ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kinerja pemasaran merupakan konsep untuk mengukur prestasi pasar suatu produk. Setiap perusahaan berkepentingan untuk mengetahui prestasi pasar dari produk-produknya, sebagai cermin dari keberhasilan usahanya di dunia persaingan bisnis. Selain itu kinerja perusahaan dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu secara internal dan eksternal. Kinerja pemasaran adalah merupakan konsep untuk mengukur prestasi pasar suatu produk. Setiap perusahaan berkepentingan untuk mengetahui prestasi pasar dari produk-produknya, keberhasilan kinerja pemasaran tercermin dari keberhasilan usahanya di dunia persaingan 9 bisnis. Disamping itu ukuran keberhasilan kinerja pemasaran juga dapat dilihat dari tingkat keberhasilan produk baru yang menunjukkan bahwa perusahaan tersebut kinerjanya semakin baik.
Strategi pemasaran merupakan sebuah pola pikir yang digunakan untuk mengembangkan suatu bisnis atau perusahaan. Adapun cara yang digunakan adalah dengan menyatukan beberapa unsur pemasaran seperti segmentasi pasar, bauran marketing, posisi, sasaran dan sebagainya. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui Analisis Pengaruh Strategi Pemasaran Di Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Peningkatan Kinerja Pemasaran Umkm Kota Kupang.
Strategi produksi dan pemasaran merupakan faktor penting dalam mengoptimalkan efisiensi UMKM. Namun, pelaku UMKM mengalami penurunan permintaan yang dramatis selama pandemi Covid-19. Salah satu faktor yang mengalami penurunan adalah produksi. Hal ini disebabkan produksi merupakan kegiatan membuat sesuatu, baik itu jasa maupun karya tentu harus bertolak pada 5 efisiensi dan efektifitas dengan menggunakan tenaga mesin atau karya tangan asli. Bila saja hasil sebuah produksi itu tidak baik secara mutu maka tentunya akan berdampak pada kurang minatnya konsumen saat didagangkan.
Strategi pemasaran memmiliki fungsi penting karena membantu menilai nilai ekonomi perusahaan, baik itu harga produk maupun jasa (Lestari 2019). Strategi pemesaran merupakan pendekatan utama yang dapat digunakan unit bisnis untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan, antara lain keputusan kunci mengenai pasar sasaran, positioning pasar barang, bauran pemasaran dan besarnya biaya pemesaran yang dibutuhkan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa konsep strategi pemesaran meliputi proses pengambilan keputusan mengenai biaya pemesaran, bauran pemasaran, distribusi biaya pemesaran dalam kaitannya dengan kondisi lingkungan dan kondisi persaingan yang diperkirakan.
Kinerja pemasaran adalah merupakan konsep untuk mengukur prestasi pasar suatu produk. Setiap perusahaan berkepentingan untuk mengetahui prestasi pasar dari produk-produknya, keberhasilan kinerja pemasaran tercermin dari keberhasilan usahanya di dunia persaingan bisnis. Disamping itu ukuran keberhasilan kinerja
pemasaran juga dapat dilihat dari tingkat keberhasilan produk baru yang menunjukkan bahwa perusahaan tersebut kinerjanya semakin baik. Kinerja pemasaran merupakan tolak ukur keberhasilan perusahaan dalam memasarkan produknya di pasar.
Pada penelitian ini, objek yang peneliti teliti adalah pada Ensikei kupang dengan jumlah sampel yang layak untuk penelitian ini adalah sebanyak 96 orang responden. Hasil penelitian menjelaskan bahwa secara parsial terdapat strategi pemasaran . Hal ini dibuktikan dengan perolehan uji t di ketahui variabel strategi pemasaran (X) memiliki nilai t hitung 29.206 sehingga dapat di simpulkan bahwa H0 di tolak dan Ha di terima artinya ada pengaruh positif dan signifikan antara variabel strategi pemasaran (X) terhadap variabel kinerja pemasaran(Y).
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Strategi pemasaran adalah proses menetukan target pasar untuk memasarkan serta mengenalkan suatu produk maupun jasa pada masyarakat.strategi pemasaran merupakan salah satu cara dalam mengenalkan produk kepada konsumen, dan hal ini menjadi penting karena akan berhubungan dengan laba yang akan dicapai oleh perusahaan. strategi pemasaran akan berguna secara optimal bila didukung oleh perencanaan yang terstruktur baik dalam segi internal maupun eksternal perusahaan. Dan sebelum melakukan berbagai macam promosi atau pendekatan pemasaran lainnya, perusahaan harus terlebih dahulu membidik pasar atau segmen secara jelas. Sebagian besar kegagalan usaha yang terjadi disebabkan oleh gagal nya perusahaan mendefenisikan pasar yang dituju dan bagaimana potensinya Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui strength (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunity (peluang) dan threats (ancaman) yang dihadapi oleh usaha Nusa Timor (2) melihat alternatif apa yang baik digunakan untuk oleh usaha Nusa Timor. Jenis analisis yang digunakan oleh usaha Nusa Timor yaitu analisis SWOT (strength, weaknesses, opportunity, dan threats), dalam analisis SWOT pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Alat yang digunakan dalam penyusunan faktor strategi usaha Nusa Timor adalah dengan menggunakan matriks SWOT. Hasil dari analisis matriks SWOT menghasilkan alternatif strategi yang dapat dilakukan adalah ST, WT, SO, dan WO. Hasilnya adalah posisi perusahaan sedang berada pada kuadran 1 yaitu posisi growth (bertumbuh) sehingga menghasilkan alternatif strategi yang bisa dilakukan oleh perusahaan diantaranya ada empat yaitu strategi SO, memanfaatkan strength (kekuatan)untuk memaksimalkan opportunity (peluang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan dalam dunia usaha di Indonesia, ditandai dengan banyaknya perusahaan-perusahaan yang bermunculan, baik yang bergerak di bidang lembaga keuangan, industri maupun perusahaan jasa, yang menyebabkan kompetisi antara perusahaan tersebut semakin tajam, sehingga menuntut para manager untuk tampil lebih profesional dalam mengelola usaha pemasaran untuk menjamin bahwa perusahaan yang bersangkutan beroperasi secara efektif dan efisien. Dalam usaha mencapai kesuksesan perusahaan, peranan manager dalam memilih dan merencanakan strategi pemasaran sangat penting dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Akan tetapi, dengan mengembangkan strategi pemasaran, manager harus mempertimbangkan untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen saja, melainkan juga posisi industri perusahaan yang bersangkutan dibanding pesaing. Oleh karena itu, manager pemasaran harus merancang strategi pemasaran yang kompetitif yang sepadan dengan posisi dan sumber daya pesaing dan secara terus menerus menyesuaikan strategi-strategi tersebut dengan persaingan yang terus berubah. Strategi merupakan suatu hal yang sangat penting bagi perusahaan,tanpa suatu strategi perusahaan akan mengalami banyak sekali hambatan-hambatan dalam mencapai tujuan perusahaan.Dalam menjalankan suatu usaha pasti ada tujuannya dan kemudian di terapkan langkah –langkah agar tujuan itu tercapai. Sofyan Assauri (2007:12) Pemasaran merupakan serangkaian tujuan dan sasaran, kebijakan dan aturan yang memberi arah kepada usaha-usaha pemasaran perusahaan dari waktu ke waktu,pada masing-masing tingkat dan acuan serta alokasinya,terutama sebagai tanggapan perusahaan dalam menghadapi lingkungan dan keadaan. Tjiptono (2007) bahwa:fundamental yang di rencanakan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan mengembangkan kenunggulan bersaing yang berkesinambungan melalui pasar yang di masuki dan program pemasaran yang di gunakan untuk melayani pasar. Menurut PP Nomor 9 Tahun 1995, tentang pelaksanaan simpan pinjam oleh koperasi, pengertian pinjaman adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamaankan dengan itu, berdasarkan tujuan atau kesepakatan pinjaman meminjam antara koperasi dengan pihak lain mewajibkan pihak meminjam untuk melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dengan disertai pembayaran sejumlah imbalan. Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas pengaruh strategi pemasaran terhadap produk pembiayaan pada koperasi Solidaritas Sta.Maria Assumpta Kupang. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria pekerjaan dan tingkat jabatan. Berdasarkan hasil pengujian ini, diketahui variabel strategi pemasaran (X) berpengaruh secara signifikan terhadap pembiayaan produk pada kantor Koperasi Solidaritas Sta. Maria Assumpta Kupang. Hal ini dilihat dari signifikasi X, nilai t hitung -0,034 1686 t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh positif pada variabel strategi pemasaran (X) teerhadap variabel pembiayaan produk (Y). Pengaruh Strategi Pemasaran kerja terhadap pembiayaan produk dapat diukur dari variabel strategi pemasaran (X) yang memiliki tiga (8) indikator sesuai dengan jawaban responden.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini membahas masalah penentuan strategi pemasaran berdasarkan data internal dan eksternal perusahaan. Strategi pemasaran merupakan salah satu cara untuk mendukung program pemasaran guna mencapai tujuan pemasaran yaitu mencari laba dan mencari kepuasan konsumen. Tujuan penelitian ini adalah menetapkan strategi pemasaran yang tepat pada PT Kerta Gaya Pusaka Kupang (KGP). Penetapan strategi pemasaran menggunakan metode analisis SWOT. Data dari internal perusahaan berasal dari penyebaran kuisioner pada karyawan perusahaan. Sedangkan dari eksternal perusahaan mencakup peluang dan ancaman, data yang diperoleh dari para konsumen PT Kerta Gaya Pusaka (KGP) Cabang Kupang. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 40 sampel, 20 dari internal perusahaan dan 20 dari eksternal perusahaan. Metode pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kerta Gaya Pusaka Kupang (KGP) berada pada kuadran I yaitu kuadran yang mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif, maksudnya perusahaan harus lebih giat dalam mengatasi perkembangan pasar dalam rangka meningkatkan pertumbuhan penjualan. Beradasarkan hasil penelitian maka saran yang bermanfaat dan sebagai bahan pertimbangan dan masukan bagi pihak manajemen pada PT Kerta Gaya Pusaka Kupang (KGP) adalah meningkatkan pangsa pasar, mengembangkan kualitas SDM, dan melakukan kegiatan promosi yang efektif dan tepat sasaran.