· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem penggajian karyawan yang diterapkan pada PT. GAMA AGRO INVESTAMA KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA. penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui apakah sistem penggajian yang diterapkan pada perusahaan tersebut sudah efektif sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam sistem yang baik atau belum serta melakukan perbandingan teori dengan sistem penggajia yang terjadi diperusahaan tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptip kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi dokumentasi dan wawancara secara langsung dengan Ibu manajer keuangan di Kabupaten Sumba Barat Daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi sistem penggajian pada perusahaan tersebut baru menerapakan dua fungsi penggajian yaitu fungsi kepegawaian dan fungsi keuangan, sehingga fungsi tersebut belum sesuai dengan teori. dokumen akuntansi penggajian perusahaan sudah menerapkan semua teori. Cacatan akuntansi penggajian yang diterapkan diperusahaan, baru menerapkan satu catatan akuntansi penggajian yaitu jurnal umum, sehingga catatan akuntasi penggajian tersebut belum sesuai dengan teori. Jaringan prosedur yang membentuk sistem penggajian diperusahaan tersebut yaitu prosedur pencatat waktu hadir, prosedur pembuatan kas keluar, prosedur pembayaran gaji dan prosedur distribusi biaya gaji. Prosedur sistem penggajian tersebut dinyatakan belum sesuai dengan teori yang ada. Sistem penggajian diperusahaan tersebut belum terlalu efektif namun sudah baik.
Kata Kunci : Efektifitas,Sistem Informasi Akuntansi, Penggajian Karyawan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul skripsi penulis adalah : Deskripsi Tentang Putusan Pengadilan Niaga Dalam Sengketa Kepailitan. Rumusan masalah dalam Penelitian ini adalah 1.Mengapa Pengadilan Negeri Niaga dalam menjatuhkan putusan ada Putusan yang di tolak dan ada Putusan yang di kabulkan 2. Bagaimana Akibat Hukum dari Keputusan Hakim dalam Sengeta Kepailitan terhadap utang Perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah 1.Untuk mengetahui alasan Hakim dalam Putusan yang di tolak dan ada Putusan yang di kabulkan 2. Untuk mengetahui akibat Hukum dari Keputusan Hakim dalam Sengketa Kepailitan terhadap utang Perusahaan. Jenis penelitian yang di gunakan adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian ini bersifat deskriptif. Bahan hukum yang di gunakan adalah bahan Hukum primer yang terdiri dari peraturan perundang-undangan, putusan Hakim dan kaida dasar. Variabel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Variabel bebas yaitu Alasan Hakim Pengadilan Negeri Niaga menjatuhkan Putusan Kepailitan ada yang di tolak dan ada yang di kabulkan dan akibat Hukum dari Keputusan Hakim dalam Sengketa Kepailitan terhadap utang Perusahan, variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan Niaga dalam sengketa kepailitan.
Hasil penelitian ini penulis menemukan 3 (tiga) alasan Putusan Hakin bahwa ada putusan yang ditolak dan ada putusan yang di kabulkan serta akibat Hukum dari Keputusan Hakim dalam Sengketa Kepailitan terhdap Utang Perusahaan:
1. Alasan hakim menolak permohonan pemohon.
a) Termohon hanya memiliki satu krediturnya
b) Pemohon tidak mampu membuktikan minuta/akta perjanjian asli kepda hakim
2. Alasan hakim pengadilan negeri niaga mengabulkan permohonan pemohon.
a) Debitur memiliki dua atau lebih krediturnya.
b) Tidak membayar sedikit utang yang sudah jatuh tempo dan dapat di tagih.
3. Akibat hukum dari putusan hakim dalam sengketa kepilitan terhdap utang perusahaan.
a. Penunjukan kurator.
Kata kunci: Deskripsi Tentang Putusan Penangadilan Niaga Dalam Sengketa Kepailitan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mutu ikan segar semakin tinggi perubahan secara fisik, kimia, mikribiologi pada tubuh ikan maka semakin kompleks perubahan yang terjadi dan mengakibatkan penurunan mutu terhadap tingkat kesegaran ikan. Ikan tongkol adalah salah satu ikan yang cepat mengalami perubahan fisik, bau, lendir, tekstur serta atribut lainya seperti mata, insang, daging yang disebabkan oleh suhu dan mikroorganisme yang dapat mempengaruhu mutu ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mutu ikan tongkol segar berdasarkan uji organoleptik (sensorik) kenampakan (mata, insang, lendir), daging, bau, tekstur, kandungan total volatile base nitrogen dan kadar histamin. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juni - Juli 2022 bertempat di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Oeba sebagai tempat pengambilan sampel Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana untuk uji organoleptik dan sedangkan untuk pengujian histamin dilakukan di PT. Saraswanti Indo Genetech Bogor dan Total Volatile Base Nitrogen Laboraturium Biokimia Departemen Hasil Perairan Institut Pertanian Bogor. Parameter yang diteliti dalam penelitian ini meliputi pengamatan secara subjektif (sensorik) meliputi pengamatan kenampakan (mata, insang, lendir), daging, bau, tekstur dan objektif (kimiawi) total volatile base nitrogen dan kadar histamin. Ikan tongkol segar memiliki nilai rata-rata TVB-N dengan nilai ikan tongkol 1 dan ikan tongkol 2 (21.25-17.85) memenuhi SNI 2009 dan kadar histamin dengan nilai ikan tongkol 1 dan ikan tongkol 2 (183.71-172.13) tidak memenuhi SNI 2017. Pengujian organoleptik (sensorik) ikan tongkol segar dengan tingkat penerimaan panelis untuk parameter kenampakan (mata, insang, lendir), daging, bau, tekstur dengan nilai masih segar dan diterima oleh panelis.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINGKASAN
KRISTIAN RONALDO KALUMBANG (18380010) Struktur Komunitas Ikan Indikator (Famili Chaetodontidae) di Ekosistem Terumbu Karang Perairan Pantai Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. WILSON L. TISERA, S,Pi.,M.Si sebagai Pembimbing I dan ROCKIE R.L. SUPIT S,Pi.,M.Si sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana.
Perairan Pantai Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang dan sekitarnya merupakan salah satu daerah konservasi laut di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan status sebagai Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Teluk Kupang. Penentuan ini didasarkan pada beberapa aspek terutama kondisi terumbu karang yang memiliki keragaman biota dan nilai estetika yang indah sehingga menjadi suatu taman laut yang indah. Tujuan dari penelitian ini untuk Menganalisis struktur komunitas ikan indikator famili Chaetodontidae di perairan PantaiBolok, Kecamatan Kupang Barat yang terdiri dari kelimpahan, dominansi, keanekaragaman dan keseragaman.Penelitian ini telah dilaksanakan di Perairan Pantai Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2022 Pengambilan data ikan dilakukan dengan teknik sensus visual, menggunakan metode Line Intercept Transect (LIT) lokasi pengambilan data di kedalaman 5-10 m dengan menggunakan 4 transek pada stasiun penelitian. Sampling dilakukan di 4 transek pada lokasi penelitian tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa ikan karang Famili Chaetodontidae yang tersensus di Perairan Pantai Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang terdiri dari 1 genus dan 6 spesies dengan jumlah keseluruhan individu sebanyak 40, dimana Chaetodon triasciatus(10 individu) Chaetodon klenii(10 individu) Chaetodon sp (2 individu) Chaetodon baronessa (7 individu) Chaetodon trifasciatus (10 individu) dan Chaetodon bennetti (1 individu) merupakan enam spesies yang paling sering tersensus,sedangkan yang paling sedikit adalah spesies (1 individu). Struktur komunitas ikan karang Famili Chaetodontidae di Perairan Pantai Bolok Keceamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang memiliki nilai indeks keanekaragaman yang tergolong kecil (H’ <0,69), nilai indeks keseragaman tergolong stabil (0,01 < E < 0,89) dan nilai dominansi tidak ada yang dominansi (0,22 ≤ C ≤ 0, 30).
Kata Kunci : Struktur komunitas, ikan indikator Famili Chaetodontidae
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MOTIVASI PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PJOK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMA KRISTEN CITRA BANGSA Maryana M. Atambaru1*, M. Rambu P. Wasak2, Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Masalah yang peneliti jumpai pada motivasi peserta didik dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada masa pandemi covid-19 di SMA Kristen Citra Bangsa tidak maksimal karena tingkat level pandemi covid-19 kadang meningkat dan kadan menurun. Sehingga menyebabkan proses pembelajaran pada peserta didik tidak maksimal atau kurang efektif. Tujuan penelitian: Kegiatan penelitian ini memilikiki tujuan yang hendak di capai adalah untuk menganalisis motivasi peserta didik dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada masa pandemi covid-19 di SMA Kristen Citra Bangsa. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif Hasil dan pembahasan: Hasil dan penelitian ini menunjukan bahwa motivasi peserta didik dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada masa pandemi covid-19 di SMA Kristen Citra Bangsa terjadi menurun. Oleh karena itu di perlukan untuk guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan lebih memberikan motivasi belajar agar membantu peserta didik bisa meningkatkan minat belajar dalam proses pembelajaran selama masa pandemi covid-19. Simpulan: Peserta didik sulit dalam mengikuti pembalajaran PJOK saat melakukan kegiatan praktek melalui aplikasi zoom dan kurang memadai alat-alat olahraga yang digunakan oleh peserta didik di rumah, oleh karena itu Guru harus mampu untuk memberikan motivasi belajar dan memodifikasi alat-alat olahraga agar bisa digunakan oleh peserta didik di rumah selama mengikuti pembelajaran secara daring di masa pandemi covid-19.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tulisan ini membahas tentang misi GKS dalam perjumpaan Injil dan Marapu di GKS Jemaat Kanatang. GKS Jemaat Kanatang merupakan salah satu gereja yang menjalankan misinya sejak lama dan mengalami banyak pergumulan. Ditemukan permasalahan dimana orang-orang Kristen yang kembali mempraktekkan ritual Marapu. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi gereja. Penulis memakai pemahaman misi dari Gerrit Singgih yaitu misi tidak hanya berfokus pada pemuridan, tetapi perlu untuk pemeliharaan anggota gereja melalui pembinaan.
Metode penulisan yang digunakan adalah metode kualitatif dalam penelitian melalui observasi dan wawancara mendalam. Sampel yang digunakan oleh penulis adalah orang-orang yang mengetahui tentang sejarah pelaksanaan misi di GKS Jemaat Kanatang. Dalam penelitian yang dilakukan, penulis menemukan ada perubahan-perubahan pola misi dalam setiap periode pelaksanaan misi. Secara jelas digambarkan bahwa pada awalnya para pekabar Injil masih berpatokan pada kristenisasi. Namun, dalam perkembangannya gereja menyadari kebutuhan jemaat dan masyarakat sehingga lebih fleksibel. Dalam pelaksanaan misi GKS Jemaat Kanatang ditemukan faktor-faktor pendukung yakni wawasan misiologis zendeling, kurangnya pemahaman ajaran kekristenan, adanya tenaga pelayan, upaya pembinaan warga jemaat, gereja yang berusaha hadir bagi semua orang dan faktor-faktor penghambat pelaksanaan misi, yakni adat, pengakuan negara terhadap Marapu sebagai aliran kepercayaan, majelis jemaat.
Misi yang inklusif dan gereja yang inklusif sangat penting bagi pelaksanaan misi di GKS dan GKS Jemaat Kanatang. Dengan ini gereja dapat menjangkau setiap lapisan masyarakat untuk menjawab persoalan yang dihadapi. Yesus sendiri telah menunjukkan misi yang inklusif tanpa membuat tembok pemisah melainkan hadir bagi semua orang, yang kaya dan yang miskin, yang tertindas dan yang menindas.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
https://drive.google.com/file/d/1-WlElftjiFQTqzv5gRqULTRClL8wZm8a/view?usp=drivesdk
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kabupaten Sumba Timur merupakan Kabupaten yang memiliki beragam kekayaan sumber daya alam pangan lokal. Salah satu pangan lokal yang dihasilkan adalah kacang-kacangan. kacang-kacangan merupakan jenis tumbuhan yang tergolong dalam suku Leguminosae. Suku Leguminosae memiliki ciri khas pada bunganya seperti kupu-kupu danmemiliki polong. Kacang tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar dalam berbagai industry pangan. Salah satu upaya melakukan pendataan jenis kacang kacangan adalah inventarisasi. Inventarisasi merupakan rangkaian kegiatan mengumpulan, menyusun, mendukumentasian, dan menganalisis data atau barang (Leisha, 2017). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kacang-kacangan yang terdapat di Kabupaten Sumba Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksploratif (jelajah) yaitu metode yang menelusuri setiap lokasi yang dapat mewakili lokasi penelitian yang sudah ditentukan. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 jenis kacang-kacangan yang memiliki variasi biji mulai dari bentuk, warna dan tekstur. Jenis kacang-kacangan tersebut adalah kacanghijau (Phaseolus radiatus L.), kacang tanah (Arachis hypogea L.), Kacang gude (Cajanus cajan L), kacang panjang (Vigna sinensis L.),kacang buncis (Phaseolus vulgaris L.), kacang tunggak (Vigna unguiculata L. Walp), kacang kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L), kacang nasi (Vigna Umbelata), dan kacang bogor (Vigna Subterranea (L) Verdc).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH BELANJA LANGSUNG TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA KUPANG (Studi Kasus Pada Pemerintah Kota Kupang) Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belanja langsung terhadap pendapatan asli daerah yang dilihat melalui post-post belanja langsung yaitu belanja pegawai, belanja narang dan jasa dan belanja modal terhadap pendapatan asli daerah di kota kupang. Latar belakang dari penelitian ini adalah berdasarkan hasil penelitian yang diakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data dokumentasi. Data dalam penelitian ini diperoleh dari Badan Pusat Statistik Di Kota Kupang dan sumber-sumber lainya dari tahun 2015-2019. Yang menjadi kendala/masalah pemerintah kota kupang dalam penelitian ini yaitu tingginya pengeluaran/belanja pemerintah kota kupang dibandingkan dengan pendapatan pemerintah kota kupang. Hasil pengujian data menggunakan analisis regresi linier berganda diperoleh hasil sebagai berikut : dari hasil analisis regresi diperoleh dapat diketahui bahwa secara bersama-sama variabel independennya memiliki pengaruh yang signifikaan terhadap variabel dependen hal ini yang dibuktikan dari nilai Fhitung sebesar 235.818 lebih besar dibandingkan dengan Ftabel 18.00 dengan nilai signifikan (sig) 0,001. Karena nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 maka model regresi dapat dikatakan bahwa belanja pegawai,belanja barang dan jasa, dan belanja modal secara bersama-sama atau secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Kupang. Berdasarkan hasil penelitian secara parsial bahwa : Hasil uji t (parsial) antara variabel belanja pegawai terhadap variabel pendapatan asli daerah dengan nilai probalitas atau nilai sig sebesar 0,001 yang lebih kecil dari 0,05 dan thitung 15.356 > 2.353 ttabel maka Ho (β1=0) di tolak dan Ha (β1>0) diterima. Hal ini berarti bahwa variabel belanja pegawai secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kota Kupang. Hasil uji t (parsial) antara variabel belanja barang dan jasa terhadap variabel pendapatan asli daerah dengan nilai probalitas atau nilai sig sebesar 0,017 yang lebih besar dari 0,05 dan thitung 0.343 2.353 ttabel maka Ho (β2=0) di tolak dan Ha (β10) di terima. Hal ini berarti bahwa variabel belanja barang dan jasa secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kota Kupang. Hasil uji t (parsial) antara variabel belanja modal terhadap variabel pendapatan asli daerah dengan nilai probalitas atau nilai sig sebesar 0,061 yang lebih besar dari 0,05 dan thitung 0.371 2.353 ttabel maka Ho (β1=0) di tolak dan Ha (β10) Hal ini berarti bahwa variabel belanja modal secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kota Kupang. Jadi berdasarkan hasil pengujian secara parsial masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen dapat dilihat bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap pendaptan asli daerah di Kota Kupang adalah belanja pegawai dengan t-hitung sebesar 15.356 dan tingkat signifikan sebesar 0,001 dibandingkan dengan t-hitung belanja barang dan jasa dan belanja modal yang memperoleh nilai sebesar 0.343 dan 0.371. Sehingga pemerintah Kota Kupang harus lebih memperhatikan alokasi Belanja Pegawai karena belanja pegawai yang paling berpengaruh agar tidak berdampak pada PAD di Kota Kupang. Kata Kunci : Belanja Pegawai, Belanja Barang dan Jasa, Belanja Modal, dan Pendapatan Asli Daerah
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul penelitian ini ialah Deskripsi Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam permasalahan pokoknya diteliti penulis ialah Faktor apakah yang menyebabkan terjadinya Tindak Pidana Pidana Sabung Ayam, Bagaimana Modus Pelaku Terjadinya Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam dan Bagaimana Akibat Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam.
Tujuan penelitian ini Untuk Mengetahui Faktor penyebabkan terjadinya Tindak Pidana Pidana Sabung Ayam, Untuk Mengetahui Modus Pelaku Terjadinya Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam dan Untuk Mengetahui Akibat Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam.
Jenis penilitian hukum yang digunakan ialah jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian yang digunakan penulis bersifat Deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Hasil peneilitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumusakan dan di tarik kesimpulan sebagai berikut.
Hasil penelitian menujukan sebab, modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana perjudian sabung ayam:
1. Faktor apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana sabung ayam
a. Hobi para terdakwa.
b. Terdakwa mendapatkan keuntungan.
2. Modus pelaku dalam melakukan tindak pidana sabung ayam
a. Terdakwa menelpon temannya untuk melaksanakan sabung ayam.
b. Terdakwa membuka arena perjudian sabung ayam ditempat umum yang bisa dikunjungi oleh masyarakat.
c. Setiap peserta judi sabung ayam yang membawa kendaraan disimpan dirumah Terdakwa.
d. Terdakwa menyediakan semua perlengkapan yang akan dibutuhkan pada saat sabung ayam.
e. Sebelum judi sabung ayam dimulai Para pemilik ayam mencocok kedua ayam terlebih dahulu.
f. Setiap peserta taruhan yang menang wajib menyerahkan uang kemenangan kepada wasit dan terdakwa.
3. Akibat hukum pelaku melakukan tindak pidana perjudian sabung ayam
a. Terdakwa ditahan.
b. Terdakwa dikenai pidana penjara dan denda serta dibebankan biaya perkara
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran IPA Terpadu dimasa pendemi Covid-19 di SMP Negeri 2 Rindi Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kualitatif deskriptif dengan menggunakan desain studi kasus dengan proses penelitian melalui obsevasi, wawancara dan dokumentasi untuk mengkaji informasi terkait pelaksanaan pembelajaran IPA Terpadu dimasa pandemi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru IPA satu orang dan siswa 26 orang dengan teknik analisis data yang menggunakan teknik Tringulasi dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah guru melaksanakan pembelajaran tatap muka dikelas dengan tetap mentaati protokol kesehatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dalam studi kasus Dalam pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas pada kegiatan pendahuluan guru sudah membuka kelas dengan baik namun guru tidak menyampaikan tujuan pembelajaran karena waktu yang sangat terbatas. Dalam kegiatan inti guru hanya menyampaikan materi secara garis besar dan pada kegiatan penutup guru dengan peserta didik membuat kesimpulan namun guru tidak memberikan penugasan karena guru mengirimkan tugas lewat grup whatsapp.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI SMA NEGERI 7 KUPANG TAHUN 2022/2023 Mbali M. N. (*) Natonis A. D (**) Timo N. I. E. (**) Penelitian ini membahas tentang pengaruh penggunaan media video terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMA Negeri 7 Kupang Tahun 2022/2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMA Negeri 7 Kupang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X yang beragama Kristen Protestan dengan jumlah siswa 304. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XA sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 20 orang dan siswa kelas XB sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 24 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar.Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus uji “t”. Hasil penelitian menyatakan bahwa hasil belajar dari siswa yang menggunakan media video yakni nilai tertinggi 93, nilai terendah 73 dan nilai rata-rata 84,25. Sedangkan hasil belajar siswa yang belajar menggunakan metode ceramah antara lain nilai tertinggi 86, nilai terendah 40 dan nilai rata-rata 61,29. Hal ini juga dapat dilihat dari uji hipotesis menggunakan uji “t” yakni diperoleh t hitung 11,71 dan t tabel 1,682 dan dapat diketahui bahwa ttabel 11,71 > t hitung 1,682.Dari ketentuan tersebut, maka Ha diterima artinya ada pengaruh penggunaan media video terhadap hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMA Negeri 7 Kupang. Kata Kunci : Penggunaan Media Video, dan Hasil Belajar Siswa Keterangan : Penulis (*) Pembimbing (**)
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Pengelolaan Pembelajaran Oleh Guru Pendidikan Agama Kristen Di SD GMIT Kuanino 3 Tahun Ajaran 2023/2024 Mbado, D. L.)* Natonis, A. D.)** Pellu, H. L.)** Pengelolaan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen merupakan kesatuan proses belajar mengajar yang dilakukan oleh guru mulai dari perencanaan, proses kegiatan sampai dengan evaluasi serta proses tindak lanjut yang berlangsung dalam pembelajaran untuk tercapainya tujuan pendidikan Agama Kristen. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengelolaan pembelajaran oleh Guru pendidikan Agama Kristen di SD GMIT Kuanino 3. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran oleh Guru Pendidikan Agama Kristen di SD GMIT Kuanino 3. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara semi terstruktur. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di SD GMIT Kuanino 3 telah dilakukan dengan baik melalui kegiatan pendahulu, inti dan penutup yang dirancang untuk memotivasi, melibatkan siswa secara aktif, dan memastikan pemahaman materi. Hal ini tercermin dari beberapa aspek utama. Pertama, kegiatan pembelajaran yang terstruktur, meliputi tiga tahap utama yaitu pendahuluan, inti, dan penutup yang dirancang secara cermat untuk menciptakan alur pembelajaran yang jelas dan efektif. Struktur ini mendukung siswa untuk memulai pembelajaran dengan fokus, berpartisipasi aktif selama proses inti, dan mengakhiri pembelajaran dengan refleksi serta penguatan pemahaman. Kedua, guru secara aktif memotivasi siswa dan menciptakan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran, menunjukkan upaya untuk membangun suasana kelas yang interaktif dan kondusif. Proses pembelajaran juga ditunjang dengan penggunaan metode yang variatif, media yang relevan, serta pendekatan yang komunikatif dan inspiratif untuk mendukung perkembangan siswa secara holistik. Kata Kunci : Pengelolaan pembelajaran, Guru PAK
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dalam menjalankan sebuah bisnis atau usaha, penting untuk selalu membuat laporan keuangan. Karena nantinya, analisa laporan keuangan ini dapat menunjukkan bagaimana kinerja bisnis di masa lalu. Dengan informasi tersebut, kita juga bisa menentukan keputusan apa yang harus diambil untuk masa yang akan datang. Bagi pihak eksternal, analisis laporan keuangan ini dapat digunakan untuk memahami kondisi kesehatan perusahaan atau bisnis secara keseluruhan serta untuk mengevaluasi kinerja keuangan dan nilai bisnis. Sedangkan pihak internal menggunakannya sebagai alat pemantauan untuk mengelola keuangan. Dalam buku ini dibahas secara lengkap mengenai, Arti dan Definisi Analisis Laporan Keuangan; Laporan Keuangan Menurut PSAK; Analisis Rasio Keuangan; Analisis Perbandingan Keuangan; Analisis Common Size; Analisis Time Series; Analisis Trend; Analisis Kebangkrutan dan Analisis Kesehatan Perbankan. Melalui buku ini penulis berharap dapat memberikan kontribusi bagi pembaca dalam mengevaluasi hasil kerja divisi atau departemen dalam perusahaan, sehingga mengetahui hasil kinerja, pendapatan serta kemajuan atau perkembangan perusahaan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK KEHILANGAN VITAMIN C PADA PENGERINGAN DAUN KELOR MENGGUNAKAN DEHIDRATOR DENGAN SUHU PENGERINGAN YANG BERBEDA Wandri U Pekambani1; Ir. Ir. Andreas Ishak Medah, MP 2; Ir. Zet Malelak, M.Si.3 1. Penulis 2. Pembimbing Kelor atau yang dalam bahasa latin dikenal dengan nama Moringa oleifera merupakan jenis tanaman tropis yang sangat mudah dikenali dari ukuran daunnya yang kecil. Tidak hanya itu, pohon kelor juga sangat mudah bertumbuh pada tanah yang bisa dikatakan tidak terlalu subur. Sejak dahulu kelor sudah digunakan baik untuk pengobatan tradisional, jamu maupun dalam ritual yang berbau mistis. Faktanya daun kelor memang banyak mengandung zat yang sangat baik untuk tubuh. Tak heran organisasi WHO menobatkan pohon kelor sebagai miracle tree, setelah menemukan manfaat penting daun kelor. Lebih dari 1.300 studi, artikel dan laporan telah menjelaskan tentang manfaat kelor dan kemampuan dalam penyembuhan penyaki yang penting dalam menghadapi permasalahan wabah penyakit dan masalah kekurangan gizi. Kandungan Daun Kelor Segar dan Kering yang Komplit dan Kaya Gizi berpengaruh pada kadar vitamin C daun kelor. Jika proses pengeringan dilakukan dengan suhu yang terlalu tinggi atau waktu yang terlalu lama, maka vitamin C yang terkandung di dalam daun kelor dapat teroksidasi dan terdegradasi, sehingga mengurangi kandungan kasar vitamin C yang ada. Sebaliknya, jika proses pengeringan dilakukan dengan benar, maka kandungan vitamin C daun kelor dapat tetap terjaga atau bahkan meningkat. Hal ini tergantung pada jenis dan metode pengeringan yang digunakan, serta kondisi lingkungan selama proses pengeringan berlangsung. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kondisi dan metode pengeringan yang tepat agar kandungan kasar vitamin C daun kelor dapat terjaga. Puspita ( Vilia ) Berdasarkan hasil uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) Lampiran 3, tanpa pengeringan berbeda sangat nyata dengan suhu pengeringan 50ºC, 60ºC, 70ºC, dan 80ºC, tetapi suhu pengeringan 50ºC tidak berbeda nyata dengan suhu pengeringan 60ºC, 70ºC, dan 80ºC terhadap kadar air tepung daun kelor Laju pengeringan dalam proses pengeringan suatu bahan memiliki arti penting, dimana laju pengeringan akan menggambarkan cepat atau lambatnya suatu proses pengeringan. Penguapan massa air dari permukaan bahan akan bertambah cepat dengan adanya kenaikan suhu dalam proses pengeringan. Laju pengeringan menjadi tinggi jika suhu pengeringan juga tinggi,pada awal-awal proses pengeringan laju pengeringan yang terjadi cenderung cepat kemudian mendekati keseimbangan laju pengeringan menjadi lambat. Laju pengeringan menjadi semakin rendah bila kadar air bahan mendekati kadar air keseimbangan. Menurut Hall (1957), bahwa suatu bahan dapat dikatakan kering jika laju air yang keluar dari bahan sama dengan udara sekelilingnya Kata Kunci : Kelor, Vitamin C dan Suhu Pengeringan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul: Analisis Pembatalan Pasal 458 ayat (13) Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum oleh Mahkamah Konstitusi mengenai Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) dengan Rumusan Masalah 1.Apa yang menjadi dasar pemohon mengajukan permohonan? 2.Bagaimana Dasar Pertimbangan Mahkamah Kontitusi membatalkan Pasal 458 ayat (13) Undang-Undang No.7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum? 3.Bagaimana Akibat Hukum dari Pembatalan Pasal 458 ayat (13) Undang-Undang No.7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum?. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui dasar pemohon mengajukan judicial review, dasar pertimbangan Mahkamah Konstitusi membatalkan pasal 458 ayat (13) Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan akibat hukum dari pembatalan pasal 458 ayat (13) Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang bermanfaat secara teoritis dan praktis. Sifat dari penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaituPembatalan Pasal 458 ayat (13) Undang-Undang No.7 Tahun 2107 tentang Pemilihan Umum oleh Mahkamah Konstitusi mengenai Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum dan akibat hukumnyadan variabel terikat yaitu Dasar Pertimbangan Putusan Mahkamah Konstitusi. Sumberbahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan studi kepustakaan/dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian penulis sebagai berikut : 1. Dasar Pemohon mengajukan permohonan 1. Pemohon sebagai anggota KPU hak konstitusinya dirugikan dengan berlakunya Pasal 458 ayat (13) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum. 2. DKPP telah membuat putusan yang cacat yuridis saat memberikan sanksi pemberhentian tetap terhadap Pemohon. 2. Dasar pertimbangan Mahkamah Konstitusi membatalkan pasal 458 ayat (13) Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum oleh Mahkamah Konstitusi a. Ketentuan Pasal 458 ayat (13) Undang-Undang No.7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menimbulkan kerugian hak Konstitusional pemohon. b. Pemohon memiliki legal standing atau kedudukan hukum yang memenuhi syarat dalam pengujian Undang-Undang. c. Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu telah Melampaui Tugas Dan Kewenangan Lembaga Peradilan. 3. Akibat hukum dari pembatalan pasal 458 ayat (13) Undang-Undang No.7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum a. Putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu tidak bersifat final dan mengikat. b. Putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu hanya mengikat bagi Presiden, KPU, KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, dan Bawaslu. Berdasarkan kesimpulan diatas beberapa hal yang menjadi saran yaitu: 1. Bagi DKPP perlu melaksanakan putusan Mahkamah Kontitusi agar tetap pada koridor hukum yang berlaku. 2. Bagi Mahkamah Kontstitusi perlu meningkatkan profesionalisme dalam menjaga hak warga Negara yang tercantum dalam UUD 1945 dalam rangka penegakkan hukum bagi warga Negara dengan memutuskan perkara yang objektif dan berkeadilan bagi warga Negara yang dirugikan. 3. Bagi DPR agar melaksanakan perubahan Pasal 458 (13) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum pasca Putusan Mahkamah Konstitusi. Kata Kunci:Pemilihan Umum, Dewan Kehormatan Penyelenggara Negara dan Putusan Mahkamah Konstitusi
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
RINGKASAN BOY UMBU M. T. J. AWANG (18390002). Identifikasi dan Prevalensi Parasit Anisakis sp pada ikan Tongkol (Euthynnus affinis) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Oeba – Kota Kupang. Dibawah bimbingan : Umbu P. L. Dawa, S.Pi, M.Sc sebagai Pembimbing I dan Dewi S. Gadi, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing II. Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana – Kupang. Ikan Tongkol merupakan inang bagi berbagai macam jenis parasit Metazoa termasuk diantaranya adalah parasit Monogenea, Digenea, Acantocephala, dan Nematoda. Anisakis sp merupakan salah satu parasit kelompok Nematoda, penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit memiliki hubungan parasit itu sendiri dan inangnya. Anisakis sp merupakan salah satu spesies endoparasit yang bersifat Zoonis. Zoonis adalah infeksi yang secara alamiah dapat berpindah antara hewan dengan manusia yang dapat menyebabkan penyakit Anisakiasis. Identifikasi parasit Anisakis sp berdasarkan Adroher-Auroux (2020). Prevalensi parasit Anisakis sp berdasarkan Arifudin dan Abdulgani (2013), perhitungan Derajat Infeksi parasit Anisakis sp berdasarkan Paremme (2018). Adapun tahapan yang perlu dilakukan yaitu : persiapan alat dan bahan, penanganan sampel, pengamatan sampel dan identifikasi. Identifikasi parasit Anisakis sp dimulai dari pengamatan morfologi Anisakis sp dibawah mikroskop binokuler dengan mengamati bagian kepala, badan dan ekor. Selanjutnya dilakukan perhitungan prevalensi dan derajat infeksi parasit Anisakis sp. Hasil yang didapat dalam penelitian ini, yaitu ikan tongkol (Euthynnus affinis) yang didaratkan di TPI Oeba – Kota Kupang positif terinfeksi parasit L3 Anisakis sp Tipe I pada 8 ekor sampel dari 40 ekor sampel yang diteliti. Dengan ditemukannya 58 individu parasit Anisakis sp pada organ predileksi lambung usus, hati dan gonad. Angka prevalensi parasit Anisakis sp pada ikan tongkol (Euthynnus affinis) sebesar 20% dengan kategori sering (often). Sementara angka derajat infeksi yang didapat adalah 7,25 individu parasi/ekor sampel dengan kategori rendah (low). Kata Kunci : Identifikasi, Prevalensi, Derajat infeksi, Ikan tongkol (Euthynnus affinis), Anisakis sp, TPI Oeba
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul: Analisis Pembatalan Pasal 458 ayat (13) Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum oleh Mahkamah Konstitusi mengenai Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) dengan Rumusan Masalah 1.Apa yang menjadi dasar pemohon mengajukan permohonan? 2.Bagaimana Dasar Pertimbangan Mahkamah Kontitusi membatalkan Pasal 458 ayat (13) Undang-Undang No.7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum? 3.Bagaimana Akibat Hukum dari Pembatalan Pasal 458 ayat (13) Undang-Undang No.7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum?. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui dasar pemohon mengajukan judicial review, dasar pertimbangan Mahkamah Konstitusi membatalkan pasal 458 ayat (13) Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan akibat hukum dari pembatalan pasal 458 ayat (13) Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang bermanfaat secara teoritis dan praktis. Sifat dari penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaituPembatalan Pasal 458 ayat (13) Undang-Undang No.7 Tahun 2107 tentang Pemilihan Umum oleh Mahkamah Konstitusi mengenai Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum dan akibat hukumnyadan variabel terikat yaitu Dasar Pertimbangan Putusan Mahkamah Konstitusi. Sumberbahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan studi kepustakaan/dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian penulis sebagai berikut : 1. Dasar Pemohon mengajukan permohonan 1. Pemohon sebagai anggota KPU hak konstitusinya dirugikan dengan berlakunya Pasal 458 ayat (13) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum. 2. DKPP telah membuat putusan yang cacat yuridis saat memberikan sanksi pemberhentian tetap terhadap Pemohon. 2. Dasar pertimbangan Mahkamah Konstitusi membatalkan pasal 458 ayat (13) Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum oleh Mahkamah Konstitusi a. Ketentuan Pasal 458 ayat (13) Undang-Undang No.7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menimbulkan kerugian hak Konstitusional pemohon. b. Pemohon memiliki legal standing atau kedudukan hukum yang memenuhi syarat dalam pengujian Undang-Undang. c. Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu telah Melampaui Tugas Dan Kewenangan Lembaga Peradilan. 3. Akibat hukum dari pembatalan pasal 458 ayat (13) Undang-Undang No.7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum a. Putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu tidak bersifat final dan mengikat. b. Putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu hanya mengikat bagi Presiden, KPU, KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, dan Bawaslu. Berdasarkan kesimpulan diatas beberapa hal yang menjadi saran yaitu: 1. Bagi DKPP perlu melaksanakan putusan Mahkamah Kontitusi agar tetap pada koridor hukum yang berlaku. 2. Bagi Mahkamah Kontstitusi perlu meningkatkan profesionalisme dalam menjaga hak warga Negara yang tercantum dalam UUD 1945 dalam rangka penegakkan hukum bagi warga Negara dengan memutuskan perkara yang objektif dan berkeadilan bagi warga Negara yang dirugikan. 3. Bagi DPR agar melaksanakan perubahan Pasal 458 (13) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum pasca Putusan Mahkamah Konstitusi. Kata Kunci:Pemilihan Umum, Dewan Kehormatan Penyelenggara Negara dan Putusan Mahkamah Konstitusi
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINGKASAN BOY UMBU M. T. J. AWANG (18390002). Identifikasi dan Prevalensi Parasit Anisakis sp pada ikan Tongkol (Euthynnus affinis) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Oeba – Kota Kupang. Dibawah bimbingan : Umbu P. L. Dawa, S.Pi, M.Sc sebagai Pembimbing I dan Dewi S. Gadi, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing II. Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana – Kupang. Ikan Tongkol merupakan inang bagi berbagai macam jenis parasit Metazoa termasuk diantaranya adalah parasit Monogenea, Digenea, Acantocephala, dan Nematoda. Anisakis sp merupakan salah satu parasit kelompok Nematoda, penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit memiliki hubungan parasit itu sendiri dan inangnya. Anisakis sp merupakan salah satu spesies endoparasit yang bersifat Zoonis. Zoonis adalah infeksi yang secara alamiah dapat berpindah antara hewan dengan manusia yang dapat menyebabkan penyakit Anisakiasis. Identifikasi parasit Anisakis sp berdasarkan Adroher-Auroux (2020). Prevalensi parasit Anisakis sp berdasarkan Arifudin dan Abdulgani (2013), perhitungan Derajat Infeksi parasit Anisakis sp berdasarkan Paremme (2018). Adapun tahapan yang perlu dilakukan yaitu : persiapan alat dan bahan, penanganan sampel, pengamatan sampel dan identifikasi. Identifikasi parasit Anisakis sp dimulai dari pengamatan morfologi Anisakis sp dibawah mikroskop binokuler dengan mengamati bagian kepala, badan dan ekor. Selanjutnya dilakukan perhitungan prevalensi dan derajat infeksi parasit Anisakis sp. Hasil yang didapat dalam penelitian ini, yaitu ikan tongkol (Euthynnus affinis) yang didaratkan di TPI Oeba – Kota Kupang positif terinfeksi parasit L3 Anisakis sp Tipe I pada 8 ekor sampel dari 40 ekor sampel yang diteliti. Dengan ditemukannya 58 individu parasit Anisakis sp pada organ predileksi lambung usus, hati dan gonad. Angka prevalensi parasit Anisakis sp pada ikan tongkol (Euthynnus affinis) sebesar 20% dengan kategori sering (often). Sementara angka derajat infeksi yang didapat adalah 7,25 individu parasi/ekor sampel dengan kategori rendah (low). Kata Kunci : Identifikasi, Prevalensi, Derajat infeksi, Ikan tongkol (Euthynnus affinis), Anisakis sp, TPI Oeba
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Banyak pendapat tentang arti penelitian, maka perlu dilakukan pembahasan secara jelas apa sebenarnya penelitian tersebut, sehingga akan mempermudah berbagai pihak mengenal dan memahami tentang penelitian. Penelitian adalah suatu cara guna menyelesaikan permasalahan dengan menekan segala keterbatasan dan ketidaktahuan manusia. Atau dengan pengertian lain bahwa penelitian adalah merupakan suatu pemikiran yang rasional untuk melakukan aktivitas-aktivitas penelitian, mengumpulkan fakta-fakta yang ada dan kemudian memprosesnya sehingga peneliti dapat mengombinasikan dengan menggunakan metode ilmiah, sehingga permasalahan yang ada dan pertanyaan yang tidak terjawab dapat dipecahkan atau diselesaikan. Penelitian sebagai suatu proses ilmiah tentunya menggunakan karakteristik keilmuan yaitu secara rasional, sistematis dan berdasarkan fakta empiris. Rasional artinya dilakukan dengan menggunakan dan dapat diterima oleh akal, empiris artinya sesuai atau berdasarkan realitas, dan empiris artinya memiliki tata urutan tertentu. Mekanisme tersebut merupakan kerangka dasar suatu metode ilmiah. Dan apabila mekanisme tersebut digunakan untuk memecahkan permasalahan, maka hal ini dikenal sebagai penelitian ilmiah. Metodologi Penelitian Kuantitatif ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.