· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Skripsi Penulis adalah :Disparitas Putusan Hakim Judex Facti, Judex Juris dan PK dalam Sengketa Kepemilikan Hak Atas Tanah. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah Apa dasar pertimbangan Hakim Judex Facti mengabulkan gugatan Pengugat, Judex Juris menyatakan PN Denpasar tidak berwenang mengadili perkara tersebut dan PK menyatakan gugatan Tidak dapat diterima?. Berdasarkan Hasil Penelitian yang Penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu Apa dasar Pertimbangan Hakim Judex Facti Mengabulkan gugatan Penggugat Judex Juris Menyatakan PN Denpasar tidak berwenang mengadili perkara tersebut dan Pk menyatakan gugatan tidak di terima adalah : 1. Dasar Pertimbangan Judex Facti mengabulkan Gugatan Penggugat dikarenakan: a. Gugatan Penggugat Sempurna b. Penggugat dapat membuktikan kepemilikan Hak atas tanah 2. Dasar pertimbangan Judex Juris Menyatakan PN Denpasar tidak berwenang mengadili perkara ini dikarenakan : a. Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili perkara a quo, karena objek sengketanya adalah Keputusan Badan/Penjabat Tata Usaha Negara. b. Wewenang mutlak Pengadilan Tata Usaha Negara, bukan wewenang Pengadilan Negeri, maka Pengadilan Negeri Denpasar tidak berwenang mengadili perkara ini. 3. Dasar Pertimbangan Hakim Peninjauan Kembali menyatakan Gugatan Tidak di Terima Karena : a. Adanya Kekhilfan Hakim Judex Facti
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pantai Motadikin dan Pantai Maubesi merupakan daerah pesisir yang dekat dengan pemukiman penduduk, dan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai daerah penangkapan ikan bagi nelayan, serta menjadi daerah tujuan wisata bagi masyarakat Kabupaten Malaka. Adanya aktivitas penduduk, nelayan dan pengunjung wisata akan berdampak buruk terhadap keberadaan sampah laut di daerah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi dan kepadatan sampah laut yang ada di wilayah pesisir Pantai Motadikin dan Pantai Maubesi Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka. Penelitian dilakukan di perairan Pantai Motadikin dan Pantai Maubesi selama satu bulan yaitu pada bulan Mei 2021. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan cara survey, kemudian pengumpulan terhadap sampel sampah laut dilakukan dengan cara membuat garis transek sabuk (belt) dengan menarik garis transek sepanjang 100 m dan lebar 10 m di stasiun I dan II, setiap stasiun dibagi kedalam 3 (tiga) garis transek. Hasil analisis kategori jenis sampah yang terdapatkan di Pantai Motadikin dan Pantai Maubesi adalah jenis sampah plastik, karet, kaca, logam, dan lain-lain (kain dan kertas) dengan kategori jenis sampah yang paling dominan adalah kategori sampah plastik. Komposisi potongan sampah plastik dengan potongan terbanyak terdapat pada Pantai Motadikin yaitu sebanyak 1.246 potongan dengan jumlah kepadatan mutlak 0,42 pot/m2 dan berat sebanyak 4,41 g/m2 dan jumlah kepadatan relatif sampah plastik yaitu 73% potongan dengan berat kepadatan 41% gram, sedangkan komposisi potongan sampah plastik terendah terdapat pada Pantai Maubesi yaitu sebanyak 1.055 potongan dengan jumlah kepadatan mutlak 0,35 pot/m2 dan berat 5,23 g/m2 dan jumlah kepadatan relatif sampah plastik 70% potongan dengan berat 41% gram.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PEMBINAAN PRESTASI KLUBGENERASI MUDA SUMBA KABUPATEN SUMBA BARAT
Yanselan Dapa Ounga1*, Dr. Andreas J. F. Lumba2, M. Rambu P. Wasak3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email: [email protected]
Latar belakang:Permainan sepak bola adalah cabang olahraga permainan beregu atau permainan tim, maka suatu kesebelasan yang terdiri atas pemain-pemain yang mampu menyelenggarakan permainan yang kompak artinya mempunyai kerja sama tim yang baik.
Tujuan penelitian: Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pembinaan prestasi KlubSepak Bola Generasi Muda Sumba Kabupaten Sumba Barat.
Metode penelitian: Penelitian pembinaan prestasi KlubSepak Bola Generasi Muda Sumba di Kabupaten Sumba Barat adalah dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Sumber data dapat diperoleh dari pelatih dan atlet.Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, pengolahan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi).
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian dan pembahasan menunjukan pengelolaan Klub, perekrutan atlet dilakukan dengan cara calon atlet mendaftar, pembinaan seorang atlet agar dapat mencapai prestasi yang optimal adalah pembinaan fisik, taktik, teknik, dan mental. Pelatih Klubgenerasi muda sumba di Kabupaten Sumba Barat memiliki sertifikat sebagai pelatih dan kualitas pelatih, dan kualitas pelatih dikatakan baik, program latihan dilakukan secara rutin,sarana latihan yang disediakan untuk umum cukup memadai,dan prestasi yang diraih sangat baik ditingkat kabupaten.
Simpulan: Pembinaan prestasi yang dilakukan oleh pengurus, pelatih maupun pemain di Klub Generasi Muda Sumba berjalan dengan maksimal.Pembuatan program latihan oleh pelatih mengenai pembinaan pretasi yaitu tentang pembinaan fisik, teknik, taktik, dan mental berjalan dengan baik,Prestasi Klub yang ada di Kabupaten Sumba Barat dapat dikatakan sangat baik. Prestasi di tingkat kabupaten dan tingkat karesidenan sudah pernah dirasakan.
Kata kunci: Pembinaan prestasi club Generasi Muda Sumba
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
VINSENSIA P. WERANG (16383420) Struktur Komunitas Bulu Babi (Echinodea)yang Berasosiasi dengan Ekosistem Padang Lamun di Perairan Lewolere KabupatenFlores Timur.Ir. Yohanes Merryanto, M.Si,Ph.Ddan Wilson L. Tisera,S.Pi,M.Si, Ph.DsebagaiPembimbing1dan2.Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,Universitas Kristen Artha Wacana.Bulu babi merupakan salah satu sumberdaya hayati laut yang mempunyai prospek untuk dikembangkandanmempunyai peranan yang penting baik dari segi ekologis maupunekonomis.Perairan Pantai Lewolere Kabupaten Flores Timur memiliki ekosistem lamun dan terumbu karangyangcukup baik dan berperan penting dalam proses siklus hidup organisme laut.Penelitian inibertujuan untuk mengetahui struktur komunitas yang terdiri dari komposisi jenis, kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman dan dominansi bulu babi yang berasosiasi dengan ekosistem lamun di Perairan Lewolere Kabupaten Flores Timur.Penelitian ini menggunakan metodesurvei langsunguntuk pengumpulan datadengan menghitung danmengukur langsung di lapangan secara purposive random samplingdan metode transek.Hasil penelitian menunjukan bahwa komposisi bulu babi di Perairan Lewolere terdiri dari 7 spesies yaitu Arbaciapunctulata, Diadema setosum, Echinometra mathaei, Echinometraoblonga, Echinometra viridis, Tripneustes gratilla dan Echinometrasp.Nilai indeks keanekaragaman (H')tergolongrendah(0,78), indeks keseragaman (E)tergolong tinggi(0,92) dan indeks dominansi (D)menunjukan tidak ada jenisbulu babi yang mendominansi (0,18).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah pengaruh pendapatan asli daerah, transfer pemerintah pusat dan belanja daerah terhadap kemandirian keuangan daerah. (Studi pada kabupaten kupang provinsi nusa tenggara timur). Adapun persoalan yang diangkat adalah Apakah pendapatan asli daerah berpengaruh terhadap kemandirian keuangan daerah?, Apakah transfer pemerintah pusat berpengaruh terhadap kemandirian keuangan daerah?, dan Apakah belanja daerah berpengaruh terhadap kemandirian keuangan daerah? (Studi Pada Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur). Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah terhadap kemandirian keuangan daerah, untuk mengetahui pengaruh transfer pemerintah pusat terhadap kemandirian keuangan daerah, dan untuk mengetahui pengaruh belanja baerah terhadap kemandirian keuangan daerah. Adapun konsep dari penelitian ini adalah kemandirian keuangan daerah, pendapatan asli daerah, transfer pemerintah pusat dan belanja daerah. kemandirian keuangan daerah menyatakan kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai sendiri kegiatan pemerintahannya, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat yang telah membayar pajak dan retribusi sebagai sumber pendapatan yang diperlukan daerah. Transfer pemerintah pusat atau Dana perimbangan merupakan Dana yang bersumber dari penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan kepada daerah untuk membiayai kebutuhan daerah. belanja daerah adalah semua kewajiban daerah yang diakui sebagai pengurangan nilai kekayaan bersih dalam periode tahun anggaran yang bersangkutan. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Keuangan Pemerintah Daerah Seluruh Kabupaten Pada Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2018-2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan mengumpulkan data-data yang berupa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan Laporan Realisasi Keuangan Pemerintah Daerah 22 Kabupaten Pada Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2018-2020 Berdasarkan Hasil Uji Determinasi model summary diperoleh nilai R Square sebesar 0,815 atau 81,5%. Hal ini menunjukkan bahwa Pendapatn Asli Daerah X1, Transfer Pemerintah Pusat X2 dan Belanja Daerah X3 berpengaruh terhadap variabel Y Kemandirian Keuangn Daerah ssebesar 81,5%. Sedangkan pengaruh sisanya sebesar 18,5% merupakan variabel lainyang tidak di teliti dalam penelitian ini. Hasil uji regresi secara parsial Pendapatan Asli Daerah (PAD) H1 Menunjukkan nilai β1 2,056 dan Nilai statistik t menunjukkan 15,999 dengan tingkat signifikansi 0,000 Kurang dari 0.05 Maka hipotesis pertama dalam penelitian ini diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah (KKD). .Selanjutnya Hasil uji regresi secara parsial Transfer Pemerintah Pusat (TPP) H2 Menunjukkan nilai β2 -0,256 dan Nilai statistik t menunjukkan -2,728 dengan tingkat signifikansi 0,008 kurang dari 0.05 Maka hipotesis kedua dalam penelitian ini diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Transfer Pemerintah Pusat (TPP) berpengaruh signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah (KKD). Selanjutnya Hasil uji regresi secara parsial Belanja Daerah (BD) H3 Menunjukkan nilai β1 -0,094 dan Nilai statistik t menunjukkan -0,872 dengan tingkat signifikansi 0,387 lebih dari 0.05 Maka hipotesis ketiga dalam penelitian ini ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Belanja Daerah (BD) tidak berpengaruh signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah (KKD).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang:Pendidikan karakter menjadi salah satu isu terkini. Selain menjadi bagian dari pembentukan akhlak anak bangsa, pendidikan karakter ini diharapkan mampu menjadi pondasi utama dalam meningkatkan derajat dan martabat bangsa Indonesia
Tujuan penelitian:Untuk mengetahui penerapan pendidikan karakter siswa pada bela diri pencak silat persaudaraan setia hati terate cabang Malaka.
Metode penelitian:Metode yang digunakan adalah jenis kualitatif, dengan pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik tringulasi dengan teknik pengumpulan data: dokumentasi, wawancara, dan observasi. Langkah menganalisis data adalah dengan data reduction (reduksi data), data display dan verivication. Untuk menguji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi data dan triangulasi metode.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini mengungkapkan lima temuan yaitu: 1) kegiatan latihan PSHT cabang Malaka, 2) penerapan pendidikan karakter, 3) bentu-bentuk penerapan pendidikan karakter yang di terapkan kepada siswa PSHT cabang Malaka, 4) pelaksanaan pendidikan karakter pada PSHT cabang Malaka, 5) hasil pedidikan karakter siswa PSHT cabang Malaka.
Simpulan: persaudaraan setia hati terate cabang Malaka di lihat dari proses latihhan dan materi yang di berikan, sampai kepada siswa-siswanya hingga saat ini berhasil di terapkan dengan baik oleh pelatih kepada siswa-siswanya sehingga dengan adanya organisasi persaudaraan seia hati terate yang ada di Malaka di nilai sangat membantu kontribusi dalam bidang pendidikan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH METODE PEMBERIAN TUGAS OLEH GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD GMIT OESAPA KOTA KUPANG TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Sesfao, R. Dorkas (*) Natonis, A. Dina(**) Pabala P. P. (**) Dari rendahnya hasil belajar siswa maka peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan metode pemberian tugas kepada siswa.Rumusan masalah apakah ada pengaruh metode pemberian tugas terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Kristen dan budi pekerti.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode pemberian tugas terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan budi pekerti.Populasi adalah siswa kelas V SD GMIT Oesapa Kota Kupang, Tahun pelajaran 2021/2022.Yang terdiri dari kelas A 28 Siswa dan kelas B 18 Siswa.Sampel dari penelitian ini sebanyak 2 kelas dan kelas VA sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas control.Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan berdasarkan ketentuan yang berlaku yaitu Jika t hitung >Nilai t tabel maka tolak Ho dan terima Ha, sebaliknya jika t hitung nilai tabel 8,18 > 1,684. Dari ketentuan tersebut, maka Ha diterima artinya ada pengaruh penggunaan metode pemberian tugas terhadap hasil belajar siswa Kelas V Pendidikan Agama Kristen dan budi pekerti SD GMIT Oesapa Kota Kupang Tahun 2021/2022. Kata Kunci : Metode Pembelajaran Pemberian Tugas, Hasil Belajar Pendidikan Agama Kristen Keterangan: Penulis (*) Pembimbing (**)
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG PRESTASI OLAHRAGA FUTSAL MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMP NEGERI 9 KOTA KUPANG
Paskalis Tersensius Meki1*, Ramona M. Mae2, Jimmy Ch. Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Penelitian dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap olahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang yang dimana siswa belum mampu mencapai pretasi yang memuaskan, terbukti meraka sering mengikuti berbagai perlombaan futsal antara sekolah namun tetap saja belum mencapai hasil yang optimal. Hal ini dikarenakan masih kuragnya sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan ekstrakrikuler khususnya olahraga futsal.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui prestasi oalahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang
Metode penelitian: yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu jenis penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian.
Hasil dan pembahasan: SMP Negeri 9 Kota Kupang pernah meraih prestasi dari cabang olahraga futsal, yaitu sebagai juara 2 dalam turnamen futsal tingkat SMP Se-Kota Kupang yang dielenggarakan oleh SMP Kristen Citra Bangsa Cup I Kupang tahun 2018. Prestasi yang diraih merupakan hasil yang telah dicapai dari suatu usaha yang telah dikerjakan dan diciptakan baik secara individu maupun secara kelompok berupa pengetahuan maupun keterampilan sehingga dapat meraih prestasi.
Simpulan: Prestasi yang diraih oleh SMP Negeri 9 Kota Kupang dalam cabang olahraga futsal merupakan hasil dari kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan secara rutin dalam mengembangkan minat dan bakat siswa agar dapat meraih prestasi yang memuaskan.
Katakunci: Prestasi, Olahraga Futsal, Ekstrakurikuler.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG PRESTASI OLAHRAGA FUTSAL MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMP NEGERI 9 KOTA KUPANG
Paskalis Tersensius Meki1*, Ramona M. Mae2, Jimmy Ch. Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Penelitian dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap olahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang yang dimana siswa belum mampu mencapai pretasi yang memuaskan, terbukti meraka sering mengikuti berbagai perlombaan futsal antara sekolah namun tetap saja belum mencapai hasil yang optimal. Hal ini dikarenakan masih kuragnya sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan ekstrakrikuler khususnya olahraga futsal.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui prestasi oalahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang
Metode penelitian: yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu jenis penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian.
Hasil dan pembahasan: SMP Negeri 9 Kota Kupang pernah meraih prestasi dari cabang olahraga futsal, yaitu sebagai juara 2 dalam turnamen futsal tingkat SMP Se-Kota Kupang yang dielenggarakan oleh SMP Kristen Citra Bangsa Cup I Kupang tahun 2018. Prestasi yang diraih merupakan hasil yang telah dicapai dari suatu usaha yang telah dikerjakan dan diciptakan baik secara individu maupun secara kelompok berupa pengetahuan maupun keterampilan sehingga dapat meraih prestasi.
Simpulan: Prestasi yang diraih oleh SMP Negeri 9 Kota Kupang dalam cabang olahraga futsal merupakan hasil dari kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan secara rutin dalam mengembangkan minat dan bakat siswa agar dapat meraih prestasi yang memuaskan.
Katakunci: Prestasi, Olahraga Futsal, Ekstrakurikuler.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG PRESTASI OLAHRAGA FUTSAL MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMP NEGERI 9 KOTA KUPANG
Paskalis Tersensius Meki1*, Ramona M. Mae2, Jimmy Ch. Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Penelitian dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap olahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang yang dimana siswa belum mampu mencapai pretasi yang memuaskan, terbukti meraka sering mengikuti berbagai perlombaan futsal antara sekolah namun tetap saja belum mencapai hasil yang optimal. Hal ini dikarenakan masih kuragnya sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan ekstrakrikuler khususnya olahraga futsal.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui prestasi oalahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang
Metode penelitian: yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu jenis penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian.
Hasil dan pembahasan: SMP Negeri 9 Kota Kupang pernah meraih prestasi dari cabang olahraga futsal, yaitu sebagai juara 2 dalam turnamen futsal tingkat SMP Se-Kota Kupang yang dielenggarakan oleh SMP Kristen Citra Bangsa Cup I Kupang tahun 2018. Prestasi yang diraih merupakan hasil yang telah dicapai dari suatu usaha yang telah dikerjakan dan diciptakan baik secara individu maupun secara kelompok berupa pengetahuan maupun keterampilan sehingga dapat meraih prestasi.
Simpulan: Prestasi yang diraih oleh SMP Negeri 9 Kota Kupang dalam cabang olahraga futsal merupakan hasil dari kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan secara rutin dalam mengembangkan minat dan bakat siswa agar dapat meraih prestasi yang memuaskan.
Katakunci: Prestasi, Olahraga Futsal, Ekstrakurikuler.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Analisis Biaya Pemasaran dan Profitabilitas Pada Bengkel Citra Motor Di Kota Kupang Yosantus Keser Dibimbing oleh Jusuf Aboladaka, SE., M.Si sebagai pembimbing I dan Yuningsih N. Cristiani., SST., M.Ak, sebagai pembimbing II Biaya pemasaran dapat diartikan sebagai semua biaya yang telah terjadi dalam rangka memasarkan produk atau barang dagangan, dimana biaya tersebut timbul dari saat produk atau barang dagangan siap dijual sampai dengan di terimanya hasil penjualan menjadi kas.sedangkan profitabilitas merupakan salah satu pengukuran bagi kinerja suatu perusahaan, profitabilitas suatu perusahaan menunjukan suatu kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba selama periode tertentu pada tingkat penjualan, aset dan modal saham tertentu.Adapun rumusan masalah yakni Seberapa besar biaya pemasaran yang dikeluarkan pada bulan januari 2021 sampai Mei 2022 serta bagaimana pengalokasian biaya pemasaran tersebut dan Seberapa besar profitabilitas yang didapat. Metode Analisis data disebut juga pengolahan dan penafsiran data. Analisis data merupakan upaya mencari dan menata secara sistematis catatan hasil observasi, wawancara dan lainnya untuk meningkatkan pemahaman peneliti tentang kasus yang diteliti dan menyajikan sebagai temuan bagi orang lain.. Biaya pemasaran setiap jenis produk dapat diketahui dengan caramengalikan dasar alokasi yang terjadi pada setiap jenis produkdengan tarif alokasi biaya pemasaran masing-masing fungi. Biayapemasaran yang terjadi pada produk Speart Part.Dari hasil perhitungan biaya pemasaran per jenis produkdiketahui bahwa alokasi biaya pemasaran dan Model analisis deskriptif dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui besar biaya pemasaran yang dikeluarkan pada bulan januari 2021 sampai Mei 2022 serta bagaimana pengalokasian biaya pemasaran dan juga untuk mengetahui besar profitabilitas. maka digunakan formula sebagai berikutNet Profit Margin, Return On Asset, Return on Equity dan Gross Profit Margin. Kesimpulan yakni Dasar dari strategi pemasaran produk maupun jasa produksi dan pelayanan. Ketika mengembangkan strateginya, Bengkel Citra Motor Kota Kupang sudah mengatur terlebih dahulu konsep jasa yang ditawarkan kepada pelanggan.Saran yakni Untuk meningkatkan pertumbuhan laba maka diperlukan skala operasi yang cukup besar. Peningkatan skala operasi harus seimbang sehingga tidak menurunkan kinerja perusahaan yang akan mempengaruhi laba. Sehingga akan mempunyai pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan nilai laba perusahaan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Media merupakan sebagai sarana untuk membawah informasi dan pengetahuan dalam interaksi yang berlangsung antara pendidika dan siswa. Penelitian ini adalah merupakan penggunaan media pembelajaran online terhadap pembelajaran penjasorkes.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran online terhadap pembelajaran penjasorkes pada siswa kelas Vll di SMP Negeri 5 Kota Kupang.
Metode penelitian:Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memecahkan suatu masalah.
Hasil dan pembahasan:penggunaan media dalam proses pembelajaran online meggunakan whatsap dan zoom sehingga memudahkan guru dan siswa dalam proses pembelajaran. siswa di SMP Negeri 5 Kota Kupang dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran penjasorkes pada SMP Negeri 5 Kota Kupang5 menggunakan media whatsap dan zoom sehingga mempermudah siswa dalam dalam mengikuti proses pembelajaran. Ada juga kendala dalam menggunkannya seperti jaringan dan hp android yang tidak dimiliki semua siswa.
Simpulan: Penggunaan media pembelajaran online terhadap pembelajaran penjasorkes pada siswa kelas Vll di SMP Negeri 5 Kota Kupang meggunakan whatsap dan zoom sehingga memudahkan guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Kendala dalam menggunkannya seperti jaringan dan hp android yang tidak dimiliki semua siswa
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS PENGARUH EFIKASI DIRI DAN LOKUS KENDALI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS SOSIAL PROVINSI Oleh : Novita Baunsele Nim : 17411170 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui‘‘Analisis Pengaruh Efikasi Diri dan Lokus Kendali Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Dinas Sosial Provinsi NTT” Dinas Sosial secara administratis menjadi salah satu dari Organiasasi Perangkat Daerah dalam Lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dasar pembentukan instansi yang membidangi urusan sosial sejatiya merupakan wujud tanggung jawab pemerintah, Urusan Sosial merupakan salah satu urusan wajib pelayanan dasar dalam keseluruhan tata urusan pemerintahan sebagaimana diatur dalam UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Regulasi tersebut menegaskan bahwa Urusan Pemerintahan Wajib adalah Urusan Pemerintahan yang wajib diselenggarakan oleh semua Daerah. Dalam urusan wajib tersebut terdapat Urusan Pemerintahan Wajib yang berkaitan dengan Pelayanan Dasar sebagaimana dimaksud pada ayat (2) Pasal 11 UU 23 Tahun 2014 adalah Urusan Pemerintahan Wajib yang sebagian substansinya merupakan Pelayanan Dasar. Ini menegaskan penting eksistensi dari sebuah instansi penyelenggara urusan sosial di daerah, adapun beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam sebuah organisasi yaitu efikasi diri dan lokus kendali, organisasi dapat berjalan lancar dan baik apabila dibantu dan di dukung oleh efikasi diri dan lokus kendali yang baik agar dapat mencapai kinerja pegawai yang efisien. Organisasi didorong untuk mencapai suatu tujuan organisasi yang efektif dan efisien. Kinerja menjadi gambaran mengenai tingkat suatu kegiatan tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan dalam mewujudkan tujuan,sasaran,visi dan misi organisasi. Terdapat faktor- faktor yang dapat menpengaruhi kinerja pegawai yaitu, faktor internal pegawai , faktor lingkungan internal organisasi dan faktor lingkungan eksternal organisasi. Efikasi diri merupakan keyakinan diri menggambarkan akan dapat menyelesaikan masalah , serta keyakinan akan kemampuan diri akan sukses. Lokus kendali adalah bagaimana individu merasa atau melihat garis atau hubungan antara tingkah laku dan akibatnya, apakah dia dapat menerima tanggung jawab atau tidak atas tindakannya. Meskipun perubahan penilaian kinerja pegawai lebih baik. Tetapi terdapat permasalahan yang ada dilapangan yang sudah dilaksanakan, beberapa diantaranya terdapat permasalahan individu yang dihadapi pegawai. Lokus kendali merupakan cara pandang seseorang dalam menanggapi suatu kejadian yang akan dalam kehidupannya. Lokus kendali berkaitan dengan sikap kerja seseorang dan citra diri yang dimilikinya, lokus kendali di bagi menjadi dua yaitu: lokus kendali internal dan lokus kendali eksternal. Pegawai dinas sosial provinsi ntt yang cenderung memiliki lokus kendali eksternal akan merasa setiap kejadian yang dialami dalam hidupnya berada diluar kendalinya, orang dengan lokus kendali internal yang dominan akan merasa memiliki peranan atau kekuatan dalam setiap hal yang terjadi dalam hidupnya. Kinerja pegawai merupakan hasil kerja secara kualitas dan kauntitas yang di capai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara efikasi diri, lokus kendali dan kinerja pegawai pada Kantor Dinas Sosial Provinsi NTT. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara memberikan kuesioner (daftar Pertanyaan) yang diberikan kepada responden untuk diminta tanggapannya terhadap Efikasi Diri,Lokus Kendali dan kinerja pegawai. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif, populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Kantor Dinas Sosial Provinsi NTT yang berjumlah 100 orang pegawai. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisoner kepada responden kemudian data dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis regresi linear berganda diketahui bahwa hasil pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis data kuantitatif menggunakan persamaan regresi linear berganda dengan uji hipotesis pertamadiketahui bahwa untuk variabel efikasi diri (X1) terhadap kinerja pegawai(Y) ditemukan tabel hitung sebesar 0,467 1,672. Efikasi Diri tidak berpengaruh signifikat terhadap kinerja pegawai. Pengaruh Lokus Kendali (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) ditemukan nilai hitung sebesar 5,555 > 1,672. lokus Kendali berpengaruh signifikat terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan tabel hasil uji koefisien determinasi (R2) diatas dapat diketahui besarnya koefisisen determinasi r2 adalah 0,355 atau 35,5%. Hal ini berarti besarnya pengaruh Efikasi Diri dan Lokus Kendali terhadap kinerja Pegawai adalah 35,5% sedangkan pengaruh sebesar 64,5% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACK STRATEGI PENGEMBANGAN FASILITAS WISATA DALAM PENINGKATAN KUNJUNGAN WISATAWAN PADA OBJEK WISATA PANTAI TABLOLONG KABUPATEN KUPANG Pengembangan amenitas atau Fasilitas wisata merupakan kunci dalam keberhasilan suatu objek pariwisata, dimana secara keseluruhan kebutuhan wisatawan sangat erat dengan kualitas dan kuantitas pengembangan amenitas, dan di era globalisasi ini wisatawan tentu lebih memilih objek wisata yang memiliki daya tarik, fasilitas, dan akses yang lebih baik, sehingga para instansi/organisasi yang bergerak pada bidang pariwisata harus meningkatkan kualitas produk dari objek wisatanya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui startegi pengembangan fasilisata wisata yang dikelola oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kupang dalam peningkatan kunjungan wisatawaan, strategi pengembangan yang dibutuhkan oleh Wisata Pantai Tablolong kecamatan Kupang Barat dengan cara menidentifikasi komponen pengembangan wisata dengan mengggunakan analisis SWOT. Datayang digunakan dalam penelitian ini adalah Data Deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan Dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini Dokumentasi dan wawancara sampel menggunakan Dokumen RENSTRA. Hasil wawancara atau pernyataan diolah menggunakan analisis SWOT. Analsis SWOT menghasilkan total bobot dan skor pada masing-masing faktor Internal (Kekatan dan Kelemhan), faktor Eksternal (Peluang dan Ancama). Total skor IFAS dan EFAS tersebut dimasukan kedalam diagram Cartesius untuk mengetahui pengembangan Wisata Pantai Tablolong berada pada posis berkembang atau bertumbuh. Untuk mengetahui bagaimana posisi Wisata Pantai Tablolong berdasarkan strategi yang didasarkan pada strategi kekuta dan peluang ( strategi SO), srategi kelemahan dan peluang (strategi WO) , strategi kekuatan dan ancaman (ST), dan strategi kelemahan dan ancaman(strategi WO). Faktor startegi internal dan eksternal dimasukan kedalam tabel IFAS( Internal Facktor Analysis Summary)dan EFAS ( Internal Factor Analysis Summary) untuk mengetahui posis dan strategi yang dibutuhkan. Hasil skor IFAS adalah 3,24 dan skor EFAS 3,54. Skor IFAS dan EFAS dimasukan ke kuadaran matrik internal dan ekternal, Hasilnya bahwa wisata Pantai Tablolong berada pada posisi kudaran I yaitu posisi pertumubuhan (urgen). Matrik space menyebutkan bahwa Wisata Pantai Tablolong berada pada posisi Agresif (berkembang).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH LAMA PENYANGRAIAN KACANG METE TERHADAPA KARAKTERISTIK FISIK DAN KIMIA SELAMA PENYIMPANAN
Mesa DanggaMarselina*) Nubatonis M. Lesybeth**) MalelakZet**)
ABSTRAK
Penelitianinibertujuanuntukmengetahui Lama PenyangraianKacang Mete TerhadapKarakteristikFisik Dan Kimia SelamaPenyimpanan.Penelitianinidilaksanakan di LaboratoriumProsesingFakultasTeknologiPertanianUniversitasArthaWacanaKupang.MenggunakanRancanganAcakLengkap (RAL) dengan 5 perlakuandan 3 kali ulangansehinggaterdapat 15 unit percobaan, dengan lama penyangraian 5 menit, 10 menit, 15 menitdan 20 menit. Variabel yang diamatiadalahkarakteristikkimia yang meliputianalisiskadar air dankadarlemakdankarakteristikorganoleptik yang meliputiujikesukaanterhadapwarna, aroma dantekstur. Hasilpenelitianmenunjukkanbahwa lama penyangraianberpengaruhterhadapkarakteristikfisikdankimiakacang mete selamapenyimpanan. Perlakuanterbaik lama penyangraiankacang mete terdapatpadaperlakuan P3 yaitu lama penyangraian 15 menit, menghasilkannilai rata-rata warnakacang mete sebelumpenyimpanan 4.68 (sangatsuka), setelahpenyimpanannilai rata-rata warna 4.70 (sangatsuka). Nilai rata-rata aroma sebelumpenyimpanan 4.73 (sangatsuka), setelahpenyimpanannilai rata-rata aroma 4.13 (suka) dannilai rata-rata tekstursebelumpenyimpanan 4.78 (sangatsuka), setelahpenyimpanannilai rata-rata tekstur 4.63 (sangatsuka).Sedangkanujikimianilai rata-rata kadar air sebelumpenyimpanan 2.84% dansetelahpenyimpanannilai rata-rata kadar air 3.08%. Nilai rata-rata kadarlemaksebelumpenyimpanan 42.56% dansetelahpenyimpanannilai rata-rata kadarlemak 41.95%.
Kata Kunci :Penyangraian, Kacang Mete, Penyimpanan
*) Peneliti
**) Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TRI INDAR ASMIN. 2020, Pengaruh Ukuran Perusahaan, Struktur Aktiva dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal Perusahaan Setelah IPO (Studi Perusahaan Jasa yang Terdaftar Di Indeks Saham Syariah Indonesia 2017- 2019.Skripsi program studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar.Dibimbing oleh Andi Mappatompo dan Ramly.Struktur modal adalah tingkat utang yang dimiliki oleh perusahaan. Struktur modal yang baik akan mempunyai dampak kepada perusahaan dan secara tidak langsung posisi finacial perusahaan akan meningkat dan nilai perusahaan pun akan tinggi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, struktur aktiva dan profitabilitas terhadap struktur modal perusahaan pada perusahaan jasa di Indeks Saham Syariah Indonesia periode 2017-2019.Populasi dalam penelitian ini menggunakan perusahaan jasa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal, struktur aktiva tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal dan profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Kata Kunci: Ukuran Perusahaan, Struktur Aktiva, Profitabilitas, Struktur Modal.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH KOMUNIKASI KERJA, INSENTIF KERJA, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BPR TANAOBA LAIS MANEKAT KUPANG. Sumber daya manusia merupakan salah satu unsur penting yang perlu diperhatikan dalam menjalankan kegiatan organisasi atau perusahan. Tanpa adanya sumber daya manusia tujuan dan sasaran organisasi tidak akan tercapai sesuai dengan yang direncanakan. Oleh karna itu sumber daya manusia sangat penting dalam sebuah organisasi.Sumber daya manusia berperan menentukan berhasil tidaknya perusahaan dalam mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan. Setiap sumber daya manusia yang ada dalam organisasi atau perusahaan mempunyai cara dan kehidupan yang berbeda. Keadaan ini merupakan masalah yang rumit bagi perusahan yang harus diberikan perhatian khusus dalam mengelola sumber daya manusianya, sebab jika pengelolaan tidak baik maka akan timbul masalah yaitu kinerja karyawan menurun. Masalah ini akan berpengaruh terhadap kelancaran aktivitas organisasi dalam mencapai tujuan. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan suatu organisasi adalah kinerja karyawan. Mangkunegara (2012) kinerja adalah hasil kerja secara kualitas, dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang pekerja dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberkan kepadanya. Hal ini terlihat ketika karyawan tidak menyelesaikan tugas sesuai dengan target yang ditentukan. kinerja penting dalam organisasi karena dapat menentukan mati dan hidup sebuah perusahaan. Kemampuan dalam meningkatkan kinerja tidak terlepas dari kemampuan para pemimpin. Namun tidak menutup kemungkinan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab seseorang akan menyebabkan munculnya Komunikasi bagi karyawan dalam menjalankan tugasnya. komunikasi tampak dari ketidakpahaman, sehingga perlu adanya komunikasi yang baik antara pimpinan dan bawahan, Pencapaian tujuan perusahaan dan pelaksana manajemen perusahann akan menjadi efektif dan efesien apabila komunikasi antara pimpinan dengan bawahan serta komunikasi antar sesama karyawan berjalan dengan baik Dengan diterapkan komunikasi yang baik kepada semua sumber daya manusia agar tercapainya suatu target yang memuaskan dalam perusahaan tersebut. Muhamad (2000;1) Komunikasi yang baik akan menimbulkan saling pengertian dan kenyamanan dalam bekerja.Kondisi ini dapat menimbulkan kesulitan dalam berkomunikasi dengan karyawan lainnya dan sehingga turunnya motivasi kerja karyawan.kondisi ini di karenakanKurangnya interaksi antara individu,sehingga ketika berkomunikasi terjadi kesalapahaman. Dengan adanyakomunikasi yang jelas daripemimpin,tentu bawahan akanmenambahdukunganuntuk tetap bekerja dengan baik sehingga karaywan mendapatkan kepuasan kerja. .Dengan memberikan informasi yang jelas karyawan merasa senang dalam bekerja dan dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Oleh sebab itu untuk mendapatkat karyawan yang yang berprestasi tidak dapat dilakukan dalam waktu yang singkat, karna selain faktor pendidikan umur, dan pengalaman, masih harus di imbangi dengan pemberian penghargaan yang memuaskan. Sebab masalah masalah prestasi kerja karyawan ini berkaitan dengan masalah terpenuhi tidaknya kebutuhan seorang karyawan. Salah satucara yang efektif untukmeningkatkatkankinerjakaraywan adalahdengan penerapan sisteminsentif yang tetap sehinggapegawaitetapsemangat dengan menimbulkan motivasi agar dicapai kepuasan bagipara karyawan. Tujuan dari penelitian adalah untuk menjawab tiga persoalan penelitian yaitu untuk mengetahui apakah komunikasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan, kedua apakah insentif kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan, dan ketiga apakah motivasi berprestasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan.penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan populasi dalm penelitian ini seluruh karyawan dalam perusahaan tersebut. Dengan jumlah 78 responden .metode pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner yang di sebarkan kepada seluruh karyawan PT. BPR Tanaoba Lais Manekat Kupang berupa pertanyaan tentang anlisis pengaruh komunikasi kerja ,insentif kerja dan motivasi berprestasi terhadap kinerja karyawan. data kemudian diperoleh dan diolah menggunakan alat bantu SPSS versi 16.00. maka dalm penelitian ini ditentukan dengan sampel yang dihitung menggunakan tiga kotak three-box method. Berdasarkan persamaan regresi linear berganda, nilai konsanta yang di peroleh sebesar 3.270 menunjukan bahwa komunikasi kerja (X1) , insentif kerja (X2) dan motivasi berprestasi (X3) di anggap konstan menyebabkan kinerja karyawan (Y) meningkat sebesar 3.270 dengan nilai koefisien β1 sebesar 0,348 jika variabel komunikasi kerja( X1) meningkat 1 poin maka variabel kinerja karyawan (Y) akan menigkat 0,384 nilai koefisien β2 sebesar 0,224 jika variabel insentif kerja (X2) meningkat 1 poin maka variabel kinerja karyawan (Y) meningkat 0,224, dan nilai koefisien β3 sebesar 0,428 jika variabel motivasi berprestasi (X3) meningkat 1 poin maka variabel kinerja karyawan (Y) meningkat sebesar 0,428 dengan hal tersebut menunjukan bahwa variabel komunikasi kerja (X1), insentif kerja (X2) dan motivasi berprestasi (X3) memiliki arah yang positif terhadap kinerja karyawan (Y). Teknik hasil analisis data pada penelitian ini menunjukan secara signifikan menghasilkan variabel komunikasi kerja (X1) pengaruh positif terhadap kinerja karyawan (X) dengan hasil uji thitung sebesar 4.783 lebih besar dari ttabel sebesar 1,666. untuk variabel insentif kerja (X2) kerja pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan(Y) dengan hasil uji thitung 2.501, lebih besar dari nilai ttabel 1,666, dan untuk variabel motivasi berprestasi (X3) pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) dengan hasil uji thitung sebesar 3.559, lebih besar dari nilai ttabel sebesar 1,666. dengan bahwa HO ditolak dan Ha diterima. Hasil perhitungan nilai uji F nilai Fhitung sebesar 81.397 lebih besar dari Ftabel 2,494 maka sebagaimana di simpulkan bahwa komunikasi kerja (X1), insentif kerja (X2), dan motivasi berprestasi (X3) secara simultan mempunyai pengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan (Y).pada nilai koefisien Determinan (R2) di ketahui nilai adjusted R square sebesar 0,767 atau 76, 7 %. Dalam pengujian hipotesis juga diketahui bahwa variabel komunikasi kerja (X1), insentif kerja (X2) dan motivasi berprestasi (X3) dapat mempengaruhi kinerja karyawan (Y) sebesar 0,767 %.sedangkan sisanya sebesar 23,3 % disebabkan oleh factor lainya yang tidak diteliti dalam variabel tersebut. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel komunikasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, insentif kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dan Motivasi berprestasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. uji F menunjukan bahwa secara simultan komunikasi kerja, insentif kerja dan motivasi berprestasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Dan uji R2 secara bersama–sama (simultan) antara variabel komunikasi kerja (X1), insentifkerja (X2), dan motivasi berprestasi (X3) terhadap kinerja karyawan. Kata Kunci: Komunikasi kerja, Insentif, Motivasi Berprestasi dan Kinerja Karyawan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kepatuhan wajib pajak UMKM di wilayah kecamatan Larantuka dan terdaftar di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Flores Timur mulai dari masalah NPWP, pelaporan SPT, serta masalah tunggakan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan Sampel yang diambil dalam penelitian sebanyak 30 UMKM dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yakni dengan kriteria Memiliki omzet maksimal Rp 4,8 Milliar/tahunUMKM yang memiliki NPWP Heterogen dari berbagai kelompok usaha seperti usaha bidang kuliner, fashion, konveksi, bidang elektronik dan jasa digital. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa Kepatuhan Wajib Pajak pelaku UMKM di wilayah Kota Larantuka Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur di katakana patuh yang mana didukung dengan hasil presentase yang sudah dihitung yang berarti masuk dalam kualifikasi sangat baik dengan keterangan sangat layak dan tidak perlu direvisi. Keyword : UMKM,Kepatuhan wajib pajak
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MARIA MARINCE SEUK SERAN (16383571) Analisis Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alvarezii (Doty) Doty Varietas Berbeda Yang Dibudidayakan Pada Habitat Yang Berbeda Menggunakan Metode Lepas Dasar Di Desa Hundihuk Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao : DONNY M. BESSIE S.Pi.,M.Si. WILSON L.TISERA S.Pi.,M.Si,Ph.D sebagai pembimbing I dan II. Progran Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Rumput laut merupakan salah satu sumberdaya pesisir yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi dan merupakan komoditas ekspor di sektor budidaya perikanan indonesia karena permintaanya tinggi di pasar dunia.Varietas atau Strain adalah kelompok organisme yang tergabung dalam suatu spesies yang memiliki karakteristik khusus tetapi tidak dijadikan keturunan atau variasi yang terpisah. Habitat merupakan suatu tempat dimana makluk hidup atau juga organisme tinggal. Budidaya rumput laut dibudidayakan pada habitat berbeda dengan tujuan mendapatkan hasil dari budidaya rumput laut memberikan pertumbuhan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii varietas berbeda yang dibudidayakan pada habitat berbeda menggunakan metode lepas dasar di Desa Hundihuk Kecematan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao. Pengamatan terhadap pertumbuhan rumput laut dilakukan setiap minggu selama 49 hari juga diukur parameter perairan meliputi suhu, salinitas, pH, DO, kecerahan dan kecepatan arus. Penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa pertumbuhan rumput laut yang dibudidayakan di perairan Hundihuk Pertumbuhan harian tertinggi pada habitat Pasir 3,12-3,74 gram/hari dari Sacol Hundihuk dan terendah 0,24-2,43 gram/hari dari Sacol Sulamu sedangkan pada habitat Lamun pertumbuhan harian tertinggi dari Sacol Hundihuk 2,87-3,65 gram/hari dan terendahnya 0,6-1,64 gram/ hari dari Kultur Jaringan Pukuafu. Pertumbuhan relative pada habitat Pasir dengan nilai tertinggi 5,54% dari Sacol Hundihuk dan terendahnya 5,24% dari Sacol Sulamu sedangkan pada habitat Lamun pertumbuhan relative tertinggi 5,50% dari Sacol Hundihuk dan nilai terendah 4,82 % dari Kultur Jaringan Pukuafu. Pertumbuhan mutlak pada habitat pasir dengan nilai tertinggi adalah 182,3 gram dari Sacol Hundihuk dan nilai terendahnya berasal dari Sacol Sulamu dengan nilai 114,7 gram sedangkan pada habitat Lamun pertumbuhan mutlak tertinggi berasal dari Sacol Hundihuk dengan nilai 170,5 gram dan nilai terendahnya 29,2 gram berasal dari Kultur Jaringan Pukuafu.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
YUSRI SEMUEL DJAMI (16383715) Analisis Kesesuaian Lahan Budidaya Rumput Laut Kappaphycus Alvarezii (Doty) Doty di Desa Loborai Kecamatan Sabu Timur Kabupaten Sabu Raijua, Dibawah Bimbingan Rockie R.L Supit, S.Pi, M.Si dan Wilson L. Tisera, S. Pi, M.Si.,Ph.D sebagai pembibing I dan Pembimbing II. Program Studi Manejemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Desa Loborai, Kecamatan Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua memiliki potensi perikanan budidaya seperti rumput laut. Kesesuaian lahan merupakan salah satu faktor keberhasilan budidaya, maka perlu dilakukan pengembangan pemanfaatan potensi sumberdaya perikanan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian lahan budidaya rumput laut di Desa Loborai Kecamatan Sabu Timur Kabupaten Sabu Raijua. Penelitian telah dilaksanakan selama satu bulan terhitung mulai bulan Juli - Agustus 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, observasi dan pengambilan data langsung di lokasi budidaya rumput laut. Pengambilan data diambil pada 3 titik lokasi yang di tetapkan jadi lokasi-1, lokasi-2 dan lokasi-3. selama satu bulan dengan 10 (sepuluh) hari sekali, dengan 3 ulangan. Parameter kualitas perairan yang diambil berupa kecerahan, kedalaman, jenis substrat, suhu, salinitas, pH dan DO. Hasil pengamatan berdasarkan kondisi fisik, kimia di perairan Desa Loborai selama 3 minggu penelitian dan 3 lokasi menunjukan bahwa lokasi tersebut termasuk dalam kategori sangat sesuai, terutama untuk parameter suhu, arus, DO, pH. Sedangkan yang lain dalam kategori sesuai (kecerahan, salinitas dan substrat.dengan nilai 252,5. Suhu yang diperoleh selama 3 kali penelitian di lokasi penelitian lokasi pertama suhu tertinggi ada pada minggu pertama dengan kisaran 30 0C, sedangkan suhu terendah pada minggu ke-3 dengan berkisar suhu 29 0C. Hasil penelitian suhu pada lokasi ke-2 dengan suhu tertinggi pada minggu pertama dengan kisaran suhu 29.9 0C dan terendah pada minggu ke-2 dengan kisaran suhu 29 0C. sedangkan suhu tertinggi pada lokasi ke-3 ada pada kisaran 28.80C dan suhu terendah berkisar 28.4 0C. Suhu di lokasi penelitian selama 3 minggu berada pada kisaran rata-rata; lokasi pertama 29.6 0C, lokasi ke-2. 28.5 0C dan lokasi ke-3. 29.4 0C. Jenis substrat di perairan Desa Loborai yaitu substrat pasir berlumpur, pecahan karang, pasir.