ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “analisis laporan keuangan untuk mengukur kinerja keuangan pada perusahaan industri barang konsumsi sub sektor farmasi di bursa efek Indonesia”.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kinerja keuangan pada perusahaan sektor industri barang konsumsi sub sektor farmasi yang terdaftar bursa efek Indonesia dengan menggunakan metode pendekatan yaitu dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang didapat dari website bursa efek Indonesia yaitu berupa laporan keuangan perusahaan sub sektor farmasi dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2022, analisis rasio yang dipakai adalah analisis rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas. Hasil dari penelitian ini menunjukan perhitungan pada perusahaan PT. Phapros Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 1,19 kali dengan kriteria tidak baik.
Untuk perusahaan PT. Darya Varia laboratorio Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,70 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT. Tempo Scan Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,91 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT. Merck Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,88 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT. indofarma Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 1,00 kali dengan kriteria tidak baik.Untuk perusahaan PT.industri jamu dan farmasi sido Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 3,95 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Soho Global Health Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 1,98 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Pyridam Farma Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,00 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Kalbe Farma Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 4,11 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Organon Fharma indonesia Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,77 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Kimia Farma Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 1,00 kali dengan kriteria baik.
Rasio solvabilitas menunjukan bahwa daya keuangan PT. Phapros Tbk rata-rata sebesar 59% dengan kriteria tidak baik. Pada perusahaan PT. Darya Vario Laboratorio Tbk rata-rata sebesar 32% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Tempo Scan Tbk rata-rata sebesar 31% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Merck Tbk rata-rata sebesar 31% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Indofarma Tbk rata-rata sebesar 81% dengan kriteria tidak baik. Pada perusahaan PT. Indusrri Jamu Dan Farmasi Sido Tbk rata-rata sebesar 15% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Soho Global Health Tbk rata-rata sebesar 46% dengan kriteria kurang baik. Pada perusahaan PT. Pyridam Farma Tbk rata-rata sebesar 60% dengan kriteria tidak baik. Pada perusahaan PT.kalbe Farma Tbk rata-rata sebesar 18% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Organon Fharma Indonesia Tbk selama tahun 2020-2022 sebesar 32% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. kimia farma Tbk rata-rata sebesar 58% dengan kriteria kurang baik.
Perhitungan menggunakan Net Profit Margin pada perusahaan PT. Phapros Tbk rata-rata sebesar 3% dengan kriteria kurang baik. pada perusahaan PT. Darya Varia Laboratirio Tbk rata-rata sebesar 8% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT.Tempo Scan Tbk rata-rata sebesar 8% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Merck Tbk rata-rata sebesar 13% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Indofarma Tbk rata-rata sebesar -1% dengan kriteria tidak baik. Pada perusahaan PT. Industri Jamu Dan Farmasi Sido Tbk rata-rata sebesar 29% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Soho global Health Tbk rata-rata sebesar 5% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Pyridam farma Tbk rata-rata sebesar 15% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Kalbe Farma Tbk rata-rata sebesar 12% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Organon Fharma Indonesia Tbk rata-rata sebesar 7% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Kimia Farma Tbk rata-rata sebesar 1% dengan kriteria tidak baik. Prsentase tertinggi diperoleh PT. Industri jamu dan farmasi sido Tbk, sebesar 29% yang berarti perusahaan memperoleh laba bersih sebesar Rp 0,29 dari setiap Rp 1.00. Dan kemudian nilai net profit margin terendah didapatkan oleh PT Indofarma tbk dengan presentase -1%, artinya perusahaan memperoleh laba bersih sebesar Rp -0,01 dari setiap Rp1.00, jumlah penjualan. Berdasarkan hasil perhitungan return on asset sub sektor farmasi pada tahun 2020-2022 didapatkan hasil perhitungan rata-rata sebesar 4% dengan kriteria tidak baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT. Darya Varia Laboratorio Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 7% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT. Tempo Scan Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 9% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT. Merck Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 13% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Indofarma Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata -9% dengan kriteria tidak baik baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Industri Jamu Dan Farmasi Sido Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 27% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Soho Global Health Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 9% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Pyridam Farma Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 11% dengan kriteria baik.Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Kalbe Farma Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 13% dengan kriteria baik, maka dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan PT. Kalbe Farma Tbk dapat dikatakan baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Organon Fharma Indonesia Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 12% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Kimia Farma Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata -1% dengan kriteria tidak baik. Hasil perhitungan diatas, menunjukan untuk rata-rata persentase Return on asset hasil yang didapatkan oleh PT Industri jamu dan farmasi sido Tbk, mendapatkan persentase tertinggi sebesar 27% yang berarti perusahaan memperoleh laba bersih sebesar Rp 0,27 dari setiap Rp 1.00 dari jumlah total asset yang digunakan dan sebaliknya nilai return on asset terendah didapatkan oleh PT Indofarma tbk dengan presentase -9%, artinya perusahaan memperoleh laba bersih sebesar Rp -0,09 dari setiap Rp1.00, jumlah total asset yang dipakai.
Kata Kunci :Kinerja keuangan, Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Profitabilitas
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PT. ASTRA AGRO LESTARI Tbk NAMA : VEKY SATRIA PANDHU LIBING NIM : 16194033 PROGRAM STUDI : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI ABSTRAK Analisis laporan keuangan untuk menilai kinerja keuangan PT. Astra Argo Lestari Tbk. Rumusan masalah ddalam penelitian nini adalah bagaimana kinerja keuangan PT. Astra Argo Lestari Tbk. Peneltitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbandingan keuangan dari tahun 2015 – 2022 PT. Astra Argo Lestari Tbk dengan menggunakan rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas dan aktivitas. Poplasi dalam penelitian ini adalah sebagai perusahaan perkebunan sawit PT. Astra Argo Lestari Tbk yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) selama periode 2015 – 2020, sedangkan sampel yang digunakan adalah laporan keuangan PT. Astra Argo Lestari Tbk. Data yang diperoleh dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi, yaitu dengan mengumpulkan data laporan keuangan perusahaan, yang dilakukan dengan mengakses melalui situs resmi Busra efek Indonesia (BEI) www.idx.com. yang menjadi sampel pada penelitian ini. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah engan menggunakan rumus atau perhitungan rasio keuangan sehingga dapat memberikan keterangan lengkap untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis, dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa rasio keuangan perusahaan yang mengalami peubahan dari 17 rasio keuangan yang digunakan. Dengan 4 (empat) rasio yang mengalami perunbahan rasio kas yaitu rasio kas, times, interst earnet, net profit margin dan vixed asset turnover. Dan terdapat 12 (dua belas) rasio yang mengalami penurunan yaitu current ratio, qwick ratio, long term debt to equity rasio, return on investment, perputaran modal kerja, total aset turnover, laba persaham, perputaran kas, times invetory to networking capital, debt to equity rasio, debt to aset rasio dan persediaan. Dengan demikian, perusahaan harus melakukan langkah – langakah secara cepat dan tepat unutk mengeatasi keadaan serta meningkatkan kinerjanya agar posisi perusahaan yang dilihat dari rasio–rasio keuangan yang belum sesuai yang diharapkan, kiranya dapat kembali berada dalam kondisi aman dan jauh dari masalah. Kata Kunci : Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Profitabilitas, Rasio Aktifitas
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Financial distress terjadi sebelum kebangkrutan pada suatu perusahaan. Dengan demikian model financial distress perlu untuk dikembangkan, karena dengan mengetahui kondisi financial distress perusahaan sejak dini diharapkan dapatdilakukan tindakan-tindakan untuk mengantisipasi kondisi yang mengarah pada kebangkrutan. Financial distress dapat diuku rmelalui aporan keuangan dengan cara menganalisis laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan hasil dari suatua ktivitas yang bersifat teknis berdasar pada metode dan prosedur-prosedur yang memerlukan penjelasan-penjelasan agar tujuan atau maksud untuk menyediakan informasi yang bermanfaat dapat dicapai. Rasio menggambarkan suatu hubungan matematis antara suatu jumlah dengan jumlah yang lain. Penggunaan alat analisis berupa rasio dapat menjelaskan penilaian baik dan buruk posisi keuangan pada perusahaan,terutama bila angka rasio ini di bandingkan dengan angka rasio pembanding yang digunakan sebagai standar. Tujuan dari analisis rasio adalah untuk menentukan tingkat likuiditas, sulfabilitas keefektifan operasi serta derajat keuntungan suatu perusahaan Manfaat analisis rasio keuangan sangatpenting. Rasio keuangan dapat digunakan untuk mengevaluasi kondisi keuangan perusahaan dan kinerjanya. Dengan membandingkan rasio keuangan perusahaan dari tahun ke tahun dapat dipelajari komposisi perubahan dan dapat ditentukan apakah terdapat kenaikan atau penurunan kondisi dan kinerja perusahaan selama waktu tersebut. Hasil analisis statistic diskriptif berisinilai minimum, maksimum, rata-rata dan deviasi standar. Variable likuiditas memiliki nilai minimum dan maksimum masing-masing -0,38 dan 0,36 sedangkan rata-rata dan deviasi standar masing -masing 0,0193 dan 0,16421. Lalu variable profitabilitas memiliki nilai minimum dan maksimummasing-masing -0,15 dan 0,12 sedangkan rata-rata dan deviasi standar masing-masing -0,0066 dan 0,05629. Kemudian, variabel financial leverage memiliki nilai minimum dan maksimum masing-masing 0,00 dan 2,50 sedangkan rata-rata dan deviasistandar masing-masing 0,5152 dan 0,58514. Akhirnya, variabel financial distress memiliki nilai minimum dan maksimum masing-masing 0,00 dan 1,00 sedangkan rata-rata dan deviasi standar masing-masing 0,5333 dan 0,50742. Penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi semua pihak yang ingin mengetahui atau ingin mengembangkan penelitian seperti ini dimasa yang akan datang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengelolaan Keuangan Daerah adalah keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban, dan pengawasan keuangan daerah. Pengelolaan keuangan daerah yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 20013 pasal 3 meliputi kekuasaan pengelolaan keuangan daerah, azas umum dan struktur APBD, penyusunan rancangan APBD, penetapan APBD, penyusunan dan penetapan APBD bagi daerah yang belum memiliki DPRD, pelaksanaan APBD, perubahan APBD, pengelolaan kas, penatausahaan keuangan daerah, akuntansi keuangan daerah, pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, pembinaan dan pengawasan pengelolaan keuangan daerah, kerugian daerah, dan pengelolaan keuangan BLUD..
Salah satu aspek Pemerintah Daerah yang harus diatur secara hati-hati adalah pengelolaan Keuangan Daerah dan Anggaran Daerah. Pendapatan dan Belanja Daerah yang selanjutnya disingkat APBD adalah suatu rencana keuangan tahunan daerah yang ditetapkan berdasarkan peraturan daerah.
Dari latar belakang diatas maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Keuangan Daerah Kota Kupang tahun 2018-2022 dilihat dari :
(1) Rasio Efektivitas, (2) Rasio Efesiensi, (3) Rasio Ketergantunga, (4) Rasio Pertumbuhan,
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kupang. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan rumus : Rasio Efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Ketergantungan, Rasio Pertumbuhan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Kupang dilihat dari (1) Rasio Efektivitas dapat dikategorikan Sangat Efektif, karena rata-rata efektivitasnya sebesar 106,05%. (2) Rasio Efisiensi Keuangan Daerah tergolong Tidak Efisien karena rata-rata besarnya rasio sebesar 100,16%. (3) Rasio Ketergantungan dapat dikatakan bahwa Pemerintah Kota Kupang masih mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat yaitu rata-rata sebesar 74,02%, (4) Rasio Pertumbuhan Kota Kupang masih terpusat pada dana perimbangan, belum dapat mengoptimalkan PAD.
Berdasarkan hasil penelitian, maka hal-hal yang perlu dipertimbangkan dan menjadi saran peneliti adalah sebagai berikut :
1. Dengan diketahuinya Rasio Efektifitas pada Kota Kupang yang sangat efektif. Hal ini perlu diperhatikan bagi Pemerintah Daerah harus terus mengoptimalkan penerimaan dari potensi pendapatan yang telah ada.
2. Dengan diketahuinya Rasio Efesiensi pada Kota Kupang sudah efisien Hal ini perlu ditingkatkan lagi oleh Pemerintah Daerah Kota Kupang.
3. Dengan diketahuinya Rasio Ketergantungan pada Kota Kupang bahwa sebagian besar dana yang dimiliki pemerintah daerah masih banyak mendapatkan bantuan dana dari pemerintah pusat.
4. Dengan diketahuinya Rasio Pertumbuhan pada Kabupaten Kupang belum begitu baik karena selama kurun waktu 5 tahun belum stabil karena mengalami turun naik dari tahun ke tahun. Hal ini perlu diperhatikan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang harus dapat mengefisiensikan biaya yang dikeluarkan untuk belanja rutin
dan lebih mengefektifikan untuk sector pembangunan yang dapat mendukung peningkatan PAD.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Profitabilitas adalah rasio yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana perusahaan dapat mengembalikan investasi yang telah dilakukan oleh perusahaan .Dalam kata lain semakin baik rasio profitabilitas maka semakin baik menggambarkan kemampuan tingginya perolehan keuntungan perusahaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja keuangan PT. Indofarma dan PT. Kalbe Farma Tbk dengan menggunakan rasio profitabilitas serta untuk mengetahui perbandingan kinerja perusahaan tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja keuangan PT.Indofarma dan Kale Farma dilihat dari rasio Profitabilitas (Return On Aset) itu lebih baik dibandingkan dengan PT. Kalbe Farma. Dilihat dari rasio profitabilitas pada rasio(return on equity), PT. Kalbe Farma itu lebih baik dibandingkan dengan PT. Indofarma. Rasio Return On Assets (ROA) Kalbe Farma terdapat perbedaan secara signifikan antara PT.Indofarma dan PT. Indofarma serta Return On Equity terdapat perbedaan yang signifikan antara PT.Kalbe Farma dan Indofarma. Populasi dalam Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif Kuantitatif dengan menggunakan analisis rasio keuangan.Data ini berupa laporan keuangan yang sudah dipublikasikan oleh perusahaan PT Indofarma dan PT Kalbe Farma yang memenuhi kriteria sampel penelitian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2021 yang dapat diakses melalui situs www.idx.co.id. Analisis data dilakukan dengan menggunakan deskriptif kuantitatif dengan axcel .Hasil Profitabiltas ROA menunjukan Bahwa nilai tertingggi pada PT Indofarma dan Profitabilitas ROE menunjukan nilai tertinggi pada ROE
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang dari penelitian ini adalah untuk menyediakan layanan dan kemampuan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa yang akan datang. Tujuan yang ingin dicapai biasanya ditentukan dalam bentuk kualitatif, misalnya peningkatan keamanan dan kenyamanan, mutu pendidikan, mutu kesehatan dan lain- lain. Penelitian ini menggunakan metode deskritif kuantitatif dengan data dokumentasi berupa Laporan Realisasi Keuangan Daerah.
Hasil penelitian dari rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas pendapatan asli daerah, dan rasio efesieensi pendapatan asli daerah sebagai berikut: Rasio Kemandirian Keuangan Daerah yaitu dengan membandingkan jumlah penerimaan pendapatan asli daerah dibagi dengan jumlah total pendapatan, menunjukan bahawa rata-rata Rasio Kemandirian Keuangan Daerah tahun 2012-20121 berdasarkan tabel 4.7 adalah sebesar 15,77% dengan klasifikasi kriteria rendah karena masih berada pada skala interval kurang dari 25%. Rasio Efektivitas yaitu, membandingkan realisasi pendapatan asli daerah dibagi anggaran pendapatan daerah, menunjukan bahwa rata-rata Rasio Efektivitas Pendapatn Daerah tahun 2012-20121
berdasarkan tabel 4.8 adalah 22,471%, dengan klasifikasi kriteria tidak efektif karena berada dibawah 100%. Rasio efesiensi Badan Keuangan dan Aset Daerah di Kabupaten Alor pada tahun 2012-2021, hasil perhitungan menggunakan analisis efisiensi
pendapatan asli daerah yaitu membandingkan Realisasi Belanja Daerah dibagi Realisasi Pendapatan Daerah menunjuikan bahwa rata-rata Rasio Efisiensi Pendapatan Asli Daerah tahun 2012-2021 pada tabel 4.9 sebesar 42,64% dengan klasifikasi kriteria efisien karena nilainya dibawah dari 100%.
kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah kemandirian keuangan daerah memperoleh klasifiksi kriteria rendah karena berada pada interfal dibawah dari 25% dan cenderung mengalami perubahan dari tahun ke tahun, Rasio Efektivitas PAD menunjukan efektifitas PAD memperoleh klasifikasi kriteria tidak efektif karena berada pada interfal dibawah dari 100% dan cenderung mengalami perubahan dari tahun ke tahun, dan Rasio Efisiensi PAD menunjukan efisiensi PAD memperoleh klasifikasi kriteria efisien karena berada pada interfal dibawah 100% dan cenderung mengalami perubahan dari tahun ke tahun.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan daerah Kabupaten Kupang dilihat dari rasio derajat desentralisasi fiskal, rasio kemandirian, rasio efektivitas PAD, rasio efisiensi keuangan daerah, dan rasio keserasian.
Penelitian ini dilaksanakan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Pengumpulan data dengan menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan rumus : rasio derajat desentralisasi fiskal, rasio kemandirian, rasio efektivitas PAD, rasio efisiensi keuangan daerah, dan rasio keserasian.
Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang dilihat dari (1) Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal dapat dikategorikan sangat kurang, karena rata-ratanya sebesar 6,37% (2) Rasio Kemandirian Daerah pola hubungannya masih tergolong dalam pola hubungan instruktif karena rata-rata besarnya rasio ini sebesar 8,27% (3) Rasio Efektivitas PAD efektivitas kinerja keuangan Kabupaten Kupang kurang efektif karena rata-rata efektivitasnya 78,46% (4) Rasio Efisiensi Keuangan Daerah dapat dikatakan kurang efisiensi karena rata-rata efisiensi keuangan daerah Kabupaten Kupang sebesar 98,51% (5) Rasio Keserasian diketahui bahwa rata-rata belanja operasi daerah masih lebih tinggi yaitu 54,68% dibandingkan rata-rata belanja modal sebesar 44,92% sehingga masih dapat dikatakan bahwa Pemerintah Daerah kurang memperhatikan pembangunan daerah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan usaha merupakan suatu bentuk usaha kepada usaha itu sendiri agar dapat berkembang menjadi lebih baik dan agar mencapai pada satu titik atau puncak menuju kesuksesan. Perkembangan dalam usaha dilakukan oleh usaha yang sudah mulai dan terlihat ada kemungkinan untuk lebih maju lagi. Perkembangan usaha dapat diukur dengan melihat pertumbuhan penjualan, bertambahnya karyawan, peningkatan laba, dan peningkatan nilai asset.
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif. Alat analisis yang digunakan adalah rasio keuntungan. Objek dalam penelitian ini adalah 10 orang pedagang di pasar Beiabuk Kota Betun. Sumber data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh langsung dari narasumber dan data sekunder yang diperoleh dari hasil wawancara.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kredit mikro memiliki dampak yang efektif dalam perkembangan usaha. Hal ini dibuktikan dari hasil analsis penelitian oleh Maxi Andreas Taneo memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 10.000.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 15.000.000. Lalu usahanya berkembang sehingga terjadi peningakatan pendapatan sebesar 20.850.000 (39,43%). Marselinus Roma memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 5.000.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 10.000.000. Lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 6.000.000 (16,68%). Adelia memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 3.000.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 5.000.000. Lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 2.100.000 (10,74%). Darna Haviza memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 10.000.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 20.000.000. lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 8.350.000 (20,29%). Nurhalima memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 3.000.000 kemudia melakukan kredit sebesar Rp. 5.000.000. Lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pedapatan sebesar 2.900.000. (17,6%). Ivonia memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 3.000.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 5.000.000. Lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 6.900.000 (42,71%). Kemudian 4 orang pelaku usaha yang memulai usaha dengan modal kredit juga mengatakan bahwa kredit mikro sangat mmbantu perekonomian keluarga.
Berdasarkan hasil peneltian dan analisis data penulis menarik kesimpulan bahwa dengan adanya pemberian kredit kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berdampak efektif dalam perkembagan usaha. Hal ini ditinjau dari perbedaan variabel modal dan pendapatan yang mengelami peningkatan setalah menerima kredit mikro.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Analisis Kinerja Keuangan Pemrintah DesaRamedue Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua, hasil monitoring dan evaluasi dana Desa Ramedue pada tahun 2018 rasio efektifitas adalah sebesar 92,6 % dalam perhitungan rasio masuk dalam kategori Efektif, dan pada tahun 2029 perhitungan rasio meningkat menadi 100% rasio sangat Efektif, pada tahun 2020 meningkat menjadi 100 % terlihat dalam kategori sangat Efektif, pada tahun 2021 meningkat menjadi 99,7 % masuk dalam kategori Efektif, kemudian Pada tahun 2022 terus meningkat kembali menjadi 100 % Pada dasamya didalam analisis rasio efesiensi diketahui bahwa pada tahun 2018 sampai dengan tahun 2019 perhitungan rasio efisiensi berada berada di kategori Efisien sedangkan tahun 2020 menngkat menjadi 105,4 % kategori sangat efesiensi tahun 2021 menjadi 99,3 % masih dalam kategori efisien, kemudian pada tahun 2022 sangat lebih meningkat dari tahun sebelumnya menjadi 102% terlihat dalam karegori sangat Efisien karena realisasi anggaran belanja teapt sasaran sesuasi yang di rencanakan. Ini menggambarkan kinerja pemerintah Desa Ramedue sudah efisien yang berada di kategori efisien yang kurang dari 1 (satu) atau dibawah 100 (seratus) persen dari tahun ketahun pada tahun 2018/2019 sebesar 35,11% dan pada tahun 2019/2020 tingkat pertumbuhannya sangat tinggi 95,4 %, pada tahun 2021/2022 dalam perhitungan tingkat pertmbuhan sangat sangat tinggi menjadi 99,5 % sedangkan tahun 2022 kembali menurn menjadi 15,97% Prosedur-prosedur pengumpulan data dalam penelitian kualitatif melibatkan empat jenis strategi, adalah sebagai berikut (Creswell, 2016:267-270): Observasi adalah metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara sistimatis dengan cara melakukan pengamatan langsung terhadap objek yang ingin diamati. Observasi yang ingin peneliti lakukan dalam penelitian ini yaitu untuk melihat proses pengelolaan dana desa Ramedue berdasarkan perspektif good governance. Metode ini sangat penting dilakukan guna memberi hasil yang objektif dari penelitian kualitatif dalam melakukan observasi, peneliti merekan dengan cara semi struktur dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang diketaui oleh peneliti kepada informan mengenai objek penelitian. Peneliti juga mencatat aktivitas-aktivitas dan hal-hal lain yang berhubungan dengan objek penelitian dilokasi penelitian. Dokumen-dokumen kualitatif, bisa berupa dokumen publik ataupun dokumen, bisa berupa foto, objek-obje. Dokumen yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu: Laporan Alokasi dan Realisasi Penerimaan Dana Desa Ramedue Waktu Pelaporan pertanggungjawaban, yang terdiri dari laporan semesteran, dan laporan tahunan Desa Ramedue Berdasarkan penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan mengenai analisis kinerja keuangan pemerintah Desa maka dapat ditarik kesimpulan mengenai analisis analisi rasio efektivitas,efesiensi dan pertumbuhan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: Efektivitas Desa Ramedue Kecatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua tahun anggaran 2018 sampai dengan 2022 dilihat dari rasio rata-rata efektivitasnya diperoleh sebesar 81,62 % yang berarti bahwa pemerintah Desa Ramedue dengan anggaran pendapatan asli desa, sudah berhasil merealisasikan pendapatan asli desa. Efisiensi Desa Ramedue tahun anggaran 2018 sampai dengan 2022 dilihat dari rata-rata hasil rasio perhitungan yaitu 86,48% masuk dalam katagori cukup efisiensi yang berarti bahwa pemerintah Desa Ramedue kurang berhasil dalam merealisasikan belanja dengan anggarnnya. Pertumbuhan APBDdes Pemerintah Desa Ramedue tahun 2018 sampai dengan tahun 2022 mengalami pertumbuhan yang cukup baik dan menunjukan yang positif. Kemudian aspek yang menjadi penghambat kinerja keuangan pemerintah Desa Ramedue Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Hawu Mehara adalah Faktor Pengetahuan dan Kualitas SDM. Kata Kunci : Rasio Efektivitas,Rasio Efesiensi,Rasio Pertumbuhan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS KINERJA KEUANGAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDes) DENGAN MENGGUNAKAN RASIO KEUANGAN DAERAH PADA DESA CENDANA BARAT KECAMATAN MAMBORO KABUPATEN SUMBA TENGAH
OLEH
Iskawati Kaka Ina
19410265
ABSTRAK
Desa merupakan suatu wilayah yang memiliki batas-batas tertentu dan juga memiliki pemerintahan sendiri sehingga mampu secara mandiri untuk mengatur dan melaksanakan pemberdayaan masyarakat. Desa sebagai pemerintahan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat sebagai fokus utama dalam pembangunan pemerintah, hal ini dikarenakan sebagian besar wilayah Indonesia ada di pedesaan. Pemerintah Desa diyakini mampu melihat prioritas kebutuhan masyarakat dibandingkan Pemerintah Kabupaten.dan pemberdayaan di desa yang di dalam pelaksanaannya pemerintah daerah bekerja sama dengan masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan perdesaan haruslah sesuai dengan masalah yang dihadapi, potensi yang dimiliki, aspirasi masyarakat, dan prioritas pembangunan perdesaan yang telah ditetapkan. Kemampuan pemerintah desa dalam mengelola keuangan dituangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) yang menggambarkan kemampuan pemerintah desa dalam membiayai pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan desa dan pelayanan sosial masyarakat desa. Dengan kata lain, APBDesa merupakan instrumen kebijakan yang utama bagi pemerintah desa.
Anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) adalah rencasna keuangan tahunan pemerintah desa yang dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah desa dan badan permusyawaratan desa yang ditetapkan oleh perturan desa yang terdiri dari pendapatan dan belanja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Cendana Barat Kematan Mamboro Kabuptaen Sumba Tengah tahun 2019-2022 dengan menggunkan anlisis rasio efektivitas, efisiensi, pertumbuhan. Jenis penelitian yang digunakan untuk adalah deskriptif kuantitatif. Dimana teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Data yang diolah dalm penelitian ini adalah laporan Anggaran dan Realisasi anggaran Pendapatan dan Belanja Desa di desa Cendana Barat.
Hasil penelitian menunjukan Kinerja Keuangan dalama Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa di Desa Cendana Barat di lihat dari (1) Kinerja Keuangan Desa Cendana Barat dilihat dari Rasio Efektivitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa tergolong Efektif karena rata-rata efektivitasnya diatas 99%, (2) Kinerja Keuangan Desa Cendana Barat jika dilihat dari rasio efisiensi Keuangan Desanya tidak Efisien karena rata-rata efisiensinya diatas 100%, (3) Kinerja Keuangan Desa Cendana Barat jika dilihat dari rasio pertumbuhan mengalami penurunan.
Kata Kunci: Kinerja Keuangan, Komponen-komponen APBDes, Rasio efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Pertumbuhan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
ANALISIS LAPORAN ARUS KAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI DI BURSA EFEK INDONESIA
NAMA PEMBIMBING: I .Helda M. Ala, SE.,M.Si
II.Herny C. Fanggidae SE.,M.Ak
NAMA :Ferdinandus Krisantus Asa
FAKULTAS : Ekonomi
PROGRAM STUDI: Akuntansi
TAHUN PENULIS:2023
Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja keuangan pada perusahaan telekomunikasi di bursa efek indonesia. Perusahaan harus mencermati dan menganalisis kinerja perusahaan agar dapat bertahan, salah satunya adalah dengan melakukan analisis kinerja keuangan dari sisi keuangan terhadap laporan keuangan. Salah satu cara untuk mengukur tingkat kinerja perusahaan adalah dengan menggunakan laporan arus kas.
Penelitian kinerja suatu perusahaan dapat dilakukan dengan menganalisis dua aspek, yaitu kinerja finansial dan kinerja non finansial. Kinerja finansial dapat dilihat melalui datadata laporan keuangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan Telekomunikasi dengan mengunakan laporan arus kas. Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakandalampenelitian ini adalah motode dokumentasi yang diambil dari media interne.
Hasil Penelitian ini menyatakan bahwa rata-rata dengan tingkat perputaran dari hasil perhitungan seluruh rasio laporan arus kas yang paling tinggi adalah PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dimana ini terlihat dari seluruh hasil perhitungan rasio laporan arus kas yang yang ditunjukan lewat hasil perputaran dan presentase dari PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).
Sebaiknya perusahaan meningkatkan kinerja perusahaan dengan mengurangi jumlah hutang dan meningkatkan arus kas operasi.Data yang digunakan berupa laporan arus kas dari 5 perusahaan perusahaan industri jasa sub sektor telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. tData dari penelitian ini berupa laporan keuangan perusahaanIndustri jasa sub sector telekomunikasi yang di peroleh di Bursa Efek Indonesia (BEI)priode 2018-2021 yang diperoleh dari https://www.idx.co.id.
Kata Kunci : arus kas operasi, rasio arus kas, kinerja keuangan, bursa efek indonesia.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pada era globalisasi saat ini perkembangan dunia usaha yang berbentuk koperasi semakin maju, hal ini menyebabkan persaingan diantara koperasi yang lainnya semakin ketat. Koperasi merupakan organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh sekelompok orang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat berdasarkan asas kekeluargaan. Sebagai lembaga ekonomi atau badan usaha yang berwatak sosial yang bertujuan untuk mensejahterakan anggotanya, koperasi harus menjaga kepercayaan yang diberikan masyarakat dalam mengelola dana mereka. Dalam suatu organisasi dalam mencapai suatu tujuan mampu menganalisis kinerja untuk mempertahan keberadaan atau eksistensi koperasi serta mengantisipasi persaingan diantara koperasi yang ada diperlukan suatu sistem pengelolaan dan manajemen koperasi sebaik mungkin salah satunya dengan melakukan evaluasi den penilaian kinerja koperasi. Koperasi sebagai perusahaan (cooperatif enterprise) memerlukan penilaian kinerja sesuai dengan prestasi yang dinilainya secara periodik, mengingat keberhasilan usaha koperasi akan menentukan tingkat kesehatan usahanya.
Dari penjelasan tersebut untuk mengetahui tingkat kesehatan keuangan koperasi, maka perlu dilakukannya pengukuran terhadap kinerja keuangan pada tiap akhir periode tertentu, dan ini merupakan salah satu tindakan penting yang harus dilakukan oleh Koperasi guna mengetahui prestasi dan keuntungan yang dicapainya melalui indikator-indikator pengukuran tingkat kesehatan keuangan dengan harapan koperasi beroperasi secara normal dan mampu memenuhi semua kewajibannya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Untuk menilai tingkat kesehatan koperasi maka perlu dilakukannya pengukuran terhadap laporan keuangan koperasi terhadap kinerja keuangan. Dimana penilaian kinerja keuangan koperasi dapat dilakukan dengan menganalisis rasio–rasio keuangan koperasi, diantaranya rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio rentabilitas dan rasio aktivitas dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor: 06/Per/M.KUKM/V/2006 tentang Pedoman Koperasi Berprestasi.
Pada penelitian ini objek penelitian akan dijadikan sampel penelitian adalah Laporan Keuangan KSP Kopdit Sami Jaya Kota Kupang dari tahun 2017-2021. Dan berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 06/Per/M.KUKM/V/2006 Tentang Pedoman Penilaian Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam Koperasi, Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan Unit Simpan Pinjam (USP) adalah kondisi atau keadaan koperasi yang dinyatakan sehat, cukup sehat, kurang sehat, tidak sehat dan sangat tidak sehat. Maka berdasarkan hasil penelitian yang diteliti hasil Perhitungan Kinerja Keuangan KSP Kopdit Sami Jaya Kota Kupang Periode 2017-2021 yang terdiri dari delapan rasio memperoleh skor sebesar 975 dan bobot sebesar 24. Dari hasil perhitungan tersebut mendapatkan skor sebesar 40.62. Sehingga untuk menilai penetapan tingkat kesehatan KSP Kopdit Sami Jaya Kota Kupang Periode 2017-2021 berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia, Nomor 06/per/M.KUKM/V/2006 Tanggal 1 Mei 2006 mendapatakan hasil kriteria Sangat Tidak Sehat dengan klarifikasi D atau perolehan standar <55. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa rasio yang belum memenuhi standar yang ditetapkan, diantaranya yaitu Rasio Return on asset, Rasio Return On Equity dan Perputaran Asset. Selain dari pada itu juga masih terdapat beberapa rasio yang masih tergolong rendah yaitu Net Profit Margin, Debt to Asset Ratio dan Debt to Equity Ratio. Dari perolehan tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan koperasi KSP Kopdit Sami Jaya Kota Kupang belum mampu mengelola laporan keuangan secara efektif dan efisien
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dengan menggunakan objek penelitian kantor BPKAD pada kabupaten Alor. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan daerah kabupaten Alor. Alat analisis yang digunakan untuk mengukur kinerja pengelolaan keuangan daerah dan tingkat kemandirian kabupaten Alor adalah dengan menggunakan rasio efektifitas, rasio efesiensi, rasio keserasian, rasio pertumbuhan, dan rasio kemandirian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif.
Otonomi daerah adalah pemberian kewenangan dalam pembuatan keputusan daerah secara lebih leluasa. Untuk menjalankan otonomi daerah dan mengelola sumber-sumber keuangan daerah dilihat melalui kinerja keuangan pemerintah daerah. Kinerja Keuangan daerah adalah keluaran atau hasil dari kegiatan yang akan atau telah dicapai sehubungan dengan penggunaan anggaran daerah dengan kuantitas dan kualitas yang terukur, kemampuan daerah daerah dapat diukur dengan menilai efesiensi atas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Hasil Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan sebelumnya maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Alor jika dilihat dari Rasio Efektivitas PAD tergolong kurang efektif, karena rata-rata efektivitasnya di bawah 100%.
2. Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Alor jika dilihat dari Rasio
Efisiensi Keuangan Daerah sudah Efisien.
3. Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Alor jika dilihat dari Rasio Keserasian masih banyak mengalokasikan Belanja Operasi dari pada Belanja Modalnya.
4. Kinerja Keuangan Daerah jika dilihat dari rasio Pertumbuhan Dengan diketahuinya Rasio Pertumbuhan pada Kabupaten Alor belum begitu baik karena selama kurun waktu 3 tahun belum stabil karena mengalami turun naik dari tahun ke tahun.
Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Alor jika dilihat dari Rasio Kemandirian Keuangan Daerah masih tergolong Rendah Sekali dan dalam kategori pola hubungan Instruktif
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Biaya operasional merupakan biaya yang tidak terlepas dari kegiatan suatu perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasi perusahaan, dengan tujuan perusahaan baik yang besar maupun yang kecil adalah memperoleh laba atau keuntungan perusahaan. Net Profit Margin merupakan suatu indikator penting dalam mencapai tujuan perusahaan besarnya net profit margin yang di peroleh dapat dilihat dari bagaimana perusahaan melakukan strategi untuk meminimmalisir biaya yang akan dikeluarkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh biaya operasional terhadap profitabilitas (NPM) pada perusahaan Otomotif yang terdaftar di bursa efek indonesia. Apabila nilai profitabilitas tinggi dalam suatu perusahaan dapat membantu perusahaan memproleh laba dengan baik karena semakin tinggi nilai profitabilitas maka semakin tinggi juga kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba. Jika perusahaan dapat menekan Biaya Operasi, maka perusahaan akan dapat meningkatkan laba, demikian juga sebaliknya bila terjadi pemborosan biaya akan mengakibatkan menurunnya laba.
Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahan Otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018-2021. Data penelitian yang digunakan dari tahun 2018-2021. Populasi dalam penelitian ini adalah 15 perusahaan dan pada sampel penelitian 12 perusahaan. Analisis data yang di gunakan mengunakan regresi linear sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS 26.
Hasil penelitian ini menjukkan bahwa biaya operasional berpengaruh negatif terhadap profitabilitas
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kinerja keuangan adalah penentuan ukuran-ukuan tertentu yang dapat mengukur keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan dalam menghasilkan laba. Analisis kinerja keuangan merupakan instrumen perusahaan dalam melakukan pengukuran kinerja yang telah dicapai untuk mengetahui tingkat pencapaiannya menurut Dedi Suhendro (2017). Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui kinerja keuangan Koperasi Simpan Pinjam Permodalan Nasional Madani Kabupaten Malaka tahun 2018-2020 dengan mengunakan analisis rasio yang terdiri dari rasio likuiditas, Solvabilitas, Aktivitas dan Rasio Profitabilitas. Obyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kinerja keuangan tahun 2018-2020 pada Koperasi Simpan Pinjam Permodalan Nasional Madani Kabupaten Malaka. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan dari Koperasi Simpan Pinjam Permodalan Nasional Madani Kabupaten Malaka. Sampel adalah Sebagian dari laporan keuangan dari koperasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio likuiditas yang terdiri dari Current Rasio yang hasilnya menurun dari tahun 2018 -2020 dan Cash Rasio hasilnya buruk dari tahun 2018 – 2020, sedangkan untuk rasio solvabilitas terdiri dari Debt to Total Asset Ratio yang menunjukkan bahwa pada tahun 2018 tergolong dalam kategori cukup baik, tahun 2019 tergolong dalam kategori kurang baik dan tahun 2020 tergolong dalam kategori buruk, sedangkan hasil dari Debt to Equity Ratio menunjukkan bahwa tahun 2018 dan 2020 tergolong dalam kategori cukup baik dan tahun 2019 tergolong dalam kategori kurang baik, dan yang berikut adalah rasio aktivitas yang terdiri dari Receivable Turn Over yang menunjukkan bahwa pada pada tahun 2018 -2020 perputaran piutang tergolong dalam kategori sangat baik, dan Total Asset Turn Over menunjukkan hasil bahwa perputaran total aktiva pada tahun 2018 – 2020 tergolong pada kategori sangat baik, dan yang terakhir adalah rasio profitabilitas yang terdiri Net Profit Margin yang menunjukkan hasilnya yaitu pada tahun 2018 – 2020 Net Profit Margin tergolong dalam kategori sangat baik, dan Return On Investmen menunjukkan bahwa pada tahun 2018 dan 2019 tergolong pada kategori cukup baik dan pada tahun 2020 tergolong kategori baik, sedangkan Return On Equity menunjukkan bahwa pada tahun 2018 – 2020 tergolong dalam kategori cukup baik
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
“ ANALISIS KINERJA KEUANGAN MENGGUNAKAN RASIO KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PT.INDOFOOD SUKSES MAKMUR,TBK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PADA PERIODE 2019 – 2021” . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan dari perusahan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yakni salah satunya PT.Indofood Sukses Makmur,Tbk dengan menggunakan rasio Likuiditas, rasio Solvabilitas dan rasio Profitabilitas. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan PT.Indofood Sukses Makmur,Tbk. Adapun sampel dalam penelitian yakni laporan keuangan dari PT.Indoofood CBP Sukses Makmur,Tbk yang telah terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia yang mencantumkan laporan keuangan tahunan atau mengungkapkan kinerja sosialnya pada tahun 2019 – 2021. Metode dalam pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, yakni teknik pengumpulan dengan menghimpun dan menganalisis dokumen – dokumen, baik dokumen tertulis, gambar, maupun elektronik melalui laporan keuangan yang di dapat langsung dari situs resmi BEI (https://www.idx.co.id/). Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif. Metode analisis data yakni analisis rasio keuangan yang terdiri dari empat indicator yaitu, rasio lancar(CR), rasio utang terhadap asset(DER), hasil pengembalian atas asset(ROA), dan hasil pengembalian atas ekuitas(ROE). Hasil penelitian ini adalah Kinerja Keuangan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dilihat dari Rasio Likuiditas menunjukan bahwa current ratio pada tahun 2019 sebesar 253,56%, tahun 2020 current ratio mengalami penurunan sebesar 27,8% sehingga menjadi 225,76% dan pada tahun 2021 current ratio mengalami penurunan sebesar 45,85% sehingga menjadi 179,91%. Adapun kinerja keuangan perusahaan PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk dilihat dari rasio Solvabilitas menunjukan bahwa Debt to equity ratio pada tahun 2019 sebesar 45,13%, tahun 2020 mengalami kenaikan sebesar 60,73% sehingga menjadi 105,86% dan pada tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar 9,88% sehingga menjadi 115,74%. Kinerja Keuangan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dilihat dari Rasio profitabilitas menunjukan Return On Assets tahun 2019 sebesar 13,84%, tahun 2019 mengalami penurunan sebesar 6,68% sehingga menjadi 7,16%, dan pada tahun 2021 mengalami penurunan sebesar 0,47% sehingga menjadi 6,69%, sedangkan Return On Equity tahun 2019 sebesar 20,09%, tahun 2020 mengalami penurunan sebesar 5,35% sehingga menjadi 14,74% , dan pada tahun 2021 mengalami penurunan sebesar 0,31% sehingga menjadi 14,43%. Hasil analisis dapat diihat bahwa kinerja keuangan perusahaan dari tingkat rasio likuiditas diketahui bahwa nilai Current Ratio PT.Indofood CBP Sukses Makmur,Tbk pada tahun 2019 – 2021 mengalami kenaikan dan juga penurunan, sebab pada tahun 2019 current ratio sebesar 253,56%, tahun 2020 mengalami kenaikan menjadi 225,76%, sedangkan pada tahun 2021 mengalami penurunan menjadi 179,91%, sehingga Rata – rata current ratio sebesar 206,01% dan dikatakan sangat baik karena berada di angka standar penilaian kinerja keuangan yakni di atas 200%. Dilihat dari rasio solvabilitas diketahui bahwa Debt to Equity dari PT.Indofood CBP Sukses Makmur,Tbk dari tahun 2019 – 2021. Pada tahun 2019 rasio hutang terhadap aktiva sebesar 45,13% , pada tahun 2020 sebesar 105,86% dan pada tahun 2021 rasio hutang terhadap aktiva sebesar 115,74%, sehingga rata – rata Debt to equity ratio sebesar 97,67% dan dikatakan baik karena berada di antara 95% - 100% sesuai dengan angka pada standar penilaian kinerja keuangan. Dilihat dari rasio Profitabilitas dihitung dengan return on assets, pada tahun 2019 sebesar 13,84% , tahun 2020 mengalami penurunan menjadi 7,16% dan pada tahun 2021 mengalami penurunan menjadi 6,69%, sehingga dapat dikatakan bahwa kemampuan perusahaan dari tahun 2019 – 2021 dilihat dari return on assets masih dikategorikan kurang baik karena berada dibawah 25% sesuai dengan angka pada standar penilaian kinerja keuangan. Dapat dilihat juga bahwa nilai return on equity PT.Indofood CBP Sukses Makmur,Tbk pada tahun 2019 sebesar 20,09%, Pada tahun 2020 mengalami penurunan menjadi 14,74% dan tahun 2021 kembali mengalami penurunan menjadi 14,43%, sehingga dikatakan bahwa kemampuan perusahaan dari tahun 2019 – 2021 dilihat dari return on equity tidak baik karena berada dibawah 25% sesuai dengan angka pada standar penilaian kinerja keuangan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI
SIMPAN PINJAM CU SERVIAM PENFUI KOTA KUPANG
Oleh :
Margaretha Irmainda Nabut
Nim : 18410286
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan pada Koperasi Simpan Pinjam Cu Serviam Penfui Kota Kupang.subyek dalam penelitian ini adalah pengurus koperasi dengan laporan keuangan sebagai obyek penelitian. Penelitian ini bertujuan
mengetahui kinerja keuangan Koperasi Simpan Pinjam Cu Serviam Penfui Kota Kupang tahun2018 sampai 2020 berdasarkan rasio keuangan yang terdiri dari rasio liquiditas rasio solvabilitas, rasio rentabilitas, rasio profitabilitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan teknik pengumpulan yang digunakan menggunakan teknik dokumentasi.teknik analisis data menggunakan deskriptif dengan rumus : current ratio,debt to asset,return on invesment, dan return on equity.Rasio likuiditas menurut Fred Westondalam Kasmir (2016:110), merupakan rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek.
Menurut Kasmir (2016:151), bahwa‘Rasio Solvabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan yang dibiayai dengan utang.
Rasio rentabilitas adalah hasil akhir dari serangkaian kebijakan dan keputusanyang dibuat oleh sebuah perusahaan. Sementara rasio lain dapat memberikan petunjuk yang berguna dalam mengevaluasi kinerja perusahaan,Rasio pendapatan menunjukkan dampak kumulatif dari likuiditas,dan solvabilitas . Menurut Kasmir (2016:196),bahwa:“rasio profitabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa Kinerja keuangan berdasarkan (1) Rasio liquiditas pada tahun 2018 current ratio sebesar 124,22% dengan kriteria “kurang baik” .pada tahun 2019 perolehan current ratio mengalami peningkatan sebesar 124,90% dengan kriteria “kurang baik” .peningkatan ini disebabkan oleh karena setiap tahun jumlah total aktiva dan hutang lancar semakin meningkat.pada tahun 2020 perolehan current ratio mengalami peningkatan sebesar 126,76% dengan kriteria “ kurang baik”peningkatan ini disebabkan karena setiap tahun jumlah total aktiva dan hutang lancar semakin meningkat.(2) rasio solvabiitas pada tahun 2018 sebeesar 80,50 engan kriteria buruk .pada tahun 2019 debt to asset sebeesar 80,06% dengan kriteria buruk kemudian pada tahun 2020 debt to asset sebesar 78.88% dengan kriteria buruk.(3) rasio rentabilitas pada tahun 2018 return on invesment sebesar 1.30 dengan kriteria sangat baik dan pada tahun 2019 return on invesment sebesar 1,27% dengan kriteria sangat baik kemudian pada tahun 2020 return invesment sebesar 1,15%.Berdasarkan analisis yang dilakukan ,kinerja keuangan koperasi simpan pinjam cu serviam penfui kota kupang bernilai 25 dengan kriteria sangat baik.(4) rasio profitabilitas pada tahun 2018 return on equity yang di peroleh sebesar 7,17% dengan kritria kurang baik .pada tahun 2019 retirn on equity yang diperoleh sebesar 6,86% dengan kriteria kurang baik dan pada tahun 2020 return on equity yang diperoleh sebesar 6,40% dengan kriteria kurang baik juga.
Berdasarkan hasil penelitian , pada tahun 2018 nilai koperasi yang dihitung berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan UKM Nomor:06/Per/K.KUKM/V/2006 Tentang Pedoman Penilaian Koperasi Berprestasi/Koperasi Simpan Pinjam Cu Serviam Penfui Kota Kupang memperoleh nilai sebesar 25 dengan
kriteria sangat baik,pada tahun 2019 nilai koperasi sebesar 25 dengan kriteria kurang baik dan pada tahun 2020 juga nilai koperasi yang diperoleh sebesar 25 dengan kriteria kurang baik.
Kata kunci : kinerja keuangan koprasi,rasio liquiditas, rasio solvabilitas, rasio rentabil
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH RASIO LIKUIDITAS, RASIO LEVERAGE, RASIO MANAJEMEN ASET TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR LOGAM DAN SEJENISNYA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2021
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio likuiditas, rasio leverage, rasio manajemen aset terhadap financial distress. Penelitian ini dilaksanakan pada perusahaan manufaktur sub sektor logam dan sejenisnya pada Bursa Efek Indonesia. Periode selama 5 (lima) tahun yaitu dari tahun 2017-2021. variabel dalam penelitian ini yaitu rasio likuiditas, rasio leverage, rasio manajemen aset. Variabel dependen yaitu financial distress. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel likuiditas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap financial distress dan variabel leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress. Variabel manajemen aset berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap financial distress. Kemampuan prediksi dari variabel likuiditas, leverage, manajemen aset terhadap financial distress sebesar 60,1%yang ditunjukan oleh besarnya adjust R square 0,601 sedangkan sisanya 4,1% di pengaruhi faktor lainnya tidak dimasukan kedalam model peelitian ini.
Rasio likuiditas berpengaruh positif sebesar 1,827 dan tidak signifikan terhadap financial distress. Rasio leverage berpengaruh positif sebesar 39,595 dan signifikan terhadap financial distress. Rasio manajemen aset berpengaruh negatif sebesar -18,309 dan tidak signifikan terhadap financial distress.
Financial distress merupakan adanya serangkaian kesalahan, pengambilan keputusan yang tidak tepat, serta tidak adanya atau kurangnya upaya pengawasan kondisis keuangan sehingga pengguna keuangan tidak sesuai dengan keperluan. Likuiditas adalah rasio keuangan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya, dengan menghubungkan jumlah kas dan aset lainnya dengan kewajiban jangka pendek. . Rasio leverage digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai dengan hutang. . Rasio ini menunjukan kewajaran harga saham aset dalam neraca sehingga harga saham aset tersebut sudah wajar dan tidak terlalu tinggi atau rendah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS)
(DI SMK HARANI TRANSFORMASI RINDI)
DESI TAMU INA MATALU, Tahun 2022, Analisis Akuntabilitas Dan Transparansi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Di Smk Harani Transformasi Rindi, Skripsi Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi. Di Bimbing Oleh Pembimbing I Ibu Mesry W. N Manafe, SE.,M. Sc dan Pembimbing II Ibu Helda M. Ala,.SE,M.Si
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui penerapan Akuntabilitas Dan Transparaansi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Di SMK Harani Transformasi Rindi. metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa Kuisioner dan Wawancara. Objek penelitian adalah SMK Harani Transformasi Rindi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Di SMK Harani Transformasi Rindi. Sudah berjalan cukup baik, yaitu adanya keterlibatan semua oknum yang berkepentingan mulai dari Dinas Pendidikan, Tim Manajemen Sekolah, Guru, Karyawan dan Komite sekolah dalam perencanaan, pelaksanaan daan Evaluasi anggaran. Fakta ini menunjukkan bahwa sekolah telah melakukan proses pembahasan anggaran secara terbuka sesuai dengan standar operasional prosedur pada masing-masing sekolah tersebut.
Berdasarkan kesimpulan dan implikasi teoritis di atas maka dapat dibuat beberapa saran yang berguna untuk penelitian selanjutnya: di sarankan untuk menambah variable lain yang diduga turut mempengaruhi kinerja pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah yang belum diteliti dalam penelitian ini, seperti partisipasi pengawasan oleh masyarakat dan pengawasan internal.
Kata Kunci : Akuntabilitas Dan Transparansi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional
Sekolah (BOS)
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kinerja Keuangan BKD Kabupaten Sumba Tengah tahun 2016-2019 dilihat dari : (1) Rasio kemandirian Keuangan Daerah, (2) Rasio Efektivitas PAD, (3) Rasio Efisiensi Keuangan Daerah, (4) Rasio Keserasian, dan (5) Rasio Pertumbuhan.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Badan Keangan Daerah (BKD) Kabupaten Sumba Tengah. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan rumus: Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Efisiensi Keuangan Daerah, Rasio Keserasian, dan Rasio Pertumbuhan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa Kinerja Keuangan BKD Kabupaten Sumba Tengah dilihat dari (1) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah pola hubungannya masih tergolong dalam pola hubungan instruktif karena rata-rata besarnya rasio ini sebesar 5,30% (2) Rasio Efektivitas PAD efektivitas kinerja keuangan Kabupaten Sumba Tengah tidak efektif karena rata-rata efektivitasnya masih di bawah 100% yaitu 89,16%. (3) Rasio Efisiensi Keuangan Daerah dapat dikatakan cukup efisien karena rata-rata efisiensi keuangan daerah Kabupaten Sumba Tengah sebesar 84,17% (4) Rasio Keserasian diketahui bahwa rata-rata belanja operasi daerah masih sangat tinggi yaitu 69,40% dibandingkan dengan rata-rata belanja modal sebesar 30,80% sehingga dapat dikatakan Pemerintah Daerah masih kurang memperhatikan pembangunan daerah. Rasio pertumbuhan kabupaten Sumba Tengah di katakan cukup baik di lihat dari rata-ratanya sebesar 9,16%