ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH STRUKTUR MODAL, LIKUIDITAS DAN PERTUMBUHAN LABA TERHADAP KUALITAS LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2016-2021. NAMA : ADRIANUS NORMANCE KASA NIM : 18410001 Persaingan industri Telekomunikasi nasional saat ini ditandai dengan mulai menguatnya tiga tren utama, yaitu evolusi platform jejaring sosial, mulai berkembangnya telepon seluler dan menguatnya posisi tawar konsumen. Berdasarkan UU No. 36 Tahun 1999 pasal 10 ayat 1 tentang telekomunikasi pelaksanaan perdagangan telekomunikasi di Indonesia tidak lagi monopoli tetapi mengarah ke persaingan bebas. Peraturan tersebut membuat struktur telekomunikasi di Indonesia mulai mengalami perubahan yang sangat mendasar. Persaingan dagang sektor telekomunikasi secara langsung maupun tidak langsung akan berimbas pada penjualan perusahaan telekomunikasi. (Akhmad,2015) Dalam sebuah perusahaan laba merupakan hal yang sagat penting. Setiap perusahaan ingin memperoleh laba sebesar- besarnya karena menghasilkan laba merupakan tujuan didirikanya sebuah perusahaan. Besarnya laba yang dihasilkan oleh perusahaan akan menjadi tolak ukur keberhasilan kinerja keuangan dan pengendalian internal suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Struktur Modal, Likuiditas, dan Pertumbuhan Laba Terhadap Kualitas Laba Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Telekomunikasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2016-2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor Telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berjumlah 19 perusahaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 5 perusahaan yaitu : PT. Smartfren Tbk (FREN), PT. XL Axiata Tbk (EXCL), PT. Indosat Tbk (ISAT), PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT. Bakrie Telkom Tbk (BETEL). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, pengelolaan data dan melakukan analisis mengenai pengaruh struktur modal, likuiditas, dan pertumbuhan laba terhadap kualitas laba dengan menggunakan data sekunder, maka hasil penelitiannya sebagai berikut : Hasil pengujian uji secara parsial diperoleh nilai signifikan DER sebesar 0.638>0,05, menunjukkan bahwa laverage berpengaruh tidak signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hipotesis 1 tidak terbukti kebenaranya. Hasil pengujian uji secara parsial diperoleh nilai signifikan sebesar CR 0,727 > 0,05, menunjukan bahwa current ratio berpengaruh tidak signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hipotesis 2 tidak terbukti kebenaranya. Hasil pengujian secara parsial diperoleh nilai signifikan PL sebesar 0.004 0,05 menunjukan bahwa pertumbuhan laba berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI. Kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hiptesis 3 terbukti kebenaranya. nilai F tabel sebesar 210. Dengan demikian nilai F hitung > F tabel (10,153>210). Maka dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil uji F variabel dependen struktur modal, likuiditas dan pertumbuhan laba berpengaruh secara simultan atau Bersama-sama memiliki pengaruh positif dan singnifikan terhadap variabel dependen kualitas laba. Hasil adjusted R square sebesar 0,276, ini berarti bahwa naik turunnya variabel dependen dalam hal ini kualitas laba dapat dijelaskan oleh variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu struktur modal, likuiditas dan pertumbuhan laba sebesar 27,6% sementara untuk sisanya sebesar 72,4% dijelakan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Struktur Modal, Likuiditas, Pertumbuhan Laba Dan Kualitas Laba
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh status pembayaran dividen tunai terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016-2018. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah 13 perusahaan manufkatur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Untuk pengambilan sampel, peneliti menggunakan teknik purpose sampling, yang artinya perusahaan yang memenuhi kriteria-kriteria tertentu, dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 13 perusahaan dari 13 perusahaan.
Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Linear Sederhana dengan program SPSS. Maka hasil penelitian tersebut menunjukan secara parsial Status Pembayaran Dividen Tunai Berpengaruh Terhadap Kualitas Laba dan perusahaan yang melakukan Pembayaran Dividen Tunai Memiliki Kualitas Laba yang lebih baik dibandingkan perusahaan yang tidak melakukan Pembayaran Dividen Tunai
Kata Kunci : Dividen Tunai, Kualitas Laba
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Dividen merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengurangi konflik keagenan pemegang saham mayoritas dan pemegang saham minoritas. Hal tersebut didukung karena pembayaran dividen menunjukan bahwa pemegang saham mayoritas tidak melakukan tindakan ekspropriasi terhadap pemegang saham minoritas. Pembayaran dividen akan menyebabkan berkurangnya Free Cash Flow yang dimiliki perusahaan, sehingga berdampak pada penurunan jumlah pendanaan internal perusahaan dan peningkatan pendanaan ekstrenal perusahaan. Laba yang dihasilkan memiliki kualitas yang lebih baik karena adanya pengawasan terhadap eksternal perusahaan, untuk mengurangi kemungkinan perusahaan dalam memanipulasi laba. Kualitas laba merupakan salah satu aspek penting yang dapat digunakan untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan. Hal ini karena kualitas laba mencerminkan kondisi keuangan perusahaan yang sebenarnya pada saat ini dan dapat digunakan untuk memprediksi kondisi keunangan dimasa yang akan datang. Dalam Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh status pembayaran dividen tunai terhadap kualitas laba pada perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016-2019. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah 10 perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Untuk pengambilan sampel, menggunakan teknik purpose sampling dengan kriteria-kriteria tertentu. yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 9 perusahaan dari 10 perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesi (BEI) 2016-2019. Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Linear Sederhana dengan program SPSS. Maka hasil penelitian tersebut menunjukan secara parsial Status Pembayaran Dividen Tunai Berpengaruh Terhadap Kualitas Laba dan perusahaan yang melakukan Pembayaran Dividen Tunai Memiliki Kualitas Laba yang lebih baik dibandingkan perusahaan yang tidak melakukan Pembayaran Dividen Tunai. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Variabel Status Pembayaran Dividen Tunai Berpengaruh Terhadap Kualitas Laba 2. Variabel Perusahaan Yang Melakukan Pembayaran Dividen Tunai Memiliki Kualitas Laba Yang Lebih Baik Dibandingkan Perusahaan Yang Tidak Melakukan Pembayaran Dividen Tunai Hasil analisis dengan menggunakan Uji-t parsial diperoleh hasil bahwa status pembayaran dividen tunai berpengaruh terhadap kualitas laba, perusahaan yang melakukan pembayaran dividen tunai memiliki kualitas laba yang lebih baik dibandingkan perusahaan yang tidak melakukan pembayaran dividen tunai pada perusahaan sector farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) 2016-2019 Kata Kunci : Dividen Tunai, Kualitas Laba