Abstrak
PENGARUH SUHU PADA PROSES CATALYTIK CRACKING DALAM PEMBUATAN BIOFUEL DARI MINYAK GORENG BEKAS ABSTRAK Benu J.C Makaborang. M** Lano L. M** Penelitian ini tentang pengaruh suhu pada proses catalytik cracking dalam pembuatan biofuel dari minyak goreng bekas. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu pada proses catalytik terhadap biofuel dan mengetahui suhu yang tepat pada proses catalytik cracing terhadap kualitas biofuel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan eksprimen lapangan dalam bentuk pola Rancang Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 4 kali ulang sehingga menghasilkan 20 percobaan. Perlakuan yang dimaksud yaitu : P1 = pemanasan 40 0C, P2 = pemanasan 50 0C, P3 = pemanasan 60 0C, P4 = pemanasan 70 0C. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Perlakuan suhu terhadap proses minyak jelantah menjadi biofuel menunjukan bahwa tidak berpengaruh pada uji taraf 1% tetapi pada uji taraf 5% memberi pengaruh nyata terhadap produksi biofuel Perlakuan terbaik terdapat pada suhu 700C dengan jumlah produksi biofuel sebesar 482 ml.