ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI 1. Judul penelitian ini adalah “Deskripsi Tentang Motif, Modus Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana penyelundupan pakaian bekas”.Permasalahan yang diangkat oleh penelitian ini adalah” a. Bagaimana motif pelaku tindak pidana penyelundupan pakaian bekas. b. Bagaimana modus pelaku tindak pidana penyelundupan pakaian bekas.c. Bagaimana akibat hukum Terjadinya Tindak Pidana penyelundupan pakaian bekas.2.Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: a.untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana penyelundupan pakaian bekas.b.untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana penyelundupan pakian bekas.c.untuk mengetahui akibat hukum bagi pelaku dan barang bukti tindak pidana penyelundupan pakaian bekas.3.Sifat dan Jenis Penelitian a.Sifat Penelitian, Penelitian ini bersifat deskriptif dan hasil penelitian adalah.1.Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi, atau yang menjadi sebab perubahan dari adanya suatu variabel dependen (terkait), Dalam penelitian ini motif, modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana penyelundupan pakaian bekas terhadap pelaku dan barang bukti.2, Variabel terkait yaitu variabel yang tergantung pada variabel bebas. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel tersebut adalah putusan pengadilan tentang tidak pidana penyelundupan pakaian bekas. 2. Berdasarkan hasil penelitian, maka yang menjadi motif, modus, dan akibat hukum terhadap pelaku dan barang bukti tindak pidana penyelundupan Pakaian Bekas Adalah: 1. Motif terjadinyatindak pidana penyelundupan pakaian bekas adalah.a.Untuk mendapatkan keuntungan.b.Karena ada permintaan konsumen.2.Modus terjadinya tindak pidana penyelundupan pakaian bekas adalah.a.Terdakwa mendapat tawaran.b.Terdakwa memuat pakaian bekas dengan menggunakan kapal.3.akibat hukum bagi pelaku tindak pidana penyelundupan pakaian bekasadalah.a. Pelaku ditahan b.Pelaku dipidana penjara c.Pelaku dikenakan denda.d.Pelaku dikenkana menanggung biaya perkara.e.akibat hukum Terhadap barang bukti yaitu barang bukti Dirampas untuk dimusnakan. kata kunci: Motif, Modus Akibat Hukum, Penyelundupan Pakaian Bekas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK “KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN PAKU (Pteridophyta) DI KAWASAN AIR TERJUN OESUSU KABUPATEN KUPANG” Zacharia, J)* Ballo, A)** Nge, S. T)** Tumbuhan paku merupakan tumbuhan kromus berspora yang memiliki karakteristik berupa daun muda yang menggulung seperti gagang biola. Tumbuhan paku dapat dimanfaatkan untuk kesejatraan makhluk hidup, yaitu bahan pangan, obat-obatan maupun tanaman hias. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis dan indeks keanekaragaman tumbuhan paku yang terdapat di kawasan air terjun Oesusu Kabupaten Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah purpose sampling melalui tahapan identifikasi. Metode yang digunakan metode jelajah (cruise method). Analisis data dengan menghitung indeks keanekaragaman, kerapatan relatif dan kelimpahan. Jenis tumbuhan paku yang ditemukan di kawasan air terjun Oesusu Kecamatan Takari Kabupaten Kupang terdapat 9 jenis tumbuhan paku yaitu Dryopteris sparsa, Pteris vittata, Pteris cadieri, Adiantum trapeziforme, Platycerium bifurcatum, Rumohra adiantiformis, Nephrolepis sp, Nephrolepis biserrata, pneumatopteris pennigera. Nilai indeks keanekaragaman (H’) tumbuhan paku masuk dalam kategori sedang yaitu 1,6043, nilai kerapatan relatif (Rdi) masuk dalam kategori rendah 1,6917 dan nilai kelimpahan tumbuhan paku kategori tertinggi yaitu 0,0084 dan terendah 0,0001. Demikian dapat disimpulkan bahwa tumbuhan paku yang ditemukan di kawasan air terjun Oesusu yaitu 9 jenis, 5 jenis teresterial dan 4 jenis epifit. Parameter lingkungan jenis-jenis tumbuhan paku di kawasan air terjun Oesusu berdasarkan suhu, kelembaban dan intensitas cahaya. Berdasarkan kelembaban udara tergolong tinggi, berdasarkan suhu tergolong sedang hingga dingin dan berdasarkan intensitas cahaya tergolong sedang. Kata Kunci : Keanekaragaman, Jenis Tumbuhan Paku Keterangan : * ) Peneliti ** ) Pembimbing ABSTRACT “DIVERSITY OF FERNS (Pteridophyta) IN THE OESUSU WATERFALL AREA KUPANG DISTRICT’’ Zacharia, J)* Ballo, A)** Nge, S. T)** Ferns are spore chorus plants that have the characteristics of young leaves that curl like a violin handle. Ferns can be used for the welfare of living things, namely food, medicine, and ornamental plants. The purpose of this study was to determine the types and diversity index of ferns found in the Oesusu Waterfall area, Kupang Regency. The data collection technique used in this study was purposive sampling through the identification stage. The method used is the cruise method. Data analysis by calculating diversity index, relative density, and abundance. There are 9 types of ferns found in the Oesusu waterfall area, Takari District, Kupang Regency, namely: Dryopteris sparsa, Pteris vittata, Pteris cadieri, Adiantum trapeziforme, Platycerium bifurcatum, Rumohra adiantiformis, Nephrolepis Sp, Nephrolepis biserrata, pneumatopteris pennigera. The diversity index (H') value of ferns is in the medium category, namely 1.6043, the relative density value (Rdi) is in the low category, 1.6917 and the highest abundance value of ferns is 0.0084 and the lowest is 0.0001. Thus it can be concluded that the ferns found in the Oesusu waterfall area are 9 species, 5 terrestrial species, and 4 epiphyte species. The environmental parameters of fern species in the Oesusu waterfall area are based on temperature, humidity, and light intensity. Based on air humidity it is classified as high, based on temperature it is classified as moderate to cold and based on light intensity it is classified as moderate. Keywords: Diversity, Types of Ferns Information : * ) Researchers ** ) Advisor
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pandemi Covid-19 di Indonesia membuat pemerintah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) melalui peraturan yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan (2020) dalam rangka pencegahan penularan Covid-19 di Indonesia. penerapan PSBB berdampak pada menurunnya perekonomian terutama pada swasta maupun masyarakat yang penghasilannya bersifat harian lepas, bahkan tidak sedikit pelaku usaha yang menutup usahanya.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui kuisioner yaitu dengan memberi pertanyaan tertulis kepada responden.
Mulai tahun 2013, wilayah kerja Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kupang mengalami perubahan sehingga meliputi empat wilayah yaitu Kabupaten Kupang dan Kota Kupang (di Pulau Timor), Kabupaten Alor (di Pulau Alor), Kabupaten Rote (di Pulau Rote), dan Kabupaten Sabu Raijua (di Pulau Sabu).
Melalui hasil analisis regresi linear berganda, diketahui bahwa adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel insentif pajak, digitalisasi pajak dan kepercayaan kepada pemerintah terhadap penanganan dampak Covid-19 bagi UMKM pada KPP Pratama Kupang yaitu sebesar 43,9% sementara sisanya 46,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak diteliti. Melalui hasil juga dapat diketahui bahwa ada hubungan yang positif antara variabel X dan variabel Y. Untuk lebih jelasnya dijelsakan sebagai berikut;
Kebijakan insentif pajak mempunyai dampak yang signifikan terhadap penanganan dampak Covid-19 bagi UMKM. Hal ini dibuktikan dengan taraf signifikan pada hasil pengujian yang menunjukan bahwa nilai signifikansi dari variabel kebijakan insentif pajak (X1) adalah 0,00<0,05 atau 4,259>2,616 sehingga menunjukan bahwa kebijakan insentif pajak (X1) berpengaruh terhadap penanganan dampak Covid-19 bagi UMKM.
Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rulyanti Susi (2018), bahwa Kebijakan insentif pajak Covid-19 berpengaruh positif terhadap dampak penanganan dampak Covid-19 bagi UMKM. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa pelaku UMKM yang terdaftar di KPP Pratama Bangka dan telah memanfaatkan insentif pajak cukup mengapresiasi kebijakan insentif pajak yang tertuang dalam PMK No. 86 Tahun 2020 karena kebijakan insentif pajak ini membantu pelaku UMKM untuk dapat bertahan di situasi pandemi Covid-19 dan di sisi lain tetap dapat melaksanakan kewajiban perpajakan nya. Selain itu kas yang seharusnya dipersiapkan untuk membayar pajak dapat dialihkan untuk mengembangkan usaha, seperti dengan membuat atau mengembangkan produk baru.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Digitalisasi Pajak (X2) mempunyai dampak yang signifikan terhadap penanganan dampak Covid-19 bagi UMKM. Hal ini dibuktikan dengan taraf signifikan pada hasil pengujian yang menunjukan bahwa nilai signifikansi dari variabel digitalisasi pajak (X2) adalah 0,00<0,05 atau 5,141>2,616 sehingga menunjukan bahwa digitalisasi pajak (X2) berpengaruh terhadap penanganan dampak Covid-19 bagi UMKM.
Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Dhiwa Tifa Anggraini, (2022). Hasil penelitiannya menunjukan bahwa variabel digitalisasi pajak memiliki nilai t hitung 3,889 > t tabel 1,665 dengan nilai signifikansebesar 0,000 < 0,05. Sehingga variabel digitalisasi pajak berpengaruh signifikan terhadap penanganan dampak Covd-19.
Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rulyanti Susi (2018) bahwa Kepercayaan kepada pemerintah memiliki pengaruh positif terhadap penanganan dampak Covid-19. Hal ini mengindikasikan bahwa wajib pajak memberikan respon yang positif terhadap insentif pajak yang diberlakukan selama pandemi Covid-19 dan mempercayai kebijakan pemerintah tersebut dalam penanganan dampak Covid-19.
Selain itu penelitian yang dilakukan oleh oleh Dhiwa Tifa Anggraini, (2022) bahwa variabel kepercayaan kepada pemerintah memiliki nilai t hitung t tabel 1,665<6,168 dengan nilai signifikan sebesar 0,000> 0,05. Sehingga variabel kepercayaan kepada pemerintah t berpengaruh signifikan terhadap penanganan dampak Covid-19.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR MENGONTROL SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS IV DI SD GMIT AIRNONA 1 KUPANG
Marthinus Loe1*, Ramona M. Mae2, Andry Sinlaeloe3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Bedasarkan hasil pengamatan peneliti selama mengajar di kelas IV SD GMIT Airnona 1 Kupang ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran. Permasalahan tersebut adalah sebagai berikut (1) kurangnya motivasi siswa dalam belajar penjasorkes dengan materi sepak bola, (2) metode pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang efektif untuk memotivasi siswa, (3) rendahnya siswa dalam melakukan teknik mengontrol sepak bola.
Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pembelajaran Teknik Dasar Mengontrol Bola Kaki Pada Siswa Kelas IV di SD GMIT Airnona 1 Kupang.
Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dan hasil penelitian tentang Pembelajaran mengontrol sepak bola seperti yang dikemukan oleh guru penjasorkes bahwa dalam proses pembelajaran guru melakukan refleksi, benahi dan mempunyai rencana supaya peserta didik aktif dalam pembelajaran, agar kelas tetap kondusif saat pembelajaran berlangsung, guru juga harus tegas dalam pembinaan pada saat mengajar. Jika peserta didik kesulitan dalam pembelajaran kontrol bola, maka tugas guru adalah untuk membimbing, memberi motivasi dan memberi dorongan. Apabila pada awal pembelajaran siswa tidak dapat melakukan kontrol bola dengan baik maka harus dilakukan gerakan atau praktek secara berulang-ulang kali sehingga mereka paham dan mengerti dalam melakukan kontrol bola. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran teknik mengontrol sepak bola di SD GMIT Airnona 1 Kupang berlangsung dengan baik dan siswa menjadi aktif dan kreatif.
Simpulan: Peneliti disimpulkan bahwa Data hasil Tinjauan pembelajaran teknik mengontrol sepak bola pada siswa kelas IV SD GMIT Airnona 1 Kupang masih kurang efektif karena masih terdapat beberapa hambatan yang dihadapi dalam proses pembelajaran berlangsung dikarenakan ada beberapa siswa yang belum bisa melakukan kontrol bola dengan baik.
Kata kunci: Pembelajaran, teknik dasar, mengontrol sepak bola.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PERAN PELATIH DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI PEMAIN
SEPAKBOLA KLUB CAMAR
Oberdominto Meimau1*
, Andreas Lumba2
, Yahya Palinata3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Pada Klub sepakbola, pelatih adalah orang yang bertanggung
jawab memilih komposisi pemain, menentukan taktik dan memberikan motivasi
kepada para pemain. Motivasi adalah suatu dorongan yang menyebabkan
seseorang melakukan suatu perbuatan untuk mencapai tujuan tertentu. Oleh sebab
itu sangat diperlukan peran pelatih dalam meningkatkan motivasi pemain
sepakbola.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui peran pelatih dalam meningkatkan
motivasi pemain sepakbola Klub Camar.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis
penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah
pengamatan, wawancara dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pelatih Klub Camar
menjalankan perannya yaitu menyusun program latihan, membimbing pemain
untuk meningkatkan kemampuan fisik, kekuatan otot, melatih kemampuan teknik
dan menganalisis kekuatan lawan. Peran ini dijalankan untuk meningkatkan
motivasi pemain sepakbola Klubnya. Bentuk motivasi yang diberikan dalam
bentuk teguran, arahan, dan kompetisi. Dengan peran pelatih yang demikian dapat
dilihat motivasi pemain sepakbola Klub Camar terus meningkat.
Simpulan: Kesimpulan yang diambil dari hasil penelitian ini adalah pelatih Klub
Camar telah menjalankan tugas dan perannya dalam meningkatkan motivasi
pemain. Bentuk motivasi yang diberikan dalam bentuk teguran, arahan, dan
kompetisi.
Katakunci: Peran pelatih; motivasi; sepakbola
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Dalam penelitian ini adalah belum diketahui kondisi emosional siswa dalam mengikuti pembelajaran penjasorkes materi sepak bola kelas VIII di SMP Angkasa Kota Kupang.
Tujuan penelitian: Sehubungan dengan masalah yang akan dibahas, maka adapun tujuan penyusunan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran sepak bola pada siswa kelas VII di SMP Angkasa Kota Kupang.
Metode penelitian: Dalam penelitian ini motode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian wawancara dan dokumentsi Dalam pembelajaran sepak bola mengenai kondsisi emosional pada siswa kelas VII di SMP Angkasa Kota Kupang yang digunakan oleh guru penjas, ini siswa dituntut untuk lebih bekerjasama dengan kelompok, mencari ide-ide sendiri dengan kelompok, serta memberikan semangat terhadap kawan dalam kelompok.Siswa terlihat senang dan suka mengikuti pembelajaran sepak bola dengan, walaupun dengan banyak keterbatasan dalam pembelajaran sepak bola tersebut tetapi tidak mengurangi semangat mereka untuk melakukan pembelajaran sepak bola oleh karena itu guru penjasorkes perlu untuk mengetahui kondisi emosional siswa.
Simpulan: kondisi emosional siswa perlu di perhatikan agar dapat Mengembangkan kemampuan gerak siswa yang patut diperhatikan dalam pembelajaran penjasorkes materi sepak bola adalah tentang teknik dasar memerlukan kecepatan dan konsentrasi dan kordinasi yang baik maka siswa-siswi yang tadinya tidak mampu menjadi mampu dalam melakukan gerakan teknik tesebut dengang baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PROSES PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR PERMAINAN SEPAK DI SEKOLAH DASAR MASEHI KAREKA NDUKU
Yohanis Umbu Pati1*, Agustinus Jacob Nafie2, Ramona M. Mae3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
Email. [email protected]
Latarbelakang: Permainan sepak bola adalah salah satu permainan Yang telah merakyat di Indonesia dan di gemari oleh masyarakat baik dari usia dini, dewasa dan bakan usia tua. Dan dari itu maka dapat di teliti tentang proses pembelajaran teknik dasar permainan sepak bola
Tujuan penelitian: Meletakan landasan karakter moral yang kuat melalui internalisasi nilai dalam pendidikan jasmani. Serta membangun landasan kepribadian yang kuat, sikap cinta damai, sikap sosial dan toleransi dalam konteks kemajemukan budaya, dan agama.
Metode penelitian:Pendekatan yang dapat di gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Yang mencari informasi yang diangkat untuk menyangkut permainan sepak bola.
Hasil dan pembahasan:Hasil dalam penelitian ini dapat berupa wawancara bersama guru dan siswa yang dalam belajar tentang proses pembelajaran teknik dasar permainan sepak bola yang membahas tentang ketrampilan dalam memahami apa arti dari sepak bola dan juga teknik dasarnya.
Simpulan: Dalam simpulan yang dapat dikatakan yakni memberikan motivasi belajar untuk siswa mengenai pembelajaran teknik dasar permainan sepak bola dan terlebikususnya bidang olahraga.
Katakunci: Teknik dasar permainan sepak bola
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini membahas tentang Dampak Kepribadian Annak Remaja mengkonsumsi minuman keras di Desa Tuapukan RT/RW101/005. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dampak kepribadian anak remja mengkonsumsi minuman keras di Desa Tuapukan pada RT 010/RW005. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, sedangkan alat pengumpulan data adalah panduan observasi, panduan wawancara, dan buku catatan dan arsif-arsif. Teknik analisis data menggunakan teori dari Sugiyono (2009:91) yaitu data reduction, data display, dan conclution/ verification. Hasil penelitian. Setelah Peneliti mengadakan Sosialisasi dan bimbingan,sebagian remaja Desa Tuapukan yang sebelumnya memiliki kepribadian rusak mengambil keputusan untuk mengurangi mengkonsumsi minuman keras, dan sebagian remaja lainnya memilih untuk tidak lagi mengkonsumsi minuman keras. Ketaatan Remaja Desa Tuapukan terhadap mengkonsumsi minuman keras meningkat karena sudah diterapkan peraturan dan sanksi dari Aparat Desa.Berdasarkan hasil analisis data dan kesimpulan pada bab pembahasan maka penulis mengajukan saran-saran sebagai berikut : Untuk remaja peniliti menyarankan sebaiknya mengurangi pergaulan dengan teman peminum atau berhenti mengkonsumsi minuman keras, Pentingya peran orang tua dan pihak pemerintah setempat di RT 010 RW 005 desa Tuapukan juga harus berperan dalam mengatasi bahaya dan dampak mengkonsumsi minuman keras pada remaja seperti membuat aturan jam kumpul malam
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Virus corona atau disebut covid-19 merupakan virus yang menyerang saluran pernapasan,virus ini muncul pertama kali di Wuhan ibukota provinsi Hubel China pada Desember 2019.Wabah covid-19 menyebar sangat cepat dan telah menyebabkan jutaan orang diseluruh dunia terimfeksi.wabah ini tidak hanya berpengaruh pada kesehatan saja tetapi juga telah berdampak pada kegiatan perekonomian global.Dampak covid-19 dikhawatirkan dapat menyebabkan terjadinya resesi,menurut Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan bahwa krisis ekonomi yang terjadi akibat dari covid1-19 akan lebih parah jika dibandingkan ketika krisis ekonomi di tahun 2008 (Atmoko, 2020). Dampak ini tentunya juga dirasakan pada pasar keuangan global. Tren harga pasar Nikkei mengalami gejolak harga saham dan sebagian besar merupakan tren penurunan sejak merebaknya COVID-19 (Sansa, 2020).
Adanya pandemi COVID-19 telah menyebabkan pasar menjadi negatif dikarenakan rendahnya penilaian dari investor (Nasution et al., 2020). Virus Corona menyebabkan dampak yang parah terhadap pasar modal, dan mempengaruhi keputusan investasi para investor sehingga bursa saham global melemah (Burhanuddin & Abdi, 2020). Fluktuasi Pasar saham China memiliki efek spill-over pada negara lain karena luasnya dan saling ketergantungan di antara ekonomi kontemporer (He et al., 2020).
Judul penelitian ini adalah “Dampak COVID-19 Terhadap Harga Saham Sebelum Dan Sesudah di umumkanya kasus Covid 19 Pada PT Bank Rakyat Indonesia Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia”. Permasalah dalam penelitian ini adalah analisis dampak Covid 19 terhadap harga saham Sebelum Dan Sesudah di umumkanya kasus Covid 19 Pada PT Bank Rakyat Indonesia Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak Covid 19 terhadap harga saham sebelum dan sesudah diumumkannya Covid 19 Pada PT Bank Rakyat Indonesia Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia”. Menurut Hermuningsih (2012:78) saham merupakan salah satu surat berharga yang diperdagangkan dipasar modal yang bersifat kepemilikan. Saham juga adalah merupakan tanda penyertaan modal seseorang atau badan usaha dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Sedangkan menurut Martalena danMalinda (2011:55) saham merupakan salah satu instrumen pasar keuangan yang paling popular. Menurut Jogiyanto (2008:167 dalam Hutapea 2017) harga saham adalah harga suatu saham yang terjadi di pasar bursa pada saat tertentu yang ditentukan oleh pelaku pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran saham yang bersangkutan di pasar modal. Harga saham artinya nilai dari saham itu sendiri. Pemegang saham akan menerima pengembalian atas modalnya berupa dividen dan capital gain.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis lanjutan. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa dampak covid 19 berpengaruh signifikan terhadap harga saham sebelum dan sesudah diumumkannya Covid 19 Pada PT Bank Rakyat Indonesia Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dana Desa merupakan dana yang bersumber dari APBD yang diperuntukan bagi desa, yang ditransfer melalui anggaran belanja daerah kabupaten. Dana ini digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintah, pelaksaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat desa. Pembangunan adalah suatu proses perubahan pembangunan daerah, ini menyangkut pebangunan Masyarakat secara keseluruhan sehinga dari program Dana Desa ini pemerintah berharap masyarakat ikut serta dan saling bersosialisasi satu sama lain bergotong royong menuju perubahan yang lebih baik dari sebelumnya dan masyarakat ikut terlibat langsung dalam pembangunan untuk dapat bersaing. Dalam membahas dan mengkaji lebih lanjut, maka peneliti merumuskan masalah dalam penelitian ini dengan judul Dampak Dana Desa Dalam Pembangunan Desa di Desa Baumata Utara Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang. Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui pelaksanaan dan pemanfaatan dana desa untuk pembangunan di Desa Baumata Utara Kecamatan Taebenu Kabupateen Kupang. Untuk mengetahui apa yang menjadi pokok permasalahan dari kendala-kendala dalampelaksanaan dan pemanfaatan dana desa dalam pembangunan di Desa Baumata Utara Kecamatan Taebenu Kabupateen Kupang. Pada tahapan ini peneliti menggunakan analisis yang bersifat deskriptif kualitatif. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menyajikan data menyimpulkan hingga menarik kesimpulan yang didalamnya akan mendiskripsikan secara lengkap, konsep variabel atau variable yang diuji yakni penggunaan dana desa terhadap pembangunan desa di Desa Baumata Utara Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang. Pelaksanaan Dana Desa untuk pembangunan di Desa Baumata Utara selama empat tahun terakhir dari 2017-2020 terlaksanan dengan baik karna setiap program yang direncanakan hampir semua terrealisasi 100% yang artinya pelaksanaan Dana Desa dalam Pembangunan di Desa Baumata Utara berjalan efektif. Pemanfaatan Dana Desa dalam pembangunan di Desa Baumata Utara sangat berpengaruh untuk masyarakat karna dengan adanya pembangunan yang yang dilaksanakan terealisasi dengan baik dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat. Dalam pembangunan desa di Desa Baumata Utara terdapat pula kendala-kendala yang dialami yaitu: Kualitas Sumber Daya Manusia yang terbatas sehingga menimbulkan dampak negative, Keterlambatan Pencairan Alokasi Dana Desa sehingga berpengaruh dalam perkembangan pembangunan, Kenaikan Harga Barang dan Jasa Yang Tidak Stabil
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAAN TENTANG PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 NEKAMESE
Frengki Hoinbala1*, Agustinus J. Nafie 2, Melvianus Selan 3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
Email. [email protected]
Latar belakang: Pembelajaran merupakan setiap upaya yang sengaja dilakukan oleh guru yang dapat menyebabkan siswa melakukan kegiatan belajar (Sudjana dan Sugihartono dalam Saefudin dan Berdiati, 2014: 80). Menurut Degeng (Wena, 2016:). Pembelajaran berarti upaya membelajarkan siswa.
Tujuan penelitian: Sesuai dengan rumusan masalah di atas, maka tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pembelajaran Teknik Dasar Permainan Sepak Bola Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Nekamese.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatif
Hasil dan pembahasan: Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan Guru, dan Siswa-Siswi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification Hasil dan pembahasan guru penjasorkes terhadap proses pembelajaran teknik dasar permainan sepak bola pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Nekamese berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran memberikan manfaat dalam upaya meningkatkan ilmu pengetahuan dan wawasan bagi siswa-siswi SMP Negeri 5 Nekamese mengenai pembelajaran tentang teknik permainan sepak bola.
Simpulan: Mengembangkan kemampuan gerak siswa yang patut diperhatikan adalah teknik dasar mengontrol bola kaki yang meliputi beberapa teknik yaitu, mengontrol bola menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, punggung kaki, telapak kaki, paha dan dada yang harus di perhatikan karena teknik memerlukan kecepatan dan konsentrasi dan kordinasi yang baik maka siswa-siswi yang tadinya tidak mampu menjadi mampu dalam melakukan gerakan teknik tesebut dengang baik.
Kata kunci: Pembelajaran Sepak Bola Kelas VII, SMP Negeri 5 Nekamese.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini didasari karena adanya pandemic Covid-19 yang menyebabkan perekonomian Usaha Mikro Kecil Menengah mengalami penurunan pendapatan. Kondisi keuanagan UMKM Parawisata di Desa Nemberala selama pandemi covid-19 banyak yang mengalami keterpurukan dan hal mengancam keberlangsungan usaha UMKM Pawisata di Desa Nemberala. Pemerintah melalui PMK No. 86 tahun 2020 memberikan insentif pajak bagi UMKM yang terdampak covid-19 di perpanjang hingga bulan juni 2021 yang terdapat dalam PMK No.09/PMK/03/2021 Penelitian dengan judul “Analisis Dampak Covid-19 Dan Pemanfaatan Insentif Pajak Terhadap Keberlangsungan UMKM Parawisata Di Desa Nemberala“ bertujuan untuk mengetahui dampak covid-19 dan pemanfaatan insentif pajak terhadap keberlangsungan usaha pada UMKM Parawisata di Desa Nemberala. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh UMKM yang berada di Desa Nemberala dengan kriteria UMKM parawisata yang memanfaatkan insentif pajak dengan 15 responden. Teknik analisis data menggunakan dokumentansi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahw dampak dari covid-19 mengakibatkan kunjungan wisatawan menurun serta diberlakukannya PPKM membuat UMKM yang berada di Desa Nemberala yang merupakan UMKM sektor parawisata di Desa Nemberala mengalami kelumpuhan. Semakin lama pandemi covid-19 tidak tertangani oleh pemerintah sehingga berdampak pada keberlangsungan usaha UMKM Parawisata di Desa Nemberala. Selain itu, penelitian ini juga menunjukka bahwa pemanfaatn insentif pajak berpengaruh positif terhadap keberlangsungan usaha kuliner dan tenun ikat. Sedangkan pemanfaatan insentif pajak tidak berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha dagang. Kata kunci : Usaha Mikro kecil Menengah, Dampak Covid-19, Insentif Pajak, Keberlangsungan Usaha.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PEMBELAJARAN KONTROL BERPASANGAN DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW DI SMP NEGERI 6 KUPANG TENGAH SATAP Scifo Franklin Alfredo Stefanus1*, Jusuf Blegur2, Yohanis Boling3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pembelajaran merupakan setiap upaya yang dilakukan dengan sengaja oleh pendidik yang dapat menyebabkan peserta didik melakukan kegiatan belajar. Salah satu bentuk pembelajaran yang dilakukan di sekolah yakni permainan sepak takraw dan merupakan salah satu kecabangan olahraga yang terakomodir dalam kurikulum K13 pada sekolah menengah pertama. Pelaksanaan pembelajaran penjas khususnya pada materi pembelajaran kontrol berpasangan dalam permainan sepak takraw di SMP Negeri 6 Kupang Tengah Satap selama ini dilaksanakan dalam bentuk teori dan praktik, hal inilah yang mendorong peneliti untuk mau melihat secara langsung berkaitan dengan gerak kontrol berpasangan yang akan di praktikkan oleh siswa. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Pembelajaran Kontrol Berpasangan Dalam permainan Sepak Takraw di SMP Negeri 6 Kupang Tengah Satap. Metode penelitian: Deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian yang diperoleh yakni dalam pelaksanaan pembelajaran dilakukan terkadang tidak mengikuti tiga tahapan atau langkah-langkah dalam pembelajaran secara utuh sehingga membuat pembelajaran sepak takraw menjadi kurang efektif dan juga guru tidak memiliki variatif metode yang digunakan. Untuk pelaksanaan praktik sepak takraw tidak didukung dengan sarana prasarana yang memadai sehingga pembelajaran kontrol berpasangan dalam permainan sepak takraw lebih cenderung dilakasanakan secara teori didalam ruangan kelas dan pelaksanaan praktik barusan sekali dilaksanakan ketika peneliti melakaukan pengambilan data disekolah tersebut. Simpulan: Dari hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa proses pembelajaran sepak takraw di SMP Negeri 6 Kupang tengah Satap berjalan tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran. Kata kunci: Pembelajaran, Kontrol Berpasangan, Sepak Takraw
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STAD BERBANTUANHANDOUT BERBASIS TUMBUHAN PAKU CIRI KHAS NTT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI WEBRIAMATAKABUPATEN MALAKA
Seran, P.J.)* Manu, T.S.N.)** Nomleni,F.Th.)**
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran STAD berbantuan handout berbasis tumbuhan paku ciri khas NTT terhadap hasil belajar siswa di SMA Negeri Webriamata Kabupaten Malaka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian posttest-only control design. populasi dalam penelitian ini adalah siswa/siswi SMA Negeri Webriamata kelas IPA yang terdiri dari 2 kelas yaitu XI IPAa dan XI IPAb dengan jumlah siswa 44 siswa. sampel dalam penelitian ini adalah Kelas XI IPAa dengan jumlah siswa 20 siswa sebagai kelas ekperimen dan IPAb yang berjumlah 20 siswa sebagai kelas kontrol yang diambil dengan menggunakan teknik cluster sampling.Berdasarkan analisis data hasil penelitian dalam proses pembelajaran terdapat pengaruh hasil belajar siswa pada nilai kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Dimana kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran STAD berbantuan handout berbasis tumbuhan paku siswa memperoleh nilai lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah. Pengaruhini terjadi karena pembelajaran mengunakan model STAD bebantuanhandout berbasis tumbuhan paku memiliki beberapa kelebihan yaitu, mampu meningkatkan minat baca siswa karena handout berbasis tumbuhan menyajikan materi secara ringkas, melatih siswa untuk bekerja kelompok dalam proses diskusi,melatih siwa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran,melatih kemampuan siswa belajar mandiri, dengan penggunaan gambar, warna menarik serta bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca. Penggunaan model pembelajaran STAD bebantuanhandout berbasis tumbuhan paku menjadikan siswa lebih termotivasi untuk belajar sehingga hasil belajar siswa meningkat. Artinya terdapat pengaruh model pembelajaran STAD berbantuan handout berbasis tumbuhan pakuciri khas NTT terhadap hasil belajar siswa di SMA Negeri Webriamata.
Kata Kunci :
Model STAD, handout berbasis tumbuhanpaku ciri khas NTT , hasil belajar
Keterangan:
)*Peneliti)**Pembimbing I)** Pembimbing II
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Inventarisasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pencatatan atau pengumpulan data tentang pendapat umum mengenai jenis-jenis atau macam-macam tumbuhan paku (Pteridophyta) yang ada di Hutan Oetnana Desa Nunbena Kecamatan Kotolin Kabupaten Timor Tengah Selatan. Masyarakat desa belum mengetahui dan membedakan mengenai jenis-jenis tumbuhan paku (Pteridophyta) serta beberapa manfaat dari tumbuhan paku seperti jenis-jenis tumbuhan paku yang dijadikan sebagai tanaman hias dan obat tradisional yang ada di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis dan manfaat serta habitat tumbuhan paku dikawasan Hutan Oetnana Desa Nunbena Kabupaten Timor Tengah Selatan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan kuantatif seperti komposisi jenis-jenis tumbuhan paku dan species. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara dokumentasi Jelajah. Hasil penelitian menunjukan bahwa ditemukan 18 jenis tumbuhan paku yakni Diplazium esculentum, Cyathea contaminans, Drynaria quercifolia, Platycerium bifurcatum, Microsorum punctatum, Equisetum debile, Pteris biauritsa L, Pytirogramma calomelanos, Polypodium virginianum L, Hymenasplenium sp, Asplenium affine, Adiantum cuneatum, Psilotum nudum L, Davallia denticulate, Marsilia polycarpa, Pteris vittata, Nephrolepis biserrata, Macrothelipteris torresiana. Berdasarkan hasil yang ditemukan dalam kawasan hutan oetnana desa nunbena kabupaten timor tengah selatan adalah 18 jenis Tumbuhan paku
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INVENTARISASI DAN IDENTIFIKASI JENIS TUMBUHAN PAKU (PTERIDOPHYTA) DI HUTAN LINDUNG WATUMBOLO KECAMATAN WEWEWA TIMUR KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA
Hungu, O)* Rafael, A)** Daud, Y)**
Indonesia merupakan salah satu negara tropis yang memiliki keanekaragaman hayati tumbuhan yang tinggi.Salah satu kelompok tumbuhan yang kaya akan jenisnya adalah tumbuhan paku. Tumbuhan paku yang masih ada saat ini diperkirakan mencapai 10.000 jenis, dimana 3.000 jenis diantaranya tumbuh di Indonesia.Tumbuhan paku menyukai daerah-daerah yang lembab (higrofit). Hutan lindung Watumbolo terdapat di Kabupaten Sumba Barat Daya, temperatur rata-rata di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya berkisar antara 21ºC-34ºC sehingga berbagai jenis tumbuhan dapat hidup pada hutan tersebut, diantaranya adalah tumbuhan paku. Tumbuhan paku yang tumbuh di hutan Watumbolo berdasarkan pengamatan salah satunya adalah kelas Filicinae (paku sejati). Namun, belum banyak diketahui jenis tumbuhan paku apa saja yang terdapat dalam hutan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan paku yang ada di hutan lindung Watumbolo dan mengetahui pengaruh kondisi lingkungan abiotik yang terukur meliputi suhu udara, intensitas cahaya, kelembaban udara, kelembaban tanah, dan pH tanah terhadap jenis tumbuhan paku.Penelitian ini dilakukan dengan metode eksplorasi atau jelajah. Hasil dari penelitian ini telah ditemukan tumbuhan paku yang terdiri dari 3 kelas yaitu tumbuhan paku sejati (Pteridopsida), tumbuhan paku kawat (Lycopodiopsida), tumbuhan paku purba (Psilotopsida) yang terbagi dalam 13 famili yaitu famili Aspleniaceae, Gleicheniaceae, Blechnaceae, Davaliaceae, Dryopteridaceae, Polypodiaceae, Marattiaceae, Thelypteridaceae, Lygodiaceae, Schizaeaceae, Selaginellaceae, Lycopodiaceae, dan Psilotaceae. Dan total spesies yaitu 18 spesies meliputi Asplenium nidus, Gleichenia linearis, Blechnum orientale, Davallia denticulata, Nephrolepis biserrata, Drynaria quercifolia, Drymoglossum piloselloides, Drynaria parishii, Nephrolepis hirsutula, Angiopteris evecta, Cyclosorus interruptus, Christella subpubescens, Lygodium microphyllum, Lygodium palmatum, Schizaea digitata, Selaginella plana, Lycopodium cernuum, dan Psilotum nudum. Tumbuhan paku yang ditemukan mempunyai habitat yang berbeda-beda, ada yang hidup secara terestrial, epifit, dan ada yang hidup secara epifit maupun terestrial.Hasil pengukuran suhu di hutan Watumbolo tersebut berkisar antara 22°C-28°C, kelembaban udara 56-70%, intensitas cahaya 1069lux-6116lux, pH tanah 7, dan kelembaban tanah 7-9 sehingga menjadi tempat yang cocok bagi tumbuhan paku untuk tumbuh.
Kata Kunci : Tumbuhan Paku, Hutan Lindung Watumbolo, Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTI SARI Judul dari skripsi ini adalah : Analisis Yuridis Tentang Pembelaan Terpaksa (Noodweer) Dalam Tindak Pidana Penganiayaan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apa Yang Menyebabkan Pelaku Melakukan Pembelaan Terpaksa (Noodweer) Dalam Tindak Pida Penganiayaan Dan Akibat hukum terhadap pelaku yang melakukan pembelaan terpaksa (Noodweer) dalam tindak pidana penganiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebab-sebab pelaku yang melakukan perbuatan pembelaan terpaksa (Noodweer) dalam tindak pidana penganiayaan tidak dapat dipidana. Jenis penelitian dari skripsi ini adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan variable penelitian dalam penelitian ini ada 2 yaitu fariabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Penyebab terjadinya pembelaan terpakasa (Noodweer) dalam tindak pidan penganiayaan dan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap pembelaan terpakasa (Noodweer). Dalam tindak pidana penganiayaan Hasil analisis penulis menunjukan sebab-sebab : a. Salah satu korban memukul terdakwa di kepala belakang dalam keadaan gelap b. Kedua korban membacok celurit berkali-kali ke arah terdakwa c. Istri terdakwa terjatuh dari atas motor dan hendak di serang oleh kedua korban d. Tidak ada pilihan lain lagi bagi terdakwa selain melakukan perlawanan menggunakan pisau sehingga menewaskan salah satu korban Akibat hukumnya adalah : a. Terdakwa ditahan b. Terdakwa diputus bebas c. Harkat dan kedudukan terdakwa dipulihkan Saran dari skripsi adalah bagi penegak hukum terutama majelis hakim dalam menyelesaikan kasus tindak pidana penganiayaan, hendaknya memperhatikan kepada kemaslahatan masyarakat, agar dengan keputusan tersebut bisa menghasilkan kedamaian dan ketentraman bagi masyarakat, majelis hakim harus mengedepankan kepentingan korban penganiayaan. Kata Kunci : Analisis Yuridis, Pembelaan Terpaksa, Tindak Pidana Penganiayaan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keluarga merupakan tempat pendidikan yang pertama dan utama bagi anak. Selain itu keluarga juga merupakan fondasi primer bagi perkembangan anak, karena keluarga merupakan tempat anak untuk menghabiskan sebagaian besar waktu dalam kehidupannya kondisi emosi seseorang turut ditentukan oleh keluarga sebab seorang individu akan memperlakukan dirinya dan cenderung memilih individu lain yang sekiranya dapat memperlakukan dirinya seperti perlakuan yang diperoleh dalam lingkungan sebelumnya dalam hal ini adalah keluarga. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana dampak perceraian orangtua terhadap kondisi emosi siswa di SMP Negeri 3 Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak perceraian orangtua terhadap kondisi emosi siswa di SMP Negeri 3 Lobalain pada tahun 2022, Kabupaten Rote Ndao. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yakni wawancara. Narasumber penelitian ini, siswa kelas VII dan VIII SMP Negeri 3 Lobalain Kabupaten Rote Ndao. diantaranya adalah Z.S, R.T, G.T, V.O dan A.P sehingga data yang diambil berjumlah 5 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi perceraian dapat mengakibatkan dampak negatif dan positif bagi kematangan emosi siswa. Berdampak negatif karena narasumber tidak mendapat kasih sayang dari orangtua sehingga narasumber yang secara langsung merasakan dampaknya secara psikologis. Dampak perceraian orangtua sangat berpengaruh besar terhadap perkembangan jiwa dan pendidikan siswa. Perceraian orangtua menjadikan siswa cenderung menjadi pendiam, tidak ceria, tidak suka bergaul, tidak konsentrasi pada belajar atau semangat belajar menurun karena kurangnya motivasi dari orangtua, lebih banyak mencari perhatian kepada sesama temannya, kurang memiliki kepekaan terhadap apa yang dirasakan orang lain, sangat acuh dengan keadaan disekitar, adanya perasaan kewaca menghadapi masa depan serta tidak mampu bersikap rasional, bingung, resah, risau, malu, sedih, dan terkadang muncul perasaan dendam, benci, sehingga siswa menjadi terganggu secara emosional dan perilakunya. Sedangkan dapat berdampak positif karena mendapatkan kasih sayang dari orangtua dalam bentuk memberi motivasi dalam pendidikan, bersosialisasi, bergaul dan selalu dipenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Hal ini yang membuat siswa semakin merasa percaya diri dan tidak merasa minder dengan siswa lain yang orangtuanya utuh
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH METODE DEMONSTRASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PAK DI SD GMIT NUNUH ENO, KECAMATAN AMANUBAN TIMUR, TAHUN AJARAN 2021/2022.
Anabanu Y. I. (*) Tnunay Paulus. (**) Pellu Lintje. (**)
Penelitian ini membahas tentang pengaruh metode demostrasi terhadap pemahaman konsep PAK di SD GMIT Nunuh Eno, Kecamatan Amanuban Timur, tahun ajaran 2021/2022. Rumusan masalah yang diteliti apakah terdapat pengaruh metode demonstrasi terhadap pemahaman konsep PAK. Tujuan penilitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh metode demonstrasi teradap pemahaman konsep PAK di SD GMIT Nunuh Eno, Kecamatan Amanuban Timur. Penelitian ini menggunakan metode penilitian eksperimen tipe pre-experimental design. Populasi dalam penilitian ini adalah siswa kelas V yang beragama Kristen Protestan yang berjumlah 28 siswa. Dan yang menjadi sampel pada penilitian ini yaitu siswa kelas V sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 28 orang siswa. Teknik pengumpulan data pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ialah tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus uji “t” untuk sampel dependen. Hasil penilitian pada siswa kelas V pada mata pelajaran Pendidikan agama Kristen Jumlah siswa pada penelitian ini ialah 28 orang siswa. Berdasarkan hasil penilitian dapat disimpulkan berdasarkan ketentuan yang berlaku yaitu jika t hitung ˃ nilai t tabel maka tolak Ho dan terima Ha, sebaliknya jika t hitung < nilai t tabel maka tolak Ha dan terima Ho. sehingga dengan melihat hasil analisis yang ada maka dapat dikemukakan bahwa t hitung ˃ nilai t tabel ( 11.50 > 1,703). Dari ketentuan tersebut, maka Ha diterima artinya ada pengaruh metode demostrasi yang berpengaruh terhadap pemahaman konsep PAK yang diketahui melalui analisis hasil N-gain 42,8% berkategori tinggi, dengan jumlah 28 orang siswa (100%), kelas V SD GMIT Nunuh Eno, Kecamatan Amanuban Timur, Tahun pelajaran 2021 / 2022.
Kata Kunci : Metode Demonstrasi, Konsep PAK : Penulis (*) Pembimbing (**)
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul: Sumpah Adat dengan sub Judul: Suatu Tinjauan Teologis Terhadap Pemahaman Jemaat dan Implikasinya bagi Pelayanan Gereja di Jemaat GMIT Betel Gelanalalu, Klasis Sabu Barat-Raijua yang ditulis oleh Dominggus Bole Lawe, mengarahkan perhatian pada praktik sumpah adat di Hawu Mehara serta bagaimana pemahaman jamaat GMIT Betel Gelanalalu sebagai salah satu basis berteologi dan pelayanan gereja. Penelitian ini bertujuan mendefinisikan, menganalisis dari perspektif teologis, serta memfokuskan pada pemahaman jemaat tentang sumpah adat dan bagaimana pengaruh sumpah adat, yang berdampak pada relasi manusia dalam komunitas masyarakat Hawu Mehara. Penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan teologis dari Lesslie Newbigin untuk menganalisis bagaimana praktik sumpah adat mempengaruhi kehidupan dan berdampak negatif terhadap konsep kebersamaan dalam struktur masyarakat, khususnya Jemaat GMIT Betel Gelanalalu. Hasil penilitian membuktikan bahwa sumpah adat memiliki dampak teologis: terjadi krisis iman dan relasi dengan Allah, dampak psikologis: hidup dalam ketakutan dan kecemasan, dampak sosial: ketegangan dan putusnya relasi, dampak keluarga: retaknya ikatan kekeluargaan dan trauma lintas generasi, dampak eklesiologi: melemahnya persekutuan gereja. Berdasarkan beberapa dampak dari sumpah adat ini, perlu memberikan pemahaman baru, serta penegasan bagi anggota jemaat agar tetap dalam iman yang benar kepada Yesus Kristus sebagai satu-satunya otoritas yang berkuasa, bukan terjebak di bawah kuasa kutuk dan ikatan sumpah adat. Alasannya adalah kuasa kutuk, kecemaran segenap umat manusia, termasuk praktik-praktik dalam kebudayaan mana pun Kristus sudah merengkuh, memurnikan lewat pengorbanan-Nya. Dengan demikian, transfomasi secara pemikiran, dan netralisasikan pemahaman yang keliru dalam masyarakat adat perlu diberikan seturut iman Kristen.