Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessVersi 1

INVENTARISASI DAN IDENTIFIKASI JENIS TUMBUHAN PAKU (PTERIDOPHYTA) DI HUTAN LINDUNG WATUMBOLO KECAMATAN WEWEWA TIMUR KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Biologi•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

INVENTARISASI DAN IDENTIFIKASI JENIS TUMBUHAN PAKU (PTERIDOPHYTA) DI HUTAN LINDUNG WATUMBOLO KECAMATAN WEWEWA TIMUR KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA Hungu, O)* Rafael, A)** Daud, Y)** Indonesia merupakan salah satu negara tropis yang memiliki keanekaragaman hayati tumbuhan yang tinggi.Salah satu kelompok tumbuhan yang kaya akan jenisnya adalah tumbuhan paku. Tumbuhan paku yang masih ada saat ini diperkirakan mencapai 10.000 jenis, dimana 3.000 jenis diantaranya tumbuh di Indonesia.Tumbuhan paku menyukai daerah-daerah yang lembab (higrofit). Hutan lindung Watumbolo terdapat di Kabupaten Sumba Barat Daya, temperatur rata-rata di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya berkisar antara 21ºC-34ºC sehingga berbagai jenis tumbuhan dapat hidup pada hutan tersebut, diantaranya adalah tumbuhan paku. Tumbuhan paku yang tumbuh di hutan Watumbolo berdasarkan pengamatan salah satunya adalah kelas Filicinae (paku sejati). Namun, belum banyak diketahui jenis tumbuhan paku apa saja yang terdapat dalam hutan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan paku yang ada di hutan lindung Watumbolo dan mengetahui pengaruh kondisi lingkungan abiotik yang terukur meliputi suhu udara, intensitas cahaya, kelembaban udara, kelembaban tanah, dan pH tanah terhadap jenis tumbuhan paku.Penelitian ini dilakukan dengan metode eksplorasi atau jelajah. Hasil dari penelitian ini telah ditemukan tumbuhan paku yang terdiri dari 3 kelas yaitu tumbuhan paku sejati (Pteridopsida), tumbuhan paku kawat (Lycopodiopsida), tumbuhan paku purba (Psilotopsida) yang terbagi dalam 13 famili yaitu famili Aspleniaceae, Gleicheniaceae, Blechnaceae, Davaliaceae, Dryopteridaceae, Polypodiaceae, Marattiaceae, Thelypteridaceae, Lygodiaceae, Schizaeaceae, Selaginellaceae, Lycopodiaceae, dan Psilotaceae. Dan total spesies yaitu 18 spesies meliputi Asplenium nidus, Gleichenia linearis, Blechnum orientale, Davallia denticulata, Nephrolepis biserrata, Drynaria quercifolia, Drymoglossum piloselloides, Drynaria parishii, Nephrolepis hirsutula, Angiopteris evecta, Cyclosorus interruptus, Christella subpubescens, Lygodium microphyllum, Lygodium palmatum, Schizaea digitata, Selaginella plana, Lycopodium cernuum, dan Psilotum nudum. Tumbuhan paku yang ditemukan mempunyai habitat yang berbeda-beda, ada yang hidup secara terestrial, epifit, dan ada yang hidup secara epifit maupun terestrial.Hasil pengukuran suhu di hutan Watumbolo tersebut berkisar antara 22°C-28°C, kelembaban udara 56-70%, intensitas cahaya 1069lux-6116lux, pH tanah 7, dan kelembaban tanah 7-9 sehingga menjadi tempat yang cocok bagi tumbuhan paku untuk tumbuh. Kata Kunci : Tumbuhan Paku, Hutan Lindung Watumbolo, Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya

Kata kunci

Tumbuhan Paku, Hutan Lindung Watumbolo, Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1INVENTARISASI DAN IDENTIFIKASI JENIS TUMBUHAN PAKU (PTERIDOPHYTA) DI HUTAN LINDUNG WATUMBOLO KECAMATAN WEWEWA TIMUR KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA · oai:ais:skripsi:2593

Publikasi terkait