2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MELDRIK JERSEY DARISERA,NIM: 15327230 dengan judul” Nilai-Nilai Yang Terkandung Dalam Gerakan Tarian Welkey Di Desa Nuwewang Kecamatan Letti Kabupaten Maluku Barat Daya”. Pada Program Studi Pendidikan Jasmani Dan Rekreasi-Olahraga Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Pembimbing I David Loba, S.Pd, M.Pd, Pembimbing II Andry Sinlaeloe, S.Pd, M.Or. Kata Kunci: Nilai-Nilai Tarian Welkey. Dalam penelitian ini masalah yang di angkat peneliti adalah nilai-nilai yang terkandung dalam gerakan tarian Welkey di Desa Nuwewang Kecamatan Letti Kabupaten Maluku Barat Daya. Nilai adalah nilai yang dianut oleh suatu masyarakat, mengenai apa yang di anggap baik dan apa yang di anggap buruk oleh masyarakat, demi mengetahui suatu itu di katakan baik atau buruk, pantas atau tidak pantas harus melalui proses penimbangan. Gerak tarian adalah gerak tubuh secara berirama yang di lakukan di tempat dan waktu tertentu dan gerak tari adalah unsur utama dari tari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam gerak tarian welkei. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan motede kualitatif sebagai pedoman untuk mengetahui nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini di lakukan di DesaNuwewang. Peran peneliti dalam melakukan penelitian ini adalah mengamati secara langsung tarian yang langsung di peragakan oleh warga Desa Nuwewang. Teknik yang di gunakan peneliti dalam melakukan pengumpulan data yaitu dengan cara mewawancarai penari serta observasi dan dokumentasi. Dari hasil observasi yang di amati peneliti maka peneliti menyimpulkan adapun teknik-teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini yaitu: Observasi, Wawancara dan Dokumentasi bahwa gerakan tarian Welkey mengandung nilai kebersamaan, nilai kesatuan, nilai kerja sama dan tanggung jawab, nilai esestika, nilai etika, nilai olahraga, nilai budaya, nilai seni dan nilai pendidikan yang mempnyai unsur unsur khas dari tarian Nuwewang.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
In learning process at the level of Senior High school specially of English subject, it’s difficult for students in learning if the teacher apply the learning method is not effective, specially in speaking English. To overcome this problem, the writer interested to do research about An Analysis on Role Play Method Applied By Teacher In Teaching English.Therefore the problem formulated is what are the steps of role play method applied by teacher in teaching English. The aims of this study is to find out what are the steps of role play method applied by teacher in teaching English. Based on the results of research obtained from both of video, shows there is a difference on steps which is use by teacher in applied role play method. On the first video, the teacher applied the procedure of role play method consist of : (1) preparation and instrution consist of : warm up,explaining the participant role and explaing the audience role (2) Dramatic action and Discussion (3) and the last evaluation but the teacher does not explaining general situation. While on the second video, there are steps that are not done by the teacher that is : explaing audience roles and discussion. Based on analysis data, it can be concluded that role playing method which has been applied by the teacher in teaching English. Role play method can increase students interest and attention, so students activities in the learning process are more active. Therefore, the role playing method is appropriate for a teacher to use in teaching English. From this study the writer recommends the steps that must be applied by teacher in teaching English that is : (1) preparation and instrution consist of : warm up, explaining the general situation,explaining the participant role and explaing the audience role (2) Dramatic action and Discussion (3) and evaluation.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian tentang pengaruh jenis kemasan terhadap masa simpan produk manggulu. Metode yang digunakan adalah mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulangi sebanyak 3 kali ulangan dengan jenis kemasan yang berbeda antara lain daun pisang, PP vakum, PP tanpa vakum dan retort pouch. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji organoleptik pada aroma tertinggi terdapat pada perlakuan PP Vakum dengan nilai 4,255 gr. Warna produk manggulu yang paling tertinggi disukai konsumen yaitu terdapat pada perlakuan PP vakum dengan nilai 4,132 gr. Rasa produk manggulu yang paling tertinggi disukai terdapat pada perlakuan PP Vakum dengan nilai 4,167 gr. Tekstur produk manggulu yang paling tertinggi disukai terdapat pada perlakuan PP vakum dengan nilai 4,21 gr. Dan kadar air produk manggulu yang paling terendah terdapat pada perlakuan PP Vakum dengan nilai 12,6495 %
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH SUHU PADA PROSES CATALYTIK CRACKING DALAM PEMBUATAN BIOFUEL DARI MINYAK GORENG BEKAS ABSTRAK Benu J.C Makaborang. M** Lano L. M** Penelitian ini tentang pengaruh suhu pada proses catalytik cracking dalam pembuatan biofuel dari minyak goreng bekas. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu pada proses catalytik terhadap biofuel dan mengetahui suhu yang tepat pada proses catalytik cracing terhadap kualitas biofuel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan eksprimen lapangan dalam bentuk pola Rancang Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 4 kali ulang sehingga menghasilkan 20 percobaan. Perlakuan yang dimaksud yaitu : P1 = pemanasan 40 0C, P2 = pemanasan 50 0C, P3 = pemanasan 60 0C, P4 = pemanasan 70 0C. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Perlakuan suhu terhadap proses minyak jelantah menjadi biofuel menunjukan bahwa tidak berpengaruh pada uji taraf 1% tetapi pada uji taraf 5% memberi pengaruh nyata terhadap produksi biofuel Perlakuan terbaik terdapat pada suhu 700C dengan jumlah produksi biofuel sebesar 482 ml.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK EFISIENSIJARINGAN SEKUNDER RUAS BAKIRUK BBKi 2 SAMPAI BBKi 4 PADA DAEARAH IRIGASI BENANAIN Seran. Y. T*) Lano M.L**) Nainiti. N. P. P. E **) Efisiensi Jaringan Sekunder Ruas BBKi 2 Sampai BBKi 4 pada Daerah Irigasi Benanain Bendung Benenain Bakiruk terletak Di Dusun boni Desa Kakaniuk Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka merupakan bendung yang memiliki jaringan primer dan sekunder. Daerah irigasi Benanain. Penelitian ini dilakukan Pada BULAN NOVEMBER – DESEMBER 2020 Pada saluran sekunder ruas BBKi 1-2 terdapat efisiensi pada air yang masuk pada BBKi 2 sebesar 2,74 sedangkan air yang keluar dari BBKi 2 sebesar 2,26 dengan nilai efisiensi sebesar82,40%, maka dengan kehilangan air sebesar 0,48 m3/detik. Untuk BBKi 2-3 terdapat efisiensi air yang masuk ke BBKi 3 sebesar 2,36 sedangkang air yang keluar dari BBKi 3 trdapat 1,96 maka terdapat nilai efisiensi sebesar 83,05% dengan kehilangan air sebesar 0,40m3/detik. Untuk BBKi3-4 terdapat air yang masuk ke BBki 4 sebesar 2,20,sedangkan air keluar dari BBKi 4 terdapat 1,75 maka terdapat nilai efisiensi sebesar 79,55% dengan kehilangan air sebesar 0,45m3/detik. efisiensi rata-rata sebesar302,98%. Menujukkan adanya kehilangan air sepanjang perjalanannya di saluaran secara umum kehilangan air terjadi inflitari,evaporasi, rembesan atau bocoran dan mengambil untuk keperluan lain.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pohon Lontar (Borassus flabellifer L.) adalah pohon yang memiliki banyak manfaat mulai dari daun, batang, bunga, dan buahnya. Pemanfaatan tempurung saboak masih terbatas. Salah satu cara untuk memanfaatkan tempurung sabok adalah dengan membuat tempurung saboak menjadi arang aktif agar aplikasinya bisa lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi H3PO4 sebagai aktivator arang aktif tempurung saboak dan konstentrasi optimum aktivator H3PO4 dalam pembuatan arang aktif tempurung saboak yang ditinjau dari kadar air, kadar abu dan daya serap terhadap iodin. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 perlakuan yaitu 0,1 M, 0,5 M, 1 M konsentrasi larutan H3PO4 yang diulang sebanyak 3 kali. Parameter yang diukur meliputi penentuan kadar air, kadar abu dan bilangan iodin. Dibandingkan dengan SNI 06-3730-1995 tentang arang aktif teknis. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivasi dengan berbagai konsentrasi H3PO4 menghasilkan arang aktif dengan karakteristik yaitu kadar air tertinggi terdapat pada konsentrasi 0,1M H3PO4 dengan nilai sebesar 3,80% dan kadar abu dan bilangan iodin tertinggi terdapat pada konsentrasi 1 M H3PO4 dengan nilai kadar abu 5,75 % dan bilangan iodin 229,479 mg/g. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa jika menggunakan aktivator H3PO4 dapat menghasilkan arang aktif dengan kualitas yang baik. Sehingga aplikasinya bisa digunakan untuk mengadsorpsi limbah cair organik maupun anorganik.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengasapan merupakan salah satu cara untuk mengawetkan ikan agar tidak terjadi pembusukan dan menjaga nilai gizinya. Pengasapan juga berfungsi untuk menambah citarasa dan warna yang spesifik pada makanan serta bertindak sebagai antibakteri dan antioksidan. Berdasarkan uraian pada latar belakang, maka penulis merumuskan masalah tentang karakteristik pengasapan panas tuna se’i yang diproses menggunakan daun kesambi dan suhu yang berbeda di Nusa Tenggara Timur.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis komposisi kimiawi (kadar air, pH dan total fenol) pada produk tuna se’i yang dihasilkan menggunakan metode pengasapan dengan daun kesambi dan tanpa daun kesambi dengan tahap pertama selama satu jam, dan tahap kedua selama enam jam. Menganalisis nilai organoleptik pada produk tuna se’I yang dihasilkan menggunakan metode pengasapan dengan daun kesambi dan tanpa daun kesambi tahap penelitian yaitu pertama pengasapan dilakukan selamasatu jam, dan tahap kedua selama enam jam. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen menggunakan percobaan factorial dengan rancangan dasar adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) menurut Gaspersz (1991). Kelompok percobaan yang dilakukan dengan taraf 3x2 yang diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 18 unit percobaan. Adapun perlakuan yang dicobakan adalah suhu pengasapan yang berbeda yaitu: Faktor A SuhuPengasapan dengan 3 taraf perlakuan yang terdiri dari:a1 = 60-65oC, a2 = 65-70oC, a3 = 70-75oC. Faktor B Perlakuan penggunaan daun kesambi dengan 2 taraf perlakuan terdiri dari:b1 = Dengan Daun Kesambi, b2 = TanpaDaunKesambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air tuna se’I yang diproses dengan daun kesambi 50,52 % sedangakan tanpa daun kesambi 30,53 %. Nilai pH dengan daun kesambi 6,9 sedangkan tanpa daun kesambi 6,13. Total fenol berkisar antara743,8 ml/g sampai 605,34 ml/g. Nilai organoleptik dengan daun kesambi pada parameter Kenampakan 7,66 (sangat suka) tanpa daun kesambi parameter kenampakan 7,56 (suka) pada parameter aroma dengan daun kesambi 8,06 (sangat suka) tanpa daun kesambi 7,63 (sangat suka) parameter tekstur dengan daun kesambi8,06 (sangat suka) tanpa daun kesambi 7,63 (sangat suka) dan parameter rasa dengan daun kesambi 7,96 (sangat suka) sedangkan tanpa daun kesambi 7,7 (suka).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Koperasi sebagai soko guru perokonomian nasional maupun sebagai bagian integral tata perekonomian nasional yang berbasis pada ekonomi kerakyatan berperan dalam memberikan pelayanan dan peningkatan kesejahteraan kepada masyarakat terutama kepada anggotanya (Penjelasan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 ayat 1), melalui fasilitas-fasilitas yang disediakan berupa aktivitas usaha. Sehingga hal ini tidak akan terlepas dari kebutuhan dana yang digunakan untuk biaya operasional, dan inilah yang dinamakan dengan modal kerja (working capital). Modal kerja (working capital) sebagai bagian dari seluruh modal yang bekerja dalam perusahaan akan ikut menentukan tingkat profitabilitas. Salah satu masalah kebijaksanaan keuangan yang di hadapi perusahaan adalah modal kerja dan kinerja keuangan. Manajemen modal kerja yang baik sangat penting dalam bidang keuangan karena kesalahan dan kekeliruan dalam mengelola modal kerja dapat mengakibatkan kegiatan usaha menjadi terhambat atau terhenti. sehingga adanya analisis modal kerja dan kinerja keuangan perusahaan sangat penting di lakukan untuk mengetahui kinerja keuangan saat ini, kemudian yang akan di hadapi pada masa yang akan datang Dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis pengelolaan Modal Kerja Dan Kinerja Keuangan Pada Koperasi Kredit Solidaritas Tahun 2016-2018. Secara terperinci yang menjadi persoalan penelitian adalah : Bagaimana pengelolaan modal kerja dan kinerja keuangan pada Koperasi Kredit Solidaritas. Populasi dalam penelitian ini yaitu dokumen laporan keuangan Koperasi Kredit Solidaritas sejak berdiri yaitu dari tahun 1991 sampai tahun 2018. Sampel dalam penelitian adalah dokumen laporan keuangan tahun 2016- 2018. Teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi yaitu data yang di peroleh dari koperasi Kredit Solidaritas berupa laporan keuangan tiga tahun terakhir. Teknik analisis data yang di gunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisis ini dengan judul analisis pengelolaan modal kerja dan kinerja keuanagan pada Koperasi Kredit Solidaristas Tahun 2016-2018 dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Berdasarkan hasil analisis dapat di gambarkan modal kerja pada Koperasi Kredit Solidaritas yaitu pada tahun 2016 adalah 23,067,212,772, pada tahun 2017 mengalami peningkatan 26,385,560,485 dan pada tahun 2018 mengalami peningktan 31,496,669,150. Dengan demikian modal kerja pada Koperasi Kredit Solidaritas mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Berdasarkan hasil analisis dapat di ketahui rasio keuangan Koperasi Kredit Solidaritas berdasarkan Return On Asset yaitu pada tahun 2016 adalah 2.55%, pada tahun 2017 nilai rasio menurun menjadi 1.71% dan pada tahun 2018 nilai rasio naik menjadi 1.77%. Berdasarkan hasil analisis dapat di ketahui keadaan rasio keuangan Koperasi Kredit Solidaritas berdasarkan current ratio yaitu pada tahun 2016 adalah 200.80%, pada tahun 2017 nilai rasio 198.20% dan pada tahun 2018 nilai rasio menurun menjadi 196.90%. Berdasarkan hasil analisis dapat di ketahui kedaan rasio keuangan solvabilitas pada Koperasi Kredit Solidaritas dari tahun 2016 nilai rasio 46.12%, pada tahun 2018 nilai rasio meningkat menjadi 46.89% dan pada tahun 2018 nilai rasio masih meningkat lagi menjadi 47.99%
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT This theis is written under the tittle A CONTENT ANALYSIS ON THE ENGLISH TEXTBOOK ENTILTED “THEMATIC ENGLISH EXPLORATION” FOR FIRST GRADE STUDENTS OF JUNIOR HIGH SCHOOL.With the research question does the English textbook “thematic English exploration” meet the textbook criteria in terms of content, presesntation and linguistics determinend by BNSP (BadanStandarPendidikan Nasional) ? the aim of this study to find out whether or not the English textbooks analyzed meet the criteria of a good textbook in terms of content, presentation, and linguistics determined by BNSP (BadanStandarPendidikan). The data resource of this research is the content of the textbook Thematic English Exploration as the document to be analyzed. The writer used content analysis as the research designed, a kind of research under qualitative research in analysis the data. The writer analyzed based on the rubric assessment from BNSP. The finding of this study indicate that the “Thematic English Eploration” textbook has reached a fair standard of the textbook evaluation criteria suggested by BNSP. Including in material accury, learning materials, language appropriateness, and teaching and learning technique. Key Words : English Textbook, Content Analysis, materials
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dendeng ikan adalah produk pangan yang berbentuk lempengan terbuat dari daging segar dan atau daging beku, yang diiris atau digiling, ditambah bumbu dan dikeringkan dengan sinar matahari atau alat pengering, dengan atau tanpa penambahan bahan pangan lain dan bahan tambahan pangan yang diizinkan. Dendeng yang disukai oleh konsumen adalah dengan tekstur yang tidak keras dan produsen dendeng harus memperhatikan kualitas dendeng dari segi tekstur dan warna. Karakteristik dendeng yang harus dipenuhi yaitu memiliki tekstur kenyal dan lembut, warna serta memiliki rasa yang dapat diterima oleh konsumen sehingga diperlukan bahan tambahan yang dapat memperbaiki sifat dari dendeng ikan. Salah satu bahan tambahan yang dapat memperbaiki karakteristik dendeng ikan adalah gula. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik organoleptik (Aroma, warna, tekstur, dan rasa) dan uji kimiawi (kadar air dan pH) dendeng ikan mujair yang diproses dengan penggunaan jenis gula yang berbeda.
Penelitian ini dilaksanakan pada Juli-Agustus di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang untuk pembuatan produk dan pengujian organoleptik dan kimia (kadar air dan pH). Organoleptik dendeng ikan mujair dengan penggunaan jenis gula yang berbeda sangat berpengaruh nyata untuk setiap perlakuan baik pada karakteristik organoleptik (Aroma, warna, tekstur, dan rasa) seta kadar air dan pH.
Rata-rata kadar air dan pH yang dihasilkan pada dendeng ikan mujair yang menggunakan jenis gula dan persentase gula yang berbeda yaitu gula sabu dan gula pasir memberikan pengaruh sangat nyata untuk setiap perlakuan yang berkisar antara 11,20-15,20% untuk nilai rata-rata kadar air, dan nilai pH berkisar antara 6,4-6,7.
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa menggunakan gula yang berbeda yaitu gula sabu dan gula pasir dengan persentase masing-masing gula yaitu 25%, 30%, dan 35%, menghasilkan karakteristik aroma, warna, tekstur dan rasa yang berbeda dan karakteristik yang paling baik adalah pada perlakuan persentase gula sabu 35% .
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Pajak memiliki peranan penting dalam perekonomian di Indonesia. Ketidaksesuaian ratio antara pegawai pajak dengan wajib pajak mengakibatkan kurang optimalnya implementasi perpajakan di Indonesia. Untuk mengatasi hal tersebut di perlukan adanya administrasi perpajakan yang sederhana, cepat, dan mudah dilakukan agar pajak dapat secara optimal menjangkau penduduk, entitas badan, serta ekspatriat wilayah Negara kesatuan republik Indonesia. Hal ini dapat membuat Direktorat Jenderal Pajak mereformasi sistem perpajakan yang ada.Dewasa ini reformasi dibidang perpajakan ditandai dengan ditetapkan visi oleh Direktorat Jenderal Pajak yaitu menjadi model pelayanan masyarakat yang menyelenggarakan sistem dan manajemen perpajakan kelas dunia yang dipercaya dan dibanggakan masyarakat.Selain itu, Direktorat Jenderal Pajak juga menetapkan misi fisikal untuk menghimpun penerimaan dalam negeri dari sektor pajak yang mampu menunjang kemandirian pembiayaan pemerintah berdasarkan undang-undang perpajakan dengan tingkat efektivitas dan efisiensi yang tinggi. Konsep dari modernisasi perpajakan adalah pelayanan prima dan pengawasan intensif dengan pelaksanaan good governance.Tujuan modernisasi antara lain; meningkatkan kepatuhan pajak, kepercayaan terhadap administrasi perpajakan dan memacu produktivitas pegawai pajak yang tinggi. Kepatuhan wajib pajak dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu kondisi sistem administrasi perpajakan, pelayanan pada wajib pajak, penegakan hukum perpajakan, pemeriksaan pajak dan tarif pajak. Kepatuhan wajib pajak merupakan suatu tindakan patuh dan sadar terhadap ketertiban pembayaran dan pelaporan kewajiban perpajakan masa dan tahunan dari wajib pajak yang berbentuk sekumpulan orang dan atau modal yang merupakan usaha sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa hampir semua Negara di dunia mengenakan pajak kepada warganya, kecuali beberapa Negara yang kaya akan sumber daya alam yang dijadikan sebagai sumber penerimaan utama Negara, tidak mengenakan pajak (pandiangan 2008:65). Bagi Indonesia , penerimaan pajak sangat besar peranannya dalam mengamankan anggaran Negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahun. Kata kunci: modernisasi perpajakan dan kepatuhan wajib pajak
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Skripsi Penulis adalah :Analisis Yuridis Tentang penjatuhan Putusan Pemidanaan Oleh Hakim Terhadap Terdakwa Tindak Pidana Pemalsuan Ijazah di bawah Ancaman Hukuman yang ditentukan Undang undang. Perbuatan pemalsuan Pemalsuan ijazah disamping penipuan terhadap diri dan lembaga yang dipergunakannya dalam jangka panjang berarti menghancurkan sistem keadilan. Ijazah palsu merupakan lambang dari ketidakberdayaan untuk bersaing secara adil. Ijazah palsu merupakan musuh masyarakat yang beradab. Keberadaan ijazah palsu menimbulkan kerugian bagi beberapa pihak, pemalsuan pada ijazah membuat seseorang dengan mudah dan singkat dalam mendapatkan gelar ataupun jabatan dalam sebuah pekerjaan. Tidak hanya pada kalangan umum, tetapi pemakain ijazah palsu seringkali juga dipakai oleh orang yang sudah menduduki jabatan penting dalam sebuah perusahaan ataupun instansi pemeritahan. Masalah penelitian ini adalah: Bagaimanakah pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan kepada pelaku tindak pidana pemalsuan ijazah dan penggunaan ijazah palsu di bawah ancaman hukuman yang ditentukan undang undang? Tujuan dalam penelitian ini yaitu: untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan kepada pelaku tindak pidana pemalsuan ijazah dan penggunaan ijazah palsu di bawah ancaman hukuman yang ditentukan undang undang. Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian ini bersifat deskriptif. Bahan hukum penelitian terdiri dari peraturan perundang-undangan yakni, UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional, putusan Pengadilan tentang pemalsuan ijazah dan penggunaan ijazah serta buku-buku jurnal ilmiah dari pakar hukum yang berkaitan. Hasil penelitian, penelitian menemukan 3 alasan yang menjadi penyebab sehingga Hakim menjatuhkan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan ijazah dan penggunaan ijazah lebih rendah dari ancaman hukuman adalah : 1. Kualitas Perbuatan Terdakwa 2. Kemandirihan Hakim dalam menjatuhkan pidana 3. Hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa Kata Kunci : Penjatuhan Putusan Pemidanaan, Pemalsuan Ijazah, Undang undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Marianus Kefi.Nim. 16323212dengan judul: “Hubungan Komunikasi Interpersonal Antara Atlet dan Pelatih pada Tim Bola Voli UKAW Kupang”. Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Dosen Pembimbing I: David Loba, S,Pd., M.Pd dan Pembimbing II: Yahya J. Palinata, S.Pd., M. Or. Kata Kunci :Komunikasi Interpersonal, Atlet, Pelatih. Komunikasi interpersonal atau komunikasi antar pribadi merupakan suatu bentuk hubungan timbal balikantara individu secara tatap muka maupun melalui media komunikasi.Terjalinya keakraban antar sesama dan terbentuknya suatu kelompok awal mulanya adanya suatau interaksi komunikasi.Berkomunikasi dengan atlet seharusnya merupakan bagian dari tanggung jawab pelatih karena itu berkomunikasi secara formal dengan atlet harus dilakukan secara teratur.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Komunikasi Interpersonal Antara Atlet dan Pelatih pada Tim Bola Voli UKAW Kupang.Jenis penelitian yang digunakan adalah Kualitatif dengan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif.Teknik Pengumpulan Data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara dan Dokumentasi, dengan teknik analisis adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian tentang Hubungan Komunikasi Interpersonal Antara Atlet dan Pelatih pada Tim Bola Voli UKAW Kupang sebagai berikut: (1). Tim Bola Voli UKAW Kupang, terbentuk dari inisiatif para mahasiswa. Para mahasiswa yang terlibat dalam tim bola voli ini dari berbagai fakultas dan program studi, Fakultas Theologia, Hukum, dan FKIP (Progdi PJKR dan Bahasa Inggris). Para mahasiswa yang terlibat dalam Tim ini, sangatlah antosias untuk mengikuti latihan maupun pertandingan. (2). Sumber (Komunikator) menunjukan bahwa Pemberi informasi (pelatih/offisal) sangatlah penting, sehingga kedudukan seorang pelatih atau offisal yang menjadi sumber informasi yang akurat haruslah dapat memberikan perubahan dari pesan yang tersampaikan ke atlet. (3). Pesan mengandung materi yang ditujukan untuk mempengaruhi atau mengubah komunikan. Pesan yang diberikan oleh pelatih haruslah memberikan keterangan fakta yang menuntun komunikan untuk mengambil keputusan, dan berisikan bujukan yang bertujuan untuk memberikan perubahan sikap atlet.(4). Saluran Pemelihan media ini sebagai saluran komunikasi dikarenakan lebih efektif dan efisien. Pemelihan akan media sangatlah mempengaruhi informasi yang akan diperoleh oleh atlet. Ketepatan menentukan media sebagai saluran informasi akan memberikan dampak perubahan bagi setiap orang yang menerima informasi tersebut. (5). Penerima pesan mempunyai tanggung jawab untuk dapat memahami apa yang disampaikan komunikator, untuk itu seorang Tujuan informasi ataupun pesan yang diberikan haruslah dapat dimengerti oleh orang yang menerima pesan sesuai dengan tipe kepribadiannya. (6). Efek dari pesan atau informasi sangatlah berpengaruh pada perubahan sikap dan perubahan kepribadian dari setiap atlet yang menerima pesan atau informasi tersebut. Efek dari pesan atau informasi yang diberikan haruslah menimbulkan suatu perubahan bagi seorang atlet.Oleh sebab itu, isi dari pesan atau informasi haruslah akurat sehingga efek yang dihasilkan dapat dirasakan oleh pemberi pesan dan yang menerima pesan atau informasi.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Masalah pokok penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut: “Bagaimana upaya Guru meningkatan Kemampuan Siswa Melakukan Shooting Dalam Pembelajaran Bola Basket Di SMP Negeri 2 Kota?”.Hipotesis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah berdasarkan pemikiran dan kenyataan yang ditemukan dilapangan. Berdasarkan perumusan masalah, maka peneliti mengajukan hipotesis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1): ada upaya Guru meningkatan Kemampuan Siswa Melakukan Shooting Dalam Pembelajaran Bola Basket Di SMP Negeri 2 Kota. 2): Tidak ada upaya Guru meningkatan Kemampuan Siswa Melakukan Shooting Dalam Pembelajaran Bola Basket Di SMP Negeri 2 Kota
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya Guru dalam meningkatkan Kemampuan Siswa Melakukan Shooting Dalam Pembelajaran Bola Basket Di SMP Negeri 2 Kota Kupang.”Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan sampel 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu :teknik observasi, tes tulis dan tesketrampilan, sertateknikanalisis datanya yaitudeskriptif kualitatif.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini data ditemukan bahwa rata-rata nilai hasil tes akhir pada siklus I adalah 77,5 dengan prosentase ketuntasan sebesar 62,5% dari 32 siswa dan pada pembelajaran siklus II rata-rata nilai siswa 83,75 dengan prosentase ketuntasan 87,5%.
Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar Kemampuan Siswa Melakukan Shooting Dalam Pembelajaran Bola Basket Di SMP Negeri 2 Kota Kupang sebesar 25%.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MAKARIUS NARA MBETE. TINJAUAN TENTANG MAKNA GERAK TARIAN GAWI PADA RITUAL ADAT MBAMA PU’U LISE TANAH TELU WOLONIO DI KABUPATEN ENDE PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR. Skripsi Program Strata 1 (satu) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi-Olahraga, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing (I)Dr. Andreas J.F.Lumba,M.Pd.Pembimbing (II) Erwin S. Neolaka.S.Pd, M.Pd Kata kunci : Makna Gerak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tinjauan tentang makna gerak tarian Gawi pada ritual adat mbama pu’u lise tanah telu wolonio di kabupaten Ende di provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode Penelitian yang digunakan adalah jenis kualitatif dengan pengumpulan data penelitian ini diperoleh dengan teknik pengumpulan data : Observasi, Wawancara dan dokumentasi. Langkah menganalisis data adalah dengan data reduction (reduksi data), data display dan kesimpulan. Hasil penelitian ini mengungkapkan enam temuan yaitu : (1). Makna gerakan pertama, kaki diangkat keatas dan kebawah gerakan ini dalam tradisi setempat melambangkan kesiapan para warga setempat dalam melawan para musuh yang akan menyerang saat upacara sukuran panen berlangsung. (2). Gerakan kaki melangkah kedepan, gerakan ini dalam tradisi setempat melambangkan kesiapan dalam menyerang seolah-olah ada musuh di depan kita. Dan sebaliknya melangkah kaki belakang unutk menghindarkan serangan musu dari depan. (3).Gerakan kaki melangkah kesamping Kiri, kita menghindari serangan dari samping kanan. (4). Gerakan kaki melangkah kesamping Kanan artinya kita menghindari serangan dari samping kiri. (5). Gerakan tangan mengayun keatas dan kebawah sambil berpegangan tangan antara penari satu dengan penari lainnya. Menurut kepercayaan setempat gerakan ini melembangkan kekompakan para warga masyarakat setempat. Selain melawan para musuh yang menyerang, gerakan ini juga melambangkan ucapan sukur bersama atas panen. (6). Gerakan kepala dalam tarian gawi merupakan gerakan serta untuk memberi semangat Kepada sesama penari dalam tarian ucapan syukur, dengan mengisaratkan menganggukan kepala kemuka, memalingkan kepala kekiri dan kekanan serta kebersamaan dengan gerakan badan sebagai
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini merupakan wujud akhir dari rangkaian proses yang diawali oleh kegiatan seminar. Seminar dengan tajuk “Pemulihan Ekonomi Jawa Barat” telah dilaksanakan pada tanggal 14 September 2002 yang membahas sebagian makalah-makalah yang kami sajikan ke dalam bagian pertama dan kedua yaitu ekonomi makro dan sektoral Jawa Barat. Sedangkan makalah-makalah yang terhimpun pada bagian ketiga memfokuskan pembahasan tentang kewirausahaan dan KUKM (Koperasi dan Usaha Kecil Menengah). Tulisan-tulisan pada bagian ini telah pula dipresentasikan pada seminar yang kedua dengan tema “Prospek Perekonomian dan Kewirausahaan Jawa Barat” pada tanggal 20 Februari 2003. Buku ini diharapkan dapat memberikan dorongan pemikiran lebih lanjut dan luas bagi mahasiswa, dosen, masyarakat dan penentu kebijakan pembangunan ekonomi Jawa Barat di masa yang akan datang.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Analysis of agricultural economy in Indonesia.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
In 1989, New Zealand formalized the social work trend toward involving the family in child protection decision-making processes. Central to this legislation is the Family Group Conference, based on indigenous Maori decision-making practices. Connolly (social work, U. of Canterbury, New Zealand) and McKenzie (community and family studies, U. of Otago, New Zealand) discuss the social construction of family decision-making, the country's experience with this empowering model, international adaptations, and the necessity of a sound theoretical basis--which they provide in their Effective Participatory Practice model exemplified in two case studies. Annotation copyrighted by Book News, Inc., Portland, OR