Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Tumbuhan Paku
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN PAKU (Pteridophyta) DI KAWASAN AIR TERJUN OESUSU KABUPATEN KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK “KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN PAKU (Pteridophyta) DI KAWASAN AIR TERJUN OESUSU KABUPATEN KUPANG” Zacharia, J)* Ballo, A)** Nge, S. T)** Tumbuhan paku merupakan tumbuhan kromus berspora yang memiliki karakteristik berupa daun muda yang menggulung seperti gagang biola. Tumbuhan paku dapat dimanfaatkan untuk kesejatraan makhluk hidup, yaitu bahan pangan, obat-obatan maupun tanaman hias. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis dan indeks keanekaragaman tumbuhan paku yang terdapat di kawasan air terjun Oesusu Kabupaten Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah purpose sampling melalui tahapan identifikasi. Metode yang digunakan metode jelajah (cruise method). Analisis data dengan menghitung indeks keanekaragaman, kerapatan relatif dan kelimpahan. Jenis tumbuhan paku yang ditemukan di kawasan air terjun Oesusu Kecamatan Takari Kabupaten Kupang terdapat 9 jenis tumbuhan paku yaitu Dryopteris sparsa, Pteris vittata, Pteris cadieri, Adiantum trapeziforme, Platycerium bifurcatum, Rumohra adiantiformis, Nephrolepis sp, Nephrolepis biserrata, pneumatopteris pennigera. Nilai indeks keanekaragaman (H’) tumbuhan paku masuk dalam kategori sedang yaitu 1,6043, nilai kerapatan relatif (Rdi) masuk dalam kategori rendah 1,6917 dan nilai kelimpahan tumbuhan paku kategori tertinggi yaitu 0,0084 dan terendah 0,0001. Demikian dapat disimpulkan bahwa tumbuhan paku yang ditemukan di kawasan air terjun Oesusu yaitu 9 jenis, 5 jenis teresterial dan 4 jenis epifit. Parameter lingkungan jenis-jenis tumbuhan paku di kawasan air terjun Oesusu berdasarkan suhu, kelembaban dan intensitas cahaya. Berdasarkan kelembaban udara tergolong tinggi, berdasarkan suhu tergolong sedang hingga dingin dan berdasarkan intensitas cahaya tergolong sedang. Kata Kunci : Keanekaragaman, Jenis Tumbuhan Paku Keterangan : * ) Peneliti ** ) Pembimbing ABSTRACT “DIVERSITY OF FERNS (Pteridophyta) IN THE OESUSU WATERFALL AREA KUPANG DISTRICT’’ Zacharia, J)* Ballo, A)** Nge, S. T)** Ferns are spore chorus plants that have the characteristics of young leaves that curl like a violin handle. Ferns can be used for the welfare of living things, namely food, medicine, and ornamental plants. The purpose of this study was to determine the types and diversity index of ferns found in the Oesusu Waterfall area, Kupang Regency. The data collection technique used in this study was purposive sampling through the identification stage. The method used is the cruise method. Data analysis by calculating diversity index, relative density, and abundance. There are 9 types of ferns found in the Oesusu waterfall area, Takari District, Kupang Regency, namely: Dryopteris sparsa, Pteris vittata, Pteris cadieri, Adiantum trapeziforme, Platycerium bifurcatum, Rumohra adiantiformis, Nephrolepis Sp, Nephrolepis biserrata, pneumatopteris pennigera. The diversity index (H') value of ferns is in the medium category, namely 1.6043, the relative density value (Rdi) is in the low category, 1.6917 and the highest abundance value of ferns is 0.0084 and the lowest is 0.0001. Thus it can be concluded that the ferns found in the Oesusu waterfall area are 9 species, 5 terrestrial species, and 4 epiphyte species. The environmental parameters of fern species in the Oesusu waterfall area are based on temperature, humidity, and light intensity. Based on air humidity it is classified as high, based on temperature it is classified as moderate to cold and based on light intensity it is classified as moderate. Keywords: Diversity, Types of Ferns Information : * ) Researchers ** ) Advisor

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

INVENTARISASI JENIS-JENIS TUMBUHAN PAKU (PTERIDOPHYTA) DI KAWASAN HUTAN OETNANA DESA NUNBENA KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Inventarisasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pencatatan atau pengumpulan data tentang pendapat umum mengenai jenis-jenis atau macam-macam tumbuhan paku (Pteridophyta) yang ada di Hutan Oetnana Desa Nunbena Kecamatan Kotolin Kabupaten Timor Tengah Selatan. Masyarakat desa belum mengetahui dan membedakan mengenai jenis-jenis tumbuhan paku (Pteridophyta) serta beberapa manfaat dari tumbuhan paku seperti jenis-jenis tumbuhan paku yang dijadikan sebagai tanaman hias dan obat tradisional yang ada di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis dan manfaat serta habitat tumbuhan paku dikawasan Hutan Oetnana Desa Nunbena Kabupaten Timor Tengah Selatan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan kuantatif seperti komposisi jenis-jenis tumbuhan paku dan species. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara dokumentasi Jelajah. Hasil penelitian menunjukan bahwa ditemukan 18 jenis tumbuhan paku yakni Diplazium esculentum, Cyathea contaminans, Drynaria quercifolia, Platycerium bifurcatum, Microsorum punctatum, Equisetum debile, Pteris biauritsa L, Pytirogramma calomelanos, Polypodium virginianum L, Hymenasplenium sp, Asplenium affine, Adiantum cuneatum, Psilotum nudum L, Davallia denticulate, Marsilia polycarpa, Pteris vittata, Nephrolepis biserrata, Macrothelipteris torresiana. Berdasarkan hasil yang ditemukan dalam kawasan hutan oetnana desa nunbena kabupaten timor tengah selatan adalah 18 jenis Tumbuhan paku

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

INVENTARISASI DAN IDENTIFIKASI JENIS TUMBUHAN PAKU (PTERIDOPHYTA) DI HUTAN LINDUNG WATUMBOLO KECAMATAN WEWEWA TIMUR KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INVENTARISASI DAN IDENTIFIKASI JENIS TUMBUHAN PAKU (PTERIDOPHYTA) DI HUTAN LINDUNG WATUMBOLO KECAMATAN WEWEWA TIMUR KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA Hungu, O)* Rafael, A)** Daud, Y)** Indonesia merupakan salah satu negara tropis yang memiliki keanekaragaman hayati tumbuhan yang tinggi.Salah satu kelompok tumbuhan yang kaya akan jenisnya adalah tumbuhan paku. Tumbuhan paku yang masih ada saat ini diperkirakan mencapai 10.000 jenis, dimana 3.000 jenis diantaranya tumbuh di Indonesia.Tumbuhan paku menyukai daerah-daerah yang lembab (higrofit). Hutan lindung Watumbolo terdapat di Kabupaten Sumba Barat Daya, temperatur rata-rata di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya berkisar antara 21ºC-34ºC sehingga berbagai jenis tumbuhan dapat hidup pada hutan tersebut, diantaranya adalah tumbuhan paku. Tumbuhan paku yang tumbuh di hutan Watumbolo berdasarkan pengamatan salah satunya adalah kelas Filicinae (paku sejati). Namun, belum banyak diketahui jenis tumbuhan paku apa saja yang terdapat dalam hutan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan paku yang ada di hutan lindung Watumbolo dan mengetahui pengaruh kondisi lingkungan abiotik yang terukur meliputi suhu udara, intensitas cahaya, kelembaban udara, kelembaban tanah, dan pH tanah terhadap jenis tumbuhan paku.Penelitian ini dilakukan dengan metode eksplorasi atau jelajah. Hasil dari penelitian ini telah ditemukan tumbuhan paku yang terdiri dari 3 kelas yaitu tumbuhan paku sejati (Pteridopsida), tumbuhan paku kawat (Lycopodiopsida), tumbuhan paku purba (Psilotopsida) yang terbagi dalam 13 famili yaitu famili Aspleniaceae, Gleicheniaceae, Blechnaceae, Davaliaceae, Dryopteridaceae, Polypodiaceae, Marattiaceae, Thelypteridaceae, Lygodiaceae, Schizaeaceae, Selaginellaceae, Lycopodiaceae, dan Psilotaceae. Dan total spesies yaitu 18 spesies meliputi Asplenium nidus, Gleichenia linearis, Blechnum orientale, Davallia denticulata, Nephrolepis biserrata, Drynaria quercifolia, Drymoglossum piloselloides, Drynaria parishii, Nephrolepis hirsutula, Angiopteris evecta, Cyclosorus interruptus, Christella subpubescens, Lygodium microphyllum, Lygodium palmatum, Schizaea digitata, Selaginella plana, Lycopodium cernuum, dan Psilotum nudum. Tumbuhan paku yang ditemukan mempunyai habitat yang berbeda-beda, ada yang hidup secara terestrial, epifit, dan ada yang hidup secara epifit maupun terestrial.Hasil pengukuran suhu di hutan Watumbolo tersebut berkisar antara 22°C-28°C, kelembaban udara 56-70%, intensitas cahaya 1069lux-6116lux, pH tanah 7, dan kelembaban tanah 7-9 sehingga menjadi tempat yang cocok bagi tumbuhan paku untuk tumbuh. Kata Kunci : Tumbuhan Paku, Hutan Lindung Watumbolo, Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI TUMBUHAN PAKU (PTERIDOPHYTA) TERESTERIAL PADA BERBAGAI KETINGGIAN DIKAWASAN TAMAN WISATA ALAM (TWA) RUTENG KABUPATEN MANGGARAI

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis, keanekaragaman dan kerapatan tumbuhan paku di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Ruteng, Kabupaten Manggarai. Pengamatan membagi lokasi penelitian menjadi 5 stasiun, antara lain ekosistem pepohonan dengan ekosistem semak. Ekosistem pepohonan terdiri atas 3 stasiun.Ekosistem semak terdiri atas 2 stasiun. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling dengan memasang plot berukuran panjang 40 m dan lebar 40 m. Di dalam plot 40X40 meter terdapat 5 sub plot yang berukuran 10X10 meter. Setiap jenis tumbuhan paku yang ditemukan dicatat mengenai keterangan lokasi, jenis, jumlah, dan dicatat pula hasil pengukuran faktor abiotik. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis kelimpahan menggunakan rumus analisis vegetasi dan keanekaragaman menggunakan rumus indeks keanekaragaman Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada ekosistem pepohonan ditemukan 13 jenis tumbuhan paku antara lain: Chyateaceae Sp, Angiopteris evecta, Chyathea contaminans, Davalia solida, Davalia denticulate, Pteris biaurita, Vittaria elongate, Vittaria graminifolia, Adiantum cuninghamii, Asplenium nidus, Nephrolepis cardifolia, Selaginella intermedia, Lygodium circinatum. Pada ekosistem semak ditemukan 9 jenis tumnuhan paku antara lain: Christella dentate, Lycopodium candesis, Glechenia linearis, Pteridium aquilinum, Adiantum cuninghami, Nephrolepis cardifolia, Selaginella intermedia, Dipteris conjungatedan Chyathea contaminans. Berdasarkan hasil penelitian di lakukan di Taman Wisata Alam Ruteng dapat disimpulkan bahwa jenis tumbuhan paku yang mendominasi kawasan ekosistem pepohonan yaitu Nephrolepis cardifolia dengan jumlah sebanyak 137 individu dengan nilai kerapatan relatif 44,480%. Nilai keanekaragaman pada ekosistem pepohonan termasuk kategori sedang dengan nilai sebesar H’=1,934. Tumbuhan yang mendominasi pada ekosistem semak yaitu Glechenia linearis dengan jumlah sebanyak 216 individu dengan nilai kerapatan relatif 49,655%. Nilai keanekaragaman pada ekosistem semak termasuk kategori sedang dengan total nilai sebesar H’=1,464.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN PAKU (PTERIDOPHYTA) DI KAWASAN AIR TERJUN BONI TAUKRUBU KECAMATAN AMARASI BARAT KABUPATEN KUPANG

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Air terjun Boni Taukrubu merupakan salah satu objek wisata yang berada di Kelurahan Teunbaun Kecamatan Amarasi Barat Kabupaten Kupang. Kondisi lingkungan di kawasan air terjun Boni Taukrubu ini masih sangat asri dan sejuk. Tipe kondisi ini sangat mendukung habitat satwa dan flora khususnya berbagai tumbuhan paku (Pteridophyta). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis keanakaragaman dan kelimpahan tumbuhan paku yang tumbuh di kawasan Air Terjun Boni Taukrubu. Metode yang digunakan dalan penelitian ini adalah metode transek garis (Line transect) dengan penempatan plot secara teratur. Penempatan plot dilakukan dengan cara purposive sampling. Analisis data jenis spesies dianalisis dengan deskriptif kualitatif, sedangkan indeks keanekaragaman dan indeks kelimpahan menggunakan teknik analisis kuantitatif . Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 8 jenis tumbuhan paku yang termasuk dalam 5 famili. Jenis-jenis tumbuhan paku tersebut adalah dari famili Thelypteridaceaediantaranya Paku kijang (Phegopteris connectillis), Pakis gadis (Christella dentata), famili Polypodiaceaediantaranya Paku daun kepala tupai (Drynaria quercifolia), Paku kadaka (Microsorum punctatum), Paku ular (Phymatosorus scolopendria), famili Pteridaceaediantaranya paku rem cina (Pteris vittata), famili Dryopteridaceaediantaranya Paku pedang (Nephrolepsis exaltata), famili Equisetaceaediantaranya Paku ekor kuda (Equisetum debile). Keanekaragaman dan Kelimpahan tumbuhan paku di kawasan air terjun boni taukrubu tergolong sedang, dengan indeks keanekaragaman H’ = 1,728 dan indeks kelimpahan e = 0,40.Tumbuhan paku memiliki poetensi pemanfaatan yang cukup baik untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai bahan obat, bahan makanan dan tanaman hias sehingga perlu dilakukan penelitian tentang pemanfaatan tumbuhan paku pada Air Terjun Boni Taukrubu Kecamatan Amarasi Barat Kabupaten Kupang

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Inventarisasi Jeni-Jenis Tumbuhan Paku Di Kawasan Air Terjun Oesusu Kecamatan Takari Kabupaten Kupang

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Inventarisasi Jenis-Jenis Tumbuhan Paku Di Kawasan Air Terjun Oesusu Kecamatan Takari Kabupaten Kupang Pinat,I) * Bullu,N) ** Meha,A) ** Indonesia merupakan salah satu negara tropis yang memiliki keanekaragaman hayati tumbuhan yang sangat beragam. Salah satu kelompok tumbuhan yang kaya akan jenisnya adalah tumbuhan paku. Tumbuhan paku yang masih ada saat ini diperkirakan mencapai 10.000 jenis, di mana 3.000 jenis diantaranya tumbuh di Indonesia. waktu penelitian ini telah di lakukan pada tanggal 21 Desember 2020 sampai tanggal 21 Januari 2021. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan paku yang ada di Kawasan Air Terjun Desa Oesusu Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang dan untuk mengetahui parameter lingkungan di Kawasan Air Terjun Desa Oesusu Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan metode jelajah. Analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Terdapat 5 Tumbuhan Paku (Pteridophyta) yang Ditemukan diKawasan Air Terjun Oesusu yakni paku uban ( Nephrolepis falcata (Cav.) C. Chr), paku pakis (Christella dentata), paku suplir (Adiantum lunulatum Burm. f.), paku pedang (Nephrolepis chordifolia) dan paku rem cina (Pteris vittata L.). Hasil pengukuran parameter lingkungan di Kawasan Air Terjun Oesusu bagian timur yaitu suhu 28,20C, kelembaban 67,3 %, pH tanah 6,4 dan intensitas cahaya 1293,3 cd. dari bagian barat yaitu suhu 28 0C, kelembaban 77,4 %, pH tanah 6,3, dan intensitas cahaya 999,3 cd. Kata kunci : Inventarisasi Tumbuhan paku di Kawasan Air Terjun Oesusu Keterangan : *) Peneliti **) Pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail