terhadap permasalahan penelitian ini sebagai berikut: 1. Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan pemidanaan karena: a. Terbuktinya unsur-unsur dakwaan Penuntut Umum. b. Perbuatan terdakwa merupakan perbuatan melawan hukum. 2. Hakim Tinggi dan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan lepas karena: a. Peristiwa hukum yang terjadi adalah hubungan keperdataan. b. Perbuatan terdakwa merupakan persoalan hutang piutang. Adapun saran bagi penulis terhadap konteks permasalahan penelitian ini antara lain: 1. Diharapkan bagi penegak hukum baik penyidik maupun hakim pada pengadilan tingakat pertama, harus memperhatikan dengan cermat dan benar fakta-fakta hukum yang terjadi dalam tindak pidana penipuan sehingga tindak menimbulkan problem dalam penerapan hukum tingkat peradilan yang lebih tinggi. 2. Diharapkan bagi korban tindak pidana penipuan janganlah terlebih dahulu dalam mengupayakan persoalan yang dialami ke ranah pidan sebab di dalam didalam upaya pnegakan hukum ranah pidana merupakan ranah yang paling terakhir (Ultimum Remedium)

ANALISIS KANDUNGAN NaCl DAN IODIUM PADA GARAM MASAK TRADISIONAL DI DESA SILAWAN KABUPATEN BELU

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Garam mengandung natrium klorida (NaCl), ion magnesium, ion kalsium dan ion sulfat yang penting bagi tubuh manusia, sehingga diperlukan konsumsi garam dengan jumlah yang tepat untuk menunjang kesehatan manusiaPenelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2022, di Desa Silawan, Kabupaten Belu untuk pengambilan sampel garam, sedangkan untuk pengujian Organoleptik, Kadar Air, Kadar NaCl, Bagian Yang Tidak Larut Dalam Air dan Iodium, dilakukan di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa teknik pembuatan garam masak yang diproduksi secara tradisional di Desa Silawan Kabupaten Belu, meliputi tanah tambak digaruk/dikumpulkan dan air laut ditampung dalam kolam jebakan, penyaringan selama 1 jam, pemasakan atau perebusan selama 7 jam, penirisan selama 2 jam, pengemasan dan distribusi. Kualitas garam masak yang diproduksi secara tradisional di Desa Silawan, untuk pengujian kadar air : 4,44%, kadar NaCl : 48,2%, bagian yang tidak larut dalam air : 0,83 dan kadar iodium : 34,4% mg/kg, Parameter warna (putih normal) 0%, (putih kecokelatan) 100%, dan parameter bau (Bau normal) 7%, (bau tidak normal) 93%. Desa Silawan juga memperhatikan proses/teknik pembuatan garam masak yang baik dan garam masak yang sudah diproses harus dilanjutkan dengan proses penjemuran sehingga kadar airnya sesuai dengan standar SNI 4435-2017.

PENELUSURAN MINAT OLAHRAGA USIA DINI DI SD INPRES HANAN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENELUSURAN MINAT OLAHRAGA USIA DINI DI SD INPRES HANAN Agustinus Manek1*, Ramona M. Mae2, Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pembinaan dan pengembangan olahraga merupakan bagian upaya peningkatan kualitas manusia Indonesia diarahkan pada peningkatan kesehatan jasmani, mental dan rohani masyarakat, serta ditujukan untuk pembentukan watak dan kepribadian, disiplin dan sportifitas yang tinggi serta peningkatan prestasi. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Penelusuran Minat Olahraga Usia Dini di SD Inpres Hanan. Metode penelitian:Metode yang digunakan adalah jenis kualitatif, dengan pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik tringulasi dengan teknik pengumpulan data: dokumentasi, wawancara, dan observasi. Langkah menganalisis data adalah dengan data reduction (reduksi data), data display dan verivication. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini mengungkapkan lima temuan yaitu: 1) kegiatan latihan Minat olahraga, 2) penerapan pendidikan Minat, 3) bentu-bentuk penerapan pendidikan Olahraga yang di terapkan kepada siswa-siswi SD Inpres Hanan, 4) pelaksanaan pendidikan Minat Olahraga pada Siswa-siswi SD Inpres Hanan, 5) hasil pedidikan karakter siswa-siswi Pada SD Inpres Hanan. Simpulan: Olahraga merupakan salah satu bentuk pembinaan fisik-jasmani dan juga pembinaan mental-rohani yang cukup efektif bagi setiap orang. Pembinaan yang dimaksud sangat penting bagi setiap orang tanpa kecuali. Oleh karena itu, pembinaan seperti ini mesti dimulai dari anak-anak usia dini. Idealnya bahwa orientasi minat olahraga harus dimulai pada anak-anak berusia sekitar 4-14 tahun demi menunjang perkembangan fisik, mental dan prestasi anak-anak usia dini. Kata kunci: Penelusuran Minat Olahraga Usia Dini di SD Inpres Hanan.

ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH YANG BERADA PADA KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA MIKRO KECIL DAN MENENGAH YANG BERADA PADA KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia. Indonesia merupakan salah satu Negara berkembang, dimana sebuah negara berkembang sangat fokus akan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi kearah yang lebih baik. Salah satuyang membangun pertumbuhan ekonomi yaitu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Kementrian Koperasi danUMKM, 2014). Kontribusi tersebut akan baik apabila berbagai permasalahan yang masih dihadapi UMKM tersebut dapat diatasi dan salah satunya adalah permasalahan dalam memanfaatkan informasi akuntansi dalam berbagai pengambilan keputusan usahanya. Dibanyak penelitian, permasalahan ini diduga kuat bersumber dari kurangnya persepsi dan pemahaman pengelola dalam bidang akuntansi. Belkaoui (2000:35) dalam Kristian (2010), mendefinisikan informasi akuntansi sebagai informasi kuantitatif tentang entitas ekonomi yang bermanfaat untuk pengambilan keputusan ekonomi dalam menentukan pilihan-pilihan diantara alternatif-alternatif tindakan. Penggunaan informasi akuntansi itu untuk perencanaan strategis, pengawasan manajemen danpengawasa operasional. Informasi akuntansi merupakan bagian yang terpenting dari seluruh nformasi yang diperlukan manajemen terutama yang berhubungan dengan data keuangan suatu perusahaan(Baridwan, 2000: 1). Menurut Puspitawati & Anggadini(2014), informasi akuntansi merupakan rangkaian aktivitas dalam pemrosesan data dari aktivitas bisnis pengolahan data keuangan perusahaan dengan menggunakan sistem informasi komputer yang terintegrasi secara harmonis. Holmes dan Nicholls 2008 juga berpendapat bahwa informasi akuntansi merupakan informasi kuantitatif tentang entitas ekonomi yang bermanfaat untuk pengambilan keputusan ekonomi dalam menetukan pilihan-pilihan diantara alternatif-alternatif tindakan,serta bermanfaat untuk perencanaan strategis, pengawasan manajemen operasional. Informasi yang dihasilkan mengenai bisnis perusahaan dapat mengetahui kondisi perusahaan di masa lalu, masa kini, dan juga untuk menentukan langkah perusahaan di masa depan untuk mencapai tujuan perusahaan khususnya dalam pengelolaan UMKM. Pendidikan menggambarkan proses pemilik/manajer untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan teknis serta kemampuan organisasi (Budiyanto, 2014). Pendidikan yang pernah ditempuh oleh pemilik/manajer UMKM memengaruhi pemahaman mengenai usaha yang sedang dijalankan dan pentingnya penggunaan informasi akuntansi bagi usaha mereka. Pendidikan yang rendah akan membuat informasi akuntansi semakin jarang untuk digunakan karena kurangnya pemahaman. Hidayat(2020), Skala usaha adalah kemampuan suatu perusahaan dalam mengelola usaha yang didasarkan atas banyaknya karyawan, dan jumlah pendapatan yang diperoleh dalam satu periode. Semakin besar skala usaha suatu perusahaan maka semakin tinggi penggunaan informasi akuntansi dalam perusahaan tersebut(Fitoriah,2019). Disamping tingkat produksitifitas, perusahaan sangat tergantung pada jumlah tenaga kerja yang harus dipekerjakan, jadi semakin banyak jumlah tenaga kerja yang dikerjakan menunjukan bahwa tingkat produktifitas yang cukup tinggi dialami oleh perusahaan khususnya pada perusahaan kecil menengah, sehingga kebutuhan perusahaan terhadap informasi yang akan dibutukan juga akan semakin meningkat. (Holmes, Scott, 2011). Tujuan dari penelitian iniuntuk mengetahui pengaruh jenjang pendidikan,skala usaha,pengaruh umur dan pelatihan akuntansi terhadap Penggunaan informasi akuntansi pada UMKM. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan rumus Slovin. Metode pengujian data yang digunakan adalah uji regresi berganda dan uji nilai selisih multak. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenjang pendidikan berpengaru positif terhadap penggunaan informasi akuntansi pada UMKM, skala usaha tidak berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi pada UMKM, umur perusahaan berpengaru positif terhadap penggunaan informasi akuntansi pada UMKM, pelatihan akuntansi berpengaruh positif terhadap penggunaan informasi akuntansi pada UMKM. Menurut Solovida (2010), pelatihan akuntansi yang dimaksud adalah pelatihan akuntansi yang diselenggarakan oleh suatu lembaga pendidikan luar sekolah maupun lembaga pendidikan tinggi, atau balai pelatihan departemen atau dinas tertentu. Elemen penelitian ini adalah skala dikotomi. Kata Kunci:UMKM, Usaha mikro Kecil Dan Menengah, Penggunaan Informasi Akuntansi, Jenjang Pendidikan, Skala Usaha, Umur perusahaan, Pelatihan Akuntansi.

DESKRIPSI TENTANG PENGUJIAN PENDAPAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH DI MAHKAMAH AGUNG MENGENAI DUGAAN PELANGGARAN ETIKA DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN OLEH WAKIL WALIKOTA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi adalah : Deskripsi Tentang Pengujian Pendapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Di Mahkamah Agung Mengenai Dugaan Pelanggaran Etika Dan Peraturan Perundang-Undangan Oleh Wakil Wali Kota. Rumusan Masalah adalah: 1) Mengapa DPRD mengajukan permohonan pengujian dugaan pelanggaran etika dan peraturan perundang-undangan oleh wakil walikota 2) Bagaimana dasar pertimbangan Mahkama Agung terhadap permohonan pengujian DPRD tersebut sehingga menjatuhkan putusan menolak permohonan DPRD. Tujuan penelitian, yaitu 1) Untuk mengetahui alasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah mengajukan permohonan pengujian dugaan pelanggaran Etika dan Peraturan Perundang-Undangan oleh wakil walikota. 2) Untuk mengetahui dasar pertimbangan Mahkamah Agung terhadap pengujian pendapat mengenai dugaan pelanggaran etika dan peraturan perundang-undangan oleh wakil walikota. sifat penelitian adalah penelitian hukum yang bersifat Deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian hukum Normatif. Variable bebas dalam penelitian variable terikat. Hasil penelitian ini adalah: 1) Alasan DPRD mengajukan Pengujian pendapat karena Wakil Walikota diduga melanggar Etika dan Peraturan Perundang-Undangan yaitu Pasal 66 ayat (1) huruf a, 67 huruf b dan d, Pasal 207 ayat (1) dan ayat (2) huruf d serta pelanggaran terhadap SK Badan Kepegawaian Negara Nomor K.26-30/V.20-3/99 Tahun 2016 dan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. 2) Alasan Mahkamah Agung menolak permohonan pengujian pendapat DPRD karena tidak ada ketegasan terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh wakil walikota. Saran yang dapat penulis berikan adalah sebagai berikut: 1) Kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dalam melaksanakan atau dalam menggunakan hak angketnya, sebaiknya dilakukan dengan teliti dan berdasarkan pada ketentuan hukum, sehingga tidak merugikan hak-hak dan kepentingan kepala daerah atau wakil kepala daerah dalam hal ini wakil walikota Bandar Lampung. 2) Kepada Kepala Daerah secara keseluruhan bahwa dalam melaksanakan fungsi, tugas dan kewenangannya, sebaiknya dilaksanakan dengan baik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga tidak menimbulkan dugaan-dugaan pelanggaran yang nantinya akan merugikan hak-hak dan kepentingannya. Kata Kunci: Putusan Mahkamah Agung, Pengujian Pendapat DPRD, Pelanggaran Etika Dan Peraturan Perundang-Undangan.

DESKRIPSI TENTANG TINDAK PIDANA KORUPSI YANG DILAKUKAN OLEH ANGGOTA POLRI

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul penelitian ini adalah: Deskripsi Tentang Penyebab terjadinya tindak pidana korupsi oleh anggota Polri dengan permasalahan sebagai berikut: Faktor apakah yang menyebabkan terjadinya Tindak Pidana oleh Anggota Polri? Bagaimana bentuk tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh anggota Polri? Tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya Tindak Pidana Korupsi yang di lakukan Anggota Polri dan untuk mengetahui bentuk tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh anggota Polri. Kegunaan dari penelitian ini bersifat teoritis dan praktis. Sifat dari penelitian ini bersifat deskriptif dengan jenis penelitian yuridis normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh anggota Polri dan bentuk tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh anggota Polri dan Variabel terikat. Variable terikat dalam penelitian ini adalah: Putusan Pengadilan terhadap pelaku tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh anggota Polri. Berdasarkan pada hasil penelitian putusan dapat diperoleh jawaban sebagai berikut: 1. Faktor Penyebab Tindak Pidana Korupsi oleh angota Polri yaitu a. Faktor untuk memenuhi kebutuhan terdakwa b. Faktor kesempatan 2. Bentuk tindak pidana korupsi oleh anggota Polri yaitu: a. Memperkaya diri sendiri atau menguntungkan diri sendiri b. Memperkaya orang lain c. Merugikan Keuangan Negara d. Menerima suap Berdasarkan pada kesimpulan diatas dapat di sarankan beberapa hal yaitu: 1. Bagi Polri perlu adanya pengawasan secara baik dan benar agar tidak terjadi lagi tindak pidana korupsi dalam institusi Kepolisian. 2. Bagi terdakwa yaitu tidak perlu mengulangi perbuatan yang sama lagi agar terhindar dari sanksi pidana oleh negara karena penyalahgunaan wewenang dengan niat dan kesempatan maupun kebutuhan yang dapat merugikan keuangan negara, suap dan pemerasan dengan menggunakan jabatan yang dapat merugikan terdakwa sendiri.

ANALISIS USAHA PENANGKAPAN MENGGUNAKAN MINI PURSE SEINE DI PERAIRAN NUSE KABUPATEN ROTE NDAO

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN PAULINDO Y. R. HENUK (17382830). Analisis Usaha Penangkapan Menggunakan Mini Purse seine Di Perairan Nuse Kabupaten Rote Ndao. Di bawah bimbingan: Alfred G. O. Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Rockie R. L. Supit, S.Pi., M.Si sebagai Pembimbing II pada Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini dilakukan di perairan Nuse, Kecamatan Ndao Nuse selama 1 (satu) bulan dengan responden sebanyak 10 pemilik kapal. Dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif, seluruh analisis penelitian ini bersandar pada metode deskriptif komparatif dengan maksud untuk menjelaskan apa usaha perikanan tangkap dengan alat tangkap mini purse seinse di perairan Nuse. Suatu usaha dikatakan layak apabila usaha tersebutdapat memberikan keuntungan bagi pelaku usah tersebut. Adapun usaha penangkapan ikan yang dilakukan oleh nelayan selama ini berjalan dengan baik tetapi para nelayan belum ada yang melakukan analisis usaha penangkapan menggunakan mini purse seine yang berada di Perairan Nuse Kabupaten Rote Ndao. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan metode surveidengan teknik wawancara (daftar pertanyaan) dan observasi (pengamatan langsung). Pengumpulan data meliputi data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh dari hasil wawancara langsung secara semi struktur terhadap masyarakat yang pekerjaan utamanya melakukan penangkapan ikan menggunakan alat tangkap mini purse seine data sekunder diperoleh dari data instansi terkait. Biaya investasi yang dikeluarkan oleh nelayan desa Nuse untuk pembelian kapal, mesin, alat tangkap dari rata-rata 10 responden yaitu Rp, 3.633.832. Besarnya biaya variabel yang harus dikeluarkan oleh pelaku usaha penangkapan menggunakan mini purse seine Responden (nelayan) Desa Nuse bervariasi tergantung kebutuhannya dengan rata- rata Rp,8.891.500 biaya tetap diperuntukan untuk biaya operasional berupa pembelian bahan bakar minyak (BBM), perawatan alat tangkap dan upah ABK yang dikeluarkan oleh Nelayan Desa Nuse dengan nilai rata-rata sebesar Rp,1.191.550. Perhitungan R/C Ratio usaha penangkapan menggunakan mini purse seine di Desa Nuse dengan rata-rata sebesar 1,26 dan hasil perhitungan ROI (Return on investment) Usaha penangkapan menggunakan mini purse seine di Desa nuse dengan rata-rata nilai ROi sebesar 70% sedangkan hasil perhitungan BEP (Break event point) atau titik impas usaha penangkapan nelayan Desa Nuse menunjukan usaha tersebut mengalami keuntungan dengan nilai BEP rata-rata sebesar Rp,8.891.500. Dapat disimpulkan bahwa usha penangkapan Menggunakan mini purse seine di Desa nuse dengan menggunakan Analisis ROI, R/C Ratio dan Break even poin (BEP) menunjukan bahwa usaha penangkapan di desa nuse yang dijalankan dengan pendapatan perbulan sebesar 70% dan sangat menguntungkan Kata kunci: Usaha, mini purse seine, Nuse, Rote Ndao.

PENGARUH DANA PERIMBANGAN TERHADAP PAD DENGAN BELANJA MODAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING KABUPATEN TIMUR TENGAH SELATAN (TTS)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Menurut Baldric Siregar (2015:31) dalam bukunya yang berjudul Akuntansi Sektor Publik, Dana Perimbangan adalah dana yang bersumber dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) yang dialokasikan kepada daerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaandesentralisasi”. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh dana perimbangan terhadap PAD dengan belanja modal sebagai variable Intervening Kabupaten Timur Tengah Selatan.Objek penelitian ini adalah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Timor Tengah Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah data Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus pada pemerintah daerah kabupaten Timor Tengah selatan yang meliputi 32 kecamatan. Pada penelitian ini sampel di ambil dengan metode sampling Jenuh.Sampling Jenuh adalah teknik penetuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif kuantitaf, yaitu dengan mengumpulkan, mengolah dengan perhitungan dengan menggunakan Uji Statistik Deskriptif , Uji Asumsi Klasik, dan Analisis Jalur (Path Analisys). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Studi dokumentasi. Studi dokumentasi adalah suatu metode pengumpulan data dengan cara mendapatkan dokumen dokumen keuangan pada bagian akuntansi atau keuangan yang bersesuaian dengan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa dana perimbangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD dengan belanja modal sebagai variabel intervening kabupaten Timor Tengah Selatan ( TTS ). Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rico Novianto dan Rafiudin Hanafiah (2015), dan Ebit Julianti Darwanis Jalaluddin (2012), dimanan ditemukan bahwa dana perimbangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal daerah. Kata Kunci : Dana Perimbangan, Pendapatan Asli Daerah, Belanja Modal

UPAYA MEMBANGUN PROFESIONALISME GURU PJOK PADA MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP) DI KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK UPAYA MEMBANGUN PROFESIONALISME GURU PJOK PADA MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP) DI KOTA KUPANG Jefriyanus Ledi Dima1*, Ramona M. Mae2, Yahya J. Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Guru merupakan unsur dominan dalam suatu proses pendidikan. Profesionalisme guru PJOK masih banyak kekurangan, seperti guru sering membiarkan siswa bermain dan belajar sendiri dalam pembelajaran walaupun saat pembelajaran penuh atau tidak. Kemudian dilihat dari sisi fasilitas, pembelajaran olahraga masih sangat kurang memadai sehingga pembelajaran kurang optimal. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui dan mendeskripsikan upaya membangun profesionalisme guru PJOK pada musyawarah musyawarah mata pelajaran di Kota Kupang. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dan hasil penelitian mengenai upaya membangun profesionalisme guru PJOK pada MGMP Kota Kupang, menunjukkan bahwa guru dapat mempersiapkan perangkat pembelajaran, guru mengikuti kegiatan diklat, mengikuti kegiatan esktrakurikuler, melaksanakan kegiatan perlombaan dan pertandingan serta guru mempunyai kompetensi yang baik dalam melakukan pembelajaran sehingga dapat menjadi guru yang profesional. Simpulan: Peneliti menyimpulkan bahwa upaya membangun profesionalisme guru PJOK pada MGMP Kota Kupang sudah baik hal ini sesuai dengan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti. Sedangkan dari segi faktor yang mempengaruhi upaya membangun profesionalisme guru PJOK yaitu sarana dan prasarana yang kurang memadai. Kata kunci: Profesionalisme Guru; MGMP; pendidikan jasmani

ANALISIS PENGARUH BIAYA OPERASIONAL TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN OTOMOTIF YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2018-2021

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Biaya operasional merupakan biaya yang tidak terlepas dari kegiatan suatu perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasi perusahaan, dengan tujuan perusahaan baik yang besar maupun yang kecil adalah memperoleh laba atau keuntungan perusahaan. Net Profit Margin merupakan suatu indikator penting dalam mencapai tujuan perusahaan besarnya net profit margin yang di peroleh dapat dilihat dari bagaimana perusahaan melakukan strategi untuk meminimmalisir biaya yang akan dikeluarkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh biaya operasional terhadap profitabilitas (NPM) pada perusahaan Otomotif yang terdaftar di bursa efek indonesia. Apabila nilai profitabilitas tinggi dalam suatu perusahaan dapat membantu perusahaan memproleh laba dengan baik karena semakin tinggi nilai profitabilitas maka semakin tinggi juga kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba. Jika perusahaan dapat menekan Biaya Operasi, maka perusahaan akan dapat meningkatkan laba, demikian juga sebaliknya bila terjadi pemborosan biaya akan mengakibatkan menurunnya laba. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahan Otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018-2021. Data penelitian yang digunakan dari tahun 2018-2021. Populasi dalam penelitian ini adalah 15 perusahaan dan pada sampel penelitian 12 perusahaan. Analisis data yang di gunakan mengunakan regresi linear sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS 26. Hasil penelitian ini menjukkan bahwa biaya operasional berpengaruh negatif terhadap profitabilitas

ANALISIS HUBUNGAN STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DENGAN KINERJA KARYAWAN PADA PT. PLN ( PERSERO ) UNIT INDUK WILAYAH NTT

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sumber daya manusia yang merupakan motor penggerak serta ujung tombak dalam sebuah organisasi atau perusahaan yang memiliki peran penting demi tercapainya tujuan yang telah di rencanakan. Tanpa adanya SDM yang berkualitas serta memiliki visi yang sesuai dengan kebutuhan dari sebuah organisasi tentunya akan sangat merugikan dan membuat perusahaan tersebut sulit untuk berkembang dan mencapai tujuannya (Sihombing, dan Verawati, 2020:389). Setiap lembaga, Intansi maupun perusahaan mempunyai tujuan yang ingin dicapai. Tujuan tersebut akan menuntun sebuah usaha dan kompetensi untuk mencapai tujuan secara efetif. Hal ini berkaitan dengan perkembangan di sector bisnis, ekonomi bahkan teknologi yang begitu cepat, mengakibatkan persaingan untuk dapat bertahan atau mengembangkan sumber daya yang dimiliki. Tanpa adanya ketahanan, ketangguhan dalam menghadapi persaingan tersebut maka akan terjadi penurunan, kerugian pada perusahaan. Human resource development: performance is the key teori disampaikan oleh Richard Swanson ( 2018:187 ). Dimana menyatakan Pengembangan sumber daya manusia merupakan sebuah proses pengembangan atau melepaskan keahlian manusia melalui pengembangan organisasi serta pelatihan personil dengan tujuan meningkatkan kinerja. Permasalahan yang terkait sumber daya manusia selalu menjadi topik utama bagi organisasi agar tetap terus bertahan dalam persaingan di era modern ini. Walaupun dukungan sarana. Prasarana, serta sumber dana yang memadai, akan tetapi tanpa adanya dukungan sumber daya manusia yang berkualitas, kegiatan perusahaan tidak dapat diselesaikan secara baik. Sebagai ujung tombak, SDM akan menentukan keberhasilan dalam setiap langkah yang dilakukan organisasi. Tuntutan organisasi untuk mempertahankan, mengembangkan serta memperoleh SDM yang berkualitas di era globalisasi yang penuh persaingan semakin ketat diperlukan sesuai dengan dinamika usaha suatu organisasi atau perusahaan didalamnya terdapat kerjasama untuk melaksanakan pekerjaan, selain mengarah pada pencapaian tujuan, kualitas kerja secara operasional harus dapat memberikan pelayanan yang baik bagi pengguna atau pelanggan (Herawati, 2018:95). Menyadari begitu pentingnya Sumber Daya Manusia bagi perusahaan, maka suatu perusahaan harus memiliki karyawan yang punya keahlian serta keterampilan di bidangnya, sesuai dengan pendidikan yang mereka dapat. Selain itu juga sumber daya manusia saat ini memiliki peran yang sangat penting untuk meningkatkan kinerja suatu perusahaan. Oleh sebab itu perusahaan harus memperhatikan Sumber Daya Manusia baik dari segi strategi pengembangan sumber daya manusia agar dapat meningkatkan kualitas kinerja karyawan pada perusahaan tersebut. Jenis data penelitian adalah Deskriptif Kualitatif. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple Random Sampling. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 87 orang dari jumlah populasi 112 orang karyawan. Teknik pengambilan data berupa penyebaran kuesioner kepada karyawan. Sampel penelitian ini sebanyak 87 orang karyawan pada PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT. Hasil tersebut dihitung menggunakan Korelasi Product moment dengan Adanya korelasi atau hubungan yang signifikan antara strategi pengembangan Sumber Daya Manusia (Y) dengan kinerja karyawan (X1) dengan nilai Signifikansinya adalah sebesar 0,94, karena signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,94 < 0,05) maka Ha diterima jadi terdapat hubungan yang signifikan antara kinerja karyawan dengan strategi pengambangan SDM. dengan jumlah responden yang diteliti berjumlah 87 orang karyawan PT. PLN ((Persero) Unit Induk Wilayah NTT” Berdasarkan hasil penelitian dan landasan teori menyatakan adanya hubungan yang erat signifikan kedua variabel kinerja karyawan dengan strategi pengembangan SDM Adapun Implikasi teoritis yang digunakan dalam penelitian ini yakni: Pengembangan Sumber Daya Manusia menurut Richard Swanson (1998) adalah sebuah proses pengembangan atau melepaskan keahlian manusia melalui pengembangan organisasi serta pelatihan personil dengan tujuan meningkatkan kinerja. Kinerja karyawan menurut Mangkunegara (2016:9) yakni kinerja karyawan merupakan hasil kerja seseorang secara kualitas yang telah dicapai oleh karyawan dalam menjalankan tugas sesuai tanggung jawab yang diberikan. Berdasarkan kesimpulan tersebut maka peneliti memberikan saran yakni kepada pihak PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT agar mengembangkan pendidikan, pelatihan serta kemampuan dan ketrampilan bagi karyawan agar mereka dapat meningkatkan skill demi tercapainya kualitas kerja yang maksimal

MODIFIKASI SARANA DAN PRASARANA OLAHRAGA TOLAK PELURU DI SMP NEGERI TUNUA TAHUN 2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Proses pembelajaran Penjasorkes materi tolak peluru pada SMP Negeri Tunua tahun 2022 sangat tidak efektik, karena kurangnya media pendukung seperti sarana dan prasarana guna menunjang efektifnya proses pembelajaran tolak peluru. Sarana prasarana yang tersedia di sekolah sangat terbatas sehingga membuat guru kesulitan saat proses pembelajaran. Untuk itu perlunya kreativitas guru dalam memodifikasi media pembelajaran guna menunjang proses pembelajaran serta menarik perhatian siswa untuk memahami serta kreatif dan inovatif dalam proses belajar mengajar. Tujuan penelitian: Dari rumusan masalah yang telah dijelaskan maka yang menjadi tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui modifikasi sarana dan prasarana di SMP Negeri Tunua tahun 2022. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatif. Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan Guru, dan Siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan proses pembelajaran tolak peluru di SMP Negri Tunua Tahun 2022 tidak berlangsung dengan baik karna kurangnya sarana dan prasarana pendukung dalam proses pembelajaran tolak peluru sehingga dalam proses pembelajaran tidak mencapai hasil yang maksimal dimana sisiwa-siswi sulit dalam memahami apa yang disampaikan oleh guru dan juga siswa-siswi kesulitan dalam mempraktekan kembali apa yang telah disampaikan oleh guru. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dengan judul modifikasi sarana dan prasarana olahraga tolak peluru di SMP Negri Tunua Tahun 2022 dengan metode kualitatif dekriptif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tolak peluru di SMP Negri Tunua Tahun 2022 dapat berlangsung dengan baik serta memiliki hasil yang maksimal apabila guru menyediakan media pendukung dalam proses pembelajaran berupa modifikasi sarana dan prasarana olahraga tolak peluru sehingga siswa-siswi tidak merasa kesulitan dalam pembelajaran tolak peluru dan juga guru harus melakukan praktek secara berulang-ulang sehingga siswa dapat memahami dengan baik