Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lembar instrument penilaian teknik peer assessment sebagai perangkat pembelajaran yang layak digunakan di dalam proses pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model FOUR-D (define, design, development, disseminate) dimodifikasi menjadi THREE-D. Subjek uji dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIC di SMP Negeri 2 Kota Kupang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi instrument untuk mengukur kevalidan dan reliabilitas penilaian serta lembar angket respon guru dan angket respon peserta didik untuk mengukur kepraktisan produk yang dikembangkan. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis data deskriptif-kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan uji coba kevalidan, penilaian kinerja teknik peer assessment yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid dengan perhitungan keseluruhan nilai yang diperoleh dalam penilaian kelayakan lembar instrument penilaian teknik peer assessment yakni validator isi, hasil validator konstruk, hasil validator bahasa, hasil validator angket rerspon guru dan respon siswa, hasil uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar didapatkan skor keseluruhan adalah 89,30% berdasarkan syarat apabila mencapai skor minimal 61%. Reliabilitas dengan internal consistency cara Spearman Brown yaitu 0.76 menandakan bahwa penilaian kinerja teknik peer assessment yang dikembangkan memiliki tingkat konsistensi yang sangat tinggi. Sedangkan untuk hasil responden diperoleh nilai persentase sebesar 85.6% yang memberikan pernyataan positif sehingga dapat dikatakan memenuhi kategori praktis. Berdasarkan perhitungan persentase skor keseluruhan bahwa lembar penilaian, angket respon siswa dan angket respon guru dikatakan layak dan tidak perlu direvisi. Produk yang dikembangkan mudah dimengerti oleh siswa dan guru sehingga proses penilaian berlangsung lebih efektif. Dari hasil penilitian tersebut disimpulkan bahwa penilaian teknik peer assessment yang dikembangkan dengan menggunakan model 3-D memenuhi kategori valid, reliable dan praktis