2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tugas dan panggilan gereja terwujud dalam panca pelayanan yakni koinonia, marturia, diakonia, liturgia dan oikonomia. Hakikat gereja, ada pada pelayanan diakonia. Dalam GMIT, dikenal dengan diakonia karitatif, reformatif, dan transformatif. Tiga jenis diakonia ini memiliki peran yang saling melengkapi dan perlu dijalankan secara seimbang sehingga mewujudkan kasih Allah secara menyeluruh dalam kehidupan setiap jemaat. Namun kenyataan untuk menjalankan ketiga jenis diakonia ini belum sepenuhnya dijalankan. Salah satu diakonia yang selalu dilakukan oleh GMIT adalah diakonia karitatif. Di jemaat GMIT Betania teubaun Rabe jenis diakonia karitatif ini selalu dijalankan secara rutin pada akhir tahun. Sedangka untuk jenis diakonia reformatif dan transformatif, belum sepenuhnya jalankan, terutama jenis diakonia Transformatif. Oleh Karena itu, melalui tulisan ini penulis ingin mengusulkan dan memperkenalakn model diakonia baru tentang “Diakonia Alam” model diakonia ini, penulis berangkat dari jenis diakonia transformatif. Diakonia alam merupakan konsep pelayanan yang berfokus kepada kemitraan antara manusia dan alam sebagai ciptaan Tuhan. Prinsip dasar dari diakonia alam adalah merawat dan menjaga alam ciptaan sebagai wujud syukur dari Anugerah Allah serta menggunakan dan menikmati sumber daya alam dengan bijak tanpa mengeksploitasi alam ciptaan Tuhan secara berlebihan. Dengan metode penelitian kualitatif, hasil yang didapatkan adalah Pembangunan jemaat perlu dilakukan untuk memahami tugas dan peran mereka sebagai jemaat Allah. Salah satu pelayanan yang perlu dilakukan oleh Gereja kepada jemaat adalah pelayanan Diakonia. Diakonia alam tidak hanya berfokus pada pelayanan sosial tetapi juga mencakup tanggung jawab umat untuk menjaga alam sebagai sarana membangun hubungan dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan. Bukit Doa To'ef menjadi contoh nyata di mana alam dipadukan dengan nilai-nilai spiritual, tempat yang mempertemukan iman dan alam, bukit ini memberikan dampak positif pada pertumbuhan rohani dan kebersamaan jemaat melalui doa, ibadah, dan kegiatan pelayanan yang berfokus pada lingkungan.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu masalah penting dalam kehidupan gereja secara komunal adalah minimnya kehadiran pemuda dalam persekutuan. Fenomena ini menunjukkan bahwa sistem persekutuan pemuda tidak berfungsi dengan baik dikarenakan beberapa faktor yang memepengaruhinya. Beberapa diantaranya antara lain pergaulan, program-program yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan minat generasi muda menurunkan partisipasi aktif. Akibatnya, regenerasi spiritual, yang seharusnya menjadi pilar dalam membangun iman di kalangan generasi muda, hilang dari komunitas gereja yang terdiri dari orang-orang muda. Kemajuan perkembangan dalam masyarakat modern seringkali memunculkan tantangan terhadap konsep kebersamaan tradisional, termasuk di dalam gereja. Individualisme yang semakin menonjol dapat mengalihkan fokus kolektif menjadi pencapaian pribadi, sehingga persekutuan pemuda dalam gereja berisiko kehilangan relevansi. Melalui pendekatan AGIL, gereja dapat mengidentifikasi strategi adaptasi untuk menjembatani kebutuhan individu dengan semangat kolektif persekutuan. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mendorong normalisasi kembali fungsi persekutuan pemuda dengan menggunakan pendekatan strategi yang relevan dan inklusif. Dalam hal ini sebagai gereja dapat membuat program yang menarik dan melibatkan pemuda dengan mengetahui dinamika sosial dan spiritual pemuda. Diharapkan metode ini akan mengembalikan semangat kebersamaan dan mendorong pemuda untuk berpartisipasi aktif dalam persekutuan gereja. Untuk menyelesaikannya, merevitalisasi persekutuan pemuda memerlukan pembuatan program yang sesuai dengan konteks kehidupan pemuda yang aktual. Gereja dapat mewujudkan lingkungan yang mendukung keterlibatan aktif, regenerasi spiritual, dan pertumbuhan komunitas yang lebih sehat secara komunal dengan menerapkan gagasan AGIL. Harapannya tulisan ini bisa menjadi penerapan dalam konteks gereja, agar gereja bisa melihat secara kritis setiap perubahan-perubahan yang ada. Gereja juga menyadari bahwa dalam tahap ia melihat perubahan yang ada, tidak menghilangkan integritasnya sebagai panggilan yang menjalankan apa yang menjadi tanggungjwabnya di tengah-tengah dunia yang kompleks ini.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sejatinya manusia dalam kenyataan sosial selalu menjalin interaksi satu sama lain. Interaksi yang terjalin kerap ditunjukkan melalui berbagai bentuk termasuk di dalamnya menggunakan simbol yang diberi makna. Dalam kebutuhan untuk menyampaikan maksud dan tujuan, manusia memberi makna terhadap suatu simbol tertentu yang dapat digunakan untuk berinteraksi. Namun, interaksi dengan menggunakan simbol seringkali melahirkan penafsiran yang berbeda sehingga nampak adanya ketimpangan. Masyarakat Mollo juga memiliki salah satu bentuk interaksi dengan menggunakan simbol, yakni tua es nok in sunan. Pada prinsipnya, tradisi tua es nok in sunan menggunakan media sopi dan uang yang dipakai secara bersamaan dalam berinteraksi secara khusus pada pertemuan-pertemuan penting seperti peminangan, permintaan maaf, upacara adat dan lain sebagainya. Seringkali dalam penerapannya, tradisi tua es nok in sunan ini mengalami bias makna sehingga menciptakan kemungkinan terjadinya konflik. Pembahasan dalam kepenulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai makna dan nilai dibalik penggunaan simbol tua es nok in sunan sebagai media interaksi yang dipraktekkan secara turun temurun, dalam masyarakat yang juga adalah jemaat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan memanfaatkan prespektif George Herbert Mead mengenai Interaksionisme Simbolik sebagai pisau analisis. Pesan yang dihasilkan berupa nilai-nilai yang ditinjau dari kacamata sosiologi agama yakni pengorbanan, kesungguhan dan perdamaian atau kerukunan. Pada akhirnya, sebuah interaksi haruslah menjadi interaksi yang menyembuhkan, menghadirkan kedamaian di tengah-tengah realita sosial sebagai masyarakat yang juga adalah jemaat.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Gereja Ramah Anak dimaknai sebagai gereja dengan sistem pelayanan holistik yang memenuhi hak-hak anak, tidak hanya sekadar membangun fisik gedung gereja baru, melainkan meningkatkan kesadaran akan perspektif anak. Penelitian ini mengidentifikasi ketidaksetaraan di lingkungan gereja, di mana anak-anak sering kali tidak dilibatkan dalam pelayanan dan pengambilan keputusan. Gereja harus menyediakan ruang agar anak-anak merasa aman dan nyaman, serta memberi kesempatan untuk keterlibatan dan partisipasi, sehingga mereka dapat mengekspresikan kreativitas mereka. Tujuan utama penelitian ini adalah memberikan kontribusi berharga bagi gereja-gereja lain dalam mengimplementasikan program Gereja Ramah Anak untuk mendukung pertumbuhan iman anak-anak di komunitas gereja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di Jemaat GMIT Kaisarea BTN-Kolhua. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi literatur yang relevan. Metode penulisan yang digunakan adalah deskriptif-analitis-reflektif untuk mendeskripsikan dan menganalisis masalah, serta mencapai refleksi yang sesuai. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kehadiran anak-anak dalam ibadah merupakan langkah gereja dalam mengupayakan kepedulian terhadap anak. Pembentukan karakter dan iman terjadi melalui interaksi dalam komunitas, di mana setiap generasi saling belajar dan membangun. Refleksi teologis menekankan urgensi kesetaraan hak anak dalam kehidupan gereja. Anak-anak sering terabaikan dalam pelayanan gerejawi, menyebabkan ketidakseimbangan partisipasi dan menghalangi pembentukan iman yang seharusnya menjadi prioritas utama gereja. Gereja harus menyediakan ruang yang memadai bagi anak-anak dan memastikan suara mereka didengar dan dihargai. Dengan demikian, gereja dapat menciptakan lingkungan inklusif yang memperkuat pembinaan iman anak-anak dan memberikan fondasi kokoh bagi pertumbuhan spiritual mereka. Implementasi program Gereja Ramah Anak diharapkan menjadi teladan bagi gereja-gereja lain dalam menciptakan lingkungan yang ramah dan mendukung perkembangan spiritual anak-anak.
Kata kunci: Liturgi, Anak, Gereja Ramah Anak, GMIT Kaisarea BTN.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Semantics is commonly known as the study of meaning in a language. This Study Entitled: “A SEMANTIC ANALYSIS OF METAPHOR IN THE NORTH AMANATUND IALECT OF UAB METO”. This research analyzed about semantic analysis ofmetaphor found in South Amanatun Dialect of Uab Meto”. The purposes of this research are: (1) Identifying the types of metaphor which are found in South Amanatun Dialect” and (2) identifying the dominant types of metaphor in South Amanatun Dialect of Uab Meto. This research is analyzed by using descriptive qualitative method because the writer uses description based on the quality comprehensive in the analysis. Based on the metaphor classification the theory of Ullman, 2009: 266-270, the writer found that there are four types of metaphor in South Amanatun Dialect including Concrete to Abstract Metaphors, Anthropomorphic Metaphors, Synesthetic Metaphors, and Animal Metaphors. Meanwhile the writer also found that the dominant type of metaphor is concrete to abstract metaphors with the number 12 Sentences, followed by the Anthropomorphic Metaphors and Synesthetic Metaphors are 5 sentences for each type, and the last type is Animal Metaphor. The results of this research could be extra information in studying semantic meaning that focused on metaphor, forms of metaphor, and metaphorical meanings.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul skripsi ini adalah “Deskripsi Tentang Penjatuhan Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perjudian Togel Online”.Berdasakan judul tersebut maka yang menjadi masalah pokok dalam penelitian ini adalah: Faktor apa yang menyebabkan terdakwa melakukan tindak pidana perjudian togel online? Bagaimana bentuk dan cara terdakwa melakukan tindak pidana perjudian togel online?, Bagaimana akibat hukum dari tindak pidana perjudian togel online terhadap pelaku dan barang bukti? Penelitian ini bersifat deskriptif, jenis penelitian ini masuk dalam kategori penelitian hukum normatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder.variabel bebas dalam penelitian ini adalah penyebab, bentuk, dan akibat hukum terhadap peleku tindak pidana perjudian togel online, variabel terikt dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap tindak pidana perjudian togel online. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan dimana penulis menemukan beberapa alasan sesuai dengan permasalahan penulis yakni Bagaimana Dasar Pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri dalam Memutus Perkara Tindak Pidana Perjudian Togel Online sebagai berikut:1. Faktor penyebab terdakwa melakukan perjudian togel online adalah: a. Mudahnya pemain mendapatkan uang tanpa harus bekerja keras. b. Mudahnya bandar mengakses situs judi togel online. 2. Bentuk dan cara terdakwa melakukan perjudian togel online adalah: a. Terdakwa sebagai pemain menggunakan HP pribadi untuk membuat akun judi online. b. Terdakwa sebagai Bandar menghubungi teman - temanya untuk memasang angka togel. 3. Akibat hukum terhadap pelaku dan barang bukti adalah: a. Pelaku sebagai pemain dijatuhi pidana selama 3 bulan penjara. b. Pelaku sebagai bandar dijatuhi pidana selama 7 bulan penjara serta barang bukti yang diajukan dalam persidangan dimusnahkan dan ada juga yang disita untuk Negara.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian Penulis, yaitu 1. Penyebab Pelaku Membuat Surat Keterangan Palsu, 2. Bentuk Tindak Pidana Pemalsuan 3. Alasan Hakim Menjatuhkan Putusan Pemidanaan dan Putusan Bebas. Tujuan Penelitian : 1. Untuk mengetahui Penyebab Pelaku Membuat Surat Keterangan Palsu 2. Untuk mengetahui Bentuk Tindak Pidana Pemalsuan, 3. Untuk mengetahui alasan hakim menjatuhkan putusan pemidanaan dan putusan bebas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, yaitu mengkaji kasus pertama putusan pengadilan negeri nomor 522/Pid.B/2019/PN Pdg, putusan pengadilan tinggi nomor 208/PID/2019/PT PDG, putusan mahkama agung nomor 307/K/Pid/2020, putusan peninjauan kembali mahkama agung nomor 20 PK/Pid/2021, kasus kedua putusan pengadilan negeri nomor 1909/Pid.B/2018/PN Tng, putusan pengadilan tinggi nomor 1143 K/Pid/2019 dan putusan peninjauan kembali mahkama agung nomor 48 PK/Pid/2021. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1. Penyebab Pelaku Membuat Surat Keterangan Palsu: a. Untuk memperlancar perjalanan, 2. Bentuk Tindak Pidana Pemalsuan: a. Membuat surat palsu, b. Memalsukan surat, c. Memalsukan tanda tangan pada surat. 3. Alasan Hakim Menjatuhkan Putusan Pemidanaan dan Putusan Bebas: a. Perbuatan Terdakwa Merupakan Perbuatan pidana, b. Unsur pasal di dakwakan jpu terbukti. 2) Yang diputusan Bebas : a. Terdakwa Tidak Terbukti Melakukan Tindak Pidana. b.Perbuatan terdakwa tidak memenuhi unsur pasal yang didakwaan JPU
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul “Deskripsi Tentang Tindak Pidana Pengedaran Sediaan Farmasi Kosmetik.” Rumusan Masalah yang penulis kaji adalah: 1) Faktor apakah yang menyebabkan terjadinya pengedaran sediaan farmasi kosmetik? 2) Bagaimana bentuk pelaku melakukan tindak pidana pengedaran sediaan farmasi kosmetik? 3) Bagaimana akibat hukum dari tindak pidana farmasi kosmetik terhadap pelaku dan barang bukti? Tujuan Penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya tindak pidana pengedaran sediaan farmasi kosmetik 2) Untuk mengetahui bentuk terjadinya tindak pidana pengedaran Sediaan farmasi kosmetik 3) Untuk mengetahui akibat hukum terjadinya tindak pidana farmasi kosmetik terhadap pelaku dan barang bukti, Penelitian ini bersifat deskriptif, Jenis penelitian ini masuk dalam kategori penelitian hukum normatif Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor penyebab, bentuk dan akibat hukum terjadinya tindak pidana pengedaran sediaan farmasi kosmetik sedangkan Variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan terhadap tindak pidana pengedaran sediaan farmasi kosmetik. Berdasarkan Hasil penelitian dan pembahasan yang penulis lakukan maka diperoleh jawaban yaitu: 1 Faktor yang menyebabkan terjadinya pengedaran sediaan farmasi kosmetik yaitu: 1) Untuk mendapatkan keuntungan, Karena banyaknya permintaan dari kosmetik 2) Bentuk pelaku melakukan tindak pidana pengedaran sediaan farmasi kosmetik yaitu: 1) Terdakwa memesan kosmetik secas ra online 2) Terdakwa mengedarkan kosmetik tanpa izin edar 3) Akibat hukum dari tindak pidana farmasi kosmetik terhadap pelaku dan barang bukti yaitu: 1) Pelaku ditahan, 2) pelaku dipidana penjara, 3) pelaku dipidana denda, 4) Pelaku membayar biaya perkara. Saran yang diharapkan agar Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 dapat dijalankan dengan maksimal bagi pihak-pihak yang berperkara dalam tindak pidana mengedarkan sediaan farmasi kosmetik yang tidak memiliki izin edar agar selalu konsisten menganalisis segala bentuk persoalan dan tambahan dalam hal pelaksanaan dan mengunakan cara yang bijaksana dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Kata Kunci : Tindak Pidana Pengedaran Sediaan Farmasi Kosmetik
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
This research entitled Semantic Analysis On Contextual Meanings Of Ata Ratu’s Songs In The Kambera Language. Based on the songs of Ata Ratu in general, this study aims to to find out the contextual meanings of Ata Ratu’s songs in theKambera language. This study uses qualitative methods to find out the results. The researchers carry out the necessary data collection activities followed by processing the data with the specified techniques. The results of data analysis and interpretation showed that in the lyrics of Ata Ratu’s songs there are contextual meanings that are : (1) Context of Organs. Songs title: Mbawa Rimangu Na Annanduma Lurimu “Be careful in making a living”, (S1), Rimanya Na Wikinda “Take care of Ourselves”,(S2), Daningu Anda Monungu “No Hope”, (S5). (2) Context of Situation. Songs title: Rimanya Na Wikinda “Take care of Ourselves”, (S2), Ndana Peku Palanja Nggau “Not Ready to Leave You”, (S3), Daningu Anda Monungu“ No Hope”, (S5). (3) Context of Purpose. Songs title: Mbawa Rimangu Na Annanduma Lurimu“Be careful in making a living”, (S1), Rimanya Na Wikinda “Take care of Ourselves”, (S2), Ndana Peku Palanja Nggau “Not Ready to Leave You”, (S3), Hadangu Kata Pahada Belinya Na Ngguti Na Kalaratunda“Rise up so we can revive, protect and sustain our customs and culture”, (S4). (4) Mood Context of Speaker or Listener. Songs title: Mbawa Rimangu Na Annanduma Lurimu “Be careful in making a living”, (S1), Ndana Peku Palanja Nggau “Not Ready to Leave You”, (S3), Daningu Anda Monungu“ No Hope”, (S5). (5) Context of Place. Songs title: Mbawa Rimangu Na Annanduma Lurimu “Be careful in making a living”, (S1), Hadangu Kata Pahada Belinya Na Ngguti Na Kalaratunda “Rise up so we can revive, protect and sustain our customs and culture”, (S4). (6) Object Context. Songs title: Rimanya Na Wikinda “Take care of Ourselves”, (S2), Daningu Anda Monungu“ No Hope”, (S5).
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Air limbah laboratorium adalah air yang tidak layak disebabkan oleh masuknya atau dimasukkan zat, energi, atau komponen lainnya kedalam air oleh kegiatan manusia. Limbah memiliki kualitas yang tidak sesuai dengan baku mutu antara lain suhu yang lebih tinggi atau lebih rendah, bau yang tidak sedap, pH yang terlalu asam dan terlalu basa, nilai COD dan BOD yang tinggi, kandungan deterjen yang tinggi, dan mengandung minyak dan lemak yang tinggi. Untuk mengurangi kadar pencemaran limbah diperlukan metode pengolahan dengan bantuan biomaterial berupa arang aktif tempurung lontar, sabut kelapa, pasir dan zeolit. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas limbah sebelum dan setelah penggunaan biomaterial tersebut pada parameter kimia pH, BOD, COD, NO2, NO3, MBAS, minyak dan lemak dari limbah dari domestik laboratorium DLHK Provinsi NTT. Hasil penelitian dibandingkan dengan baku Mutu dari Permenkes LHK No. 68 tahun 2016. Nilai parameter limbah sebelum diolah pH (7,1), BOD (145,87 mg/L), COD (170,71 mg/L), NO2 (0,058 mg/L), NO3 (2,960 mg/L), MBAS (10,956 mg/L), Minyak dan Lemak (13,400 mg/L). Setelah filtrasi dengan metode campuran biomaterial nilai parameter secara berturut-turut adalah 7,9 mg/L, 123,35 mg/L, 162,957 mg/L, L, 10,540 mg/L, dan 0,700 mg/L. Hampir semua parameter mengalami penurunan dibawah Baku mutu kecuali BOD dan COD. Hal ini disebabkan kurangnya waktu kontak antar zat dan biomaterial dan juga kerapatan media.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Hasil belajar siswa dipengaruhi oleh banyak faktor, baik faktor internal maupun eksternal. Salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah guru, karakteristik guru, khususnya kompetensi profesional guru merupakan faktor yang paling menentukan hasil belajar siswa. Kompetensi profesional merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh guru yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas profesionalisme guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kompetensi profesional guru IPA dengan hasil belajar siswa kelas IX di SMP Negeri 2 Rote Barat Laut. Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan 1) uji prasyrat, 2) uji hipotesis, 3) uji signifikan. Berdasarkan Nilai r hitung (pearson correlations) diketahui nilai r hitung untuk hubungan kompetensi profesional guru IPA (X) dengan hasil belajar siswa (Y) adalah sebesar 0,377*> r tabel 0,242 , maka adanya hubungan atau korelasi antara kompetensi profesional guru IPA dan hasil belajar siswa.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar belakang: Modifikasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pengubahan, maksudnya pengubahan dari bentuk semula, dari yang kurang menarik menjadi lebih menarik tanpa menghilangkan fungsi aslinya. Tujuan penelitian: Modifikasi sarana dan prasarana dalam pembelajaran permainan bola kasti di SD GMIT Besnake. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif desskriptif, subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V dan guru penjas di SD GMIT Besnake. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan 1). Observasi, 2). Wawancara, 3). Dokumentasi, guna melengkapi data penelitian. Hasil dan pembahasan: Data yang dikumpulkan selanjudnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam pembelajaran bola kasti ditemukan Kurangnya sarana dan prasarana dalam pembelajaran bola kasti, sehingga membuat guru berinisiatif untuk membuat modifikasi sarana dan prasarana pembelajaran bola kasti menggunakan bebak kelapa, serabut kelapa dan daun gewang. Simpulan: Dengan adanya modifikasi sarana dan prasarana pembelajaran bola kasti sehingga dapat membatu guru dalam menangani permasalahan dan dapat membantu siswa agar lebih mudah memahami pebelajaran serta dapat menguasai teknik gerak dasar bola kasti.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Semantics is commonly known as the study of meaning in a language. This Study Entitled: “A SEMANTIC ANALYSIS OF METAPHOR IN THE NORTH AMANATUND IALECT OF UAB METO”. This research analyzed about semantic analysis ofmetaphor found in South Amanatun Dialect of Uab Meto”. The purposes of this research are: (1) Identifying the types of metaphor which are found in South Amanatun Dialect” and (2) identifying the dominant types of metaphor in South Amanatun Dialect of Uab Meto. This research is analyzed by using descriptive qualitative method because the writer uses description based on the quality comprehensive in the analysis. Based on the metaphor classification the theory of Ullman, 2009: 266-270, the writer found that there are four types of metaphor in South Amanatun Dialect including Concrete to Abstract Metaphors, Anthropomorphic Metaphors, Synesthetic Metaphors, and Animal Metaphors. Meanwhile the writer also found that the dominant type of metaphor is concrete to abstract metaphors with the number 12 Sentences, followed by the Anthropomorphic Metaphors and Synesthetic Metaphors are 5 sentences for each type, and the last type is Animal Metaphor. The results of this research could be extra information in studying semantic meaning that focused on metaphor, forms of metaphor, and metaphorical meanings.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi ini adalah “Deskripsi Tentang Penjatuhan Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perjudian Togel Online”.Berdasakan judul tersebut maka yang menjadi masalah pokok dalam penelitian ini adalah: Faktor apa yang menyebabkan terdakwa melakukan tindak pidana perjudian togel online? Bagaimana bentuk dan cara terdakwa melakukan tindak pidana perjudian togel online?, Bagaimana akibat hukum dari tindak pidana perjudian togel online terhadap pelaku dan barang bukti? Penelitian ini bersifat deskriptif, jenis penelitian ini masuk dalam kategori penelitian hukum normatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder.variabel bebas dalam penelitian ini adalah penyebab, bentuk, dan akibat hukum terhadap peleku tindak pidana perjudian togel online, variabel terikt dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap tindak pidana perjudian togel online. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan dimana penulis menemukan beberapa alasan sesuai dengan permasalahan penulis yakni Bagaimana Dasar Pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri dalam Memutus Perkara Tindak Pidana Perjudian Togel Online sebagai berikut:1. Faktor penyebab terdakwa melakukan perjudian togel online adalah: a. Mudahnya pemain mendapatkan uang tanpa harus bekerja keras. b. Mudahnya bandar mengakses situs judi togel online. 2. Bentuk dan cara terdakwa melakukan perjudian togel online adalah: a. Terdakwa sebagai pemain menggunakan HP pribadi untuk membuat akun judi online. b. Terdakwa sebagai Bandar menghubungi teman - temanya untuk memasang angka togel. 3. Akibat hukum terhadap pelaku dan barang bukti adalah: a. Pelaku sebagai pemain dijatuhi pidana selama 3 bulan penjara. b. Pelaku sebagai bandar dijatuhi pidana selama 7 bulan penjara serta barang bukti yang diajukan dalam persidangan dimusnahkan dan ada juga yang disita untuk Negara.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian Penulis, yaitu 1. Penyebab Pelaku Membuat Surat Keterangan Palsu, 2. Bentuk Tindak Pidana Pemalsuan 3. Alasan Hakim Menjatuhkan Putusan Pemidanaan dan Putusan Bebas. Tujuan Penelitian : 1. Untuk mengetahui Penyebab Pelaku Membuat Surat Keterangan Palsu 2. Untuk mengetahui Bentuk Tindak Pidana Pemalsuan, 3. Untuk mengetahui alasan hakim menjatuhkan putusan pemidanaan dan putusan bebas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, yaitu mengkaji kasus pertama putusan pengadilan negeri nomor 522/Pid.B/2019/PN Pdg, putusan pengadilan tinggi nomor 208/PID/2019/PT PDG, putusan mahkama agung nomor 307/K/Pid/2020, putusan peninjauan kembali mahkama agung nomor 20 PK/Pid/2021, kasus kedua putusan pengadilan negeri nomor 1909/Pid.B/2018/PN Tng, putusan pengadilan tinggi nomor 1143 K/Pid/2019 dan putusan peninjauan kembali mahkama agung nomor 48 PK/Pid/2021. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1. Penyebab Pelaku Membuat Surat Keterangan Palsu: a. Untuk memperlancar perjalanan, 2. Bentuk Tindak Pidana Pemalsuan: a. Membuat surat palsu, b. Memalsukan surat, c. Memalsukan tanda tangan pada surat. 3. Alasan Hakim Menjatuhkan Putusan Pemidanaan dan Putusan Bebas: a. Perbuatan Terdakwa Merupakan Perbuatan pidana, b. Unsur pasal di dakwakan jpu terbukti. 2) Yang diputusan Bebas : a. Terdakwa Tidak Terbukti Melakukan Tindak Pidana. b.Perbuatan terdakwa tidak memenuhi unsur pasal yang didakwaan JPU
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul “Deskripsi Tentang Tindak Pidana Pengedaran Sediaan Farmasi Kosmetik.” Rumusan Masalah yang penulis kaji adalah: 1) Faktor apakah yang menyebabkan terjadinya pengedaran sediaan farmasi kosmetik? 2) Bagaimana bentuk pelaku melakukan tindak pidana pengedaran sediaan farmasi kosmetik? 3) Bagaimana akibat hukum dari tindak pidana farmasi kosmetik terhadap pelaku dan barang bukti? Tujuan Penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya tindak pidana pengedaran sediaan farmasi kosmetik 2) Untuk mengetahui bentuk terjadinya tindak pidana pengedaran Sediaan farmasi kosmetik 3) Untuk mengetahui akibat hukum terjadinya tindak pidana farmasi kosmetik terhadap pelaku dan barang bukti, Penelitian ini bersifat deskriptif, Jenis penelitian ini masuk dalam kategori penelitian hukum normatif Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor penyebab, bentuk dan akibat hukum terjadinya tindak pidana pengedaran sediaan farmasi kosmetik sedangkan Variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan terhadap tindak pidana pengedaran sediaan farmasi kosmetik. Berdasarkan Hasil penelitian dan pembahasan yang penulis lakukan maka diperoleh jawaban yaitu: 1 Faktor yang menyebabkan terjadinya pengedaran sediaan farmasi kosmetik yaitu: 1) Untuk mendapatkan keuntungan, Karena banyaknya permintaan dari kosmetik 2) Bentuk pelaku melakukan tindak pidana pengedaran sediaan farmasi kosmetik yaitu: 1) Terdakwa memesan kosmetik secas ra online 2) Terdakwa mengedarkan kosmetik tanpa izin edar 3) Akibat hukum dari tindak pidana farmasi kosmetik terhadap pelaku dan barang bukti yaitu: 1) Pelaku ditahan, 2) pelaku dipidana penjara, 3) pelaku dipidana denda, 4) Pelaku membayar biaya perkara. Saran yang diharapkan agar Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 dapat dijalankan dengan maksimal bagi pihak-pihak yang berperkara dalam tindak pidana mengedarkan sediaan farmasi kosmetik yang tidak memiliki izin edar agar selalu konsisten menganalisis segala bentuk persoalan dan tambahan dalam hal pelaksanaan dan mengunakan cara yang bijaksana dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Kata Kunci : Tindak Pidana Pengedaran Sediaan Farmasi Kosmetik
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Translation methods are used to translate a text from various sources such as song lyric, newspaper, novels, even translated texts in popular movies so that the translation results are directed and easy to understand. The writer investigates translation methods used in Wednesday movie with the research problem: what are the types of translation methods that found in English-Indonesia subtitle of Wednesday movie? This study aims to find out and describe the types of translation methods according to Newmark (1988) found in English-Indonesia subtitles of Wednesday movie. This research used descriptive qualitative method. The data were taken from the first episode of Wednesday's movie. The writer classified the data in the form of sentences and phrases which are divided based on each translation method. The results show that there are eight types of translation methods used, namely word-for-word translation, literal translation, faithful translation, semantic translation, adaptation translation, free translation, idiomatic translation, and communicative translation. Subtitle of Wednesday movie can be understood because the translation results show that the translator translated based on the content and adapts it to the understanding of the target language through sentences or words that are often used by the target language.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Warisan Budaya adalah produk/hasil budaya fisik dari tradisi dan prestasi spiritual dalam bentuk nilai dari masa lalu. Menurut UNESCO, warisan budaya terdiri dari dua bagian yaitu tangible cultural dan intangible cultural. Tangible cultural seperti: monumen, artefak, cagar budaya dan kawasan, intangible cultural seperti: bahasa ritual dan tradisi. Warisan budaya sangat penting untuk dilestarikan, hal ini adalah upaya menjaga sejarah bangsa. Bangunan Situs Gereja Kota Kupang merupakan sebuah bangunan dilindungi oleh Undang-Undang Benda Cagar Budaya Nomor 11 Tahun 2010. Dalam penelitian penulis menggunakan metode studi lapangan, dalam memenuhi kebutuhan akan datadata penulisan memilih penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Tujuan penelitian ini untuk membuat deskripsi, gambaran/lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta yang akan diteliti. Saat cendana mulai dikenal sebagai komoditi perdagangan, Kupang telah dikenal oleh bangsa-bangsa asing terutama China. Kristen yang mula-mula hadir di Kupang adalah Kristen Katolik yang dibawa oleh pedagang Portugis. Setelah kehadiran Portugis datang juga Belanda menyebarkan agama Kristen Protestan, Belanda pertama kali memerintah pada tahun 1613 kemudian tahun 1614 Belanda menghadirkan seorang Pdt di Kupang untuk kebutuhan keimanan orang-orang Belanda sendiri. Kehadiran seorang Pdt Belanda membuat raja Kupang ingin mengkristenkan seluruh warga Kupang. Hasil kristenisasi oleh Belanda membuat Kupang memiliki sebuah gedung gereja dengan arsitektur Eropa abad pertengahan yang dinobatkan sebagai situs berdasarkan SK:KM.51/OT.007/MKP/2004. Bangunan gereja situs Kota Kupang masih aktif digunakan sebagai tempah ibadah oleh lembaga GMIT. Bangunan situs tidak hanya mendapatkan pelayanan dari GMIT tetapi oleh pihak pemerintah.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK IBADAH RUMAH TANGGA Dimi Diana Robi Program Studi Teologi Agama Kristen, Fakultas Teologi, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Indonesia email: [email protected] Ibadah merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia. Melalui orang Kristen dapat berinteraksi dengan Tuhan dan sesama. Ibadah rumah tangga merupakan tindakan dari seluruh anggota secara serempak dimana pun dan secara bersama-sama dalam waktu dan tempat untuk memuji, mendengarkan Firman Tuhan dan berdoa sebagai bukti ketaatan kepada Tuhan. Beribadah adalah ungkapan syukur kepada Allah atas kasih dan anugerah-Nya kepada manusia. Jemaat GMIT Calvari Osiloa-Tarus memiliki pemahaman yang beragam tentang ibadah rumah tangga. Namun dalam pelaksanaannya, kehadiran anggota jemaat dalam ibadah rumah tangga sangatlah minim. Hal inilah yang membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian bagaimana pelaksanaan ibadah rumah tangga di Jemaat GMIT Calvari Osiloa-Tarus. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif sehingga bisa mendalami masalah tersebut, mengambil sampel dan melakukan wawancara sehingga memperoleh informasi dengan lebih akurat. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan tersebut dapat diketahui faktorfaktor ketidakhadiran jemaat dalam ibadah rumah tangga dan menemukan bentuk upaya yang dilakukan gereja faktor-faktor tersebut yaitu: a) Faktor pekerjaan, b) Faktor hubungan sosial, c) Faktor persiapan ibadah, d) Faktor pendampingan pastoral. Melihat dari faktor-faktor yang ditemukan dalam jemaat, penulis kemudian mendialogkannya bagaimana tindakan pastoral yang dilakukan gereja terhadap pemahaman jemaat dalam memahami pelaksanaan ibadah rumah tangga. Oleh sebab itu, maka pelaksanaan ibadah rumah tangga ini perlu diperhatikan sehingga hal ini dapat mengatasi ketidakhadiran jemaat dalam ibadah rumah tangga.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This research entitled Semantic Analysis On Contextual Meanings Of Ata Ratu’s Songs In The Kambera Language. Based on the songs of Ata Ratu in general, this study aims to to find out the contextual meanings of Ata Ratu’s songs in theKambera language. This study uses qualitative methods to find out the results. The researchers carry out the necessary data collection activities followed by processing the data with the specified techniques. The results of data analysis and interpretation showed that in the lyrics of Ata Ratu’s songs there are contextual meanings that are : (1) Context of Organs. Songs title: Mbawa Rimangu Na Annanduma Lurimu “Be careful in making a living”, (S1), Rimanya Na Wikinda “Take care of Ourselves”,(S2), Daningu Anda Monungu “No Hope”, (S5). (2) Context of Situation. Songs title: Rimanya Na Wikinda “Take care of Ourselves”, (S2), Ndana Peku Palanja Nggau “Not Ready to Leave You”, (S3), Daningu Anda Monungu“ No Hope”, (S5). (3) Context of Purpose. Songs title: Mbawa Rimangu Na Annanduma Lurimu“Be careful in making a living”, (S1), Rimanya Na Wikinda “Take care of Ourselves”, (S2), Ndana Peku Palanja Nggau “Not Ready to Leave You”, (S3), Hadangu Kata Pahada Belinya Na Ngguti Na Kalaratunda“Rise up so we can revive, protect and sustain our customs and culture”, (S4). (4) Mood Context of Speaker or Listener. Songs title: Mbawa Rimangu Na Annanduma Lurimu “Be careful in making a living”, (S1), Ndana Peku Palanja Nggau “Not Ready to Leave You”, (S3), Daningu Anda Monungu“ No Hope”, (S5). (5) Context of Place. Songs title: Mbawa Rimangu Na Annanduma Lurimu “Be careful in making a living”, (S1), Hadangu Kata Pahada Belinya Na Ngguti Na Kalaratunda “Rise up so we can revive, protect and sustain our customs and culture”, (S4). (6) Object Context. Songs title: Rimanya Na Wikinda “Take care of Ourselves”, (S2), Daningu Anda Monungu“ No Hope”, (S5).