· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Pendidikan Jasmani pada dasarnya merupakan pendidikan melalui aktivitas jasmani yang dijadikan sebagai media untuk mencapai perkembangan individu secara menyeluruh. Namun, perolehan keterampilan dan perkembangan lain yang bersifat jasmaniah itu juga sekaligus sebagai tujuan. Melalui Pendidikan Jasmani siswa disosialisasikan ke dalam aktivitas jasmani termasuk keterampilan beraktivitas Suherman, ( 2000: 1). Sekolah Dasar merupakan salah satu jenjang pendidikan yang salah satunya mengajarkan mata pelajaran Penjasorkes.
Sebagai upaya pendidikan, kita berharap Pendidikan dan Olahraga dilembaga pendidikan formal dapat berkembang lebih pesat lagi, agar mampu menjadi landasan bagi pembinaan keolahragaan nasional. Untuk itu pembentukan sikap dan pembangkitan motivasi mulai dilaksanakan pada setiap jenjang pendidkan formal. Sehubungan dengan manfaat pendidikan jasmani pada anak-anak usia sekolah menjadi komitmen para ahli pendidik, bahwa pendidikan jasmani merupakan bagian dalam mengantar anak–anak didiknya menjadi manusia yang utuh.
Sekolah dasar merupakan pendidikan awal yang dapat digunakan untuk mengembangkan pertumbuhan fisik dan kemampuan gerak siswa. Pada masa di sekolah dasar inilah pembinaan kemampuan fisik dapat dimulai. Siswa
Sekolah Dasar tidak dapat dipisahkan dari aktifitas bermain. Hampir seluruh waktunya digunakan untuk bermain. Sifat bermain merupakan bawaan biologis dalam perkembangan motorik anak. Melalui bermain anak-anak mendapatkan rasa senang dan kepuasan, bahkan dapat meningkatkan nilai- nilai yang terkandung didalam permainan tersebut.
Pendidikan jasmani di sekolah berisi materi-materi yang dapat dikelompokan menjadi aktivitas pengembangan, aktivitas senam, aktivitas ritmik, akuatik, uji diri, pendidikan luar kelas, permainan dan olahraga. Dalam materi permainan dan olahraga terdapat sub materi dasar-dasar bermain bola voli bagi siswa kelas atas di Sekolah Dasar. Cabang olahraga permainan bola voli merupakan suatu cabang olahraga yang sangat memasyarakat. Melihat dari tuntutan yang sangat besar dari masyarakat dan adanya upaya untuk mengenalkan serta mengembangakan olahraga bola voli di sekolah, maka peningkatan keterampilan bermain bola voli pada siswa di suatu sekolah sudah merupakan suatu keharusan.
Dijelaskan oleh Subiman (2012: 16), bahwa pembelajaran Penjasorkes di Sekolah Dasar, melalui modifikasi maka permainan bola voli akan menjadi sebuah permainan yang menarik bagi anak-anak. Modifikasi yang dimaksudkan adalah berkenaan dengan penyederhanaan karakteristik permainan bola voli. Penyederhanaan dapat dilakukan dengan melakukan penyesuaian ukuran lapangan dan peralatan dengan ukuran fisik anak-anak usia Sekolah Dasar. Penyederhanaan juga dapat dilakukan dengan memodifikasi peraturan disesuaikan dengan karakteristik siswa. Dengan
demikian esensi pembinaan olahraga bola voli bagi anak-anak (usia dini) dapat dilakukan dan dikembangkan melalui pembelajaran Penjasorkes di sekolah.
Bola voli adalah salah satu permainan yang dipelajari di sekolah serta tidak diragukan lagi bahwa permainan bola voli sudah menjadi salah satu olahraga yang digemari masyarakat umum. Passing atas merupakan teknik dasar yang sangat penting dalam permainan bola voli. Karena biasanya digunakan sebagai langkah awal dalam menyusun serangan terhadap tim lawan dengan cara mengoper kepada rekan satu tim. Selain itu passing atas sering juga digunakan sebagai dasar pertahanan ketika mendapatkan serangan dari tim lawan. Oleh karena itu pemain harus benar-benar menguasai teknik ini, karena besarnya peranan passing dalam sebuah permaian bola voli.
Namun pada kenyataannya masih banyak siswa-siswi di sekolah dasar yang belum bisa melakukan teknik dasar passing atas dengan baik dan benar khususnya siswa-siswi Kelas V di SDN Oesapa Kecil 2 Kota Kupang. Terutama siswi yang masih merasa takut ketika berhadapan langsung dengan bolavoli. Sehingga siswi tidak dapat menikmati pembelajaran bolavoli dan hasil pembelajaran menjadi tidak optimal.
Media atau alat sangat berperan penting dalam pembelajaran penjas. Dimana dalam pengajarannya memiliki tujuan yang sangat komplek dan menyeluruh untuk meningkatkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Guru dituntut untuk mengembangkan kreatifitasnya untuk menemukan dan memilih media atau alat yang bervariasi, dengan pemilihan media atau alat
yang bervariasi akan memberikan dampak positif bagi pembelajaran yang dilakukan dan tujuan yang diharapkan bisa tercapai secara optimal.
Melihat dari uraian diatas maka penulis berencana mengupayakan minat siswa SDN Oesapa Kecil 2 Kota Kupang melakukan teknik dasar passing atas dalam pembelajaran bola voli menggunakan media modifikasi bola plastic spon. pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan penguasaan gerak dasar passing atas dalam permainan bola voli dan untuk meningkatkan peran aktif siswa serta partisipasi siswa dalam mengikuti pembelajaran. dengan permainan ini pembelajaran penjasorkes yang dilakukan dapat memecahkan atau memberi jalan keluar yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran passing atas bola voli.
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas dapat diidentifikasi beberapa masalah, yaitu sebagai berikut:
1. Kemampuan pasing yang tidak baik, kurang mendukung dalam penyerangan atau smash dalam permainan bola voli untuk kelas V SD.
2. Terdapat beberapa siswa kelas V SDN Oesapa Kecil 2 yang sulit dalam melakukan belajar dasar-dasar pasing atas dalam permainan bola voli.
3. Masih ada siswa kelas V SDN Oesapa Kecil 2 yang terlihat pasif dankurang antusias dalam mengikuti proses pembelajaran Penjasorkes materi pasing atas permainan bola voli.
4. Belum diketahui meningkatkan minat belajar siswa kelas V SDN Oesapa Kecil 2 Kupang
5. Masih kurang percaya diri siswa kelas V SDN Oesapa Kecil 2 dalam memahami dasar-dasar bermain bola voli.
C. Batasan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah, maka dalam penelitian ini dibatasi pada”maka rumusan penelitian yang diajukan adalah: Bagaimana Meningkatkan Minat Belajar Siwa Kelas V SDN Oesapa Kecil 2 Kupang dalam Pembelajaran Modifikasi Bola Voli Pasing Atas Menggunakan Bola Plastik.
D. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang, identifikasi masalah, dan batasan masalah, maka rumusan penelitian yang diajukan adalah: Bagaimana Meningkatkan Minat Belajar Siwa Kelas V SDN Oesapa Kecil 2 Kupang dalam Pembelajaran Modifikasi Bola Voli Pasing Atas Menggunakan Bola Plastik?
E. Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan ini adalah untuk meningkatkan Minat Belajar Siwa Kelas V SDN Oesapa Kecil 2 Kupang dalam Pembelajaran Modifikasi Bola Voli Pasing Atas Menggunakan Bola Plastik.
F. Manfaat Penelitian
1. Manfaat akademis
Penggunaan modifikasi permainan bola voli plastik memberikan sumbangan pada khasanah pengembangan metode pembelajaran Pendidikan Jasmani materi pasing atas pada siswa kelas V SDN Oesapa Kecil 2 Kupang
2. Manfaat praktis
a. Membantu memecahkan permasalahan yang dihadapi dalam proses belajar mengajar dan dapat meningkatkan kinerja sebagai Guru Penjasorkes di Sekolah .
b. Sebagai salah satu contoh dalam membantu meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar, sehingga mampu mencapai tujuan prestasi yang diharapkan.
c. Meningkatkan minat siswa dalam praktek melakukan gerakan passing atas dalam permainan bola voli.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Belajar mengajar merupakan suatu proses yang dilakukan guru dalam meningkatkan kemampuan belajar siswa dalam kegiatan pendidikan. Pendidikan olahraga pun tidak terlepas dari pendidikan yang memafaatkan sumber daya manusia baik itu secara formal dan non formal yang dilakukan untuk meningkatkan kesehatan serta kesegaran jasmani manusia. Melalui pendidikan olahraga, manusia dapat mengembangkan kompetensi serta keahlian yang dimilikinya sehingga mendapatkan prestasi yang diinginkannya Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas proses belajar mengajar Penjasorkes pada masa pandemic covid-19 Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI, dan guru penjasorkes di SD Inpres Oepura 1 Kota Kupang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan 1) observasi, 2) wawancara, 3) dokumentasi, guna melengkapi data penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif Hasil dan pembahasan: Adanya efektifitas belajar mengajar Penjasorkes dimana siswa kelas VI secara keseluruhan dapat menghadiri dan mengikuti proses belajar mengajar Penjasorkes dengan penuh semangat dan senang. Terjadinya efektifitas proses belajar mengajar Penjasorkes tentunya tidak terlepas dari faktor pendukung yang diantaranya adalah:1) Siswa, 2) Guru, 3) Lingkungan Simpulan: Dengan adanya kemauan belajar yang dimiliki siswa dan kemampuan guru dalam membimbing siswa, serta lingkungan belajar yang kondusif pada proses belajar mengajar Penjasorkes pada masa pandemic covid-19 hal ini membuat siswa menjadi bersemangat dalam mengikuti proses belajar mengajar Penjasorkes pada masa pandemi Covid-19.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PASSING BAWAH PERMAINAN BOLA VOLI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD
EdmandusNgongoMalo*, M. RambuP.Wasak, MelvianusSelan3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
Email. [email protected]
Latar belakang:Pendidikanjasmanimerupakanpendidikanlewataktivitas-aktivitasjasmaniataupengajarangerakdalammencapaitujuanpendidikan. Kemamapuanpassingadalahkecakapandalammengoper bola kepadatemansendiridalamsuaturegudengansuatutekniktertentu, sebagaiawalpolaserangankepadalawan.
Tujuan penelitian:Penelitianinibertujuanuntukmengetahuikemampuanpassingbawah bola volimelalui model pembelajarankooperatiftipestaddalammeningkatkankemampuanpassing bawah bola volipadasiswakelasVIII SMPN I Wewewa Selatan.
Metode penelitian:Penelitianinimerupakanpenelitiantindakankelas (PTK). SubjekdalampenelitianiniadalahsiswakelasVIII SMPN I Wewewa Selatan.
Sebanyak 25siswa.Teknikpengumpulan data yang digunakanyaituteknikobservasi.Teknikanalisisdatanyamengunakandeskriptifkualitatif
Hasil dan pembahasan:Hasilpenelitianmenunjukanadanyapeningkatankemampuan passingbawa bola volisiswadengannilai rata–rata padasiklus I sebesar 79,33denganpresentaseketuntasansebesar 72%. Dan padasiklus II nilai rata-rata sebesar 96denganpresentaseketuntasansebesar 92%.
Simpulan:Berdasarkanhasilpenelitiandiatasmakapenelitianmengambilsebuahkesimpulanbahwapembelajaranpassingbawah bola volimelalaui model pembelajarankooperatiftipestadpadasiswakelasVIII SMPN I Wewewa Selatanselamaduasiklusdapatmeningkatkemampuansiswa yang mencapainilai KKM 75. Sehinggaketuntasanklasikaldalamkelastersebutsudahmencapaidari 75% siswa yang tuntaspassingbawah Bola Voli
Katakunci: Metode pembelajaran kooperatif tipestad, Passing bawah bola voli
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ikan merupakan salah satu jenis pangan yang memiliki kandungan air 80% dan kadar protein 57,3%. Kadar air yang tinggi membuat daging ikan lebih mudah dan cepat mengalami kemunduran mutu. Untuk mencegah proses penurunan mutu maka salah satu metode pengawetan yang dilakukan yaitu dengan proses pengeringan ikan. Salah satu jenis ikan yang terdapat diperairan Nusa Tenggara Timur adalah ikan baronang. Ikan baronang tergolong ikan laut yang bisa dimakan dan memiliki kandungan vitamin B1, Omega-3 dan Zinc yang berkhasiat membantu menambah nafsu makan, selain itu kandungan kalsium dan fosfor yang terdapat dalam ikan baronang juga dapat mencegah keroposnya tulang dan gigi secara alami. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk untuk mengetahui karakteristik proksimat (kadar air dan kadar protein), asam amino dan organoleptik pada produk fillet ikan baronang asin dengan lama pengeringan berbeda menggunakan rumah pengering. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Maret sampai bulan April 2022 di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang untuk pembuatan produk dan pengujian kadar air, kadar protein dan pengujian organoleptik serta di Laboratorium PT. Saraswanti Indo Genetch Bogor (SIG) untuk uji asam amino. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Ada satu faktor yang diuji yaitu faktor lama pengeringan terdiri atas 3 taraf perlakuan yaitu A= pengeringan 2 hari (selama 8 jam/hari), B= pengeringan 3 hari (selama 8 jam/hari), C= pengeringan 4 hari (Selama 8 jam/hari). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Variabel yang diuji yaitu kadar air, kadar protein, asam amino dan organoleptik meliputi kenampakan, aroma, tekstur, dan rasa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar air 41,29-17,28%, kadar protein 14,01-14,85%, produk fillet ikan asin baronang dengan lama pengeringan berbeda terdapat 15 jenis asam amino serta tingkat penerimaan panelis berkisar antara netral hingga suka. Kesimpulan dari karakteristik produk fillet ikan baronang asin dengan lama pengeringan berbeda menggunakan rumah pengering untuk proksimat nilai kadar airnya 22,43% dan nilai kadar protein 14,70% untuk asam amino terdapat 15 jenis yang terdiri dari 8 jenis asam amino esensial dan 7 jenis asam amino non esensial. Berdasarkan hasil uji organoleptik, produk fillet ikan baronang asin masih di terima panelis dengan kriterian untuk nilai parameter kenampakan yaitu utuh, bersih, kurang rapi, mengkilap menurut jenis, aroma yaitu kurang harum tanpa bau tambahan, tekstur yaitu padat, kompak, lentur, cukup kering sedangkan rasa berkisar yaitu sangat enak, spesifik jenis, tanpa rasa tambahan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Senam lantai merupakan cabang olahraga yang kurang begitu popular di masyarakat, sehingga kurang diminati oleh anak-anak sekolah dalam pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di sekolah. Gerakan dalam senam lantai membutuhkan keberanian, kelentukan tubuh serta teknik yang benar, di samping itu olahraga ini sangat membosankan bagi anak sekolah khususnya SMP karena anak usia Sekolah Menengah Pertama sangat menyukai olahraga yang mengandung permainan dibanding senam lantai. Pembelajaran senam lantai yang diberikan di sekolah menengah pertama atau anak usia remaja. Dalam hal ini peneliti ingin mengambil satu pokok bahasan penelitian yaitu Guling depan (Forward roll).
Tujuan penelitian: adalah untuk mengetahui apakah dengan tinjauan keterampilan dapat meningkatkan keterampilan guling depan senam lantai pada siswa kelas VII SMP N 10 Kota Kupang.
Metode penelitian: adalah Pedekatan dalam penelitian ini adalah metode Tindakan Kelas.
Hasil dan pembahasan: Keterampilan Guling Depan Siswa Kelas VII di SMP Negeri 10 Kota Kupang, hasil pra siklus terdapat 3 siswa yang tuntas (20%) sedangkan 12 orang siswa yang tidak tuntas (80 %), hasil siklus I terdapat 9 orang siswa yang tuntas (60%) dan 6 orang siswa tidak tuntas (40%) dan pada siklus II terdapat 13 orang siswa yang tuntas (83%), 2 orang siswa tidak tuntas (13%).
Simpulan: Kemampuan siswa dalam melakukan Guling Depan pada pra siklus yang presentase ketuntasannya sebesar 20% (3 siswa) namun setelah diterapakan model pembelajaran explicit instruction pada siklus I terjadi peningkatan kemampuan siswa dalam melakukan Guling Depan dengan presentase ketuntasannya sebesar 60% (9 siswa).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Marius Mario Diaz (NIM 15380090). Profil Usaha Perikanan Tangkap Bagan Apung di Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur. Wilson L. Tisera, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Rockie R. L. Supit, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikaran dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Kabupaten Flores Timur merupakan salah satu sentra pendaratan ikan pada wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jenis ikan pelagis yang didaratkan misalnya, tuna sirip kuning, baby tuna, cakalang dan tongkol. Sektor Perikanan merupakan potensi yang paling diunggulkan di Kabupaten Flores Timur. Sektor ini diharapkan akan menjadi salah satu penggerak dan penopang perekonomian masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Profil Usaha Perikanan Tangkap Bagan Apung di Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan september 2020 bertempat di Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, wawancara dan dokumentasi, dengan menggunakan metode ini peneliti ikut secara langsung ke lapangan untuk mengetahui secara langsung kejadian dilapangan. Pada penelitian ini peneliti meneliti sembilan (9) orang sebagai responden dalam usaha perikanan bagan apung.
Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa hasil tangkapan ikan nelayan bagan apung yakni ikan tembang (Sardinella sp) tiap satu kali trip memperoleh hasil tangkapan 5-7 ember dengan harga satuan per ember Rp. 500.00, ikan teri (Engraulidae) tiap satu kali trip 7-10 ember dengan harga satuan per ember Rp. 500.00, ikan layang (Decapterus sp) tiap satu kali trip 4-5 ember dengan harga satuan per ember Rp. 500.00, dan ikan tongkol (Euthynnus affinis) tiap satu kali trip 3-5 ember dengan harga satuan perkilo gram Rp. 18.000. Pendapatan responden perbulan terbanyak pada ikan teri (Engraulidae) dengan jumlah pendapatan Rp. 15.000.000, terbanyak kedua pada ikan layang (Decapterus sp) Rp. 12.000.000, terbanyak ke tiga pada ikan tembang (Sardinella sp) Rp. 10.000.000 dan terendah pada ikan tongkol (Euthynnus affinis) Rp. 9.000.000. Profil usaha nelayan bagan apung di Kecamatan Larantuk Kabupaten Flores Timur berdasarkan hasil penelitian pemasaran ikan yang dilakukan oleh nelayan sebagai berikut: 1.)Bagan apung → Nelayan Pole and Line 2.) Bagan apung → Papalele → Pengecer → Konsumen 3.) Bagan apung → PPI Amagarapati → Papalele → Antar Kabupaten → Konsumen 4.) Bagan apung → Konsumen.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH PEMBELAJARAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR BOLA VOLI
Markus Boling1*, Jusuf Blegur2, Yahya J. Palinata3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Pelaksanaan pembelajaran Bola Voli pada masa Covid-19 di SD Negeri Balfai Penfui Timur dilaksanakan secara Daring sesuai dengan peraturan pemerintah berkaitan dengan protokol kesehatan.
Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Daring terhadap hasil belajar bola voli.
Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan dokumen atau analisis isi.
Hasil dan pembahasan: Di tengah Pandemi Covid-19 kegiatan belajar mengajar disarankan menggunakan model pembelajaran Daring. Di SD Negeri Balfai Penfui Timur pembelajaran secara Daring mempengaruhi hasil belajar siswa terutama pada pembelajaran bola voli.
Simpulan: Guru penjasorkes dan siswa melaksanakan pembelajran bola voli berupa teori maupun praktek secara Daring sesuai dengan peraturan pemerintah berkaitan dengan protokol kesehatan.
Katakunci: Bola Voli; hasil belajar; pembelajaran Daring (online).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI PIUTANG BERDASARKAN SAK ETAP
PADA KOPERASI KSP KOPDIT FAMILIA SIKUMANA
Adapun permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana analisis
piutang usaha dan perlakuan akuntansi atas piutang usaha pada Kopdit Familia Sikumana.
Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan
analisis data melalui menganalisis piutang usaha dan perlakuan akuntansi atas piutang usaha
pada KoperasiKopdit Familia Sikumana.Analisis piutang usaha dilakukan dengan cara
mengetahui kondisi piutang koperasi, evaluasi atas piutang lancar dan piutang tak tertagih,
mengevaluasi jumlah piutang tak tertagih dan perputaran piutang usaha, sedangkan analisis
perlakuan piutang usaha dilakukan dengan membandingkan perlakuan piutang usaha sesuai
dengan standar SAK ETAP dan standar kebijakan laporan piutang usaha yang diterapkan di
Koperasi Kopdit Familia Sikumana. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil penelitian yaitu
analisis piutang tak tertagih dan perputaran piutang Koperasi Kopdit Familia Sikumanasudah
cukup dalam pengelolaannya namun perlu ditingkatkan lagi untuk mendapatkan hasil yang
maksimal. Untuk jangka waktu penagihan Koperasi Kopdit Familia Sikumana sudah baik
dalam melaksanakan penagihan selama 2 periode yaitu tahun 2019 dan 2020.
Maka penulis merumuskan masalah yaitu : Analisis Perlakuan Akuntansi atas Piutang
Usaha pada KSP Kopdit Familia Sikumana. (1) Bagaimana analisis piutang usaha
berdasarkan SAK ETAP pada Koperasi Simpan Pinjam Kopdit Familia Sikumana? (2)
Bagaimana perlakuan akuntansi atas piutang usaha berdasarkan SAK ETAP pada Koperasi
Simpan Pinjam Kopdit Familia Sikumana?.
Dalam penelitian ini menggunakan Jenis data yang digunakan adalah data primer
yang diperoleh secara langsung dari lapangan. Data primer adalah data yang digunakan
dalam penelitian yang diperoleh dengan cara wawancara semi terstruktur. Wawancara semi
terstuktur dan tidak terstruktur di dalam pelaksanaannya lebih bebas dibandingkan dengan
wawancara terstruktur, tujuan dari wawancara jenis ini adalah unutk menemukan
permasalahan secara lebuh terbuka, dimana pihak yang diajak wawancara diminta pendapat,
dan ide-idenya. Data diperoleh dengan wawancara dengan informan dari petugas bagian
administrasi dan panitia kredit pinjaman
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN SENAM LANTAI MELALUI MODIFIKASI MATRAS
Marthen Lot Bani1*,David Loba 2, Jimmy Ch. Atty3
Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
[email protected]
Latar belakang: Berdasarkan latar belakang bahwa minimnya pembelajaran senam lantai yang diajarkan oleh guru karena keterbatasan media atau sarana seperti matras sehingga pembelajaran senam lantai jarang dilakukan.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahuiketersediaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani untuk Mendukung Hasil Belajar Siswa di SMP Negeri 2 Amarasi Timur.
Metode penelitian:Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), yaitu penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri, dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dan Hasil Penelitian sebagai unsur penunjang, jika tidak ada sarana dan prasarana yang memadai, maka pembelajaran olahraga tidak akan berjalan optimal. Penyelenggaraan pembelajaran PJOK di dan memenuhi syarat akan memotivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran dan sekolah membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang memadai dari jenis maupun jumlahnya. Secara psiklogis, kondisi sarana dan prasarana sekolah yang cukup meningkatkan prestasi belajar siswa. Tersedianya sarana dan prasarana yang mencukupi juga akan memperlancar proses pembelajaran.
Simpulan: Peneliti disimpulkan bahwa Data hasil keadaan sarana dan prasarana menunjukkanbahwa ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi diSMP Negeri 2 Amarasi Timur dalam kategori kurang memadai.
Katakunci:Efektivitas pembelajaran senam lantai, modifikasi matras
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FREDERICO GUSMAU (16381546) Aspek Reproduksi Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) di Perairan Atapupu dan Sekitarnya (di bawah bimbingan: Alfred G.O.Kase, M.Si, Ph.D dan Ir Yohanes Merryanto, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan II). Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Ikan tuna merupakan komoditi ekspor andalan bernilai ekonomis sangat tinggi dari sektor perikanan bersama tongkol dan cakalang sesudah udang. Jenis tuna yang tertangkap di perairan Indonesia, antara lain sirip kuning (Thunnus albacares), tuna mata besar (Thunus obesus), albakora (Thunnus alalunga) dan tuna sirip biru (Thunnus maccoyi). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2021. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi aspek reproduksi ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang tertangkap di perairan Atapupu dan sekitarnya Kabupaten Belu. Data ikan tuna sirip kuning sebanyak 77 individu, sampel ikan tuna di kumpul setiap hari selama (Juni – Juli). Metode yang di gunakan penelitian adalah berupa pengamata langsung di lapagan. Metode pengambilan sampel adalah Random sampling.
Aspek Reprodusi yang di analisis yaitu hubungan panjang berat, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad, faktor kondisi, dan nisbah kelamin ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang di kumpul sebanyak 77 individu terdiri dari jantan 30 dan betina 47 dengan panjang tertinggi 160 cm dan terendah 84 cm. Sebaran panjang dibagi dalam 10 kelompok ukuran banyak di tangkap 138-147 cm jumlah 9 individu pada ikan betina dan untuk jantan 156-165 cm sejumlah 6 inividu. sebaran kelas ukuran berat ikan tuna jantan dan betina didominasi oleh kelas interval 29–38 Kg sebanyak 17-13 individu (betina dan jantan). Hubungan panjang berat ikan tuna memiliki tipe pertumbahan alomtrik negatif (b<3). Tingkat kematangan gonad yang paling dominan selama penelitian adalah TKG I baik janntan maupun betina. Indeks kematangan gonad ikan tuna memiliki perbedaan dimana nilai IKG pada ikan jantan sejumlah 0,8 dan ikan betina sebanyak 0,9 di bulan Juni. Setelah di bulan Juli IKG ikan betina dan jantan sama-sama mngalami peningkatan dengan nilai IKG yang sama yaitu (1,2),(1,2). Faktor kondisi ikan tuna jantan tergolong sangat tinggi nilai 1,359 dan terendah 0,224 pada ikan betina memiliki bentuk tubuh kurang pipih. Nilai nisbah kelamin 0,6 dan jumlah jantan 30 individu 47 individu yaitu ikan jantan lebih sedikit dari betina
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul penelitian ini adalah Deskripsi Tentang Pembatalan Putusan Judex Factie Oleh Mahkamah Agung Dalam Sengketa dan Jual Beli Tanah. Rumusan masalah mengapa Judex Factie megnabulkan gugatan penggugat tetapi dibatalkan oleh Mahkamah Agung dalam pemeriksaan dan menjatuhkan putusan menolak gugatan dalam sengketa kepemilikan dan jual beli tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan atau pertimbangan Hakim Pengadilan negeri dan Pengadilan Tinggi mengabulkan gugatan Penggugat tetapi dibatalkan oleh Mahkamah Agung denganmenolak gugatan dalam sengketa kepemilikan dan jual beli tanah . Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penenlitian Normatif dan sifat penelitian yang digunakan adalah Deskriptif analisis. Variabel yang digunakan terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas atau variabel yang mempengaruhi variabel terikat dan veriabel terikat atau variabel yang bergantung pada variabel bebas. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah alasan kekuatan mengikat sertifikat hak milik atas tanah. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui sumber data peimer yaitu bahan-bahan hukum yang mengikat seperti putusan-putusan pengadilan Nomor 39/Pdt.G/2019/PN.Srg, Putusan Nomor 19/PDT/2020/PT.BTN, Putusan Nomor 3753 K/Pdt/2020, Putusan Nomor 7PK/Pdt/2022. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini mengguganakan studi kepustakaan.
Hasil penelitian menunjukan bahwaAlasan Hakim judex factie mengabulkan gugatan penggugat(a). Pengugat dapat membuktikan kepemilikan atas tanah(b). Pengugat membuktikan tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum .Alasan Mahkamah Agung menolak (a)Perjanjian jual beli tanah bertentangan dengan pasal 37 ayat 1 peraturan pemerintah nomor 24 tahun 1997(b).Penggugat tidak melunasi harga tanah obyek
Kata Kunci: Putusan Hakim Judex Facti,Putusan Hakim Mahkamah Agung,Sengketa kepemilikan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan Penelitian ini dilakukan pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah laporan keuangan Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang,telah sesuai dengan PSAK NO.27 tentang akuntansi perkoprasian, data yang digunakan berupa data Dokumentasi yaitu data yang diperoleh secara langsung dari pengurus koperasi dan karyawan koperasi mengenai sejarah perkembangan koperasi dan data laporan keuangan koperasi mencakup laporan neraca, laporan perhitungan hasil usaha, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan serta struktur organisasi koperasi .
Hasil penelitian yang diketahui bahwa secara umum koperasi telah menerapkan PSAK No.27 tentang akuntansi perkoprasian dalam penyajian laporan keuangannya meskipun dalam beberapa hal harus ada perbaikan dalam pola penyajiannya. Hal ini dapat dilihat dari penyajian laporan keuangan koperasi. Dari data yang diperoleh diketahui bahwa koperasi telah membuat setidaknya empat dari lima unsur-unsur laporan keuangan yang lengkap dari koperasi yaitu : Neraca, Perhitungan Hasil Usaha, Laporan Arus Kas dan Catatan Atas Laporan Keuangan.
Berikut kesimpulan secara khusus dari laporan keuangan Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang : Berdasarkan dari hasil analisis laporan keuangan yang dilakukan ditemukan bahwa Koperasi kredit serviam cabang oebufu kota kupang belum seutuhnya menerapkan PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoperasian dalam penyajian laporan keuangan koperasi. Pada neraca, perhitungan hasil usaha, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan yang disajikan koperasi telah sesuai dengan analisis. Ketidaksesuaian laporan keuangan koperasi dengan PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoperasian juga dibuktikan dari laporan keuangan yang disajikan koperasi kredit serviam cabang oebufu kota kupang tidak lengkap karena hanya menyajikan neraca, perhitungan hasil usaha, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan sedangkan menurut PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoperasian laporan keuangan koperasi terdiri dari neraca, perhitungan hasil usaha, laporan arus kas, laporan promosi ekonomi anggota, dan catatan atas laporan keuangan
Dari hasil penelitian ini menemukan bahwa Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu belum seutuhnya menerapkan laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK NO.27,tentang akuntansi perkoperasian adapun item-item yang tidak sesuai dengan PSAK NO.27 tentang akuntansi perkoperasian. antara lain penyajian pada neraca dan laporan sisa hasil usaha koperasi tidak membedakan pencatatan antara transaksi anggota dan non anggota, koperasi masih menyajikan laporan kekayaan bersih, tidak menyajikan laporan promosi ekonomi anggota, serta tidak menjelaskan kebijakan akuntansi dan penjelasan unsur-unsur laporan keuangan dalam menyajikan catatan atas laporan keuangan.Dalam penyajian laporan keuangan koperasi kredit serviam cabang oebufu kota kupang juga tidak menggabungkan akun kas dan akun bank, tidak memisahkan antara piutang usaha , piutang pinjaman anggota dan pinjaman non-anggota.
Dari kesimpulan dan saran yang disampaikan penulis, hendaknya koperasi memuat penyisihan piuitang tidak tertagih. Memisahkan antara piutang anggota dan non-anggota serta menyajikan seluruh unsur-unsur laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoprasian.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul penelitian ini ialah Deskripsi Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam permasalahan pokoknya diteliti penulis ialah Faktor apakah yang menyebabkan terjadinya Tindak Pidana Pidana Sabung Ayam, Bagaimana Modus Pelaku Terjadinya Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam dan Bagaimana Akibat Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam.
Tujuan penelitian ini Untuk Mengetahui Faktor penyebabkan terjadinya Tindak Pidana Pidana Sabung Ayam, Untuk Mengetahui Modus Pelaku Terjadinya Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam dan Untuk Mengetahui Akibat Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam.
Jenis penilitian hukum yang digunakan ialah jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian yang digunakan penulis bersifat Deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Hasil peneilitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumusakan dan di tarik kesimpulan sebagai berikut.
Hasil penelitian menujukan sebab, modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana perjudian sabung ayam:
1. Faktor apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana sabung ayam
a. Hobi para terdakwa.
b. Terdakwa mendapatkan keuntungan.
2. Modus pelaku dalam melakukan tindak pidana sabung ayam
a. Terdakwa menelpon temannya untuk melaksanakan sabung ayam.
b. Terdakwa membuka arena perjudian sabung ayam ditempat umum yang bisa dikunjungi oleh masyarakat.
c. Setiap peserta judi sabung ayam yang membawa kendaraan disimpan dirumah Terdakwa.
d. Terdakwa menyediakan semua perlengkapan yang akan dibutuhkan pada saat sabung ayam.
e. Sebelum judi sabung ayam dimulai Para pemilik ayam mencocok kedua ayam terlebih dahulu.
f. Setiap peserta taruhan yang menang wajib menyerahkan uang kemenangan kepada wasit dan terdakwa.
3. Akibat hukum pelaku melakukan tindak pidana perjudian sabung ayam
a. Terdakwa ditahan.
b. Terdakwa dikenai pidana penjara dan denda serta dibebankan biaya perkara
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul skripsi penulis adalah: DISPARITAS PUTUSAN PENGADILAN NIAGA DENGAN MAHKAMAH AGUNG DALAM SENGKETA PENDAFTARAN HAK DESAIN INDUSTRI. Rumusan masalah penelitian penulis adalah: “Mengapa Pengadilan Niaga Menolak Tetapi Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Pengadilan Niaga Dan Mengabulkan Gugatan Penggugat?” Tujuan yang ingin penulis kaji adalah Untuk mengetahui Pertimbangan Hakim Pengadilan Niaga Menolak Tetapi Mahkamah Agung Membatalkan Dan Mengabulkan Gugatan Penggugat. Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah. Jenis Penelitian Normatif dan Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulisakan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji dasar pertimbangan hakim pengadilan Niaga menolak gugatan penggugat dan kasasi mengabulkan gugatan pengugat adalah: 1. Dasar Pengadilan Niaga menolak gugatan penggugat adalah : a. Sertifikat pemberian halal penggugat tidak jelas karena tidak ada gambar sesuai dengan desain industri milik penggugat b. Penggugat bukan merupakan pihak yang berkepentingan dalam gugatan 2. Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Pengadilan Niaga dan Mengabulkan Gugatan Penggugat Dalam Sengketa Pendaftaran Hak Desain Industri Yaitu: a. Judex Facti telah salah menerapkan hukum b. Kemasan Tergugat telah ada unsur kebaruan Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi saran sesuai masalah yang dikaji adalah : 1. Hakim dapat mengambil keputusan baik dan cermat, berdasarkan alat-alat bukti, syarat-syarat maupun fakta-fakta dalam pesidangan yang ada dan penerapan hukum. Agar setiap putusan yang diajukan dapat diterima pihak-pihak yang berperkara. 2. Undang-undang nomor 31 tahun 2000 tentang Desain Industri dapat dijalankan dengan maksimal bagi pihak-pihak berperkara dalam sengketa desain. Agar selalu konsisten menganalisis segala bentuk kendala dan hambatan-hambatan permasalahan tersebut. Kata Kunci : Putusan Hakim Sengketa Desain Industri
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perusahaan yang mempublik di bursa efek sangat memperhatikan kinerja keuangan perusahaannya. Hal tersebut karena para investor akan bereaksi dengan cara membeli, menjual atau mempertahankan saham yang dimiliki, jika kinerja perusahaan yang tampak dalam laporan keuangan sesuai atau tidak sesuai harapan. Tindakan investor atau calon investor (pelaku pasar) berdasarkan informasi dalam laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan, akan menyebabkan perubahan harga saham. Perubahan harga saham tersebut akan berakibat pada besarnya return saham yang diharapkan.
Berdasarkan hasil penelitian, dibuktikan bahwa Laba Akuntansi (LA) berpengaruh positif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar +0.906. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H1 yang menyatakan bahwa LA berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham diterima.
Peneliti terdahulu Rosyidah dan subakir (2020) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Laba Akuntansi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Penelitian ini membuktikan bahwa Arus Kas Operasi (AKO) berpengaruh negatif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,995. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H2 yang menyatakan bahwa AKO berpengaruh positif signifikan terhadap Perubahan Return Saham ditolak.
Peneliti terdahulu Nursita (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Operasi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Berdasarkan hasil penelitian, dibuktikan bahwa Arus Kas Investasi (AKI) berpengaruh positif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,034. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H3 yang menyatakan bahwa AKI berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham diterima, karena hasil regresi menunjukkan nilai positif.
Peneliti terdahulu Pratiwi (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Investasi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Penelitian ini membuktikan bahwa Arus Kas Pendanaan (AKP) berpengaruh negatif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,541 (bertanda negatif). Dengan hasil tersebut maka hipotesa H4 yang menyatakan bahwa AKP berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham ditolak.
Peneliti terdahulu Nursita (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Pendanaan secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI.
Berdasarkan kesimpulan dan implikasi teoritis di atas maka dapat di buat beberapa saran yang berguna untuk peneliti selanjutnya : Perusahaan harus memperhatikan nilai perusahaan melalui variable yang berpengaruh terhadap perubahan return saham. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat melakukan penelitian yang lebih lanjut berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan return saham.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MEXI MAHENDRA NDUN (16382408) Analisis Pertumbuhan rumput laut (Kappaphycus Alvarezii) dengan Metode Budidaya Keranjang Jaring di Desa Hundihuk Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao. Donny M. Bessie, S.Pi.,M.Si,Wilson L. Tisera, S.Pi.,M.Si, Ph.D sebagai pembimbing Idan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan danIlmuKelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Rumput laut adalah sumberdaya hayati yang telah dimanfaatkan masyarakat Indonesia sebagai mata pencarian, dan beberapa wilayah menjadikan mata pencarian utama.Kecamatan Rote Barat Laut merupakan salah satu Kecamatan yang berada, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berada di Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao.Rumput laut Kappaphycus alvarezii sudah di budidayakan di Desa Hundihuk sejak tahun 2000.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan budidaya rumput laut (Kappaphycus alvarezii) yang meliputipertumbuhan spesifik, pertumbuhan mutlak , uji T dengan metode keranjang jaring dan tanpa keranjang. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan metode eksperimen.
Hasil penelitian menunjukan pertambahan berat rumput laut Kappaphycus alvarezii pada akhir penelitian dengan nilai rata-rata tertinggi 263,00gram/hari pada metode dalam keranjang dan 201,08 gram pada metode tanpa keranjang, kisaran pertumbuhan spesifik tertinggi terdapat pada metode dalam keranjang berkisar dari 4,10 % hari - 5,48% hari sedangkan metode tanpa keranjang berkisar dari 4,07%/hari – 5,21 %/hari, Pertumbuhan mutlak tertinggi 163,00 gram pada metode dalam keranjang sedangkan metode tanpa keranjang dengan nilai 101,08 gram.Kemudian di lakukan uji anova dimana hasil analisis ANOVA menunjukan bahwa berat pertumbahan rumput laut dengan menggunakan keranjang jaring memberikan pengaruh sangat nyata, (Thitung ( Ttabel ), 63,840(0,05 terhadap pertumbuhan mutlak rumput laut.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan dan pertumbuhan suatu bangsa, baik sekarang maupun akan datang tentunya tidak bisa terlepas dari penerapan manajemen. Karena meningkatnya yang sangat ditunjang oleh peranan kerja, yang merupakan faktor produksi utama dalam suatu perusahaan. Oleh karena itu sumber daya manusia harus mendapat perhatian yang khusus agar mereka dapat memberikan kontribusi yang optimum dalam pekerjaan mereka. Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan rencana usaha yang menerapkan berguna untuk mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan dan lingkungan kerja.Keselamatan dan kesehatan kerja memiliki tujuan yang hendak dicapai, yaitu meningkatkan produktivitas, meningkatkan efesiensi pekerjaan dan menurunkan biaya kesehatan. Karyawan yang memiliki tingkat kesehatan
fisik, mental dan sosial yang tinggi akan dapat bekerja dengan pengerahan tenaga yang optimal sehingga kinerja tinggi bisa tercapai dan kemudian bisa meningkatkan produktivitas(Rivai, 2004: 309)
Produktivitas ini merupakan suatu aspek yang penting bagi perusahaan, karena apabila tenaga kerja dalam perusahaan mempunyai kerja yang tinggi,maka perusahaan akan memperoleh keuntungan dan hidup perusahaan akanterjamin. Usaha peningkatan produktivitas harus direncanakan secara baikdan sistematis, kedalam suatu perusahaan (Hameed dan Amjad, 2009:72).
Sedangkan menurut Tryono (2012:61) produktivitas adalah perbandingan antara hasil-hasil yang dicapai dengan keseluruhan sumber daya yang dipergunakan atau perbandingan jumlah produksi (output) dengan sumber daya yang digunakan (input).Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas Analisis pengaruh penerapan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja terhadap produktivitas karyawan pada PT PLN (PERSERO) Unit Layanan Pusat Listrik Atambu. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metode kuantitaf, dengan teknik pengambilan sampel peneliti mengunakan teknik pengambilan data kuisioner. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 45 orang dan jumlah Populasi sebanyak 45 orang karyawan dalam yang ada pada PT PLN (PERSERO) Unit layanan Pusat Listrik Atambua. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner yang merupakan sejumlah pertanyaaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi responden
dalam arti laporan tentang pribadinya atau hal-hal yang diketahui. Semantic Differencial scale merupakan metode pengukuran sikap dengan menggunakan skala pengukuran secara verbal dua kutub (bipolar) penelitian yang ekstrim, misalnya : kuat-lemah, baik-buruk,tidak setuju-setuju.
Pertanyaan-pertanyaan dalam angket tertutup di buat dengan menggunakan skala 1-10 untuk mendapakan data yang bersifat interval dan di beri skor atau nilai sebagai berikut: untuk kategori pertanyaan dengan jawaban sangat tidak setuju atau sangat setuju : sangat tidak setuju 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 sangat setuju. Untuk memudahkan pemecahan masalah, Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kuesioner yang secara mendalam menggunakan analisis regressien SPSS.
Hasil penelitian ini menunjukan variabel Keselamatan Kerja (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap Produktivitas karyawan pada PT PLN (PERSERO) Unit Layanan Pusat Listrik, hal ini terlihat dari signifikansi Keselamatan Kerja (X1) 0,655 > 0,05 dan nilai thitung 2.233 >2,01954 ttabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha
ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan variabel Keselamatan kerja (X1) terhadap Produktivitas Karyawan (Y) pada PT PLN (PERSERO) Unit Layanan Pusat Listrik Atambua
Hasil uji regresi secara parsial signifikansi pada variabel Diketahui nilai signifikansi variabel Kesehatan kerja (X2) pada PT PLN (PERSERO) Unit Layanan Pusat Listrik Atambua, hal ini terlihat dari nilai signifikan variabel kesehatan kerja (X2) 0,182 > 0,05 dan t hitung 0,678 < 2,01954 t-tabel,
sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti berpengaruh signifikan terhadap variabel kesehatan kerja (X2) terhadap Produktivitas karyawan (Y) pada PT PLN (PERSERO) Unit Layanan Pusat Listrik Atambua. Melalui penelitian ini Penulis menyarankan untuk peneliti selanjutnya lebih memperluas populasi, melengkapi dengan teknik pengumpulan data yang lain atau menyertakan variabel dari faktor -faktor lain yang mempengaruhi Produktivitas Karyawan, seperti Motivasi kerja,
Kualitas, Kuantitas, pelaksanaan tanggung jawab, dan kondisi fisik pekerjaan. Peneliti selanjutnya dapat menganalisis faktor lain yang memberikan kontribusi terhadap Produktivitas karyawan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
penelitian ini berjudul “Efektivitas Penggunaan Dana Desa Untuk Membantu Masyarakat Akibat Dampak Covid-19 Di Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka” Pandemi covid-19 berdampak pada turunya perekonomian negara dan menyebabkan banyak masyarakat miskin semakin sulit memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Salah satu dampak yang ditimbulkan oleh pandemi covid-19 adalah faktor perekonomian, akibat pandemi ini perekonomian masyarakat menjadi menurun dan salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia adalah melakukan fokus anggran dari beberapa anggran yang ada, dan salah satu anggaran yang dilakukan adalah dana desa. Dana desa yang sebenarnya diperuntukan bagi pembangunan dan pengembangan desa, dialihkan menjadi dana bantuan tunai yang dinamakan bantuan langsung tunai dana desa. Dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2020 dijelaskna bahwa dalam rangka penanggulangan covid-19, penggunaan dana desa diprioritaskan untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa yang diperuntukan bagi masyarakat miskin yang perekonomiannya terdampak wabah covid-19. Persoalan dalam Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bangaimana efektivitas pengunaan dana desa untuk membantu masyarakat akibat dampak covid-19 di Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka dalam upaya membantu perekonomian masyarakat akibat dampak covid-19 dan bagaimana efektivitas pelaksanaan bantuan langsung tunai dana desa di desa Wehali.
Konsep-konsep dari penelitian ini meliputi efektivita penggunaan dana desa dan pelaksanaan bantuan langsung tunai dana desa. Untuk mengukur efektiviasta penggunaan dana desa digunakan analisis menggunakan teori efektivitas menurut Makmur (2015) yaitu ketepatan waktu, ketepatan tujuan, ketepaan sasaran dan ketepatan pilihan, dan ntuk pelaksanaannya sudah tertuang dalam peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi nomor 6 Tahun 2020 tentang pelaksanaan bantuan langsung tunai dana desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan untuk menentukan sampelnya menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi.
Fokus penelitian adalah efektivitas penggunaan dana desa. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa efektivitas penggunaan dana desa di Desa Wehali belum dapat dikatakan efektif, terbukti dari tidak tepatnya waktu penyaluran bantuan langsung tunai dana desa kepada masyarakat, kurangnya transparansi pemerintah desa, serta kurang tepatnya sasaran bantuan langsung tunai dana desa, namun manfaat bantuan langsung tunai dana desa sangat membantu, khususnya bagi keluarga penerima bantuan ini
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan keungan daerah terhadap kemandirian daerah kabupaten kupang tahun 2016-2020 yang dilihat dari 3 komponen pengelolaan keuangan daerah yaitu : rasio efektivitas, rasio efesiensi dan rasio kemandirian, jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis data kuantitatif.
Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan kinerja pengelolaan keuangan daerah terhadap kemandirian daerah Kabupaten Kupang dilihat dari rasio efektivitas pada tahun 2019-2020menunjukkan bahwa rasio efektivitas yang diukur dengan akun target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan akun realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga hasil analisis yang di peroleh dengan menunjukan hasil rasio efektivitas yang dihasilkan oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang pada tahun 2016 sebesar 74,22%, tahun 2017 sebesar 83,86%, tahun 2018 sebesar 77,63%, tahun 2019 sebesar 59,89%, dan tahun 2020 sebesar 73,37%. Berdasarkan tabel diatas rata-rata rasio efektivitas dari tahun 2016-2020 sebesar 73,79% sesuai dengan kriteria rasio efektivitas ini terletak pada kurang dari 75% (<75%) yang berarti dari realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) belum sesuai atau kurang dari target penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dilihat dari rasio efesiensi dari tahun 2016-2020 semakin rendah rasio efesiensi dan presentase yang dicapai kurang dari 100% (<100%), maka kemampuan daerah dikatan efesiensi atau semakin baik untuk pertumbuhan daerah Kabupaten Kupang.
Sedangkan dilihat dari Rasio Kemandirian pengelolaan keuangan daerah pada tahun 2016-2020 bersifat intruktif (rendah sekali) karena peran pemerintah pusat lebih dominan dari pada pemerintah daerah dalam mengelola keuangan daerah Kabupaten Kupang yang artinya pemerintah daerah belum mandiri dalam melaksanakan urusaan otonomi daerah.
Berdasarkan hasil analisis pengelolaan keuangan daerah terhadap kemandirian daerah Kabupaten Kupang pada Kantor Dinas Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang perlu mempertahankan dan meningkatkan realisasi PAD Kabupaten Kupang, dan dari hasil perhitungan rasio efektivitas pada Dinas Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang tidak efektif atau kurang efektif, hasil perhitungan rasio efesiensi pada Dinas Badan Pendaptan Daerah Kabupaten Kupang efesiensi, hasil perhiutngan rasio kemandirian pada Dinas Badan Pendaptan Daerah Kabupaten Kupang intruktif dimana peranan pemerintah pusat lebih dominan daripada pemerintah daerah.
Oleh karena itu Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang harus terus menjaga dalam meningkatkan realisasi penerimaan PAD pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI “ANALISIS PPENERAPAN TAX PLANNING DALAM UPAYA MEMINIMALKAN BEBAN PAJAK BADAN USAHA PADA CV. PELITA ELEKTRONIK ATAMBUA” (Studi Kasus Pada CV. Pelita Elektronik Atambua) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan tax planning atas Pajak Penghasilan (PPh Final Pasal 4 Ayat 2, PPh 21) dalam upaya meminimalkan beban Pajak Penghasilan sesuai Undang-Undang Perpajakan pada CV. Pelita Elektronik. Perencanaan pajak (tax planning) merupakan salah satu cara yang dapat digunakan perusahaan untuk menghemat beban pajak penghasilan badan terutang dengan tidak melanggar peraturan perpajakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu memberikan gambaran keadaan yang sebenarnya dari objek yang diteliti berdasarkan fakta-fakta yang ada dengan cara mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis berbagai macam data sehingga dapat ditarik suatu kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa CV. Pelita Elektronik telah melakukan perencanaan pajak secara optimal. Hal ini dapat dilihat dari perbedaan jumlah Penghasilan Kena Pajak sebelum melakukan Tax Planning dan setelah melakukan Tax Planning menurut perusahaan dan pihak pajak dimana dari hasil koreksi fiskal terdapat beberapa biaya yang terkena koreksi fiskal. sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel penerapan tax planning dapat meminimalkan beban pajak perusahaan.