Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Keterampilan Kerja
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEMAMPUAN KERJA DAN KETRAMPILAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. HASJRAT ABADI CABANG KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan dunia bisnis yang sangat pesat dan persaingan yang semakin ketat menjadikan setiap organisasi harus menghadapi tantangan yang menuntut sumber daya manusia yang berkualitas.Kualitas sumber daya manusia ditandai dengan SDM yang kreatif, memiliki kemampuan serta kinerja yang tinggi. Tercapainya kinerja karyawan yang terukur, memadai dan sesuai dengan kebutuhan perusahanmerupakan target dari setiap organisasi. Peningkatan manajemen kinerja bukan hanya berpengaruh pada peningkatan hasil perusahaan saja, namun lebih jauh lagi bagi para karyawan agar dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan dalam bekerja jauh menjadi lebih baik. Banyak cara yang diupayakan setiap organisasi untuk meningkatkan kinerja karyawan. Cara tersebut didalamnya termasuk kemampuan kerja dan ketrampilan kerja yang terus diupayaan dan dikembangkan kepada karyawan. Hal ini bisa terjadi dikarenakan merekalah yang menjadi pelaku utama dalam menjalankan pekerjaan tersebut. Oleh karena itubisa dikatakan bahwa yang berpengaruh dalam kinerja para karyawan dalam organisasi adalah kemampuan kerja dan keterampilan kerja. Menurut Amelia dan Abdul (2017:26) kemampuan (ability) didefinisikan sebagai suatu potensi atau kecakapan individu dalam menguasai keahlian bekerja serta melakukan atau mengerjakan beragam tugas dalam suatu pekerjaan.Dengan demikian, penulis menyimpukan, bahwa kemampuan kerja merupakan sebuah keahlian yang dimiliki seorang individu.Kemampuan setiap individu akan memberikan dampak besar terhadap pekerjaan yang dilakukan, sehingga setiap individu perlu memiliki keahlian yang sesuai di bidang pekerjaannya agar ketrampilan kerja yang dimiliki sesuai dengan bidang yang dikerjakan. Keterampilan adalah kemampuan untuk mengoperasikan pekerjaan secara mudah dan cermat.Keterampilan juga dapat diartikan sebagai kegiatan yang memerlukan praktek atau dapat diartikan sebagai implikasi dari aktivitas.Tujuan keterampilan kerja yaitu untuk dapat memudahkan suatu pekerjaan dalam penyelesaian setiap pekerjaan secara efektif dan efisiensi tanpa adanya kesulitan hingga akan menghasilkan suatu kinerja pegawai yang baik.Karyoto(2016:21). Ketrampilan atau keahlian(skill) adalah merupakan kecakapan yang berhubungan dengan tugas yang dimiliki dan dipergunakan dalam menghadapi tugas-tugas yang bersifat teknis atunon-teknis. Menurut Uno dkk (2014:62) menyampaikan bahwa kinerja adalah perilaku seseorang yang membuahkan hasil kerja tertentu setelah memenuhi sejumlah persyaratan. Persyaratan yang dimaksud adalah sudah memenuhi kebutuhan dari karyawan pada organisasi. Hal ini bisa dinilai bahwa kinerja dari seorang pegawai bisa berdampak baik atau buruk tergantung apakah kebutuhannya sudah terpenuhi dalam hal ini yaitu kepuasan kerja dan komitmennya terhadap organisasi. Kinerja yang dimaksut disini adalah bagaimana para karyawan mampu meningkatkan target pekerjaan, mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, mampu menciptakan inovasi dalam menyelesaikan pekerjaan, mampu menciptakan kreativitas dalam menyelesaikan pekerjaan dan mampu meminimalkan kesalahan pekerjaan sehingga perlu adanya dorongan untuk meningkatkan kinerja karyawan. Berdasarkan uraian dari latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Kemampuan Kerja dan Ketrampilan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang. Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh kemampuan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang, untuk mengetahui pengaruh keterampilan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang. Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini : a. Kemampuan Kerja merupakan kemampuan individu yang dimiliki oleh setiap karyawan, hal ini berarti bahwa setiap karyawan memiliki kemampuan yang berbeda-beda. b. Keterampilan Kerja ialah kemampuan melaksanakan tugas atau pekerjaan dengan menggunakan anggota badan dan peralatan kerja yang tersedia. Artinya keterampilan lebih banyak menggunakan unsur anggota badan daripada unsur lain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang yang berjumlah 32 orang. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 32 orang responden.Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survei berupa penyebaran kuesioner kepada responden.Data yang dibutuhkan berupa berupa data primer dan data sekunder. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara persial Variabel Kemampuan kerja diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang, secara persial Variabel Keterampilan Kerja diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KETERAMPILAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keterampilan kerja dan Lingkungan Kerja merupakan salah satu factor dan fungsi dalam pengembangan sumber daya manusia yang sangat berpengaruh terhadap kinerja pegawai dalam suatu organisasi. Keterampilan dan lingkungan adalah rancangan suatu sistem dalam proses pengubahan sikap dan tata laku sesorang maupun peningkatan atau perolehan kemahiran dalam rangka pendewasaan dalam suatu bidang atau organisasi. Kinerja merupakan hasil pekerjaan yang mempunyai hubungan kuat dengan tujuan strategis organisasi, dan memberikan kontribusi pada ekonomi. Dengan demikian, kinerja adalah tentang melakukan pekerjaan dan hasil yang dicapai dari pekerjaan tersebut. Kinerja adalah tentang apa yang dikerjakan dan bagaimana cara mengerjakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterampilan kerja dan lingkungan kerja. Penelitian ini melatar belakang data keterampilan pegawai pada Badan Kepegawaian , Pendidikan dan pelatihan Daerah di Kota Kupang mengalami Fluktuasi setiap bulannya baik dari bulan Juli sampai September pada Tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai Negeri Sipil Pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Kupang sebanyak 67 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah yakni berjumlah 40 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuesiner, kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Menyebarkan daftar pertanyaan untuk diisi oleh Pegawai Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Kupang sebagai responden pada penelitian ini. Analisis pendahuluan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara memasukan hasil pengolahan data dalam angket responden kedalam data distribusi frekuensi. Dengan menggunakan kriteria tiga kotak (theree box method). Analisi lanjutan dalam penelitian ini menggunakan persamaan regresi linear berganda, uji koefisien regresi secara parsial (Uji t), uji hipotesis (uji F) dan Koefisien determinasi (R2) Hasil penelitian menunjukan teori bahwa secara parsial menununjukkan Variabel Keterampilan Kerja (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan Hasil uji regresi secara parsial menunjukkan bahwa variabel Lingkungan kerja (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH KETRAMPILAN KERJA DAN SIKAP KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) KABUPATEN BELU

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Prestasi kerja lebih merupakan tingkat keberhasilan yang dicapai seseorang untuk mengetahui sejauh mana seseorang mencapai prestasi yang diukur atau nilai.Prestasi juga merupakan suatu hasil yang dicapai seseorang setelah ia melakukan suatu kegiatan. Tanpa adanya suatu prestasi kerja yang tinggi, mengakibatkan tugas-tugas pekerjaan yang diselesaikan kurang baik.Semakin pegawai yang prestasi kerja tinggi, maka produktivitas instansi secara keseluruhan akan meningkat dan instansi dapat bertahan dalam persaingan kinerja. Penilaian prestasi kerja ini dapat dilihat dari tingakat kecakapan, kedisiplinan, kepribadian dan tanggungjawab setiap pegawai dalam menjalankan tugasnya masing-masing. Memasuki era globalisasi, kebutuhan mutlak akan sumber daya manusia yang tangguh tidak dapat dipungkiri dalam menghadapi abad baru ini, organisasi akan memenuhi suatu bentuk persaingan yang sangat kompleks dengan variasi, intensitas dan cakupan memungkinkan belum pernah ditemui sebelumnya, sehingga organisasi membutuhkan orag-orang yang tangguh, yang sanggup beradaptasi dengan cepat untuk setiap organisasi yang terjadi, yang sanggup bekerja dengan cara-cara baru melalui kecakapan dengan tugas-tugasnya, prestasi kerja mempunyai unsur kemampuan, kecakapan, disiplin kerja, dan ketelitian sehingga dapat memberikan hasil kerja yang lebih baik atau menonjol, Robin dan Judge ( 2011 : 68) Keterampilan kerja merupakan salah satu faktor dalam usaha mencapai suksesnya pencapaian tujuan organisasi. Tujuan keterampilan kerja yaitu untuk dapat memudahkan suatu pekerjaan dalam menyelesaikan setiap pekerjaan secara efektif dan efesiensi tanpa adanya kesulitan hinngga akan menghasilkan suatu kinerja pegawai yang baik. Tujuan pengembangan pegawai adalah untuk memperbaiki efektifitas kerja pegawai dalam mencapai hasil-hasil kerja yang telah ditetapkan. Perbaikan efektifitas kerja dapat dilakukan dengan cara memperbaiki pengetahuan pegawai, keterampilan maupun sikap pegawai itu tersendiri terhadap tugas-tugasnya. Sikap kerja merupakan tindakan yang diambil pekerja dan segala sesuatu yang harus dilakukan oleh pekerja tersebut yang hasilnya sebanding dengan usaha yang dilakukan (Purwanto,2008:67). Sikap kerja adalah penilaian kesesuaian antara alat kerja yang digunakan oleh pekerja dalam kerja dengan ukuran antropometripekerja dengan ukuran yang sudah ditentukan (Rahayu,2005:72).pada saat bekerja sangat perlu diperhatikan dimana sikap kerja harus dalam keadaan seimbang agar dapat bekerja dengan nyaman dan tahan lama (Murulalia,2010:145). Kenneth (2000:129) menjelaskan bahwa sikap kerja merupakan sikap seseorang terhadap pekerjaannya yang mencerminkan pengalaman yang meyenangkan dan tidak menyenangkan dalam pekerjaannya serta harapan-harapannya terhadap pengalaman masa depan. Sikap kerja sebagai tindakan yang akan diambil pegawai dan kewajiban yang harus dilaksanakan sesuai dengan tanggung jawab yang hasilnya sebanding dengan usaha yang dilakukan. Prestasi kerja merupakan suatu keahlihan yang diharapkan oleh instansi dari pegawainya dalam rangka mengembangkan dan melancarkan sikap perkerjan organisasi.sehingga tujuan organisasi atau instansi dapat tercapai. Prestasi kerja adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau kelompok orang dalam suatu organisasi sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam upaya pencapaian tujuan organisasi secara legal, tidak melanggar hukum dan tidak bertentangan dengan moral atau etika, Rivai (2013 : 92). Prestasi kerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta waktu, Hasibuan (2014 : 94). Prestasi kerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya, (Mangkunegara, 2012 : 67). Prestasi kerja merupakan tingkat kecakapan seseorang pada tugas-tugas yang mencakup pada pekerjaannya, (Sutrisno, 2016 : 150) Justine sirait (2006 : 128) menjelaskan bahwa “ prestasi kerja adalah proses evaluasi atau unjuk kerja pegawai yang dilakukan oleh organinisasi.” Dengan melihat batasan tersebut dapat disimpulkan bahwa prestasi kerja merupakan hasil kerja yang dapat dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan pekerjaan yang dibebankan kepadanya.Prestasi kerja mencerminkan keberhasilan atau kegagalan dalam aktivitas manajemen sumber daya manusia. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas Analisis pengaruh keterampilan kerja dan sikap kerja terhadap prestasi kerja pegawai pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metode kuantitaf, dengan teknik pengambilan sampel peneliti mengunakan teknik pengambilan data kuisioner. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 45 orang dan jumlah Populasi sebanyak 37 orang pegawai dalam yang ada pada pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner yang merupakan sejumlah pertanyaaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi responden dalam arti laporan tentang pribadinya atau hal-hal yang diketahui. Semantic Differencial scale merupakan metode pengukuran sikap dengan menggunakan skala pengukuran secara verbal dua kutub (bipolar) penelitian yang ekstrim, misalnya : kuat-lemah, baik-buruk,tidak setuju-setuju. Pertanyaan-pertanyaan dalam angket tertutup di buat dengan menggunakan skala 1-10 untuk mendapakan data yang bersifat interval dan di beri skor atau nilai sebagai berikut: untuk kategori pertanyaan dengan jawaban sangat tidak setuju atau sangat setuju : sangat tidak setuju 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 sangat setuju. Untuk memudahkan pemecahan masalah, Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kuesioner yang secara mendalam menggunakan analisis regressien SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan variabel Keterampilan Kerja (X1) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Prestasi kerja pada pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu., hal ini terlihat dari signifikansi Keselamatan Kerja (X1) 0,506> 0,05 dan nilai hitung 1,902 <2,03224 ttabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan variabel Keterampilan kerja (X1) prestasi kerja (Y) pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu. Hasil uji regresi secara parsial signifikansi pada variabel Diketahui nilai signifikansi variabel sikap kerja (X2) pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu., hal ini terlihat dari nilai signifikan variabel sikap kerja (X2) 0,738> 0,05 dan t hitung 0,1902< 2,03224 t-tabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti berpengaruh signifikan terhadap variabel sikap kerja (X2) terhadap Prestasi kerja (Y) pada kantor dinas koperasi usaha kecil menengah(UKM) kabupaten belu.. Melalui penelitian ini Penulis menyarankan untuk peneliti selanjutnya lebih memperluas populasi, melengkapi dengan teknik pengumpulan data yang lain atau menyertakan variabel dari faktor -faktor lain yang mempengaruhi Produktivitas Karyawan, seperti Motivasi kerja, Kualitas, Kuantitas, pelaksanaan tanggung jawab, dan kondisi fisik pekerjaan. Peneliti selanjutnya dapat menganalisis faktor lain yang memberikan kontribusi terhadap Prestasi kerja

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Hubungan Keterampilan Kerja, Loyalitas Kerja Dan Prestasi Kerja Karyawan Pada PT. Sapta Sari Tama Kupang

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Adapun beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam perusahaan yakni keterampilan kerja dan loyalitas kerja. Perusahaan dapat berjalan dengan baik apabila dibantu atau didukung oleh keterampilan dan loyalitas kerja yang baik agar dapat mencapai prestasi kerja yang efesien. Keterampilan merupakan suatu hal yang harus dimiliki oleh setiap karyawan karena kecakapan, kemampuan seorang karyawan dapat meyelesaikan pekerjaannya maupun tugas yang diberikan perusahaan. Loyalitasi kerja merupakan salah satu faktor mempengaruhi pegawai perusahaan serta untuk mencapai tujuan.Loyalitas kerja karywan juga sangat berperan penting dalam perusahaan agar dapatmencapai tujuan perusahaan serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan perusahaan selama orang masih berstatus sebagai karyawan. Selain itu prestasi kerja juga perlu diperhatikan karena untuk mencapai hasil kerja yang efisien karyawan juga membutuhkan dukungan dari para anggota agar mencapai hasil yang tujuan yang ditargetkan perusahaan. Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan antara keterampilan kerja, loyalitas kerja, prestasi kerja serta untuk mengetahui hubungan antara. keterampilan kerja dan loyalitas kerja tehadap prestasi kerja pada PT. Sapta sari tama kupang. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif. Populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada PT. Sapta Sari Tama Kupang yang berjumlah 20 orang karyawan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesoner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan teknik uji korelasi ranks spearman menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis lanjutan yang mmenggunakan analisis deskriptif presentase diketahui bahwa keterampilan kerja,loyalitas kerja dan prestasi kerja karyawan pada PT. Sapta Sari Tama Kupang berada dalam kategori baik. Indikator dari masing-masing variabel tersebut juga dideskripsikan dengan bantuan tabel distribusi frekuensi. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis uji korelasi rank spearman diketahui bahwa keterampilan kerja dan prestasi kerja karyawan mempunyai hubungan positif dengan keterampilan kerja yang ditunjukan dengan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0.21 dan corelation coffcient sebesar 1.000 dan loyalitas kerja mempunyai hubungan positif dengan prestasi kerja yang ditunjukan dengan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0.001 dan corelation coffcient sebesar 0.665.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail