Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

14 hasil
Subjek: Visual
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS LIFE SKILL PADA MATERI UPAYA PENANGGULANGAN PENCEMARAN LINGKUNGAN TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS LIFE SKILL PADA MATERI UPAYA PENANGGULANGAN PENCEMARAN LINGKUNGAN TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK Lanmay A. L) * Meha, A. M) ** Daud. Y) ** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa kelas X IPA SMA Negeri 3 Fatuleu tahun ajaran 2022/2023 dengan menggunakan media pembelajaran audio visual berbasis life skill pada mata pelajaran upaya penanggulangan pencemaran lingkungan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain penelitian menggunakan angket control grup design. Sampel penelitian ini yaitu peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 3 Fatuleu. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen penyebaran angket. Data yang telah dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan berbantuan SPSS menunjukan bahwa nilai t hitung > t tabel (2,548> 2,201), maka H1 diterima dan H0 ditolak. Artinya terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran audio visual berbasis life skill pada materi upaya penanggulangan pencemaran lingkungan terhasap minat belajar peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 3 Fatuleu Tahun Ajaran 2022/2023

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS MIND MAPPING POKOK BAHASAN SISTEM PENCERNAAN MANUSIA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP ADHYAKSA 2 KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS MIND MAPPING POKOK BAHASAN SISTEM PENCERNAAN MANUSIA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP ADHYAKASA 2 KUPANG Frans.A.E)* Meha.A)** Bullu.N )** Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis Mind Mapping dengan motivasi belajar pada siswa kelas VII SMP Adhyakasa 2 Kupang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VII berjumlah 21 siswa dan seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Sampling Jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan tes angket motivasi belajar siswa. Hasil perhitungan uji normalitas dan linearitas, menunjukan bahwa motivasi belajar siswa berdistribusi normal, dan berlinearitas (mempunyai hubungan) sehingga dilanjutkan dengan pengujian hipotesis (uji t). Data hasil motivasi siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel atau 5.878>2.02 dengan signifikan 0.000 atau kurang dari 0.5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat hubungan secara nyata anatar pembelajaran menggunakan media pembelajaran audio visual berbasis mind mapping terhadap motivasi belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan adanya perbedaan hasil motivasi belajar yang signifikan dari penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis Mind Mapping dan metode konvensional terhadap motivasi belajar siswa serta terdapat hubungan secara signifikan antara Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis Mind Mapping terhadap motivasi belajar siswa. Kata Kunci : Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis Mind Mapping, Terhadap Motivasi belajar siswa Keterangan : *Peneliti : **Pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KOMBINASI PENDEKATAN JELAJAH ALAM SEKITAR (JAS) DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMPS ADVENT NUSRA NOELBAKI

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa di SMPS Advent Nusra Noelbaki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen atau eksperimen semu, metode penelitian ini digunakan untuk mengetahui pengaruh dari suatu perlakuan yang dilakukan pada suatu kondisi tertentu. Desain penelitian yang digunakan adalah desain pre-test post-test dengan dua kelompok random. Tujuan diberikan pre-test dan post-test yaitu untuk mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam memahami dan menangkap materi yang sudah diberikan pada saat pembelajaran dilaksanakan. Tes ini berupa soal esai sebanyak 10 soal. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Guru IPA dan siswa kelas VIII A SMPS Advent Nusra Noelbaki yang berjumlah 22 siswa. Rencana analisis data mengunakan uji normalitas dengan desain One Group Pretest-Posttest Design dan aplikasi SPSS untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitan nilai kategori tersebut dapat di lihat Pada Indikator memberikan penjelasan sederhana sebelum 36,3% dan sesudah 60,5%. Indikator membangun ketrampilan dasar sebelum 25%, dan sesudah 43,1%. Indikator menyimpulkan sebelum 24,5% dan sesudah 40,4%. Indikator membuat penjelasan lanjut sebelum 25% dan sesudah 53,1%. Indikator mengatur strategi dan taktik sebelum 31,8% dan sesudah 50%. Sedangkan Uji normalitas menunjukan bahwa nilai signifikansi. Pretest 0,003 < 0,05 maka data berdistribusi tidak normal sedangkan nilai signifikansi. Posttest 0,216 > 0,05, maka data berdistribusi normal. Sehingga disimpulkan bahwa data dalam penelitian ini tidak normal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SENAM LANTAI GULING BELAKANG MELALUI PENERAPAN MEDIA AUDIO - VISUAL SISWA KELAS VIII SMP

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SENAM LANTAI GULING BELAKANG MELALUI PENERAPAN MEDIA AUDIO - VISUAL SISWA KELAS VIII SMP Daniel Jawu Duka1*, M. Rambu P. Wasak2, Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Rendahnya hasil belajar materi senam lantai guling belakang para siswa terhadap kegiatan yang diadakan di sekolah dan juga para siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Kota Kupang. Tujuan penelitian: Untuk meningkatkan hasil belajar senam lantai guling belakang melalui penerapan media audio-visual di SMP Negeri 3 Kota Kupang. Metode penelitian: penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) karena dalam penelitian ini merupakan pada upaya pemecahan masalah ataupun perbaikan yang di rancang menggunakan penelitian tindakan kelas yang bersifat lefleftif dan kolaboratif. Hasil dan pembahasan: Hasil dalam penelitian ini mempunyai dua siklus dan presentase hasil ketrampilan dalam melakukan guling belakang yaitu siklus 1 dan 2, Pada siklus 1 diketahui jumlah siswa yang mengikuti tes teknik melakukan guling belakang sebanyak 25 orang siswa. Berdasarkan hasil pelaksanaan tindakan berupa pembelajaran penjas pada materi senam lantai guling belakang melalui penerapan media audio-visual seperti diuraikan di atas, maka peneliti merefleksikan bahwa kegiatan pembelajaran tersebut telah dapat dilakukan dengan baik dan terbukti mampu meningkatkan hasil belajar senam lantai guling belakang melalui penerapan media audio-visual pada siswa kelas VIII A di SMP Negeri 3 Kota Kupang. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diketahui persentase siswa kelas VIII A di SMP Negeri 3 Kota Kupang yang tuntas (NA tes melakukan gerakan guling belakang> 75) pada siklus 1 hanya 64,2%. Namun, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 86,32% pada siklus 2.Hal tersebut menjelaskan bahwa persentase siswa SMP Negeri 3 Kota Kupang yang tuntas semakin baik setelah siswa diberi tindaka n berupa penerapan media audio-visual.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Semiotika Budaya Tanda Visual pada Batu Megalitik di Kampung Uma Bara, Kabupaten Sumba Timur

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul penelitian ini adalah Semiotika Budaya Tanda Visual pada Batu Megalitik di Kampung Uma Bara, Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif sesuai dengan teori Ferdinand de Saussure dan berbasis pada studi semiotika khususnya yang berkaitan dengan semiotika budaya. Sumber data diambil dari batu megalitik dan seorang wunangu (praktisi budaya) dengan melakukan observasi dan wawancara. Rumusanmasalah penelitian adalah: (A) Apa saja tanda-tanda visual yang ditemukan pada batu megalitik di kampung Uma Bara, dan (B) Apa saja makna konotatif yang terdapat dalam tanda-tanda visual pada batu megalitik di kampung Uma Bara. Dan temuan berdasarkan pertanyaan penelitian yang pertamaadalah: (1) ukiran dua orang yang sedang berdoa ‘Hamayangu’, (2) ukiranayam jantan ‘manu wulu’, (3) ukirankampung tradisional‘Paraingu’, (4) ukiran kura-kura & buaya‘kara-wuya’, (5) ukiran anting ‘mamuli’, (6) ukiran kakatua ‘kaka’, (7) ukiran tugu tengkorak‘andungu’, (8) patung tarian bergandengan tangan ‘pai palonda lima’, (9) ukiran pengawal‘papanggangu’, (10) ukiran rusa‘ruha’, (11) ukirantarian tradisional‘ningguharama’, (12) patungkerbau‘karambua’, (13) ukiranbulan & matahari ‘wulangu-lodu’, (14) ukiranudang ‘kurangu’, (15) patung kuda ‘njara’, (16) patung ayam & babi‘manu-wei’, dan berdasarkanpertanyaankeduaadalah: (1) rasa syukur, (2) penghormatan, (3) harapan kepada Tuhan, (4) kebesaran jiwa manusia, (5) pusat pemujaan, (6) kebesaran, (7) ningrat, (8) kekuasaan, (9) kepemimpinan yang bijaksana, (10) penghormatan terhadap wanita, (11) kesuburan, (12) pusaka, (13) mas kawin, (14) musyawarah-mufakat, (15) persatuan, (16) kemenangan dalam perang, (17) keberanian, (18) kepahlawanan, (19) penyesalan dosa, (20) permohonanmaaf, (21) kebangsawanan, (21) mediator, (23) liar, (24) orang yang ketakutan, (25) semangat, (26) kepahlawanan, (27) penyambutan, (28) mahar, (29) persembahan untuk Tuhan, (30) kebijaksanaan seorang perantara, (31) ningrat, (32) pemuda, (33) reinkarnasi, (34) ketidakjujuran, (35) cita-cita yang ingin dicapai, (36) orang kaya, (37) kepahlawanan, (38) keperkasaan, (39) mahar, (40) kendaraan Marapu (arwah) menuju Prai Marapu (surga), (41) negeri yang jaya, dan (42) persembahan. Setiap tanda visual memiliki beberapa makna konotatif. Contohnya: ukiran hamayangu sebagai rasa syukur, ukiran manu wulu sebagai kebesaran jiwa manusia, dan ukiran paraingusebagai kebesaran. Penulis menyimpulkan bahwa makna konotatif dari tanda-tanda visual yang terdapat di desa Uma Bara memiliki hubungan yang erat dengan sosial budaya masyarakat Sumba khususnya di kampung Uma Bara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SUPERBOOK DAN PEMBENTUKAN KARAKTER “Suatu Tinjauan Teologi PAK Terhadap Tayangan Superbook Bagi Pembentukan Karakter Anak Kelas Indria A dan Indria B, dan Implikasinya bagi Sekolah Minggu Jemaat GMIT Horeb Perumnas, Klasis Kota Kupang”

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Perkembangan teknologi digital pada era modern membawa pengaruh pada kehidupan anak-anak, khususnya dalam pembentukan karakter. Anak usia dini atau anak sekolah minggu, mereka sangat rentan terhadap pengaruh media digital yang tidak selamanya memiliki nilai-nilai Kristiani. Oleh karena itu, gereja memiliki tanggung jawab untuk untuk menghadirkan pendidikan iman yang kontekstual, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan dasar teologisnya. Melalui penelitian ini penulis mengkaji penggunaan tayangan superbook sebagai media pembelajaran dalam pembentukan karakter anak Sekolah Minggu kelas Indria A dan Indria B (usia 3-8 tahun) di Jemaat GMIT Horeb Perumnas, Klasis Kota Kupang, dengan tinjauan teologi Pendidikan Agama Kristen (PAK). Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan pendeta, guru Sekolah Minggu, dan orang tua, serta studi literatus yang relevan dengan penulisan ini. Dengan fokus penelitian dalam konteks jemaat, dampak tayangan superbook terhadap pembentukan karakter anak, serta relevansinya dalam perspektif teologi PAK. Kemudian hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan tayangan superbook memberi dampak positif dalam proses pembelajran Sekolah Minggu. Media audio-visual mampu meningkatkan minat perhatian, dan antusias anak dalam mengikuti ibadah Sekolah Minggu, serta menolong anak memahami dan mengingat cerita-cerita Alkitab dengan mudah. Nilai-nilai karakter Kristiani seperti ketaatan kepada Tuhan, kasih terhadap sesama, kejujuran, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai mulai terlihat dalam perilaku anak, baik di lingkungan gereja maupun dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari tinjauan teologi PAK, superbook dipandang relevan sebagai media pembelajaran yang mendukung pembentukan karakter anak secara holistik, karena mengintegrasikan aspek iman, moral, dan perkembangan kognitif anak. Namun penggunaan superbook perlu disertai pendampingan guru Sekolah Minggu dan keterlibatan orang tua agar pesan iman dapat dipahami secara benar dan berkelanjutan. Dengan demikian, superbook dapat menjadi salah satu alternative media pembelajaran yang efektif dalam pelayanan Sekolah Minggu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS LIFE SKILL PADA MATERI UPAYA PENANGGULANGAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DI SMA NEGERI 3 FATULEU

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

TRAK PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS LIFE SKILL PADA MATERI UPAYA PENANGGULANGAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DI SMA NEGERI 3 FATULEU Wandira, A) * Nomleni, F.Th.) ** Koroh, T. D) ** Dari hasil analisis kebutuhan ditemukan bahwa kurangnya media pembelajaran audio visual berbasis life skill pada pokok bahasan upaya penanggulangan pencemaran lingkungan di SMA Negeri 3 Fatuleu sehingga tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan produk audio visual berbasis life skill pokok bahasan upaya penanggulangan pencemaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Lee and Owens. Prosedur pengembangan: 1) Analisis (Analyze) 2) Desain (Design) 3) Pengembangan (Development) 4) Implementasi (Implementation) 5) Evaluasi (Evaluation). Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh hasil uji ahli media 96% dengan persentase sangat baik, hasil uji ahli desain 94%, hasil uji ahli materi 92%, hasil uji kelompok kecil 97% dan hasil uji kelompok besar 95%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media pembelajaran audio visual berbasis life skill layak digunakan sebagai media pembelajaran karena dapat membangkitkan Kreatifitas belajar siswa, terdapat gambar yang jelas dan menarik, penampilan fisik media terlihat sederhana tetapi praktis, dapat mengurangi rasa jenuh siswa, dapat membuka wawasan siswa untuk berpikir kreatif dan inovatif, memiliki desain yang sangat baik, memperjelas keterkaitan materi dengan topik, sajian materi sesuai dengan bahan ajar, didesain khusus untuk siswa pada jenjang SMA, dan dapat ditampilkan dengan menggunakan android sehingga memungkinkan siswa dapat melakukan proses belajar dimana saja dan kapan saja. Dari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa media audio visual berbasis life skill valid dan layak untuk digunakan pada materi upaya penanggulangan pencemaran lingkugan di SMA Negeri 3 Fatuleu. Kata Kunci : Pengembangan Media, Pemebelajaran Audio Visual, Life Skill. Keterangan : *Peneliti **Pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS LIFE SKILL PADA MATERI UPAYA PENANGGULANGAN PENCEMARAN LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS LIFE SKILL PADA MATERI UPAYA PENANGGULANGAN PENCEMARAN LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Manek, S) * Nomleni, F.Th.) ** Koroh, T. D) ** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh penggunaan media audio visual berbasis life skill terhadap hasil belajar peserta didik SMA Negeri 3 Fatuleu, 2) apakah terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran audio visual berbasis life skill terhadap hasil belajar peserta didik kelas X MIPA pada mata pelajaran Biologi di SMA Negeri 3 Fatuleu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain penelitian pretes-posttest control grup design. Sampel penelitian ini yaitu peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 3 Fatuleu. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes yang berupa pretest dan posttest. Data yang telah dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan berbantuan SPSS versi 25 menunjukan bahwa nilai t hitung > t tabel (3,198 > 2,008), maka H1 diterima dan H0 ditolak. Artinya terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran audio visual berbasis life skill pada materi upaya penanggulangan pencemaran lingkungan terhasap hasil belajar peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 3 Fatuleu Tahun Ajaran 2022/2023” Kata Kunci : Media Pembelajaran Audio Visual, Life Skill, Upaya Penanggulangan Pencemaran Lingkungan. Keterangan *:Peneliti **: Pembimbing ABSTRACT THE INFLUENCE OF AUDIO VISUAL LEARNING MEDIA BASED ON LIFE SKILL ON THE MATERIAL FOR EFFORTS TO OVERCOME ENVIRONMENTAL POLLUTION ON STUDENT LEARNING OUTCOMES Manek, S) * Nomleni, F.Th.) ** Koroh, T. D) ** This study aims to determine 1) the effect of the use of life skill-based audio-visual media on the learning outcomes of SMA Negeri 3 Fatuleu students, 2) whether there is an effect of the use of life skill-based audio-visual learning media on the learning outcomes of class X MIPA students in Biology subject at SMA Negeri 3 Fatuleu. This type of research is an experimental research using a pretest-posttest control group research design. The sample of this research is students of class X MIPA SMA Negeri 3 Fatuleu. The instrument used in this study is a test instrument in the form of pretest and posttest. Data that has been analyzed using descriptive analysis with the help of SPSS version 25 shows that the t count > t table (3.198 > 2.008), then H1 is accepted and H0 is rejected. This means that there is an influence of the use of audio-visual learning media based on life skills on the material for efforts to tackle environmental pollution on the learning outcomes of class X MIPA students at SMA Negeri 3 Fatuleu Academic Year 2022/2023” Keywords : Audio Visual Learning Media, Life Skill, Environmental Pollution Control Efforts Description: * Researcher ** Mentor

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL VIDEO UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI DI SMA NEGERI 2 KUPANG TIMUR

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Media Audio Visual adalah media instruksional modern sesuai degan perkembangan zaman, meliputi media yang dapat dilihat dan di dengar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui penggunaan media audio visual video pada siswa kelas X IPA 2 di SMA Negeri 2 Kupang Timur. (2) untuk mengetahui penggunaannya dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen Dan Budi Pekerti. Untuk mencapai tujuan diatas, digunakan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. sedangkan untuk analisisnya penulis menggunakan teknik analisis deksriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audio visual dengan materi Roh Kudus Membaharui Gereja mampu meningkatkan motivasi belajar siswa khususnya variabel motivasi belajar dapat dijelaskan dari banyaknya siswa yang menyatakan senang terhadap penggunaan media audio visual video ini dan tumbuhnya motivasi untuk belajar, semangat siswa pada mata pelajaran pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti dapat membuat suasana kelas menjadi hidup. Dengan demikian, bahwa penggunaan media audio visual dapat meningkatkan motivasi belajar siswa

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

A DESCRIPTIVE STUDY ON AUDIOVISUAL MATERIALS USED FOR TEACHING NUMBERS TO JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS AT SMP NEGERI BESTAUMUTI IN TOBU SUB-DISTRICT

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT A DESCRIPTIVE STUDY ON AUDIO VISUAL MATERIALS USED FOR TEACHING NUMBERS TO JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS AT SMP NEGERI BESTAUMUTI IN TOBU SUB-DISTRICT This research aims to perceive the used of audiovisual materials by the teacher in teaching numbers to junior high school. The writer formulated three research question namely, (1) what are the types of audiovisual materials used for teaching numbers, (2) how does the teacher get the sources of audiovisual materials, and (3) what are the challenges using audiovisual materials. Aims of this research are, to know the types of audiovisual materials used for teaching numbers, to know how does the teacher get the sources of audiovisual materials and to know the challenges using audiovisual materials. The data was taken from interview using in-depth interview techniques with the English teacher then the writer transcribed, identified, clasified and analyzed the data in conducting this research by using descriptive qualitative method. The result proves that the audiovisual materials that used by the teacher for teaching numbers are four types such as objects, demonstration, handout and audio video in order to help the students easy to understand and memorize the material. Besides the four types the teacher get the sources from internet by download and textbook from the school. There also the teacher found two challenges using the audiovisual materials such as time constrains and professional knowledge and technical know how.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

THE EFFECTIVENESS OF USING AUDIO-VISUAL MATERIAL FOR TEACHING NARRATIVE TEXT IN IMPROVING STUDENTS LISTENING COMPREHENSION AT SMP NEGERI BESTAUMUTI IN TOBU SUB-DISTRICT SOUTH CENTRAL TIMOR

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Audio-Visual is a component that contains elements of sound and image. The aims of this study were to find out the usefulness and effectiveness of using audiovisual materials in teaching narrative text. The writer formulated research questions namely does the audio-visual material in teaching narrative text can improve students’ listening comprehension and how far the effectiveness of using audio-visual material in teaching narrative text for increasing students listening comprehension. This research was an experimental research. There were two kinds of test that used, those were pre-test and post-test. It considered 57 students. The data was using T-test formula by comparing the mean score of pre-test and post-test. The significance level was set up 5%. The result of the research showed that, first, the students listening comprehension was difference before and after teaching using audio-visual material. The mean of pre-test was 33,50 while the mean of post-test was 87,00. The difference between pre-test and post-test mean was 43,5. Second, the result showed that t-test (to) 17,71 was higher than t-table (tt) 2,09 with the degree of freedom (df) 19. Therefore, there was significant difference after teaching using audio-visual material toward students’ listening comprehension. The effect size of experiment test was 4,30 which showed that using audio-visual material in teaching narrative text gave strong effect on students listening comprehension. It can be proved that audio-visual material is effective and can be used to improve students listening comprehension at SMP Negeri Bestaumuti in the academic year 2021.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI SATAP NASI KECAMATAN AMANATUN UTARA TAHUN AJARAN 2021/2022

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAC ANALYSIS OF STUDENS’ LEARNING ACTIVITY IN CLASS VIII AT THE STATE SMP SATAP NASI AMANATUN UTARA DISTRICT ACADEMIC YEAR 2021/2022 Benu, N. M.* Manu, T. S. N.** Blegur, J.** Learning activities are activitiescarried out in the classroom to obtain a very pleasant learning. Learning activities play a role in the learning outcomes that will be obtained by students. The purpose of this study was to analyze the learning activities of class VIII students at SMP Negeri Satap Nasi. The method used in this research is descriptive method. The subject in this study were students of class VIII SMP data analysis technique questionnaire with the percentage formula.The population of this study was 34 students. Data collection techniques used in the from of a questionnaire. The results obtained from visual 68,02% whit very good qualifications, Verbal activity 67,64%, listening activity 70,22%, writing activity 85,29%, drawing activity 79,41%, mental activity 68,62%. The presentage of assessment shows a positive response to students learning activity while the analisis for visual activitiest is very good because students pay attention to whatis conveyed by their friends when presenting the results of the discussion,oral activity is seen from student readiness, namely when students understand the learning material students will listen to the material presented by the theacer is asking ant the students do not understand what is explainedby the theacher students will ask questions, lisening activities students will listen to the material presented by theacer and the opinions conveyed by their friends, writing activities are good because every material presented explain the teacher will be written in their notebook and will be checked and reated by the theacer, drawing activities of student who have a talent for drawing will create concept maps from the explanations given by the teacher to facilitate understanding, good mental activityes because students have the courage to respond to opinions during discussion presentations. The conclusion of learning activiteas is active student involvement in the from of physical and spiritual activities during the learning process in order to support success and benefit from these learning activiteas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

THE USE OF PICTURE TO AUDIO-VISUAL AIDS ON VOCABULARY FOR YOUNG LEARNERS

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT This research was under the title “The use of picture to audio-visual aids on vocabulary for young learners” .The aim of this research was to explain the teacher teach vocabulary using pictures and audio visual and explain the procedures apply by the teacher in teaching vocabulary using pictures and audio visual. The method used was descriptive qualitative method. There were one video that was taken from you tube as the sample of this research. The result showed that Media audio visual was useful because 1)it serve as an important motivator in the language teaching. 2) it provides students with content, meaning, and. guidance are presented and practiced.3) reinforces for students the direct relation between the language classroom and the outside world..4) provides with a way of addressing the needs of both visual and auditory learners. 5) The teachers can expose their students to multiple input sources with media audio visual. 6) motivates students by presenting language in it is more complete communication complex 7) effective to stimulate the happiness of students in learning language.8) The students do not just hear language, they see it too.9)It allows students a look at situations more than in the classroom.10) It give the potential to create something memorable and enjoyable.11)Young learners can enjoy studying English like listen to the teacher then look at the media and play the game. 12) Young learners will be more motivated to pay more attention in the class and they can relate their learning with their real life. The procedures teaching using pictures audio visual are the teacher : 1) starts class with greetings, 2) asks introduction questions to students,3) asks the students to practice singing together,4) does a very quick conversation then ask back to the students, 5) improve the question based on the conversation,6) shows the picture and the student guess the pictures,7) matchs the pictures based on topic on the blackboard,8) uses power point to show the pictures,9) uses the picture that stick on the board then the students match the word to the season that state in with power point.,10) uses the picture that stick on the board and collaborate with power point,11) uses the picture in the book,12) uses the picture as the media for the students to play Therefore, the teachers were needed to use aid audio visual for the young learners if the school are able to provide it because it could help the young learners to study English vocabulary.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA VISUAL MATERI TOLAK PELURU PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI DUAMANU

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Primus Dionisius Mauk (16320737) Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Media Visual Materi Tolak Peluru Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri Duamanu. Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing: (I) Dr. Andreas J. F. Lumba,M.Pd. (II) David Loba,S. Pd.M.Pd. Kata Kunci: Tolak Peluru, Media visual Tolak peluru merupakan usaha menolak peluru sejauh mungkin dengan daya dengan teknik yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan media visual materi tolak peluru pada siswa kelas VIII SMP Negeri Duamanu. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK), subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII dengan jumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis, observasi dan dokumentasi. Teknik analsisi datanya menggunakan deskripsi presentase. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan menggunakan media visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi tolak peluru kelas VIII SMP Negeri Duamanu. Pada siklus I aspek kognitif yang tergolong dalam kriteria baik sekali 15%, baik 30%, cukup 35%, kurang 20% dan kurang sekali 0%. Pada siklus I aspek psikomotor yang tergolong kriteria baik sekali 10%, baik 10%, cukup 45%, kurang 35% dan kurang sekali 0%. Pada iklus I aspek afektif yang tergolong kriteria baik sekali 15%, baik 15%, cukup 40%, kurang 30% dam kurang sekali 0%. Pada siklus II aspek kognitif yang tergolong baik sekali 25%, baik 45%, cukup 25%, kurang 5% dan kurang sekali 0%. Pada siklus II aspek psikomotor yang tergolong baik sekali 30%, baik 35%, cukup 25%, kurang 10% dan kurang sekali 0%. Pada siklus II aspek afektif yang tergolong baik sekali 20%, baik 50%, cukup 20%, kurang 10% dan kurang sekali 0 %. Dari hasil analisis yang diperoleh selama penelitian terdapat peningkatan dari kondisi awal ke siklus I sampai siklus II untuk ketiga aspek (afektif, kognitif dan psikomotor). Aspek kognitif pada siklus I (80%) dan siklus II (95%), pada aspek afektif siklus I (70%) dan siklus II (90%), pada aspek psikomotor siklus I (65%) dan siklus II (90%).Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa dengan menggunakan media visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Untuk itu peneliti menyarankan agar dalam pelaksanaan pembelajaran penjasorkes hendaknya guru menggunakan media visual sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail