Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

EMILIANA LURUK BRIA

1 karya publik ditemukan.

ANALISIS DAMPAK KREDIT MIKRO DALAM PERKEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL (UMK) DI KECAMATAN MALAKA TENGAH KOTA BETUN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan usaha merupakan suatu bentuk usaha kepada usaha itu sendiri agar dapat berkembang menjadi lebih baik dan agar mencapai pada satu titik atau puncak menuju kesuksesan. Perkembangan dalam usaha dilakukan oleh usaha yang sudah mulai dan terlihat ada kemungkinan untuk lebih maju lagi. Perkembangan usaha dapat diukur dengan melihat pertumbuhan penjualan, bertambahnya karyawan, peningkatan laba, dan peningkatan nilai asset. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif. Alat analisis yang digunakan adalah rasio keuntungan. Objek dalam penelitian ini adalah 10 orang pedagang di pasar Beiabuk Kota Betun. Sumber data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh langsung dari narasumber dan data sekunder yang diperoleh dari hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa kredit mikro memiliki dampak yang efektif dalam perkembangan usaha. Hal ini dibuktikan dari hasil analsis penelitian oleh Maxi Andreas Taneo memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 10.000.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 15.000.000. Lalu usahanya berkembang sehingga terjadi peningakatan pendapatan sebesar 20.850.000 (39,43%). Marselinus Roma memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 5.000.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 10.000.000. Lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 6.000.000 (16,68%). Adelia memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 3.000.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 5.000.000. Lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 2.100.000 (10,74%). Darna Haviza memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 10.000.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 20.000.000. lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 8.350.000 (20,29%). Nurhalima memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 3.000.000 kemudia melakukan kredit sebesar Rp. 5.000.000. Lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pedapatan sebesar 2.900.000. (17,6%). Ivonia memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 3.000.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 5.000.000. Lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 6.900.000 (42,71%). Kemudian 4 orang pelaku usaha yang memulai usaha dengan modal kredit juga mengatakan bahwa kredit mikro sangat mmbantu perekonomian keluarga. Berdasarkan hasil peneltian dan analisis data penulis menarik kesimpulan bahwa dengan adanya pemberian kredit kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berdampak efektif dalam perkembagan usaha. Hal ini ditinjau dari perbedaan variabel modal dan pendapatan yang mengelami peningkatan setalah menerima kredit mikro.