Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SE.

798 karya publik ditemukan.

2026: 172025: 122024: 132023: 1032022: 1772021: 2802020: 402018: 11

ANALISIS YURIDIS TERJADINYA TINDAK PIDANA ILLEGAL FISHING OLEH KAPAL BERBENDERA ASING DI WILAYAH ZEE INDONESIA

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi penulis adalah Analiisis Yuridis Terjadinya Tindak Pidana Illegal Fishing Oleh Kapal Berbendera Asing Di Wilayah Zee Indonesia Rumusan masalah di dalam penulisan ini adalah: Bagaimana modus operandi terjadinya tindak pidana Ilegal Fishing oleh kapal berbendera asing di wilayah ZEE Indonesia? Tujuan dari penelitian yang penulis lakukan ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang ntuk mengetahui modus operandi terjadinya tindak pidana Ilegal Fishing oleh kapal berbendera asing di wilayah ZEE Indonesia. Untuk memperlancar proses analisis, maka metode penelitian yang dipakai penulis adalah. Jenis penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah modus operandi terjadinya tindak pidana Ilegal Fishing oleh kapal berbendera asing di wilayah ZEE Indonesia, sedangkan variabel terikatnya adalah tindak pidana illegal fishing di ZEE Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian terhadap5 (lima) putusan Pengadlan negeri, terkait dengan tindak pidana Illegal fishing di wilayah ZEE Indonesia, didapati modus operandi pelaku melakukan tindak pidana illegal fishing adalah dengan cara : 1. Terdakwa membawaKapal tersebut memasukai Wilayah Zona ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia. 2. Masuk dan menangkap ikan di wilayah ZEE Indonesia tanpa memiliki SIUP dan SIPI 3. Membawa serta alat penangkap ikan. 4. Melakukan penangkapan ikan di wilayah Zona Ekonomi, Eksklusif (ZEE)Indonesia. `Rekomendasi akademis yang dapat penulis berikan berkaitan dengan penulisan skripsi ini salah dalam bentuk saran disinai adalah : 1. Kapal berbendera asing yang melakukan illegal fishing, adalah sebuah tindak pidana, Pasal 93 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 jo. Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan member ancaman pemidanaan 6 tahun penjara. Pertimbagan pemidanaan ini perlu dipertimbangkan untuk diterapkan terhadap pelsku illegal fishing. 2. Benar ZEEI bukan merupakan wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, akan ia merupakan hak berdaulat Indonesia. Yakni hak mengelola keayaan laut/perikanan yang berada di wilayah tersebut. 3. Perlu memperketat ,penegakan pidana terhadap tindakan nyata pelaku illegal fishing yang menggunakan jarring harimau, karena bukan saja keberlangsungan hidup ikn-ikan keil dan habitatnya , tetapi telah menganggu ekosistem laut, karena itu sanksi pidana perlu dirapkan

A semantic analysis on associtive meaning of traditional poetries in Tetun language at Malaka regency

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT This research entitles A semantic analysis on associtive meaning of traditional poetries in Tetun language at Malaka regency. The purpose of this research is to find out the types of associative meaning, and the function of each types of associative meaning of traditional poetry in Tetun language at Malaka regency. The method used in this research was descriptive qualitative method. The theory used in the research was the theory of associative meaning by Leech in semantic study of meaning. The result five types of associative meaning, there are 1. connocative meaning, Silu nola lain ida nodi namina ama wehali nain wehali nodimina ina wehali, 2. Social meaning, Ami ata fafudi ne kwer e lale ,3. Affective meaning, neon fo ba malu , 4. Rerflective meaning, Len nu loro foin taba and 5. Collocative meaning, lia diak. The function of connocative The word means is because they are usually defined conceptually which have features in real world. The word here show the real word of king. The function of social meaning is to show the new sense of one expressions. In the example show the difference dialect beetwen a normal human and human in kingdom. The function of affective meaning is in this phrase show the emosion of poet who asking for his parent to teach him to always love each other. The function of reflected meaning is show the feeling of poet’s feture life who light like sunshine. The function of collocative meaning is was used with another adjective to express an emotion as in sentence above. So, the phrase “good voice” is more suitable for this context

Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi dan Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah (Studi Pada OPD Kabupaten Malaka)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI AKUNTANSI DAN PENGAWASAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAERAH (STUDI PADA OPD KABUPATEN MALAKA) NAMA : YOSEFINA SEUK NAHAK NIM : 117191285 PROGRAM STUD : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI ABSTRAKSI Skripsi ini berjudul “Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi dan Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah Studi Pada OPD Kabupaten Malaka”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi, Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah Pada OPD Kabupaten Malaka. Penelitian ini menggunakan data primer. Populasi penelitian ini adalah seluruh OPD Kabupaten Malaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner yang diberikan kepada pegawai bagian pengawasan dan keuangan pada OPD Kabupaten Malaka diantar langsung oleh peneliti dan kemudian diberikan waktu selama 2 (dua) minggu untuk mengisi kuesioner tersebut. Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi dan Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah diuji menggunakan pengujian Hipotesis yaitu Uji Koefisien Determinasi (R2), Uji Parsial (Uji t), dan Analisis regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS 16. Pada pengujian hipotesis pertama H1 pengaruh antara variabel X1 (Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi) terhadap variabel Y (Kualitas Laporan Keuangan Daerah) adalah sebesar 0, 038 > 0,05 (0,000 lebih besar dari 0,05), dan nilai thitung 2,163 > t tabel = 2,039 (nilai thitung 2,163 lebih besar dari ttabel 2,039). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh pemanfaatan teknologi informasi akuntansi (X1) terhadap kualitas laporan keuangan daerah (Y) pada OPD kabupaten malaka. Pada pengujian hipotesis kedua H2 pengaruh antara variabel X2 (Pengawasan Keuangan Daerah) terhadap variabel Y Kualitas Laporan Keuangan Daerah) adalah sebesar 0,000 0,05 (2,349 lebih kecil dari 0,039), dan nilai thitung 2,349 > ttabel = 2,039 (thitung 2,349 lebih besar dari ttabel 2,039). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 diterima yang berarti terdapat pengaruh pengawasan keuangan daerah (X2) terhadap kualitas laporan keuangan daerah (Y). pada OPD kabupaten malaka.

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI CU SERVIAM CABANG PENFUI KOTA KUPANG

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI CU SERVIAM CABANG PENFUI KOTA KUPANG Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan pada KSP CU Serviam Cabang Penfui Kupang. Adapun objek yang dipilih dalam penelitian ini adalah KSP CU Serviam Cabang Penfui Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dokumen keuangan koperasi. Analisis Berdasarkan Peraturan Kementerian Koperasi No.06/Per/Dep.6/IV/2016 memiliki 7 aspek yaitu: (1). Aspek Permodalan menggunakan rasio modal sendiri terhadap total asset, rasio modal sendiri terhadap pinjaman berisiko, dan rasio kecukupan modal sendiri, (2). Aspek Kualitas Aktiva Produktif menggunakan rasio volume pinjaman pada anggota terhadap volume pinjaman diberikan, rasio resiko pinjaman bermasalah terhadap pinjaman yang diberikan, rasio cadangan risiko terhadap pinjaman bermasalah, dan rasio pinjaman berisiko terhadap pinjaman yang diberikan, (3). Aspek Manajemen meliputi manajemen umum, kelembagaan, permodalan aktiva dan likuiditas, (4). Aspek Efisiensi menggunakan rasio beban operasi annggota terhadap partisipasi bruto, beban rasio usaha terhadap sisa hasil usaha kotor, dan rasio efisiensi pelayanan, (5). Aspek Likuiditas menggunakan rasio kas dan bank terhadap kewajiban lancar, dan rasio pinjaman diberikan terhadap rasio pinjaman diberikan terhadap dana diterima, (6). Aspek Kemandirian dan Pertumbuhan menggunakan rasio rentabilitas asset, rentabilitas rasio madal sendiri dan rasio kemandirian operasional pelayanan, (7). Aspek Jatidiri Koperasi menggunakan rasio partisipasi bruto dan rasio promosi ekonomi anngota (PEA). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, KSP CU Serviam Cabang Penfui Kupang pada tahun 2016 dikategorikan dalam pengawasan dengan nilai 64,05, pada tahun 2017 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 69,65, pada tahun 2018 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 69,75, pada tahun 2019 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 70,25, dan pada tahun 2020 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 68,15 . Kata Kunci: Kinerja Koperasi, Rasio Keuangan.

ANALISIS PENGARUH PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA KSP KOPDIT PINTU AIR CABANG LARANTUKA

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian Reward dan Punishment terhadap kinerja karyawan pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka. KSP Kopdit Pintu Air merupakan salah satu koperasi simpan pinjam yang ada di Indonesia.Memiliki lebih dari 200.000 anggota dan 50 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia salah satunya adalah KSP Kopdit Pintu Air cabang Larantuka dengan memiliki anggota sebanyak 3.330/Maret 2021.Dimana jumlah anggota ini tidak terlepas dari kerja para karyawan untuk mendapatkannya.Target anggota per bulan adalah 54 anggota.Karena jumlah karyawan adalah 38 orang maka masing-masing karyawan minimal harus mendapatkan 2 anggota dalam satu bulan. Karna memiliki banyak anggota koperasi juga tentunya memiliki karyawan yang juga harus mempunyai kinerjakerja yang baik untuk melayani para anggotanya.Untuk mengontrol kinerja kerja karyawannya KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka juga menerapkan sistem reward dan punishmnet kepada karyawannya.Untuk mengontrol kinerja kerja karyawannya KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka juga menerapkan sistem reward dan punishmnet kepada karyawannya.Reward diberikan apabila karyawan yang bersangkutan memiliki kinerja kerja yang baik atau mampu menembus target perusahaan.Sedangkan punishment atau sanksi diberikan oleh KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka kepada karyawan yang belum bisah memenuhi atau pencapaiannya masih dibawa target yang telah direncanakan. Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan diatas maka persoalan dalam penelitian ini adalah: Apakah pemberian reward berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada KSP Kopdit Pintu Air cabang Larantuka.Apakah pemberian punishmnet berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada KSP Kopdit Pintu Air cabang Larantuka. Permasalahan yang ditemukan pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka adalah masalah pemberian reward yang masih terbatas dan kurang adil,serta pemberian punishment yang kurang tegas kepada karyawan yang menyebabkan kinerja karyawan menjadi kurang baik dalam mencapai tujuan perusahaan. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka yakni berjumlah 38 orang responden.Teknik pengmupulan data menggunakan Kuesioner yang diberikan kepada 38 responden yaitu karuyawan KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka dengan menggunakan metode regresi linear berganda untuk mengetahui ada atau tidaknya masalah-masalah dalam teknik regresi linear berganda digunakan juga Uji T,Uji F,Uji R2. Berdasarkan uji regresi linear berganda Nilai konstan adalah 1,362, artinya apabila nilai reward dan punishment sama dengan nol maka kinerja karyawan akan meningkat sebesar 1,362. Nilai koefisiensi (b1) atau variabel reward sebesar 0,520 yang artinya jika rata-rata skor variabel reward meningkat sebesar satu maka rata-rata skor variabel kinerja karyawan akan meningkat sebesar 0,520 dengan asumsi variabel lainnya konstan. Nilai koefisiensi (b2) atau variabel punishment sebesar 0,355 yang artinya jika rata-rata skor variabel punishment meningkat sebesar satu maka rata-rata variabel kinerja karyawan akan meningkat sebesar 0,355 dengan asumsi variabel lainnya konstan.Berdasarkan hasil uji hipotesis uji parsial atau uji T dapat diketahi bahwa variabel reward dan punishment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan hasil perhitungan variabel reward denga nilai signifikan sebesar 0.000 0,05 dan nilai Thitung > Ttabel yaitu dengan nilai 4,229 > 1,686. Dan hasil perhitungan variabel punishment dengan niali signifikan 0,029 0,05 dan nilai Thitung> T tabel yaitu dengan niali 2,278 > 1,686.Dilihat dari hasil uji hipotesi secara serempak (F) atau uji simultan yang menunjukan bahwa nilai Fhitung pada kolom F adalah sebesar 17,899 lebih besar dari nilai Ftabel sebesar 3,26. Nilai signifikan Fhitungpada kolom (sig.) adalah 0,000,nilai ini lebih kecil dari tingkat kesalahan (α) 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel bebas yang terdiri dari reward danpunishment secara simultan berpengaruh positif dan signifikat terhadap variabel terikat yaitu kinerja karyawan.Berdasarkan uji koefisien determinasi (R2) maka disimpulkan bahwa reward dan punishment secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikat terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan hasil tersebut maka hipotesis yang menyatakan reward dan punishment berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan atau H1 diterima. Dengan hasil uji koefisien determinasi (R2) , yaitu sebesar 50,6% dan sisanya sebesar 49,4% dijelaskan oleh faktor-faktor lain diluar penelitian. Implikasi Teoritis dalam penelitian pada umumnya dalam teori-teori tentang pengaruh pemberian reward dan punishment berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Sedangkan Implikasi terapan pada penelitian ini adalah perusahaan harus menambah reward yang harus diterima karyawan sebagai bentuk apresia dan pemberian reward tersebut harus adil. Sedangkan pemberian punishment yang diberikan kepada karyawan harus tegas namun tidak terlalu keras sehingga tidak menimbulkan tekan pada karyawan sehingga karyawan dapat menunjukan kinerja yang lebih baik dalam mencapai tujuan perusahaan

DESKRIPSI TENTANG MOTIF DAN MODUS TERJADINYA TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN PEMBERIAN IZIN TINGGAL OLEH WARGA NEGARA ASING

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi : “Deskripsi Tentang Motif Dan Modus Terjadinya Tindak Pidana Penyalahgunaan Pemberian Izin Tinggal Oleh Warga Negara Asing”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1) Apa motif terjadinya tindak pidana penyalahgunaan izin tinggal oleh warga negara asing ? 2) Bagaimana modus yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana penyalahgunaan izin tinggal oleh warga negara asing ? Tujuan penelitian adalah : 1) untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana penyalahgunaan izin tinggal oleh warga negara asing. 2) untuk mengetahui modus yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana penyalahgunaan izin tinggal oleh warga negara asing. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian normatif yang menggunakan variabel bebas dan terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motif dan modus terjadinya tindak pidana penyalahgunaan izin tinggal oleh warga negara asing. Sedangkan variabel terikat adalah putusan pengadilan terhada pelaku tindak pidana penyalahgunaan izin tinggal oleh warga negara asing. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi motif dan modus terjadinya tindak pidana penyalahgunaan izin tinggal oleh warga negara asing adalah : 1. Motif a) Terdakwa melakukan tugas / pekerjaan di Indonesia dengan deadline waktu yang singkat. b) Terdakwa mengurus dan menggunakan visa on arrival / visa kunjungan yang lebih mudah dan murah pengurusannya. c) Rencana waktu tinggal di Indonesia lebih singkat dari waktu kerja dikarenakan pekerjaan belum selesai. d) Terdakwa mencari keuntungan (uang). 2. Modus a) Terdakwa mejalankan tugas sebagai pengawas dan membentuk efisiensi kerja pada perusahaan yang ada di Indonesia. b) Terdakwa menggunakan visa kunjungan saat datang ke Indonesia yang seharusnya visa ijin tinggal atau ijin tinggal terbatas. c) Terdakwa menawarkan atau menyewakan vila di Indonesia secara langsung maupun melalui aplikasi online AirBnB. d) Terdakwa menawarkan dan mengelola bisnis penyewaan vila dengan menyalaahgunakan ijin tinggal yang diberikan. e) Terdakwa melakukan bisnis (jual gelang tasbih dan ritual doa) tidak sesuai dengan ijin tinggal dan ijin dari pejabat yang berwenang. Kata kunci: Tindak Pidana, Warga Negara Asing, Imigrasi

ANALISIS KONTRIBUSI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP BELANJA LANGSUNG DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KINERJA PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN TAHUN 2017-2020

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Setiap daerah memiliki kemampuan keuangan yang tidak sama dalam mendanai kegiatan-kegiatannya, hal ini menimbulkan ketimpangan fiscal antara satu daerah dengan daerah yang lain. Oleh karena itu untuk mengatasi ketimpanga fiscal pemerintah mengalokasikan dana yang bersumber dari APBD untuk mendanai daerah dalam pelaksanaan kegiatan. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 Pasal 10 menyatakan bahwa sumber-sumber pembiayaan untuk pembangunan daerah antara lain berasal dari PAD yang diterima oleh daerah-daerah dari pemerintah pusat. Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 menyebutkan pengertian kinerja sebagai berikut, kinerja adalah keluaran atau hasil dari kegiatan/program yang akan atau telah dicapai sehubungan dengan penggunaan anggaran dengan kuantitas dan kualitas yang terukur. Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 adalah yaitu sumber keuanga daerah yang digali dari wilayah daerah yang bersangkutan yang terdiri dari hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan keuangan daerah yang dipisahan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Menurut Erlina dan Omar Sakti dkk (2015:158) belanja langsung merupakan belanja yang dianggarkan terkait secara langsung dengan pelaksanaan program dan kegiatan.kelompok belanja langsung dari suatu kegiatan dibagi menurut jenis belanja yang terdiri dari: belanja pegawai, belanja barang dan jasa, dan belanja modal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi Pendapatan Asli daerah terhadap Belanja Langsung dan implikasinya terhadap Kinerja.Penelitian ini menggunakan Pendekatan kuantitatif.Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD tahun 2017-2020).Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan data Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan.Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa PAD tidak ada hubungan kinerja dan derajat hubungan antara variabel PAD dengan kinerja termasuk dalam kategori sangat rendah dan hasil penelitian ini membuktikan bahwa belanja langsung tidak ada hubungan kinerja dan derajat hubungan antara variabel belanja langsung dengan kinerja termasuk dalam kategori sangat rendah.

GEREJA DAN SAMPAH

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sampah merupakan salah satu krisis lingkungan hidup yang menjadi permasalahan hingga saat ini. Akibat dari semakin bertambahnya jumlah penduduk, tingkat konsumsi masyarakat serta aktivitas lainnya maka bertambah pula sampah yang dihasilkan. Sampah dibuang sembarangan dan  sering ditemukan di berbagai tempat seperti jalann, pusat pertokoan, sarana milik pemerintah dan lain sebagainya. Salah satu sarana milik pemerintah yang mengelola dan mengolah sampah adalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pada TPA terdapat banyak sampah dengan jenis dan karakteristik berbeda. Jika sampah-sampah ini tidak ditanggulangi secara serius, maka akan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan di sekitarnya. Untuk menjawab permasalahan dampak buruk sampah bagi lingkungan maka hal tersebut merupakan tanggung jawab bersama, termasuk pihak gereja, Gereja khususnya GMIT terpanggil secara aktif untuk melibatkan diri dan memiliki kepekaan dalam usaha peduli terhadap lingkungan hidup dan masalah-masalahnya di dalamnya. Dalam mengkaji masalah ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif, dalam bentuk studi lapangan. Jemaat GMIT Efata Batukapur memiliki tanggung jawab yang lebih  untuk terlibat dalam upaya menjaga lingkungan hidup. Konteks dan keadaan lingkungan Jemaat GMIT Efata Batukapur diperhadapkan dengan masalah krisis lingkungan akibat sampah di TPA Alak yang telah memiliki dampak buruk terhadap kehidupan, baik terhadap manusia dan lingkungan sekitarnya. Dalam mewujudkan tanggung jawab gereja terhadap lingkungan hidup, maka gereja perlu memiliki misi pelayanan yang bergerak di bidang ekologi. Penulis melihat misi pelayanan Jemaat GMIT Efata Batukapur belum menjawab permasalahan yang sedang terjadi. Maka penulis menawarkan perspektif ekotelogi yang berjudul ecomissiology menurut Ross Langmead. Penulis memilih perspektif ini dengan alasan, perspektif ekoteologi Ross Langmead menggunakan unsur misi yang berfokus pada lingkungan hidup. Tidak hanya teori mengenai ekoteologi, tetapi praktik ekoteologi disampaikan melalui pendekatan ekomisiologi. Hal ini menjadi relevan dengan permasalahan yang diangkat penulis tentang peranan misi gereja yang bergerak pada lingkungan hidup dengan dasar Teologi Ekologis. Penulis memilih teks-teks Alkitab baik dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru sebagai landasan Alkitabiah dan kemudian membuat refleksi teologis terhadap masalah yang terjadi. Misi gereja terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui pelayanan-pelayanan yang difokuskan pada krisis lingkungan yang sedang terjadi. Gereja ada di dalam realitas dunia, maka gereja tidak dapat mengabaikan tugas panggilannya di dunia, termasuk terlibat untuk memelihara dan menjaga lingkungan hidup sebagai suatu kesatuan.

TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ATLET PENCAK SILAT TUNGGAL HATI SEMINARI-TUNGGAL HATI MARIA RANTING MAUBESI KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Stefanus Kause.Nim. 16323212dengan judul: “Tingkat Kebugaran Jasmani Atlet Pencak Silat Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria Ranting Maubesi Kabupaten Timor Tengah Utara”. Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Dosen Pembimbing I: Agustinus J. Nafie, S.Pd., M.Or dan Pembimbing II: Alventur Baun, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci : Kebugaran Jasmani, Atlet, Pencak Silat Kebugaran jasmani merupakan salah satu modal utama yang harus dimiliki oleh manusia, karena dengan memiliki tingkat kebugaran jasmani yang baik maka manusia akan lebih mudah dalam melakukan aktivitas atau pekerjaannya. Tujuan dari kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh seseorang untuk melakukan tugas dan pekerjaan sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti, sehingga tubuh masih memiliki simpanan tenaga untuk mengatasi beban kerja tambahan.Dalam pencak silat, setiap atlet selalu dituntut untuk selalu bisa bergerak dengan memperhatikan kebugaran dirinya.Sehingga atlet pencak silat memilki kebugaran jasmani yang baik agar pergerakan yangdilakukan efektif dan efisien.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui tingkat Kebugaran Jasmani Atlet Pencak Silat Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria Ranting Maubesi. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif, dengan teknik pengumpulan dan analisis data menggunakan norma Tes Kebugaran Jasmani Indonesia untuk anak usia 16-19 tahun. Hasil penelitian tentang Tingkat Kebugaran Jasmani Atlet Pencak Silat Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria Ranting Maubesi Kabupaten Timor Tengah Utara sebagai berikut: Hasil rekapitulasi dari keseluruhan item tes berada pada kriteria Baik, dengan jumlah hasil perolehan pada keseluruhan adalah 21,6 dan hasil tes tingkat kebugaran jasmani para atlet putri dengan jumlah hasil perolehan pada keseluruhan adalah 22,9 dan berada pada kriteria Baik Sekali. (a). Lari 60 meter diperoleh dari item tes ini adalah dibawah 7,3 detik untuk atlet putra dan 7,6 detik untuk atlet putri dengan klasifikasi Baik Sekali, (b).Gantung diperoleh hasil dari tes kebugaran jasmani pada item gantung angkat tubuh untuk atlet putra adalah 10,8 dengan kriteria Sedang dan gantung siku tekuk memperoleh hasil 19,5 dengan diklasifikasi Sedang untuk atlet putri, (c). Baring duduk diperoleh hasil 40,4 dengan klasifikasi Baik oleh 10 orang atlet putra dan 34,6 dengan klasifikasi Baik Sekali untuk atlet putri, (d). Loncat tegak memperoleh hasil 65,2 dengan klasifikasi Sedang untuk atlet putra dan 54,1 dengan klasifikasi Sangat Baik untuk atlet putri, (e). Lari 1.200 meter diperoleh dari keseluruhan sampel yang mengikuti item tes TKJI yang dilaksakan oleh atlet putra dan putri berada di bawah 3,14 menit dengan klasifikasi baik sekali.

TINJAUAN TENTANG PEMBELAJARAN PENJASORKES DI SMP NEGERI SATU ATAP FOTILO KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Pembelajaran Penjasorkes disekolah merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, ketrampilan gerak, ketrampilan sosial, penalaran, stabilitas emosional, tindakan moral, aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui aktivitas jasmani, olahraga, dan kesehatan terpilih yang direncanakan secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional. Tujuan penelitian: Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penilitian ini adalah untuk menegetahui bagaimana pembelajaran Penjasorkes di SMP Negeri Satu Atap Fotilo. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatif Hasil dan pembahasan: Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan guru Penjasorkes, dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display, dan conclusiondrawing/verification Hasil dan pembahasan guru Penjasorkes terhadap proses pembelajaran Penjasorkes di SMP Negeri Satu Atap Fotilo berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Penjasorkes dengan memberikan manfaat dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa mengenai terutama dalam matapelajaran Penjasorkes. Simpulan: Pembelajaran Penjasorkes dilakukan guru dan siswa di sekolah. Oleh karena itu guru harus menyiapkan banyak materi sehingga semua proses belajar mengajar berjalan dengan lancar.

DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA INSUBORDINASI DALAM MILITER

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi penulis, adalah “Deskripsi Tentang Motif, Modus Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Insubordinasi Dalam Militer”. Permasalahan pokok yang dibahas dalam penelitian ini adalah : 1. Bagaiman Motif Pelaku melakukan Tindak Pidana Insubordinasi Dalam Militer ? 2. Bagaimana Modus Pelaku melakukan Tindak Pidana Insubordinasi Dalam Militer ? 3. Bagaimana Akibat Hukum Bagi Pelaku dan Korban Tindak Pidana Insubordinasi Dalam Militer ? Tujuan penelitian ini adalah : 1. Untuk mengetahui Motif Pelaku melakukan Tindak Pidana Insubordinasi Dalam Militer. 2. Untuk mengetahui Modus Pelaku melakukan Tindak Pidana Insubordinasi Dalam Militer. 3. Untuk mengetahui Akibat Hukum Bagi Pelaku dan Korban Tindak Pidana Insubordinasi Dalam Militer. Sifat penelitian penulis adalah “Deskriptif”, diartikan bahwa penelitian ini dapat memberikan suatu gambaran serta menguraikan suatu permasalahan yang diteliti, dan menyimpulkan serta dapat menganalisisnya. Sedangkan jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normatif. Sehingga pengumpulan data dilakukan melalui kepustakaan, yang dimana penelitian hukum normatif mencakup : penelitian terhadap asas-asas hukum, sistematik hukum, taraf sinkronisasi vertical dan horizontal, perbandingan hukum, sejarah hukum dan variable yang digunakan dalam penelitian ini yaitu : variabel bebas adalah bebas dalam mempengaruhi variabel lain. Yang menjadikan variable bebas Motif, Modus dan Akibat Hukum Bagi Pelaku dan Korban Tindak Pidana Insubordiansi Dalam Militer. Sedangkan veriabel terikat adalah ubahan terikat yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat dari adanya pengubah variable bebas. Oleh karenanya, varibel terikat dalam penelitian ini adalah Tindak Pidana Insubordinasi Dalam Militer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang merupakan motif, modus dan akibat hukum bagi pelaku dankorban tindak pidana insubordinasi dalam militer adalah : 1. Motif Pelaku Tindak Insubordinasi Dalam Militer yaitu : a. Balas Dendam b. Malu 2. Modus Pelaku Tindak Pidana Insubordinasi Militer yaitu : a. Memukul muka/wajah korban. b. Menusu perut, dada dan lengan kiri korban. 3. Akibat Hukum Dari Tindak Insubordinasi Militer Terhadap Pelaku Dan Korban. a. Akibat Hukum Terhadap Pelaku. 1) Terdakwa dijatuhi hukuman pidana penjara. 2) Dipecat. b. Akibat Hukum Terhadap Korban 1) Korban mengalami luka dan diproses hukum oleh pengadilan militer. 2) Korban meninggal dunia.

DESKRIPSI TENTANG TERJADINYA TINDAK PIDANA PEMELIHARAAN SATWA YANG DILINDUNGI TANPA IJIN (SUATU KAJIAN SOSIOLOGI HUKUM)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi penulis, adalah “Deskripsi Tentang Terjadinya Tindak Pidana Pemeliharaan Satwa Yang Dilindungi Tanpa Ijin (Suatu Kajian Sosiologi Hukum)”. Permasalahan pokok yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah: Faktor-Faktor Sosiologis Apakah Yang Menyebabkan Terjadinya Tindak Pidana Pemeliharaan Satwa Yang Di Lindungi Tanpa Ijin. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor sosiologi yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pemeliharaan satwa yang di lindungi tanpa ijin. Sifat penelitian penulis adalah deskriptif, sedangkan jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normative. Hasil penelitian penulis adalah faktor-faktor sosiologi yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pemeliharaan satwa yang di lindungi tanpa ijin yaitu : 1. Faktor Rendahnya Pengetahuan Hukum Masyarakat Rendahnya Pengetahuan Masyarakat merupakan salah satu faktor yang menyebabkan para pelaku melakukan Tindakan pemeliharaan satwa yang dilindungi tanpa izin. Terdakwa tidak mengerti / tidak tahu masalah hukum dan tidak tahu bahwa apabila memelihara satwa tersebut harus terlebih dahulu mendapat ijin dari pihak yang berwenang. 2. Faktor Tingkat Hukuman Rendah Ancaman hukuman yang diberikan kepada pelaku tindak pidana pemeliharaan satwa yang dilindungi tidak berat atau sangat ringan sehingga tidak memberikan efek jera atau rasa takut kepada pelaku tindak pidana pemeliharaan satwa yang dilindungi 3. Faktor Hobi atau Kesenangan Tindakan pemeliharaan satwa yang dilindungi tanpa izin terjadi karena rasa sayang dan kecintaanya terhadap binatang serta senang atau hoby memelihara binatang. Tidak ada niatan dari terdakwa untuk menjual satwa tersebut. Saran yang penulis berikan adalah diharapkan lebih mengoptimalkan lagi penegakan hukum dan penindakan secara tegas dan nyata terhadap para pelanggaran memelihara satwa yang di lindungi sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang ada yaitu Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990, sehingga menimbulkan efek jera bagi pelanggar, sehingga di harapkan jumlah pelanggar dalam mememlihara satwa yang dilindungi tanpa surat ijin menjadi menurun di banding tahun-tahun sebelumnya

ANALISIS YURIDIS TENTANG PUTUSAN HAKIM TERHADAP PEREMPUAN SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Skripsi ini berjudul: “Analisis Yuridis tentang Putusan Hakim Terhadap Perempuan Sebagai Pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah mengapa putusan Hakim terhadap perempuan sebagai pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I ada yang berupa pemidanaan, rehabilitasi, serta pemidanaan dan rehabilitasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan Hakim sehingga menjatuhkan putusan terhadap perempuan yang melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I yang berupa pemidanaan, rehabilitasi, serta pemidanaan dan rehabilitasi. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap perempuan pelaku tindak pidana narkotika golongan I sedangkan variabel terikat adalah putusan hakim ada yang berupa pemidanaan, rehabilitasi, serta pemidanaan dan rehabilitasi terhadap perempuan yang melakukan tindak pidana narkotika golongan I. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi dasar pertimbangan putusan hakim terhadap perempuan sebagai pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I berupa pemidanaan adalah pelaku sebagai pengguna aktif narkotika dan pelaku bertindak sebagai perantara; sedangkan pada rehabilitasi adalah barang bukti narkotika jenis sabu kurang dari 1 (satu) gram dan pelaku merupakan pecandu narkotika; serta pada pemidanaan dan rehabilitasi adalah barang bukti narkotika jenis sabu kurang dari 1 (satu) gram, pelaku menghisap sabu sebanyak 1 (satu) kali, pelaku merupakan orang yang “diajak dan/atau dibujuk” untuk menggunakan narkotika golongan I, dan pelaku merupakan seorang ibu dari 2 (dua) orang anak dan sedang hamil 7 (tujuh) bulan. Saran yang penulis berikan adalah diharapkan bagi penegak hukum, dalam hal ini Hakim agar dalam menjatuhkan putusan berupa pemidanaan, rehabilitasi serta pemidanaan dan rehabilitasi haruslah bersifat yuridis dan non yuridis, secara khusus mempertimbangkan kondisi perempuan sebagai pelaku tindak pidana. Sedangkan bagi kalangan masyarakat, khususnya perempuan sebagai subyek hukum khusus agar menghindarkan diri dari bentuk-bentuk penyalahgunaan narkotika yang dapat menjerumuskan perempuan pada pemidanaan yang berujung nestapa. Kata Kunci: Dasar Pertimbangan Hakim, Penyalahgunaan Narkotika, Perempuan

IDENTIFIKASI DAN KEANEKARAGAMAN JENIS GASTROPODA PADA ZONA INTERTIDAL DI PANTAI MBIU DESA MBIU LOMBO KECAMATAN NDAO NUSE KABUPATEN ROTE NDAO

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gastropods is animal which has soft body that moves with its stomach. Gastropods has an important role for ecology, economy and education. The purpose of this study was to find out the types and diversities of the Mbiu village, Ndao Nuse sub-district, Rote Ndao Regency. Method that used in this study was line transect method. Sampling location determination technique used sampling area. The method used in this study was Quantitative descriptive method. Based on this study resulted at Mbiu beach, gastropods class foubd 7 families, they were Conidae family, Strombidae family, Trochidae family, Turbinellidae family, Cypraeidae family, Volotidae family, and Angariidae family. Gastropods diversities index on transect I, II, III at Mbiu beach was medium, because showed H’= 1,82. But, abundance, relative abudance and domination index highest on Vasum tuyrbinellus species was 7,77 Ind/m2, 31,39%, 0,09. In conlusion, gastropods population at Mbiu beach. Beside that, need to do the next study on the different seasons to find out the morphology types found and its relationship with another biota.

PENGGUNAAN KEMASAN DAN LAMA PENYIMPANAN GARAM TRADISIONAL DI KELOMPOK TIBERIAS KELURAHAN OESAPA BARAT KOTA KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Garam adalah salah satu pelengkap pangan yang merupakan sumber elektrolit bagi tubuh manusia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan kemasan dan lama penyimpanan garam tradisional di Kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2021 di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang untuk lokasi survei dan pengambilan sampel. Pengujian kadar air di Laboratorium Pertanian Politani Negeri Kupang sedangkan pengukuran suhu dan kelembaban di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan analisis data menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian penggunaan kemasan dan lama penyimpanan garam tradisional di kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat Kota Kupang yaitu kadar air melebihi (SNI 3556-2016) dan (SNI 4435-2017), suhu tertinggi pada penyimpanan 0 hari dengan suhu 30,5ᴼC dan terendah pada penyimpanan 12 hari dengan suhu 27,9ᴼC dan kelembaban tertinggi pada penyimpanan 12 hari dan terendah pada penyimpanan 0 hari. Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan yaitu teknik pembuatan garam masak menggunakan alat tradisonal di kelompok Tiberias Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang yaitu garam krosok sebanyak 18 kg, air tawar 100 liter dicampur dengan garam krosok, penyaringan berlangsung selama ±1 jam, pemasakan selama ±6-7 jam, penirisan garam berlangsung selama ±5 jam dan pengaruh penggunaan kemasan dan lama penyimpanan garam tradisional di kelompok Tiberias kadar air melebihi persyaratan mutu garam konsumsi beriodium (SNI 3556-2016) dan syarat mutu garam bahan baku untuk garam konsumsi beriodium (SNI 4435-2017), suhu tertinggi pada penyimpanan 0 hari dengan suhu 30,5ᴼC dan terendah pada penyimpanan 12 hari dengan suhu 27,9ᴼC dan kelembaban tertinggi pada penyimpanan 12 hari dan terendah pada penyimpanan 0 hari

ALASAN PENGADILAN MENOLAK GUGATAN PENGGUGAT DALAM SENGKETA HAK TANGGUNGAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul : “Alasan Pengadilan Menolak Gugatan Penggugat Dalam Sengketa Hak Tanggungan”. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apa alasan pengadilan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hak tanggungan ? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui alasan pengadilan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hak tanggungan. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian normatif yaitu dengan mengkaji putusan pengadilan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah alasan pengadilan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hak tanggungan Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan peradilan terhadap sengketa Pelelangan Jaminan Hak Tanggungan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan, alasan pengadilan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hak tanggungan adalah : 1. Penggugat selaku debitur terbuti melakukan wanprestasi 2. Pelaksanan Pelelangan jaminan sesuai ketentuan hukum Untuk itu diharapkan bagi pihak debitur senantiasa agar selalu membayar hutangnya dengan tepat waktu agar tidak menunggak dan menyebabkan kredit macet, dan pada akhirnya sertifikat hak atas tanah yang diikat hak tanggungan tidak akan dilelang eksekusi hak tanggungan dan bagi pihak Kreditur dalam hal ini pihak perbankan harus lebih teliti dan hati-hati dalam melakukan fasilitas kredit pada calon debitur. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya wanprestasi yang dilakukan oleh kreditur yang menyebabkan kredit macet.

MODEL LATIHAN FISIK TERHADAP DAYA TAHAN OTOT LENGAN PEMAIN BOLA VOLI PUTRA PADA CLUB BANK NTT KOTA KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Vinsensius E. Leu. Nim. 16323969 dengan judul: “Model Latihan Fisik Terhadap Daya Tahan Otot Lengan Pemain Bola Voli Putra Pada Club Bank NTT Kota Kupang”. Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Dosen Pembimbing I: M. Rambu P. Wasak, S.Pd., M.Pd dan Pembimbing II: Alventur Baun, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci : Model Latihan Fisik, Daya Tahan Otot Lengan. Latihan kondisi fisik kebugaran jasmani para pemain dapat dipertahankan atau ditingkatkan baik yang berhubungan dengan keterampilan maupun kesehatan secara umum. Latihan kondisi fisik adalah proses peningkatan aktivitas gerak jasmani yang dilakukan secara sistematis dan ditingkatkan secara progresif untuk mempertahankan kebugaran jasmani agar tercapai kemampuan kerja fisik yang optimal. Model latihan daya tahan otot pada prinsipnya harus dilakukan berulang kali pada sewaktu latihan. Latihan yang dilakukan harus sesuai dengan bagian otot yang akan ditingkatkan daya tahannya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui model latihan fisik daya tahan otot lengan pemaian bola voli putra pada Club Bank NTT Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif naturalistik. Hasil penelitian tentang model latihan fisik terhadap daya tahan otot lengan pemain bola voli putra pada Club Bank NTT Kota Kupang sebagai berikut: (1). Latihan akan berjalan sesuai dengan tujuan apabila diprogram sesuai dengan kaidah-kaidah latihan yang benar. Program latihan pada Club Bank NTT Kota Kupang sudah berjalan berdasarkan program yang dibuat oleh pelatih. Pelatih sangatlah antosias dalam menjaga kondisi fisik setiap atlet, (2). Model latihan untuk daya otot lengan yang lakukan atau terapkan pada atlet adalah push up, tarik karet elestis, pull up, dan bermain barbell. Model latihan ini, dilaksanakan pada setiap hari latihan. Dapat disimpulkan bahwa Proses peningkatan aktifitas gerak yang dilakukan secara sistematis dan ditingkatkan secara progresif sangatlah penting untuk mempertahankan daya tahan fisik. Latihan kondisi fisik para pemain dapat dipertahankan atau ditingkatkan dengan baik melalui penerapan model latihan yang akurat dan berkelanjutan.

STUDI EKSPLORATIF DAMPAK PANDEMI COVID-19 DALAM PROSES PEMBELAJARAN ONLINE DI SMP NEGERI BAKIRUK KECAMATAN MALAKA TENGAH KABUPATEN MALAKATAHUN AJARAN 2020/2021

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pandemi COVID-19 dalam proses pembelajaran online di SMP Negeri Bakiruk Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka Tahun Ajaran 2020/2021 dan penelitian ini pada bulan juni 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif bersifat deskriptif yang bertujuan untuk mengali sebuah masalah yang terjadi di SMP Negeri Bakiruk Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka Tahun Ajaran 2020/2021. Tujuan penelitian ini untuk melihat dampak pandemi COVID-19 dalam proses pembelajaran online bagi guru dan peserta didik. Dengan subjek yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah satu guru IPA Terpadu dan siswa-siswi kelas VIIIA sebanyak 25 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara mereduksi data, merangkum hal-hal pokok (display data) dan menarik kesimpulan (verivikasi data). Hasil dari penelitian ini adalah pandemi COVID-19 membahwa dampak yang sangat besar dalam proses pembelajaran terhadap pembelajaran bagi guru dan siswa serta kendala yang dihadapi guru dalam melakukan pengajaran, oleh karena itu pembelajaran biasanya dilaksanakan secara langsung kini dialihkan menjadi pembelajaran online. Selain itu penulis juga ingin melihat sisi positif dari pandemi COVID-19 dalam proses pembelajaran online bagi guru dan peserta didik. Peserta didik juga merasa jenuh dan bosan selama melaksanakan pembelajaran online dimasa pandemi COVID-19 saat ini. Pembelajaran online yang dilakukan untuk siswa-siswi kelas VIIIA di SMP Negeri Bakiruk Kecamatan Malaka tengah kurang aktif.

TINJAUAN TENTANG TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA SMA EFATA SOE DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PERMAINAN VOLI

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TINJAUAN TENTANG TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA SMA EFATA SOE DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PERMAINAN BOLA VOLI Yandri Tomi Atoin Tse1*,Agustinus J. Nafie, S.Pd., M.Or2,Jimmy CH. Atty, S.Pd., M.FIS., AIFO3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Olahragamerupakansuatuaktifitas yang tidakterpisahkandalamkehidupandanrutinitassehari-sehari, aktifitasolahragadapatdilakukandimanapunkapanpundanolehsiapapun, mulaidarianak-anakremaja orang dewasasampaiusialanjut. Kebugaran jasmani sangat penting dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Tujuan penelitian: penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif. Pengambilan data menggunnakan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) edisi revisi tahun 2010 untuk siswa usia 16-19 tahun. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa ekstrakurikuler permainan voli SMA Efata soe berjumpah 11 orang. Metode penelitian: Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif dengan persentase. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pengukuran tingkat Kebugaran jasmani siswa SMA Efata Soe selama masa kegiatan ekstrakurikuler bola voli adalah sebagai berikut: pada kategori “Baik sekali” 0% (0 siswa), “Baik” 9,09% (1 siswa), “Sedang” 54,55% (6 siswa), “Kurang” 36,36% (4 siswa), dan “Kurang sekali” 0% (0 siswa). Simpulan: Tingkat kebugaran jasmani siswa SMA Efata Soe selama masa kegiatan ekstrakurikuler bola voli adalah sebagai berikut: pada kategori “Baik sekali” 0% (0 siswa), “Baik” 9,09% (1 siswa), “Sedang” 54,55% (6 siswa), “Kurang” 36,36% (4 siswa), dan “Kurang sekali” 0% (0 siswa). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa SMA Efata Soe berkategori Sedang. Katakunci: Tes Kebugaran Jasmani Indonesia, Siswa, SMA Efata Soe

STRATEGI GURU PENJASORKES DALAM MEMBINA TANGGUNG JAWAB SISWA PADA PEMBELAJARAN ONLINE

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, strategi guru Penjasorkes mempunyai peran penting dalam suatu pembelajaran serta dapat membina perilaku tanggung jawab siswa dengan baik. Penelitian ini mengacu pada rumusan masalah mengenai bagaimana strategi guru penjasorkes dalam membina tanggung jawab siswa pada pembelajaran online. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi guru penjasorkes dalam membina tanggung jawab siswa pada pembelajaran online Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan Hasil dan pembahasan: Penerapan strategi pembelajaran sangat penting dalam pembinaan tanggung jawab siswa, gunanya agar setiap perilaku atau karakter siswa dapat terbentuk dengan baik. Hal ini akan dijadikan dasar utama dan dapat berpengaruh pada perilaku siswa serta dapat meningkatkan minat belajar siswa. Strategi guru penjasorkes dalam membina tanggung jawab siswa menunjukan hasil pencapaian yang baik. Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran sangat penting dalam membina perilaku tanggung jawab siswa yaitu melalui pembelajaran jarak jauh dimasa covid-19 dengan menggunakan aplikasi yang ada. Dengan aplikasi yang ada dapat membantu siswa dalam mengerjakan tugas dan juga dapat membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran.