Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

14 hasil
Penulis: Kurniawan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI TENTANG PENJATUHAN PUTUSAN HAKIM DALAM SENGKETA PERJANJIAN JUAL BELI TANAH

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul tulisan ini adalah “Deskripsi Tentang Penyelesaian Gugatan Perjanjian Jual Beli Tanah”. Berdasakan judul tersebut maka yang menjadi masalah pokok dalam penelitian ini adalah: Mengapa Putusan Hakim Dalam Gugatan Perjanjian Jual Beli Tanah Ada gugatan yang Ditolak, Dikabulkan Dan Tidak Dapat Diterima. Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah penelitian normatif dan bersifat deskriptif yang berusaha untuk mendeskripsikan atau menguraikan masalah aktual terkait Putusan Hakim Pengadilan Negeri dalam sengketa perjanjian jual beli tanah. Bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer. Bahan hukum yang mengikat yang terdiri dari perundang-undangan dan putusan-putusan pengadilan. Bahan hukum sekunder. Bahan hukum yang memberikan penjelasan pada bahan hukum primer yang diperoleh dari buku, jurnal-jurnal, pendapat para sarjana. Dan bahan hukum tersier. Bahan hukum yang memberikan penjelasan terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan dimana penulis menemukan beberapa alasan sesuai dengan permasalahan penulis yakni mengapa putusan hakim dalam gugatan perjanjian jual beli tanah ada gugatan yang ditolak, dikabulkan dan tidak dapat diterima sebagai berikut: 1. Gugatan pengugat ditolak karena Penggugat tidak dapat membuktikan dalil gugatannya 2. Gugatan penggugat dikabulkan dengan alasan: Penggugat dapat membuktikan dalil gugatanya 3. Gugatan penggugat dinyatakan tidak dapat diterima dengan alasan: a. Gugatan Penggugat Kurang Pihak (Plurium Litis Consortium) b. Gugatan tidak memenuhi syarat- syarat gugatan atau gugatan penggugat Kabur dan Tidak Jelas (Obscuur Libel) Mengacu pada kesimpulan Saran Penulis adalah: 1)Kepada setiap masyarakat yang ingin melakukan suatu kesepakan dalam hal ini perjanjian jual beli tanah agar tidak terjadi kesalah pahaman dikemudian hari yang kemudian masalah tersebut sampai dibawah ke rana hukum.2) Kepada pemerintah dalam hal ini aparat penegak hukum dalam memeriksa dan mengadili suatu kasus harus diperhatikan setiap bukti serta fakta-fakta yang ditemukan dalam persidangan agar tercapainya kemanfaatan, keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH FASILITAS KERJA, LINGKUNGAN KERJA, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini berjudul Pengaruh Fasilitas kerja, Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Rumusan masalah yang akan di bahas dalam penelitian ini adalah apakah fasilitas kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai Pada Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, apakah lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai Pada Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, apakah motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai Pada Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Untuk mengetahui pengaruh fasilitas kerja, lingkungan kerja, dan motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja pegawai Pada Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penentuan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai negeri sipil diluar kontrak Pada Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Nusa Tenggara yang berjumlah 87 orang. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan sampel sebanyak 87 orang. Teknik pengumpulan data yang gunakan dalam penelitian ini untuk menggunakan kuesioner yang di sebarkan secara langsung. Sedangkan Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda, Uji parsial (uji t), Uji Simultan (uji F), dan Koefisien determinasi (R2). Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel Fasilitas Kerja di atas, nilai indeks setiap indikator berkisar antara 84,59-88,84. Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 347,44 dan nilai rata-rata indeks 86,86, berada dalam kategori tinggi. Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel Lingkungan Kerja di atas, nilai indeks setiap indikator berkisar antara 88,15- 89,65. Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 355,07 dan nilai rata-rata indeks 88,76, berada dalam kategori tinggi. Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel Motivasi Kerja di atas, nilai indeks setiap indikator berkisar antara 83,33-89,42. Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 348,37 dan nilai rata-rata indeks 87,09, berada dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil persamaan regresi linear berganda Y= 8,480 - 0,073 X1 + 0,304 X2 + 0,548 X3 di ketahui konstanta regresi sebesar 8,480, koefisien regresi b1= -0,073, koefisien regresi b2= 0,304 regresi b3= 0,548, Nilai konstanta sebesar 12,190 artinya jika nilai Fasilitas Kerja (X1) Fasilitas Kerja (X2) dan Motivasi Kerja (X3) sama dengan nol, maka kinerja karyawan (Y) memiliki nilai sebesar 12,190 satuan. Koefisien regresi (b1) sebesar -0,073 artinya jika nilai motivasi kerja (X1) mengalami penurunan sebesar satu satuan, maka kinerja karyawan (Y) akan menurunt sebesar -0,073 satuan, koefisien regresi bernilai negatif artinya terdapat pengaruh negatif fasilitas kerja (X1) terhadap kinerja karyawan (Y). Koefisien regresi (b2) sebesar 0,304 artinya jika lingkungan kerja (X2) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka kinerja karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,304 satuan. Koefisien regresi bernilai positif, artinya terdapat pengaruh positif disiplin kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y). Koefisien regresi (b3) sebesar 0,548 artinya jika lingkungan kerja (X2) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka kinerja karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,548 satuan. Koefisien regresi bernilai positif, artinya terdapat pengaruh positif disiplin kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y). Implementasi Terapan: berdasarkan hasil penelitian di atas, maka penilaian dapat menggunakan beberapa masukan sebagai berikut: dengan di ketahui bahwa variable fasilitas kerja di kategori baik dan terlihat bahwa semua indikator variable fasilitas kerja mendapat respon yang baik maka hal ini perlu perlu di tingkatkan atau tetap dalam keadaan ini. Dengan di ketahui bahwa variabel lingkungan kerja di kategorikan baik maka hal ini perlu di tingkatkan. Dengan di ketahui bahwa variabel disiplin kerja di kategori baik dan terlihat bahwa semua indikator variabel lingkungan kerja mendapat respon yang baik maka hal ini perlu di tingkatkan. Dengan di ketahui bahwa variabel motivasi kerja di kategori baik dan terlihat bahwa semua indikator variabel motivasi kerja mendapat respon yang baik maka hal ini perlu di tingkatkan. Bagi peneliti selanjutnya di sarankan untuk memperdalam kajian terhadap ketiga variabel tersebut, dengan mempertimbangkan penggunaan metode yang berbeda, objek atau lokasi yang lebih luas, serta pengujian terhadap karakteristik demografis responden yang lebih beragam. Hal ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai sejauh mana pengaruh fasilitas kerja, lingkungan kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai dengan konteks yang berbeda, Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial Fasilitas Kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, secara parsial Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pegawai pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, secara parsial Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pegawai pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan secara simultan Fasilitas Kerja, Lingkungan Kerja, Dan Motivasi Kerja berpengaruh secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai pada pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SINERGI PELAYANAN MELALUI KEMITRAAN GEREJA DENGAN KOMUNITAS PROFESIONAL SINERGI INDONESIA (PROSI) “Tinjauan Pembangunan Jemaat berbasis Appreciative Inquiry di GMIT Hosana Hane, Klasis SoE”

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembangunan jemaat merupakan bagian integral dari panggilan gereja untuk menumbuhkan kehidupan iman yang dewasa, partisipatif, dan kontekstual, namun dalam praktiknya sering kali masih berangkat dari pendekatan yang menekankan persoalan dan kekurangan sehingga potensi jemaat kurang dioptimalkan secara maksimal. Kondisi ini juga tampak dalam kehidupan Jemaat GMIT Hosana Hane yang sesungguhnya memiliki kekayaan potensi sosial, ekonomi, dan budaya, tetapi belum sepenuhnya dikembangkan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini berangkat dari persoalan mengenai bagaimana konteks sosial-ekonomi jemaat melatarbelakangi praktik kemitraan dengan komunitas Prosi, bagaimana praktik kemitraan tersebut dipahami dalam kerangka pembangunan jemaat berbasis Appreciative Inquiry, serta bagaimana kemitraan itu direfleksikan secara teologis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konteks kehidupan Jemaat GMIT Hosana Hane, menganalisis praktik kemitraan gereja dengan komunitas Prosi sebagai bagian dari pembangunan jemaat berbasis Appreciative Inquiry, serta merefleksikannya secara teologis dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen, yang dianalisis secara deskriptif-analitis dan refleksi teologis berdasarkan teori pembangunan jemaat Jan Hendriks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan antara GMIT Hosana Hane dan komunitas Prosi menjadi sarana pembangunan jemaat yang bersifat partisipatif dan transformatif, di mana pendekatan Appreciative Inquiry menolong jemaat untuk mengenali serta mengembangkan potensi yang telah dimiliki sebagai aset pembangunan, sehingga jemaat semakin diposisikan sebagai subjek yang berdaya dalam membangun kehidupan iman, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGANTAR PARIWISATA

2022•Koleksi Perpustakaan

Buku pariwisata ini penting dimiliki oleh setiap khalayak sebagai bentuk sumbangsih keilmuan pada dunia kepariwisataan, buku ini menyajikan hal-hal penting yang harus di miliki oleh pengelola pariwisata, sebab Pariwisata merupakan suatu hal yang dapat dijadikan objek dan daya tarik wisata baik berupa keadaan alam, flora maupun fauna hasil dari karya manusia, serta peninggalan sejarah dan budaya yang merupakan model bagi perkembangan dan peningkatan kepariwisataan di Indonesia serta berbagai macam kegiatan wisata yang didukung oleh berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan masyarakat, pengusaha, pemerintah, dan pemerintah daerah sehingga mampu menjadikan pariwisata yang berkelanjutan. Pariwisata berkelanjutan mencakup semua segmen industri dengan pedoman dan kriteria yang bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan, terutama penggunaan sumber daya yang tidak terbarukan. Pariwisata berkelanjutan ini ditunjang dengan standar yang terukur, dan ditujukan untuk meningkatkan kontribusi pariwisata terhadap pembangunan berkelanjutan serta pelestarian terhadap lingkungan. Salah satu mekanisme dari pariwisata berkelanjutan adalah dengan ekowisata yang merupakan perpaduan antara konservasi dan pariwisata, yaitu pendapatan yang diperoleh dari pariwisata seharusnya dikembalikan untuk kawasan yang perlu dilindungi untuk pelestarian dan peningkatan kondisi sosial ekonomi masyarakat di sekitarnya yang bisa dikatakan dengan system pengelolaan pariwisata. Oleh karena itu pentingnya pengelolaan pariwisata yang baik patut di terapkan dalam pengelolaan pariwisata, hadirnya buku ini akan menjadi solusi bagi para pengelola pariwisata dan sebagai dasar pemahaman seluruh khalayak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengantar Bisnis

2022•Koleksi Perpustakaan

onsep Dasar Bisnis Dan Ruang Lingkupnya, Perusahaan Dan Lingkungan Perusahaan, Bentuk-Bentuk Badan Usaha, Kewirausahaan, Manajemen Dan Organisasi, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Pemasaran, Manajemen Produksi/ Operasi, Manajemen Keuangan, Laporan Keuangan, Etika Bisnis, Tanggung Jawab Sosial Suatu Bisnis, Sistem Informasi Manajemen dan Bisnis Internasional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengantar Manajemen

2022•Koleksi Perpustakaan

Buku Pengantar Manajemen ini disusun untuk memberikan teks pengantar yang secara lengkap menguraikan beberapa topik penting dalam mempelajari ilmu manajemen, baik untuk kepentingan teoretis maupun praktis. Langkah demi langkah dalam mempelajari ilmu manajemen diuraikan dari satu bab ke bab lainnya. Keterkaitan antara satu pembahasan dan bahasan lainnya dijelaskan dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami tanpa kehilangan esensi ilmiahnya. Sebagai buku teks pengantar, buku ini memberikan panduan komprehensif bagi mereka yang ingin mempelajari ilmu manajemen untuk kepentingan pendidikan di perguruan tinggi bagi mereka yang ingin mengetahui bagaimana manajemen dapat dijalankan dalam berbagai bentuk organisasi, bisnis maupun profesi, serta bagi mereka yang sekadar ingin mempelajari ilmu manajemen untuk kepentingan pengetahuan. Buku ini cocok untuk praktisi, akademisi, maupun mahasiswa yang bermaksud untuk mempelajari mata kuliah Pengantar Manajemen, Manajemen Bisnis, maupun Manajemen Organisasi secara umum. Buku ini juga mengantarkan pembaca untuk mendapatkan topik-topik yang diperlukan untuk mempelajari ilmu manajemen lebih lanjut. Buku persembahan penerbit PrenadaMedia #Kencana

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TINGKAT HUTANG TERHADAP PERSISTENSI LABA PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR PERTANIAN (Periode 2016-2019)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pengaruh Tingkat Hutang Terhadap Persistensi Laba Pada Perushaan Sub Sektor Pertanian” (Periode 2016-2019). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat hutang terhadap persistensi laba pada perusahaan sub sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jenis data dalam penelitian ini merupakan data sekunder, data tersebut diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 17 perusahaan dan jumlah perusahaan sampel adalah 10 perusahaan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tingkat hutang berpengaruh negatif terhadap persistensi laba yang ditunjukan dengan nilai b= -0,11. Pengaruh negatif tingkat hutang terhadap persistensi laba tersebut menunjukan bahwa semakin tinggi hutang maka laba tidak persisten pada tahun mendatang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Kewirausahaan dan UMKM

2021•Koleksi Perpustakaan

Penulis berharap dengan hadirnya buku Kewirausahaan dan UMKM ini, semoga bisa menjadi sebagai alternatif buku referensi bagi mahasiswa untuk mendukung literasi menulis dan membaca. Buku ini terdiri dari 10 (sepuluh) bab, yaitu: Bab 1 Konsep Dasar Kewirausahaan Bab 2 Kewirausahaan di Era Revolusi 4.0 Bab 3 Pendidikan Kewirausahaan Bab 4 Kewirausahaan dan E-Commerce Bab 6 Memulai Usaha Dari Rumah Sebagai Peluang Usaha Baru Bab 7 Aplikasi Konsep Kewirausahaan Bidang Kesehatan Bab 8 Pemasaran Kewirausahaan Bab 9 UMKM dan Hak Kekayaan Intelektual Bab 10 Digitalisasi UMKM

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Merajut Sistem Keorganisasian Advokat Di Indonesia

2021•Koleksi Perpustakaan

Buku ini menunjukkan adanya kelemahan dalam pengaturan pelaksanaan sistem organisas advokat di Indonesia yang disebabkan oleh kon ik berkepanjangan antar organisasi advokat, sistem pendidikan dan pengawasan dalam UU No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat yang masih banyak mengandung masalah, dan adanya ketidakharmonisan hukum antara Undang Undang Advokat yang mengatur sistem organisasi advokat dengan putusan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung. Konstruksi hukum sudah saatnya dikembalikan kepada bentuknya yang ideal sebagai bentuk pertanggungjawaban kualitas profesi advokat demi keadilan masyarakat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Sistem Kontrol Lanjut

2021•Koleksi Perpustakaan

Buku ajar “Sistem Kontrol Lanjut” dilengkapi dengan penjelasan teori yang mudah dipahami, rumus-rumus yang diturunkan secara jelas dan detail, memuat contoh soal dan penyelesaiannya. Terdapat banyak latihan soal dengan kesulitan yang berbeda-beda, sehingga dapat mengasah keterampilan dalam menyelesaikan permasalahan matematis maupun analisis yang ada di dalam sistem kontrol. Buku ini secara garis besar membahas tentang desain Kontroler PID yang terdiri atas penentuan parameter kontroler PID. Pendekatan penentuan parameter kontroler PID diperoleh dengan menggunakan metode sintesis langsung, metode penalaan, dan metode kestabilan. Pada sistem yang model matematikanya diketahui, metode sintesis langsung digunakan untuk penentuan parameter kontroler. Jika model matematika sistem sulit diperoleh, metode penalaan digunakan untuk penentuan parameter kontroler. Selain itu, juga dibahas tentang Aljabar Matriks yang terdiri atas jenis-jenis matriks, operasi matriks, invers matriks, rank matriks, dan partisi matriks yang menunjang materi Penyajian State Space System. Penyajian state space tersebut terdiri atas penyajian state space persamaan diferensial linier tanpa fungsi eksitasi bentuk turunan dan fungsi eksitasi bentuk turunan. Selanjutnya dibahas tentang Penyelesaian Persamaan State, terdiri atas penyelesaian persamaan state homogen, pendekatan transformasi Laplace pada penyelesaian homogen persamaan state. Karakteristik sistem yang direpresentasikan dalam variabel state meliputi sifat mampu kontrol dan mampu diamati diulas lebih jauh dalam buku ini. Desain kontrol variabel state yang meliputi kontrol umpan balik state penuh dan observer juga dibahas dalam buku ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS YURIDIS MODUS OPERANDI TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT DALAM PUTUSAN PENGADILAN

2021•Koleksi Perpustakaan

Judul skripsi adalah, “ANALISIS YURIDIS MODUS OPERANDI TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT DALAM PUTUSAN PENGADILAN “. Masalah pokok yaitu Bagaimanakah modus operandi terjadinya tindak pidana pembuatan surat palsu dalam putusan pengadilan?. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui modus operandi terjadinya tindak pidana pembuatan surat palsu. Penelitian ini bersifat deskriptif.jenis penelitian yaitu penelitian normatif dan mengunakan 2 (dua) variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat.Varibael bebas adalah putusan pengadilan dengan menghukum para terdakwa dengan tindak pidana pemalsuan surat. Variabel terikat adalah tindak pidana pemalsuan surat. kejahatan pemalsuan surat pada umumnya adalah berupa pemalsuan surat dalam bentuk pokok yang dimuat dalam pasal 263 KUHP,yang rumusnya adalah sebagaiberikut: 1. Terdakwa menyuruh membuat SIM B 1 umum palsu 2. Terdakwa menyuruh membuat STNK dan SIM A palsu 3. Terdakwa menyuruh membuat STNK palsu 4. Terdakwa menyuruh memalsukan kartu keluarga 5. Terdakwa membua polis asuransi: Berdasarkan hasil penelitian, maka modus operandi tindak pidana pemalsuan surat dalam putusan pengadilan yaitu : 1. Terdakwa membuat nomor seri SIM B golongan 1 Umum yang berbeda dengan nomor kode satpas yang berada di wilayah Polres Bandung. 2. Terdakwa menyuruh membuat KTP dan SIM A yang palsu dengan cara meminta bantuan kepaada teman terdakwa untuk medaftarkan grab. 3. Terdakwa membuat STNK sepeda motor yang sudah terkena denda pajak dan digantikan dengan yang baru sehingga terhindar dari biaya pajak yang dikenakan. 4. Terdakwa memalsukan identitas diri dari kartu keluarga terdakwa dengan cara merubah status perkawinan terdakwa dari sudah kawin menjadi belum kawin untuk mau menikah siri. 5. Terdakwa memalsukan polis asuransi harta kekayaan dari suami terdakwa untuk merubah penerima manfaat polis asuransi dengan memalsukan tanda tangan dengan alasan membayar SPP anak . Kata kunci : Modus Operandi Pemalsuan Surat, Putusan Pengadilan. Judul skripsi adalah, “ANALISIS YURIDIS MODUS OPERANDI TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT DALAM PUTUSAN PENGADILAN “. Masalah pokok yaitu Bagaimanakah modus operandi terjadinya tindak pidana pembuatan surat palsu dalam putusan pengadilan?. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui modus operandi terjadinya tindak pidana pembuatan surat palsu. Penelitian ini bersifat deskriptif.jenis penelitian yaitu penelitian normatif dan mengunakan 2 (dua) variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat.Varibael bebas adalah putusan pengadilan dengan menghukum para terdakwa dengan tindak pidana pemalsuan surat. Variabel terikat adalah tindak pidana pemalsuan surat. kejahatan pemalsuan surat pada umumnya adalah berupa pemalsuan surat dalam bentuk pokok yang dimuat dalam pasal 263 KUHP,yang rumusnya adalah sebagaiberikut: 1. Terdakwa menyuruh membuat SIM B 1 umum palsu 2. Terdakwa menyuruh membuat STNK dan SIM A palsu 3. Terdakwa menyuruh membuat STNK palsu 4. Terdakwa menyuruh memalsukan kartu keluarga 5. Terdakwa membua polis asuransi: Berdasarkan hasil penelitian, maka modus operandi tindak pidana pemalsuan surat dalam putusan pengadilan yaitu : 1. Terdakwa membuat nomor seri SIM B golongan 1 Umum yang berbeda dengan nomor kode satpas yang berada di wilayah Polres Bandung. 2. Terdakwa menyuruh membuat KTP dan SIM A yang palsu dengan cara meminta bantuan kepaada teman terdakwa untuk medaftarkan grab. 3. Terdakwa membuat STNK sepeda motor yang sudah terkena denda pajak dan digantikan dengan yang baru sehingga terhindar dari biaya pajak yang dikenakan. 4. Terdakwa memalsukan identitas diri dari kartu keluarga terdakwa dengan cara merubah status perkawinan terdakwa dari sudah kawin menjadi belum kawin untuk mau menikah siri. 5. Terdakwa memalsukan polis asuransi harta kekayaan dari suami terdakwa untuk merubah penerima manfaat polis asuransi dengan memalsukan tanda tangan dengan alasan membayar SPP anak .

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS YURIDIS MODUS OPERANDI TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT DALAM PUTUSAN PENGADILAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi adalah, “ANALISIS YURIDIS MODUS OPERANDI TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT DALAM PUTUSAN PENGADILAN “. Masalah pokok yaitu Bagaimanakah modus operandi terjadinya tindak pidana pembuatan surat palsu dalam putusan pengadilan?. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui modus operandi terjadinya tindak pidana pembuatan surat palsu. Penelitian ini bersifat deskriptif.jenis penelitian yaitu penelitian normatif dan mengunakan 2 (dua) variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat.Varibael bebas adalah putusan pengadilan dengan menghukum para terdakwa dengan tindak pidana pemalsuan surat. Variabel terikat adalah tindak pidana pemalsuan surat. kejahatan pemalsuan surat pada umumnya adalah berupa pemalsuan surat dalam bentuk pokok yang dimuat dalam pasal 263 KUHP,yang rumusnya adalah sebagaiberikut: 1. Terdakwa menyuruh membuat SIM B 1 umum palsu 2. Terdakwa menyuruh membuat STNK dan SIM A palsu 3. Terdakwa menyuruh membuat STNK palsu 4. Terdakwa menyuruh memalsukan kartu keluarga 5. Terdakwa membua polis asuransi: Berdasarkan hasil penelitian, maka modus operandi tindak pidana pemalsuan surat dalam putusan pengadilan yaitu : 1. Terdakwa membuat nomor seri SIM B golongan 1 Umum yang berbeda dengan nomor kode satpas yang berada di wilayah Polres Bandung. 2. Terdakwa menyuruh membuat KTP dan SIM A yang palsu dengan cara meminta bantuan kepaada teman terdakwa untuk medaftarkan grab. 3. Terdakwa membuat STNK sepeda motor yang sudah terkena denda pajak dan digantikan dengan yang baru sehingga terhindar dari biaya pajak yang dikenakan. 4. Terdakwa memalsukan identitas diri dari kartu keluarga terdakwa dengan cara merubah status perkawinan terdakwa dari sudah kawin menjadi belum kawin untuk mau menikah siri. 5. Terdakwa memalsukan polis asuransi harta kekayaan dari suami terdakwa untuk merubah penerima manfaat polis asuransi dengan memalsukan tanda tangan dengan alasan membayar SPP anak . Kata kunci : Modus Operandi Pemalsuan Surat, Putusan Pengadilan. Judul skripsi adalah, “ANALISIS YURIDIS MODUS OPERANDI TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT DALAM PUTUSAN PENGADILAN “. Masalah pokok yaitu Bagaimanakah modus operandi terjadinya tindak pidana pembuatan surat palsu dalam putusan pengadilan?. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui modus operandi terjadinya tindak pidana pembuatan surat palsu. Penelitian ini bersifat deskriptif.jenis penelitian yaitu penelitian normatif dan mengunakan 2 (dua) variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat.Varibael bebas adalah putusan pengadilan dengan menghukum para terdakwa dengan tindak pidana pemalsuan surat. Variabel terikat adalah tindak pidana pemalsuan surat. kejahatan pemalsuan surat pada umumnya adalah berupa pemalsuan surat dalam bentuk pokok yang dimuat dalam pasal 263 KUHP,yang rumusnya adalah sebagaiberikut: 1. Terdakwa menyuruh membuat SIM B 1 umum palsu 2. Terdakwa menyuruh membuat STNK dan SIM A palsu 3. Terdakwa menyuruh membuat STNK palsu 4. Terdakwa menyuruh memalsukan kartu keluarga 5. Terdakwa membua polis asuransi: Berdasarkan hasil penelitian, maka modus operandi tindak pidana pemalsuan surat dalam putusan pengadilan yaitu : 1. Terdakwa membuat nomor seri SIM B golongan 1 Umum yang berbeda dengan nomor kode satpas yang berada di wilayah Polres Bandung. 2. Terdakwa menyuruh membuat KTP dan SIM A yang palsu dengan cara meminta bantuan kepaada teman terdakwa untuk medaftarkan grab. 3. Terdakwa membuat STNK sepeda motor yang sudah terkena denda pajak dan digantikan dengan yang baru sehingga terhindar dari biaya pajak yang dikenakan. 4. Terdakwa memalsukan identitas diri dari kartu keluarga terdakwa dengan cara merubah status perkawinan terdakwa dari sudah kawin menjadi belum kawin untuk mau menikah siri. 5. Terdakwa memalsukan polis asuransi harta kekayaan dari suami terdakwa untuk merubah penerima manfaat polis asuransi dengan memalsukan tanda tangan dengan alasan membayar SPP anak .

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Merek Dan Iklan Terhadap Keputusan Pembelian Kopi Kapal Api Di Kota Kupang

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Seiring perkembangan ekonomi dan majunya teknologi dengan pesat, maka makin berkembang pula sasaran dan tujuan yang akan dicapai oleh organisasi atau perusahaan yang akan menyelenggarakan suatu kegiatan. Setiap perusahaan dituntut untuk selalu tetap menjalankan usahanya serta menata manajemennya dengan baik, Adapun tujuan perusahaan itu sendriri adalah mempertahankan kelangsungan hidup untuk perkembangan dan memperoleh laba. Merek merupakan salah satu faktor penting dalam kegiatan pemasaran karena kegiatan memperkenalkan dan menawarkan produk tidak terlepas dari merek yang dihandalkan oleh perusahaan terhadap konsumen. Menurut Kotler (2008) dalam pembahasan mengenai merek, banyak hal yang harus dipertimbangkan agar bagaimana produk tersebut dapat diterima oleh konsumen. Caranya adalah menentukan bagaimana konsumen merasa puas dengan adanya merek yang berkualitas (Kotler,2008). Disimpulkan bahwa konsumen lebih cenderung membeli merek terkenal, produk dengan citra merek yang positif sebagai cara untuk menurunkan risiko pembelian. Kebutuhan adanya iklan berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan informasi yang diperlukan oleh konsumen. Hal ini yang mempengaruhi perkebangan media iklan, baik cetak maupun elektronik yang menjadi tempat untuk memasang iklan produksi berbagai barang secara besar- besaran mengharuskan pihak produsen membawa dan memperkenalkannya secara aktif pada para calon konsumen dan itu harus dilakukan melalui kegiatan periklanan Keputusan pembelian adalah faktor yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian suatu produk atau jasa, biasanya konsumen selalu mempertimbangkan kualitas, harga dan produk yang sudah dikenal oleh masyarakat sebelum konsumen memutuskan untuk membeli. Berdasarkan teori diatas maka objek penelitian yang dipilih ialah pada PT. Santos Jaya Abadi yang merupakan perusahaaan multinasional yang memproduksi minuman serta berlokasi disepanjang Sidoarjo, PT. Santos Jaya Abadi mewarisi tradisi sekental kopinya. Dengan responden yang dipilih Kota Kupang. Dalam rentang waktu yang tak terlalu lama, perusahaan mulai memproduksi kopi dengan merek “Kapal Api” yang secara langsung mengaspirasikan simboli teknologi tertinggi dan kemewahan pada zaman tersebut. Pada tabel 4.15hasil SPSS menunjukkan bahwa antara merek dan iklan dengan hasil keputusan pembelian terdapat koefisien korelasi (R) sebesar 0,192 dan 0,507 dengan signifikansi 0,000,derajad keeratan hubungan atau koefisiesn korelasi antara variabel X dan variabel Y memiliki koefisien korelasi sangat kuat. Hal tersebut berarti bahwa ada korelasi positif antara merek dan iklan dengan keputusan pembelian dengan tingkat hubungan kuat, dan korelasi tersebut signifikan karena p< 0,05 (0,000 < 0,05). Nilai koefisien korelasi pearson keputusan pembelian .507**. Artinya besar korelasi atau hubungan antara variabel merek dan iklan dengan keputusan pembelian adalah sebesar 0,507 atau sangat kuat karena mendekati angka 1.Korelasi pearson product moment mempunyai jarak antara -1 sampai dengan +1 jika koefisien adalah -1 maka kedua variabel yang diteliti mempunyai hubungan linier sempurna negative jika koefisien korelasi adalah +1 maka kedua variabel yang diteliti mempunyai hubungan linier sempurna positif dan jika koefisien menunjukkan angka 0 maka tidak terdapat hubungan antara dua variabel yang dikaji (Sarwono, 2012:129). Tanda dua bintang (**) artinya korelasi signifikan hingga pada angka signifikansi sebesar 0,000. Berdasarkan tabel diatas hubungan variabel merek dan iklan terhadap keputusan pembelian signifikan karena angka signifikansi sebesar 0,000 < 0,01. Arah korelasi dapat dilihat dari angka koefisien korelasihasilnya positif atau negative, sesuai dengan hasil analisis koeefisien korelasi kepuasan pelanggan bernilai positif yaitu 0,507 maka korelasi kedua variabel bersifat searah yang artinya jika merek dan iklan tinggi maka keputusan pembelian juga tinggi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail