Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessVersi 1

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, TRANSFER PEMERINTAH PUSAT DAN BELANJA DAERAH TERHADAP KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH (STUDI KASUS PADA KABUPATEN KUPANG PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Akuntansi•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah pengaruh pendapatan asli daerah, transfer pemerintah pusat dan belanja daerah terhadap kemandirian keuangan daerah. (Studi pada kabupaten kupang provinsi nusa tenggara timur). Adapun persoalan yang diangkat adalah Apakah pendapatan asli daerah berpengaruh terhadap kemandirian keuangan daerah?, Apakah transfer pemerintah pusat berpengaruh terhadap kemandirian keuangan daerah?, dan Apakah belanja daerah berpengaruh terhadap kemandirian keuangan daerah? (Studi Pada Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur). Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah terhadap kemandirian keuangan daerah, untuk mengetahui pengaruh transfer pemerintah pusat terhadap kemandirian keuangan daerah, dan untuk mengetahui pengaruh belanja baerah terhadap kemandirian keuangan daerah. Adapun konsep dari penelitian ini adalah kemandirian keuangan daerah, pendapatan asli daerah, transfer pemerintah pusat dan belanja daerah. kemandirian keuangan daerah menyatakan kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai sendiri kegiatan pemerintahannya, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat yang telah membayar pajak dan retribusi sebagai sumber pendapatan yang diperlukan daerah. Transfer pemerintah pusat atau Dana perimbangan merupakan Dana yang bersumber dari penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan kepada daerah untuk membiayai kebutuhan daerah. belanja daerah adalah semua kewajiban daerah yang diakui sebagai pengurangan nilai kekayaan bersih dalam periode tahun anggaran yang bersangkutan. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Keuangan Pemerintah Daerah Seluruh Kabupaten Pada Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2018-2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan mengumpulkan data-data yang berupa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan Laporan Realisasi Keuangan Pemerintah Daerah 22 Kabupaten Pada Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2018-2020 Berdasarkan Hasil Uji Determinasi model summary diperoleh nilai R Square sebesar 0,815 atau 81,5%. Hal ini menunjukkan bahwa Pendapatn Asli Daerah X1, Transfer Pemerintah Pusat X2 dan Belanja Daerah X3 berpengaruh terhadap variabel Y Kemandirian Keuangn Daerah ssebesar 81,5%. Sedangkan pengaruh sisanya sebesar 18,5% merupakan variabel lainyang tidak di teliti dalam penelitian ini. Hasil uji regresi secara parsial Pendapatan Asli Daerah (PAD) H1 Menunjukkan nilai β1 2,056 dan Nilai statistik t menunjukkan 15,999 dengan tingkat signifikansi 0,000 Kurang dari 0.05 Maka hipotesis pertama dalam penelitian ini diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah (KKD). .Selanjutnya Hasil uji regresi secara parsial Transfer Pemerintah Pusat (TPP) H2 Menunjukkan nilai β2 -0,256 dan Nilai statistik t menunjukkan -2,728 dengan tingkat signifikansi 0,008 kurang dari 0.05 Maka hipotesis kedua dalam penelitian ini diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Transfer Pemerintah Pusat (TPP) berpengaruh signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah (KKD). Selanjutnya Hasil uji regresi secara parsial Belanja Daerah (BD) H3 Menunjukkan nilai β1 -0,094 dan Nilai statistik t menunjukkan -0,872 dengan tingkat signifikansi 0,387 lebih dari 0.05 Maka hipotesis ketiga dalam penelitian ini ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Belanja Daerah (BD) tidak berpengaruh signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah (KKD).

Kata kunci

Kata Kunci : Kemandirian keuangan daerah, pendapatan asli daerah, transfer pemerintah pusat dan belanja daerah.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, TRANSFER PEMERINTAH PUSAT DAN BELANJA DAERAH TERHADAP KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH (STUDI KASUS PADA KABUPATEN KUPANG PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR · oai:ais:skripsi:2192