· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PenambahanTepungKelorDalamTepungJagungTerhadapKarakteristikBuburJagung
Mesa DadiYohanis *), NubatonisM.Lesibeth**), MalelakZet**)
Email:[email protected]
Buburjagungmerupakanpanganalternatif yang dijadikansebagaipenggantibuburberaspadasaatsarapanmaupundiwaktu-waktutertentu. Kosumenbuburinilebihdidominasikanoleh orang dewasabahkanmanulakarenateksturnya yang lembut.Penelitianinitelahdilaksanakanpadatanggal 8 novembersampai 11 November 2021 dilaboratoriumprosessingFakultasTeknologiPertanianUniversitas Kristen ArthawacanKupang, penelitianinibertujuanuntukmengetahuikarakteristikterhadap organoleptic buburjagungdenganpenambahantepungdaunkelor(moringaoleifera). Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahRancanganAcakLengkap (RAL) menggunkan 5 perlakuandanmasing-masingdiulangsebanyak 3 kali denganpresentase 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5%. Parameter yang diukurpadakarakteristikbubur yang dihasilkanadalahujiWarna, Aroma, dan Rasa.Berdasarkanhasilujiorganoleptiknilai yang tertinggiterdapatpadaperlakuan E (12,5%) ujiwarnadengannilai rata-rata 4,644 (sangatsuka), uji aroma dengannilai rata-rata 4,578 (sangatsuka), danuji rasa dengannilai rata-rata 4,833 (sangatsuka)
Kata Kunci :Penambahan,TepungJagung, TepungKelor, Bubur
*)Peneliti
**)Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH LAMA PENYANGRAIAN KACANG METE TERHADAPA KARAKTERISTIK FISIK DAN KIMIA SELAMA PENYIMPANAN
Mesa DanggaMarselina*) Nubatonis M. Lesybeth**) MalelakZet**)
ABSTRAK
Penelitianinibertujuanuntukmengetahui Lama PenyangraianKacang Mete TerhadapKarakteristikFisik Dan Kimia SelamaPenyimpanan.Penelitianinidilaksanakan di LaboratoriumProsesingFakultasTeknologiPertanianUniversitasArthaWacanaKupang.MenggunakanRancanganAcakLengkap (RAL) dengan 5 perlakuandan 3 kali ulangansehinggaterdapat 15 unit percobaan, dengan lama penyangraian 5 menit, 10 menit, 15 menitdan 20 menit. Variabel yang diamatiadalahkarakteristikkimia yang meliputianalisiskadar air dankadarlemakdankarakteristikorganoleptik yang meliputiujikesukaanterhadapwarna, aroma dantekstur. Hasilpenelitianmenunjukkanbahwa lama penyangraianberpengaruhterhadapkarakteristikfisikdankimiakacang mete selamapenyimpanan. Perlakuanterbaik lama penyangraiankacang mete terdapatpadaperlakuan P3 yaitu lama penyangraian 15 menit, menghasilkannilai rata-rata warnakacang mete sebelumpenyimpanan 4.68 (sangatsuka), setelahpenyimpanannilai rata-rata warna 4.70 (sangatsuka). Nilai rata-rata aroma sebelumpenyimpanan 4.73 (sangatsuka), setelahpenyimpanannilai rata-rata aroma 4.13 (suka) dannilai rata-rata tekstursebelumpenyimpanan 4.78 (sangatsuka), setelahpenyimpanannilai rata-rata tekstur 4.63 (sangatsuka).Sedangkanujikimianilai rata-rata kadar air sebelumpenyimpanan 2.84% dansetelahpenyimpanannilai rata-rata kadar air 3.08%. Nilai rata-rata kadarlemaksebelumpenyimpanan 42.56% dansetelahpenyimpanannilai rata-rata kadarlemak 41.95%.
Kata Kunci :Penyangraian, Kacang Mete, Penyimpanan
*) Peneliti
**) Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TRI INDAR ASMIN. 2020, Pengaruh Ukuran Perusahaan, Struktur Aktiva dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal Perusahaan Setelah IPO (Studi Perusahaan Jasa yang Terdaftar Di Indeks Saham Syariah Indonesia 2017- 2019.Skripsi program studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar.Dibimbing oleh Andi Mappatompo dan Ramly.Struktur modal adalah tingkat utang yang dimiliki oleh perusahaan. Struktur modal yang baik akan mempunyai dampak kepada perusahaan dan secara tidak langsung posisi finacial perusahaan akan meningkat dan nilai perusahaan pun akan tinggi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, struktur aktiva dan profitabilitas terhadap struktur modal perusahaan pada perusahaan jasa di Indeks Saham Syariah Indonesia periode 2017-2019.Populasi dalam penelitian ini menggunakan perusahaan jasa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal, struktur aktiva tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal dan profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Kata Kunci: Ukuran Perusahaan, Struktur Aktiva, Profitabilitas, Struktur Modal.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Lama PerendamanRumputLaut( EucheumaCottonii) DalamLarutanJerukNipisDalamMenghasilkanPudingRumputLaut
ABSTRAK
Penelitiandenganjudul lama perendamanrumputlaut (EucheumaCottonii) dalamlarutanjeruknipisdalammenghasilkanpudingrumputlauttelahdilaksanakanpadalaboratorium processing Universitas Kristen ArtaWacanapadatanggal 23 November 2021.Penelitianinibertujuanuntukmengetahuipengaruh lama waktuperendamanrumputlautdalamlarutanjeruknipisdalammenghasilkanpudingrumputlautmelalui proses perendamanuntukmengetahuitingkatkesukaanpadaperlakuanterbaik. Metodepenelitian yang digunakanadalahmetoderancanganacaklengkap (RAL) sebanyak 4 perlakuandan 3 kali ulangan.Hasilpenelitianmenunjukanbahwauntukwarna, rasa, aroma, dantekstur yang paling disukaiolehpanelisadalah lama perendman 1 jam dengannilaimasing-masingwarna 4,2, rasa 4,6, aroma 4,26 dantekstur 4,33. Dalampenelitianini air perasanjeruknipis yang digunakanmasing-masingperlakuansebanyak 50ml dengan lama waktuperendamanperlakuanyaitu, 15 menit, 30 menit, 45 menit, dan 1 jam. Denganbahandasaradalahrumputlaut 300 gram masing-masingperlakuan.Hasilpenelitianmenunjukanberpengaruhsangatnyataterdapatpadaperendamanrumput laut1 jam.
Kata kunci :RumputLaut,JerukNipis
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Analisis Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Peningkatan Perekonomian Masyrakat Di Desa Kuanheum Kabupaten Kupang Skripsi yang berjudul Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) pada Desa Kuanheum, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, adalah sebuah karya penelitian yang dilakukan untuk menganalisis pengelolaan alokasi dana desa untuk program-program pemerintah Desa Kuanheum. Desa memiliki peran yang sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintah umum desa serta pelayanan kepada masyarakat secara lebih terarah, terfokus dan lancar terutama dalam program kegiatan pemerintah desa yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat desa dengan dasar pertimbangan bahwa akan memberikan suatu kehidupan yang layak dan makmur bagi masyarakat desa. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan gambaran pengelolaan alokasi dana desa dalam peningkatan perekonomian masyarakat di desa kuanheum. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan dokumentasi, yang dilakukanmelalui pengumpulan data- data dari para informan, yaitu anggota Badan Pengelola Dana Desa. Hasil analisis dilakukan secara deskriptif kaulitatif, untuk menggambarkan aktifitas pengelolaan Alokasi Dana Desa, yang terdiri dari aspek perencanaan, pelaksanaan, penata usahaan, pelaporan dan aspek pertanggungjawaban. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Kuanheum dapat dilakukan dengan baik, yang diketahui dari aspek perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban sudah dilakukan sesuai petunjuk tekhnis yang ditetapkan. Implikasi teroitis dari penelitian ini ialah bahwa alokasi dana desa yang dilakukan secara efektif membawa dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian dapat dinyataka bahwa hasil peneliitan ini sejalan dengan penelitian Sri Hutami(2017). Sedangkan implikasiterapan yang dihasilkan adalah: 1)Bagi penelitian selanjutnya di sarankan agar melibatkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi pengelolaan alokasi dana desa., 2)Pemerintah desa sebagai pemegang tanggung jawab pengelolaan alokasi dana desa harus berperan meningkatkan kualitas pembangunan desa maupun kualitas sumber daya manusia aparat desa atau tim pengelola dana, 3)Perlu melibatkan peran serta masyarakat dalam penyusunan RPJMdesa maupun RKPdesam serta memberi masukan-masukan bagi pemerintah desa untuk melakukan proses pengelolaan Alokasi Dana Desa secara tepat guna dan tepat sasaran.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul skripsi penulis adalah : Deskrpsi Tentang Motif Dan Modus Operandi Pelaku Dalam Melakukan Tindak Pidana Pencurian HandPhone (HP) Dan Leptop Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kupang. Rumusan masalah yang dikaji adalah : Bagaimanakah motif dan modus operandi pelaku dalam melakukan tindak pidana pencurian handphone (HP) di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kupang. Tujuan Penelitian ini adalah : untuk mengetahui motif dan modus operandi pelaku dalam melakukan tindak pidana pencurian handphone (HP) dan Leptop. Jenis metode penelitian yang penulis gunakan adalah : jenis penelitian normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas, dan sistimatis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim dan peraturan perundang-undangan.
Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji adalah :
1. Keinginan untuk memiliki barang
Terdakwa memasuki rumah korban yang sedang terbuka ditinggal penghuni dan situasi dalam keadaan sepi.
2. Menjual untuk memenuhi kebutuhan
Terdakwa pura-pura pergi bertamu dan korban meninggalkan kamar kost dalam keadaan terbuka.
3. Keinginan untuk memiliki barang
Terdakwa pura-pura memanggil korban namun tidak ada orang yang menjawab dan suasana dalam keadaan sepi .
4. Keinginan untuk memiliki barang
Terdakwa memasuki rumah korban yang pintu pagar dan pintu rumah dalam keadaan terbuka.
5. Menjual untuk memenuhi kebutuhan
Terdakwa melihat korban sedang ketiduran serta kamar kost dalam keadaan terbuka dan situasi sepi.
Saran dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Petugas kepolisian khususnya anggota Reskrim Polres Kota Kupang dalam menjalankan tugasnya harus mampu mengendalikan dan meminimalisir kendala-kendala yang ada, baik faktor internal maupun faktor eksternal.
2. Masyarakat sebagai warga Negara yang baik harus bersikap aktif dalam membantu pihak kepolisian.
Kata kunci: Deskripsi,Motif, Modus operandi, Tindak pidana pencurian
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
xiii
ABSTRAK
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN FATULEU
TENGAH KABUPATEN KUPANG
Teknologi selalu mengalami perkembangan untuk memenuhi kebtuhan manusia yang
berkembang dari waktu kewaktu dan dapat memberikan kemudahan bagi manusia untuk
menjalankan segala aktivitas. Sistem Infomasi Akuntansi merupakan sebuah sistem yang
memproses data dan transaksi guna menghasilkan informasi yang bermanfaa tuntuk
merencanakan, mengendalikan dan mengoperasikan bisnis. Penggunaan teknologi sistem
informasi akuntansi merupakan informasi yang diberikan kepada perusahaan yang diwajibkan
oleh undang-undang atau peraturan lainnya. Penggunaan dari informasi akan semakin
meningkat seiring dengan semakin dapat mengenali kebutuhan, dengan mengenali karakteristik
pribadinya yaitu factor-faktor yang mungkin akan berpengaruh dalam penggunaannya. Kinerja
pegawai merupakan tindakan atau pelaksanaan tugas pemeriksaan yang telah diselesaikan
olehpegawai sebagai evaluasi terhadap pekerjaan yang dilakukan atasan, rekan kerja, diri
sendiri dan bawahan langsung. Kinerja pegawai dapat ditingkatkan atau dapat menjadi maju
dan mencapai tingkat yang lebih baik dengan mengidentifikasi dan menganalisis aktivitas kerja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui penggunaan teknologi sistem
informasi akuntansi terhadap kinerja pegawai pada kantor kecamatan fatuleu kabupaten
kupang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimental design dan
dihitung menggunakan SPSS 22. Data yang diperoleh melalui kuesioner kemudian dianalisis
menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif menggunakan alat
distribusi frekuensi dan analisis regresi linear sederhana yang hasilnya diolah menggunakan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahandaripenelitianiniadalahrendahnyahasilbelajarsiswakelas IX SMP Negeri 3 AmabiOefeto Timur Satap. Tujuandaripenelitianiniadalahuntukmengetahuipengaruhpenggunaan media kancinggenetika pada materipewarisansifatterhadaphasilbelajarsiswa.Metode yang digunakanadalahmetodeeksperimendengandesainpenelitianone group prettest and posttest design. Populasiseluruhsiswakelas IX berjumlah 14 siswa yang terdiridarisatukelas dan yang menjadisampeladalahkeseluruhananggotapopulasi yang berada di kelas IX yang berjumlah14 siswa. Teknik pengambilansampel yang digunakanadalahtekniksampeljenuh.Pengumpulan data dilakukandenganteshasilbelajar. Data hasilbelajarsiswa yang diperolehdianalisismenggunakan Uji t, denganbantuanSPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkanhasil uji hipotesisdiperolehnilaiThitung>Ttabelatau 6.891>2,160dengansignifikan 0,000 ataukurangdari 0,05 haltersebutmenunjukanbahwaterdapatperbedaanhasilbelajarsiswa pada prettest dan posttest. Hal inidapatdilihatdaripemahamansiswamengenaipentingnyabelajarmembuatsiswamenyadaribahwauntukmendapatkankeberhasilanperluadanyaketertarikandalammemahamisuatukonsepdalampembelajaran, selainitu juga dapatdilihatdarisikapsiswa yang berantusiasdalambelajar dan memiliki rasa ingintahu. Hal inidikarenakan media kancinggenetikamerupakansalah satumedia yang mempermudahsiswauntuklebihcepatmemahaimaterikhususnya pada materipewarisansifatsehinggadapatmemberikanpengaruh pada hasilbelajarsiswa.Hal inidapatdilihatpresentasehasilbelajarsiswa pada hasilposttestlebihtinggidarihasilprettestyaitupada prettest C149,20%, C2 54,24% dan C3 54,54%, sedangkan pada posttestC180,15%, C2 86,07%, dan C3 83,15%. Hal inidikarenakansetelah media kancinggenetikadiajarkansiswalebihaktifuntukmelihat dan mendengarkanapa yang diajarkan guru sertasiswa juga lebihaktifmencari tau sendiritentangkonsep-konseppentinggdalampembelajaransehinggasiswalebihmudahmengingat, memahami dan menerapkanapa yang ditemukandalampembelajaran. Sehinggadapatdisimpulkanbahwaadanyapengaruh yang signifikandalampenggunaan media kancinggenetikaterhadapbelajarsiswa.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL (Studi Kusus Pada Pemerintah Kabupaten Kupang) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh Pendapan Asli Daerah Terhadap Belanja Modal dan pengaruh Dana Perimbangan terhadap Belanja Modal. Adapun obyek dalam penelitian ini adalah Pemerintah Kabupaten Kupang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode dokumentasi yaitu penulis mengumpulkan data historis berupa Laporan Realisasi Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan yang dan data Belanja Modal yang bersumber dari Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Kupang tahun anggaran 2011 sampai dengan 2020. Populasi dalam penelitian ini berupa seluruh laporan keuangan yang dianggarkan, direalisasi dan dipublikasikan di wilayah kerja pemerintah kabupaten kupang dalam bentuk laporan Realisasi Anggaran sejak berdirinya kabupaten kupang. Sedangkan sampel yang digunakan yaitu data pendapatan asli daearah, dana perimbangan dan belanja modal yang ada dalam laporan realisasi Anggaran tahun 2011-2020 pada Pemerintah Kabupaten Kupang. Dari hasil penelitian dengan menggunakan metode regresi linear berganda pada SPSS Versi 26.0 menunjukan bahwa Pendapatan Asli Daerah berpengaruh terhadap Belanja Modal dalam arti bahwa semakin besar Pendapatan Asli Daerah maka Belanja Modal semakin meningkat begitu pula sebaliknya apabila Pendapatan Asli Daerah semakin menurun maka Belanja Modal akan mengalami penurunan pada Pemerintah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun anggaran 2011-2020. Sedangkan untuk Dana Perimbangan tidak berpengaruh terhadap Belanja Modal bahwa peningkatan ataupun penurunan Dana Perimbangan tidak mempengaruhi setiap transfer dana untuk belanja pemerintah kabupaten kupang termasuk belanja modal Pada Pemerintah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun anggaran 2011 sampai 2020.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tepung dari umbi gadung (Discorea hispida Dennts) memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi sehingga baik untuk membuat kue bolu kukus. Pembuatan kue bolu kukus dari tepung gadung merupakan alternatif baru dalam memanfaatkan umbi lokal dan bisa mejadikan ubi lokal lebih bernilai ekonomis, pembuatan kue bolu kukus dari tepung umbi gadung dapat menambah olahan pangan yang sudah ada di Sumba Timur. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh formulasi tepung umbi gadung dan tepung terigu pada setiap perlakuan kue bolu kukus dan untuk mengetahui kandungan gizi kue bolu kukus dari tepung umbi gadung. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pendidikan Biologi UKAW Kupang dan di Laboratorium Balai Pengawasan Obat Dan Makanan Kota Kupang, menggunakan metode eksperimen RAL dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Variasi konsentrasi tepung umbi gadung dan tepung terigu (%), 75:25, 50:50, 25:75, 100 tepung umbi gadung, 100 tepung terigu sebagai kontrol. Analisis data menggunakan Anova dan dilanjudkan dengan uji Duncan. Uji proksimat untuk mengetahui kandungan gizi seperti kadar karbohidrat, kadar protein, kadar lemak, kadar air, kadar abu. Hasil penilitian menunjukan bahwa pada parameter aroma, warna rasa dan tekstur berpengaruh nyata. Sedangkan pada kadar karbohidrat tertinggi pada A3, Kadar lemak tertinggi pada A2, Kadar protein tertinngi pada A1, kadar air tertinngi pada A4, kadar abu tertinngi pada A1
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan yang diangkat dalam penulisan ini adalah Bagaimanakah pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas namun Mahkamah Agung menjatuhkan pemidanaan terhadap pelaku pembunuhan. Dengan Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Dasar Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas akan tetapi Mahkamah Agung menjatuhkan pemidanaan terhadap pelaku pembunuhan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan sedangkan variable terikat dalam penelitian ini adalah Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan tetapi dibatalkan oleh Mahkamah Agung dan dijatuhi putusan pemidanaan. Berdasarkan hasil penelitian maka dasar pertimbangan hakim pengadilan negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan adalah karena alat bukti yang diajukan oleh Penuntut umum tidak memenuhi batas minimum pembuktian. Dengan alasan bahwa keterangan yang diperoleh dari saksi tanpa didukung oleh keterangan saksi lainnya atau alat bukti lainnya sehingga majelis hakim berpendapat bahwa satu saksi tidak dapat dipakai untuk menjatuhkan pidana pada diri seseorang atau dengan kata lain seorang saksi bukan saksi/unus testis nullus testis dan dengan memperhatikan ketentuan Pasal 183 KUHAP yang menyatakan bahwa Hakim tidak boleh menjatuhkan pidana kepada seseorang kecuali apabila dengan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah. Sedangkan dasar pertimbangan hakim Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan karena Judex Facti telah salah dan tidak menerapkan peraturan hukum sebagai mana mestinya serta tidak mempertimbangkan fakta hukum yang relevan secara yuridis dengan tepat dan benar sesuai fakta hukum yang terungkap di muka sidang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PROFITABILITAS PADA SEKTOR INDUSTRI TEKSTIL DAN GARMEN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA” ABSTRAK Skripsiiniberjudul “PengaruhPerputaranPersediaanBarangDagangTerhadapProfitabilitas Pada SektorIndustriTekstil Dan Garmen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia”. Semakintingginyatingkatperputaranpersediaanmenyebabkanperusahaansemakincepatdalammelakukanpenjualanbarangdagangsehinggaakanmemperbesarlabaoperasi dan pada akhirnya juga akanmeningkatkanlababersih. Lababersihakanmengindikasikanprofitabilitasperusahaan. Labaperusahaan yang tinggibelumtentumenunjukanprofitabilitas yang tinggi, akantetapiprofitabilitas yang tinggisudahdapatdipastikanbahwalaba yang dihasilkantinggi. Rasioprofitabilitas yang di pakaidalamdalampenelitianiniadalahReturn On Asset (ROA). Rasioinidiukurdenganmembandingkanantaralababersihterhadap total TotalAset. Semakintinggiperbandinganlababersihterhadap total aktivamakaakansemakinbaikbagiperusahaan. Profitabilitasmerupakan salah satupengukuranbagikinerjasuatuperusahaan, profitabilitassuatuperusahaanmenunjukankemampuansuatuperusahaandalammenghasilkanlabaselamapereodetertentu pada tingkatpenjualan, asset dan modal sahamtertentu.Persediaanmerupakansuatuaktiva yang meliputibaranng-barangmilikperusahaandenganmaksuduntukmenjualdalamsuatuperiodeusahatertentu, ataupersediaanbarang-barangmilikperusahaandenganmaksuduntukdijualdalamsuatuperiodeusahatertentu, ataupersediaanbarang-barang yang masihdalampengerjaanatau proses produksi, ataupunpersediaanbahanbaku yang menunggupenggunanyadalamsuatu proses produksi. Populasidalampenelitianiniadalahperusahaanindustritekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2013-2017. Sampeldalampenelitianiniadalahperusahaansektorindustritekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang menyediakan data laporankeuangansecaralengkap dan mendapatkanlabasetiaptahunselamaperiode 2013-2017. Teknik pengumpulan data yang digunakandalampenelitianiniadalahteknikdokumentasimengenaipencatatandanlaporan-laporankeuanganpada perusahaansektorindustritekstil dan garmen yang terdaftar di BEI mulaitahun 2013-2017. Hasil penelitianmenunjukkan Hasil analisismenunjukkanbahwatingkatsignifikansi 0,071 > 0,05 dan koefisiennegatif yang menunjukkanbahwaPerputaranpersediaantidakberpengaruhterhadapprofitabilitasBerdasarkanhasil uji hipotesis di atas, dapatdisimpulkanbahwa H1 ditolak yang berartipersediaantidakberpengaruhterhadapprofitabilitas. Secaraparsial, tidakadapengaruh yang signifikanantaraperputaran kas dan perputaranpiutangterhadapprofitabilitasperusahaan. Hanyaperputaranpersediaan yang memilikipengaruhsignifikanterhadapprofitabilitasperusahaanmanufaktur Basic Industry And Chemicals periode 2012-2014. Kesimpulan yang dapatdiambildalampenelitianiniadalahtingkatsignifikansi 0,071 > 0,05 dan koefisiennegatif yang menunjukkanbahwaPerputaranpersediaantidakberpengaruhterhadapprofitabilitasBerdasarkanhasil uji hipotesis di atas, dapatdisimpulkanbahwa H1 ditolak yang berartipersediaantidakberpengaruhterhadapprofitabilitas. Implikasiterapanadalahperputaranpiutang dan perputaranpersediaansecaraparsialberpengaruhsignifikanterhadaptingkatprofitabilitasperusahaanIndustriTekstil Dan Garmen yang terdaftar di BEI. Secarasimultan, perputaranpiutang dan perputaranpersediaanberpengaruhterhadapprofitabilitasperusahaanIndustriTekstil Dan Garmen yang terdaftar di BEI. Implikasiteoritisadalahpersediaanmerupakansuatuaktiva yang meliputibarang-barangmilikperusahaandenganmaksuduntukdijualdalamsuatuperiodeusahatertentu, ataupersediaanbarang-barang yang masihdalampengerjaan/proses produksi, ataupunpersediaanbahanbaku yang menunggupenggunaannyadalamsuatu proses produksiRangkutidalamZandra (2016). MenurutWiagustinidalam Sanjaya dkk (2015) menyatakanprofitabilitasmerupakansuatukemampuanperusahaanuntukmewujudkansuatukeuntunganbagiperusahaanataumerupakansuatupengukuranakanefektivitaspengelolaanperusahaandalammengelolamanjemennya. Kata kunci :PersediaanBarangDagang Dan Profitabilitas
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRACT ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT DI DESA MAKTIHAN KECAMATAN MALAKA BARAT Hoar, M,A.)* Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** Penelitian etnobotani tumbuhan obat di Desa Maktihan, Kecamatan malaka Barat, Kabupaten Malaka bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan yang di manfaatkan oleh masyarakat Desa Maktihan, Organ tumbuhan yang digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional, cara pengolahan tumbuhan, serta manfaat dari tumbuhan obat. Metode penelitian yang digunakana adalah motode penelitian deskripsi kualitatis dengan teknik porpusive sampling. Tahapan dalama penelitian ini adalah observasi, wawancara dengan 8 responden informan kunci, dokumentasi tumbuhan obat berdasarkan hasil wawancara, identifikasi tumbuhan obat dan analisis data.. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Desa Maktihan terdapat 20 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pengobatan tradisional. Persentase organ tumbuhan yang digunakan adalah daun(11%), akar (1%), kulit(5%), Persentase cara pengolah tumbuhan obat dalam pengobatan tradisional yaitu direbus (11%), dihaluskan(5%), di konsumsi secara langsung (7%). Manfaat tumbuhan obat di desa maktihan adalah untuk menyembuhkan penyakit seperti sistem pencernaan, mual, muntah, kembung, diare, sembelit, dan ganguan lambung. Kata Kunci:. Etnobotani, Tumbuhan Obat, pengolahan Tumbuhan Obat, pemanfaatan, Desa Maktihan Keterangan: *) Mahasiwa **) Dosen Pembimbing ABSTRACT Ethnobotany of medicinal plants used by the community in Maktihan Village, West Malaka District Hoar, M,A.) Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** This research is about the ethnobotany of medicinal plants in Maktihan Village, West Malaka Subdistrict, Malaka Regency. It aims to identify the types of plants utilized by the people of Maktihan Village, which plant organs are used as traditional medicine ingredients, and the benefits of these medicinal plants. This type of research is descriptive research using a purposive sampling technique. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. Data from the research results were then analyzed using qualitative descriptive analysis in accordance with the research objectives, which will be presented in the form of tables, photos, or images. The results showed that there are 20 types of plants used by the community in Maktihan Village as traditional medicine ingredients. The plant organs used are leaves, roots, and bark. The ways to process these plants for traditional medicine are boiling, grinding, and eating them directly. The people of Maktihan Village more often use herbal preparations by boiling them and then drinking the infusion. The most commonly used part by the Keywords : Ethnobotany of medicinal plants processing and utilization of medicinal plants in Maktihan Village *) Researcher
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DI DESA BOTI KECAMATAN KI’E KABUPATEN TIMUR TENGAH SELATAN Nabunome, A)* Ballo, A)** Manu, T. S. N)** Indonesia sebagai negara beriklim tropis memiliki berbagai jenis kekayaan alam berupa tumbuh-tumbuhan. Pengobat tradisional menggunakan tumbuhan obat yang masih banyak digunakan oleh masyarakat di Desa Boti. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat apa saja yang digunakan, bagian organ yang digunakan dan cara pengolahan tumbuhan obat tersebut. Desa Boti merupakan salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Ki’e Kabupaten Timor Tengah Selatan dengan empat dusun sebagai lokasi penelitian yaitu dusun Boti sebanyak sebanyak 98 KK, dusun Nakfunu sebanyak 230 KK, dusun Nunti’o sebanyak 125 KK dan dusun Nambaun sebanyak 186 KK. Penelitian ini menggunakan metode deskritif kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan eksplorasi dan wawancara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik proposive sampling untuk menentukan informan pengobat tradisional (20 orang), pasien (28 orang) dan masyarakat yang mengetahui tumbuhan obat. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan tabel, grafik dan gambar. Hasil penelitian terdapat 31 jenis tumbuhan yang ditemukan dilokasih penelitian, paling banyak ditemukan dari famili Malvaceae sebanyak 3 jenis yaitu kapuk radu, kembang sepatu dan tumbuhan kapas jahri. Bagian organ tumbuhan yang digunakan seperti daun, buah, batang, umbi, pucuk, kulit, getah dan akar dengan cara pengolahan direbus, ditumbuk, diparut, dioles, dicampur dan diperas. Kata Kunci : Identifikasi, tumbuhan obat, dan Desa Boti Keterangan : *)Peneliti : **)Pembimbing ABSTRACT IDENTIFICATION OF TYPES OF TRADITIONAL MEDICINAL PLANTS IN BOTI VILLAGE, KI'E DISTRICT, SOUTH CENTRAL TIMUR REGENCY Nabunome, A)* Ballo, A)** Manu, T. S. N)** Indonesia, as a tropical country, has a diverse natural wealth of plants. Traditional healers use medicinal plants, which are still widely used by the people of Boti Village. The purpose of this study was to determine the types of medicinal plants used, the organs used, and how they are processed. Boti Village is a village located in Ki'e District, South Central Timor Regency, with four hamlets as research locations: Boti Hamlet with 98 families, Nakfunu Hamlet with 230 families, Nunti'o Hamlet with 125 families, and Nambaun Hamlet with 186 families. This study uses a qualitative descriptive method and data collection is carried out through exploration and interviews. The sampling technique used is a propositional sampling technique to determine traditional healer informants (20 people), patients (28 people) and communities who know medicinal plants. Data were analyzed descriptively qualitatively using tables, graphs and pictures. The results of the study found 31 types of plants found in the research location, the most commonly found from the Malvaceae family as many as 3 types, namely kapok radu, hibiscus and cotton jahri plants. Parts of the plant organs used include leaves, fruit, stems, tubers, shoots, skin, sap and roots by processing them by boiling, pounding, grating, rubbing, mixing and squeezing. Keywords : Identification, medicinal plants, and Boti Village Description : *) Researcher : **) Adviser
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Menurut Tandelilin (2010:26) pasar modal adalah pertemuan antara pihak
yang memiliki kelebihan dana dengan pihak yang membutuhkan dana dengan cara
memperjual belikan sekuritas. Pasar modal memiliki peran sebagai sarana yang
efektif dalam mengalihkan dana dari masyarakat ke berbagai kegiatan produktif.
Dana yang diinvestasikan di pasar modal bersifat jangka panjang. Salah satu
bentuk investasi yang dapat di pilih oleh investor adalah saham. Investasi dalam
saham menarik bagi investor karena adanya potensi keuntungan, baik melalui
capital gain maupun deviden yang tinggi. Menurut Tannadi, (2020,5) harga saham
merupakan tanda kepemilikan dalam suatu perusahaan yang berarti bahwa
memiliki saham menandakan memiliki bagian dari kepemilikan perusahaan.
Dalam beberapa tahun terakhir, harga saham, terutama di sektor perbankan,
mengalami fluktuasi akibat berbagai faktor makroekonomi. Harga saham
mencerminkan nilai suatu perusahaan yang dapat diamati langsung oleh investor.
Semakin tinggi harga saham, semakin besar pula nilai dan keuntungan peusahaan,
yang pada akhirnya menarik minat investor untuk menanamkan modalnya.
Sebaliknya, jika harga saham menurun, daya tarik investasi juga berkurang.
Menurut Suparmono (2018:158) inflasi merupakan kondisi di mana harga
barang dan jasa mengalami kenaikan secara umum dan berkelanjutan dalam suatu
periode tertentu. Tingginya tingkat inflasi dapat menyebabkan meningkatnya
beban biaya operasional penyaluran kredit akibat besarnya biaya yang harus
dikeluarkan. Apabila kenaikan biaya tersebut melebihi peningkatan harga jual
produk yang ditetapkan perusahaam, maka tingkat keuntungan atau profitabilitas
perusahaan akan menurun. Kondisi ini membuat investor kurang tertarik untuk
berinvestasi, yang pada akhirnya berdampak pada penurunan harga saham.
Sebaliknya, inflasi yang rendah akan mendorong pertumbuhan usaha danxvi
peningkatan kredit di sektor perbankan. Jika kenaikan biaya masih berada di
bahwa kenaikan harga jual produk, maka profitabilitas perusahaan akan
meningkat, investor akan senang untuk menanamkan dananya di perusahaan
tersebut sehingga harga saham akan mengalami kenaikan. Menurut Boediono
(2011:75) tingkat suku bunga yaitu sebagai harga dari penggunaan uang untuk
jangka waktu tertentu. Suku bunga merupakan salah satu variabel utama dalam
perekonomian yang memiliki dampak luas dan signifikan. Oleh karena itu,
berbagai pihak seperti pemerintah, bank sentral, investasi, dan pelaku bisnis perlu
memberikan perhatian khusus terhadap pergerakannya. Pengaruh suku bunga
mencakup berbagai aspek, termaksut investasi, konsumsi, tabungan, serta
pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Ketika suku bunga meningkat tajam,
dampaknya terhadap arus kas perusahaan dan biaya modal menjadi semakin
besar. Hal ini menegaskan betapa pentingnya pemahaman dan pengelolaan suku
bunga secara cermat dalam operasional perusahaan.
Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti
akan membahas pengaruh inflasi dan suku bunga terhadap terhadap harga saham
pada Perusahaan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dalam
penelitian ini sebanyak 25 perusahaan perbankan. Teknik pengumpulan analisis
data yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh inflasi dan
suku bunga terhadap harga saham pada perusahaan perbankan, peneliti
menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Asumsi Klasik, Uji
Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Koefisien Determinasi (R2). Dari hasil
penelitian ini dapat menyimpulkan bahwa secara persial inflasi (X1)
berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap harga saham. Dan suku bunga
(X2) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap harga saham. Sedangkan
secara silmultan atau secara bersama-sama inflasi (X1) dan suku bunga (X2) tidak
berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan perbankan yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal ini di buktikan dengan perolehan hasil
pengujian di dapati hasil analisis regresi linear berganda dengan nilai konstantan α
sebesar 3.235,129 sedangkan koefisien β1 = 0,039 β2 = -0,387 dengan demikian
persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan bahwa inflasixvii
suku bunga (X2) tidak berpengaruh terhadap harga saham (Y). adalah sebagai
berikut :Y= 3.235,129 + 0,039 – 0,387.
Selain itu hasil uji hipotesis pertama yaitu inflasi (X1) berpengaruh positif
dan tidak signifikan terhdap harga saham (Y). Diketahui bahwa untuk variabel
inflasi (X1) ditemukan nilai thitung 0,110 < ttabel 1,980 dan Sig. (0,912) > 0,05,
maka H0 diterima dan Ha ditolak. Artinya inflasi tidak berpengaruh signifikan
terhadap harga saham (Y). Berikut hasil uji hipotesis kedua yaitu suku bunga (X2)
nilai thitung - 0,826 < ttabel 1,980 dan Sig. (0,411) > 0,05, maka H0 diterima dan
Ha ditolak. Artinya suku bunga tidak berpengaruh signifikan terhadap harga
saham (Y). Untuk pengujian uji F didapatkan nilai Fhitung sebesar 0,356 <
Ftabel 2,68 dan nilai signifikan 0,701 > 0,05, artinya bahwa secara simultan
inflasi (X1) dan suku bunga (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap harga
saham (Y). dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji determinasi (R2) dapat
diketahui bahwa variabel inflasi (X1) dan suku bunga (X2) bersama-sama dalam
menjelaskan pengaruhnya terhadap harga saham (Y) adalah 0,6%. Sedangkan
sisanya sebesar 99,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam
penelitian ini
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK INVENTARISASI TUMBUHAN PARASIT DIKAWASAN HUTAN DESA OEBATU KECAMATAN ROTE BARAT DAYA KABUPATEN ROTE NDAO Mesah, M,D.)* Ballo, A.)** Nge, S,T.M.)** Inventarisasi tumbuhan parasit sangat besar manfaatnya dalam rangka menambah wawasan mengenai keanekaragaman tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk 1). menginventarisasi jenis-jenis tumbuhan parasit, 2). mengetahui karakteristik inang Di Kawasan Hutan Desa Oebatu, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data eksplorasi dan sampling (plot). Hasil Penelitian telah ditemukan 3 spesies tumbuhan parasit yang tergolong ke dalam 3 famili yakni Spesies Tali Putri (Cassytha filiformis), F.(Lauraceae), Spesies Benalu (Dendrophthoe pentandra), F.(Loranthaceae), dan spesies Cendana (Santalum album), F.(Santalaceae). Berdasarkan karakteristik pada inangnya ditemukan 9 spesies inang yang tergolong dalam 2 karakteristik inang yaitu : pertama, pohon antara lain : Melaleuca leucadendra, Ziziphus mauritiana, Cassia fistula dan Mallotus philippensis. Kedua adalah perdu yaitu: Tabernaemontana divaricata, Jatropha gossypiifolia, Chromolaena odorata, Annona squamosa dan Vitex trifolia. Kata Kunci: Inventarisasi, Tumbuhan Parasit, Inang, Desa Oebatu. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRACT INVENTORY OF PARASITIC PLANTS IN THE FOREST AREA OF OEBATU VILLAGE, SOUTHWEST ROTE DISTRICT, ROTE NDAO REGENCY Mesah, M,D.)* Ballo, A)** Nge, S,T.M.)** Inventory of parasitic plants was very beneficial in order to increase insight into plant diversity. This study aims to 1). Inventory the types of parasitic plants, 2). determine the characteristics of the host in the Oebatu Village Forest Area, Southwest Rote District, Rote Ndao Regency. The research method used was a qualitative descriptive method with exploration and sampling (plot) data collection techniques. The founding of the study were found 3 species of parasitic plants belonging to 3 families namely the Princes Rope species (Cassytha filiformis), F. (Lauraceae), Mistletoe species (Dendrophthoe pentandra), F.(Loranthaceae), and Sandalwood species (Santalum album), F. (Santalaceae). Based on the characteristics of the host, 9 host species were found which were classified into 2 host characteristics, namely : first, trees including: Melaleuca leucadendra, Ziziphus mauritiana, Cassia fistula and Mallotus philippensis. The second is shrubs, namely: Tabernaemontana divaricata, Jatropha gossypiifolia, Chromolaena odorata, Annona squamosa and Vitex trifolia. Keywords : Inventory, Parasitic Plants, Hosts, Oebatu Village Information: *) Researcher **) Advisor
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
PEMAHAMAN GENERASI MUDA TENTANG NILAI-NILAI BUDAYA YANG TERKANDUNG DALAM RUMAH ADAT SABU DI DESA MOLIE KECAMATAN HAWU MEHARA, KABUPATEN SABU RAIJUA Mehi O)** pellu L.H)** Metboki M)** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai budaya yang terkandung dalam rumah adat Sabu di Desa Molie, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua. Rumah adat Sabu merupakan warisan budaya yang memiliki makna sosial, religius, dan filosofis yang tinggi, namun di tengah perkembangan zaman nilai-nilai tersebut mulai mengalami pergeseran dan kurang dipahami oleh generasi muda. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Responden penelitian terdiri atas tokoh adat, aparat pemerintah desa, orang tua, dan generasi muda. data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai budaya dalam rumah adat Sabu masih tergolong rendah. Sebagian besar responden mengetahui bentuk fisik rumah adat, namun belum memahami makna simbolik dan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya, seperti nilai gotong royong, religiusitas, keharmonisan dengan alam, serta penghormatan kepada leluhur. faktor penyebabnya antara lain kurangnya peran keluarga dan tokoh adat dalam pewarisan budaya, serta minimnya pembelajaran budaya lokal di sekolah.Meskipun demikian, sikap generasi muda terhadap pelestarian budaya tergolong positif. mereka menyadari pentingnya melestarikan rumah adat sebagai identitas budaya daerah dan bersedia berpartisipasi dalam kegiatan budaya jika diberikan dukungan. oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat untuk memperkuat pendidikan budaya lokal dan mendorong. keterlibatan generasi muda dalam pelestarian rumah adat. .
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT DI DESA MAKTIHAN KECAMATAN MALAKA BARAT Hoar, M,A.)* Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** Penelitian etnobotani tumbuhan obat di Desa Maktihan, Kecamatan malaka Barat, Kabupaten Malaka bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan yang di manfaatkan oleh masyarakat Desa Maktihan, Organ tumbuhan yang digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional, cara pengolahan tumbuhan, serta manfaat dari tumbuhan obat. Metode penelitian yang digunakana adalah motode penelitian deskripsi kualitatis dengan teknik porpusive sampling. Tahapan dalama penelitian ini adalah observasi, wawancara dengan 8 responden informan kunci, dokumentasi tumbuhan obat berdasarkan hasil wawancara, identifikasi tumbuhan obat dan analisis data.. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Desa Maktihan terdapat 20 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pengobatan tradisional. Persentase organ tumbuhan yang digunakan adalah daun(11%), akar (1%), kulit(5%), Persentase cara pengolah tumbuhan obat dalam pengobatan tradisional yaitu direbus (11%), dihaluskan(5%), di konsumsi secara langsung (7%). Manfaat tumbuhan obat di desa maktihan adalah untuk menyembuhkan penyakit seperti sistem pencernaan, mual, muntah, kembung, diare, sembelit, dan ganguan lambung. Kata Kunci:. Etnobotani, Tumbuhan Obat, pengolahan Tumbuhan Obat, pemanfaatan, Desa Maktihan Keterangan: *) Mahasiwa **) Dosen Pembimbing ABSTRACT Ethnobotany of medicinal plants used by the community in Maktihan Village, West Malaka District Hoar, M,A.) Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** This research is about the ethnobotany of medicinal plants in Maktihan Village, West Malaka Subdistrict, Malaka Regency. It aims to identify the types of plants utilized by the people of Maktihan Village, which plant organs are used as traditional medicine ingredients, and the benefits of these medicinal plants. This type of research is descriptive research using a purposive sampling technique. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. Data from the research results were then analyzed using qualitative descriptive analysis in accordance with the research objectives, which will be presented in the form of tables, photos, or images. The results showed that there are 20 types of plants used by the community in Maktihan Village as traditional medicine ingredients. The plant organs used are leaves, roots, and bark. The ways to process these plants for traditional medicine are boiling, grinding, and eating them directly. The people of Maktihan Village more often use herbal preparations by boiling them and then drinking the infusion. The most commonly used part by the Keywords : Ethnobotany of medicinal plants processing and utilization of medicinal plants in Maktihan Village *) Researcher
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DI DESA BOTI KECAMATAN KI’E KABUPATEN TIMUR TENGAH SELATAN Nabunome, A)* Ballo, A)** Manu, T. S. N)** Indonesia sebagai negara beriklim tropis memiliki berbagai jenis kekayaan alam berupa tumbuh-tumbuhan. Pengobat tradisional menggunakan tumbuhan obat yang masih banyak digunakan oleh masyarakat di Desa Boti. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat apa saja yang digunakan, bagian organ yang digunakan dan cara pengolahan tumbuhan obat tersebut. Desa Boti merupakan salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Ki’e Kabupaten Timor Tengah Selatan dengan empat dusun sebagai lokasi penelitian yaitu dusun Boti sebanyak sebanyak 98 KK, dusun Nakfunu sebanyak 230 KK, dusun Nunti’o sebanyak 125 KK dan dusun Nambaun sebanyak 186 KK. Penelitian ini menggunakan metode deskritif kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan eksplorasi dan wawancara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik proposive sampling untuk menentukan informan pengobat tradisional (20 orang), pasien (28 orang) dan masyarakat yang mengetahui tumbuhan obat. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan tabel, grafik dan gambar. Hasil penelitian terdapat 31 jenis tumbuhan yang ditemukan dilokasih penelitian, paling banyak ditemukan dari famili Malvaceae sebanyak 3 jenis yaitu kapuk radu, kembang sepatu dan tumbuhan kapas jahri. Bagian organ tumbuhan yang digunakan seperti daun, buah, batang, umbi, pucuk, kulit, getah dan akar dengan cara pengolahan direbus, ditumbuk, diparut, dioles, dicampur dan diperas. Kata Kunci : Identifikasi, tumbuhan obat, dan Desa Boti Keterangan : *)Peneliti : **)Pembimbing ABSTRACT IDENTIFICATION OF TYPES OF TRADITIONAL MEDICINAL PLANTS IN BOTI VILLAGE, KI'E DISTRICT, SOUTH CENTRAL TIMUR REGENCY Nabunome, A)* Ballo, A)** Manu, T. S. N)** Indonesia, as a tropical country, has a diverse natural wealth of plants. Traditional healers use medicinal plants, which are still widely used by the people of Boti Village. The purpose of this study was to determine the types of medicinal plants used, the organs used, and how they are processed. Boti Village is a village located in Ki'e District, South Central Timor Regency, with four hamlets as research locations: Boti Hamlet with 98 families, Nakfunu Hamlet with 230 families, Nunti'o Hamlet with 125 families, and Nambaun Hamlet with 186 families. This study uses a qualitative descriptive method and data collection is carried out through exploration and interviews. The sampling technique used is a propositional sampling technique to determine traditional healer informants (20 people), patients (28 people) and communities who know medicinal plants. Data were analyzed descriptively qualitatively using tables, graphs and pictures. The results of the study found 31 types of plants found in the research location, the most commonly found from the Malvaceae family as many as 3 types, namely kapok radu, hibiscus and cotton jahri plants. Parts of the plant organs used include leaves, fruit, stems, tubers, shoots, skin, sap and roots by processing them by boiling, pounding, grating, rubbing, mixing and squeezing. Keywords : Identification, medicinal plants, and Boti Village Description : *) Researcher : **) Adviser
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menelaah spiritualitas generasi sandwich di Jemaat GMIT Sesawi Oepura serta implikasinya bagi pelayanan gereja melalui tinjauan teologis. Generasi sandwich dipahami sebagai individu usia produktif yang memikul tanggung jawab ganda secara simultan dan berkelanjutan: menopang orang tua lanjut usia sekaligus anak/adik/kerabat yang belum mandiri, sehingga rentan mengalami tekanan ekonomi, kelelahan fisik, dan beban emosional yang dapat memengaruhi kehidupan iman. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana warga jemaat memaknai pergumulan tersebut sebagai pengalaman spiritual, bukan semata persoalan sosial-ekonomi. Penelitian menggunakan metode kualitatif lapangan dengan teknik wawancara semi-terstruktur dan studi dokumen. Partisipan dipilih secara purposive (usia 25–45 tahun, bekerja, memiliki tanggungan lintas generasi, dan merupakan anggota Jemaat GMIT Sesawi Oepura). Analisis menggunakan kerangka spiritualitas Sandra M. Schneiders yang menekankan integrasi dimensi personal-internal, relasional-komunal, praksis keseharian, dan hermeneutik pemaknaan pengalaman. Hasil menunjukkan bahwa spiritualitas generasi sandwich di jemaat ini cenderung berwujud sebagai “spiritualitas resiliensi”: iman yang bertahan di tengah keterbatasan, tampil dalam kesetiaan menjalankan tanggung jawab, doa yang lahir dari situasi krisis, serta pengharapan akan penyertaan Allah meski disertai keluhan, rasa bersalah, bahkan kemarahan kepada Tuhan. Gereja dipandang membantu melalui ibadah rumah tangga dan diakonia, namun dibutuhkan pendampingan pastoral yang lebih peka terhadap ritme kerja, beban psikospiritual, dan kebutuhan batasan diri. Penelitian ini merekomendasikan penguatan komunitas dukungan, konseling pastoral kontekstual, dan praksis gerejawi yang mengafirmasi pengalaman generasi sandwich sebagai ruang perjumpaan dengan Allah.