· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) belum nampaknya krakter siswa di SDK Yasawari Lobus dalam mengikuti Pembelajaran PJOK pada masa Pandemi 2) belum adanya dampak dari kerakter siswa SDK Yaswari Lobus dalam mengikuti Pembelajaran PJOK pada masa Pandemi.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya dalam meningkatkan karakter siswa sekolah dasar dalam mengikuti pembelajaran PJOK pada masa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari II siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi.
Hasil dan pembahasan: Hasil penlitian menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil analisis data refleksi pada setiap siklus, maka penulis dapat menarik kesimpulan bahwa: Pembelajaran PJOK dapat meningkatkan karakter siswa. Hal ini terlihat pada hasil ketuntasan peningkatan karakter siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan yaitu 75. Pada siklus I siswa memperoleh hasil nilai rata-rata sebesar 56,2 (14) siswa 50% yang dikatakan tidak tuntas. Sehingga dilanjutkan ke siklus II siswa memperoleh nilai rata-rata 78,8 (22) siswa 92% sehingga dikatakan tuntas atau berhasil. Pada pembelajaran PJOK dalam meningkatkan karakter Pada siswa SDK Yaswari Lobus Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dikatakan berhasil pada siklus II.
Simpulan: peneliti ini adalah menunjukkan bahwa terjadi peningkatkan karakter siswa dalam mengikuti pembekajaran PJOK pada masa pandemi.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Dalam penelitian ini adalah Latihan taekwondo di SMPN 4 Loli masi kurang optimal dengan keterbatasan sarana dan prasarana yang ada dalam lingkungan latihan taekwondo dan latihan taekwondo di SMPN 4 loli masi cenderung monoton.maka dari itu latihan selalu di lakukan ber ulang ulang
Tujuan penelitian: Sehubungan dengan masalah yang akan dibahas, maka adapun tujuan penyusunan penelitian ini adalah untuk mengetahui latihan taekwondo di SMPN 4 loli.
Metode penelitian: Dalam penelitian ini motode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat empat pola latihan taekwondo, yakni pola latihan fisik, pola latihan teknik, pola latihan taktik dan pola latihan mental. Agar pola latihan taekwondo mencapai hasil latihan yang maksimal, maka program atau bentuk latihan disusun hendaknya mempertimbangkan kemampuan dasar setiap siswa dan mengembangkan kemampuan seorang siswa yang telah direncanakan secara sistematis dan terstruktur dalam jangka waktu yang lama, agar dapat meningkatkan kemampuan gerak baik dari segi: latihan fisik, teknik dan taktik yang sudah di ajari oleh pelatih.
Simpulan: Mengembangkan kemampuan latihan siswa dan patut di pertahankan yaitu bagaimana kedisiplinan dalam mengikuti latihan taekwondo yaitu kedisiplinan waktu, mengikuti arahan pelati, dan benar-benar latihan dengan tulus dalam mengikuti latihan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bunuh diri adalah tindakan sadar seseorang yang sengaja mematikan dirinya sendiri karena berbagai alasan masalah pribadi maupun masalah finansial lainnya. Bunuh diri merupakan masalah yang fenomenal karena bukanlah hal yang mudah seseorang melakukan bunuh diri, sehingga jika ada yang melakukan bunuh diri akan menimbulkan berbagai konsekuensi sampai pada ketimpangan-ketimpangan sosial, yakni menimbulkan bahan bicara publik. Bunuh diri di Indonesia bahkan sampe ke daerah NTT yang marak terjadi oleh karena fungsi control mengelola stress dan emosional tidak begitu kuat. Sehingga tantangan yang hadir seolah-olah telah menutup jalan hidup. Artinya bunuh diri yang terjadi akibat masalah yang hadir baik dari dalam diri maupun dari luar diri seseorang, masalah-masalah itu mengganggu aspek ketahanan psikologis yang meliputi psikis dan fisik. Oleh karena ketidak mampanan dalam mengelola stress dan emosional seseorang akan nekat melakukan bunuh diri. Bahkan tindakan bunuh diri tidak melihat hidup sebagai pemberian Tuhan. Sebagaimana masalah/kasus bunuh diri yang terjadi di Jemaat GMIT Pniel Sikumana, suami istri dalam rentan waktu 2 bulan berturut-turut melakukan tindakan bunuh diri. Bunuh diri itu terjadi akibat masalah ekonomi rumah tangga. Namun sayangnya tindakan bunuh diri itu memberi dampak trauma bagi keluarga dan dua orang anak mereka yang masih kecil. Pelaku bunuh diri berinisial EF (istri) dan MO (suami) mereka dikaruniakan dua orang anak yang masih sangat kecil.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN KETERAMPILAN TENDANGAN SABIT PADA ATLET REMAJA PERISAI DIRI DI UNIT WALIKOTA KUPANG
Adrianus Steven Seran1*, Agustinus Jacob Nafie2, David Loba3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Keterampilan tendangan merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh seorang atlet dalam pertandingan silat, salah satunya yaitu keterampilan tendangan sabit. Keterampilan tendangan sabit sangat penting dimiliki oleh seorang atlet karena atlet yang terampil dalam melakukan tendangan akan membuat prestasi yang memuaskan dalam pertandingannya.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan tendangan sabit atlet remaja Perisai Diri di Unit Walikota Kupang.
Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan di tempat latihan Perisai Diri Unit Walikota Kupang. Subjek data dalam penelitian ini ialah pelatih dan atlet remaja dengan keseluruhan berjumlah 4 orang informan. Penelitian ini dilakukan pada saat kegiatan latihan berlangsung dengan waktu penelitian yang dibutuhkan sebanyak 1 bulan 12 hari. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dengan model Miles and Huberman: tahap reduksi, display, dan verifikasi data.
Hasil dan pembahasan: Indikator keterampilan tendangan sabit yaitu kemampuan merencanakan dan kemampuan melakukan tendangan mulai dari rangkaian gerak awalan, gerakan inti hingga akhiran. Hasil penelitian berupa hasil analisis gerak keterampilam tendangan sabit atlet remaja Perisai Diri di Unit Walikota Kupang tergambar pada setiap gerakan sampel yang terdapat pada lembar pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan tendangan sabit atlet remaja yang telah diteliti dan ditinjau oleh peneliti berdasarkan teori dan hasil observasi di lapangan telah efektif, baik dan benar sesuai teknik dasar yang ada.
Simpulan: Berdasarkan pembahasan hasil tinjauan mengenai keterampilan tendangan sabit pada atlet remaja Perisai Diri di Unit Walikota Kupang dapat disimpulkan bahwa dalam menggunakan teknik tendangan sabit ada beberapa faktor penentu keberhasilan atlet yakni intensitas latihan dan keseimbangan. Rangkaian gerak dasar teknik tendangan sabit meliputi awalan, gerakan inti dan akhiran. Kematangan dari tiga rangkaian gerakan ini juga berpengaruh pada keberhasilan setiap serangan yang diarahkan ke lawan dalam pertandingan.
Katakunci: Keterampilan; Tendangan Sabit; Atlet Remaja Perisai Diri.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PENGARUH FASILITAS DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS OELABA KECAMATAN ROTE BARAT LAUT
KABUPATEN ROTE NDAO
Puskesmas sebagai salah satu tempat pelayanan kesehatan yang paling penting untuk memberikan fasilitas dan kualitas pelayanan kepada seluruh masyarakat. Puskesmas diharuskan untuk selalu menjaga kepercayaan dan kepuasan pasien dengan memberikan fasilitas dan pelayanan yang bermutu. Puskesmas berarti harus memberikan fasilitas pelayanan kepada pasien didasarkan pada standart kualitas untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat, sehingga dapat memperoleh kepuasan yang ahkirnya dapat meningkatkan kpercayaan pasien terhadap Puskesmas Oelaba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:
Fasilitas adalah peralatan fisik harus ada sebelum suatu jasa yang dapat ditawarkan kepada pelanggan. Karena bentuk jasa tak bisa dilihat, tidak bisa dicium dan tidak bisa diraba maka wujud fisik penting sebagai ukuran dari pelayanan (Tjiptono, 2011:38).
Kualitas pelayanan adalah suatu tingkat keunggulan yang dirasakan seseorang terhadap suatu jasa yang suatu jasa yang diharapkan dari perbandingan atara keinginan dan kinerja yang dirasakan konsumen setelah membeli jasa tersebut. Menurut Arianto (2018:83) kualitas pelayanan dapat diartikan sebagai berfokus pada memenuhi kebutuhan dan persyaratan, serta pada ketepatan waktu untuk memenuhi harapan pelanggan. Sedangkan menurut Kasmir (2017:470) adalah tindakan atau perbuatan seseorang atau suatu organisasi untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan, sesama karyawan dan juga pimpinan.
Kepuasan pasien terbentuk dari penilaian pelanggan terhadap mutu, kinerja hasil, dan pertimbangan biaya yang dikeluarkan dengan manfaat yang diperoleh dari produk atau pelayanan yang diterima.. Dengan demikian kepuasan terjadi karena penilaian terhadap manfaat serta kenikmatan yang diperoleh lebih dari apa yang dibutuhkan atau diharapkan (Koencoro, 2007). Sedangkan Menurut Pohan dalam Anggriani, 2017 adalah harapan pasien yang timbul atas tindakan tenaga kesehatan sebagai akibat dari kinerja layanan kesehatan selama proses berinteraksi dalam upaya memberikan upaya.
Berdasrkan Penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini penulis akan membahas Pengaruh Fasilitas Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Oelaba Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao
Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini mencakup semua pasien rawat jalan yang berobat/mengunakan jasa Puskesmas Oelaba sebanyak 1381 orang pasien.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan meyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji Stimultan) dan Uji Koofisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulakan bahwa Secara parsial fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Oelaba Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Oelaba Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao. Sedangkan secara stimultan lingkungan kerja dan karasteristik individu berpengaruh positif dan signifikan secara Bersama-sama terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Oelaba Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao.
Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstantan a sebesar 23.903 sedangkan koefisien regresi b1 = 0.281 dan b2 = 0.-185 Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh Fasilitas (X1) dan Kualitas pelayanan (X2) terhadap Kepuasan pasien adalah sebagai berikut : Y = 23.903+ = 0.281 X1 + 0.-185 X2 + e. Selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel Fasilitas (X1) terhadap variabel Kepuasan pasien (Y). diketahui bahwa untuk variabel Fasilitas (X1) di temukan t hitung = 3.452 lebih besar dari t tabel = 1,66196 dan tingkat signifikan = 0.001. Oleh karna itu nilai Sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima yaitu variabel fasilitas (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan secara parsial terhadap variabel kepuasan pasien (Y). Berikut hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh kualitas pelayanan (X2) terhadap kepuasan pasien (Y). diketahui bahwa variabel kualitas pelayanan (X2) ditemukan t hutung = -2.917 lebih besar dari t tabel = 1,66196 dan tingkat sig. = 0.004. Oleh karna nilai sig < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima yaitu variabel kualitas pelayanan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien (Y). untuk hasil uji F didapati F hitung = 8.130 lebih besar dari F tabel = 3,10 dan tingkat Sig = 0.002 oleh karna itu nilai Sig < 0,05 maka Ho (b1 =0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima artinya variabel fasilitas (X1) dan variabel kualitas pelayanan (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara stimultan terhadap variabel kepuasan pasien (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil Uji koofisien determinasi (R2) adalah 0.134 atau 13.4%. Hal ini berarti besar pengaruhnya fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien adalah 13.4%. Sedangkan pengaruh sebesar 87,6% disebabkan oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata Kunci : Fasilitas Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM (KSP) KOPDIT SOLIDARITAS STA. MARIA ASSUMPTA PERIODE 2017-2021
Modal kerja merupakan unsur yang cukup penting dalam suatu badan usaha termasuk koperasi. Modal kerja berkaitan dengan aktiva lancar koperasi yang berperan dalam menjaga kelancaran aktivitas usahanya,sehingga dapat dijadikan alat ukur likuiditas koperasi selama periode tertentu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sumber dan penggunaan modal kerja pada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Solidaritas Sta.Maria Assumpta. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data yang dianalisis berupa laporan keuangan yang terdiri dari neraca pada tahun 2017 Sampai dengan 2021. Data laporan keuangan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis sumber dan penggunaan modal kerja, serta analisis rasio modal kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 2017-2021 terjadinya peningkatan modal kerja yang cenderung mengalami peningkatan, hal ini menunjukkan bahwa koperasi sudah bisa dikatakan mampu mencukupi kebutuhaannya dalam membiaya kegiatan operasional yang bersifat rutin. Sumber modal kerja yang telah dilakukan pada Koperasi Solidaritas Sta. Maria Assumpta pada tahun 2017-2021 terdiri atas beberapa item yaitu : Kenaikan akumulasi penyusutan asset tetap, penurunan biaya perolehan asset tetap,kenaikan simpanan pokok, simpanan wajib, simpanan sukarela, cadangan umumu, cadangan resiko, cadangan koperasi, hibah dan shu tahun berjalan. Sedangkan Penggunaan modal kerja pada Koperasi Solidaritas Sta. Maria Assumpta pada tahun 2017-2021 terdiri atas beberapa item yaitu:Kenaikan penyertaan, kenaikan biaya perolehan asset tetap dan bertambahnya asset lain-lain
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
TRADISI TAGU DALAM GEREJA
Yustinus Ole Awa
Program Studi: Teologi Agama Kristen, Fakultas Teologi, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Indonesia
Email: [email protected]
Tradisi tagu adalah, sebuah tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Rara. Tagu, berarti menanggung hewan yang akan disembelih dalam sebuah ritus. Namun, seiring berjalannya waktu, tradisi tersebut dibawa masuk ke dalam gereja, sebagai sebuah cara pemberitaan injil agar masyarakat Rara dapat menerima injil dan menjadi orang kristen . Tagu, dilakukan dalam gereja pada momen-momen tertentu, seperti hari raya natal dan hari raya paskah. Adapun tujuan dari pelaksanaan tagu dalam gereja, tidak seperti yang dilakukan dalam kepercayaan Marapu. Jika, dalam kepercayaan Marapu, yang menjadi tujuan pelaksanaan tradisi ini adalah sebagai korban yang diberikan kepada Marapu dan juga sebagai salah satu cara untuk meminta petunjuk dari pada yang Ndapa Tekki Ngara, Ndapa Suma Tamo tentang jalan hidup manusia, maka pelaksanaan tagu dalam gereja tidaklah bermaksud demikian. Tujuan, pelaksanaan tagu dalam gereja ialah sebagai bentuk ungkapan syukur umat kepada Allah, atas semua yang Allah lakukan dalam kehidupan manusia, terkhususnya atas keselamatan yang Allah kerjakan dalam Yesus Kristus dan dianugerahkan kepada manusia. Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa terjadi pergeseran makna, maksud dan tujuan pelaksanaan tradisi tagu. Gereja, sebagai sebuah persekutuan orang-orang percaya, memiliki kewajiban untuk terus memelihara dan melestarikan tradisi tersebut sebagai sebuah identitas. Penulis mengkaji masalah tersebut dengan menggunakan tipologi Richard Niebuhr tentang Kristus Mentransformasi, di bawah judul :Tradisi Tagu Dalam Gereja, dengan sub judul “Tinjauan Teologi Kontekstual Terhadap Tradisi Tagu di GKS Jemaat Rara
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DENGAN PENDEKATAN VALUE FOR MONEY PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) NAIBONAT KABUPATEN KUPANG AMOS STEFANUS ENA BLEGUR ABSTRAK Kinerja keuangan merupakan salah satu isu yang sangat penting untuk dikaji dalam organisasi sektor publik. Sejak diterapkannya penganggaran berbasis kinerja, semua organisasi sektor publik dalam pemerintah dituntut untuk mampu menghasilkan kinerja keuangan secara baik. Dengan pengukuran kinerja keuangan, dapat dilihat prospek pertumbuhan dan perkembangan keuangan organisasi. Perusahaan dikatakan berhasil apabila perusahaan telah mencapai suatu kinerja tertentu yang telah ditetapkan (Hery, 2015). Analisis kinerja keuangan pada dasarnya dilakukan untuk menilai kinerja dimasa lalu dengan melakukan berbagai analisis sehingga memperoleh posisi keuangan yang mewakili realitas, entitas dan potensi-potensi kinerja yang akan berlanjut. Salah satu organisasi sektor pulik atau instansi yang memerlukan adanya penggukuran kinerja keuangan adalah rumah sakit. Rumah sakit pemerintah merupakan salah satu organisasi sektor publik yang bergerak dibidang pelayanan kesehatan. Rumah Sakit Umum Naibonat merupakan salah satu rumah sakit pemerintah Kabupaten Kupang yang akan dilihat kinerja keuangannya. Sampel didalam penelitian ini adalah laporan keuangan khususnya Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat Kabupaten Kupang tahun 2017 sampai 2021. Jenis data yang digunakan dalam penelitian data sekunder, Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumen. Teknik analisis data yang digunakan konsep pengukuran Value For Money. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Hasil perhitungan tingkkat ekonomis pada tahun 2017 tidak ekonomis karna rasionya >100%. Sedangkan tahun 2018-2021 berada pada kategori ekonomis karna rasionya 100%. 2. tingkat efisiensi RSUD Naibonat Kabupaten Kupang periode tahun 2017-2021 jika dilihat dari segi rasio efisiensi berada pada kategori efisien karena rasionya 100%. 3. tingkat efektivitas pada RSUD Naibonat Kabupaten Kupang berada pada kriteria efektif karena rasionya >100%. Kata kunci : kinerja keuangan, Value For Money, ekonomi, efisiensi efektivitas.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENJASORKES SISWA KELAS VIII MATERI SENAM LANTAI HANDSTAND OVERSLAG DI SMP SWASTA MERBAUN Fulgens Januarius Rotes 1*, Ramona M. Mae,2Fredik E. Nope, 3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pendidikan Jasmani merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani dan keterampilan berpikir psikis.Berdasarkan pengalaman penulis waktu sekolah di SMP Swasta Merbaun melihat bahwa terbatasanya sarana dan prasarana serta kurangnya modifikasi alat yang digunakan guru dalam pembelajaran sehingga menyebabkan anak-anak kurang tertarik dan merasa takut untuk melakukan gerakan senam lantai dengan benar. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa pada pembelajaran penjasorkes materi senam lantai handstand overslag. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas ( PTK ). Hasil dan pembahasan: Hasil belajar siswa SMP Swasta Merbaun dalam keadaan pra siklustingkat ketuntasannya hanya 20% ( 3 siswa ) dari 15 siswa. Hasil belajar siswa pada siklus I mengalami peningkatan dimana tingkat ketuntasan siswa menjadi 60 % ( 9 siswa ) dan siswa yang tidak tuntas menjadi 40 % ( 6 siswa ). Hasil belajar siswa pada siklus II mengalami peningkatan yang besar dimana siswa yang tuntas menjadi 87 % ( 13 siswa ) siswa yang tidak tuntas menerun menjadi 13 % ( 2 siswa ) Simpulan:Bahwa hasil belajarHanstand Overslag pada siswa kelas VIII di SMP Swasta Merbaun mengalami peningkatan dengan menggunakan pembelejaran model explincit instruction. Katakunci: Handstand Overslag; Hasil Belajar; Pendidikan Jasmani
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Komunikasi yang terjadi tersebut disebut dengan komunikasi organisasi untuk menghasilkan suatu pemahaman, kesatuan pengalaman, dan satu pengertian dalam mencapai tujuan. Kesatuan pengalaman tersebut membentuk suatu iklim komunikasi yang merupakan persepsi-persepsi mengenai pesan dan peristiwa yang terjadi dengan pesan yang terjadi dalam organisasi.
Orang-orang yang menjadi anggota suatu organisasi hidup dalam lingkup organisasi dan berinteraksi membentuk sistem sosial yang dalam perkembangannya tidak lepas dari pengaruh lingkungan baik lingkungan eksternalnya maupun lingkungan internalnya. Artinya selain harus hidup dengan perubahan lingkungan yang terkadang susah diprediksi, anggota organisasi juga harus menghadapi perubahan yang ada dalam lingkungan organisasi tersebut. Organisasi selamanya unik seperti halnya sidik jari dan lapisan salju, masing-masing organisasi memiliki budaya, tradisi, dan metode tindakannya sendiri yang secara keseluruhan menciptakan iklimnya (Davis, 2001)
Kepuasan kerja merupakan sebuah keadaan emosi positf yang di hasilkan dari evaluasi pengalaman kerja seseorang (Mathias,2011:158), Suparyadi, (2015:473), kepuasan kerja merupakan hasil evaluasi dari membandingkan atau analisis oleh pikiran,dan merasakan antara harapan dengan kenyataan atau hasil dari upaya-upaya yang di lakukan oleh seseorang.Robbins,(2013:74) menyatakan bahwa kepuasan keja perasaan positif tentang pekerjaan,yang di hasilkan dari evaluasi kerateristiknya,seseorang dengan tingkat tingi kepuasan kerja memengang perasaan positif tentang pekerjaannya,sementara orang dengan tingkat rendah memengang perasaan negatif.
Kepuasan kerja adalah perasaan dan penilaian seseorang atas pekerjaannya, khususnya mengenai kondisi kerja menyangkut harapan, kebutuhan dan keinginan. Kepuasan kerja merupakan tingkat kesenangan yang dirasakan seseorang atas peranan atau pekerjaannya dalam organisasi yang bisa memicu kenyamanan kerja dan sebaliknya, pelatihan sebagai modal keahlian untuk melkukan sebuah pekerjaan dan kompensasi sebagai faktor pemenuhan kepuasan pekerja atas usaha yang telah dikontribusikan untuk organisasi.
Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas Analisis Pengaruh Iklim Organisasi, Dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pada Kantor Koperasi Kredit (Kopdit) Pintu Air Cabang Betun Kabupaten Malaka. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metode kuantitaf, dengan teknik pengambilan sampel peneliti mengunakan teknik pengambilan data kuisioner. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 31 orang dan jumlah Populasi sebanyak 31 orang karyawan pegawai. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Kuesioner yang merupakan sejumlah pertanyaaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi responden dalam arti laporan tentang pribadinya atau hal-hal yang diketahui.Semantic Differencial scale merupakan metode pengukuran sikap dengan menggunakan skala pengukuran secara verbal dua kutub (bipolar) penelitian yang ekstrim, misalnya : kuat-lemah, baik-buruk,tidak setuju-setuju. Pertanyaan-pertanyaan dalam angket tertutup di buat dengan menggunakan skala 1-5 untuk mendapakan data yang bersifat ordinal dan di beri skor atau nilai sebagai berikut : untuk kategori pertanyaan dengan jawaban sangat tidak setuju atau sangat setuju : sangat tidak setuju 1 2 3 4 5 sangat setuju. Untuk memudahkan pemecahan masalah, Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kuesioner yang secara mendalam menggunakan analisis regressien SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan variabel Iklim organisasi (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada kantor koperasi kredit (Kopdit) pintu air cabang betun kabupaten malaka, hal ini terlihat dari signifikansi iklim organisasi (X1) 0,278> 0,05 dan nilai t hitung 1,223> 2,05183 t tabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti ada berpengaruh antara variabel iklim organisasi (X1) terhadap kepuasan kerja (Y) pada pada kantor koperasi kredit (Kopdit) pintu air cabang betun kabupaten malaka
Hasil uji regresi secara parsial signifikansi pada variabel Diketahui nilai signifikansi variabel kompensasi (X2) pada kantor koperasi kredit (Kopdit) pintu air cabang betun kabupaten malaka, hal ini terlihat dari nilai signifikan variabel kompensasi (X2) 0,670 > 0,05 dan thitung 2,287 < 2,05183 t-tabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti berpengaruh signifikan terhadap variabel k0mpensasi (X2) terhadap kepuasan kerja (Y) pada kantor koperasi kredit (Kopdit) pintu air cabang betun kabupaten malaka. Melalui penelitian ini Penulis menyarankan untuk peneliti selanjutnya lebih memperluas populasi, melengkapi dengan teknik pengumpulan data yang lain atau menyertakan variabel dari faktor -faktor lain yang mempengaruhi Produktivitas Karyawan, seperti Motivasi kerja, Kualitas, Kuantitas, pelaksanaan tanggung jawab, dan kondisi fisik pekerjaan. Peneliti selanjutnya dapat menganalisis faktor lain yang memberikan kontribusi terhadap Produktivitas karyawan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK “Hubungan Minat Belajar Siswa Dengan Prestasi Belajar Siswa Pada Bidang Studi Pendidikan Agama Kristen di SMA N 4 Kupang Tahun 2022” Djami Manu S (*) Tnunay P (*) Pabala P (*) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan minat belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi PAK di SMA Negeri 4 Kupang. Metode penelitian Studi Kasus (fleidresearch) merupakan strategi umum yang dipakai dalam pengumpulan dan analisis data yang diperlukan untuk menjawab permasalahan yang dihadapi, dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian lapangan melalui teknik analisis korelasional. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 4 Kupang, pada bulan 15 Juni-15 Juli 2022 yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 4 Kupang kelas XI MIA3 dengan jumlah 24 orang. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui minat belajar Pendidikan Agama Kristen, mengetahui prestasi belajar Pendidikan Agama Kristen, dan mengetahui adanya hubungan minat belajar dengan prestasi belajar Pendidikan Agama Kristen (PAK) di SMA N 4 Kupang.Dari perhitungan hasil koofisien determinan sebesar 27,35529%, hal ini menunjukkan bahwasannya variabel X (minat belajar) telah memberikan hubungan dengan variabel Y (prestasi belajar pada mata pelajaran PAK) dan menunjukkan bahwasannya 72,64471% dari prestasi belajar siswa dipengaruhi oleh faktor lain. Faktor tersebut kemungkinan dapat juga disebabkan oleh faktor internal atau faktor eksternal siswa. Faktor internal yaitu faktor yang berasal dari dalam diri seseorang seperti sifat, bakat, keturunan dan sebagainya. Sedangkan faktor eksternal yaitu faktor yang berada di luar diri seseorang yang dapat mempengaruhi mental seseorang. Lingkungan eksternal yang paling dekat dengan seorang manusia adalah keluarga, sekolah dan masyarakat. Data tentang Hubungan Minat Belajar Dengan Prestasi Belajar Siswa Pada Bidang Studi PAK diperoleh berdasarkan angket yang diisi oleh siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dengan taraf 5 %. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan rumus korelasi product moment diperoleh r hitung sebesar 0,523. Kemudian hasil tersebut dibandingkan dengan r tabel dengan df = 22 taraf signifikansi 5% adalah 0, 404 berarti r hitung lebih besar dari r tabel.Sedangkan pada taraf signifikan 1 % diperoleh r tabel= 0,515. Maka ”r” tabel (rt), hasil yang didapat adalah ”r” hitung lebih besar baik pada taraf signifikan 1% (0,523 0, 0,515). Dengan demikian dapat diketahui, Hipotesis Nihil (Ho) ditolaksedangkan Hipotesis Alternatif (Ha) diterima. Dari perhitungan ini berartimenunjukkan terdapat korelasi yang signifikan antara Minat Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa pada Bidang Studi PAK. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Minat Belajar memiliki pengaruh terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Bidang Studi PAK di SMA Negeri 4 Kupang. Hal ini menunjukan bahwa persepsi siswa tentang minat belajar terhadap prestas belajar siswa dalam bidang studi PAK mempunyai peranan penting dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SMA Negeri 4 Kupang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Analisis Pengaruh Fasilitas Kantor, Prioritas Kerja Dan Dukungan Pimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT
Peningkatan pengetahuan, kerja, perubahan sikap, perilaku, koreksi terhadap kekurangan-kekurangan ketrampilan kerja dibutuhkan untuk meningkatkan kerja pegawai. Fasilitas kantor dan prioritas kerja akan memberikan kesempatan bagi pegawai mengembangkan keahlian dan kemampuan baru dalam bekerja agar apa yang diketahui dan dikuasai saat ini maupun untuk masa mendatang dapat membantu pegawai untuk mengerti apa yang sebenarnya dikerjakan dan mengapa harus dikerjakan. Sedangkan dengan supportive boss yang diberikan pimpinan pada pegawai, maka pegawai mampu megembangkan rasa kepemilikan terhadap kelompok. Pentingnya pengelolaan terhadap penelitian ini disebabkan karena faktor manusia sebagai pelaku utama dalam setiap kegiatan operasional suatu instansi. Semakin baik kemampuan SDM yang dimiliki maka akan semakin baik hasil yang dicapai, dan begitu juga sebaliknya tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas akan menghambat tercapainya tujuan instansi tersebut. Melalui perencanaan Sumber Daya Manusia yang matang, kerja pegawai dapat ditingkatkan.Hal ini dapat diwujudkan melalui adanya pemberian motivasi dari seorang pimpinan (supportive boss) fasilitas kantor dan prioritas kerja yang baik. Sehingga setiap pegawai dapat menghasilkan sesuatu yang berkaitan langsung dengan kepentingan organisasi.
Fasilitas kantor yang digunakan setiap instansi bermacam-macam bentuk,jenis dan manfaatnya. Semakin besar aktivitas suatu perusaan maka semakin lengkap pula fasilitas dan sarana pendukung dalam proses kegiatan untuk mencapai tujuan tersebut. Fasilitas kantor itu mencakup atau meliputi saran dan prasarana kantor. Karakteristik fasilitas kantor yang mencakup sarana dan prasarana pendukung dalam proses aktivitas perubahan atau organisasi. Fasilitas kantor pada setiap instansi akan berbeda dalam bentuk dan jenisnya, tergantung pada jenis usaha dan besar kecilnya instansi tersebut. Berdasarkan pengertian tersebut ,maka sarana kantor berkaitan dengan mesin dan peralatan,perlengkapan kantor, peralatann kantor, dan peralatan investaris lainnya.
Prioritas kerja merupakan salah satu cara yang sangat ampuh untuk meraih kesuksesan dalam berakarir.Sebagai manusia skala prioritas utama anda dalam kehidupan tentunya adalah karir yang sukses karena tentunya pegawai bekerja untuk mendapatkan banyak uang. Di dunia kerja prioritas dari seorang pegawai adalah memberikan hasil pekerjaan yang maksimal karena mereka adalah ujung tombak dari instansinya.
Dukungan pimpinan dalam lingkungan kerja sangat penting terhadap perilaku bawahan. Ketika perhatian yang lebih besar ditunjukan oleh pimpinan bagi pegawai,maka pegawai mampu mengembangkan rasa kepemilikan terhadap kelompok.Bagaimana pegawai didukung dalam pekerjaannya juga merupakan kunci untuk mengurangi turnover dalam suatu instansi.Salah satu yang berperan penting dalam terciptanya kerja yang baik dari pegawai adalah dukungan atasan.
Kinerja pegawai merupakan suatu hasil yang dicapai oleh pegawai tersebut dalam pekerjaan menurut kriteria tertentu yang berlaku untuk suatu pekerjaan tertentu. Menurut Robbins (2003) bahaw kinerja pegawai adalah sebagai fungsi dari interaksi antara kemampuan dan motivasi. Dalam studi manajemen kinerja pekerja atau pegawai ada hal yang memerlukan pertimbangan yang penting sebab kinerja individual seorang pegawai dalam organisasi merupakan bagian dari kinerja organisasi ,dan dapat menentukan kinerja dari organisasi tersebut.
Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas fasilitas kantor, prioritas kerja dan dukungan pimpinan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT. Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT berjumlah 42 orang dan sampel pada penelitian ini diprioritaskan pegawai berjumlah 42 orang dan dilakukan pennetuan sampel menggunakan rumus slovin maka sampel pada penilitian ini berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh fasilitas kantor, prioritas kerja dan dukungan pimpinan terhadap kinerja pegawai, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji Stimultan dan Uji Koofisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial fasilitas kantor berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT . Prioritas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT dan Dukungan pimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT. Sedangkan secara stimultan fasilitas kantor, prioritas kerja dan dukungan pimpinan berpengaruh positif dan signifikan secara Bersama-sama terhadap kinerja pegawai UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a sebesar 26,959 sedangkan regresi b1 = 0,177, b2 = 0,131 dan b3 = 0,279. Dengan demikian persaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh fasilitas kantor (X1), prioritas kerja (X2) dan Dukungan pimpinan (X3) terhadap kinerja pegawai adalah sebagai berikut : Y =26,959+ 0,177 X1 + 0,133 X2 + 0,279 X3 + e. Selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel fasilitas kantor (X1) terhadap variabel kinerja pegawai (Y). Diketahui bahwa untuk variabel fasilitas kantor (X1) di temukan t hitung = -1,110 lebih kecil dari t tabel = 2,05183 dan tingkat signifikan = 0,227. Oleh karena itu nilai Sig.< 0,05 maka Ho (b1=0) ditolak Ha (b1>0) diterimah yaitu variabel fasilitas kantpr (X1) memiliki pengaruh negatif dan signifikan secara Parsial terhadap variabel kinerja pegawai (Y). Berikut hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh prioritas kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y). diketahui bahwa variabel prioritas kerja (X2) ditemukan t hitung = 0,674 lebih kecil dari t tabel = 2,05183 dan tingkat Sig = 0,506. Oleh karena itu nilai Sig<0,05 maka Ho (b1=0) ditolak dan Ha (b1>0) diterimah yaitu prioritas kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan secara Parsial terhadap kinerja pegawai (Y). Berikut hasil Uji hipotesis ketiga yaitu ada pengaruh dukungan pimpinan (X3) terhadap kinerja pegawai (Y) diketahui bhawa variabel dukungan pimpinan (X3) ditemukan t hitung = 1,421 lebih kecil dari t tabel = 2,05183 dan tingkat Sig = 0,167. Oleh karena itu nilai Sig<0,05 maka Ho (b1= 0) ditolak Ha (b1>0) diterima yaitu variabel dukungan pimpinan (X3) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara Parsial terhadap kinerja pegawai (Y). untuk hasil Uji F didapati F hitung =1,675 lebih kecil dari F tabel = 3,35 dan tingkat Sig = 0,197 oleh karena itu nilai Sig<0,05 maka Ho (b1=0) maka Ho ditolak dan Ha (b1>0) diterimah artinya variabel fasilitas kantor (X1) dan variabel Prioritas kerja (X2) dan Dukungan pimpinan (X3) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara stimultan terhadap kinerja pegawai (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koofisien determinasi (R2) adalah = 0,162 atau 16,2%. Hal ini berarti besarnya pengaruh fasilitas kantor, prioritas kerja dan dukungan pimpinan terhadap kinerja pegawai adalah = 16,2%. Sedangkan pengaruh sebesar sebesar 83,8% disebabkan oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata kunci : Fasilitas Kantor, Prioritas Kerja, Dukungan Pimpinan, Kinerja Pegawai.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLA VOLI MELALUI MEDIA BOLA BOLA PLASTIK DI SDN TABULO DARA
Melkianus Bulu Pata Ledi1*, Dr. Andreas J. F. Lumba2, Pnatmo W. Masi 3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, rendahnya hasil belajar passing bawah bola voli para siswa SDN Tabulo Dara terhadap kegiatan yang diadakan di sekolah dan juga para siswa SDN Tabulo Dara oleh karna itu guru berperan dalam membimbing siswa meningkatkan hasil belajar bola voli melalui media bola plastik dan juga memberikan motivasi belajar.
Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli melalui media bola plastik pada siswa kelas V SDN Tabulo Dara.
Metode penelitian: Pendekatan penelitian yang di gunakan dalam penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) karena dalam penelitian ini merupakan pada upaya pemecahan masalah ataupun perbaikan yang di rancang menggunakan penelitian tindakan kelas yang bersifat lefleftif dan kolaboratif.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan seperti yang diuraikan pada bab sebelumnya, diketahui persentase siswa SDN Tabulo Dara yang tuntas (NA tes passing bawah bola voli> 75) pada siklus I hanya 45%. Namun, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 90% pada siklus II. Hal tersebut menjelaskan bahwa persentase siswa SDN Tabulo Dara yang tuntas semakin baik setelah siswa diberi tindakan berupa pembelajaran passing bawah bola voli melalui media bola pelastik.
Simpulan: Hasil dalam penelitian ini mempunyai dua siklus dan presentase hasil belajar bola voli siklus I dan II, analisis permasalahan siklus I dan 2 dan solusi pemecahannya dari dua siklus mempunyai perbedaan siklus I siswa masi dalam proses meyempurnakan hasil belajar bola voli sehingga masi banyak siswa yang pempunyai kategori cuku baik. Pada siklus II siswa suda bagus dalam meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli melalui media bola plastik sehingga mendapatkan kategori baik dan berhasil.
Kata kunci: Meningkatkan hasil belajar bola voli melalui media bola pelastik
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peningkatan dan penurunan profitabilitas diperolek ketika ketersediaan modal kerja yang cukup untuk membiayai semua aktivitas kegiatan usaha koperasi. Semakin baik tingkat likuiditas koperasi, maka akan semakin baik pula kemampuan koperasi dalam menyediakan modal kerja. Hal ini dikarenakan modal kerja akan berputar secara terus menerus setiap periodenya sehingga dapat dialokasikan kembali untuk membiayai operasional koperasi. Dalam penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu variabel bebas adalah modal kerja dan variabel terikat adalah profitabilitas dengan indikator ROA dan ROE. Pendekatan yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dan analisis data menggunakan laporan neraca dan laporan laba rugi untuk menghitung Return On Assets dan Return On Equity. Hasil penelitian mengatakan bahwa modal kerja pada Kopdit Lego-Lego dapat dikelola dengan cukup baik karena setiap tahunnya aktiva lancar mengalami kenaikan sehingga dapat membayar hutang lancar/hutang jangka pendek pada saat jatuh tempoh. Profitabilitasnya mengalami kenaikan dan penurunan terbukti pada tahun 2018 Rp 30.767.228 dengan tingkat profitabilitas Return On Assets sebesar 3,83% dan Return On equity sebesar 9,14% termasuk kategori cukup baik. Pada tahun 2019 profitabilitas ROA dan ROE menurun sebesar 1,58% dan 3,58% termasuk dalam kategori kurang baik. Pada tahun 2020 profitabilitas ROA dan ROE kembali menurun sebesar 1,25% dan 2,85% termasuk dalam kategori kurang baik. Tahun 2021 profitabilitas ROA dan ROE kembali mengalami penurunan yang cukup banyak yaitu sebesar 0,18% dan 0,47% sehingga masuk dalam kategori tidak baik/buruk. Dari analisis yang dilakukan dapat diketahui terjadi fluktuasi modal kerja yang menyebabkan peningkatan dan penurunan profitabilitas. Penulis menyarankan pada Kopdit Lego-Lego agar dapat melakukan pengelolaan modal kerja yang tepat dengan menggunakan analisis rasio profitabilitas. Hal ini akan memudahkan pihak Kopdit dalam mengetahui peningkatan dan penurunan profitabilitas yang terjadi pada Kopdit
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Perusahaan yang sehat dapat dilihat dengan adanya perolehan laba dan arus kas. Semakin tinggi arus kas suatu perusahaan maka akan semakian baik perusahaan tersebut karena mampu dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Kemudian sama halnya dengan perputaran piutang dan perputaran persediaan perusahaan semakin tinggi mengindikasikan bahwa perusahaan mampu memenuhi utang jangka pendeknya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk mengetahui pengaruh Arus Kas Operasional terhadap Likuiditas, Untuk mengetahui pengaruh Perputaran Piutang terhadap Likuiditas dan Perputaran Persediaan terhadap Likuiditas. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sektor makanan olahan yang terdafta di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019 - 2021. Penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linear berganda kemudian dilanjutkan dengan Uji Koefisien Determinsi (R) dan Uji Parsial (T).
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahan-perusahaan sektor makanan olahan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, periode 2019-2021. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 14 perusahaan, metode penariakan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah (Purpossive Sampling) Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dalam hal ini yakni data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di BEI. Data di peroleh dengan cara mendonload melalui website www.idx.co.id.
Hasil penelitian Uji Koefisien Determinsi (R) bahwa Nilai R Sebesar 0,134 menunjukan bahwa korelasi atau keeratan hubungan antara arus kas operasi, perputaran piutang, perputaran persediaan dengan likuiditas mempunya hubungan yang rendah yaitu 13,4%. Nilai adjusted R Square (Aji R) atau koefisien determinasi R sebesar 0,018 mengidikasikan bahwa variasi arus kas operasi, perputaran piutang, perputaran persediaan hanya menjelaskan variasi likuiditas sebesar 1,8% sedangkan sisanya 98,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor dari luar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pertama arus kas operasional tidak berpengaruh signifikan terhadap likuiditas. Hal ini dibuktikan dengan thitung lebih besar dari ttabel dimana nilai t-hitung 2,145 dan t-tabel 0,720 dapat ditulis (0,720 < 2,145) dan nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 atau (0,476 > 0,05) artinya hipotesis Ho diterima dan Ha ditolak. Kemudian variabel kedua hasil penelitian menunjukan bahwa Tidak berpengaruh signifikan perputaran piutang terhadap likuiditas artinya hipotesis Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar thitung lebih kecil dari ttabel (0,381 < 2,145). Selanjutnya variabel ketiga tidak berpengaruh perputaran persediaan terhadap likuiditas artinya hipotesis Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini dibuktikan dengan koifisien regresi Sebesar thitung lebih kecil dari ttabel (-0,426 < 2,145).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI “ANALISIS KINERJA KEUANGAN DI MASA SEBELUM DAN SELAMA COVID-19 PADA PERUSAHAAN LQ45 YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA” Salah satu bentuk informasi yang sering dipakai dari beberapa informasi adalah laporan keuangan yang dipublikasi perusahaan. Laporan keuangan disusun bukan saja untuk kepentingan manajemen perusahaan tetapi untuk pihak lain juga yang mempunyai kepentingan dengan data keuangan dalam perusahaan dan untuk mencapai tersebut maka setiap perusahaan yang go publik di Bursa Efek Indonesia diwajibkan melaporkan laporan keuangan tahunan. Dalam laporan keuangan tersebut terdapat laporan laba rugi . Laporan laba rugi adalah laporan yang memberikan informasi mengenai kinerja perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menganalisis kinerja keuangan di masa sebelum dan selama covid-19 pada perusahaan lq45 yang terdaftar Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan lq45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel berjumblah 10 perusahaan dengan periode 4 tahun. Metode pemilihan sampel adalah purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan sumber data menggunakan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan untuk menguji adalah dengan menggunakan analisis paried sample test. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini dengan SPSS 24 windows. Hasil penelitian ini di temukan adanya perbedaan kinerja keuangan sebelum dan selama covid-19 pada perusahaan lq45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul : “Pembatalan Putusan Ptun oleh PT TUN Dalam Sengketa
Keputusan Rektor Tentang Pemecatan Mahasiswa”. Permasalahan yang diangkat
dalam penelitian ini adalah : 1) mengapa dalam sengketa keputusan rektor tentang
pemecatan mahasiswa , Pengadilan Tata Usaha negara mengabulkan gugatan
tersebut, tetapi dibatalkan di PT TUN dengan gugatan tidak dapat diterima. Tujuan
penelitian adalah 1). untuk mengetahui penyebab dalam sengketa keputusan rektor
tentang pemecatan mahasiswa, pengadilan tata usaha negara mengabulkan gugatan
tersebut tetapi dibatalkan di PT TUN dengan gugatan tidak dapat diterima.
Penelitian ini bersifat deskripstif dan jenis penelitian yang digunakan adalah
jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pertimbangan
hakim terhadap pembatalan putusan ptun oleh pengadilan tinggi tata usaha negara
dalam sengketa keputusan rektor tentang pemecatan mahasiswa .sedangkan variabel
terikat dalam penelitian ini adalah mengapa dalam sengketa keputusan rektor tentang
pemecatan mahasiswa , Pengadilan Tata Usaha negara mengabulkan gugatan
tersebut, tetapi dibatalkan di PT TUN dengan gugatan tidak dapat diterima
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis maka yang menjadi
kesimpulan sesuai dengan masalah ini adalah sebagai berikut:
a) Pertimbangan Hakim PTUN Terhdap Keputusan Tergugat dengan peraturan yang
berlaku
1. PTUN berwenang mengadili objek sengketa
2. Gugatan Yang Diajukan Tenggang Waktu Yang Ditentukan
3. Adanya Kepentingan Hukum Penggugat Yang Dirugikan
4. Penerbitan Objek Sengketa Bertentangan Dengan Peraturan Perundang-
undangan Dan Asas Hukum Pemerintah Yang Baik.
b) Alasan Pertimbangan PT TUN Membatalkan Putusan Di PTUN
1. Karena Gugatan Penggugat Melampau Waktu
2. Keberatan Penggugat Tidak Melalui Keberatan Administrasi Melalui pasal 48
Undang-undang Nomor 5 Tahun 1996 Tentang Peradilan Tata Usaha Negara.
Saran dari penulis adalah,Diharapkan agar majelis hakim yang mengadili
perkara Pembatalan Putusan Ptun oleh PT TUN Dalam Sengkta Keputusan Rektor
Tentang Pemecatan Mahasiswa benar-benar mempertimbangkan dengan baik agar
dapat memberikan putusan yang adil.
Kata Kunci : Analisis Yuridis,tindakan pemecatan,wewenang rektor
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi penulis adalah DISPARITAS PUTUSAN HAKIM DALAM
TINDAK PIDANA PEMBERIAN KREDIT FIKTIF. Rumusan masalah di dalam
penulisan ini adalah: Mengapa terjadi disparitas putusan hakim Judex factie dan
judex juris dalam tindak pidana korupsi dalam pemberian kredit fiktif? Tujuan dari
penelitian yang penulis lakukan ini adalah untuk Untuk mengetahui penyebab terjadi
disparitas putusan hakim judex factie dan jude juris dalam tindak pidana korupsi dalam
pemberian kredit fiktif. Guna memperlancar proses analisis, maka metode penelitian yang
dipakai penulis adalah. Siifat penelitiannyaa deskriptif, dimana penulis menggambarkan
fakta sebagaimana adanya, tanpa memberi perlakuan terhadap ojek yang diteliti.Jenis
penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian normatif, dimana mewajibkan
menggunakan data sekunder sebagai jenis data utamanya, yang bersumber pada bahan
hokum primer, sekunder dan tersier. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah
penyebab terjadinya disparitas putusan hakim jude factie dan hakim jude juris dalam
tindak pidana kredit fiktif, sedangkan variabel terikatnya adalah putusan hakim dalam
tindak pidana kredit fiktif. Sumber data yang dipakai dalam penelitian ini adalah Bahan
hokum yang terdiri dari; Bahan hokum Primer, bahan hokum sekunder dan bahan hokum
tertier. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 6 (enam) alasan terjadinya disparitas
putusan antara hakim judexx factie dengan hakim judex juris dalm tindak pidana kredit
fiktif. Penyebabnya adalah :1) Pasal dakwaan yang lebih dari satu (bukan dakwaan
tunggal) ; 2) Tuntutan JPU yang berbeda – beda; 3) Hakim yang memeriksa perkara
berbeda, pada tiap tinkatan peradilan; 4) Independensi hakim judex factie dan hakim
Judex juris; 5) Kualitas perbuatan terdakwa; dan 6) Pertimbangan Hakim Judex Facti Dan
Judex Juris Tentang Keadaan Yang Memberatkan Dan Yang Meringankan.
Kata Kunci : Disparitas putusan, Tindak pidana, Kredit fiktif.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul dari skripsi ini adalah, Analisis Tentang Pertimbangan Hakim Dalam Membatalkan Putusan Bpsk Diwilayah Hukum Kota Padang, Rumusan Masalah dari skripsi ini adalah, Apadasar pertimbangan hukum hakim dalam membatalkan BPSK di Wilayah Hukum Kota Ppadang? Tujuan dari penelitian skripsi ini adalah Untuk mengetahui Dasar pertimbangan hukum, hakim dalam membatalakan BPSK Penelitian ini menggunakan. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian Hukum Normatif yang bersifat deskriptif, yaitu dengan mengkaji Putusan Nomor 91/pdt.sus-bpsk/2018, 55 k/pdt.sus-bpsk/2020. Variabel penelitian adalah Variabel Bebas yakni : pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan membatalkan putusan BPSK. Sedangkan Variabel terikat yakni : pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan membatalkan putusan BPSK.
Penelitian memberikan kesimpulan bahwa dengan adanya pertimbangan hakim dalam membatalkan putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) adalah : Hakim mempertimbangkan bahwa objek sengketa bukan kewenangan BPSK.
Saran dari penulis bahwa Kepada Pemohon setiap perjanjian yang telah disepakati harus dilaksanakan oleh kedua belah pihak sebaik-baiknya dengan itikad baik, dalam halini debitur harus beritikad untuk melaksanakan kewajibannya membayar angsuran dan tidak mengada-ngada untuk melaksanakan dan memilih upaya hukum. Kepada Badan Penyelesaian sengketa konsumen Perlu adanya perubahan-perubahan terhadap kaedah-kaedah yang mengatur Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), sehingga BPSK dapat berperan lebih aktif.
KataKunci: Pertimbangan Hakim, Pembatalan Putusan BPSK
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Menurut Mardiasmo ( 2009:1 ) pajak merupakan iuran rakyat kepada kas Negara berdasarkan undang – undang ( dapat dipaksakan ) serta tidak mendapat jasa timbal balik secara langsung dapat digunakan dalam pembiayaan pengeluaran umum. Penerimaan pajak merupakan salah satu pilar utama dalam APBN yang di gunakan untuk memenuhi kebutuhan belanja Negara dalam rangka pembangunan.
Pemungutan pajak memang bukan sesuatu yang mudah, selain peran serta pegawai pajak kesadaran masyarakat juga di tuntut untuk membayar pajak. Pada umumnya masyarakat (wajib pajak) cenderung menghindari diri dari pembayaran pajak. Kecerderungan ini terjadi karena tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah dan kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap peraturan perpajakan. Dari tahun ke tahun pemerintah terus mengupayakan agar wajib pajak dapat dengan mudah untuk membayar pajak dan meringankan besar tarif pajak sehingga wajib pajak tidak merasa dirugikan dan pemerintah diuntungkan malainkan memiliki keadilan pada kedua belah pihak. Penelitian yang dilakukan oleh Sanasti Ayuningtyas (2019) dengan judul penelitian pengaruh faktor-faktor pelaksanaan pp no 23 tahun 2018 terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM, menunjukkan bahwa tarif pajak mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Dengan demikian kepatuhan wajib pajak juga dapat tercapai apabila ada penetapan tarif yang jelas, selain itu tarif pajak juga harus bersifat adil dalam menentukan subjek dan objek pajaknya,
Berdasakan latar belakang di atas, Masalah dalam penelitian ini adalah : “Persepsi dan Kepatuhan Wajib Pajak Pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Dan Menengah) setelah Terbitknya PP. No 23 Tahun 2018 Tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Dari Usaha Yang Diterima Atau Diperoleh Wajib Pajak Yang Memiliki Peredaran Bruto di Kelurahan Oesapa”
Penelitian ini mengambil sampel sebayak 6 UMKM dengan identitas sebegai berikut
Identitas UMKMSampelPenelitian
Identitas UMKM
Nama UMKM Alamat Usaha Jenis Usaha Lama Usaha Ijin Usaha Jumlah Tenaga Kerja
Arif Jaya Oesapa RT 023/ RW 008 Perdagangan 7 Tahun SITU-SIUP 4 Orang
Sulfan mandu Oesapa RT 023/ RW 008 Perdagangan 6 Tahun SITU- SIUP 6 Orang
Girinatha Oesapa RT 023/ RW 008 Perdagangan 22 Tahun SITU-SIUP 3 Orang
Rizky Indah Jati Oesapa RT 023/ RW 008 Industri 18 Tahun SITU-SIUP 3 Orang
Toko Salwa Oesapa RT 023/ RW 008 Perdagangan 10 Tahun SITU-SIUP 4 Orang
Paman Armin Oesapa RT 023/ RW 008 Perdagangan 7 Tahun SITU-SIUP 4 Orang
Sumber : Hasil penelitian
Analisis atas persoalan penelitian tersebut, menunjukkan bahwa semua responden memiliki persepsi yang cenderung sama yakni mereka memahami dan mentaati pemberlakuan peraturan tersebut, baik dari sisi isi PP, kewajiban wajib pajak dan pembayaran bahkan pemotongan pajak.
Hasil analisis juga menunjukkan bahwa kemudahan pembayaran pajak, menurut responden, sistem yang jelas dan mempermudah ewajib pajak dalam melakukan pembayaran, dari sisitanggapan responden atas keringanan pembayaran pajak dari PP sebelumnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenaan tarif pajak lebig rungan dari PP sebelumya dan bahkan sangat ringan.
Tanggapan responden atas kemudahan dan tarif pembayaran, hasil penelitian menunjukkan bahwa semua responden memberikan tanggapan positif, PP tersebut mempermudah dan memberikan ruang kepada masyarakat kecil untuk berkembang dalam dunia usaha
Hasil analisis menunjukkan bahwa 5 responden melaporkan SPT tepat waktu, hanya 1 responden yang terlambat melapor karena kesibukan dengan pekerjaan dan lupa melaporkan SPT, walau demikian, semua responden membayar tepat waktu sesuai dengan ketentuan yakni bulan Maret setiap tahunnya. Hal yang sama dengan waktu pengisian formulir Pajak, selalu tepat waktu bagi 6 responden.
Ada responden yang mengunakan jasa pihak ketiga untuk menghitung jumlah pajak, sedangkan ada responden yang menghitung sendiri jumlah pajak, walau menghitung sendiri tetapi selalu berkonsultasi dengan pijak perpajakan berkaitan dengan kebenaran perhtungan pajak.
Dari 6 responden, 3 responden pernah menunggak pajak, 3 responden lainnya tidak pernak menunggak pembayaran pajak, hasil penelitian menunjukkan bahwa bagi responden yang menunggak, diakibatkan kesibukan dalam mengurus usaha, sehingga tidak sempat melakukan pembayaran pajak tersebut.
Berdasarkan hasil analisis dan bahasan maka beberaa saran pengembangan dimasa datang adalah sebagai berikut:
1. Perlu ditingkat sosialisasi pemberlakuka PP No. 23 Tahun 2018 dan peraturan lain kepada UMKM sehingga mampu meningkatkan pemahaman dan kepatuhan dalam memberikan kewajiban kepada negara.
2. Persepsi wajib pajak atas PP tersebut sangat positif, situasi ini perlu dipertahankan dimasa datang serta tingkatkan kepatuhan wajib pajak atas pembayaran pajak
3. Bagi peneliti lanjutan, hasil penelitian ini menjadi bahan untuk dikembangkan, terutama berkaitan dengan jenis peraturan pajak yang diberlakukan bagi UMKM