2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
“PENGARUH EKSTRAK DAUN BINAHONG
(Andredera cordifolia (ten.) steenis) TERHADAP PERTUMBUHAN
BAKTERI Escherichia coli.”
Suwo D. M* Nge S. T** Ballo A**
Tanaman herbal di Indonesia telah banyak digunakan sebagai bahan obat tradisional. Salah satu bahan alami ialah Binahong (Anredera Cordifolia Steenis). Daun binahong memiliki kandungan senyawa aktif yang antara lain flavonoid, terpenoid, alkanoid, saponin. Daun binahong memiliki khasiat untuk melancarkan dan menormalkan peredaran darah, mencegah stroke, asam urat, maag, menambah dan mengembalikan vitalitas daya tahan tubuh, ambeien, melancarkan buang air kecil, buang air besar, diabetes, rematik dan sariawan berat. Binahong memiliki efek antiinflamasi dan bisa mengurangi rasa nyeri pada luka bakar, sebagai antimikroba, penyembuhan luka bakar dan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun binahong (Andredera cordifolia (Ten.) Steenis) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, yang terdiri dari 4 perlakuan 1 kontrol dengan 3 ulangan yaitu pemberian ekstrak daun binahong 25 mg/ml, 50 mg/ml, 75 mg/ml, 100 mg/ml. Data dianalisis secara statistik menggunakan analisis variansi ANOVA satu jalur dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya zona hambat berkisar antara 24mm sampai dengan 27,67mm dikategorikan sebagai daya hambat kuat.
Kata kunci : Uji antibakteri, daun binahong, E. coli
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul“ Analisis Pengaruh KompensasiDan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang”,dengan persoalan penelitian dalam penelitian ini terdiri dari :(1)Bagaimana kompensasi karyawan di PDAM Kota Kupang dan pengaruhnya terhadap kepuasan kerja karyawan ?,(2)Bagaimana lingkungan kerja di PDAM Kota Kupang dan pengaruh Nya terhadap kepuasan kerja karyawan?,serta tujuan dari penelitian ini adalah:(a)Untuk menganalisis kompensasi karyawan di PDAM Kota Kupang dan pengaruhnya terhadap kepuasan kerja karyawan,(b)Untuk menganalisis lingkungan kerja di PDAM Kota Kupang dan pengaruh-Nya terhadap kepuasan kerja karyawan. Dalam tinjauan empiric digunakan hipotesis yang di angkat dalam penelitian ini adalah:H1:Diduga bahwa terdapat pengaruh Kompensasi(X1) terhadap kepuasan kerja karyawan (Y) Perusahan air minum daerah (PDAM) Kota Kupang. H2:Diduga bahwa terdapat pengaruh Lingkungan Kerja(X2) terhadap kepuasan kerja karyawan (Y) Perusahan air minum daerah (PDAM )KotaKupang). H3: Diduga bahwa terdapat pengaruh secara bersamaan tara Kompensasi(X1) dan Lingkungan Kerja (X2)terhadap kepuasan kerja karyawan (Y) Perusahan air minum daerah(PDAM )Kota Kupang.Konsep-konsep penelitian ini meliputi:1)Kompensasi,untuk mengukur kepuasan kerja karyawan PDAM Kota kupang dengan menerima insentif,tunjangan,asuransi dan cuti.2)Lingkungan Kerja,untuk mengukur kenyamanan karyawan PDAM Kota Kupang dengan suasana kerja,hubungan kerja dengan rekan kerja,fasilitas,3)kepuasan kerja karyawan sebagai merupakan penilaian,perasaan atau sikap karyawan PDAM Kota Kupang mendapatkan kepuasan dan kenyamanan pada pekerjaan dengan skala pengukuran interval.Metode penelitian digunakan rumusan analisis linear berganda:Y=a+βX1+βX2+e,data yang diperoleh diolah dengan menggunakan program IBM SPSS22,dalam pengujian penelitian statistik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa :1)Kompensasi(X1) memilik pengaruh negative dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan(Y)Pada PDAM Kota Kupang,hal ini dapat dibuktikan dengan hasil koefesien beta(ß)ß=0,084 dan signifikan pada taraf signifikansi 0,514,sehingga signifikasi kompensasi(X1)0,514>0,05 dan nilai t-hitung 0,665< t-hitung 2.08596.maka H0 diterima Ha ditolak yang berarti terdapat pengaruh negative pada variable kompensasi(X1) terhadap kepuasan kerja karyawan(Y).2)Lingkungan kerja karyawan(X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan,hal ini dapat dibuktikan dengan nilai koefesien regresi(ß2)sebesar0.444 artinya jika linghkungan kerja berubah satu satuan,maka kepuasan kerja karyawan akan bertambah,dan nilai signifikansi sebesar 0,090>0,05, serta nilait-hitung 1.782 maka dapat diasumsikan bahwa (H)
Diterima Ha ditolak yang artinya terdapat pengaruh positif pada variable lingkungan kerja(X2) terhadap kepuasan kerja karyawan (Y) PDAM Kota Kupang.3)Uji F(simultan) nilai F-hitung sebesar 2.507>nilai F-tabel sebesar 3,47 dan tingkat signifikan 0,107>0,05 maka H0 diterima dan H3 ditolak,dapat disimpulkan bahwa terdapat variable kompensasi (X1)dan Variabel lingkungan kerja karyawan (X2) bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan(Y) pada PDAM Kota Kupang.4)R2 menyatakan bahwa nilai sebesar11,3%
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK “PEMANFAATAN BIJI KAYU BESI PANTAI (MILLETIA PINNATA L.) UNTUK SINTESIS LIPASE MELAUI SOLID STATE FERMENTATION (SSF)” Karata M. M* Ledo M.E.S** Sabuna A. Ch** Biji kayu besi pantai mengandung minyak nabati sehingga dapat digunakan untuk bahan baku biodiesel. Menurut penelitian Arpiwi dkk (2013), komposisi utama asam lemak minyak kayu besi pantai M. pinnata L. terdiri dari asam oleat (51%), linoleat (19%), palminat (11%) dan stearat (6%) Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah biji kayu besi pantai M. pinnata L. dapat digunakan sebagai media pertumbuhan fungi lipolitik yang diisolasi dari biji Milletia pinnata L untuk sintesis lipase. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang dilakukan dalam 4 tahap yaitu 1) Isolasi fungi Lipolitik Indegenus dari biji kayu besi pantai; 2) fermentasi substrat padat pada bungkil biji kayu besi pantai; 3) ekstraksi enzim lipase; 4) analisis lipase menggunakan metode titrasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada isolasi fungi lipolitik terdapat lima ciri yang berbeda yaitu pada isolat FLMK1 warna koloni kuning kecoklatan dan warna spora kuning tua dengan aktivitas lipase 602,5 U/mL, isolat FLMK2 warna koloni hijau tua dan warna spora cokelat kehitaman dengan aktivitas lipase 452,5 U/mL, isolat FLMK3 warna koloni cokelat dan spora berwarna cokelat tua dengan aktivitas lipase 502,5 U/mL, isoalat FLMK4 warna koloni hitam dan spora berwarna hitam dengan aktivitas lipase 515 U/mL, isolat FLMK5 warna koloni cokelat dan spora berwana hitam dengan aktivitas lipase 562,5U/mL. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aktivitas enzim lipase ada isolat FLMK1 dengan ciri koloni berwarna kuning yang tertinggi adalah 602,5 U/mL dan yang terendah adalah 452,5 U/mL pada isolat yang ke dua. Kata kunci : Biji kayu besi pantai(Milletia pinnata L), SSF, Lipase Keterangan * : Peneliti **: Pembimbing
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku metodologi penelitian merupakan buku wajib bagi dosen, mahasiswadan praktisi. Terutama bagi mahasiswa semester akhir mulai sarjana (S1), master (S2), hingga doktor (S3). Mempelajari metodologi penelitian ini sangatlah perlu. Tidak terkecuali dosen pembimbing skripsi, tesis maupun disertasi. Memang setiap penelitian memiliki karakteristik tersendiri. Tergantung pendekatan kuantitatif atau kualitatif. Tetapi secara substansial kaidah-kaidah utamanya sama. Semua penelitian dapat dipastikan akan selalu melewati ‘jembatan’ prosedur ilmiah dan metode ilmiah. Buku ini awalnya merupakan dokumen pribadi editor yang mengoleksi tulisan-tulisan dari para tutor yang memberikan materi pelatihan/penataran Dasar-dasar Metodologi Penelitian bagi para dosen tetap di lingkungan Universitas Muhammadiyah Surabaya. Walaupun sudah lama, tetapi orisinalitas artikelnya tetap penting, aktual untuk dipelajari, tidak ‘lapuk’ dilindas zaman. semoga bermanfaat bagi generasi muda masa kini, era milenial hingga masa mendatang. Walaupun sudah ada digitalisasi software statistik, hingga kini belum ada yang bisa merubah konsep-rumus asalnya. Tetap mahasiswa perlu memahami metode penelitian dan olah data statistik secara manual-konseptual sekaligus teori untuk tafsir, analisis serta pemaknaan hasil riset.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Manusia diberikan karunia rasa ingin tahu yang terus berkembang sehingga selalu berupaya memahami diri sendiri dan fenomena yang ada di lingkungan sekitarnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan penelitian. Melalui penelitian manusia berupaya menjawab pertanyaan dari fenomena yang menjadi minat dan perhatian melalui proses yang sistematis. Penelitian telah digunakan di banyak bidang. Salah satu bidang tersebut adalah pendidikan. Penelitian digunakan untuk menjawab berbagai pertanyaan terkait fenomena yang ditemukan dalam bidang pendidikan. Pada buku ini akan membahas lebih detail tentang: Konsep Dasar Penelitian Kode Etik dalam Penelitian Kajian Literatur dan Masalah Penelitian Plagiarisme dan Manajemen Referensi Hipotesis Penelitian & Teknik Analisis Metode Penelitian Deskriptif: Korelasi & Ex Post Facto Metode Penelitian Eksperiment Pendekatan Penelitian Naturalistik/Kualitatif Metode Penelitian Studi Kasus Metode Penelian PTK Analisis Data Kualitatif
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Public administration and central-local government relations in Indonesia with reference to the Indonesian 1945 Constitution and its amendments.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang : Lempar lembing merupakan salah satu bagian dari atletik yang harus di ajarkan di dalam pembelajaran pendidikan jasmanidimana dalam pembelajarannya guru harus mampu memberikan atau menyampaikan banyak variasi gerak didalam pembelajaran lempar lembing agar tujuan dari pendidikan jasmani dapat tercapai.
Tujuan penelitian : Penelitian ini memiliki untuk mengetahui efektivitas pembelajaran lempar lembing melalui modifikasi media permainan pesawat kertas
Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan informan kepala sekolah ,guru pjok,guru non pjok,siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi,wawancara dan dokumentasi dan selanjutnya dianalisis menggunakan metode deskriptif
Hasil dan pembahasan : Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan kepala sekolh,guru pjok,guru non pjok,siswa. Teknik pengumpulan data melalui obsevasi,wawancara dan dokomentasi.proses pembelajaran di SMP Negeri Fanating peneliti suda melakukan penelitian sebagai berikut: 1) Lempar lembing, 2) Modifikasi media, 3) Pesawat kertas.
Simpulan : Pembelajaran lempar lembing menggunakan modifikasi media sederhana pesawat kertas di SMP Negeri Fanating sangat efektif untuk dapat digunakan dalam proses pembelajaran
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lembar instrument penilaian teknik peer assessment sebagai perangkat pembelajaran yang layak digunakan di dalam proses pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model FOUR-D (define, design, development, disseminate) dimodifikasi menjadi THREE-D. Subjek uji dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIC di SMP Negeri 2 Kota Kupang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi instrument untuk mengukur kevalidan dan reliabilitas penilaian serta lembar angket respon guru dan angket respon peserta didik untuk mengukur kepraktisan produk yang dikembangkan. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis data deskriptif-kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan uji coba kevalidan, penilaian kinerja teknik peer assessment yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid dengan perhitungan keseluruhan nilai yang diperoleh dalam penilaian kelayakan lembar instrument penilaian teknik peer assessment yakni validator isi, hasil validator konstruk, hasil validator bahasa, hasil validator angket rerspon guru dan respon siswa, hasil uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar didapatkan skor keseluruhan adalah 89,30% berdasarkan syarat apabila mencapai skor minimal 61%. Reliabilitas dengan internal consistency cara Spearman Brown yaitu 0.76 menandakan bahwa penilaian kinerja teknik peer assessment yang dikembangkan memiliki tingkat konsistensi yang sangat tinggi. Sedangkan untuk hasil responden diperoleh nilai persentase sebesar 85.6% yang memberikan pernyataan positif sehingga dapat dikatakan memenuhi kategori praktis. Berdasarkan perhitungan persentase skor keseluruhan bahwa lembar penilaian, angket respon siswa dan angket respon guru dikatakan layak dan tidak perlu direvisi. Produk yang dikembangkan mudah dimengerti oleh siswa dan guru sehingga proses penilaian berlangsung lebih efektif. Dari hasil penilitian tersebut disimpulkan bahwa penilaian teknik peer assessment yang dikembangkan dengan menggunakan model 3-D memenuhi kategori valid, reliable dan praktis
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan hasil observasi yang di lakukan di SMP Negeri 1 Atap Fotilo permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya minat belajar siswa. Salah satu faktor yang menyebabkan minat belajar siswa rendah adalah model pembelajaran yang dipakai masih sangat terbatas sehingga membuat siswa cepat bosan dan kurang bersemangat dalam proses pembelajaran IPA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Active Knowledge Sharing terhadap minat belajar siswa, Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Posttest-Only Control Desigen. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 54 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIBberjumlah 54 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi yang dianalisis dengan menggunakan rubrik minat belajar.Teknik analisis data menggunakan Uji t dengan bantuan SPSS. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai t 20.532 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh minat belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen . Hal ini dapat dilihat dari minat belajar siswa pada kelas eksperimen mengalami pengaruh setelah diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran Active Knowledge Sharing. Dikarenakan model pembelajaran Active Knowledge Sharing memiliki kelebihan yaitu model yang dapat menekankan pada keaktifan siswa dalam mencari dan berbagi pengetahuan melalui adanya kerja sama untuk saling membantu dalam menyelesaikan tugas atau pertanyaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan minat belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu perasaan senang 95%,keterlibatan 88%, ketertarikan 90%, dan perhatian 93% dibandingkan dengan minat belajar pada kelas kontrol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh model pembelajaran Active Knowledge Sharing Terhadap Minat Belajar Siswa di SMP Negeri 1 Atap Fotilo Tahun Pembelajaran 2020/2021
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH ALAT PERAGA TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DI SMP NEGERI 7 AMABI OEFETO TIMUR TAHUN AJARAN 2019 / 2020 Hamap, L)* Tnunay, P)** Nomleni, F. Th)** Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh alat peraga terhadap keterampilan proses sains di SMP Negeri 7 Amabi Oefeto Timur Tahun Ajaran 2019 / 2020. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan populasi siswa kelas VIII SMP Negeri Amabi Oefeto Timur yang berjumlah 57 orang yang terbagi dalam 3 (tiga) kelas, dan sampelnya kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 11 orang dan siswa kelas VIIIC sebagai kelas kontrol sebanyak 11 orang. Teknik pengambilan sampelnya adalah simple random sampling. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan rubrik dan analisis menggunakan Uji t menggunakan bantuan softwere SPSS tipe 24. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis yang disajikan pada Tabel 4.3.4 diketahui pada tabel tersebut menunjukan bahwa kedua varians adalah sama, maka penggunaan varians untuk membandingkan nilai rata-rata dalam pengujian t tes harus dengan dasar Levene's Test for Equality of Variances memiliki nilai signifikan 0,229(p>0,05). Pada Equal variances not assumed diperoleh nilai t sebesar 9.610 dan t taraf signifikan p=0,000 atau kurang dari 0,05. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh keterampilan proses sains dikelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan menggunakan alat peraga. Fakta tersebut menunjukan bahwa alat peraga memiliki potensi yang sangat besar.Selain itu juga pada kelas kontrol proses pembelajarannya membuat siswa kurang aktif di kelas, hal ini dikarenakan pembelajaran berpusat pada guru sebagai pemberi informasi pengetahuan sehingga pembelajaran terkesan membosankan akibatnya kemampuan mengingat, memahami, menerapkan dan mengaplikasikan di kelas kontrol rendah. Kata Kuci : Alat Peraga, Keterampilan proses sains )* Peneliti )** Pembimbing I )**Pembimbing I
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Analisis Penerapan Kurikulum 2013 di Tinjau dari Standar Proses Dalam Pembelajaran Biologi di SMP Negeri 3 Sabu Tengah (Hadjo D. D )* (Meha A.M)** (Manu, T. S. N)** Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi standar proses kurikulum 2013 pada pembelajaran Biologi di SMP Negeri 3 Sabu Tengah. Metode penelitian ini adalah Kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh data bahwa penerapan standar proses dalam pembelajaran di SMP Negeri 3 Sabu Tengah untuk penyususnan RPP telah memenuhi kriteria untuk kelas VII 42% sedangkan untuk kelas VIII memenuhi kriteria 83% sesuai dengan permendikbud nomor 22 tahun 2016. Maka dapat disimpulkan bahwa implementasi standar proses kurikulum 2013 dalam pembelajaran Biologi di SMP Negeri 3 Sabu Tengah berjalan dengan kriteria yang kurang, Baik dari segi kesiapan guru dalam merancang pembelajaran maupun dari segi penunjang belajar yang tersedia. Guru Biologi SMP Negeri 3 Sabu Tengah telah mempersiapkan RPP sesuai kurikulum 2013 namun dalam pelaksanaan pembelajaran RPP tersebut tidak digunakan sebagai pedoman sehingga pembelajaran yang terjadi tidak sesuai dengan RPP yang dilampirkan Kata kunci: Pembelajaran ,Kurikulum 2013,standar proses
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI “PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN DAN PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH BERBASIS AKRUAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA KUPANG” Seiring dengan perkembangan teknologi dan ekonomi di setiap negara pasti membutuhkan pemerintahan yang baik atau yang sering disebut good governance. Untuk pencapaian tujuan tersebut setiap pemerintah harus dapat mengelola sumber daya yang ada di negara, salah satunya yang terpenting adalah keuangan. Dalam rangka mewujudkan good governance baik dalam proses pengelolaan keuangan, penyajian laporan keuangan serta akuntabilitas keuangan pemerintah daerah telah melakukan upaya-upaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisah Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Dan Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti, menunjukan bahwa sistem pengendalian intern dan penerapan standar akuntansi pemerintah berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan. Hal ini ditunjukan dari prosedur pengguna sistem pengendaliian intern dan standar akuntansi pemerintah memudahkan para pegawai di OPD Kota Kupang dalam menjalankannya dan standar akuntansi pemerintah yang diterapkap sudah berjalan sangat baik. Kata Kunci : Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Dan Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul Skripsi adalah “PEMBBATALAN PASAL 55 UNDANG-UNDANG NOMOR 21 TAHUN 2008 TENTANG PERBANKAN SYARIAH OLEH MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA (STUDI KASUS PUTUSAN MK-RI NO 93/PUU-X/2012)’’. Masalah pokok Bagaimana pertimbangan Hakim MK-RI sehingga menyatakan bahwa pasal 55 ayat (2)Undang-undang No. 21 Tahun 2008 bertentangan dengan pasal 28D ayat (1) UUD tahun 1945 tidak mempunyai kekuatan Hukum mengikat ?. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertimbgan hakim MK-RI sehingga menyatakan pasal 55 ayat (2) undang-undang No. 21 tahun 2008 MK-RI tahun 1945 tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif yaitu dengan mengkaji Putusan Nomor 93/PUU-X/2012. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Hakim Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwaPasal 55 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah bertentangan dengan pasal 28D ayat (1) Undang-Undang Dasar Tahun 1945Pasal 55 ayat (2) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah tidak mempunyai kekuatan Hukum mengikat.Pasal 55 ayat (2) Undang-undang Perbankan Syariah dianggap melanggar hak konstitusional pemohonpenjelasan pasal 55 ayat (2) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah bertentangan dengan pasal 28D ayat (1)Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;.Penjelasan pasal 55 ayatt (2) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah tidak mempunyai kekuatan Hukum mengikat. Pasal 55 ayat (1) dan ayat (2) tidak memberikan ketidakpastian hukum, maka hakim menjatuhkan putusan pembatalan pasal 55 ayat (2),pembatalan tersebut batal demi hukum. Hakim menjatuhkan Putusan atas apa yang menjadi keyakinan dari Hakim sendiri dengann mempertimbangkan setiap fakta-fakta dalam persidangan yang dapat membuktikan secara sah dan meyakinkan bahwa telah terjadinya suatu sengketa adalah hakim menjatuhkan putusan sebagai berikut : mengabulkan permohonan pemohon utnuk sebagian (pertama) pasal 55 ayat (2) Undang-undaang No. 21 tahun 2008 tentang perbankan syariah bertentangan dengan pasal 28D ayat (1) Undang-undang Dasar 1945 (kedua)pasal 55 ayat (2) Undang-undang No.21 tahun 2008 tentang perbankan Syariah tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat, memerintahkan pemuatan putusan ini dalam berita Negara Republik Indonesia sebagaiman mestinya; menolak peermohonan pemohon untuk selain dan selebihnya. karena itu setiap pertimbangan Hakim juga harus diyakinkan dengan suatu dasar hukum yang kuat dan meyakinkan agar Hakim tidak menjatuhkan putusan dengan sewenang-wenang pada suatu perkara. Oleh karena itu, diharapkan setiap Putusan Hakim dapat mewujudkan tujuan adanya hukum dalam masyarakat yakni mengandung unsur-unsur Gerechtigkeit (Keadilan), Zweckmassigkeit (Kemanfaatan), Rechtssicherheit (Kepastian Hukum).
Kata Kunci : Pngujian Undang-Undang, Mahkama Konstitusi,Perbankan syariah
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penulisan hukum dengan judul “Tinjauan Yuridis Terhadap Modus Operandi Tindak Pidana Pencurian Hewan Ternak di Wilayah Kabupaten Kupang” bertujuan untuk mengetahui Modus Operandi terjadinya pencurian hewan ternak di wilayah Kabupaten Kupang.
Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah Bagaimana Bagaimana Modus Operandi Pencurian Hewan Ternak di Kabupaten Kupang”?
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Modus terjadinya pencurian hewan ternak di wilayah Kabupaten Kupang.
Penelitian ini bersifat dekskriptif yaitu dalam hal ini penulis ingin mendeskripsikan atau menggambarkan, menguraikan, dan menjelaskan tentang modus operandi yang digunakan oleh pelaku tindak pidana Pencurian Hewan Ternak.
Jenis penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah Penelitian Hukum Normatif. Menurut Soerjono Soekanto penelitian hukum ini terdiri dari penelitian terhadap asas-asas hukum; penelitian terhadap sistematika hukum; dan penelitian terhadap taraf sinkronisasi hukum.
Variabel bebas (independent variable) adalah variabel yang dipandang sebagai penyebab munculya variabel terikat yang diduga sebagai akibatnya. Variable bebas dalam penelitian ini adalah Tindak pidana pencurian hewan ternak di wilayah Kabupaten Kupang.
Variabel terikat (dependent variable) adalah variabel (akibat) yang dipradugakan, yang bervariasi mengikuti perubahan dari variabel-variabel bebas. Variable terikat dalam penelitian ini adalah Putusan Hakim terhadap tindak pidana pencurian hewan ternak di wilayah Kabupatan Kupang.
Hasil penelitian:
1.Komunikasi dan Alat Transportasi Pendukung.
Modus pelaku tindak pidana pencurian hewan berbeda-beda tergantung pada situasi dan kondisi lingkungan dimana akan melakukan aksi pencuriannya salah satunya di lakukan secara berkelompok yang melibatkan dua orang atau lebih dan menggunakan alat bantu seperti Surat Keterangan kepelikan hewan dari Desa, Alat komunikasi, dan mobil pickup.
2.Melakukan Opservasi Situasi.
Modus pelaku tindak pidana pencurian hewan bervariasi tergantung pada lokasi dimana akan melakukan aksi pencuriannya salah satu adalah sebelum melakukan aksi pencurian mereka terlebih dahulu melakukan survey lokasi dengan cara mencari jejak kaki sapi, lalu mereka memasang perangkap/ jerat.
3.Menggunakan Cara atau Umpan.
Salah satu modus para pelaku tindak pidana pencurian hewan ternak dalam melakukan aksi pencuriannya dengan cara memotong daun sebagai makanan sapi atau sebagai umban dalam melakukan aksi pencurian.
4.Menjerat, Mengikat dan Menjual
Salah satu Modus yang dipakai pelaku tindak pidana pencurian hewan adalah sebelum melakukan aksi pencurian mereka terlebih dahulu mencari jejak kaki sapi, lalu mereka memasang perangkap/ jerat, mengikat sapi hasil dari perangkap lalu menjualnya.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul: Analisis pembatalan pasal 15 ayat 2 dan 3 UndangUndang No. 42 tahun 1999 TentangJaminan Fidusia oleh Mahkamah Konstitusi. Dalam ketentuan Pasal 15 (2) UndangUndang Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia yang menyebutkan bahwa Sertifikat Jaminan Fidusia mempunyai kekuatan eksekutorial yang sama dengan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Namun dalam amar putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 18/PUUXVII/2019 membatalkan Pasal 15 ayat (2) UndangUndang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Permasalahannya adalah:Bagaimana Pertimbangan Hakim Mahkamah Konstitusi membatalkan Pasal 15 ayat 2 dan 3 Undang Undang No. 42 tahun 1999 tentang jaminan fidusia Oleh Mahkamah Konstitusi? Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Pertimbangan Hakim Mahkamah Konstitusi membatalkan Pasal 15 ayat 2 dan 3 Undang Undang No. 42 tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia Oleh Mahkamah Konstitusi yang bermanfaat secara teori maupun praktis bagipenulis.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembinaan prestasi olahraga merupakan salah satu agenda tahunan yang menggunakan dana pemerintah cukup besar baik di tingkat Nasional maupun di Daerah. Salah satu aspek penting yang sering terlupakan dalam pembinaan atlet adalah faktor gizi atlet. Masalah yang di teliti adalah bagaimana manajemen gizi atlet kempo di PPLD,Penelitian ini bertujuan untuk,mengetahui manajemen gizi atlet Kempo di Pusat Pendidikan dan Latihan Daerah (PPLD) Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan peneliti yaitu ingin Mengetahui manajemen Gizi Atlet Kempo Di PPLD Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.dengan pengelolah Gizi Penyedia Gizi dan Atlet. Data dianalisis dengan menggunakan Analisis Interaktive model dari Miles. Hasil penelitian diperoleh bahwa Manajemen gizi atlet Kempo di Pusat Pendidikan dan Latihan Daerah (PPLD) Provinsi Nusa Tenggara Timur, selama ini dilakukan dengan baik. Dapat disimpulkan bahwa pola asupan gizi sebagai salah satu prioritas dalam pembinaan atlet dalam pelaksanaannya sudah sepenuhnya tertangani dengan baik dan manajemen gizi di Pusat Pendidikan dan Latihan Daerah (PPLD) Provinsi Nusa Tenggara Timur sudah sesuai dengan perhitungan kebutuhan energi atlet bersangkutan. Dapat disarankan untuk meningkatkan prestasi Atlet di Pusat Pendidikan dan Latihan Daerah (PPLD) Provinsi Nusa Tenggara Timur tetap dipertahankan dan menerapkan manajemen gizi atlet yang baik.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS KETERSEDIAN DAN KEBUTUHAN AIR MUSIM TANAM KE 2 PADI SAWAH DI DAERAH IRIGASI BUKAPITING KECAMATAN ALOR TIMUR LAUT
OLEH
Penton M. *) Nainiti. Niko. P. P **) Lano. M. L **)
Suatu penelitian telah di lakukan di daerah irigasi Bukapiting penelitian ini di laksanakan pada bulan November sampai Desember, penelitian ini bertujuan untuk menghitung beberapa ketersedian air irigasi di Bukapiting Kecamamatan Alor Timur Laut untuk memghitung berapa kebutuhan air irigasi untuk pertanian padi di Bukapiting dan untuk menentukan pola tanam yang tepat berdasarkan ketersedian air yang ada di Bukapiting Kecamatan Alor Timur Laut.
penelitian menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif populasi dalam penelitian ini adalah sawah irigasi teknis seluas 360 ha. Teknik Pengumpulan data yaitu dari pemgumpulan data sekunder, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian menemukan sebagai berikut: Debit rata-rata 1,786 m3/detik dan debit yang sampe ke saluran irigasi pada saluran primer adalah 3,572m3/detik, pada saluran sekunder 0,399m3/detik dan saluran tersier 0,36m3/detik. Kebutuhan air untuk pertanian yaitu berkisar antara 360m3/detik untuk masa tanm pertama dan kebutuhan air untuk masa tanam kedau yaitu 0,36m3/detik
Kata Kunci : Analisis Ketersediaan Dan Kebutuhan Air Di Daerah Irigasi Desa Bukapiting
Keterangan :
**) Pembimbing
*) Peneliti
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH JUMLAH PEMBERIAN AIR PADA IRIGASI TETES UNTUK BUDIDAYA TANAMAN BAYAM HIJAU
(Amaranthus )
ABSTRAK
Ikun Lau M. *) Nainiti N.P.P.E **) Lano. M. L **)
Irigasi tetes adalah suatu sistem untuk memasok air (dan pupuk) tersaring ke dalam tanah melalui suatu pemancar ( emitter). Pemberian air pada irigasi tetes dilakukan dengan menggunakan alat aplikasi yang dapat memberikan air dengan debit yang rendah dan frekuensi yang tinggi (hampir terus-menerus) disekitar perakaran tanaman. Bayam hijau ( Amaranthus ). Merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura dari jenis sayur-sayuran yang dimanfaatkan daun-daun yang masih muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah pemberian air pada irigasi tetes untuk budidaya tanaman bayam hijau dan mengetahui jumlah pemberian air pada irigasi tetes berapakah yang baik untuk pertumbuhan tanaman bayam hijau.Penelitian ini dilakukan di Kebun bapak Agus bulan November 2020.Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap ( RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan sehingga didapat 25 percobaan yaitu perlakuan A dengan jumlah pemberian air 100 ml/ polibag, perlakuan B dengan jumlah pemberian air 200 ml/ polibag, perlakuan C dengan jumlah pemberian air 300 ml/ polibag, perlakuan D dengan jumlah pemberian air 400 ml/polibag, perlakuan E dengan jumlah pemberian air 500 ml/polibag. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analaisis sidik ragam ( ANOVA). Hasil uji berganda Duncan menunjukkan bahwa pengaruh jumlah pemberian air irigasi tetes untuk budidaya tanaman bayam hijau (Amaranthus). Berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar daun. Berdasarkan parameter tersebut, maka perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan E jumlah pemberian air 500 ml/ hari dengan nilai rata-rata tinggi tanaman = 30,34 cm, jumlah daun = 11,40 helai, dan lebar daun = 7,66 cm.
Kata kunci : Bayam hijau,irigasi tetes, Air, pertumbuhan
Keterangan :
**) Pembimbing
*) Peneliti
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
EFISIENSI SALURAN AIR IRIGASI BENDUNG BENANAIN PADA SALURAN SEKUNDER DAERAH IRIGASI DESA WEHALI KECAMATAN MALAKA TENGAH KABUPATEN MALAKA ABSTRAKSI Laban .M. L*) Nainiti.N.P.P.E**) Lano. M.L.**) Penelitian berjudul Efisiensi Saluran Air Irigasi Bendung Benanain Pada Saluran sekunder Daerah Irigasi Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka telah di laksanakan pada Bulan Desember 2020 – Januari 2021. Masalah yang di angkat dalam penelitian ini adalah berapa besar nilai efisiensi pada saluran sekunder D.I Wehali Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui Efisiensi Saluran Air Daerah Irigasi Benanain pada Saluran Sekunder di Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka. Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui Efisiensi Saluran Air Irigasi dan Jumlah Air yang tersdia pada Saluran Sekunder dengan metode Analisis Debit Air, Analisis Nilai Efisiensi Saluran. Berdasarkan hasil penelitian dan pengamatan di lapangan terdapat panjang saluran pada ruas BBKi 4 ke BBKi 5 yaitu panjang saluran 3.074 meter saluran bentuk trapesium dan persegi, BBT 1 - 2 dengan panjang saluran 680 meter saluran bentuk persegi, untuk ruas BLK 1 panjang saluran 1.238 meter dengan saluran bentuk saluran persegi,BKL 1 panjang saluran 921 meter dengan bentuk saluran persegi. Perhitungan luas penampangnya dilakukan dengan mengalikan tinggi air dengan lebar permukaan air.Pada saluran primer untuk ruas BBKi 4 ke 5 terdapat efisiensi sebesar 77,17 % dengan kehilangan air sebesar 0,50 m3/detik. Untuk saluran sekunder ruas BBT 1 ke 2 terdapat efisiensi sebesar 68,12 % dengan kehilangan air sebesar 0,22 m3/detik. Untuk saluran sekunder ruas BBKi 5 ke BLK 1 terdapat efisiensi sebesar 75,71 % dengan kehilangan air sebesar 0.17 m3/detik. Untuk saluran sekunder ruas BBKi 5 ke BKL 1 terdapat efisiensi sebesar 58,06 % dengan kehilangan air sebesar 0,26 %. Hasil analisis perhitungan efisiensi diperoleh dari pembagian debit aliran outflow dengan aliran inflow dikali presentase maksimal.