STRATEGI PENGEMBANGAN PERIKANAN TANGKAP DI KECAMATAN MALAKA BARAT KABUPATEN MALAKA
Fransisko Tahu Kali (15380066) Strategi Pengembangan Perikanan Tangkap di Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka, Wilson L.Tisera S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing I dan Rockie R.L Supit, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing II. Program Studi, Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Hasil penangkapan yang optimal menjadi sangat penting dalam pertimbangan untuk pengembangan sektor perikanan tangkap agar tingkat produksi di sektor kelautan dan perikanan memberikan nilai tambah bagi peningkatan ekonomi. Penelitian ini telah dilaksanankan pada bulan februari 2021. masalah yang ditemukan dalam penelitian ini yakni kurangnya sarana dan prasarana yang tersedia yang menyebabkan kurang optimalnya hasil tangkapan yang diperoleh nelayan di Kecamatan Malaka Barat. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk merumuskan kondisi internal dan kondisi eksternal yang mempengaruhi pengembangan perikanan tangkap serta bagaimana menerapkan strategi penangkapan yang tepat untuk mendapatkan pengembangan hasil tangkapan yang tepat di Kecamatan Malaka Barat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan strategi yang telah dirumuskan menggunakan analisis SWOT menjadi prioritas utama dalam upaya mengembangkan perikanan tangkap diantaranya: Strategi memanfaatkan luas wilayah penangkapan ikan yang cukup besar dengan menjalin hubungan kerjasama yang baik antara pemerintah dengan nelayan, merawat dan mengoptimalkan fasilitas yang sudah ada dan meningkatkan fasilitas lain yang belum tersedia sesuai kebutuhan nelayan perikanan, membangun sumberdaya manusia dengan melakukan sosialisasi terkait pengelolaan perikanan tangkap secara bijaksana, peningkatan fasilitas penangkapan yang dibutuhkan nelayan perikanan tangkap. Berdasarkan hasil penelitian diatas maka penulis menyarankan agar campur tangan pemerintah sangat diperlukan untuk menyediakan sarana dan prasarana serta kemudahan memperoleh modal untuk menunjang kegiatan operasional nelayan agar dapat memperoleh hasil tangkapan yang optimal.