An Analysis on Category Shift on Noun Phrases Found in the Subtitles in "I'm not Ashamed" Movie
An Analysis on Category Shift on Noun Phrases Found in the Subtitles in "I'm not Ashamed" Movie
Profil penulis
572 karya publik ditemukan.
An Analysis on Category Shift on Noun Phrases Found in the Subtitles in "I'm not Ashamed" Movie
An Analysis of Translation in Translating Idiomatic Expression from English into Indonesia in Novel "The Secret Life of Mrs. Wiz"
A Descriptive Study on Students' Perception on the Use of Haiku (A Japanese Poetry) in English Creative Writing Skill at SMAN 7 Kota Kupang
Discourse Analysis of Hamis Batar Ceremony in Malaka Regency
An Analysis on the Communication Strategy Applied by Participants of Indonesia Lawyers Club (ILC) Program
Correlational Study between Students' Vocabulary Mastery and Their Translation of the Second Year Students of Senior High School (A Case Study of the Eleventh Grade Students of MAN I Kupang Timur in the Academic Year 2018/2019)
ABSTRAK PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL DI PEMERINTAH KOTA DAN KABUPATEN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah memberikan dampak yang luas bagi pelaksanaan otonomi daerah. Dengan diberikannya otonomi daerah tersebut setiap daerah diberikan kewenangan dan kewajiban untuk melaksanakan berbagai kegiatan pemerintahan secara lebih mandiri. Kemandirian keuangan daerah diharapkan bisa terwujud dengan otonomi daerah karena tentunya pemerintah pusat menyadari bahwa yang paling mengetahui kondisi daerah adalah pemerintah daerah itu sendiri. baik dari segi permasalahan yang ada sampai kesumber-sumber pendapatan yang bisa digali oleh pemerintah daerah tersebut. Komponen pendapatan daerah berdasarkan UU nomor 33 tahun 2004 pasal 10 yang menyatakan bahwa yang menjadi sumber pembiayaan pembangunan daerah bukan hanya pendapatan asli daerah, namun ada transfer dari pemerintah pusat dalam bentuk dana perimbangan. Hasil penelitian sebelumnya yang menguji Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Belanja Modal dilakukakan oleh Susanti dan Pahlevi (2016), ditemukan bahwa Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal. Namun, hasil yang berbeda ditemukan dalam Penelitian yang dilakukan oleh Nurlis (2016), bahwa Pendapatan Asli Daerah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap belanja modal. Rincian persoalan dalam penilitian ini adalah apakah pendapatan asli daerah dan dana perimbangan berpengaruh terhadap belanja modal di pemerintah Kota dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggar Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan terhadap Belanja Modal di Pemerintah Kota dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Timur. Periode yang digunakan dalam penelitian ini tiga tahun, yaitu mulai dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2019. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pemerintah Kota dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Timur, yaitu sebanyak 21 kabupaten dan 1 kota. Teknik pengambilan smapel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh yaitu semua anggota populasi digunakan sebagai sampel yaitu sebanyak 22 sampel. Pengumpulan data dengan metode dokumentasi yang di dapat dari Laporan Realisasi Anggaran Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dipublikasikan di website resmi Direktorat Djenderal Perimbangan Keuangan pemerintah daerah yaitu www.djpk.kemenkeu.go.id. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi yaitu dengan mempelajari, mengklasifikasikan, dan menganalisis data sekunder yang bersumber dari dokumen laporan realisasi anggaran Provinsi Nusa Tenggara Timur. Teknik analisis data yang di gunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan secara masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Modal. Hal ini dibuktikan pada hasil uji hipotesis dengan Uji T. Kemampuan prediksi dari variabel Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan terhadap variabel Belanja Modal sebesar 73% sebagaimana ditunjukan oleh besarnya nilai R square sebesar 0,730 sedangkan sisanya 27% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian. Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, Belanja Modal
Sumber penerimaan negara berasal dari sektor internal dan eksternal. Salah satu sumber penerimaan negara dari sektor internal adalah pajak. Pajak merupakan kewajiban yang harus dibayar oleh masyarakat baik pribadi maupun badan dari pendapatan atau penghasilannya sebagai iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang (yang dapat dipaksakan) dengan tidak mendapat jasa timbal (kontraprestasi) secara langsung. Judul yang di angkat dalam penelitian ini adalah latar belakang diatas maka penelitian ini mengangkat masalah penelitian: Pengaruh Intensitas Aset Tetap dan Kepemilikan Persediaan terhadap Penghindaran Pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh intensitas aset tetap dan intensitas persediaan terhadap penghidaran pajak pada perusahaan sub-sektor dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sub-sektor dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2020. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdapat 2 variabel bebas dan 1 variabel dependen. Variabel bebas ke 1 yaitu intensitas aset tetap dan variabel bebas ke 2 adalah intensitas persediaan. Variabel terikat dalam penelitian adalah penghindaran pajak. Intensitas aset tetap perusahaan adalah menggambarkan banyaknya investasi perusahaan terhadap aset tetap. Inventory Intensity Ratio menunjukkan keefektifan dan keefisienan perusahaan untuk mengatur investasinya dalam persediaan yang direfleksikan dalam berapa kali persediaan itu diputar selama satu periode tertentu. penghindaran pajak merupakan usaha yang dilakukan oleh wajib pajak untuk mengurangi atau menghapus hutang pajak yang tidak melanggar ketentuan peraturan perundang- undangan perpajakan. Populasi perusahaan sub-sektor dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia berjumlah 25 perusahaan dan dengan metode purposive sampling. Perusahaan yang di jadikan sampel dalam penelitian ini berjumlah 3 perusahaan dengan kriteria utamanya adalah perusahaan yang secara aktif dan konsisten terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia selama periode penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan adala field researc berupa pengumpulan data yang di dapat lansung dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan situs website idx.com. data yang di ambil berupa laporan keuangan tahun periode 20162 020 dari Bursa Efek Indonesia (BEI) . Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS aset tetap . Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel intensitas dan intensitas persediaan penghindaran pajak . berpengaruh posetif terhadap variabel penghindaran pajak.
Dari hasil analisis kebutuhan ditemukan bahwa kurangnya media pembelajaran audio visual berbasis mind mapping untuk pokok bahasan sistem pencernaan manusia di SMP Negeri 20 Kota Kupang sehingga tujuan penelitian adalah menghasilkan produk audio visual berbasis mind mapping pokok bahasan sistem pencernaan pada manusia. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Lee and Owens. Prosedur pengembangan: 1) Analisis (Analyze) 2) Desain (Design) 3)Pengembangan (Development) 4) Implementasi (Implementation) 5) Evaluasi (Evaluation). Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh dari ahli media 94% dengan persentase sangat baik, uji ahli desain 95%, uji ahli materi 80%, uji kelompok kecil 96% dan uji kelompok besar 93,05%. Dari hasil penelitian ini maka diketahui bahwa media pembelajaran audio visual berbasis mind mapping layak digunakan sebagai media pembelajaran karena dapat membangkitkan motivasi belajar siswa karena terdapat gambar yang jelas, terlihat sederhana tetapi praktis, memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis, serta membantu otak untuk mengatur, mengingat, membandingkan dan membuat hubungan antara sub pokok bahasan dengan sub lainnya, dan dapat ditampilkan menggunakan android sehingga bisa belajar di mana saja dan kapan saja. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media audio visual berbasis mind mapping ini valid dan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran di SMP Negeri 20 Kota Kupang Tahun Ajaran 2021/2022.
5. Almamater tercinta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan – program studi Pendidikan Biologi – UKAW Kupang. ABSTRAK ANALISA KESULITAN BELAJAR MATA PELAJARAN IPA BIOLOGI KELAS VII G SMP NEGERI 20 KOTA KUPANG. Kabby I. Y)* Meha A. M)** Blegur J)*** Peneliitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kesulitan Belajar siswa dan faktor – faktor yang mempengaruhi Kesulitann belajar pada mata pelajaran IPA Biologi serta bagaimana upaya guru mengatasi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran IPA Biologi di SMP Negeri 20 Kota Kupang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif untuk melakukan observasi, intervieu, atau wawancara ,dokumentasi untuk mengumpulkan data selama berlangsungnya penelitian dilapangan dengan melibatkan guru Biologi Kelas VII G berjumlah 1 orang guru dan siswa di Kelas VII G berjumlah 27 siswa di SMP Negeri 20 Kota Kupang khusus pada siswa yang menemui kesulitan belajar pada mata pelajaran IPA Biologi.Keabsahan data diuji dengan kredibilitas yang mencakup perpanjangan masa observasi terus-menerus,Trianggulasi data, kajian kasus negatif, pengecekan anggota dan pengecekan sejawat, Model interaktif analisis data selama pengumpulan data.Hasil penelitian menunjukan adanya kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran IPA Biologi di Kelas VII G dapat ditemukan.yaitu baik dari faktor internal maupun faktor eksternal, disampingnya ada juga upaya guru secara optimal untuk mengatasi kesulitan belajar, baik yang dilakukan disekolah melalaui pengulangan materi dan ulangan perbaikan disamping diadakan pengayaan kepada siswa yang dipandang mampu atau menemui Kesulitan belajar demikian pula pemberian tugas – tugas kepada siswa yang kurang mampu baik secara individu maupun secra kelompok untuk dikerjakan diluar jam sekolah. Kata Kunci : Faktor – faktor Kesulitan belajar
Latar belakang: Untuk menciptakan sebuah metode latihan meningkatkan tinggi loncatan yang sesuai tentunya seorang pelatih harus memperhatikan dari berbagai aspek, dari pemilihan model atau jenis latihan, penentuan volume, intensitas, durasi, recovery, set dan repetisi harus tepat dan sesuai dengan komponen latihan Salah satu latihan yang di gunakan untuk meningkatkan kemampuan kekuatan adalah latihan skipping Tujuan penelitian: untuk mengetahui kontribusi latihan tali skiping terhadap tingginya lompatan smash pada permainan bola voli studi pada siswa kelas X SMA Negeri 7 Kota-Kupang. Metode penelitian adalah suatu cara yang di tempuh dalam usaha untuk menentukan dan menguji suatu kebenaran ilmu Metode penelitian: Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Lompatan awal memperoleh lompatan dengan jarak 5,631cm lompatan yang ditotalkan secara keseluruhan, 2). Lompatan skipping memperoleh 2,531, 3) lompatan akhir mendapatkan lompatan 3.30251. Simpulan: Simpulan dan analisis data tersebut pengujiaan hasil peneliti dan perbandingan kontribusi latihan tali skiping terhadap tingginya lompatan smash pada permainan bola voli studi pada kegiatan ekstrakurikuler siswa kelas X SMA Negeri 7 Kota-Kupang berada kategori baik
ABSTRAK Identifikasi Jenis-Jenis Tumbuhan Pakan Alami Kuskus (Phalangeridae) Di Hutan Gunung Timau Kecamatan Amfoang Barat Laut Kabupaten Kupang Banu M.S* Hendrik A.Ch** Nge S.T.M ** Kuskus adalah hewan berkantung (marsupial), aktif di malam hari (nokturnal), berekor panjang yang kuat (prehensile). Termasuk dalam family Phalangeridae yang memiliki enam genus yaitu, Trichosurus, Wyulda, Ailurops, Phalanger, Spilocuscus, dan Strigocuscus. Kuskus merupakan hewan yang hidupnya di atas pohon (arboreal) tidak memilih jenis-jenis pohon tertentu sebagai tempat bersarang/bersembunyi. Bagian tumbuhan yang dikonsumsi oleh kuskus sangat variatif, dan tidak hanya pada satu bagian saja, tetapi pada beberapa jenis tumbuhan, beberapa organ tumbuhan seperti daun muda, tunas muda, buah dan bunga juga dikonsumsi oleh kuskus secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan yang menjadi pakan alami dari Kuskus yang ada di Hutan Gunung Timau Kecamatan Amfoang Barat Laut Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekplorasi dan jelajah dengan langkah pengumpulan data yaitu dengan cara melakukan survey terhadap lokasi yang pernah dijumpai adanya Kuskus kemudian melakukan wawancara terhadap sepuluh warga masyarakat yang sering berburu Kuskus selanjutnya dilakukan observasi dan identifikasi secara langsung pada jenis-jenis tumbuhan yang menjadi pakan alami dari Kuskus. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan jenis tumbuhan yang menjadi pakan alami dari kuskus di hutan Gunung Timau sebanyak empat belas jenis yaitu: Gnetum gnemon, Ficus racemosa, Vocanga foetida, Ficus sp, Buchanania arborescens, Eucalyptus alba, Cryptocarya macrodesme, Myristica sp, Neolamarkia cadamba, Freycinetia aborea, Syzygium rostratum, Bischotia javanica, Nyssa javanica, Pometia pinnata. Kebanyakan jenis-jenis tumbuhan yang dikonsumsi oleh kuskus adalah jenis pohon. Kata Kunci : Identifikasi, jenis jenis tumbuhan, Gunung Timau Keterangan : * Peneliti ** Pembimbing
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH KERAGAMAN PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA U.D SARI JAYA KUPANG Setiap perusahaan dalam menjalankan bisninya selalu berupaya maksimal untuk mencapai profitabilitas, dengan tujuan mempertahankan kelangsungan bisnisnya. Oleh karena itu perusahaan perlu menjalankan strategi pemasaran secara efektif agar dapat membentuk minat konsumen melakukan pembelian. Dengan terbentuknya minat pembelian tersebut maka konsumen akan menunjukkan sejumlah kecenderungan positif dalam suatu aktifitas berbelanja, yang berperan memberikan keuntungan bagi perusahaan. U.D Sari jaya yang teletak di Jalan Ahmad Yani Nomor 164 Kelurahan Merdeka Kota Kupang, adalah salah satu unit bisnis yang bergerak dalam usaha penjualan barang-barang kebutuhan rumah tangga. Sebagai perusahaan yang berorientasi bisnis, maka sepatutnya setiap aktifitas yang dilakukan benar-benar diarahkan untuk mendorong minat konsumen melakukan pembelian. Namun hal tersebut masih sulit diwujudkan, dimana kondisi penjualan pada U.D Sari Jaya sejak tahun 2020 mengalami penurunan secara tajam. Populasi penelitian ini terdiri dari seluruh pelanggan yang berbelanja di U.D Sari Jaya Kupang, yang jumlahnya tidak diketahui secara pasti, jumlah sampel atau responden yang harus diteliti adalah 96,4 responden. Namun untuk memudahkan penelitian ini maka jumlah sampel ditentukan sebesar 100 responden. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel keragaman produk (X1) memiliki pengaruh terhadap minat beli konsumen pada U.D Sari Jaya Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 8,058 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas keragaman produk berpengaruh terhadap keputusan minat beli konsumen pada U.D Sari Jaya Kupang. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel kualitas pelayanan (X2) berpengaruh terhadap minat beli konsumen pada U.D Sari Jaya Kupang, hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 3,943 dengan tingkat signifikan 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas pelayanan berpengaruh signifikan secara parsial terhadap minat beli konsumen pada U.D Sari Jaya Kupang.
ABSTRAK IDENTIFIKASI PENYEBAB KESULITAN DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 8 KOTA KUPANG SEMASA PANDEMI COVID-19 Benu, L. M)* Manu, N. S. T)** Nggadas, P.E. D)** Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan guru dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Dalam kegiatan pembelajaran selalu melibatkan dua perilaku aktif, yaitu guru dan peserta didik, dan dalam proses pembelajaran di sekolah baik guru maupun peserta didik, pasti mengharapkan agar mencapai hasil yang sebaik-baiknya. Kesulitan belajar juga di alami dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Pandemi covid-19 merenggut banyak hal dan kemudian membentuk sebuah tatanan hal baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan yang dialami oleh setiap guru IPA dan peserta didik dan upaya guru IPA dan peserta didik mengatasi kesulitan dalam pembelajaran di SMP Negeri 8 Kota Kupang semasa pandemi Covid-19 Tahun Ajaran 2021/2022. Metode penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Model analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah strategi analisis kualitatif verifikatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesulitan yang dialami oleh setiap guru IPA dan peserta didik dalam pembelajaran di SMP Negeri 8 Kota Kupang semasa pandemi Covid-19 Tahun Ajaran 2021/2022 yaitu untuk pada guru IPA adalah persiapan, memahami kemampuan siswa, keterbatasan ekonomi pada siswa, fasilitas pendukung dan untuk pada peserta didik adalah minat, motivasi, cita-cita, peran guru, ketersediaan sarana dan prasarana, lingkungan sosial di rumah dan upaya guru IPA dan peserta didik mengatasi kesulitan dalam pembelajaran di SMP Negeri 8 Kota Kupang semasa pandemi Covid-19 Tahun Ajaran 2021/2022 yaitu guru memaparkan metode evaluasi dan memberi tugas tambahan. KATA KUNCI: Identifikasi Penyebab Kesulitan, Pembelajaran IPA, Pandemi Covid-19 Keterangan: * Peneliti **Pembimbing ABSTRACT IDENTIFICATION OF THE CAUSES OF THE DIFFICULTY IN LEARNING SCIENCE AT JUNIOR HIGH SCHOOL 8, KUPANG CITY DURING THE COVID-19 PANDEMIC Benu, L. M)* Manu, N. S. T)** Nggadas, P.E. D)** Learning is a process of student interaction with educators and learning resources in a learning environment. In learning activities always involve two active behaviors, namely teachers and students, and in the learning process in schools both teachers and students, certainly expect to achieve the best results. Learning difficulties are also experienced in learning Natural Sciences (IPA). The Covid-19 pandemic has taken many things and then formed a new order of things. The purpose of this study was to find out the difficulties experienced by every science teacher and students and the efforts of science teachers and students to overcome difficulties in learning at SMP Negeri 8 Kupang City during the Covid-19 pandemic for the 2021/2022 Academic Year. This research method is a research with a qualitative approach. The data analysis model used in this study is a verification qualitative analysis strategy. The results showed that the difficulties experienced by every science teacher and students in learning at SMP Negeri 8 Kupang City during the Covid-19 pandemic for the 2021/2022 academic year, namely for science teachers were preparation, understanding student abilities, economic limitations on students, facilities Supporters and for students are interests, motivations, ideals, the role of the teacher, the availability of facilities and infrastructure, the social environment at home and the efforts of science teachers and students to overcome difficulties in learning at SMP Negeri 8 Kupang City during the Covid-19 pandemic. The 2021/2022 teaching is that the teacher explains the evaluation method and gives additional assignments. KEYWORDS: Identification of Causes of Difficulties, Science Learning, Covid-19 Pandemic Description: * Researcher **Supervisor
Masalah pokok dalam penelitian ini adalah terdapat 50 Orang tua yang tidak dapat melanjutkan pendidikan anak perempuan(putus sekolah) dari tingkat SD- PT, dan terdapat 18 orang tua yang dapat melanjutkan pendidikan anak perempuan dari tingkat SD-PT Di Desa Kolabe Kecamatan Amfoang Utara Kabupaten Kupang. Oleh karena itu penulis berkeinginan melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui Pendapat Orang tua Tentang Pendidikan Anak Perempuan Di Desa Kolabe Kecamatan Amfoang Utara Kabupaten Kupang. Jenis data yang dibutuhkan dalam penelitian ini meliputi: Orang Tua yang tidak dapat melanjutkan pendidikan anak perempuan (putus sekolah) dari tingkat SD-PT dan orang tua yang dapat melanjutkan pendidikan anak perempuan dari tingkat SD-PT Di Desa Kolabe Kecamatan Amfoang Utara Kabupaten Kupang. Yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah Orang tua yang berjumlah 10 orang, Anak 5 orang, Tokoh Pemerintah 1 orang dan Tokoh Gereja 1 orang. Dalam teknik pengumpulan data, penulis menggunakan teknik Observasi, Wawancara, dan Kuesioner untuk memperoleh data yang akurat. Dari hasil analisis data terbukti bahwa ada tiga faktor pendapat orang tua tentang pendidikan anak perempuan di Desa Kolabe yaitu faktor sangat mendukung yang berasal dari pemikiran orang tua bahwa pendidikan untuk anak perempuan maupun anak laki-laki itu penting dan tidak boleh membeda-bedakannya, Faktor agak mendukung yang berasal dari keadaan ekonomi yang tidak mencukupi dan mendapat bantuan beasiswa, faktor tidak mendukung yang berasal dari pemikiran orang tua dengan kebudayaan yang dulu sampai sekarang bahwa anak perempuan akan kembali ke dapur dan akan di nafkai oleh suaminya, dan alasan ekonomi yang tidak mencukupi. Dari hasil temuan, penulis dapat katakan bahwa untuk meminimalisir meningkatnya angka anak perempuan yang tidak dapat melanjutkan pendidikan (putus sekolah) dari tingkat SD-PT, sangat dibutuhkan peran pemerintah memberikan pencerahan terhadap masyarakat Di Desa Kolabe akan pentingnya pendidikan bagi anak perempuan sehingga dapat memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan sampai ke jenjang perguruan tinggi
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “ Analisis Hubungan Faktor Personal, Faktor Organisasional dan Faktor Non Organisasional Dalam Mngukur Komitmen Organisasi Pada PT. Telkom Witel NTT Kupang”.Skripsi ini ditulis oleh Maria Metriana Dahu Mali, NIM 17412205, Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Jalus Minat Manajemen Sumber Daya Manusia, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (UKAW). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Faktor Personal (X1), Faktor Organisasional (X2), dan Faktor Non Organisasional (X3) terhadap Komitmen Organisasi (Y) Karyawan PT Telkom Witel NTT Kupang. Penelitian yang penulis lakuka disini adalah Penelitian Lapangan (Field Research) dengan menggunakan Statistik Deskriptif dengan bantuan tabel dalam jumlah presentase. Penelitian ini dilakukan di PT. Telkom Witel NTT Kupang dan Sampel dari penelitian ini sebanyak 65 orang sebagai responden. Dalam mengumpulka Data Penulis menggunakan Kuesioner. Sedangkan didalam pembahasannya menggunakan alat analisis Koefisien Korelasi. Hasil dari penelitian yang ini menunjukan bahwa Variabel Faktor Personal, Faktor Organisasional dan Faktor Organisasional berhubungan positif dan Signifikan terhadap Komitmen Organisasi yakni Semakin baik Faktor Personal, Faktor Organisasional dan Faktor Non Organisasional maka semain baik juga Komitmen Organisasi. Faktor Personal merupakan hal-hal yang berkaitan dengan kondisi Individu sangat memperngaruhi tingkat Komitmen Individu. Karyawan yang lebi bekerja lama dan tua tingkat Komitmennya lebih tinggi dibandingkan dengan Karyawan yang belum Lama bekerja dan usianya Masih muda. Jenis kelamin juga mempengaruhi Komitmen seseorang terhadap Organisasi, Karyawan Perempuan cenderung Lebih komit Terhadap Organisasional dibandingkan dengan Karyawan Laki-Laki. Menurut Larson (2005) bahwa pegawai yang mempunyai komitmen yang tinggi akan berusaha lebih dari pada mereka yang mempunyai komitmen yang rendah. Dalam bekerja disebuah organisasional atau perusahaan, seorang pekerja setidaknya pernah mengalami masalah, bahkan terkadang masalah yang dihadapi bisa mengancam perasaan untuk berkomitmen dengan organisasional atau perusahaan tersebut, misalnya ditegur dengan keras akibat kurang tanggap dalam menjalankan tugas, dipindah tugaskan dan diberikan beban pekerjaan yang melebihi deskripsi pekerjaan. Kata Kunci: Faktor Personal, Faktor Organisasional, Faktor Non Organisasional, dan Komitmen Organisasi
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH PERSEPSI DAN SIKAP KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA TOKO SUKA ROTI DI KOTA KUPANG Nama : Emerentiana Sue Nim : 17413197 Fakultas : Ekonomi Program Studi/JalurMinat : Manajemen/Pemasaran Penelitianiniberjudul, “ AnalisispengaruhpersepsikonsumendansikapkonsumenterhadapkeputuanpembelianpadatokoSuka Roti di Kota Kupang”. Masalah yang akandibahasdalampenelitianiniadalah :PengaruhpersepsidansikapkonsumenterhadapkeputusanpembelianpadatokoSuka Roti di Kota Kupang. Tujuanpenelitianyaitu: untukmengetahuibagaimanpengaruhpersepsikonsumenterhadapkeputusanpembelianpadatokoSuka Roti di Kota KupangdanuntukmengetahuibagaimanapengaruhsikapkonsumenterhadapkeputusanpembelianpadatokoSuka Roti di Kota Kupang, yang menjadimanfaatakademikdanperusahaanyaitusebagaisumberilmudalammenambahwawasanmengenaifaktor-faktor yang mempengaruhikeputusanpembeliandanbagiperusahaansebagaibahanpertimbangandalammengevaluasikebijakan yang dapatdilakukanuntukmengatasikemungkinanterjadinya proses pemasaran yang dapatmenurunkanpersepsidansikapkonsumen. Yang menjadikonsepdalampenelitianiniyakniAaker (2009:59) menjelaskanpersepsikonsumenterhadapkeseluruhankualitasataukeunggulansuatuprodukataujasaberkaitandengan yang diharapkanolehkonsumen.SelanjutnyaAakermenegaskansatuhalyaitubahwapersepsikualitasmerupakanpersepsiparakonsumen, olehsebabitupersepsikualitastidakdapatditerapkansecaraobyektif.Selainitupersepsikonsumenakanmelibatkanapa yang pentinguntukkonsumenkarenasetiapkonsumenmemilikikepentingan yang berbeda-bedaterhadapsuatuprodukataujasa (Aaker, 2009:6).Menurut Etta MamangSangajidanSopiah (2013 : 176) sikapadalahintidariperasaansukaatautidaksukaseseorangterhadapsuatuobjektertentu. Sikapmerupakantanggapanperasaanseseorangterhadapobjektertentu.Sikapkonsumenadalahtanggapanperasaankonsumen yang bisaberupaperasaansukaatautidaksukaterhadapobjektertentu, misalnyabagaimanasikapkonsumenterhadapkinerjaproduk, bagaimanasikapkonsumenterhadapmerekperusahaan, bagaimanasikapkonsumenterhadaphargaproduk, bagaimanasikapkonsumenterhadapiklanprodukperusahaan. Y= 7.653+0.210+0.675+e. Nilaikonstanta =7.653 artinyaapabilanilaivariabelpersepsikonsumen (X1), sikapkonsumen (X2), samadengannolmakakeputusanpembelian (Y) =7.653 poinNilaikofisienpersepsi (X1) =0.210 artinyanilaivariabelpersepsikonsumen (X1) mengalamipengurangan 1 poinmakavariabelkeputusanpembelian (Y) akanberkurangsebesar0.210.Nilai koefisiensikapkonsumen (X2) = 0.675 artinyajikavariabelsikapkonsumen (X2) mengalamikenaikan 1 poinmakavariabelkeputusanpembelian (Y) akanmeningkatsebesar 0.675. Diketahuinilaisignifikanuntukpengaruhvariabelpersepsikonsumen (X1) terhadapkeputusanpembelian (Y) adalah 0.017>0,05, dan t tabel = t (α/2; n-k-1= (0,05/2;60-3-1) =(0,025;56) =1.672. Berartinilai t hitung>t tabel(2,459 >1,672), maka Ha diterimadan Ho ditolakdengandamekiandapatdisimpulkanbahwapersepsikonsumen (X1) berpengaruhpositifdansignifikanterhadapkeputusanpembelian (Y) padatokosuka roti di Kota Kupang. Nilaisignifikanuntukpengaruhvariabelsikapkonsumen (X1) terhadapkeputusanpembelian (Y) adalah 0,000 0,05 , dan t tabel= t (α/2; n-k-1)=(0,05/2;60-3-1)=(0,025;60)=1.672. Berartinilai t hitung> t tabel (5,512>1,672), maka Ha diterimadan Ho ditolakdengandemikiandapatdisumpulkanbahwasikapkonsumen (X2) berpengaruhpositifdansignifikanterhadapkeputusanpembelian(Y) padatokosuka roti di Kota Kupang. Berdasarkanlandasanteoridandisertaidenganhasilpenelitian yang telahdibahaspadababsebelumnyadapatdisimpulkanyaitu: bahwapersepsikonsumendansikapkonsumenmemilikipengaruhpositifdansignifikanterhadapkeputusanpembelianpadatokoSuka Roti di Kota Kupang. DisarankanBagipenelitiselanjutnya, hasilpenelitianinibisadigunakansebagaibahanperbandingandanreferensiuntukpenelitian, dansebagaibahanpertimbanganuntuklebihmemperdalampenelitianselanjutnyadenganmenggunakanvariabel yang sama. Kata Kunci; Persepsikonsumen (X1), SikapKonsumen (X2), Dan KeputusanPembelian (Y)
ABSTRAK ANALISIS PENGELOLAAN DANA TAHUN ANGGARAN 2020 (StudikasuspadaDesaBaumataTimurKecamatanTaebenuKabupatenKupang) RIAN RINI DEBORA TAIMENAS 17413548 FakultasEkonomi Universitas Kristen ArthaWacana Kupang Jln. Adisuciptotelp (0380) 881313 Oesapa-Kupang DesaBaumataTimurmerupakandesa yang terletak di KecamatanTaebenu, KabupatenKupang.Permasalahanumum yang terjadiadalahrealokasipenggunaan Dana Desa di tahun 2020 menyebabkanbanyakkegiatanatau program dihapuskan.Hal initerjadikarenaadanyapandemi COVID-19 yang mengharuskanPemerintahDesamengalokasikan Dana Desauntukbidangpenanggulanganbencana, daruratdanmendesakdesayaituuntukmenanganidanmenanggulangidampakdaripandemi COVID-19, Pencegahan COVID-19, BantuanLangsungTunaiDesa (BLT-Desa).Berdasarkanuraian di atasmakapenulistertarikuntukmelakukanpenelitianlebihdalamtentangPengelolaan Dana DesaTahunAnggaran 2020 (StudikasusDesaBaumataTimurKecamatanTaebenuKabupatenKupang).Rumusanmasalahdalampenelitianiniadalahbagaimanapengelolaanpemanfaatandanadesadalampencegahan covid-19 di DesaBaumataTimur, bagaimanapengelolaanpemanfaatandanadesadalampadatkaryatunai, bagaimanapengelolaanpemanfaatandanadesadalambantuanlangsungtunaidesa. Tujuanpenelitianiniyaituuntukmengetahuipemanfaatandanadesadalampencegahan covid-19 di DesaBaumataTimur, untukmengetahuipemanfaatandanadesadalampadatkaryatunai di DesaBaumataTimur, untukmengetahuipemanfaatandanadesadalambantuanlangsungtunaidesa di DesaBaumataTimur. RuanglingkuppenelitianiniadalahPerencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, PelaporandanPertanggungjawaban.Berdasarkanhasilpenelitiandananalisis data, makapenulisdapatmengambilempatkesimpulanyaitu: Pertama proses Perencanaan Dana Desauntukpencegahan covid-19, PadatKaryaTunaidan BLT-Desapenyusunan RAB, keduadalampelaksanaan Dana Desauntukpencegahan Covid-19 dilaksanakanpenyemprotandisinfektapadatempat-tempatumumsepertigereja, sekolah, danrumah-rumahwarga, pembagian masker, untukPadatKaryaTunaiterlaksananyaGedungpaud, Jalan Rabat Beton, Pembangunan Bak Air danJaringanPerpipaandan Pembangunan Bengkel Las, untuk BLT-Desaterdapat 74 kriteriamiskin yang digunakanolehPemerintahDesaBaumataTimur. ketigadalammelakukanpenatausahaan Dana Desauntukpencegahan covid-19, padatkaryatunaidan BLT-desaPemdesBaumataTimurmenggunakanSistemKeuanganDesadan yang keempatdalampelaporandanpertanggungjawabanPemdesBaumataTimurmenyusun LPJ yang berisitentangpelaksanaanpencegahan covid-19, padatkaryatunaidan BLT-Desa di DesaBaumataTimur. Kata kunci: pengelolaandanadesa.
Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia menjelaskan bahwa pemuda berasal dari kata “muda” yang berarti belum sampai pada setengah umur. Dalam pengertian ini jelas bahwa muda berarti manusia yang belum lanjut usia dan tidak berada pada posisi anak kecil lagi. Kaum muda dianggap sebagai orang-orang yang terpengaruh oleh hal-hal baru baik positif maupun negatif. Hal ini juga terjadi pada generasi muda jemaat GMIT Sion Boentuka .Sebagai bagian dari anggota tubuh Kristus, generasi muda gereja seharusnya ikut berperan aktif dalam melayani Tuhan. Mereka seharusnya menjadi anggota gereja yang baik dan berperan aktif sebagai saksi Kristus. Generasi muda GMIT Sion Boentuka adalah para pemuda yang juga kaum yang mudah terpengaruh dengan hal-hal baru. mereka terdiri dari anak-anak yang sedang duduk di bangku pendidikan SMA sampai mereka yang sudah tamat sekolah. Tahun 2018 lalu terjadi konflik antar kaum pemuda dengan salah satu Majelis Jemaat Harian. Hal ini kemudian berdampak pada pelayanan pemuda yang kemudian terhenti dan tidak berjalan seperti biasa. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui Dampak yang ditimbulkan dari konflik yang terjadi antara kaum pemuda dengan Majelis Jemaat Harian serta merefleksikan menurut sudut pandang Teologi Pastoral. Tujuan ini dicapai dengan melakukan penelitian lapangan dan metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang di gunakan untuk memperoleh data yang akurat dengan metode yang digunakan untuk penulisannya adalah metode studi kasus. Metode studi kasus membantu untuk mendeskripsikan, menganalisa, merefleksikan dan memberikan tawaran aksi pastoral yang dapat dipakai oleh gereja. Semua manusia ciptaan Allah adalah tubuh Kristus yang walaupun berbeda tetapi saling melengkapi untuk membentuk satu tubuh yang utuh dan sempurna. konflik ini menimbulkan perpecahan. Perpecahan yang terjadi ini harus di selesaikan agar persekutuan sebagai tubuh Kristus menjadi kembali utuh.
ABSTRACTION This research is entitled "The Effect of Accounting Understanding of MSME Actors on the Application of Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Entities (SAK EMKM) in MSMEs". Under the guidance of Mrs. Renya Rosari, SE., M.Si as Supervisor I and Mrs. Yuningsih N. Christiani, SST., M.Ak as Supervisor II. The purpose of this study is to determine the effect of the variable accounting understanding of SMEs actors on the application of SAK EMKM to SMEs in Kupang Regency. This research was conducted using a survey method by giving a number of questionnaires to SMEs registered at the Office of Industry, Trade, Cooperatives and Small and Medium Enterprises in Kupang Regency. Determination of the sample in this study is to use the Slovin formula to determine the sample of taxpayers to be studied. Furthermore, the data that has been collected was analyzed by simple linear regression, F test (simultaneous), t test (partial), and coefficient of determination (R) test. The number of samples in this study were 60 respondents from the entire population. The results of the study indicate that Accounting Understanding has an effect on the application of SAK EMKM to MSMEs in Kupang Regency. The tests that have been carried out show that H1 is accepted and H0 is rejected. Accounting understanding has a positive and significant effect on the application of SAK EMKM, the t-count value is 6.351 while the t-table is 2.001, t-count > from t-table with a significance level of 0.005 so it can be concluded that the variable Accounting Understanding MSME actors have a positive and significant impact on the implementation of SAK EMKM on MSMEs in Kupang Regency. Keywords: Accounting Understanding, Application of SAK EMKM.