· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK penelitian ini berjudul”Analisis efektivitas,kontribusi, dan trend retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah di kota kupang” tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis (1) tingkat efektivitas retribusi daerah dan juga tingkat efektivitas retribusi daerah berdasarkan jenis penerimaan retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha, dan retribusi perizinan tertentu di daerah kota kupang tahun 2017-2021. (2) tingkat kontribusi retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah dan juga tingkat kontribusi retribusi daerah berdasarkan jenis penerimaan retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha, dan retribusi perizinan tertentu terhadap pendapatan asli daerah kota kupang tahun 2017-2021. (3) trend retribusi daerah kota kupang selama 5 tahun kedepan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan realisasi penerimaan retribusi daerah di kota kupang tahun 2017-2021. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) rata-rata tingkat efektivitas retribusi daerah selama tahun 2017 hingga tahun 2021 masuk dalam kategori tidak efektif, dan juga rata-rata tingkat efektivitas retribusi daerah berdasarkan jenis penerimaan retribusi jasa umum dengan kategori tidak efektif, retribusi jasa usaha dengan kategori tidak efektif, dan retribusi perizinan tertentu dengan kategori tidak efektif. (2) tingkat kontribusi retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah kota kupang selama tahun 2017 hingga tahun 2021 rata-rata sangat kurang berkontribus dan tingkat kontribusi retribusi daerah berdasarkan jenis retribusi jasa umum dengan kategori sangat kurang berkontribusi terhadap PAD, retribusi jasa usaha dengan kategori sangat kurang berkontribusi terhadap PAD, retribusi perizinan tertentu dengan kategori sangat kurang berkontribusi terhadap PAD. (3) trend penerimaan retribusi daerah selama 5 tahun kedepan mengalami penurunan setiap tahunnya atau disebut trend negar.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pesisir pantai Oesapa merupakan sebuah ekosistem yang berperan penting bagi kelangsungan hidup masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Sama halnya dengan peran pesisir pantai Oesapa, masyarakat sekitarpun memiliki peran yang penting bagi kelangsungan hidupnya. Cara masyarakat memanfaatkan pesisir pantai tidak sesuai dengan apa yang seharusnya dilakukan oleh masyarakat. Mereka memperlakukan pesisir pantai sebagai tempat pembuangan sampah. Hal ini mengakibatkan pesisir pantai menjadi kotor, air laut menjadi tercemar dan juga terjadi abrasi pantai. Tujuan penulisan adalah untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga dan memelihara ekosistem yang ada dan bagaimana cara yang seharusnya dilakukan manusia terhadap ekosistem. Penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode Kualitatif-Deskriptif.
Ekoteologi memfokuskan diri pada bagaimana perilaku manusia yang seharusnya terhadap ekosistem. Ekoteologi sekaligus merupakan kritik atas pemahaman yang selama ini dianut manusia yang membatasi diri pada komunitas sosial. Dalam dimensi ekoteologi, didapati bahwa krisis ekosistem yang sekarang terjadi tidak lepas dari sikap dan cara pandang manusia terhadap alam. Manusia memandang alam sebagai obyek yang harus dieksploitasi demi tercukupnya kebutuhan tanpa memikirkan dampaknya. Dalam pemanfaatannya, pesisir pantai Oesapa menjadi penyambung hidup bagi masyarakat. Pesisir pantai Oesapa menyediakan semua yang dibutuhkan oleh masyarakat. Namun dalam pemanfaatannya, pesisir pantai juga sering dibuat sebagai tempat pembuangan sampah yang mengakibatkan pencemaran. Pencemaran yang terjadi ini meliputi pencemaran air, pencemaran tanah dan juga pencemaran udara. Pencemaran yang terjadi ini diakibatkan oleh sampah-sampah yang dibuang tidak pada tempatnya. Dalam ekoteologi, masyarakat Oesapa sebagai manusia yang diberi tanggung jawab untuk memelihara kelestarian alam ciptaan-Nya. Maka dari itu, penatalayanan menjadi basis dari bagamimana pemanfaatan ekosistem pesisir pantai. Masyarakat terpanggil untuk mengelola dan mengusahakan laut sebagai bagian dari pelayanannya kepada Allah. Pemerintah maupun gereja sebagai bagian dari ekosistem sungai perlu membantu masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem demi keberlanjutan kehidupan. Dengan demikian, tercipta suatu relasi antara masyarakat Oesapa dan laut yang harmonis. Dalam relasi tersebut, baik masyarakat maupun laut membangun sebuah persekutan yang terus memuliakan Allah sebagai Sang Pencipta.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penghindaran pajak (Tax Avoidance) merupakan upayah/strategi yang dilakukan oleh sebuah perusahaan untuk memanfaatkan celah atau kelemahan yang ada di dalam undang-undang perpajakan untuk melakukan penghindaran pajak secara legal. Penelitian ini untuk menguji Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas terhadap Penghindaran Pajak. Populasi dalam penelitian ini adalah 19 Perusahaan Sub Sektor Perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016 – 2021. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini yang menggunakan purposive sampling. Dan mendapatkan sampel sebanyak 6 perusahaan sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metoe kuantitatif dan teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif tidak siknifikan terhadap penghindaran pajak sehingga hal ini menunjukan bahwa ukuran perusahaan belum tentu dapat mempengaruhi perusahaan dalam melakukan penghindaran pajak. Sedangkan profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap penghindaran pajak sehingga hal ini menunjukKan bahwa semakin rendah profitabilitas maka semakin tinggi upayah penghindaran pajak.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indonesia memiliki wilayah pesisir yang cukup luas, pada daerah pesisir terdapatlamun yaitu di perairan pantai yang datar, di darataan terumbu, dan tubir pulau-pulau karang. dibeberapa lokasi dijumpai lamun bersama-sama mangrove dan terumbu karang. Tempat hidup lamun adalah dasar perairan yang disusun dari lumpur, pasir, puing karang mati (coral rubble), bahkan ada yang tumbuh diatas batu massive.Padang Lamun yang terdapat di Indonesia memiliki luas sekitar 30.000 Km2 dan sangat berperan penting bagi ekosistem yang ada di laut dangkal, karena merupakan habitat dan sumber makanan bagi ikan dan biota perairan lainnya.Penelitian tentang jenis-jenis lamun di Pantai Wolwal Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alorbelum pernah dilaporkan. Padahal wilayah tersebut memiliki potensi beberapa jenis lamun berdasarkan observasi awal yang dilakukan dan juga mengingat pentingnya peranan lamun bagi ekosistem di laut dan semakin besarnya tekanan gangguan baik oleh aktifitas manusia maupun akibat alami, maka perlu diupayakan usaha pelestarian lamun melalui pengelolaan yang baik pada ekosistem padang lamun.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan parameter perairan Lamun yang ada di perairan Pantai Wolwal Desa Wolwal, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodemetode jelajahdengan menjelajah di lokasi Perairan Pantai Desa Wolwal. Hasil penelitian menunjukkan Lamun yang ditemukan di perairan Pantai Desa Wolwal dikategorikan dalam 2 famili yaituPotamogetonaceae dan Hydrocharitaceae, dan 4 jenis yaituHaloduleuninervis,Halophila ovalis, Enhalus acoroides dan Cymodocearotundata. Berdasarkan hasil pengukuran parameter lingkungan yaitu suhu240C , salinitas 26‰, derajat keasaman (pH) 8 dan intensitas cahaya 705 cd.perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, mengenai keanekaragaman Lamun pada daerah dengan habitat lamun dan karang yang dilakukan pada musim hujan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sumber Daya Manusia harus mampu memberikan pedoman mengenai persyaratan pengadaan dan pengembangan sumber daya manusia yang seharusnya dikerjakan, dilingkungan sebuah organisasi atau perusahaan (Nawawi 2005:104). Sumber Daya Manusia mempunyai posisi yang sangat penting dalam perusahaan, mengingat kinerja organisasi sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia.
Kinerja Pegawai adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melakukan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya,(Marwansyah 2012:3) berpendapat bahwa sebagai pendayagunaan sumber daya manusia didalam organisasi, yang dilakukan melalui fungsi–fungsi perencanaan sumber daya manusia, rekrutmen dan seleksi, pengembangan sumber daya manusia, perencanaan dan pengembangan karir, pemberian kompensasi dan kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan kerja dan hubungan industrial.
Kinerja Pegawai adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melakukan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya (Mangkunegara 2011:67). kinerja pegawai adalah hasil kerjapegawai baik kualitas maupun kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan.
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator ketaatan pada aturanadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 8 dengan jumlah responden 12 orang, diikuti dengan yang memilih 9 dengan jumlah 8 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 10 dengan jumlah resonden 3 orang.
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator frekuensi kehadiranadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 19 orang, diikuti dengan yang memilih 10 dengan jumlah 7 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 8 dan 6 dengan jumlah responden 1 orang.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Variabel disiplin kerja (X1) berpengaruh secara signifikansi terhadap kinerja pegawai (Y) pada Kantor UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Kupang, hal ini dilihat dari singnifikasi stres kerja (X1) nilai thitung 1,404< 2.056 ttabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditetima Ha ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh positif pada variabel disiplin kerja (X1) terhadap kinerja pegawai(Y). Pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dapat diukur dari variabel disiplin kerja (X1) yang memiliki 3 indikator sesuai dengan jawaban responden dalam penelitian ini. 2. Pengaruh efektif kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Kupang
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator kerja timadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 10 orang, diikuti dengan yang memilih 8 dengan jumlah 9 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 7 dengan jumlah responden 5 orang.
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator konsistensiadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 15 orang, diikuti dengan yang memilih 10 dengan jumlah 11 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 8 dengan jumlah responden 1 orang.
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator adaptasiadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 11 orang, diikuti dengan yang memilih 8 dengan jumlah 10 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 10 dengan jumlah responden 1 orang.
Hasil uji regresi secara parsial signifikansi pada variabel efektif kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) thitung 2,420 > 2.056 ttabel,. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti berarti terdapat pengaruh positif pada variabel efektif kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y). Maka dapat diindikasikan bahwa efektif kerja yang baik akan memberikan kontribusi terhadap kinerja pegawai pada Kantor UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Kupang.
Kata Kunci:Disiplin Kerja, Efektif Kerja Dan Kinerja Pegawai
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PAIR CHECK TERHADAPHASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 KUPANGTENGAHTAHUNAJARAN2021/2022
Ndolu,N. A.M)* Manu ,T. S. N)** Meha,A.M)**
Hasilobservasiawalyangdilakukanpenelititanggal12Januari2022padapembelajaranIPAdikelasVIISMPNegeri1KupangTengah,diketahuibahwapembelajaranmasihdidominasiolehmetodeceramahdanpenugasan,kurangadainteraksi antar siswa dalam pembelajaran yang berdampak pada kurang antusiasnya siswaketikapembelajaranberlangsung.Masihditemukanjugasebagiansiswayanghasilbelajarnya masih rendah. Siswa kebanyakan masih berada pada tahap mengetahui danmengingat,sedangkantahaplainnyasepertimemahamidanmenerapkan,sertamenganalisis masih sangat rendah. Model pembelajaran yang digunakan guru juga belumbervariasi, khususnya model Pair Check sebelumnya belum pernah digunakan oleh guru.Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaranPair Check terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kupang Tengah, TahunAjaran 2021/2022. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalahquasi experimentdengan memilih desain penelitian post test only control group design,untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran pair check terhadaphasil belajar siswapada dua kelompok subjek, yang dilihat dari rata-rata nilai. Hasil belajar siswa setelahpembelajarandenganmodelpembelajaranpaircheckpadamateripencemaranlingkunganlebihtinggidaripadahasilbelajarsiswadenganpendekatanmetodekonvensional (ceramah-diskusi). Pembelajaran dengan model pembelajaran pair checkmembuat siswa menjadi terlibat aktif dalam membangun pemahamannya terhadap materiyang dipelajari. Berdasarkan hasil uji independent sample t-test, pada equal variancesassumed diperoleh nilai signifikansi 2-tailed-nya lebih kecil 0,05 yaitu 0,020 maka dapatdikatakan Ha diterima dan Ho ditolak. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa terdapatpengaruh yang positif dan signifikan dari model pembelajaran pair check terhadap hasilbelajarIPASiswakelasVIISMP Negeri1 KupangTengah, Tahun Ajaran2021/2022.
KataKunci: Hasil Belajar, Pembelajaran, Model Pembelajaran PairCheck.
Keterangan:)*Peneliti
)**Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Judul penulisan ini “Penggunaan Metode Show and Tell (S&T) dalam Meningkatkan Penguasaan Kosakata Siswa Kelas II SMP N 11 Kota Kupang” Rumusan masalah penelitian ini adalah Apakah penggunaan metode Show and Tell (S&T) untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas 2 SMP N 11 Kota Kupang? Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kuantitatif. Data penelitian ini diambil dari perlakuan kelas eksperimen dan kelas kontrol di SMP N 11 Kota Kupang.Penulis mengumpulkan dan menganalisis penggunaan metode Show and Tell (S&T) untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas dua SMP N 11 Kota Kupang kemudian mempresentasikan hasilnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan metode Show and Tell (S&T) dapat meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas dua SMP N 11 Kota Kupang.Hal ini dapat dilihat berdasarkan nilai uji-t yang menunjukkan bahwa signifikansi uji 0,000 0,05. Artinya terdapat perbedaan nilai antara Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol. Penulis berharap penelitian ini dapat menambah pengetahuan tentang metode Show and Tell (S&T) dalam belajar mengajar.
Kata Kunci: Metode Show and Tell (S&T), Penguasaan Kosa Kata
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
KREATIVITAS GURU PENJASORKES DALAM MENYIKAPI KETERBATASAN SARANA DAN PRASARANA
YosepHariyanto1*, David Loba2, Pnatmo W. Masi3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang:Pendidikanmempunyaiperan yang sangatpentingdalammemajukansuatubangsa. Pendidikandiharapkandapatmencerdaskangenerasimuda yang mampumengembangkanpotensidalamdiri, sertaberpolapikirsecarakritisdandinamis, bertanggungjawab, berakhlakmulia, berimandanbertaqwakepadaTuhan Yang MahaEsa.
Tujuan penelitian: inibertujuanuntukmengetahui kreativitas guru penjasorkesdalammenyikapiketerbatasansaranadanprasarana.
Metode penelitian: Jenispenelitian yang digunakandalampenelitianiniialahjenispenelitiandeskriptifnaturalistik, dimanajenispenelitianiniseringdisebut (natural setting) karenapenelitinya di lakukanpadakondisi yang alamiah. adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi
Hasil dan pembahasan: dalam pembelajaran penjasorkes pada kondisi belajar dengansaranadanprasarana yang kurangmemadai. Hal inisangatbepengaruterhadapperkembangansiswa, karena proses belajarmengajarbelummemenuhistandarpendidikanNamunmasalahiniperlahanbisadiatasimelaluikreativitas guru PJOK.
Simpulan: dalam pembelajaran pendidkanjasmani pada kondisi sebelumdansesudahadanyakreativitassangatbesardampaknyata. Proses belajarmenjadilebihhidupkrenasiswaterlibatlangsungdalampebelajaran. Sebelum di modifikasipembelajaranselaluberpusatpada guru namunsetelahdilakukanmodifikasiprosenyapembelajaranberpusatpadasiswa.
Katakunci: Kreativitas guru;pembelajaran; keterbatasansaranaprasarana
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh status pembayaran dividen tunai terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016-2018. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah 13 perusahaan manufkatur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Untuk pengambilan sampel, peneliti menggunakan teknik purpose sampling, yang artinya perusahaan yang memenuhi kriteria-kriteria tertentu, dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 13 perusahaan dari 13 perusahaan.
Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Linear Sederhana dengan program SPSS. Maka hasil penelitian tersebut menunjukan secara parsial Status Pembayaran Dividen Tunai Berpengaruh Terhadap Kualitas Laba dan perusahaan yang melakukan Pembayaran Dividen Tunai Memiliki Kualitas Laba yang lebih baik dibandingkan perusahaan yang tidak melakukan Pembayaran Dividen Tunai
Kata Kunci : Dividen Tunai, Kualitas Laba
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
JudulSkripsipenulis“ Deskripsi Tentang Putusan HakimDalamSengketaJualBeli Tanah. Dari judultersebutdapatdirumuskanbahwa yang menjadimasalahdalampenelitianiniadalahMengapa hakim Pengadilan Negeri dan Peninjauan Kembalimenolak gugatan konvensi dan mengabulkan gugatan rekonvensi.? dan mengapa hakim Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung mengabulkan gugatan konvensi dan menolak gugatan rekonvensi.? Untukmenjawab permasalahan tersebut adapun TujuandariPenelitianini adalah untuk mengetahui hakim Pengadilan Negeri dan Peninjauan Kembali menolak gugatan konvensi dan mengabulkan gugatan rekonvensi. Dan untuk mengetahui hakim Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung mengabulkan gugatan konvensi dan menolak gugatan rekonvensi. Sedangkan metodepenelitian yang dipakaidalampenelitianiniadalah bersifatNormatif, Menurut Soerjono Soekanto dan jenispenelitian yang penulisgunakanialahmendeskripsi, ataugambarantentang “AlasanPengadilanNegeridanPeninjauanKemabalimenolakgugatankonvensidanmengabulkangugatanrekonvensi.AlasanpengadilanTinggidanMahkamahAgungmengabulkangugatankonvensidanmenolakgugatanrekonvensi. Dan data yang penulis gunakan yaitu; bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier yang sesuai dengan permasalahan tersebut.Hasilpenelitianterhadap 4 putusaniniadalah:
Berdasarkanhasilpenelitiantersebutmakadapatdisimpulkanbahwa yang menjadialasan hakim PengadilanNegeridanPeninjauanKembalimenolakgugatankonvesidanmengabulkangugatanrekonfensidan hakim PengadilanTinggidanMahkamahAgung mengabulkangugantankonvensidanmenolakgugatanrekonfensiadalahsebagaiberikut
a. PertimbanganHakim pengadilanbahwaadanyabukti-bukti yang di ajukan oleh penggugat maupun tergugat I dan II Majelis hakim tidak menemukan data-data mengenai status hukum dari objek sengketa.
b. DasarpertimbanganhakimPeninjauanKembaliadalah bahwahakim tingkat kasasi dalam pertimbangannya tersebut telah bertantangan dengan fakta-fakta dan peraturan perundang-undang serta hukum yang berlaku.
c. Berdasarkanalasan-alasan yang telahdipertimbangkan di atasmenurutPengadilanTinggigugatanPenggugatcukupberalasanhukumuntukdikabulkanSebagian.
d. MahkamahAgungdalampertimbanganberkesimpulanbahwaputusanJudexFactidalamperkarainitidakbertentangandenganhukumdan/atauundang-undang, makapermohonankasasi yang diajukanoleh Para PemohonKasasitersebutharusditolak.
Untuk itu yang menjadi saran penulis adalahUntukitupenulisdapatmenyarankan agar hakim apabilamemutuskanperkara-perkara yang akanditanganipatutlahmelihatakanpertimbangan-pertimbangandaripihakpenggugatmaupuntergugatsehinggadalammemutuskanperkaratersebutdenganseadil-adilnya.
Kata kunci: Putusan Hakim JualBeli Tanah, Gugatan
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Menurut Irwanda, Rosida, dan Margartha (2022) Kinerja karyawan di pengaruhi oleh beberapa faktor seperti kerjasama tim, lingkungan kerja dan komunikasi. Suatu perusahaan akan mencapai kemajuan dalam mencapai tujuannya jika ia meningkatkan kinerja karyawannya. Karena keberhasilan lembaga dalam mencapai tujuan dan kelangsungan eksistensinya bergantung pada sumber daya manusia yang dimilikinya, maka berbagai upaya untuk mendongkrak kinerja karyawan menjadi hal yang paling penting.Menurut Pace dan Faules (2010) Komunikasi kerja merupakan proses pertukaran informasi, ide, atau pesan antar individu dalam suatu organisasi yang bertujuan untuk membangun pemahaman bersama, mendukung pelaksanaan tugas, serta mencapai tujuan organisasi secara efektif.Menurut Gibson, Ivancevich, dan Donnelly(2012), lingkungan kerja adalah seluruh kondisi eksternal dan internal yang memengaruhi kepuasan kerja, produktivitas, dan motivasi karyawan.Eva dan Boge (2017) menyatakan bahwa Kerjasama Tim merupakan kegiatan yang dikelola dan dilakukan sekelompok orang yang tergabung dalam satu organisasi.
Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini akan membahas pengaruh komunikasi kerja, lingkungan kerja, dan kerja sama tim terhadap peningkatan kinerja karyawan pada PT. Telkom Akses (PTTA) Kota Kupang. Dalam penelitian ini sebanyak 58 karyawan. Teknik pengumpulan analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh antara komunikasi kerja, lingkungan kerja, dan kerja sama tim terhadap peningkatan kinerja karyawan, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linier Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Koefisien Determinasi (R²). Dari hasil penelitian yang digunakan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsialKomunikasi Kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y), Lingkungan Kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y), dan Kerja sama tim (X3) berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Sedangkan secara simultan atau secara bersama-sama Komunikasi Kerja (X1) Lingkungan Kerja (X2) dan Kerjasama Tim (X3) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y) pada PT. Telkom Akses (PTTA) Kota Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linier berganda yang memperlihatkan pengaruh Komunikasi kerja (X1), Lingkungan Kerja (X2), dan Kerjasama Tim (X3) terhadap Kinerja Karyawan (Y) dengan nilai konstanta α sebesar 10,154 sedangkan koefisien b1 = 0,392, b2 = 0,245. Dengan demikian persamaan regresi linier berganda yang memperlihatkan pengaruh Komunikasi Kerja (X1), Lingkungan Kerja (X2), Kerjasama Tim (X3) terhadap Kinerja Karyawan (Y) adalah sebagai berikut: Y= 10,154 +0,392 X1+ 0,245 X2+0,140 X3+e
Selain itu hasil uji hipotesis pertama yaitu Komunikasi Kerja (X1) berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel Komunikasi kerja (X1) ditemukan Nilai T hitung 4,697 > T tabel 1,674 dengan tingkat sig.t 0,000. Oleh karena nilai signifikan < 0,05. Maka H0 (b1≠ 0) ditolak dan Ha (b1=0) diterima yaitu variabel Komunikasi Kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap Kimerja Karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel Lingkungan Kerja (X2) ditemukan Nilai T hitung 3,442 > T tabel 1,674 dengan tingkat signifikan t = 0,001 Oleh karena nilai signifikan < 0,05. Maka H0 (b1≠ 0) ditolak dan Ha (b1=0) diterima yaitu variabel Lingkungan Kerja (X2) berpegaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel Kerjasama Tim (X3) ditemukan nilai T hitung 3,446 > T tabel 1,674 dengan tingkat signifikan t= 0,001 Oleh karena nilai signifikan < 0,05. Maka H0 (b1≠ 0) ditolak dan Ha (b1=0) diterima yaitu variabel Kerjasama Tim (X3) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2) adalah 0,606 atau 60,6%. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya pengaruh Komunikasi Kerja (X1), Lingkungan Kerja (X2), Kerjasama Tim (X3) terhadap Kinerja Karyawan (Y) adalah 60,6% . Sedangkan pengaruh sebesar 39,4% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diketahui dalam penelitian ini.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Tulisan ini memfokuskan pembahasan pada menafsir teks untuk memberi sumbangan bagi gereja dalam mengatasi masalah stunting. Stunting adalah persoalan sosial yang mencolok di NTT dan didapati pada anak di usia prasekolah. Stunting disebabkan oleh berbagai hal yang bermuara pada kurangnya asupan makanan yang bergizi sesuai kebutuhan gizi anak. Stunting memiliki dampak buruk yang dapat memengaruhi kehidupan pengidapnya di masa depan. Stunting perlu disikapi oleh berbagai pihak termasuk GMIT secara khusus Jemaat Efata Deme sebagai persekutuan yang meniru Kristus. Dalam menyikapi stunting dibutuhkan sikap tanggung jawab. Tulisan ini berupaya memaknai sikap tanggung jawab terhadap mereka yang lapar sesuai hasil penafsiran teks Injil Lukas 9:10-17 dengan menggunakan metode tafsir naratif. Kerygma teologis yang penulis temukan menunjukkan bahwa tanggung jawab terhadap mereka yang lapar sebagaimana yang diperlihatkan dan diajarkan oleh Yesus, dapat dibawa dalam konteks GMIT secara khusus Jemaat Efata Deme dalam menyikapi stunting. Dalam upaya mengatasi stunting sikap awal yang mesti dilakukan oleh gereja ialah melayankan hospitalitas. Hospitalitas ini akan melahirkan tanggung jawab terhadap penderita stunting baik di dalam maupun luar gereja. Lebih lanjut, tanggung jawab yang lahir dari hospitalitas ini harus diwujudkan dengan memberi makanan yang bergizi sampai kenyang kepada penderita stunting. Perwujudan tanggung jawab terhadap penderita stunting ini dilaksanakan oleh gereja dengan membangun kemitraan atau bekerja sama dengan pemerintah, tenaga kesehatan, agama dan denominasi lain serta lembaga-lembaga masyarakat lainnya. Pada akhirnya, tulisan ini mengajak GMIT secara khusus Jemaat Efata Deme untuk menyatakan tanggung jawabnya terhadap mereka yang menderita stunting.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengaruh Inovasi Produk Dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Handphone Xiaomi Di Toko Lapak Xiaomi Kupang. Persoalan Penelitian : 1. Apakah inovasi produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian Handphone Xiaomi Di Toko Lapak Xiaomi Kupang? 2.Apakah citra merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian Handphone Xiaomi Di Toko Lapak Xiaomi Kupang? Tujuan penelitian yaitu : Untuk mengetahui pengaruh inovasi produk terhadap keputusan pembelian Handphone Merek Xiaomi Di Toko Lapak Xiaomi Kupang dan Untuk mengetahui pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian Handphone Merek Xiaomi Di Toko Lapak Xiaomi Kupang. Metode penelitian dalan penelitian ini yakni populasi dan sampel pada pelanggan/pembeli ditoko Lapak Xiaomi Kupang, Sebanyak 96 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner sedangkan teknik analisis data menggunakan Analisis regresi linear berganda, Uji parsial (uji t), Uji simultan (uji F), dan Koefisien Determinasi (R2) . Berdarsarkan hasil analisi pendahuluan : Inovasi Produk juumlah dari seluruhindeks yaitu 209,4dan nilai rata-rata indeks untuk variable inovasi produk yaitu sebesar 69,8 yang berada dalam kategori sedang, artinya latar belakang pendidikan perlu dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Citra merek jumlah dari seluruh indeks yaitu 317,6 dan nilai rata-rata indeks untuk variable citra merek yaitu sebesar 79,4 yang berada dalam kategori tinggi, artinya citra merek perlu dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Keputusan pembelian berdasarkan jawaban responden di atas dari jumlah seluruh indeks yang diperoleh yaitu sebesar 332,9, maka nilai rata-rata indeks untuk variable keputusan pembelian yaitu sebesar 83,225 yang berada dalam kategori tinggi, artinya etos kerja perlu dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Berdasarkan persamaan regresi linear berganda : Y = 8,643 + 0, 392 X1 + 0.493 X2 + e. diketahui bahwa nilai konstanta a sebesar 8,643,sedangkan koefisien b1 adalah 0,392 dan b2 adalah 0,493. Dengan demikian dari persamaan regresi linear berganda diatas maka dapat dijelaskan bahwa nilai konstan 8,643 artinya jika nilai inovasi produk (X1) dan citra merek (X2) sama dengan nol , keputusan pembelian (Y) memiliki nilai sebesar 8.643. sedangkan koefisien regresi (b1) sebesar 0,392 artinya jika inovasi produk (X1) mengalami kenaikan sebesar 1 unit , maka keputusan pembelian (Y) akan meningkat sebesar 0,392. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara inovasi produk (X1) dengan keputusan pembelian (Y). dan koefisien regresi (b2) sebesar 0,493 artinya jika citra merek (X2) mengalami kenaikan sebesar 1 unit, maka keputusan pembelian (Y) akan meningkat sebesar 0,493. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara citra merek (X2) dengan keputusan pembelian (Y). Implikasi Terapan: Berdasarkan kesimpulan dari hasil yang diperoleh, maka hal- hal yang perlu dipertimbangkan dan menjadi saran peneliti adalah sebagai berikut : 1. Bagi produsen handphone Xiaomi agar mempertahankan inovasi produk yang ada khususnya pada indikator peluasan lini karena berdaarkan hasil penelitian indikator peluasan lini memiliki nilai indeks yang paling rendah dibandingkan dengan indikator lainnya agar semakin banyak konsumen yang akan membeli produk handphone xiaomi, begitu juga dengan citra merek, karena berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan bahwa inovasi produk dan citra merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian. 2. Bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai acuan untuk penelitian selanjutnya, agar melakukan penelitian lanjutan tentang inovasi produk karena ada salah satu indikator inovasi produk yang nilainya sedang. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial inovasi produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kkeputusan pembelian handphone xiaomi Ditoko Lapak Xiaomi Kupang, Secara parsial citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian handphone xiaomi Ditoko Lapak Xiaomi Kupang, Dan secara simultan inovasi produk dan citra merek berpengaruh secara Bersama-sama terhadap keputusan pembelian handphone xiaomi Ditoko Lapak Xiaomi Kupang. Kata Kunci: Inovasi Produk, Citra Merek, Keputusan Pembelian
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Stratifikasi sosial adalah sebuah konsep yang menunjukkan adanya pembedaan atau pengelompokan suatu kelompok sosial (komunitas) secara bertingkat. Stratifikasi sosial di Sumba Timur membagi masyarakat ke dalam tiga golongan seperti, pertama: Golongan maramba, Golongan kabihu, Golongan ata. Adanya stratifikasi sosial ini telah membawa penderitaan dan ketidakadilan, penindasan, dan pelecehan seksual bagi golongan ata. Namun, ada masyarakat yang menganggap perhambaan sebagai hal yang wajar dan ada golongan ata menerima keberadaannya karena Yesus juga menderita dan pengenalan maramba terhadap Kristus tidak membawa perubahan dalam hubungannya dengan ata. Berhadapan dengan realitas tersebut, penulis tesis ini bertujuan, mendapatkan data dan informasi berdasarkan pengalaman ata dan maramba, dan mengkonstruksi pemahaman tentang Kristus sebagai pembebas dan didialogkan dengan konteks relasi ata dan maramba khususnya di Jemaat GKS. Kahambi Kalelangu. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mendapatkan data yang mendalam. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah teknik wawancara dan kepustakaan. Selain itu penulis menggunakan teori stratifikasi sosial, dan teori kenosis. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa, kaum ata mengalami ketidak adilan dan penindasan yang dilakukan oleh maramba baik dalam keluarga, pendidikan, agama, budaya, politik dan ekonomi. Sehingga transformasi stratifikasi sosial di GKS. Jemaat Kahambi Kalelangu-Sumba Timur harus dilakukan karena ini merupakan bagian dari perjuangan Yesus Kristus untuk mengangkat harkat dan martabat manusia. Dalam melakukan transformasi sosial maka butuh kerja sama semua pihak baik kaum ata itu sendiri, kaum maramba, pemerintah, dan gereja. Transformasi sosial harus dilihat sebagai panggilan gereja dalam mewujudkan tanda-tanda kerajaan Allah. Maramba dan ata harus membangun hubungan sebagai saudara didalam Yesus Kristus. GKS. Jemaat Kahambi Kalelangu dan pemerintah desa sedang upayakan untuk melakukan transformasi sosial terhadap realitas perhambaan.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul: Deskripsi tentang tindak pidana perbankan yang dilakukan secara Bersama-sama sebagai perbuatan berlanjut. Rumusan masalah yang dikaji oleh penulis adalah Mengapa pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan sedangkan pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan Bebas?. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah Untuk mengetahui Alasan Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan sedangkan Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan Bebas. Jenis metode penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian normatif yaitu penelitian ini terdiri dari penelitian terhadap assas-asas hukum, penelitian terhadap sistematika hukum dan penelitian terhadap taraf sinkronisasi hukum. dan Sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmia. Variabel penelitian yang penulis gunakan adalah variabel bebas yaitu factor yang menjadi pokok permasalahan yaitu Untuk mengetahui alasan Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan sedangkan Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan bebas, dan variabel terikat yaitu variabel yang tergantung dari putusan Pengadilan tentang tindak pidana perbankan yang dilakukan secara Bersama-sama sebagai perbuatan berlanjut.. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka alasan Pengadilan negeri menjatuhkan putusan pemidanaan karena perbuatan terdakwa terbukti, Alasan Pengadilan Tinggi menjatuhkan Putusan Bebas karena salah satu unsur tidak terpenuhi dan Alasan Mahkamah Agung menjatuhkan Putusan pemidanaan karena Pengadilan Tinggi salah menerapkan hukum. Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah dalam menjatuhkan putusan, hakim haruslah teliti sehingga tidak ada kekeliruan dan kehilafan hakim dan dalam menjatuhkan putusan hakim harus mempertimbankan asas kepastian hukum dan asas kemanfaatan hukum Kata Kunci : Putusan Hakim, Tindak pidana perbankan
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pengaruh Akuntabilitas Terhadap Pengelolaan Dana Desa (Studi Kasus Pada Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang)”.Penelitianini bertujuan untuk mengetahui mengetahui pengaruhakuntabilitas terhadap pengelolaan dana desa pada Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Akuntabilitas dapat diartikan sebagai kewajiban seseorang, badan hukum atau pimpinan dalam suatu organisasi yang dapat mempertanggungjawabkan keberhasilan atau pun kegagalannya serta tindakan dalam mencapai tujuan kepada pihak tertentu yang memiliki hak atau yang berkewenangan untuk meminta keterangan atau pertanggungjawaban (Rahmawati, 2021). Pengelolaan merupakan keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban keuangan desa.Asas pengelolaan keuangan desa dikelola dengan 3 asas yaitu partisipatif, transparan, dan akuntabel. Partisipatif berarti melibatkan berbagai pihak dalam pengelolaan keuangan desa (bottom up),transparan berarti terbuka dalam pengelolaan, tidak ada yang dirahasiakan, dan akuntabel berarti dapat dipertanggungjawabkan secara formal maupun materil (Effrianto, 2016 dalam Dewi, 2020). Lemahnya akuntabilitas, transparansi dan responsivitas dalam pengelolaan keuangan desa menyebabkan potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh Pemerintah Desa beserta BPD, Kepala Dusun, RT dan RW Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang yang berjumlah 41 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitianini yaitu kuesioneryang diberikan kepada Pemerintah Desa beserta BPD, Kepala Dusun, RT dan RW Desa Sumlili. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknikanalisis regresi linear sederhana untuk dapat mengetahui pengaruh antara variabel X(Independen), terhadap variabel Y (dependen) dan dibantu dengan alat uji statisticyaituprogramIBM SPSSStatistics 22danMs.Exel2010. Hasil penelitian menunjukan bahwa akuntabilitas berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan dana desa pada Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Dapat dilihat bahwa akuntabilitas memiliki nilai thitung lebih besar darit tabel (6,048> 2,203)dengan nilai signifikan lebih kecil dari0,05(0,0000,05). Maka keputusannya adalah HI diterima dan H0 ditolak. Semakinbaik akuntabilitas maka akan semakin baik pengelolaan dana desa dan hasil penelitian ini bernilai positif. Adanya pengaruh yang sangatberarti dari variabel akuntabilitas terhadapvariabel dependen dan akuntabilitasdapat diterapkan dengan sumberdaya manusia sebagai pengelola sehingga pengelolaan dana desa dapat berjalan dengan baik.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PEMBERIAN TUGASOLEHGURU PENJASORKES TERHADAP HASIL BELAJAR DI SMAKRISTEN ATAMBUA Aryanto Tefa1*, Magdalena Rambu P. Wasak2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pembelajaran Pendidikan jasmanidi SMA Kristen Atambua adalah untuk membantu siswa agar menaikkan derajat kesehatan dan kesegaran jasmani melalui pengenalan.Karena gerak adalah unsur pokok pendidikan jasmani yang penting. Berdasarkan observasi bahwa proses pembelajaran di SMA Kristen Atambua tidak maksimal karena kurangnya pemahaman siswa dalam proses pembelajaran penjasorkes, sehingga guru penjasorkes di tuntut harus mampu untuk menerapkan model pembelajaran tentang pemberian tugas permainan bola besar kepada siswa. Kondisi ini perlu di tindak lanjuti oleh guru pendidikan jasmani di dalam pembelajaran pendidikan jasmani di SMA Kristen Atambua. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui penerapan model pembelajaran pemberian tugas terhadap hasil belajar di SMA Kristen atambua. Metode penelitian:Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan:Kegiatan pembelajaran penjasorkes berjakandengan penerapan model pembelajaran pemberian tugas oleh guru Penjasorkes sehingga proses pembelajaran berlangsung dengan hasil yang efektif dan efisien. Oleh karena itu penerapan model pembelajaranpemeberian tugas oleh guru penjasorkes terhadap hasil belajar siswa sebagai berikut,Kegiatan pembelajaran penjasorkes dengan penerapan model pembelajaran pemberian tugas oleh guru penjasorkes, tugas yang diberikan berupa Tes kecil atau atau Tanya jawab secara langsung dan tugas PR atau tugas yang akan di kerjakan di rumah. Simpulan:Penggunaan medel pembelajaran pemberian tugas dalam pembelajaran penjasorkes di SMA Kristen Atambua sanggat berperan penting untuk meningkatkan hasil belajar siswa sudah berjalan dengan baik. Dengan adanya pembelajaran pembrian tugas yang diberikan guru siswa mampu mengerjakannya dengan baik dan mampu meningkatkan hasil belajar di sekolah. Katakunci: Model Pembelajaran, Pemberian Tugas, Hasil Belajar
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRACT BASIC FOREHAND SERVICE SKILLS TEST IN TABLE TENNIS FOR UKAW PJKR STUDENTS Melyanto Kohetae1*, Ramona M. Mae2, Melvianus Selan3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Table tennis is a sport that knows no age limit, both children and adults can play together. Table tennis is a sport that has many fans, not only for teenagers, but also for children and parents. Research objective: The purpose of this study was to find out how the basic technical skills of forehand service in table tennis are for UKAW PJKR students. Research method: This research method uses a quantitative descriptive method that is used as a way or procedure to solve a problem. Data collection techniques are observation and documentation. Result and discussion: Based on the results of the basic forehand service technique test in table tennis games conducted by 28 PJKR UKAW students, the following results were obtained, the Very Good category consisted of 3 people (11%), the good category consisted of 14 people (50%), and the moderate category consisted of 11 people. (39%). Based on the results of research on the test of the basic technical skills of forehand service in table tennis for PJKR UKAW class C semester 3 students, it is in the "Good" category. Conclusion: The results of the basic forehand service technical skill level in table tennis for UKAW PJKR students can be categorized as "GOOD" with an average service result of 77. Keyword: skills test; forehand serve; table tennis
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul: Deskripsi tentang tindak pidana perbankan yang dilakukan secara Bersama-sama sebagai perbuatan berlanjut. Rumusan masalah yang dikaji oleh penulis adalah Mengapa pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan sedangkan pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan Bebas?. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah Untuk mengetahui Alasan Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan sedangkan Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan Bebas. Jenis metode penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian normatif yaitu penelitian ini terdiri dari penelitian terhadap assas-asas hukum, penelitian terhadap sistematika hukum dan penelitian terhadap taraf sinkronisasi hukum. dan Sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmia. Variabel penelitian yang penulis gunakan adalah variabel bebas yaitu factor yang menjadi pokok permasalahan yaitu Untuk mengetahui alasan Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan sedangkan Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan bebas, dan variabel terikat yaitu variabel yang tergantung dari putusan Pengadilan tentang tindak pidana perbankan yang dilakukan secara Bersama-sama sebagai perbuatan berlanjut.. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka alasan Pengadilan negeri menjatuhkan putusan pemidanaan karena perbuatan terdakwa terbukti, Alasan Pengadilan Tinggi menjatuhkan Putusan Bebas karena salah satu unsur tidak terpenuhi dan Alasan Mahkamah Agung menjatuhkan Putusan pemidanaan karena Pengadilan Tinggi salah menerapkan hukum. Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah dalam menjatuhkan putusan, hakim haruslah teliti sehingga tidak ada kekeliruan dan kehilafan hakim dan dalam menjatuhkan putusan hakim harus mempertimbankan asas kepastian hukum dan asas kemanfaatan hukum Kata Kunci : Putusan Hakim, Tindak pidana perbankan
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Stratifikasi sosial adalah sebuah konsep yang menunjukkan adanya pembedaan atau pengelompokan suatu kelompok sosial (komunitas) secara bertingkat. Stratifikasi sosial di Sumba Timur membagi masyarakat ke dalam tiga golongan seperti, pertama: Golongan maramba, Golongan kabihu, Golongan ata. Adanya stratifikasi sosial ini telah membawa penderitaan dan ketidakadilan, penindasan, dan pelecehan seksual bagi golongan ata. Namun, ada masyarakat yang menganggap perhambaan sebagai hal yang wajar dan ada golongan ata menerima keberadaannya karena Yesus juga menderita dan pengenalan maramba terhadap Kristus tidak membawa perubahan dalam hubungannya dengan ata. Berhadapan dengan realitas tersebut, penulis tesis ini bertujuan, mendapatkan data dan informasi berdasarkan pengalaman ata dan maramba, dan mengkonstruksi pemahaman tentang Kristus sebagai pembebas dan didialogkan dengan konteks relasi ata dan maramba khususnya di Jemaat GKS. Kahambi Kalelangu. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mendapatkan data yang mendalam. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah teknik wawancara dan kepustakaan. Selain itu penulis menggunakan teori stratifikasi sosial, dan teori kenosis. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa, kaum ata mengalami ketidak adilan dan penindasan yang dilakukan oleh maramba baik dalam keluarga, pendidikan, agama, budaya, politik dan ekonomi. Sehingga transformasi stratifikasi sosial di GKS. Jemaat Kahambi Kalelangu-Sumba Timur harus dilakukan karena ini merupakan bagian dari perjuangan Yesus Kristus untuk mengangkat harkat dan martabat manusia. Dalam melakukan transformasi sosial maka butuh kerja sama semua pihak baik kaum ata itu sendiri, kaum maramba, pemerintah, dan gereja. Transformasi sosial harus dilihat sebagai panggilan gereja dalam mewujudkan tanda-tanda kerajaan Allah. Maramba dan ata harus membangun hubungan sebagai saudara didalam Yesus Kristus. GKS. Jemaat Kahambi Kalelangu dan pemerintah desa sedang upayakan untuk melakukan transformasi sosial terhadap realitas perhambaan.