Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SE.

798 karya publik ditemukan.

2026: 172025: 122024: 132023: 1032022: 1772021: 2802020: 402018: 11

KESIAPAN GURU DALAM MENGHADAPI PEMBELAJARAN PENJASORKES BERBASIS ONLINE DI SEKOLAH DASAR NEGERI TINIS DESA OEMOLO KECAMATAN AMABI OEFETO TIMUR KABUPATEN KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KESIAPAN GURU DALAM MENGHADAPI PEMBELAJARAN PENJASORKES BERBASIS ONLINE DI SEKOLAH DASAR NEGERITINIS DESA OEMOLO KECAMATAN AMABI OEFETO TIMUR KABUPATEN KUPANG Argen Sersius Nuban1*, Andreas J. F. Lumba2, Melvianus Selan3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Latar belakang:Masa pandemi covid-19 saat ini memberikan dampak dalam bidang apapun termasuk pendidikan. Salah satunya dalam bidang pendidikan penjasorkes yang mengharuskan guru untuk melakukan pembelajaran online. Tujuan penelitian:Tujuan yang ingin dicapai dalam Penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan guru dalam menghadapi pembelajaran Penjasorkes berbasis online di SD Negeri Tinis Desa Oemolo Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang. Metode penelitian:Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa menggunakan model Miles dan Huberman . Hasil dan pembahasan:Hasil menunjukan bahwa guru Penjasorkes SD Negeri Tinis sudah siap melakukan pembelajaran online, namun hal ini dipengaruhi oeleh fasilitas yang kurang memadai dari pihak guru dan orang tua dan adanya anggapan bahwa pembelajaran online ini sulit dilakukan. Simpulan:Kesiapan guru SD Negeri Tinis melakukan pembelajaran online pada masa pandemi covid-19 ini sangat diperlukan. Persiapan dimulai dari rencana pembelajaran. Katakunci: Kesiapan guru; pembelajaran berbasis online

Pemanfaatan Tumbuhan Obat Tradisional Pada Mayarakat Desa KunemanKecamatan Alor Selatan Kabupaten Alor

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tumbuhan obat merupakan tumbuhan yang dapat dipergunakan sebagai obat untuk mengobati penyakit. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui jenis tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat Desa Kuneman Kecamatan Alor Selatan Kabupaten Alor, mengetahui bagian tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat Desa Kuneman, mengetahui cara pengolahan tumbuhan obat, mengetahui jenis penyakit yang disembuhkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi.Pemelihan responden menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan metode deskritif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian di Desa Kuneman ditemukan 21 jenis tumbuhan obat yaitu pegagan, ajerang, kumis kucing, nanas, kol banda,ganda rusa, daun cinta buah, aruda, gala-gala, paragis, pecah beling, kaktus centong, kamboja, kecubung, jeruk purut, daun afrika, sirih, pulai. Bagian tumbuhan yang digunakan yaitu akar, batang, daun, buah dan getah. Kesimpulan Jenis- jenis tumbuhan obat yang ditemukan di Desa Kuneman antara lain Ajerang,aruda, daun cinta buah, daun afrika,ganda rusa, gala-gala, jeruk purut, kecubung, kumis kucing, kaktus centong, kapas,kamboja, kol banda, nanas, pegagan, pecah beling, paragis, sirih, seleguri, rumput besi dan pulai. Bagian-bagian (Organ) tumbuhan yang digunakan yaitu akar, batang, daun, buah,getah.kulit. Cara pengolahan tumbuhan obat yaitu ditumbuk, direbus, dibakar, direndam. Penyakit yang pernah disembuhkan yaitu demam, sakit perut, batuk pileks,bisul, sakit ngeri, kudis, lambung, sakit gigi, sakit telinga,malaria,luka,patah tulang.

ANALISIS PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN AMARASI SELATAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sumber daya manusia memiliki posisi sangat strategis dalam organisasi, artinya unsure manusia memegang peranan penting dalam melakukan aktivitas untuk mencapai tujuan. Untuk itulah eksistensi sumber daya manusia dalam organisasi sangat kuat. Ilyas (2005:55) mengatakan bahwa kinerja adalah penampilan, hasil karya personil baik kualitas, maupun kuantitas penampilan individu maupun kelompok kerja personil, penampilan hasil karya tidak terbatas kepada personil yang memangku jabatan fungsional maupun struktural tetapi juga kepada keseluruhan jajaran personil di dalam organisasi. Henry Simamora (2004:610) Disiplin adalah prosedur yang mengoreksi atau menghukum bawahan karena melanggar peraturan atau prosedur. Disiplin merupakan pengendalian diri karyawan dan pelaksanaan yang teratur dan menunjukkan tingkat kesungguhan tim kerja di dalam sebuah organisasi. (2001:12) menyatakan bahwa lingkungan kerja bisa disebut baik atau sesuai jika manusia bisa menjalankan aktivitas dengan optimal, sehat, amakan dan nyaman. Kesesuaian lingkungan kerja bisa dilihat dari dalam jangka waktu yang lama lebih jauh dari lingkungan-lingkungan kerja yang kurang baik bisa menuntut tenaga kerja dan waktu yang lebih banyak dan tidak mendukung didapatkannya rancangan sistem kerja yang efisien. Masalah dalam penelitian ini adalah Analisis Pengaruh Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Kecamatan Amarasi Selatan. Yang menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah: Bagaimana disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Amarasi Selatan? Bagaimana lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Amarasi Selatan?. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Amarasi Selatan dan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Amarasi Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah 16 orang pegawai dan semuanya dijadikan sampel. Metode analisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian menujukan bahwa Disiplin Kerja tidak memiliki pengaruh terhadap Kinerja Pegawai hal ini dibuktikan dengan diperoleh thitung -1,743 < ttabel 1,771 dengan taraf signifikan 0,105 > 0,05. Nilai -1,743 lebih kecil dari 1,771 menunjukan thitung lebih kecil dari ttabel. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Ho diterima, Ha ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai. Berdasarkan hasil penelitian menujukan bahwa Lingkungan Kerja memiliki pengaruh terhadap Kinerja Pegawai hal ini dibuktikan dengan diperoleh thitung 5, 290 > ttabel 1,771, dengan taraf signifikan 0,000 < 0,05. Nilai 5, 290 lebih besar dari 1,771 menunjukkan thitung lebih besar dari ttabel. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai . Dari hasil perhitungan dapat diketahui bahwa koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 0,687. Hal ini berarti 68,7% variasi variabel Kinerja Pegawai (Y) ditentukan oleh kedua variabel independen yaitu Disiplin Kerja (X1) dan Lingkungan Kerja (X2). Sedangkan sisanya 31,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti Dari hasil perhitungan uji F dapat diketahui bahwa nilai Fhitung adalah 14,279 dengan tingkat signifikan 0,001, sedangkan Ftabel 3,80 dengan signifikan 0,05. Dengan demikian Fhitung > Ftabel yakni 14,279 > 3,80 Nilai 14,279 lebih besar dari 3,80 menunjukkan Fhitung lebih besar dari Ftabel, artinya Ha diterima, Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antara Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai. Implikasi terapan dalam penelitian ini adalah disiplin kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, selain itu,tanggapan responden terendah pada variabel disiplin kerja yaitu indikator menggunakan peralatan kantor dengan baik, Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, selain itu,tanggapan responden terendah pada variabel lingkungan kerja yaitu indikator penerangan/cahaya di tempat kerja.

STUDI MAKNA KONOTATIVE DARI LIRIK LAGU-LAGU ROCK MICHAEL LEARNS TO LYRICS

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This writing is entitled A Study on Connotative Meaning of Selected Michael Learns To Rock’s Songs Lyrics. The aims of this writing areto identify the connotative meaning and to know and understand the message that existing in selected Michael Learns To Rock’s Songs Lyrics.In this research, the writer used descriptive qualitative method. It was used to describe the connotative meaning of selected Michael Learns To Rock’s Songs Lyrics and to describe the message that existing in selected Michael Learns To Rock’s Songs Lyrics.There were some procedures used by the writer in order to carry out this research, namely: The writer chose the selected Michael Learns To Rock’s Songs Lyric; the writer collected the data by downloading the songs and the lyrics; the writer listenned to the song to find the connotative meaning of the song lyrics; the writer read carefully the selected lyrics in order to understand its whole meaning; the writer found out any supporting books or some literature from library and internet to obtain important information, the theories, concepts, ideas or opinion which is relevant with the purpose of this writing; the writer retyped the data got from the lyric; after transcribing the data, the writeridentified and classified the forms of connotation; finally, the writer described the data in order to answer the problem of the research. Then, the data will be analyzed in descriptive based on the connotation theory. So, the writer used non-statistical analysis to analyze the data. The rearch shows that (1) denotative meaning lies on almost every song lyrics of Michael Learns To Rock, but the connotative meaning only lies fiveteen words in the three song lyrics, which it is the main data of this study and (2) the writer found connotative meaning occurs in partial of the lyric, and the denotative meaning occurs in majority of the lyric. The message of the lyric is delivered by MLTR in a good structure by using positive connotative meaning.

ANALISIS PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH PADA RUMAH SAKIT UMUM PENYANGGA PERBATASAN (RSUPP) BETUN SEBAGAI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hasil Penelitian ini Basis Akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan Pemerintah yaitu basis akrual, untuk pengakuan pendapatan, Laporan Operasional, beban, aset Kewajiban dan Ekuitas (SAP PP No 70 tahun 2010) adapun Basis akuntansi yang digunakan oleh Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun Malaka yaitu Basis Kas untuk pengakuan pendapatan, belanja dan pembiayaan dalam Laporan Realisasi Anggaran dan Basis Akrual untuk pengakuan aset, kewajiban dan ekuitas dana dalam Neraca sehingga dapat dikatakan Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun belum sepenuhnya menggunakan basis akrual dalam pengakuan pendapatan, belanja dan pembiayaan. Laporan Realisasi Anggaran menyajikan ikhtisar sumber, alokasi dan pemakaian sumber daya keuangan yang dikelola oleh pemerintah xiii pusat/daerah yang menggambarkan perbandingan antara anggaran dan realisasinya dalam satu periode pelaporan sedangkan laporan realisasi anggaran yang dibuat oleh Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun Malaka hanya menyajikan pendapatan dan belanja saja. Unsur yang dicakup secara langsung oleh laporan realisasi anggaran terdiri dari pendapatan laporan realisasi anggaran, belanja, transfer dan pembiayaan. Laporan operasional menyajikan ikhtisar sumber daya ekonomi yang menambah ekuitas dan penggunaannya yang dikelola oleh pemerintah pusat/daerah untuk kegiatan penyelenggaraan pemerintah dalam satu periode. Unsur yang dicakup Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun dalam laporan operasional terdiri dari pendapatan dan beban saja karena tidak adanya kegiatan transfer

Uji Ketahanan Luntur Pewarna Alami Daun Jati (Tectona grandis) Pada Benang Tenun Ikat Dengan Menggunakan Mordan Kapur Tohor, Daun Biduri Dan Pinang Kering.

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia merupakan negara yang sangat potensial dalam penyediaan bahan baku yang bersumber dari alam. Tumbuhan pewarna merupakan salah satu sumber daya alam yang mempunyai potensi untuk digunakan sebagai zat pewarna tenun di Indonesia, khususnya dalam pengembangan produk yang dapat menjadi bahan baku industri tenun yang mempunyai nilai ekonomis yang sangat tinggi. Tujuan dari penelitian ini untuk Mengetahui pengaruh penambahan mordan terhadap ketahanan luntur benang hasil pewarnaan daun jati dan Mengetahui perbedaan ketahanan luntur jenis mordan terhadap benanghasil pewarnaan daun jati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, data yang digunakan berupa nilai RGB. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh penambahan mordan terhadap ketahanan luntur, dengan penambahan mordan yang berbeda menghasilkan warna yang berbeda, benang tanpa mordan menghasilkan warnamram Brown, benang dengan penambahan mordan Kapur tohor menghasilkan warnapale violet red, benang dengan penambahan mordan daun biduri menghasilkan warna soft Brown, benang dengan penambahan mordan pinang kering menghasilkan warna Brown. Dari hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan ketahanan luntur jenis mordan terhadap benang hasil pewarnaan daun jati, benang tanpa mordan dengan nilai kelunturan Red (29%) Green (37%) dan Blue (40%). Benang dengan penambahan mordan kapur tohor dengan nilai kelunturan Red (28%) Green (31%) dan Blue (26%). Benang dengan penambahan mordan daun biduri nilai kelunturan Red (24%) Green (30%) danBlue (32%). Benang dengan penambahan mordan pinang kering nilai kelunturan Red (37%) Green (28%) dan Blue (26%) sehingga benang dengan penambahan mordan yang memiliki kelunturan yang baik terdapat pada mordan daun biduri dengan nilai kelunturan Red (24%) Green (30%) dan Blue (32%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa daun jati dapat digunakan sebagai pewarna alam dalam proses pencelupan benang menggunakan mordan kapur tohor, daun biduri dan pinang kering.kapur tohor dan daun biduri dapat digunakan sebagai mordan dalam pencelupan benang menggunakan daun jati karena kapur tohor juga bisa dijadikan untuk memperkuat warna daun biduri dapat dijadikan mordan karena pH asam yang dapat dijadikan mordan, pinang kering dapat dijadikan mordan karena kandungan tanin yang terdapat dalam pinang dapat dijadikan mordan.

Literature Analysis on Character of Gabriel in" I am Gabriel" Movie

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study title is Literature Analysis on Character of Gabriel in“I am Gabriel” the aims of this study are to find out: (1) the types of social relationship of character Gabriel portrayed in “I am Gabriel” movie? (2) the social relationship bring changes to the other character. The writer download the movie from https://youtu.be/mIBStAQMq3Y. The instrument is watching movie and the script of the film. The result of this study is associative social relationship consists of Cooperation found in every character work together to reach the goal of sewing mats for people of Promise city to use while praying. Accommodation found in form Police Station of Promise Town. Assimilation found in process of mixing one culture of talk to God do not have to go to church but can do it in pray. Acculturation found in Gabe mixing the culture pray of people in Promise in a new culture without eliminate the original culture. The second part is the writer found some character indentified as the character who had been changes. There are eight characters, Gabriel (He found refusal in the process to finish the mission and bring changes for people life), Ms. Ellen (a wife who lost the baby born, and she is enthusiasm to accept the existence of Gabe), Joe (Joe’s family is chosen for bring Gabe home and feel find hope of life), Sherriff Brody (He is going to cry, pray and thank God for the hope of life), Camrynn (she is believe about God can make everything better and find hope), Monroe (she is trusting that all incidents are just from the God mighty), Chad(he is trusting that all incidents are just because God Love), and Lucy (she goes to the doctor and hope that the blind will get heal just because of God Love).

ANALISIS KADAR AIR DAN ORGANOLEPTIK KERUPUK BERBAHAN DASAR KULIT PISANG KEPOK (Musa Sp)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kulit pisang dapat diolah menjadi kerupuk. Kulit pisang mengandung nilai gizi seperti karbohidrat, vitamin, protein, kadar air. Tujuan penelitian untuk mengetahui kadar air pada kerupuk berbahan dasar kulit pisang kapok dan untuk mengetahui konsentrasi terbaik kulit pisang dan tepung tapioka yang digunakan untuk menghasilkan kerupuk kulit pisang kepok yang disukai oleh konsumen dilihat dari segi warna, rasa, aroma, tekstur. Penelitian ini dilakukan perbandingan antara kulit pisang dan tepung tapoka sebanyak P1(kulit pisang 400 gr : tepung tapioka 200 gr), P2(kulit pisang 300 gr : tepung tapioka 300 gr), dan P3(kulit pisang 200 gr : tepung tapioka 200 gr). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Dari hasil penelitian menunjukan bahwa hasil analisis kadar air tertinggi pada perlakuan P2 dengan rata-rata 13,33%. Lama waktu pengeringan 3 jam dengan suhu 1050C, sedangkan berdasarkan uji hedonik menunjukan hasil rata-rata kerupuk kulit pisang yang paling disukai panelis dari parameter tekstur, rasa, aroma dan warna yaitu pada perlakuan P3 dengan jumlah tekstur(4,35) dengan skor suka, rasa(4,55) dengan skor suka sampai sangat suka, aroma(4,5) dengan skor suka sampai sangat suka dan warna(4,55) dengan skor suka sampai sangat suka.

A SEMANTIC ANALYSIS ON POLYSEMY AND HOMONYMY OF UAB METO LANGUAGE UTTERED BY FATULEU COMMUNITY

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT This thesis is entitled A SEMANTIC ANALYSIS ON POLYSEMY AND HOMONYMY OF UAB METO LANGUAGE UTTERED BY FATULEU COMMUNITY. The research problems of this study are what are the types and meanings of polysemy and homonymy of Uab Meto used by people living in Fatuleu. The aims of this study are to find out the types and meanings of polysemy and homonymy in Uab Meto. Descriptive qualitative method is applied in this research. The object of this study is Fatuleu especially Passi village. To collect the data the writer needed eight peoples to be sample to take record in conversation. There are two types of polysemy, namely: 1. Regular Polysemy. 2. Irregular Polysemy. There are examples for regular polysemy: A. metnah ’lie’, and ‘black’ and fatu ’stones’, ‘ battery’ and irregular polysemy like nao, fanin, poe ’go out’. There are four types of homonymy, like: 1. Same Spelling-category, 2. Same Category-different Spelling (homophone), 3.Different category-same Spelling (homograph), 4.Different Category-Different Spelling. There are examples of homonymy: same spelling-category: nahan ‘sound’ and ‘cook’, some category-different spelling: na’lot ‘hungry’ and ‘boiling’, different category-same spelling: neno ’day’ and ‘skies’, different category-different spelling: hetpoe ’clean and hepoe ‘looking’. ’The data was collect by taking recording and transcribe, then translate to English. After analyzing the data polysemy and homonymy in Uab Meto language the writer found fifty data of polysemy and homonymy , that consists of : elevant regular polysemy, five irregular polysemy, eight same spelling-category, five same category-different spelling (homophone), thirteen different category-same spelling (homograph), eight different category-different spelling.

PENGEMBANGAN HANDOUT BERBASIS TUMBUHAN CIRI KHAS NTT PADA MATERI DUNIA TUMBUHAN PAKU SEBAGAI BAHAN AJAR DI SMA PGRI KUPANG TAHUN AJARAN 2020/2021

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bahan ajar merupakan segala bahan baik informasi, alat, maupun teks yang disusun secara sistematis untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Penggunaan bahan ajar dapat menciptakan pembelajaran menjadi lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Handout berbasis tumbuhan ciri khas NTT pada materi dunia tumbuhan paku sebagai bahan ajar yang layak digunakan di dalam proses pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (analysis,design, development,implementation,evaluation). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis data deskriptif kualikatif dan kuantitatif dan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan dua teknik yaitu: analisis deskriptif dan analisis statistik deskriptif. Persentase Hasil penelitian yang diperoleh dari uji ahli materi 96,73%,, uji ahli desain 97,72%, uji ahli media 92,74%, uji kelompok kecil 94,70% dan uji kelompok besar 86,12%. dengan total keseluruhan memperoleh nilai 93,60% dengan kualifikasi sangat baik. Dengan demikian handout berbasis tumbuhan ciri khas NTT pada materi dunia tumbuhan paku yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar karena persentase uji validasi ahli materi, uji validasi ahli desain, uji validasi ahli media, uji kelompok kecil dan uji kelompok besar ≥ 61%. Persentase penilaian menunjukkan adanya respon positif terhadap handout berbasis tumbuhan ciri khas NTT yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar karena handout berbasis tumbuhan ciri khas NTT tersebut sesuai dengan tujuan pembelajaran, Hal ini dikarenakan handout berbasis tumbuhan ciri khas NTT pada materi dunia tumbuhan paku yang dikembangkan memiliki kelebihan tersendiri, dimana gambar yang ada di dalam handout dapat menarik perhatian siswa sehingga materi pembelajaran akan lebih mudah dipahami siswa serta dapat membantu guru untuk mengajar materi klasifikasi pada tumbuhan paku

KEMAMPUAN SERVIS BAWAH PERMAINAN BOLA VOLI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERTAHAP PADA SISWA KELAS VIII SMP SWASTA TUNAS HARAPAN KOTA KUPANG TAHUN AJARAN 2020/2021

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KEMAMPUAN SERVIS BAWAH PERMAIANAN BOLA VOLI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERTAHAP PADA SISIWA KELAS VIII SMP SWASTA TUNAS HARAPAN KOTA KUAPANG TAHUN AJARAN 2020/2021 Sefrit Natonis1*, MagdalenaR. P. Wasak2, Fredik Edison Nope3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Kegiatan olahraga pada umumnya dapat dipandang dari empat dimensi yaitu: olahraga rekreatif yang menekankan tercapainya kesehatan jasmani dan rohani dengan tema khas seperti pencapaian kesegaran jasmani dan pelepasan ketegangan hidup sehari-hari. Tujuan penelitian:Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan servis bawah pada permainan bola voli dengan menggunakan model pebelajaran bertahap dengan jarak 3-6 meter pada siswa kelas VIII SMP SwastaTunas Harapan kota kupang Tahun Ajaran 2020/2021. Metode penelitian: motode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif Hasil dan Pembahasan: Pada pengamatan hari kedua ini terlihat peningkatan yang cukup signifikan hal ini dapat mengamati langsung di lapangan saat siswa melakukan servis bawah permainan bola voli. Simpulan: Berdasarkan hasil capaian tingkat kemampuan servis bawah permainan bola voli maka dengan menggunakan model pemebelajaran bertahap pada siswa kelas VIII SMP Swasta Tunas Harapan akan memiliki hasil yang memuaskan. Kata Kunci : Servis bawah, bola voli, model pembelajaran, bertahap

Disiplin Gereja dalam GMIT “Suatu Tinjauan Pastoral Terhadap Dampak Penerapan Disiplin Gereja di Jemaat GMIT Imanuel Oenali Klasis Soe Timur”

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tindakan disiplin gereja atau siasat gereja dilakukan oleh GMIT untuk menata kehidupan anggotanya menjadi murid Kristus yang taat dan dengan rela hati melakukan apa yang diajarkan kepada mereka. Pemahaman jemaat dalam penerapan tindakan disiplin gereja di jemaat GMIT Imanuel Oenali sangatlah beragam. Pemahaman jemaat yang berbeda sampai pada anggapan disiplin gereja yang diberikan tersebut merupakan sebuah hukuman yang diberikan oleh gereja kepada anggota jemaatnya. Pemahaman tersebutlah yang mendorong penulis untuk melakukan penelitian bagaimana pemahaman jemaat mengenai tindakan disiplin gereja dan penerapannya di jemaat GMIT Imanuel Oenali. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif sehingga bisa mendalami permasalahan tersebut, mengambil sampel dan melakukan wawancara sehingga memperoleh informasi dengan lebih akurat. Hasil penelitian yang telah dilakukan tersebut dapat diketahui dampak penerapan tindakan disiplin gereja yang diberlakukan di jemaat GMIT Imanuel Oenali. Berdasarkan hasil penelitian tersebut penulis menemukan bahwa anggota jemaat yang menerima tindakan disipli gereja menarik diri dari pelayanan yang diberikan kepada mereka. Melihat faktor serta dampak yang terjadi dalam jemaat, penulis kemudian mendialogkannya dengan teologi pastoral, mengingat teologi pastoral dalam hal pendampingan dan percakapan pastoral tidak dapat terpisahkan dengan tindakan disiplin gereja yang diaplikasikan di jemaat GMIT Imanuel Oenali. Percakapan dan pendampingan pastoral yang dilakukan serta pemahaman jemaat dalam memahami tindakan disiplin gereja tersebut akan mempengaruhi proses tindakan disiplin gereja di jemaat ini. Oleh sebab itu maka pemahaman yang tepat dalam jemaat tentang tindakakan disiplin gereja ini akan akan membantu anggota sidi tersebut dalam melewati tindakan disiplin gereja dalam jemaat.

REALITA KEHIDUPAN KELUARGA PENDETA Suatu Tinjauan Teologis Pastoral terhadap Dukungan Anggota Keluarga Pendeta bagi Pekerjaan Pelayanan Pendeta dan Implikasinya bagi Kehidupan Keluarga Pendeta di Jemaat GMIT Kota Kupang-Klasis Kota Kupang

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendeta adalah hamba Tuhan yang ditugaskan dengan dua jabatan yaitu organisasi dan pelayanan di mana ia harus bertanggunjawab secara organisatoris serta menjalankan fungsi kenabian, kerasulan dan gembala untuk melayani di mana ia hidup dan ditugaskan dalam gereja. Dalam menjalankan panggilan sebagai pengikut Kristus tidak terlepas dari situasi di mana antara memilih menjalankan panggilan sebagai pengikut-Nya atau harus memusatkan perhatian pada kepentingan diri sendiri dan keluarga. Panggilan menjadi pengikut Kristus ialah panggilan untuk setia dan mengambil bagian dalam penderitaan bersama-Nya. Penderitaan yang dialami pengikut-pengikut Kristus bukan karena akibat yang ditimbulkan oleh pengikut-pengikut Kristus, tetapi sebagai konsekuensi yang harus diterima sebagai bagian dari melayani Kristus. Hal tersebut bukan hanya dialami dari luar, tetapi dari dalam keluarga dan diri pengikut itu sendiri. Melihat kedua tanggungjawab antara pelayanan dan keluarga, terkadang menimbulkan dinamika dalam keluarga pendeta di mana bisa saja ada yang merasa sebagaimana yang terjadi dalam keluarga pendeta yang melayani di jemaat GMIT Kota Kupang, di mana anggota keluarga merasa terabaikan, dilema, adanya keraguan terhadap pasangan, cemas, kurangnya waktu bersama oleh karena mereka diperhadapkan dengan kesibukkan pendeta. Penulis bertujuan agar memberi dasar teologis terhadap makna dari sebuah keluarga pendeta dalam jemaat, untuk itu metode yang digunakan penulis yaitu penelitian dengan menggunakan metode kualitatif. Dimana penulis melakukan wawancara mendalam dengan keluarga pendeta-pendeta yang sedang melayani di jemaat GMIT Kota KupangKlasis Kota Kupang. Karena itu sangat perlu untuk merefleksikan tentang kisah Allah memanggil Abraham dari antara kaum keluarganya dan berjanji kepadanya “Allah akan memberikan tanah dan keturunan kepadanya dan Allah akan memberkatinya”. Anaknya Ishak sebagai penerus keturunanya, kemudian Yakub dan ia juga menerima tugas yang sama yaitu demi keselamatan umat manusia dan supaya semua kaum di muka bumi menerima berkat (Kej. 12:3). Hal yang sama juga diberikan Allah kepada Yakub dan keturunannya. Allah memulai penyelamatan dengan satu orang dan satu keluarga untuk menjadi alat dari suatu realitas bersama yang baru. Dasar teologis ini menjawab dinamika antara pelayanan dan keluarga pendeta di mana keluarga pendeta adalah komunitas yang juga ditetapkan Allah sebagai wadah untuk menyatakan rencana-Nya bagi dunia. Allah sebagai pembentuk keluarga memiliki misi agar keluarga pendeta menjadi komunitas yang memancarkan dirinya sebagai terang di tengah-tengah kehidupan jemaat. Karena itu pendeta perlu memberi pemahaman dan mempersiapkan keluarga agar keluarga pendeta memberi nilai tertinggi kepada Allah dan menjalankan pelayanan dengan segala konsekuensi yang harus diterima.

EFEKTIVITAS PENGGEMBALAAN PRA-NIKAH Suatu Tinjauan Teologi Pastoral Terhadap Efektivitas Penggembalaan Pra-Nikah di Jemaat GMIT Ararat Haukoto Klasis Kota Kupang Barat

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini ditulis oleh Romelton N Selan sebagai pra-syarat dalam menyelesaikan perkuliahan. Judul yang diberikan untuk skripsi ini yaitu “Efektivitas Penggembalaan Pra-Nikah” dengan sub judul yaitu “ Suatu Tinjauan Teologi Pastoral Terhadap Efektivitas Penggembalaan Pra-Nikah di Jemaat GMIT Ararat Haukoto Kalsis Kota Kupang Barat”. dalam penulisan skripsi ini, penulis dibimbing oleh Pdt Endang D. Koli M.Si Teol sebagai pembimbing 1 dan Pdt Dr. Welfrid F. Ruku, M.Th, MA, sebagai pembimbing 2. Sebelum memasuki pernikahan calon mempelai akan diberikan pemahaman tentang arti menikah dan pemahaman berkeluarga, sebagai bekal dalam membentuk rumah tangga yang akan mereka hadapi setelah menikah melalui pastoral gereja, yakni Penggembalaan Pra-Nikah. Namun, pemberian bekal melalui Penggembalaan Pra-Nikah yang tidak efektif memberi pengaruh dalam kehidupan pernikahan, karena tidak dapat membantu mereka untuk membangun rumah tangga dengan baik. Kekudusan pernikahan yang semestinya menciptakan rumah tangga yang saling melengkapi di dalam Kristus, menjadi tidak berarti bagi sebagian jemaat masa kini. Hal ini perlu menjadi perhatian, karena fenomena ini terjadi dalam kalangan gereja, terkususnya Jemaat GMIT Ararat Haukoto. Faktor-faktor yang menimbulkan masalah ini terjadi karena kurangnya pemahaman jemaat tentang materi Penggembalaan Pra-Nikah. Pemberian materi berkisar pemahaman teologis selama 3 minggu dan kebutuhan non teologis hingga mencapai batas waktu selama kurang lebih 3 bulan. Kenyataan yang terjadi justru sebaliknya, yaitu materi tentang teologis dan non teologis hanya diberikan dalam 2-3 minggu saja. Hal ini kemudian menghasilkan kurangnya pemahaman calon mempelai dalam rumah tangga dan berdampak pada kehidupan rumah tangga mereka. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui konteks jemaat Ararat Haukoto di mana pengembalaan pra-nikah bagi calon suami isteri dipraktikan, untuk mengetahui proses dan efektivitas Penggembalaan Pra-Nikah bagi calon suami isteri di Jemaat GMIT Ararat Haukoto, serta untuk mengetahui dan mengembangkan refleksi teologis pastoral terhadap efektivitas pengggembalaan pra-nikah bagi calon suami isteri di Jemaat GMIT Ararat Haukoto Klasis Kota Kupang Barat. Untuk menjawab tujuan dari penulisan skripsi ini, maka penulis menggunakan metode yang dibagi dalam dua bagian yaitu metode penelitian yang mencakup : Penelitian pustaka, dan penelitian lapangan serta observasi, atau teknik pengumpulan data yang paling utama dalam penelitian. Di mana adanya pengamatan atau peninjauan secara langsung terhadap objek untuk mengetahui kebenarannya. Selain observasi, penulis juga menggunakan wawancara dengan teknik snow balling, Di mana penelitian akan berakhir ketika tercapai kejenuhan data atau tidak ada data yang baru lagi dari informan yang diwawancara. Adapun metode yang kedua yakni metode penulisan, yaitu deskriptif, analitis, dan reflektif. Setelah melakukan penelitian dan analisis, penulis mendapati bahwa Penggembalaan Pra-Nikah yang dilakukan ternyata tidak efektif. Hal ini terjadi karena pemberian materi yang kurang efektif, disertai dengan waktu yang terbatas, sehingga menghasilkan kurangnya pemahaman dan penerapan jemaat terhadap materi Penggembalaan Pra-Nikah dalam rumah tangga mereka. Kenyataan yang demikian mengundang perhatian, terutama gereja untuk bagaimana merefleksikan kembali peran, fungsi dan kehadiran gereja ditengah-tengah jemaat. Dalam kaitannya dengan fenomena yang dikemukakan di atas, gereja perlu untuk menata kembali tugas pastoral, yakni Penggembalaan Pra-Nikah. Karena itu, telah diuraikan juga sebuah materi dan metode yang diusulkan untuk mewujudkan penggembalaan Pra-Nikah yang efektif.

PERTANIAN ORGANIK SUATU TINJAUAN EKOTEOLOGI TERHADAP SISTEM PERTANIAN ORGANIK DAN IMPLIKASINYA BAGI POLA PERTANIAN DI JEMAAT GMIT ALFA OMEGA LABAT

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pertanian yang dijalankandenganpengunaanbahan-bahankimiasemakinharisemakinmengancamtanahsebagaiwadahpertanian. Tanah yang semakinrusakditandaidengankesuburan yang berkurang, hama yang semakinkebaldankematian mikro-organisme di dalamtanah. Bahankimiainijugaberakibatpadakerusakanalamataulingkungansepertipeningkatan gas emisi, pencemarantanahdan air akibatreduksibahankimiadankeracunanpadamakanan yang dikonsumsiolehmakhlukhidup yang memakanya. Pola pertanian dengan bahan-bahan kimia juga masih ditemukan di Jemaat GMIT Alfa Omega Labat. Para petani di jemaat ini didorong untuk bertani selaras alam yaitu “Pertanian Organik”. BerefleksidariKejadian 2:4b-25, menolong agar setiapmanusiakhususnyaparapetanimulaimenyadari bahwa pemberian lahan pertanian dari Allah adalah melanjutkan tugas dari Allah untuk mengelola dan memeliharataman Eden. Pertanian yang baikdanmenjadisolusidalammenghadapikerusakanlingkungan di bidangpertanian ialah “pertanian organik”.Penelitiandanpenulisaninibertujuanmenganalisisdanmenjelaskanhubunganpertaniandengankerusakanlingkungan.Krisis ekologi dari bidang pertanian perlu untuk diperhatikan. Wilayah pertanian di Jemaat Alfa Omega Labat sangat berperan penting bagi jemaat sekitarnya, berbagai interaksi terjadi melalui bidang pertanian di jemaat ini. Pertanian sudah menjadi salah satu sumber hidup bagi jemaat di tempat ini, lingkungan yang padat ekosistem dengan berbagai tumbuhan dan sungai sangat mendukung pertanian di wilayah ini. Model atau pola pertanian di wilayah ini mulai berganti dengan penggunaan teknologi seperti traktor dan bahan-bahan kimia untuk menyuburkan tanaman dan menjaga dari kerusakan. Penggunaan bahan kimia yang sudah berlangsung selama ini ternyata berbanding terbalik dengan harapan para petani. Tanah semakin semakin rusak dan hasil panen terus menurun. Pola pertanian seperti ini jika terus dipertahankan maka, akan memberi dampak pada kerusakan lingkungan. Dalam bingkai ekoteologi gerejadanumatkristenjugabertanggungjawabuntukmemperbaikilingkungan yang sudahrusakdaribidangpertanian. Berefleksi dari Kejadian 2:4b-25, mengarahkan kita maupun para petani pada sikap hidup yang menghormati dan menghargai alam semesta sebagai bentuk penyembahan kepada Allah, terutama dalam pengelolaan pertanian yang selaras dengan alam. Parapetani di Jemaat GMIT Alfa Omega Labat diharapkan agar mulaimenerapkansistempertanianorganik yang menyejahterakandanmemberikeharmonisanbagisesamaciptaanlainya. Pertanianorganikperlujugamendasarikehidupanparapetaniketikabertani, Pertanianinimenjadiwujudimandanibadahsejatikepada Allah. Para petaniperlumemandangsetiaplingkunganpertanianlayaknyataman Eden yang sedangdiusahakandanberpihakpadakehidupantanpakeserakahan.

TINJAUAN TENTANG KEBERHASILAN TIM SEPAK BOLA NUSA TENGGARA TIMUR DALAM PRA KUALIFIKASI PON XX PAPUA TAHUN 2019

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TINJAUAN TENTANG KEBERHASILAN TIM SEPAKBOLA NUSA TENGGARA TIMUR DALAM PRA KUALIFIKASI PON XX PAPUA TAHUN 2019 Inosensius Nau1*, Andreas J. F. Lumba2, Jusuf Blegur3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Sepakbola adalah salah satu olahraga yang bisa dibilang sangat populer dan diminati oleh masyarakat. Sepakbola saat ini sudah menjadi sebuah topik yang hangat untuk dibahas oleh berbagai kalangan.mulai dari kalangan masyarakat kecil hingga kalangan politisi, mulai dari yang pandai mengolah bola hingga mereka yang hanya bisa menikmati bola pun akan bersemangat saat membahas dunia sepakbola. Tujuan penelitian:Untuk mengetahui Keberhasilan Tim Sepakbola NTT dalam Pra Kualifikasi PON XX Papua di Denpasar Bali Metode penelitian:Jenis kualitatif, dengan pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik tringulasi dengan teknik pengumpulan data : dokumentasi dan wawancara. Langkah menganalisis data adalah dengan data reduction (reduksi data), data display dan verivication. Untuk menguji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi data dan triangulasi metode. Hasil dan pembahasan:1) Pembentukan badan pengelola, 2) proses perekrutan tim, 3) Persiapan tim sepakbola pra PON NTT,3) tentang pra kualifikasi dan pasca pra kualifikasi. pembahasan keberhasilan Tim SepakbolaPra PON XX Tahun 2019 berdasarkan persiapan, faktor pendukung Tim sampai keberhasilan Tim. Simpulan:Selama kurun waktu 30 tahun, kerinduan masyarakat olahraga sepakbola Nusa Tenggara Timur bisa berlaga pada multi event empat tahunan yakni Pekan Olahraga Nasional (PON) terjawab atas keberhasilan Tim Sepakbola NTT dalam Pra Kualifikasi PON XX tahun 2019. Katakunci:Keberhasilan Tim Sepakbola NTT Dalam Pra Kualifikasi PON XX

THE USE OF PICTURE TO AUDIO-VISUAL AIDS ON VOCABULARY FOR YOUNG LEARNERS

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT This research was under the title “The use of picture to audio-visual aids on vocabulary for young learners” .The aim of this research was to explain the teacher teach vocabulary using pictures and audio visual and explain the procedures apply by the teacher in teaching vocabulary using pictures and audio visual. The method used was descriptive qualitative method. There were one video that was taken from you tube as the sample of this research. The result showed that Media audio visual was useful because 1)it serve as an important motivator in the language teaching. 2) it provides students with content, meaning, and. guidance are presented and practiced.3) reinforces for students the direct relation between the language classroom and the outside world..4) provides with a way of addressing the needs of both visual and auditory learners. 5) The teachers can expose their students to multiple input sources with media audio visual. 6) motivates students by presenting language in it is more complete communication complex 7) effective to stimulate the happiness of students in learning language.8) The students do not just hear language, they see it too.9)It allows students a look at situations more than in the classroom.10) It give the potential to create something memorable and enjoyable.11)Young learners can enjoy studying English like listen to the teacher then look at the media and play the game. 12) Young learners will be more motivated to pay more attention in the class and they can relate their learning with their real life. The procedures teaching using pictures audio visual are the teacher : 1) starts class with greetings, 2) asks introduction questions to students,3) asks the students to practice singing together,4) does a very quick conversation then ask back to the students, 5) improve the question based on the conversation,6) shows the picture and the student guess the pictures,7) matchs the pictures based on topic on the blackboard,8) uses power point to show the pictures,9) uses the picture that stick on the board then the students match the word to the season that state in with power point.,10) uses the picture that stick on the board and collaborate with power point,11) uses the picture in the book,12) uses the picture as the media for the students to play Therefore, the teachers were needed to use aid audio visual for the young learners if the school are able to provide it because it could help the young learners to study English vocabulary.

A DESCRIPTIVE STUDY ON ENGLISH LEARNING STRATEGY FOUND IN TEACHING AND LEARNING PROCESS ON YOUTUBE VIDEOS

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The title of this writing “A Descriptive Study on English Learning Strategy Found in Teaching and Learning Process on Youtube Videos” The research problems of the study were: 1) What are the types of learning strategies applied by the teacher on youtube video? and 2) How are the teacher on Youtube applied the learning strategies in teaching and learning? The method used in this writing is qualitative method. The data of this resarch was taken from three youtube videos. The writer collected and analyzed: 1) The types of learning strategies applied by the teacher on youtube video and 2) The teacher on Youtube applied the learning strategies in teaching and learning. After analyzed the data, the writer found that the types and the meaning of learning strategies applied by the teacher on youtube video namely: 1) Direct learning strategies (direct instruction), 2) Indirect learning strategy (indirect instruction), 3) Interactive learning strategies (interactive instruction) dan 4) Independent learning strategy. The writer hope this research can add more knowledge about teaching strategies in teaching and learning process.

A DESCRIPTIVE STUDY ON HOMONYMS OF DAWAN R LANGUAGE IN MANULEA VILLAGE, SASITAMEAN SUBDISTRICT, MALAKA REGENCY

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT This thesis is under the title “A Descriptive Study On Homonyms Of Dawan R Language In Manulea Village, Sasitamean Subdistrict, Malaka Regency.” The study is conducted with the aim to find out the homonyms on the Dawan R language and the types of homonyms on the Dawan R language. The method used in thisstudy was descriptive qualitative method. The data was taken from six community members consisting of the hamlet head and five community members in manulea village sasitamean subdistrict malaka regency. In analyzing the data , the writer used the theory about homonym and the types of homonym stated by saeed (2009).From the data analysis, the writer find out 131 homonyms words on the Dawan R language and two types about homonyms on the Dawan R language. After describe homonyms and the types of homonymson” Dawan R Language” thewriter expects this research could give some information or knowledge about homonyms on the Dawan R language to society in the Manulea Village, Sasitamean Subdistrict, Malaka Regency. The writer also excepts that young generation in Manulea Village, Sasitamean Subdistrict, Malaka Regency have to care of local language as one of the wealth of their culture must be preserved.

STUDI PROFIL KUALITAS NUGGET IKAN CAKALANG YANG DIPROSES DENGAN PERSENTASE TEPUNG UBI JALAR KUNING DAN LAMA PENGUKUSAN YANG BERBEDA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MARSELINDA SERAN NAHAK (14390037). Studi Profil Kualitas Nugget Ikan Cakalang yang Diproses dengan Persentase Tepung Ubi Jalar Kuning dan Lama Pengukusan yang Berbeda. Dibawah bimbingan : Dr. Ir. AYUB U.I MEKO. M.Si sebagai pembimbing I dan YUNIALDI H. TEFFU, S.Pi, M.Si sebagaipembimbing II, Progranm Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen ArthaWacana, Kupang. Ikan merupakan bahan pangan yang mudah rusak Karena mengandung kadar air protein yang cukup tinggi. Nugget merupakan produk olahan dari dari daging giling diberi penambahan bumbu dan dicetak kemudian dilumuri dengan tepung roti pada bagian permukaannya dan digoreng. Fish nugget salah satu bentuk olah dari daging ikan yang digiling halus dan diberi bumbu-bumbu serta dicampur dengan bahan pengikat dan bahan pengisi kemudian dicetak menjadi bentuk tertentu setelah dikukus, dipotong, dan dicelupkan kedalam batter breading, kemudian digoreng atau disimpan terlebih dahulu dalam ruangan pembeku atau freezer sebelum digoreng. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase tepung ubi jalar kuning dan lama pengukusan yang berbeda pada produk nugget ikan cakalang. Untuk mengetahui mutu dari nugget ikan dengan penambahan tepung ubi jalar kuning. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan mulai dari bulan April sampai dengan bulan Mei 2021 yang meliputi pembuatan produk nugget ikan cakalang, pengujian organoleptik (warna, aroma, tekstur, dan rasa), di Laboratorium Eksata UKAW kupang serta pengujian kadar air dan pH di Laboratorium Politeknik Pertanian Kupang. Menggunakan metode Uji Jarak Berganda Duncen (UJBD) untuk mengetahui pengaruh perlakuan yang dicobakan, selanjutnya data kadar air, pH, menggunakan analisis sidik ragam dengan mengukur suhu. Berdasarkan data dan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa produk nugget ikan cakalang yang diproses dengan persentase tepung ubi jalar kuning dan lama pengukusan yang berbeda memenuhi standar mutu dan keamanan nugget ikan SNI 7758-2013 yaitu : nilai tingkat kesukaan panelis rata-rata organoleptik parameter warna 7,4 sampai 8,8, parameter aroma 7,4 sampai 9,0, parameter tekstur 7,9 sampai 8,9, rata-rata parameter rasa 7,6 sampai 9,0 dan nilai rerata hasil pengujian kadar yaitu 51,58%—52,67%, sedangkan pada nilai rata-rata pH 5,5 sampai 5,7.