ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The title of this writing is "Descriptive Study of the Values Contained in Children Stories by Arleen Amidjaja". The research problem of the study is what are the types of values contained in the children stories by Arleen Amidjaja, and what is the dominant value used in the children stories by Arleen Amidjaja. The purpose of this study is to analyze the values contained in the children stories by Arleen Amidjaja and to find out what types of values are the most dominant in the stories . This is a Qualitative research. This research is to find out what values are contained in the story, and to find out what types of values are the most dominant in the story by using data analysis. The result of the study show that there are 5 types of values in the story, namely: social value, moral value, value of truth , beauty value and religious value. In the stories by Arleen Amidjaja it is also know that there is one type of value that is very dominant namely Moral value. In addition, the author makes conclusions to be a motivation for the readers.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kehidupan perkotaan ditandai oleh dinamika sosial yang kompleks,
keberagaman latar belakang manusia, serta tekanan ekonomi dan budaya yang
kuat. Realitas ini tidak hanya memengaruhi kehidupan sosial, tetapi juga dapat
membentuk spiritualitas umat beriman yang hidup di dalamnya. Skripsi ini
mengkaji pemikiran spiritualitas kota menurut Philip Sheldrake dan penulis
merefleksikan relevansinya bagi kehidupan jemaat di GKS Jemaat Manubara
yang hidup dalam konteks perkotaan di Kota Waingapu. Permasalahan utama
penelitian ini adalah bagaimana kota dapat dipahami sebagai ruang teologis dan
spiritual, serta bagaimana pemikiran Sheldrake dapat menolong gereja
membangun spiritualitas jemaat di tengah tantangan kehidupan kota.Tujuan
penelitian ini adalah untuk memahami pemikiran Philip Sheldrake mengenai
spiritualitas kota, untuk menganalisis kota sebagai ruang relasional dan ruang
publik teologis, serta untuk menemukan relevansi nilai-nilai spiritualitas kota
tersebut bagi kehidupan jemaat di GKS Jemaat Manubara yang didominasi oleh
jemaat pendatang dengan latar belakang sosial dan budaya yang beragam. Metode
penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode kualitatif dengan
pendekatan studi tokoh dan kajian kepustakaan, yang dilengkapi dengan
penelitian lapangan melalui wawancara. Kajian kepustakaan digunakan untuk
menelaah pemikiran Sheldrake, sementara data lapangan digunakan untuk
memahami realitas konkret kehidupan jemaat Manubara dalam konteks perkotaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Philip Sheldrake, kota bukan
sekadar ruang geografis atau material, melainkan ruang relasional yang
membentuk identitas, iman, dan spiritualitas manusia. Kota memiliki potensi
besar sebagai ruang pembentukan komunitas iman yang inklusif, tetapi juga
mengandung risiko individualisme dan keterasingan. Dalam konteks GKS Jemaat
Manubara, tekanan ekonomi, kesibukan kerja, dan perbedaan latar belakang
sering kali melemahkan relasi antarjemaat yang menjadi bentuk dari praktik
spiritualitas. Oleh karena itu, pemikiran Sheldrake relevan untuk menolong gereja
memaknai kota sebagai ruang panggilan iman, tempat spiritualitas jemaat
bertumbuh melalui relasi, solidaritas, dan kesaksian hidup di tengah kehidupan
kota.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT The title of this writing is ‘‘An Analysis On Speech Act In Children From Ages 8-12 In Kupang’. The research problem of this study is What are the types of speech act that used by the children from ages 8-12 in Kupang?. The aim of this study is to find out the types of speech act that used by the children from ages 8-12 in Kupang. In this research the writer used qualitative method. The subject of this research were 8 children from ages 8-12 (3 female and 5 male) in komodo Street, Oesapa Kupang. Data collection techniques in this research the writer used recording technique of conversation by 8 children from the age of 8-12 in Kupang. The instruments needed in this research the writer used observation instruments. After analyzing the data, the writer found that there are three type of speech act namely: First. LocutionaryAct; Vini, Dia bilang kasih beta ini koin! Second. IllocutionaryAct : a). Representative; (1). Asserting; Kakak buka pintu,kakak panas (2). Informing; Ayo bermain yang ke begini ni (3). Describing; Coba tarik tendes dia punya ini (4). Arguing; Aduh sakit jangan tending-tendang beta. b). Directive (1). Asking; Ale bermain? (2). Ordering; Beta pesan satu es krim dan donat (3). Commanding; Tutup jenda nanti bola keluar (4). Suggesting; Ini hari talalu pans katong minum es buah telalu enak (5).Begging; Nona foto beta sementara beta pegang tembak c). Commissive; (1).Hoping; Semoga ini tahun hanya angin saja jangan hujan (2).Predicting; Beta pu bapa mangakali sore baru pulang selesai jual ikan (3). Promising; Beta janji akan kasih lu bola. d). Expressive; (1).Praising; Awi pung bagus lai (2). Thanking; Trimaksih Nona.e). Declarative; (1). Confirming; Kasih keras lai itu suara musik, katong sonde bisa dengar(2).Approving; Ho,mari su (3).Naming; Beta kasih beta pu anjing nama Rembo (4). Disapproving; Eh, lu dengan vini saja, beta sonde mau. Third. PerlocutionaryAct;Vini, tanta Eda panggil lu. The writer hopes this research will add more knowledge to readers about speech act in children.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aimed to compare the financial performance betweenConventional Bank and Islamic Bank measured by the ratio of CAR, ROA, ROE,NPL, LDR and BOPO at Conventional Bank and Islamic Banking is still under the name of one company that went public in the year 2015 to 2020.This research is a quantitative descriptive. The data usedfrom the form of annual financial statements of banks sampled in the study period of 5 years. While the sample is determined by purposive sampling method to obtain 14 banks, consisting of 6 Conventional Bank and 6 Islamic Bank. Types of data used are secondary data obtained from www.bi.go.id. The analytical method used is different test parametric paired sample T-test, based on two different types of tests used in this study stated that the results obtained CAR ratio between Conventional Bankand Islamic Bank there is a difference, but not significant, while the NPL ratio, ROA, ROE, and LDR has a significant difference.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hasil uji Durbin-Watson menunjukkan besaran nilai d sebesar 1.941 Nilai ini dibandingkan dengan nilai Durbin-Watson (k,n) dengan k menunjukkan jumlah variabel independen, yaitu 2, dan n adalah jumlah sampel yangberjumlah 50 buah. Apabila nilai d yang didapat tergolong pada jarak nilai du4-du, dikatakan tidak terjadi autokorelasi. Nilai du tabel menunjukkan 1.6283 sehingga 1,6283 1.941 (4 - 1,6283). Hasil tersebut menunjukkan bahwa model yang digunakan terbebas dari autokorelasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Masalah yang diambildalampenelitianiniadalahpengaruh LDR, CAR dan terhadap ROA pada perusahaanperbankan. Adapun persoalan yang diangkatadalahApakahTerdapatPengaruhCAR Terhadap KinerjaKeuangan ?, Dan ApakahTerdapatpengaruh LDRTerhadapkinerjakeuangan ?. PenelitianinibertujuanuntukUntukmengujiPengaruhCAR Terhadap KinerjaKeuangan dan UntukmengujipengaruhLDRTerhadapkinerjakeuangan. Populasidalampenelitianiniadalahperusahaan yang aktifdiperdagangkanyaituperusahaanpadasektorperbankanyangterdaftardi BursaEfekIndonesia dan rasiosecaralengkap yangsesuaidenganvariabelyangakanditelitidalamperiode 2015-2019. Sampel yang dipilihdalampenelitianiniadalah 10 perusahaanperbankan. Teknik pengumpulan data yang digunakandalampenelitianiniadalahMetodedokumentasi dan Non Perilaku ( pengamatan dan pencatatanterhadap data – data yang diperlukan pada instansiterkaitdalamhaliniadalahperusahaanyangterdaftardiBEIsertaICMD.Metodestudipustakajugadilakukandalampenelitianinidengancaramengamati, menelaah, dan mengutip. Hasil uji normalitas Kolmogorov-Smirnov pada variabel CAR dan LDR menunjukkan bahwa besarnya nilai Asymp. Sig (2 tailed) 0,200 > 0,05. Hal ini berarti data residual terdistribusi normal dan model regresi layak untuk dipakai dalam penelitian ini. Berdasarkanhasil uji multikolinearitas, nilai VIF empatvariabelindependenyaitu CAR, dan LDR di bawahnilai 10. Dengandemikian,dapatdisimpulkanbahwatidakadamasalahmultikolinearitasantarvariabelindependendalam model regresi. Hasil uji Durbin-Watson menunjukkan besaran nilai d sebesar 1.941 Nilaiini dibandingkan dengan nilai Durbin-Watson (k,n) dengan k menunjukkanjumlahvariabelindependen,yaitu2,dannadalahjumlahsampelyangberjumlah 50 buah. Apabila nilai d yang didapat tergolong pada jarak nilaidu4-du,dikatakantidakterjadiautokorelasi.Nilaidutabelmenunjukkan 1.6283 sehingga 1,6283 1.941 (4 - 1,6283). Hasil tersebutmenunjukkanbahwamodelyangdigunakanterbebas dariautokorelasi. Selanjutnyaberdasarkanhasil uji heteroskedastisitasdenganmelihat pada scatterplot dapatdijelaskanbahwasemua data menyebardengan rata atautidakberpusat pada satutitik. Hal inimenunjukkanbahwatidakadavariabelindependen yang signifikansecarastatistikmemengaruhi residual dari model reg resi. Dengandemikian, dapatdisimpulkanbahwatidakterdapatmasalahheteroskedastisitasdalam model regresi. Kata Kunci : ROA, CAR, LDR
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perusahaan perbankan merupakan lembaga yang memegang peranan penting
dalam kegiatan perekonomian suatu negara. Peningkatan kinerja perusahaan bank
di suatu negara dapat dijadikan tolak ukur bagi perkembangan pembangunan
negara tersebut. Semakin maju suatu negara maka semakin besar pula perannya.
Oleh sebab itu dalam penelitian ini peneliliti akan menganalisis laporan
keuangan perusahaan perbankan untuk menggambarkan kondisi baik atau
buruknya kinerja keuangan suatu perusahaan perbankan.Kinerja keuangan adalah
gambaran dari pencapaian keberhasilan perusahaan dapat diartikan sebagai hasil
yang telah dicapai atas berbagai aktivitas yang telah dilakukan. Selain dari pada
itu kinerja keuangan merupakan pekerjaan formal yang dilakukan oleh
perusahaan, untuk mengukur keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan laba,
sehingga dapat diketahui prospek, pertumbuhan dan potensi perusahaan untuk
perkembangan yang baik.Perusahaan mengandalkan sumber daya yang ada. Cara
Pengukuran kinerja keuangan perusahaan adalah dengan menggunakan rasio
keuangan. Sehingga rasio keuangan menunjukkan perubahan dalam kondisi
keuangan perusahaan serta potensi perusahaan dalam mengelola kekayaan
perusahaan dalam meningkatkan nilai perusahaan.
Berdasarkan penjelasan tersebut, untuk melihat nilai suatu perusahaan dapat
dilihat berdasarkan return saham yang diperoleh perusahaan dari investasi.Perlu
untuk diketahui bahwa Return saham merupakan salah satu dayatarik bagi investor dalam menanamkan modalnya dalam bentuk saham, dimana return dapat
memberikan keuntungan yang cukup besar, namun kadang juga mampu
memberikan kepuasan tersendiri. Selain dari pada itu return saham selalu
dijelaskan dengan variabel funda mental. Informasi funda mental secara umum
dapat digambarkan sebagai informasi yang berkaitan dengan data keuangan
historis suatu perusahaan. Rasio keuangan yang dapat digunakan untuk
memprediksi return saham adalah Loan to Deposit Ratio ( LDR), Net Profit
Margin (NPM), dan Capital Adequacy Ratio (CAR).
Oleh sebab itu dalam penelitian ini, penelitian bertujuan untuk menganalisis
apakah terdapat pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham pada
Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh Perusahaan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia yaitu sebanyak 45 Perusahaan Perbankan. Dan sampel yang akan
diteliti dalam penelitian ini adalah sebanyak 10 Perusahaan Perbankan yang
memenuhi kriteria yang diajukan oleh peneliti dengan menggunakan teknik
pengambilan sampel secara Purpose Sampling.
Dari hasilanalisis yang dilakukan peneliti menyatakan bahwa untuk Uji atau
secara parsial terdapat pengaruh Loan to Deposit Ratio (X1), Net Profit Margin
(X2), Capital Adequacy Ratio (X3) terhadap Return Saham (Y) pada Perusahaan
Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2019. Hal ini
dibuktikan dengan perolehan Loan to Deposit Ratio (X1) nilai signifikan adalah
sebesar 0,001 < 0,05 dan nilaithitung 3,598 >1,679 , untuk variable Net Profit
Margin (X2) diperoleh nilai signifikan adalah sebesar 0,007 > 0,05 dan nilaithitung
2,864 >1,679 dan untuk variabel Capital Adequacy Ratio (X3) diperoleh nilai signifikan adalah sebesar 0,027 < 0,05 dan nilait hitung2,318 > 1,688.Untuk Uji F
atau secara bersama-sama atau simultan terdapat pengaruh Loan to Deposit Ratio
(X1), Net Profit Margin (X2), Capital Adequacy Ratio (X3)terhadap Return
Saham (Y). hal ini dibuktikan dengan perolehan tingkat signifikansi sebesar
0.000<0.05. Sedangkan untuk Uji Determinasi di dapati nilai R2 sebesar 0,628
yang artinya bahwa perolehan R2 sebesar 62,8% variable return saham (Y) dapat
dijelaskan oleh variable Loan to Deposit Ratio (X1) dan Net Profit Margin (X2)
dan Capital Adequacy Ratio (X3). Sedangkan selisihnya 37,2% dijelaskan oleh
variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Sehingga berdasarkan hasil analisis yang dilakaukan oleh peneliti maka
dalam penelitian ini peneliti dapat memberikan beberapa saran bagi perusahaan
dan penelitian selanjutnya. Saran bagi perusahaan diharapkan dari hasil analisis
yang dilakukan oleh peneliti bisa menjadi bahan pertimbangan untuk
pengambilan keputusan berkaitan dengan pengaruh kinerja keuangan yang
diantarnya terdiri dari Loan to Deposit Ratio, Net Profit Margin, Capital
Adequacy Ratio sebagai acuan dalam meningkatkan return saham. Saran yang
dapat diberikan untuk penelitian selanjutnya adalah diharapkan dapat menambah
variable independen lainnya yang dapat mengukur return saham.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Dalam perekonomian suatu negara perbankan memiliki peran yang penting, selain itu bank juga memiliki peran sebagai pihak pengembang. Tumbuh dan berkembangnya suatu perekonomian disertai juga dengan berbagai jenis lembaga-lembaga keuangan. Lembaga keuangan bank, atau yang biasa disebut dengan bank merupakan salah satu dari beberapa lembaga-lembaga keuangan yang memiliki peranan sangat besar dalam perekonomian. Manajer pada Bank Perkreditan Rakyat di Provisi Nusa Tenggara Timur perlu mengetahui kinerjanya pada setiap tahun agar manajer dapat mengetahui penyebab menurunn atau meningkatnya kinerja pada masing-masing Bank Perkreditan Rakyat agar manajer dapat mengambil keputusan di periode berikutnya. Capital Adequacy Ratio/CAR merupakan salah satu rasio yang dapat mempengaruhi kinerja (ROA). Ketika CAR menalami kenaikan, maka kinerja (ROA) megalami penurunan, bagitu juga sebalikya jika kinerja (ROA) menalami kenaikan, maka CAR cederung menurun. Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) merupakan salah satu rasio yang dapat mempengaruhi kinerja (ROA). Ketika Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) menalami kenaikan, maka kinerja (ROA) megalami penurunan, bagitu juga sebalikya jika kinerja (ROA) menalami kenaikan, Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) maka cederung menurun. Debt to equity ratio (DER) merupakan salah satu rasio yang dapat mempengaruhi kinerja (ROA). Ketika Debt to equity ratio (DER) menalami kenaikan, maka kinerja (ROA) megalami penurunan, bagitu juga sebalikya jika kinerja (ROA) menalami kenaikan, maka Debt to equity ratio (DER) cederung menurun. Biaya Operasional terhadap pendapatan Operasional (BOPO) merupakan salah satu rasio yang dapat mempengaruhi kinerja (ROA). Ketika Biaya Operasional terhadap pendapatan Operasional (BOPO) menalami kenaikan, maka kinerja (ROA) megalami penurunan, bagitu juga sebalikya jika kinerja (ROA) menalami kenaikan, maka Biaya Operasional terhadap pendapatan Operasional (BOPO) cederung menurun. Loan to Deposit Ratio (LDR) merupakan salah satu rasio yang dapat mempengaruhi kinerja (ROA). Ketika Loan to Deposit Ratio (LDR) menalami kenaikan, maka kinerja (ROA) megalami penurunan, bagitu juga sebalikya jika kinerja (ROA) menalami kenaikan, maka Loan to Deposit Ratio (LDR) cederung menurun. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Capital Adequacy Ratio/CAR, Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP), Debt to equity ratio (DER), Biaya Operasional terhadap pendapatan Operasional (BOPO), dan Loan to Deposit Ratio (LDR) terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Perkreditan Rakyat di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2017-2019. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi Linier Berganda dan Hipotesis, dengan pengelolaan data dilakukan dengan bantuan analisis SPSS 20. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Variabel CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. 2. Variabel PPAP berpengaruh signifikan terhadap ROA. 3. Variabel DER tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. 4. Variabel BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA. 5. Variabel LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Hasil Analisis dengan mengunakan uji-t atau uji parsial diperoleh hasil bahwa CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA tahun pengamatan, PPAP berpengaruh signifikan terhadap ROA, DER tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA pada Bank Perkreditan Rakyat di Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2017-2019. Kata Kunci : Capital Adequacy Ratio (CAR), Peyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP), Debt to Equity Ratio (DER), Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Return On Asset (ROA).