2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS SEGMENTASI DEMOGRAFIS DALAM MENGKONSUMSI PRODUK AIR MINERAL PADA PERUSAHAAN AQUAFIT KABUPATEN KUPANG Bisnis Air minum dalam kemasan semakin menggiurkan, karena kebutuhan air minum terus meningkat sering dengan pertumbuhan produk. Perusahan yang mengarap bisnis Air Minum Dalam Kemasan semakin banyak dan terus melakukan ekspensi untuk memperluas jaringan pasar produk- produknya.Air minum dalam kemasan yang terkenal di Nusa Tenggara Timur sadalah Aquavit yang merupakan produksi dari Pt. Aquavit yang beralamt di jl.Raya Taebenu, Desa Baumata Timur, Pt Aquavit merupakan anak perusahan Pt. Timor Sejahtera. Yang merupakan perusahan manukfaktur air minum dalam kemasan. Analisis segmentasi demografis usia,jenis kelamin, penghasilan, ukuran keluarga, pendidikan dan pekerjaan tproduk air mineral perusahan aquafit kabupaten kupang. Berdasarkan analisis deskriptif maka segmentasi demografis usia, jenis kelamin, pekerjaan dan pendidikan yang berpengaruh terhadap produk air mineral perusahan aquafit kabupaten kupang, usia menjadikan segmentasi demografis produk air minum pada perusahan Aquafit Kabupaten Kupang karena memiliki nilai rata-rata sebesar 4,32, usia, jenis kelamin dan pendidikan menjadi pilihhan pasar produk air mineral pada perusahan Aquafit Kabupaten Kupang sehingga dapat memasuki penentuan sasaran / target pasar dan usia menjadi penentuan segmentasi demografis dan Memilih segmentasi produk perusahan air mineral pada Perusahan Aquafit Kabupaten Kupang. Usia konsumen dalam mengkonsumsi produk air mineral pada perusahan Aquafit Kabupaten Kupang dihitung dalam kurung waktu 1 bulan segemntasi demografis usia yang mengkonsumsi produk air mineral perusahan Aquafit yang berusia 24-30 lebih banyak mengkonsumsi produk air mineral Aquafit kemasan gelas dan usia 31-37 lebih banyak mengkonsumsi produk air mineral Aquafit kemasan galon. Jenis kelamin konsumen dalam mengkonsumsi produk air mineral pada perusahan Aquafit Kabupaten Kupang yang dihitung dalam waktu 1 bulan yang mengkonsumsi kemasan gelas berjenis kelemin perempuan sebanyak 51 orang dan mengkonsumsi kemasan galon berjenis kelamin laki-laki sebanyak 52 orang.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KESESUAIAN BELANJA DESA DENGAN PRIORITAS PEMBANGUNAN DI DESA MATA AIR KABUPATEN KUPANG Belanja Desa merupakan salah satu komponen penting yang tidak terpisahkan dari APBDes. Belanja Desa adalah semua pengeluaran yang merupakan kewajiban Desa dalam satu tahun anggaran yang tidak akan diterima kembali oleh desa. Belanja Desa ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Pasal 100, menjelaskan bahwa Belanja Desa 70% dari jumlah anggaran Belanja Desa digunakan untuk mendanai penyelenggaraan Pemerintah Desa, pelaksanaan pembangunan Desa, pembinaan kemasyarakatan Desa dan pemberdayaan masyarakat Desa. sedangkan 30% anggaran Belanja Desa digunakan untuk penghasilan tetap dan tunjangan Kepala Desa dan Perangkat Desa, operasional Pemerintah Desa, tunjangan dan operasional BPD, insentif RT dan RW yang dibiayai dengan menggunakan sumber dana dari Alokasi Dana Desa. sedangkan penggunaan Dana Desa diprioritaskan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) musyawarah adalah pembahasan bersama dengan maksud mencapai keputusan atau penyelesaian masalah, perembukan, atau perundingan. Dalam musyawarah juga terdapat istilah mufakatyang artinya sepakat, persetujuan atau kata sepakat. Mufakat adalah output dari sebuah musyawarah. Dalam musyawarah di rundingkan solusi atas setiap permasalahan hingga tercipta persetujuan. Musyawarah Desa dilaksanakan paling kurang sekali dalam 1 (satu) tahun.Desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kesesuaian Belanja Desa dengan Prioritas pembangunan di Desa Mata Air Kabupaten Kupang. Populasi dalam penelitian ini adalah Pemerintah Desa Mata Air tahun 2015-2020 dihitung sejak berlakunya belanja pembangunan di Desa Mata Air. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kesesuaian Belanja Desa dengan Prioritas pembangunan Desa di Desa Mata Air tahun 2017-2019. Dalam penelitian ini digunakan teknik pengumpulan data dengan mengunakan Dokumentasi dan wawancara. Dalam hal ini bahwa studi dokumen merupakan pelengkap dari penggunaan metode abservasi dan wawancara dalam penelitian kualitatif. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis yang bersifat deskriptif kualitatif. Dengan cara mengumpulkan, menyajikan data menyimpulkan hingga menarik kesimpulan yang didalamnya akan mendeskripsikan secara lengkap, konsep variabel atau variabel yang akan diuji yakni Kesesuaian Belanja Desa dengan Prioritas Pembangunan Desa. Hasil penelitian menunjukan Analisis Kesesuaian Belanja Desa dengan Prioritas Pembangunan Desa di Desa Mata Air sudah sesuai dan sangat efektif, Kesapakatan Musyawarah Desa di Desa Mata Air membahas tentang prioritas pembangunan desa yang akan dilaksanakan yang kemudian dituangkan dalam RPJM Desa sebagai landasan penyusunan RPJM Desa, RKP Desa di Desa Mata Air membahas secara detail mengenai biaya yang diperlukan dengan mencermati skala prioritas usulan rencana kegiatan pembangunan Desa untuk 1 (satu) tahun anggaran sebagaimana teercantum dalam dokumen RPJM Desa, Penyusunan APB Desa di Desa Mata Air berawal dengan Pelaksana Kegiatan menyampaikan usulan anggaran kegiatan kepada Sekretaris Desa berdasarkan RKP Desa yang telah ditetapkan kemudian Sekretaris Desa menyusun rancangan Peraturan Desa tentang APB Desa dan menyampaikan kepada Kepala Desa.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Deskripsi Tetang Penyebab Dan Akibat Hukum Tindak Pidana Yang Dilakukan Oleh Karyawan Bank, dengan Rumusan masalah Faktor-faktor apa yang menyebabkan terjadinya tindak pidana yang dilakukan oleh karyawan bank dan bagaimanakah akibat hukum terjadinya tindak pidana yang dilakukan oleh karyawan bank terhadap pelaku dan korban Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor dan akibat hukum terjadinya tindak pidana yang dilakukan oleh karyawan bank terhadap pelaku dan korban. Dan untuk memberikan informasi kepada masyarakat, instansi terkait Varibel yang dingunakan 2 (dua) variabel yaitu Variabel Bebas adalah variabel yang memberikan pengaruh bagi variabel terikat. Variabel bebas dalam penilitian ini adalah faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana yang dilakukan oleh karyawan bank dan Variabel Terikait (dependent variable) adalah variabel yang tergantung dari variabel bebas yaitu yaitu tindak pidana yang dilakukan oleh karyawan bank Metode yang digunakan dalam penelitian ini jenis penelitian normatif Pengumpulan data melalui data sekunder dari direktorat mahkama agung kemudian di analisis dan di tarik kesimpulanya,. Populasi dalam penelitian ini putusan direktorat mahkama agung,. Hasil penelitian menunjukan bahwa Faktor-faktor apa yang menyebabkan terjadinya tindak pidana yang dilakukan oleh karyawan bank dan Bagaimanakah akibat hukum terjadinya tindak pidana yang dilakukan oleh karyawan bank terhadap pelaku dan korban yaitu faktor ekonomi dan kelalaian dan Akibat hukum terjadinya tindak pidana yang dilakukan oleh karyawan bank terhadap pelaku dan korban yaitu bagi Pelaku ialah Pelaku ditahan. Pelaku dipidana denda dan penjara dan pelaku membayar biaya perkara .bagi korban ialah korban mengalami kerugian materiil dan Kredibilitas korban menjadi tercoreng
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
melakukan tindak pidana terorisme? Bagaimanakah modus yang digunakan oleh pelaku dalam melakukan tindak pidana terorisme? Tujuan dari penelitian ini adalah : untuk mengetahui faktor penyebab pelaku melakukan tindak pidana terorisme dan modus pelaku melakukan tindak pidana terorisme. Sifat dari penelitian ini adalah deskritif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu : sebab dan modus tindak pidana terorisme dan variabel terikat yaitu : putusan tindak pidana terorisme. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder dengan 3 (tiga) bahan hukum yaitu bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Berdasarkan hasil penelitian pada putusan Nomor : 1399/PID.B/2012 /PN.JKT.PST, putusan Nomor : 1397/PID.B/2012 /PN.JKT.PST, putusan Nomor : 1400/PID.B /2012/PN.JKT.PST, dan putusan Nomor : 1402/PID.B /2012/PN.JKT.PST maka ditemukan faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana terorisme adalah : Faktor politik karena terdakwa tidak puas dengan hasil keputusan Mahkamah Konstitusi membatalkan Pasal 256 Undang – Undang Pemerintah Aceh, Faktor sosial yang berkaitan dengan kesenjangan sosial dalam masyarakat aceh dan tidak adanya perhatian dari pemerintah daerah, Faktor ekonomi yang berkaitan dengan kemiskinan dan ketiadaan lapangan pekerjaan bagi para pelaku dan pemerintah daerah tidak mengakomodir dalam pengangkatan sebagai pegawai Negeri Sipil dan Faktor ajaran radikal. Dalam putusan Nomor : 357 / Pid.SUS / 2019 / PN.Jkt.Tim Faktor ajaran radikal yang mengatasnamakan agama berjihad dan merencanakan penyerangan ke Mako Brimob. Modus operandi tindak pidana terorisme antara lain: Modus melakukan permufakatan jahat, Modus penggunaan pendanaan dan sarana yang digunakan dalam aksi terorisme dan Modus mengajak orang untuk melakukan aksi berjihad. Saran dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan kesejahteraan masyarakat untuk mencegah terjadinya tindak pidana terorisme dan perlunya peningkatan pembelajaran agama yang baik untuk menghindari ajaran – ajaran radikalisme di Indonesia, bagi para penegak hukum perlu mempelajari modus – modus operandi dalam mencegah terjadinya tindak pidana terorisme terutama dari segi pendanaan terorisme.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
Leon Aditia Putra Henukh “Analisis Penerapan Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA-BMD) Pada Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Rote Ndao” dibawah bimbingan Mesri W.N. Manafe, SE.,M.Sc selaku pembimbing I dan Herry A. Manubulu,S.Sos.,M.Si selaku pembimbing II. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: Penerapan sistem informasi manajemen daerah (SIMDA-BMD) Pada Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Rote Ndao. Dengan mengacu pada persoalan penelitian Bagaimana penerapan sistem informasi manajemen daerah Pada Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Rote Ndao? Sedangkan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini untuk mengatahui penerapan sistem informasi manajemen daerah (SIMDA-BMD).
Konsep penelitian yang diangkat dalam penelitian ini adalah penerapan sistem informasi manajemen daerah dan yang menjadi populasi pada penelitian ini adalah pegawi di badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Rote Ndao dan yang menjadi sampel pada penlitian ini adalah kabid aset dan operator simda. Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah wawancara dengan pegawai di bagian aset terkhususnya operator simda. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif.
Dengan melihat hasil penelitian yang dilakukan oleh saya maka Penerapan Sistem Informasi Manajemen Daerah pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Rote Ndao sangat membantu Pemerintah Daerah dalam mengelola barang milik daerah, dan juga SIMDA memberikan kelengkapan penjelasan yang terlihat dalam output seperti daftar kebutuhan barang dan pemeliharaan, daftar rencana pengadaan barang daerah, daftar rencana pemeliharaan barang daerah, daftar hasil pengadaan barang, daftar kontrak pengadaan, kartu inventaris barang, kartu inventaris ruangan, buku inventaris, daftar mutasi barang daerah, dan rekap hasil sensus, dan label barang yang dihasilkan serta cepat dalam menghasilkan laporan keuangan.
SIMDA–BMD ini pada dasarnya digunakan untuk melakukan proses pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) secara otomatis dengan memanfaatkan pengolahan data elektronik. Menu-menu yang terdapat dalam Aplikasi Pengolahan BMD digunakan untuk mencatat dan mengadministrasikan mutasi barang daerah atau aset tetap daerah sesuai ketentuan. Diharapkan program aplikasi ini akan dapat memenuhi kebutuhan Pemerintah Daerah, baik di Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah maupun Satuan Kerja Perangkat Daerah Daerah, yang dalam hal ini selalu berhubungan dengan administrasi semua barang milik daerah.
Ada juga kekurangan SIMDA yaitu aplikasi SIMDA belum kompatibel apabila dibuka dalam Windows 10, jadi pada windows 10 SIMDA harus dibuka secara online. Dalam BPKAD sendiri juga menggunakan aplikasi SIMDA ver. 2.0.7
Oleh karena itu badan pengelola keuangan dan aset daerah atau terkhususnya bidang aset harus mengupdate SIMDA, sehingga dapat menghasilkan output yang dibutuhkan dengan SIMDA ver. Terakhir.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Stefanus Kause.Nim. 16323212dengan judul: “Tingkat Kebugaran Jasmani Atlet Pencak Silat Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria Ranting Maubesi Kabupaten Timor Tengah Utara”. Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Dosen Pembimbing I: Agustinus J. Nafie, S.Pd., M.Or dan Pembimbing II: Alventur Baun, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci : Kebugaran Jasmani, Atlet, Pencak Silat Kebugaran jasmani merupakan salah satu modal utama yang harus dimiliki oleh manusia, karena dengan memiliki tingkat kebugaran jasmani yang baik maka manusia akan lebih mudah dalam melakukan aktivitas atau pekerjaannya. Tujuan dari kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh seseorang untuk melakukan tugas dan pekerjaan sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti, sehingga tubuh masih memiliki simpanan tenaga untuk mengatasi beban kerja tambahan.Dalam pencak silat, setiap atlet selalu dituntut untuk selalu bisa bergerak dengan memperhatikan kebugaran dirinya.Sehingga atlet pencak silat memilki kebugaran jasmani yang baik agar pergerakan yangdilakukan efektif dan efisien.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui tingkat Kebugaran Jasmani Atlet Pencak Silat Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria Ranting Maubesi. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif, dengan teknik pengumpulan dan analisis data menggunakan norma Tes Kebugaran Jasmani Indonesia untuk anak usia 16-19 tahun. Hasil penelitian tentang Tingkat Kebugaran Jasmani Atlet Pencak Silat Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria Ranting Maubesi Kabupaten Timor Tengah Utara sebagai berikut: Hasil rekapitulasi dari keseluruhan item tes berada pada kriteria Baik, dengan jumlah hasil perolehan pada keseluruhan adalah 21,6 dan hasil tes tingkat kebugaran jasmani para atlet putri dengan jumlah hasil perolehan pada keseluruhan adalah 22,9 dan berada pada kriteria Baik Sekali. (a). Lari 60 meter diperoleh dari item tes ini adalah dibawah 7,3 detik untuk atlet putra dan 7,6 detik untuk atlet putri dengan klasifikasi Baik Sekali, (b).Gantung diperoleh hasil dari tes kebugaran jasmani pada item gantung angkat tubuh untuk atlet putra adalah 10,8 dengan kriteria Sedang dan gantung siku tekuk memperoleh hasil 19,5 dengan diklasifikasi Sedang untuk atlet putri, (c). Baring duduk diperoleh hasil 40,4 dengan klasifikasi Baik oleh 10 orang atlet putra dan 34,6 dengan klasifikasi Baik Sekali untuk atlet putri, (d). Loncat tegak memperoleh hasil 65,2 dengan klasifikasi Sedang untuk atlet putra dan 54,1 dengan klasifikasi Sangat Baik untuk atlet putri, (e). Lari 1.200 meter diperoleh dari keseluruhan sampel yang mengikuti item tes TKJI yang dilaksakan oleh atlet putra dan putri berada di bawah 3,14 menit dengan klasifikasi baik sekali.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
MODEL PEMBELAJARAN HELLISON DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENJASORKES SISWA SMA NEGERI 1 KOTA KUPANG
Anugrah V. P. Ndaumanu1*, Agustinus J. Nafie2, Jimmy Ch.Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Model pembelajaranHellisonadalah model rekontruksisosial yang cocokdigunakanuntukpermasalahanmengenaisikaptanggungjawab, sebagaimana model pembelajaraniniditerapkandisekolahuntukmembinasiswa agar mengertimengenaisikaptanggungjawabsaatmengikutipembelajarandanberlatih rasa tanggungjawabpribadi (self-responsibility) yang dikemasdalampendidikanjasmani.
Tujuan penelitian: Untukmengetahuimodel pembelajaranHellisondalammeningkatkanhasilbelajarPenjasorkespadaSiswa SMA Negeri 1 Kupang.
Metode penelitian: PenelitianinidilakukandenganmenggunakanmetodePenelitianTindakanKelas (PTK) atau Class Action Research (CAR) yang dilaksanakandalambentuksiklusberulangdengandidalamnyaterdapatempattahapanutamakegiatanyaituperencanaan, pelaksanaan, observasidanrefleksi.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkanhasilpengamatanpadasiklus I, masih terdapat beberapa kekurangan yang menyebabkan hasil tes pada siklus 1 belum mencapai kriteria keberhasilan yang ditetapkan yakni jumlah siswa dalam kelas belum dapat mnyerap materi sebesar 75% dari jumlah keseluruhan dari nilai rata-rata kelas belum mencapai standar ketuntasan minimum sebasar 75 sehingga penelitian dilanjutkan ke siklus berikutnya,diketahuibahwadari 36 siswa yang mengikutitespadasiklus II terdapat 32siswa yang dinyatakantuntasdan 4siswa yang dinyatakantidaktuntas. Dengandemikian, ketuntasankelas yang diperolehdarihasilanalisispadasikus II inisebesar88,88%.
Simpulan: Berdasarkanhasildaripenelitian yang telahdilaksanakanmakadapatdisimpulkanbahwa:Model pembelajarankooperatif tipe Hellisondapatmeningkatkanhasilbelajarsiswakelas X IPS 5 Kota Kupang padapokok bahasan Bola Volli.
Katakunci: Pembelajaran hellison, hasilbelajar.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Skripsi Penulis adalah : Disparitas Putusan Pemidanaan Oleh Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penipuan Penipuan adalah tindakan seseorang dengan tipu muslihat, rangkaian kebohongan, nama palsu dan keadaan palsu dengan maksud menguntungkan diri sendiri dengan tiada hak. Rangkaian kebohongan ialah susunan kalimat-kalimat bohong yang tersusun demikian rupa yang merupakan cerita sesuatu yang seakan- akan benar. Masalah penelitian adalah Mengapa terjadi disparitas dalam putusan Hakim terhadap Pelaku tindak pidana penipuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan terjadinya disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana penipuan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah normatif. Tekhnik analisis data digunakan untuk menganalisis data, penulis menggunakan analisis kualitatif yaitu dimana data-data dikumpulkan dilakukan pemilihan selektif dengan disesuaikan pada permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya disparitas disebabkan karena Tuntutan Pidana Penuntut Umum Berbeda, Kualitas Perbuatan Terdakwa Terhadap Pidana Denda, Kemandirian Hakim dalam memutus perkara, dan Hal yang memberatkan dan meringankan. Oleh sebab itu saran penulis adalah Bagi masyarakat dan akademisi penulis berharap mayarakat dapat memahami bahwa tuntutan pidana yang didakwakan oleh penuntut umum sebagai bentuk terjadinya disparitas putusan bukan semata-mata hakim menjatuhkan pemidanaan sesuai dengan apa yang didakwakan oleh penuntut umum, akan tetapi hakim dapat menjatuhi putusan sesuai dengan nilai-nilai keadilan yang melakat dalam diri terdakwa
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi : “Deskripsi Tentang Penyebab Terjadinya Tindak Pidana
Memproduksi Bahan Pangan Melampaui Ambang Batas Di Wilayah Hukum
Pengadilan Negeri Wamena”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : faktorfaktor
apa saja yang menyebabkan terjadinya tindak pidana memproduksi bahan
pangan melampaui ambang batas ? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui
faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana memproduksi bahan
pangan melampaui ambang batas Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Wamena.
Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian normatif.
Variabel penelitian yang digunakan adalah variabel bebas dan variabel terikat.
Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penyebab pelaku tindak pidana
memproduksi bahan pangan melampaui ambang batas sedangkan vaiabel terikat
adalah putusan pengadilan terhadap pelaku tindak pidana memproduksi bahan pangan
yang melampaui ambang batas Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Wamena.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi tindak pidana
memproduksi bahan pangan yang melampaui ambang batas adalah : 1) faktor
ekonomi, yaitu terdakwa ingin mendapatkan keuntungan guna memenuhi keperluan
sehari-hari. 2) tidak mempunyai penghasilan tetap dan 3) untuk membayar hutang.
Diharapkan bagi pemerintah untuk meningkatkan pengawasan yang efektif dan
bertanggung jawab mengatur dalam mengawasi produksi, pengolahan,
pendistribusian makanan, dan minuman termasuk penggunaan bahan tambahan
makanan dan minuman yang boleh digunakan dalam produksi dan pengolahan
makanan dan minuman. Pemberlakuan sanksi pidana untuk pengamanan peredaran
makanan dan minuman perlu dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundangundangan,
baik pidana penjara, pidana denda dan pidana tambahan, baik terhadap
perseorangan maupun korporasi untuk memberikan efek jera terhadap pelaku dan
agar supaya bagi pihak lain tindak melakukan lagi perbuatan yang sama.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul : “Penyebab Dan Modus Terjadinya Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan (Studi Pada Pengadilan Negeri Kupang)”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana Penyebab Terjadinya Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan? 2) Bagaimana Modus Terjadinya Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan? Tujuan penelitian adalah 1) Untuk Mengetahui Penyebab Terjadinya Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan. 2) Untuk Mengetahui Modus Terjadinya Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan. Penelitian ini bersifat deskripstif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor penyebab dan modus tindak pidana penggelapan dalam jabatan. sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim dalam perkara tindak pidana penggelapan dalam jabatan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi penyebab tindak pidana penggelapan dalam jabatan adalah faktor ekonomi dan kesempatan dalam jabatan. Sedangkan modus tindak pidana penggelapan dalam jabatan ialah 1) Terdakwa Bekerja Sebagai Sales. 2) Terdakwa memakai uang tersebut untuk kebutuhan pribadinya. 3) Terdakwa membuat Surat dan nota fiktif akan penjualannya. 4) Terdakwa menyimpan surat pembayaran, dan mengacu pada kesimpulan tersebut maka saran yang dapat penulis berikan adalah 1) Diharapkan bagi aparat penegak hukum dalam menangani perkara dapat menerapkan ketentuan hukum pidana yang sesuai, sehingga para pelaku tindak pidana Penggelapan Dalam Jabatan mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya dengan didasari penerapan hukum pidana yang tepat dari para penegak hukum, maka rasa keadilan dapat dirasakan bagi semua kalangan, 2) Bagi kalangan masyarakat khususnya bagi oknum yang melakukan penggelapan dalam jabatan agar tetap menjalani proses hukum yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk menghindari timbulnya kasus lain dan melibatkan pihak lain sehingga terjerat pada masalah hukum yang lain. Kata Kunci :Penggelapan dalam Jabatan, Faktor Penyebab, Modus Operandi.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Identifikasi Jenis-Jenis Tumbuhan Pakan Alami Kuskus (Phalangeridae) Di Hutan Gunung Timau Kecamatan Amfoang Barat Laut Kabupaten Kupang Banu M.S* Hendrik A.Ch** Nge S.T.M ** Kuskus adalah hewan berkantung (marsupial), aktif di malam hari (nokturnal), berekor panjang yang kuat (prehensile). Termasuk dalam family Phalangeridae yang memiliki enam genus yaitu, Trichosurus, Wyulda, Ailurops, Phalanger, Spilocuscus, dan Strigocuscus. Kuskus merupakan hewan yang hidupnya di atas pohon (arboreal) tidak memilih jenis-jenis pohon tertentu sebagai tempat bersarang/bersembunyi. Bagian tumbuhan yang dikonsumsi oleh kuskus sangat variatif, dan tidak hanya pada satu bagian saja, tetapi pada beberapa jenis tumbuhan, beberapa organ tumbuhan seperti daun muda, tunas muda, buah dan bunga juga dikonsumsi oleh kuskus secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan yang menjadi pakan alami dari Kuskus yang ada di Hutan Gunung Timau Kecamatan Amfoang Barat Laut Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekplorasi dan jelajah dengan langkah pengumpulan data yaitu dengan cara melakukan survey terhadap lokasi yang pernah dijumpai adanya Kuskus kemudian melakukan wawancara terhadap sepuluh warga masyarakat yang sering berburu Kuskus selanjutnya dilakukan observasi dan identifikasi secara langsung pada jenis-jenis tumbuhan yang menjadi pakan alami dari Kuskus. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan jenis tumbuhan yang menjadi pakan alami dari kuskus di hutan Gunung Timau sebanyak empat belas jenis yaitu: Gnetum gnemon, Ficus racemosa, Vocanga foetida, Ficus sp, Buchanania arborescens, Eucalyptus alba, Cryptocarya macrodesme, Myristica sp, Neolamarkia cadamba, Freycinetia aborea, Syzygium rostratum, Bischotia javanica, Nyssa javanica, Pometia pinnata. Kebanyakan jenis-jenis tumbuhan yang dikonsumsi oleh kuskus adalah jenis pohon. Kata Kunci : Identifikasi, jenis jenis tumbuhan, Gunung Timau Keterangan : * Peneliti ** Pembimbing
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Garam adalah salah satu pelengkap pangan yang merupakan sumber elektrolit
bagi tubuh manusia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh
penggunaan kemasan dan lama penyimpanan garam tradisional di Kelompok
Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang Penelitian ini telah dilaksanakan
pada bulan Juni-Juli 2021 di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota
Kupang untuk lokasi survei dan pengambilan sampel. Pengujian kadar air di
Laboratorium Pertanian Politani Negeri Kupang sedangkan pengukuran suhu dan
kelembaban di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan analisis data
menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian penggunaan kemasan
dan lama penyimpanan garam tradisional di kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa
Barat Kota Kupang yaitu kadar air melebihi (SNI 3556-2016) dan (SNI 4435-2017),
suhu tertinggi pada penyimpanan 0 hari dengan suhu 30,5ᴼC dan terendah pada
penyimpanan 12 hari dengan suhu 27,9ᴼC dan kelembaban tertinggi pada
penyimpanan 12 hari dan terendah pada penyimpanan 0 hari. Dari hasil penelitian
diatas dapat disimpulkan yaitu teknik pembuatan garam masak menggunakan alat
tradisonal di kelompok Tiberias Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang yaitu garam
krosok sebanyak 18 kg, air tawar 100 liter dicampur dengan garam krosok,
penyaringan berlangsung selama ±1 jam, pemasakan selama ±6-7 jam, penirisan
garam berlangsung selama ±5 jam dan pengaruh penggunaan kemasan dan lama
penyimpanan garam tradisional di kelompok Tiberias kadar air melebihi persyaratan
mutu garam konsumsi beriodium (SNI 3556-2016) dan syarat mutu garam bahan
baku untuk garam konsumsi beriodium (SNI 4435-2017), suhu tertinggi pada
penyimpanan 0 hari dengan suhu 30,5ᴼC dan terendah pada penyimpanan 12 hari
dengan suhu 27,9ᴼC dan kelembaban tertinggi pada penyimpanan 12 hari dan
terendah pada penyimpanan 0 hari
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINGKASAN NUNIA LAK’APU (17393402).Penggunaan Ukuran Zeolit Teraktivasi Dan Modifikasi Proses Penyaringan Pada Pengolahan Garam Masak. Di bawah bimbingan : YUNIALDI H. TEFFU, S.Pi. M,Si sebagai pembimbing I dan MADA M. LAKAPU, S.Si, M.Si sebagai pembimbing II, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Inovasi dalam pemurnian garam banyak dilakukan untuk meningkatkan kadar NaCl seperti penambahan senyawa kimia NaOH, Na2CO3, dan polialuminium klorida, Metode ini mampu meningkatkan kadar NaCl namun kurang ramah lingkungan jika ditinjau dari hasil samping yang di hasilkan. Selain itu, bahan tersebut tidak dapat digunakan kembali untuk proses pemurnian garam berikutnya.Salah satu metode untuk meningkatkan kandungan NaCl yaitu penggunaan zeolit alam karena memiliki kelebihan antara lain: ekonomis, ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali. Namun selain penggunaan zeolit alam, proses penyaringan juga merupakan salah satu metode yang dilakukan dalam proses pemurnian garam. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui kualitas garam masak hasil penggunaan ukuran zeolit teraktivasi dan modifikasi proses penyaringan pada pengolahan garam masak. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan yaitu bulan April-Mei 2021 bertempat di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, sedangkan Laboratorium Biologi untuk pengujian bagian yang tidak larut dalam air, Laboratorium Politeknik Pertanian Negeri Kupang untuk pengujian NaCl dan Laboratorium PT. Saraswanti Indo Genetech, Bogor, Jawa Barat untuk pengujian iodium dalam KIO3. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan analisis data menggunakan analisis sidik ragam, kemudian dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD). Hasil penelitian penggunaan ukuran zeolit teraktivasi dan modifikasi proses penyaringan pada pengolahan garam masak yaitu organoleptik parameter warna ukuran zeolit 100 mesh dengan pori kain nilon 25 mikron yaitu putih normal 96%, dan ukuran zeolit 100 mesh dengan pori kain nilon 150 mikron dengan parameter warna garam selain warna K1 dan K2 72%, organoleptik parameter bau ukuran zeolit 100 mesh dengan pori kain nilon 25 mikron yaitu normal tidak berbau, 92%. Dan ukuran zeolit 100 mesh dengan pori kain nilon 150 mikron yaitu bau tidak normal 48%, kadar air berkisar antara 2,98%-8,62%, kadar NaCl 88,00%-93,57%, bagian yang tidak larut dalam air 0,66%-4,00%, dan kadar iodium (KIO3) 6,05mg/kg-18,77mg/kg. Kata Kunci :Bagian Yang Tidak Larut Dalam Air, Garam,Iodium (KIO3), Kadar Air, Modifikasi Penyaringan,Nacl, Organoleptik, Zeolit
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PERAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJARANAK PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DIMASA PANDEMI COVID-19
Yunus Imanuel Olla1*, David Loba2, Dortean A. Jois Jaha3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, keluarga mempunyai peran yang penting terhadap meningkatkan minat belajar anak, khususnya orang tua harus lebih merangsang, mendorong dan membimbing terhadap aktivitas belajar anaknya. Namun, masih banyak anak yang kurang minat dalam belajar hal ini disebabkan karena kurangnya peran orang tua dalam mendorong, membimbing, memfasilitasi dan mengawasi seluruh aktivitas belajar anaknya.
Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui peran orang tua dalam meningkatkan minat belajar dalam pembelajaran penjas dimasa pandemi.
Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisi data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. sampel pada penelitian ini keluarga yang mempunyai anak usia sekolah dasar
Hasil dan pembahasan: Sudah menjadi tanggung jawab orang tua dalam memenuhi kebutuhan anaknya, walaupun dengan kehidupan yang sederhana kebutuhan anak harus diprioritaskan. Anak yang berprestasi tidak harus dari keluarga yang memiliki ekonomi tingkat atas, tingkat menengah, maupun bawah tetapi cukup dengan selalu mendapatkan tindakan, perhatian, semangat dan motivasi dari keluarga terutama orang tuanya.Seperti, senantiassa membimbing dan membantu dalam mengerjakan tugas, memberikan fasilitas untuk mendukung belajar anak, memberikan perhatian dan dorongan agar selalu giat dalam belajar.
Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan minat belajar anak yaitu dengan selalu memberikan motivasi dan semangat dalam belajar, dapat mengetahui kesulitan belajar anak dengan selalu memberikan bantuan serta memberikan fasilitas yang dibutuhkan dalam kegiatan belajarnya sehingga menumbuhkan rasa ingin belajar dan terus belajar atau minat belajar yang tinggi.
Katakunci:Peran Orang Tua, Minat Belajar, Pembelajaran Pendidikan Jasmani
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi : Analisis Yuridis Terhadap Putusan Hakim Di Luar Surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umum (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 2910K/PID.SUS/2018). Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengapa Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pidana penjara 2 (dua) tahun di luar pasal surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum? Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pertimbangan Mahkamah Agung menjatuhkan Putusan di luar pasal surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah dakwaan Jaksa Penuntut Umum terhadap pelaku tindak pidana narkotika. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan Mahkamah Agung terhadap pelaku tindak pidana nar kotika. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertimbangan Hakim Mahkamah Agung dalam menjatuhkan Putusan di luar surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum adalah karena Hakim Mahkamah Agung menemukan ketidaksesuaian antara pasal yang didakwakan dengan fakta hukum yang ada pada putusan sebelumnya (putusan Nomor 345/Pid.Sus/2018/PN.Kis yang diperkuat oleh putusan 542/Pid.Sus/2018/PN MDN). Terdakwa II tidak terbukti melakukan tindak pidana sesuai yang didakwakan oleh penuntut umum. Namun, Terdakwa II telah memenuhi unsur-unsur pidana dalam Pasal 127 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kemudian, Penerapan asas keadilan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia untuk menjatuhkan pemidanaan kepada Terdakwa II. Sehingga, Terdakwa II dapat bertanggung jawab atas tindak pidana yang dilakukan sesuai dengan hukum yang mengatur. Hakim dalam tugasnya menilai dan mengadili suatu perkara pidana hendaknya memperhatikan dengan seksama aspek-aspek penting berupa fakta hukum dalam persidangan demi mencapai keadilan yang bermanfaat. Jaksa Penuntut Umum hendaknya dapat menganalisis dengan seksama kesesuaian antara tindak pidana apa yang telah dilakukan dengan aturan yang mengatur tindak pidana tersebut, agar terdakwa dapat bertanggung jawab terhadap tindakannya sesuai dengan hukum yang berlaku. Selain itu, Masyarakat sebagai salah satu aspek penting negara hendaknya menghindari penyalahgunaan Narkotika yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain Kata Kunci : Tindak Pidana, Penyalahgunaan Narkotika, Surat Dakwaan, Putusan Hakim.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul penelitian penulis adalah “Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perantara Peredaran Narkotika”.
Rumusan masalah penelitian adalah Apakah Yang Menyebabkan Terjadinya Disparitas Putusan Hakim Terhadap pelaku Tindak Pidana Peranatara Peredaran Narkotika?
Tujuan penelitian yaitu Untuk mengetahui penyebab terjadinya Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perantara Peredaran Narkotika.
Metode penelitian yang bersifat “Deskriptif”, diartikan bahwa penelitian ini diberikan suatu gambaran serta menguraikan suatu permasalahan yang diteliti, dan menyimpulkan serta dapat menganalisisnya, dengan jenis penelitiannya adalah penelitian hukum normatif sehingga pengumpulan data dilakukan melalui kepustakaan, yang dimana penelitian hukum normatif mencakup : penelitian terhadap asas-asas hukum, sistematik hukum, taraf sinkronisasi vertical dan horizontal, perbandingan hukum, sejarah hukum. Dan variable yang digunakan dalam penelitian ini yaitu : variabel bebas adalah bebas dalam mempengaruhi variabel lain. Yang menjadikan variable bebas adalah Bagaimana pertimbangan hukum dari Hakim Dalam Memberikan Putusan Yang Berbeda Terhadap pelaku Tindak Pidana Peranatara Peredaran Narkotika. Sedangkan veriabel terikat adalah ubahan terikat yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat dari adanya pengubah variable bebas. Oleh karenanya, varibel terikat dalam penelitian ini adalah Pemberian Putusan yang berbeda kepada Terdakwa dalam Tindak Pidana Peranatara Peredaran Narkotika.
Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer, yaitu data yang diperoleh secara langsung dari masyarakat dan data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari bahan-bahan pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang merupakan dasar hukum pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan yang berbeda-beda terhadap pelaku tindak pidana peranatara peredaran narkotika adalah :
1. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang berbeda-beda
2. Indenpedensi Hakim yang memeriksa, mengadili dan memutus perkara
3. Kualitas Tindak Pidana yang dilakukan terdakwa pada dasarnya berbeda
4. Keadaan yang memberatkan dan yang meringankan Terdakwa
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI JudulSkripsi:“DeskripsiTentangTerjadinyaTindakPidanaPelayaranTanpaSuratPersetujuanBerlayarOlehNahkodaKapal”. Denganrumusanmasalahadalahfaktorapakah yang menyebabkannahkodakapalmelakukantindakpidanapelayarantanpaSuratPersetujuanBerlayar ?Tujuanpenelitianadalahuntukmengetahuiuntukmengetahuifaktor-faktor yang menyebabkannahkodakapalmelakukantindakpidanapelayarantanpaSuratPersetujuanBerlayar. SifatpenelitianadalahbersifatdeskriptifdanJenispenelitian yang digunakanadalahjenispenelitiannormatif.VariabelbebasdalampenelitianiniadalahsebabterjadinyatindakpidanapelayarantanpaSuratPersetujuanBerlayar.sedangkanvariabelbebasdalampenelitiainiadalahtindakpidanapelayarantanpaSuratPersetujuanBerlayar.. Berdasarkanhasilpenelitiandanpembahasan, maka yang menjadipenyebabterjadinyatindakpidanapelayantanpaSuratPersetujuanBerlayaradalah 1) KesengajaandariNahkodaKapal.Kesengajaan yang dimaksudkanadalahbahwaterdakwasebenarnyasudahmengetahuiketikadalammelakukanpelayaranwajibdilengkapidenganSuratPersetujuanBerlayarnamunhaltersebuttidakdilakukannya. 2) KelalaiandalampengurusanSuratPersetujuanBerlayar. Kelalaian yang dimaksudkanadalahSuratPersetujuanBerlayar yang dimilikiolehnahkodakapaltelahhabismasaberlakunyadanbelummengurus SPB yang baru.dan 3) Pelayarandariluarnegerike Indonesia Saran bagi nahkoda kapal bahwa untuk melakukan pelayaran seharusnya dilengkapi dengan Surat Pessetujuan Berlayar yang dikeluarkan oleh syahbandar sehingga tidak terjadi permasalahan ketika dilakukan pemeriksaan dan dapat menjaga keselamatan baik bagi awak kapal maupun penumpang. Diharapkan bgi pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan untuk mempertimbangkan lagi terkait masa berlakunya Surat Persetujuan Berlayar, karena ada saja hal-hal yang dapat terjadi diluar dugaan nahkoda sehingga mempengaruhi masa berlakunya Surat Persetujuan Berlayar tersebut. Kata Kunci : Nahkoda Kapal, Surat Persetujuan Berlayar, Tindak Pidana Pelayaran
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI JudulSkripsiPenulisAdalahDeskripsiTentang Motif Dan Modus Operandi TerjadinyaTindakPidanaPencatatanPalsuDalamPembukuanPerbankkan,denganRumusanmasalahBagaimanakah Motif Dan Modus Operandi TerjadinyaTindakPidanaPencatatanPalsuDalamPembukuanPerbankkan Penelitianinidilakukandengantujuanuntukmengetahui Motif Dan Modus Operandi TerjadinyaTindakPidanaPencatatanPalsuDalamPembukuanPerbankkan.Dan untukmemberikaninformasikepadamasyarakat, instansiterkaityaituAgar mengetahuianggungjawabpelakutindakpidanakekerasanbersama-samaterhadap orang Varibelyangdingunakan 2(dua)variabelyaituVariabelBebasadalahvariabel yang memberikanpengaruhbagivariabelterikat.VariabelbebasdalampenilitianiniadalahPencatatanPalsuDalamPembukuanPerbankanolehpihak Bank danVariabelTerikat (dependent variable) adalahvariabel yang tergantungdarivariabelbebasyaitu Motif dan Modus Operandi TerjadinyaTindakPidanaPencatatanPalsuDalamPembukuanPerbankan MetodeyangdigunakandalampenelitianinijenispenelitiannormatifPengumpulan datamelaluidatasekunderdaridirektorimahkamahagungkemudiandianalisisdandibuatkesimpulannya.populasidalampenelitianiniadalahputusanpengadilandirektorimahkamahagung HasilpenelitianmenunjukanbahwaMotif Dan Modus Operandi TerjadinyaTindakPidanaPencatatanPalsuDalamPembukuanPerbankkanyaitumembeliapartemen,membayarhutang.untukkeperluanpribadidanmemperkayadirisendiri. Dan Modus operandi ataucarayagdigunakanpelakumelakukantindakpidanadenganmemintarinciantagihankartukreditmilikkorbandanTerdakwamenawarkanpadakorbanuntukmemperpanjangkembalitabungan yang akanjatuh tempo, dankorbanbersediamemperpanjang Tabungan MAPANmiliknya, kesempatantersebutdigunakanTerdakwamenyodorkanblankokosong / form intruksiperubahan (CIF), yang kemudianditandatanganiolehkorban, tanpasepengetahuankorbanjikaitumerupakanblankokosong / form intruksiperubahan (CIF) olehTerdakwadiisidengannomorteleponmilikTerdakwadengantujuanmelaluinomorteleponmilikTerdakwatersebut, TerdakwaakanmenerimaNotifikasidalambentuk SMS yang berisikan M-PIN dimanadengan M-PIN tersebutterdakwaakanleluasamelakukantransaksikeuanganmelalui Internet banking pada bank CIMB Niagadarinomorrekeningkorban.dengancarameniruataumemalsukantanggaljatuhtempo.menirutandatangan di belakangBilyetdepositodiatasmateraidenganmemalsukanmenirutandatangannasabahatasnamakorbandansetelahituTerdakwamembawaBilyetDeposito yang Terdakwabuatsendiridenganmelampirkandosirpembukaanrekeningawaluntukdiserahkankepada teller untukdilakukanpencairan. Membuatpencatatanpalsudalampembukuanataudalam proses laporanpengajuankreditolehnasabahsebanyak 50 (limapuluh) orang Nasabah (Debitur) dandenganmendatangirumahnasabahtersebutuntukmengambiluang yang akandisetorkan, KATAKUNCI:MOTIF, MODUS, OPERANDI, TINDAK, PIDANA, PENCATATAN, PALSU, PEMBUKUAN DANPERBANKKAN
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Vinsensius E. Leu. Nim. 16323969 dengan judul: “Model Latihan Fisik Terhadap Daya Tahan Otot Lengan Pemain Bola Voli Putra Pada Club Bank NTT Kota Kupang”. Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Dosen Pembimbing I: M. Rambu P. Wasak, S.Pd., M.Pd dan Pembimbing II: Alventur Baun, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci : Model Latihan Fisik, Daya Tahan Otot Lengan. Latihan kondisi fisik kebugaran jasmani para pemain dapat dipertahankan atau ditingkatkan baik yang berhubungan dengan keterampilan maupun kesehatan secara umum. Latihan kondisi fisik adalah proses peningkatan aktivitas gerak jasmani yang dilakukan secara sistematis dan ditingkatkan secara progresif untuk mempertahankan kebugaran jasmani agar tercapai kemampuan kerja fisik yang optimal. Model latihan daya tahan otot pada prinsipnya harus dilakukan berulang kali pada sewaktu latihan. Latihan yang dilakukan harus sesuai dengan bagian otot yang akan ditingkatkan daya tahannya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui model latihan fisik daya tahan otot lengan pemaian bola voli putra pada Club Bank NTT Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif naturalistik. Hasil penelitian tentang model latihan fisik terhadap daya tahan otot lengan pemain bola voli putra pada Club Bank NTT Kota Kupang sebagai berikut: (1). Latihan akan berjalan sesuai dengan tujuan apabila diprogram sesuai dengan kaidah-kaidah latihan yang benar. Program latihan pada Club Bank NTT Kota Kupang sudah berjalan berdasarkan program yang dibuat oleh pelatih. Pelatih sangatlah antosias dalam menjaga kondisi fisik setiap atlet, (2). Model latihan untuk daya otot lengan yang lakukan atau terapkan pada atlet adalah push up, tarik karet elestis, pull up, dan bermain barbell. Model latihan ini, dilaksanakan pada setiap hari latihan. Dapat disimpulkan bahwa Proses peningkatan aktifitas gerak yang dilakukan secara sistematis dan ditingkatkan secara progresif sangatlah penting untuk mempertahankan daya tahan fisik. Latihan kondisi fisik para pemain dapat dipertahankan atau ditingkatkan dengan baik melalui penerapan model latihan yang akurat dan berkelanjutan.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK EFEKTIVITAS PERKULIAHAN MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN E_LEARNING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI Lesik, K)* Meha, A)** Blegur, J)** Pandemi COVID-19 berdampak pada seluruh elemen kehidupan manusia, salahsatunya turut dirasakan dalam dunia pendidikan, dimana yang semulanya pembelajaran dilaksanakan secara langsung didalam kelas namun digantikan dengan pembelajaran jarak jauh (e-learning). Program studi pendidikan biologi (UKAW) dalam melaksanakan perkuliahan juga menajalankan sistem perkuliahan daring, namun ditemukan masalah yang beragam dalam menjalankan proses pembelajaran, diantaranya kenyaman pembelejaran, sarana dan prasarana pendukung pembelajaran, pembiayaan dan tingkat adapatasi mahasiswa dalam pembelajaran. oleh karena itu perlu dilakukan suatu penelitian yang dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas perkuliahan mahasiswa melalui pembelajaran pembelajaran E-learning di masa pandemi COVID-19. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2020 yang berjumlah 41 orang mahasiswa. data diperoleh menggunakan kuesioner berbantuan google form, selanjutnya dianalisis menggunakan rumus TCR (Tingkat Capaian Responden). Sehingga mendapatkan hasil yang menunjukan rata-rata persentase sebesar 60% dikategorikan cukup efektif. Yang artinya pembelajaran online perlu didukung dengan kesiapan mahasiswa dan dosen itu sendiri, dimana perlu memperhatikan ketersedian perangkat lunak maupun perangkat keras dengan baik. Dilain sisi pembelajaran daring dapat membantu dalam menggantikan pembelajaran secara konvensional dimasa pandemi COVID-19. Dengan e-learning dapat memberikan kebebasan bagi mahasiswa dalam mengakses segalah informasi (literasi digital) yang berkaitan dengan tema pembelajaran di manapun dan kapanpun. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perkuliahan melalui pembelajaran e-learning di masa pandemi COVID-19 cukup efektif. Kata kunci :Efektivitas Perkuliahan, Melalui E_Learning Pada, Masa Pandemi Covid-19 Keterangan * ) = Peneliti **) = Pembimbing