· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kosmetik merupakan bahan-bahan yang digunakan untuk merawat kulit dan merupakan salah satu unsur yang cukup penting dalam dunia kecantikan. Pada abad ke-19, pemakaian kosmetik mulai mendapat perhatian, yaitu selain untuk kecantikan juga untuk kesehatan (Tranggono dkk, 2007). Pola hidup sehat masyarakat saat ini cenderung memanfaatkan kosmetik serba instan yang sudah di kemas dengan bahan awetan dan dipasarkan di berbagai tempat penjualan. Sebagai informasi bahwa tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan, bahan pangan, bahan pewarna dan bahan kosmetik. Penggunaan tumbuhan sebagai bahan kecantikan (kosmetik) memiliki kelebihan, karena mengandung bahan-bahan alami yang aman digunakan dan efek samping lebih kecil.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan berkhasiat kosmetik yang ada di Desa Lelobatan Kecamatan Mollo Utara Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penelitian tumbuhan berkhasiat kosmetik dilakukan dengan menggunakan 3 metode yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat di simpulkan sebagai berikut: terdapat 13 jenis tumbuhan yang digunakan sebagai bahan kosmetik di desa Lelobatan yaitu Lidah Buaya (Aloe vera L ), Beringin (Ficus benjamina), Jeruk nipis (Citrus aurantifolia), Rotan (Calameae) Kelapa (Cocos Nucifera) Pisang mas (Musa acuminate lady finger) Wortel (Daucus Carota L) Tomat (Solanum lycopersium syn) Kopi (Coffea canephora) Marungga (Moringa Oleifera) Bengkuang (Pachyrhizus erosus L.) Kencur (Kaempferia galanga) Temulawak (Curcuma zanthorrhiza). Bagian tumbuhan yang digunakan sebagai kosmetik adalah daging buah, daun, dan umbi.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NOVALINA SEPATKORA (15380024). “ Sasi” Sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Desa Moain Kecamatan Moa Kabupaten Maluku Barat Daya dalam Mengelola Hasil Laut:WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si, Ph.D dan Alfred G. O. Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D, sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Sasi merupakan larangan pemanfaatan sumberdaya alam di laut dalam jangka waktu tertentu yang dimaksudkan untuk kepentingan ekonomi masyarakat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahi sejarah sasi, kelembagaan yang mengelola sasi, dan mengetahui jenis sanksi pada sasi.
Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive dengan para informan. Lokasi Penelitian Di Desa Moain Kecamatan Moa Kabupaten Maluku Barat Daya. Analisis data aspek-aspek sosial budaya di lakukan dengan cara analisis kualitatif yakni mendeskripsikan tentang nilai-nilai dan cara pandang masyarakat lokal terhadap kearifan lokal dan makna penuturan adat dalam berbagai ritual yang berhubungan dengan mengelola sumberdaya laut.
Hasil penelitian ini adalah peran masyrakat terhadap kearifan lokal di Desa Moain meliputi modal sosial di mana terwujudnya kerja sama antar anggota masyarakat. Berdasarkan norma kepercayaan, masyarakat dengan peran lembaga adat dalam memperkuat aturan kelembagaan dan sanksi pada sasi serta peran masyrakat dalam mengelola hasil laut. Kearifan lokal sasi di tandai dengan sikap nelayan melalui penilaian responden dalam melaksanaan kearifan lokal sasi, mengelola sumberdaya yang di sasi seperti teripang dan lola. Dan dapat dilarang pengambil hasil yang belum di buka oleh pihak geraja dan kelembagaan dalam lingkup sumberdaya yang di sasi
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH AKUNTABILITAS PUBLIK KEJELASAN SASARAN ANGGARAN DAN PARTISIPASI DALAM PENYUSUNAN ANGGARAN TERHADAP MANAJERIAL
(Studi Empiris pada SKPD Kota Kupang)
Disusun oleh:
Yanse Nurhayati Noma
16193437
Anggaran merupakan rencana keuangan yang dibuat secara rinci dan sistematisyang memuat rencanapenerimaan dan rencana pengeluaran.anggaran adalah rencana keuangan dimasa mendatang dan merupakan alat bantu dalam mengkoordinasikan dan mengimplementasikan rencana yang telah dibuat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas pulik,kejelasan sasaran anggaran dan partisipasi dalam penyusunan anggaran (Studi pada SKPD Kota Kupang) secara parsial. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskripsi dengan menggunakan analisis Statistik dengan jumlah sampel sebanyak 40 serta menggunakan teknik pengumpulan data yaitu melalui kuesioner.
Dapat diketahui bahwa Akuntabilitas adalah pertanggungjawaban kepada publik atas setiap aktivitas yang dilakukan.akuntabilitas publik adalah kewajiban pihak pemegang amanah (agent) untuk memberikan pertanggungjawaban,menyajikan, melaporkan, dan mengungkapkan segalah aktivitas dan kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya kepada pihak memberi amanah (principal) yang memiliki hak dan kewenangan untuk meminta pertanggungjawaban tersebut (Mardiasmo, 2002).
kejelasan sasaran anggaran merupakan sejauh mana tujuan anggaran ditetapkan secara jelas dan spesifik dengan tujuan agar anggaran tersebut dapat dimengerti oleh orang yang bertanggungjawab atas pencapaian anggaran tersebut. Oleh sebab itu sasaran anggaran pemerintah daerah harus dinyatakan secara jelas, spesifik dan dapat dimengerti oleh mereka yang bertanggungjawab untuk melaksanakannya. Penetapan tujuan spesifik akan lebih produktif, hal ini akan mendorong karyawan untuk melakukan yang terbaik bagi pencapaian tujuan yang dikehendaki sehingga berimplikasi pada peningkatan kinerja.
Partisipasi adalah suatu proses pengambilan keputusan bersama oleh dua atau lebih yang mempunyai dampak masa depan bagi pihak yang membuat keputusan tersebut. Partisipasi penyusunan anggaran yaitu proses dimana pembuatan anggaran terlibat dan mempunyai pengaruh dalam penentuan besar anggaran (Mulyadi,2001).
kinerja manajerial adalah kemampuan atau prestasi kerja yang telah dicapai oleh para personil atau sekelompok orang dalam suatu organisasi, untuk melaksanakan fungsi, tugas dan tanggung jawab mereka dalam menjalankan operasional perusahaan.
Berdasarkan hasil mengenai pengaruh akuntabilitas publik kejelasan sasaran anggaran dan partisipasi dalam penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial SKPD kota kupang dapat disimpulkan sebagai berikut:
Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel akuntabilitas publik berpengaruh positif signifikanterhadap kinerja manajerial.Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai t hitung> t tabel (2,440> 1,684) dan hasil uji signifikansi yang dilakukan menunjukan tingkat signifikansi sebesar 0,020 lebih kecil dari 0,05 yang berarti Ha diterima, H0 ditolak.selanjutnya kejelasan sasaran anggaran tidak perpengaruh positif signifikan terhadap kinerja manajerial.Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai t hitung> t tabel-1,364 > 1,684) dan hasil uji signifikansi yang dilakukan menunjukan tingkat signifikansi sebesar 0,181 lebih besar dari 0,05 yang berarti Ha ditolak, H0 diterima dan partisipasi dalam penyusunan anggaran berpengaruh positif signifikanterhadap kinerja manajerial. Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai t hitung> t tabel (5,602> 1,684) dan hasil uji signifikansi yang dilakukan menunjukan tingkat signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 yang berarti Ha diterima, H0 ditolak.
Berdasarkan hasil penelitian ini, telah menjawab hal-hal yang menjadi persoalan dalam penelitian ini.
Kata kunci: akuntabilitas publik,kejelasan sasaran anggaran.partisipasi penyusunan anggaran dan kinerja manajerial.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG PRESTASI DI KLUB BOLA VOLI PUTRAEXODUSPENKASE KOTAKUPANG2021
SemirikusPenu1*,RamonaM.Mae2, FredikE.Nope3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan IlmuPendidikan, UniversitasKristen ArthaWacana,Kupang, Indonesia
[email protected]
Latarbelakang:olaharagaadalahrutinitasyangdapatdilakukanseseorangsebagai bagaian dari upaya menjaga kesehatan baik rohani maupun jasmaninya.Disisi lain olahraga adalah segala kegiatan sistematis untuk mendorong, membina,serta mengembangkan potensi jasmani, rohani, dan sosial (UU No. 3 tahun 2005tentangsistem keolahragaan nasiaonal).
Tujuan penelitian: Berdasarkan rumusan masalah tersebut di atas maka, yangtujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Prestasi di klub bola voliputraExodus PenkaseKotaKupangTahun 2021.
Metodepenelitian:Penelitianinimenggunakanmetodedeskiriptifkualitatif
Hasildan pembahasan:Sumber data primer diperolehdarihasilwawancaralangsung dengan Pelatih dan atlet Club Bola Volley Putra Penkase Kota upang.Teknikpengumpulandatamelaluiwawancara,observasi,dandokumentasi.Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display, dan conclusiondrawing/verificatio. Hasil dan pembahasan pelatih klub terhadap proses prsetasi diklub bola voli putra exodus penkase berdasarkan Hasil penelitian menunjukkanbahwa untuk memperoleh prestasi atlet yang baik maka pelatih menerapkan polalatihan,program latihan,taktik dan tekniklatihan yangbaik.
Simpulan: Prestasi di klub bola voli putra exodus penkase meningkat walaupundiukurmelaluisimulasipertandingankarenaketiadaanpertandinganyangdisebabkanoleh Pandemic19.
Katakunci:Prestasi, Polalatihan,programlatihan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STAD BERBANTUANHANDOUT BERBASIS TUMBUHAN PAKU CIRI KHAS NTT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI WEBRIAMATAKABUPATEN MALAKA
Seran, P.J.)* Manu, T.S.N.)** Nomleni,F.Th.)**
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran STAD berbantuan handout berbasis tumbuhan paku ciri khas NTT terhadap hasil belajar siswa di SMA Negeri Webriamata Kabupaten Malaka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian posttest-only control design. populasi dalam penelitian ini adalah siswa/siswi SMA Negeri Webriamata kelas IPA yang terdiri dari 2 kelas yaitu XI IPAa dan XI IPAb dengan jumlah siswa 44 siswa. sampel dalam penelitian ini adalah Kelas XI IPAa dengan jumlah siswa 20 siswa sebagai kelas ekperimen dan IPAb yang berjumlah 20 siswa sebagai kelas kontrol yang diambil dengan menggunakan teknik cluster sampling.Berdasarkan analisis data hasil penelitian dalam proses pembelajaran terdapat pengaruh hasil belajar siswa pada nilai kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Dimana kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran STAD berbantuan handout berbasis tumbuhan paku siswa memperoleh nilai lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah. Pengaruhini terjadi karena pembelajaran mengunakan model STAD bebantuanhandout berbasis tumbuhan paku memiliki beberapa kelebihan yaitu, mampu meningkatkan minat baca siswa karena handout berbasis tumbuhan menyajikan materi secara ringkas, melatih siswa untuk bekerja kelompok dalam proses diskusi,melatih siwa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran,melatih kemampuan siswa belajar mandiri, dengan penggunaan gambar, warna menarik serta bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca. Penggunaan model pembelajaran STAD bebantuanhandout berbasis tumbuhan paku menjadikan siswa lebih termotivasi untuk belajar sehingga hasil belajar siswa meningkat. Artinya terdapat pengaruh model pembelajaran STAD berbantuan handout berbasis tumbuhan pakuciri khas NTT terhadap hasil belajar siswa di SMA Negeri Webriamata.
Kata Kunci :
Model STAD, handout berbasis tumbuhanpaku ciri khas NTT , hasil belajar
Keterangan:
)*Peneliti)**Pembimbing I)** Pembimbing II
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kompetensi Pedagogik Mahasiswa Calon Guru Biologi Pada Mata Kuliah Microteaching Semester Genap tahun 2021-2022. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ditemukan beberapa kendala dalam proses perkuliahan microteaching yaitu kemampuan seorang pendidik dalam mengelolah pembelajaran peserta didik yang meliputi pemahaman terhadap karakteristik peserta didik, ketrampilan penguasaan ICT, ketrampilan berkomunikasi, dan ketrampilan pengelolaan kelas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh menggunakan lembar observasi, selanjutnya dianalisis menggunakan rumus TCR (Tingkat Capaian Responden). Sehingga mendapatkan hasil rata-rata persentase sebesar 68%. pada indikator 1 dan 2 dengan bunyi kemampuan seorang pendidik dalam mengelolah pembelajaran peserta didik yang meliputi pemahaman terhadap karakteristik dan ketrampilan penguasaan ICT memperoleh 72% dan 68% dengan masing-masing indikator terdapat 4 peryataan, Selanjutnya pada indikator 3 dan 4 tentang ketrampilan komunikasi dan ketrampilan pengelolaan kelas memperolehan skor 70% dan 64% . Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahawa analisis kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru biologi pada mata kuliah microteaching semester genap di universitas kristen artha wacana kupang program studi pendidikan biologi berada pada cukup mampu.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN NITROGEN DAN FOSFOR DARI EKSTRAK KASAR DAUN SUFMUTI (Chromolaena odorata) DARI DESA BAUMATA BARAT KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV-VIS Nalle, S, E)* Rafael, A)** Hendrik, A, Ch )** Kandungan unsur hara yang terdapat dalam tumbuhan umumnya seperti Nitrogen, Fosfor, Kalium dan lain-lain. Seperti unsur hara lainnya nitrogen dan fosfor mempunyai aktifitas beragam diantaranya mempunyai efek pada proses pertumbuhan tanaman. Nitrogen dan fosfor merupakan unsur hara yang paling banyak ditemukan ditanaman, salah satunya adalah tumbuhan sufmuti. Tumbuhan sufmuti banyak ditemukan di Indonesia dan dimanfaatkan sebagai pupuk pada kacang hijau, pakan ternak, dan sebagai obat-obatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nitrogen dan fosfor dari ekstrak kasar daun sufmuti (Chromolaena odorata) menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Baku pembanding yang digunakan dalam penelitian ini adalah larutan standar amonium molibdate. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Hasil penelitian yang diperoleh dengan metode spektrofotometer UV-Vis didapat kandungan nitrogen 0,011 mg QE/g ekstrak atau 1,1% dan kandungan fosfor 12,66 m Qe/g ekstrak atau 12,66%. Dengan demikian, daun sufmuti dapat digunakan sebagai pupuk organik. Kata Kunci : Daun Sufmuti, Nitrogen dan Fosfor, Amonium Molibdate dan Spektrofotometri UV-Vis. Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN KERJA SAMA TIM TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI HYPERMART BUNDARAN PU KOTA KUPANG
Lingkungan kerja merupakan segala kondisi yang ada yang berada disetiap pekerja, sehingga baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mempengaruhi diri dalam melaksanakan tugas yang di bebankan. Lingkungan kerja merupakan suatu tempat yang terdapat sejumlah kelompok dimana di dalamnya terdapat beberapa fasilitas pendukung untuk mencapai tujuan perusahaan sesuai dengan visi dan misi perusahaan (Sedarmayanti, 2013:23). Menurut Mangkunegara (2013:105) lingkungan kerja adalah semua aspek fisik kerja, psikologis kerja, dan peraturan kerja yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja dan pencapaian produktivitas.
Kerja sama tim merupakan suatu kebutuhan dalam mewujudkankeberhasilan kerja. Menurut (Triatmanto, 2017: 51) Kerjasama tim adalah pengelompokan dua ataupun lebih orang yang berhubungan dan penyerasiantentang sebuah kegiatan beserta usaha agar meraih sasaran spesifik. Menurut Sarwono (2011:139) kerjasama merupakan bentuk kelompok yang terdiri dari lebih dari seseorang yang melakukan tugas dengan sejumlah peraturan dan prosedur. Menurut Meintere (2016 :126) tim yang efektif adalah adalah sebuah tim yang memungkinkan anggotanya untuk menghasikan penyelesaian tugas yang lebih besar jumlahnya dibandingkan dengan hasil kerja perorangan karna hasil kerjanya merupakan hasil kontribusi anggota-anggota tim secara bersama-sama.
Kepuasan kerja merupakan hal yang positif dalam meningkatkan kualitas kerja di setiap orang bekerja, sehingga kenyamanan dan tingkat kualitas kerja dapat diukur dengan mengetahui seberapa puas seseorang menekuni pekerjaannyaKepuasan kerja dinikmati dalam pekerjaan, luar pekerjaan, dan kombinasi luar dan dalam pekerjaan. Menurut Robbins ( 2008 ;170 ) Kepuasan kerja merupakan sikap umum seorang individu terhadap pekerjaa. Menurut (Wirawan, 2013 :732). Kepuasan kerja adalah keadaan emosional yang menyenangkan dengan bagaimana cara pekerja memandang pekerjaan mereka. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas pengaruh lingkungan kerja dan kerja sama tim berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan di Hypermart Bundaran PU Kota Kupang. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metote kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria pekerjaan dan tingkat jabatan. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 40 orang dari jumlah populasi sebanyak 67 orang karyawan yang bekerja di Hypermart Bundaran PU Kota Kupang. Teknik analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan kerja sama tim terhadap kepuasan kerja karyawan, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Uji koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Secara parsial lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan di Hypermart Bundaran PU Kota Kupang dan kerja sama tim berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan di Hypermart Bundaran PU Kota Kupang. Sedangkan secara simultan lingkungan kerja dan kerja sama tim berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan di Hypermart Bundaran PU Kota Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linier berganda dengan nilai konstan a sebesar 11.585 sedangkan koefesien regresi bˡ = 0.327, b² adalah 0.328.Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh lingkungan kerja (X1) dan kerja sama tim (X2) terhadap kepuasan kerja karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y= 11.585+ 0,327 X1 + 0,328 X2. Selain itu hasil Uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh lingkungan kerja (X1) terhadap keputusan kerja karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel lingkungan kerja(X1) ditemukan t hitung = 1.994 lebih besar t table = 1,687 dan tingkat Sig. = 0,002. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel lingkungan kerja (X1) berpengaruh signifikan secara parsial terhadap keputusan kerja karyawan (Y). berikutnya hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh kerja sama tim (X2) terhadap keputusan kerja karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel kerja sama tim(X2) ditemukan t hitung = 2.337 lebih besar t table = 1,687 dan tingkat Sig. = 0,004. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel kerja sama tim (X2) berpengaruh signifikan secara parsial terhadap keputusan kerja karyawan (Y). Untuk hasil pengujian Uji F diadapati F hitung = 7.244 lebih besar F tabel = 2,87 dan tingkat Sig. = 0,002. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel lingkungan kerja dan variable kerja sama tim (X2) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap keputusan kerja karyawan (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2) diatas dapat diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.681 atau 68,1%. Hal ini berarti besarnya pengaruh lingkungan kerja dan kerja sama tim terhadap kepuasan kerja karyawan adalah 68,1%. Sedangkan pengaruh sebesar 31,9% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata Kunci : Lingkungan Kerja, Kerja Sama Tim, Kepuasan Kerja Karyawan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Pengaruh Penggunaan Enzim Lipase Terhadap Kualitas Keju
Klaes. M. A)* Ledo. M. E. S) ** Daud. Y)**
Enzim Lipase berperan dalam pembebasan lemak susu sehingga memberikan flavor pada keju. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan enzim lipase terhadap kualitas keju ditinjau dari parameter rasa, aroma, tekstur, warna dan asam lemak bebas pada keju. Metode yang digunakan ialah metode eksperimen, metode titrasi dan metode uji hedonik dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 taraf perlakuan 3 kali ulangan dan 1 kontrol yaitu kontro kontrol(+) dengan variasi konsentrasi lipase mild di peroleh total 15 unit percobaan. Data yang di peroleh dianalisis secara kuantitatif dan kaualitatif dengan menggunakan uji anova. Dalam penelitian ini yang diuji yaitu kadar asam lemak bebas dan uji hedonik. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa kadar asam lemak bebas palmitat dan asam lemak oleat tertinggi terdapat pada kontrol positif (+) tanpa variasi konsentrasi lipase, dengan rata-rata asam palmitat 8,2% dan rata-rata asam oleat 9,0% Sedangkan hasil uji hedonik pada keju diperoleh dari tingkat kesukaan panelis tidak teratih pada warna, rasa, aroma dan tekstur memiliki kesukaan tertinggi pada perlakuan P3 dengan variasi konsentrasi lipase dari kecambah biji kesambi 0,75 g dengan nilai rata-rata warna(14,8), rasa (14,6), aroma (14,8), tekstur (14,4). Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan enzim lipase dari kecambah biji kesambi terhadap kualiatas keju memiliki pengaruh yang sangat nyata pada kadar asam lemak, dan juga uji hedonik warna, rasa, aroma dan tekstur keju.
Kata kunci: Lipase, keju,asam Lemak bebas.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUHN IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING DAN INOVASI PRODUK TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN PADA TOKO ROTI BORNEO BAKERY Di zaman moderen ini dunia pemasaran saat ini berkembang dan berubah dari konsep pemasaran tradisional menuju konsep pemasaran moderen. kecanggihan teknologi dan meningkatnya edukasi mengenai pemasaran, semakin mempercepat dan memacu para pelaku bisnis dalam melakukan inovasi produk serta memanfaatkan digital marketing yang ada untuk memasarkan produknya untuk memenuhi kebuetuhan konsumen. pelaku bisnis ditntut harus selalu mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi di pasar dan mampu menciptaka ide-ide yang kreatif agar produk yang ditawarkan dapat menarik perhatian konsumen, sehingga apa yang di inginkan oleh konsumen dapat terpenuhi dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan konnsumen. persaingan dunia bisnis semakin ketat maka, berbagai cara yanga harus dilakukan untuk meningkatkan penjualannya. salah satunya memanfaatkan digital marketing dalam hal ini media sosial sebagai alat untuk memasarkan produk yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Impelementasi Digital Marketing Dan Inovasi Produk Terhadap Peningkatan Penjualan pada Toko Roti Borneo Bakery dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik Simple Random Sampling. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 40 orang dari jumlah populasi sebanyak 40 karyawan. Teknik pengambilan data berupa menyebarkan kuesioner kepada seluruh Karyawan. sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 40 orang karyawan pada Toko Roti Borneo bakery. Nilai thitung 1.699>ttabel 1.687 maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu variabel Digital Marketing (X1) yaitu berpengaruh positif dan signifikan terhadap varibel Peningkatan penjualan (Y). nilai thitung 9.103>ttabel 1.687 maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu variabel Inovasi Produk (X2) yaitu pengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan Penjualan (Y). Nilai Fhitung sebesar 49.023 dengan nilai Ftabel adalah 3,24 sehingga nilai Fhitung>Ftabel atau 49,023>3,24 dan tingkat signifikan 0,0000,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa variabel Digital Marketing (X1) dan Inovasi Produk (X2) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Peningkatan Penjualan (Y) pada Toko Roti Borneo Bakery. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Digital Marketing dan Inovasi produk secara simultan dapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan Penjualan Pada Toko Roti Borneo bakery. Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi, dapat dilihat Nilai Adjusted R Square sebesar 0,711. Angka tersebut menunjukan bahwa sebesar 71,1%. Peningkatan Penjualan (Variabel terikat) dapat dijelaskan oleh variabel Digital Marketing dan Inovasi Produk. Sisanya 28.9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Digital Marketing, Inovasi Produk Dan Peningkatan Penjualan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN ASING INVASIF PADA KAWASAN HUTAN DIKLAT SISIMENI SANAM KABUPATEN KUPANG
2021/2022
Malese M, A.)* Hendrik A,Ch.)** Daud, Y.)**
Tumbuhan asing invasif dikenal sebagai jenis yang mengancam integritas alam maupun semi alam dan memberikan dampak buruk yang luar biasa pada komunitas flora maupun fauna. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan asing invasif dan kepadatan tumbuhan asing invasif yang dominan pada Kawasan Hutan Diklat Sisimeni Sanam Kabupaten Kupang. Pencuplikan tumbuhan menggunakan metode survey eksplorative (jelajah). Pengolahan data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif, Parameter analisis vegetasi yag digunakan adalah Kerapatan (K), Kerapatan Relatif (KR) Frekuensi (F), dan Frekuensi Relatif (FR). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada Kawasan Hutan Diklat Sisimeni Sanam Kabupaten Kupang terdapat 1816 individu 23 jenis, dan 14 famili. Tumbuhan asing invasif yang memiliki nilai INP tertinggi adalah Choromolaena odorata yaitu (23,09%) dan Chottochloa nodosa yaitu (yaitu 22,53). Yang memiliki nilai kerapatan (K) tertinggi yaitu Chottochloa nodosa (30,25%), dan nilai kerapatan relatif (KR) tertinggi yaitu Chottochloa nodosa yaitu (12,55%). Nilai frekuensi (F) tertinggi yaitu Choromolaena odorata (0,84%), nilai frekuensi relatif (FR) tertinggi yaitu (13,47%).Spesies Tumbuhan Asing Invasif Pada Kawasan Hutan Diklat Sisimeni Sanam Kabupaten Kupang memiliki nilai indeks keanekaragaman (2,92%). Sesuai dengan pernyataan Shannon Winner yaitu apabila 1≤ H’≤ 3 maka dikatakan keanekaragaman spesiesnya sedang. Oleh karena itu, spesies Jenis Tumbuhan Asing Invasif Pada Kawasan Hutan Diklat Sisimeni Sanam Kabupaten Kupang tergolong melimpah sedang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Metode segmentasi pasar yang paling populer, segmentasi demografis dan segmentasi psikografis memiliki beberapa keunggulan yang menjadikannya pilihan pertama dalam strategi pemasaran di seluruh organisasi. Oleh karena itu, segmentasi demografis dan segmentasi psikografis membantu organisasi memahami pelanggan dan memenuhi kebutuhan mereka. Untuk tujuan segmentasi, dengan mengidentifikasi variabel demografi dan psikografis yang murah dan mudah diukur.
Ini membantu untuk memahami dan melayani kebutuhan subpopulasi konsumen yang homogen. Penelitian ini menyajikan beberapa jenis asosiasi, di antara berbagai faktor demografi dan psikografis yang prospek bisnisnya pertimbangkan. Strategi segmentasi pasar ini bertujuan untuk memahami pasar prospektif, dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa kebutuhan konsumen terhadap kelompok sasaran terpenuhi.
Penelitian ini juga menggambarkan hubungan antara segmentasi pasar demografis, segmentasi psikografis dan keputusan pembelian atau kemungkinan pengembangan bisnis berkenaan dengan perspektif demografis untuk menjadi entitas bisnis yang sukses.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (912 ; 1,000 x 100%=9,12%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda berdsarka umur 17-25 tahun dengan persentase 9,12% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (851 ; 1,000 x 100%=8,51%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda berdsarka umur 25-35 tahun dengan persentase 8,51% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (640 ; 1,000 x 100%=6,40%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda berdsarka umur 35-65 tahun ke atas dengan persentase 6,40% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (830 ; 1,000 x 100%=8,30%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda bisa di kendarai untuk kaum perempuan dengan persentase 8,30% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (860 ; 1,000 x 100%=8,60%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda bisa di kendarai untuk kaum laki-laki dengan persentase 8,60% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (702; 1,000 x 100%=7,02%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda memiliki penghasilan 0 – 1.000.000 dengan persentase 7.02% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (727; 1,000 x 100%=7,27%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda menunjang pekerjaan sebagai pegawai negeri dengan persentase 7.27% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (691; 1,000 x 100%=6,91%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda mendukung gaya hidup, seperti mengikuti komunitas klub motor dengan persentase 6,91% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (774; 1,000 x 100%=7,74%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan dengan membeli sepeda motor honda dapat meningkatkan strata sosial dengan persentase 7,74% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (694; 1,000 x 100%=6,94%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan mendapatkan pengakuan dari rekan anda setelah menggunakan sepeda motor honda dengan persentase 6,94% responden.
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah di uraikan pada bab-bab sebelumnya, dengan mengacu pada hipotesisyang di rumuskan maka penulis menyimpulkan bahwa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor segmentasi demografis berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda di Kota kupang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor segmentasi psikografis berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda di Kota Kupang.
Kata Kunci : Segmentasi Demografis, Segmentasi Psikografis, Keputusan Pembelian
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN KEPUH (Sterculia foetida L.)
TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus
Wandarmas, S* Nge, S. T** Sabuna, A. Ch**
Tanaman Kepuh (S. foetida L.) merupakan salah satu jenis tanaman yang berkhasiat sebagai obat. Tanaman Kepuh ini sangat mudah ditemukan di setiap daerah salah satunya adalah di Kecamatan Kelapa Lima. Namun, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui manfaat dari tanaman kepuh karena kurangnya pengetahuan yang berkaitan dengan manfaat tanaman Kepuh.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun kepuh (S. foetida L.) terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), yang terdiri dari 4 taraf perlakuan 1 kontrol dengan 3 ulangan yaitu pemberian ekstrak daun kepuh25 mg/ml, 50 mg/ml, 75 mg/ml, 100 mg/ml. Data dianalisis secara statistik menggunakan analisis variansi Anova satu jalur dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya zona hambat berkisar antara 6,6 mm sampai dengan 8,33 mm yang dikategorikan sebagai daya hambat sedang. Uji Anova menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan yaitu pengaruh konsentrasi ekstrak Kepuh terhadap zona hambat bakteri dengan nilai sig adalah 0,000 < 0,05dan pada uji lanjut duncan menunjukkan bahwa antara perlakuan A1 sampai perlakuan A4 tidak berbeda nyata. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh ekstrak daun Kepuh (S.foetida L.) dapat menghambat pertumbuhan bakteri S. aureusdengan kategori sedang.
Kata kunci : Uji Antibakteri, Daun Kepuh, S. aureus
Keterangan * : Peneliti**: Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Maria Godelifa Seran (16381528) Analisis kelimpahan dan keanekaragaman gastropoda pada ekosistem mangrove di Pesisir Pantai Pohon Duri Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. Donny M. Bessie, S.Pi.,M.Si, Wilson L. Tisera, S.Pi.,M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Mangrove memiliki peran penting bagi kehidupan makluk hidup diperairan dan daratan. Ekosistem mangrove menjaga garis pantai agar tetap stabil, melindungi pantai dari erosi (abrasi), peredam badai dan gelombang, penangkap sedimen, habitat (tempat tinggal), tempat mencari makan (feeding graund), dan tempat pemijahan (spawning graund) bagi biota perairan Salah satu biota yang sering dijumpai diekosistem mangrove adalah moluska dan moluska yang paling banyak ditemui pada ekosiste mangrove yaitu gastropoda. Gastropoda mempunyai peranan penting dari segi ekologi dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan dan keanekaragaman gastropoda yang meliputih analisis mangrove dan gastropoda dengan kerapatan jenis, kelimpahan Relatif, kelimpahan jenis, Indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, dan dominansi. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelimpahan jenis dan keanekaragaman gastropoda diPesisir Pantai Pohon Duri Oesapa mulai dari yang tertinggi hingga terendah yaitu masing-masing pada stasiun 1 memiliki 1.208 ind/m² yang terdiri dari 33 jenis gastropoda dan stasiun 2 memiliki 0.918 ind/m² yang terdiri dari 49 jenis. Kelimpahan jenis tertinggi Clithon dispar dengan jumlah 0,325 ind/m² dan jenis Nerita histrio dengan jumlah 0,297 ind/m². Kelimpahan jenis terendah yaitu Clypeomorus subbrevicula, Nassarius gaudiosus, Nassarius pullus, Clithon squamulata, Clithon soerbianus, Clithon francoisi, Nerita signata, Nerita dydima, Nerita squamulata dengan presentase 0,091%. Dari kedua stasiun ini kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman dikategorikan sedang dan dominansi dikategorikan rendah.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DENSIANA LURUK SERAN (17381978) Seleksi Varietas Unggul Rumput Laut Kappaphycus spp. yang Dibudidayakan dengan Metode Lepas Dasar di Perairan Tablolong. Wilson L. Tisera, S.Pi.,M.Si., Ph.D dan Rockie R. L. Supit., S.Pi., M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Kappaphcus merupakan salah satu rumput laut panghasil karaginan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan merupakan komoditas ekspor perikanan Indonesia di pasar dunia. Seleksi varietas merupakan salah satu metode yang diharapkan dapat meningkatkan laju pertumbuhan dan mengurangi penyakit. Desa Tablolong, di Kabupaten Kupang memiliki potensi budidaya Kappaphycus spp. yang besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui varietas rumput laut Kappaphycus spp. yang memberikan pertumbuhan yang lebih baik dan lebih tahan terhadap penyakit ice-ice yang dibudidayakan di Perairan Tablolong.
Penelitian ini telah dilaksanakan selama 7 minggu pada bulan Juni sampai Agustus 2021. Kappaphycus spp. yang diuji adalah Varietas Tambalang hasil kultur jaringan dari Rote, Varietas Sacol dari Sulamu, Varietas Sacol dari Semau dan Varietas Cottonii dari Pasir Panjang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental, dengan metode budidaya adalah metode lepas dasar. Data pertumbuhan dan penyakit ice-ice di ambil setiap 7 hari sekali. Pengukuran parameter kualitas air berupa suhu, salinitas, kecepatan arus, Ph dan kecerahan. Data pertumbuhan yang dianalisis adalah Pertumbuhan Harian, Pertumbuhan Spesifik dan Pertumbuhan Mutlak. Sementara data penyakit adalah Insiden dan Intensitas penyakit.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pertambahan berat Kappaphycus spp. tertinggi di Perairan Tablolong adalah Sacol Sulamu dengan nilai rata-rata tertinggi 844,50 gram pada minggu ke tujuh dan nilai terendah Cottonii Pasir Panjang yakni 295,60 gram pada minggu ke tujuh. Pertumbuhan harian dengan nilai rata-rata tertinggi Sacol Sulamu yaitu 13,00 gram/hari, sedangkan pertumbuhan terendah Cottonii Pasir Panjang yakni 2,85 gram/hari. Pertumbuhan spesifik dengan nilai rata-rata tertinggi pada Sacol Sulamu yakni 5,73 %/hari, sedangkan pertumbuhan spesifik terendah pada Cottonii Pasir Panjang dengan nilai 2,18%/hari. Pertumbuhan mutlak dengan nilai rata-rata tertinggi Sacol Sulamu 744,5 gram dan nilai terendah Cottonii Pasir Panjang yakni 195,6 gram. Untk Insiden penyakit ice-ice, Cotonii Pasir Panjang memiliki nilai paling tinggi dari awal penelitian sampai akhir dengan rata-rata 61,85 % sedangkan paling rendah Sacol Sulamu dengan nilai 34,02 %. Untuk Intensitas penyakit, Cottonii Pasir Panjang memiliki nilai paling tinggi dari awal penelitian sampai akhir dengan rata-rata 19,80 % sedangkan paling rendah Tambalang hasil Kultur jaringan Rote dengan rata-rata 3, 88 %.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
YOSEP KAREL LANGMA’A (15380027) Analisis Hasil Tangkapan Ikan Menggunakan Alat Tangkap Mini Purse Seine Di Perairan Teluk Kupang : Beatrix M. Rehatta, S.Pi., M.Si dan Donny M. Bessie, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas
Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Provinsi NTT ini memiliki potensi yang cukup besar bagi pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan untuk melakukan kegiatan penangkapan yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya nelayan.
Teluk Kupang merupakan kawasan pesisir dan laut yang terletak di bagian barat Pulau Timor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kawasan Teluk Kupang menyimpan berbagai potensi sumberdaya kelautan dan perikanan yang banyak memberikan manfaat bagi masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil tangkapan ikan menggunakanalat tangkap mini purse seine di perairan Teluk Kupang yang meliputi komposisi jenis ikan, produksi hasil tangkapan dan Nilai Catch Per Unit Effort (CPUE) dengan penelitian ini menggunakan metode survei
Hasil penelitian menunjukan Komposisi jenis hasil tangkapan utama Mini Purse Seine yang terdapat di Perairan Teluk Kupang yaitu; ikan Layang, Selar, Lemuru, kembung, Tongkol dan Tembang, hasil tangkapan yang paling banyak tertangkap yaitu ikan tembang dengan jumlah 10.500 individu dengan presentase 34,56% sedangkan jenis hasil tangkapan terendah yaitu ikan Selar dengan jumlah 2.520 individu dengan presentase 8,29 %. Dan produksi hasil tangkapan tertinggi pada jenis ikan tembang berkisar dari 341,19hari/kg-678,96 hari/kg dengan rata-rata 1500.00 kg dan nilai terendah berkisar dari 63,23 kg-198,20 kg dengan rata-rata 360,00 kemudian nilai Catch Per Unit Effort (CPUE) hasil tangkapan Mini Purse Seine berkisar antara 6,85-68,00 dari 6 jenis ikan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
YANDRI P. BENU (16382402) Analisis Kandungan Karbon pada Biomassa Lamun di Perairan Lalendo dan Perairan Tablolong, Kabupaten Kupang: Ir. YOHANES MERRYANTO S, M.Si., Ph.D dan ALFRED G.O. KASE S.Pi., M.Si., Ph.D sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pemanasan global (global warming) mengakibatkan dampak perubahan iklim. Hal ini diakibatkan oleh peningkatan emisi gas rumah kaca (GRK) di atmosfer sehingga terjadi peningkatan suhu di permukaan bumi. Karbondioksida (CO2) adalah contoh gas rumah kaca yang memberikan pengaruh terbesar. Lamun adalah salah satu tanaman yang memiliki kemampuan menyerap karbon di atmosfer dan menyimpannya dalam bentuk biomassa melalui proses fotosintesis. Lamun yang terdapat di Perairan Lalendo dan Perairan Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang membentuk suatu komunitas yang luas dengan kelimpahan individu dan keragaman jenis lamun yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui volume, biomassa dan cadangan karbon yang tersimpan pada jaringan lamun bagian atas substrat (daun dan tangkai) dan bawah substrat (akar dan rimpang). Pengambilan data lapangan dilakukan pada tegakan semua jenis lamun yang ditemukan di dalam transek kuadran di lokasi penelitian. Perhitungan volume tegakan menggunakan persamaan tabel kerapatan dan nilai biomassa menggunakan nilai berat kering yang dikonversi dengan nilai kerapatan. Sedangkan, perhitungan karbon diperoleh melalui tahap pengukuran berat abu, bahan organik, konstanta nilai karbon (1,724) kemudian nilai biomassa dikonversikan dengan nilai karbon sehingga mendapatkan nilai akhir kandungan karbon. Selanjutnya, nilai karbon yang telah diperoleh pada setiap jenis lamun dijumlahkan untuk mendapatkan nilai estimasi total stok karbon pada masing-masing stasiun. Hasil penelitian menunjukan nilai total rata-rata stok karbon pada bagian bawah substrat lebih besar dibandingkan bagian atas substrat pada kedua lokasi penelitian. Nilai rata-rata stok karbon di Perairan Lalendo yaitu, jaringan bawah substrat sebesar 309,21 gC/m2 (73%) dan bagian atas substrat sebesar 113,82 gC/m2 (27%). Sedangkan nilai rata-rata stok karbon di Perairan Tablolong yaitu, jaringan bawah substrat sebesar 466,72 gC/m2 (76%) dan bagian atas subtsrat sebesar 146,75 gC/m2 (24%). Sedangkan nilai estimasi total stok karbon per stasiun menunjukan sumbangan stok karbon di perairan Tablolong lebih besar dibandingkan di perairan Lalendo didasarkan pada nilai estimasi total rata-rata stok karbon yaitu pada Perairan Tablolong sebesar 613,47 gC/m2 dibandingkan Perairan Lalendo sebesar 423,04 gC/m2.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
KSP CU SERVIAM KOTA KUPANG DAN KSP KOPDIT SWASTI SARI KUPANG
NAMA : MARIA T. POSENTY SEUK
NIM : 17411230
FAKULTAS : EKONOMI
PROGRAM STUDI : MANAJEMEN
ABSTRAK
MARIA T. POSENTY SEUK (17411230). Analisis Perbandingan Prosedur Pemberian Kredit Pada KSP CU Serviam Kota Kupang dan KSP KOPDIT Swasti Sari Kupang. JUSUF ABOLADAKA,SE.,M.Si dan ALYA ELITA SJIOEN,SE.,MM sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi jalur minat Manajemen Keuangan Murni Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingan Prosedur Pemberian Kredit Pada KSP CU Serviam Kota Kupang dan KSP KOPDIT Swasti Sari Kupang. No.21/Per/-M.KUKM/XI/2008 tentang koperasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. teknik analisis yang dilakukan pada saat penelitian adalah wawancara dengan populasi yaitu anggota KSP CU serviam kota kupang dan KSP KOPDIT swasti sari kupang sampel dalam penelitian ini adalah kadiv kredit dan dokumen-dokumen prosedur pemberian kredit tahun 2022.
Perkembangan dalam usaha koperasi sangat dipengaruhi oleh banyaknya debitur yang dimiliki. Sehingga apabila dari tahun ke tahun koperasi memiliki peningkatan dalam keanggotaan maka dapat dikatakan bahwa koperasi tersebut mengalami kemajuan. Sebaliknya jika debitur dalam suatu koperasi tersebut mengalami penurunan dari tahun ke tahun maka dapat di katakan juga bahwa koperasi tersebut mengalami penurunan. Begitu pula dengan dengan tingkat keuntungan koperasi, semakin banyak debitur maka tingkat keuntungan pada koperasi otomatis mengalami peningkatan dan jika debitur berkurang maka keuntungan yang di diperoleh menurun.
Secara garis besar dengan melihat peluang dan kebutuhan ekonomi saat ini, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) lebih murah dan mudah dibandingkan badan perkreditan lainnya seperti perbankan. Dilihat dari kemudahan dalam persyaratan pemberian kredit, masyarakat umum akan lebih mudah bertransaksi dengan KSP karena untuk mengajukan dan seleksi atas permohonan kredit lebih mudah daripada badan kredit lainnya. Dalam KSP, tanpa jaminan anggota bisa mendapatkan kredit tetapi bagi masyarakat umum bisa hanya menggunakan BPKB dan surat dasaran usaha.
Keberhasilan pemberian kredit tidak terlepas dari prosedur pemberian kredit yang dijalankan dalam pengelolaan pemberian kredit kepada anggota. Prosedur pemberian kredit merupakan ketentuan yang menjamin hak pemberi pinjaman dalam memberikan pinjaman kepada peminjam agar pinjaman dapat dikembalikan sesuai kesepakatan dengan kata lain bahwa prosedur pemberian kredit mewajibkan peminjam untuk melunasi pinjaman sesuai kesepatan dengan peminjam beserta bunga yang ditetapkan. Untuk itu pengurus koperasi harus menjalankan prosedur pemberian kredit sehingga anggotanya bertanggung jawab dalam memanfaatkan kredit usaha sehingga dapat disalurkan kembali kepada anggota yang memerlukannya sehingga koperasi harus melakukan beberapa prosedur pemberian kredit dengan baik.
Dalam kegiatan pemberian kredit, kendala yang biasanya dihadapi dalam pemberian kredit adalah kredit macet dan kemungkinan terdapat kendala-kendala yang lain. Kendala lain menurut hasil penelitian adalah tidak menerapkan prosedur sebagaimana mestinya, hal ini menurut wawancara untuk kasus khusus terutama dikalangan pengurus.
Kata Kunci : Prosedur Pemberian Kredit
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul: “ANALISIS KONTRIBUSI DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA KABUPATEN MALAKA”Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah “Analisis Kontribusi Dan Retribusi Terhadap Pendapatan Asli Daerah Pada Kabupaten Malaka yang menjadi persoalan penelitian adalah Bagaimana perkembangan Kontribusi Dan Retribusi Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Malaka Bagaimana pengelolaan keuangan terkait kontribusi dan retribusi di Kabupaten Malaka Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui perkembangan Kontribusi dan Retribusi Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Malaka. Konsep penelitian dalam penelitian ini adalah Retribusi Daerah adalah pembayaran kepada negara yang dilakukan pada mereka yang menggunakan jasa-jasa Negara. Retribusi juga merupakan iuaran pada Pemerintah yang dapat dipaksakan, dan jasa yang baik secara langsung dapat ditunjukan. kontribusi ke dalam ruang lingkup yang jauh lebih sempit lagi karena kontribusi sebagai bentuk bantuan yang dikeluarkan oleh individu atau kelompok dalam bentuk uang atau sokongan dana Pendapatan asli daerah Adalah pendapatan daerah yang bersumber dari hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah, yang betujuan untuk memberikan keleluasan kepada daerah dalam menggali pendanaan dalam pelaksanaan otonomi daerah sebagai perwujudan atas disentralisasi. Populasi penelitian ini adalah dalam kontribusi dan retribusi Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah Kabupaten Malaka dari tahun 2016-2020 populasi dalam penelitian ini akan melakukan analisis dengan metode deskriptif kuantitatif .Sampel dalam penelitian ini adalah dalam kontribusi dan retribusi daerah Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah Kabupaten Malaka Tahun 2016-2020 Teknik pengumpulan data langkah yang paling strategis dalam sebuah penelitian, sebab tujuan utama penelitian yaitu mendapat data yang akurat, sehingga tanpa mengetahui teknik pengumpulan data maka tidak akan mendapatkan data yang memenuhi standar yang ditetapkan Sugiyono 2016 Teknik pengumpulan data digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan penulis hasil analisis menunjukan bahwa perhitungan efektivitas penerimaan retribusi daerah Kabupaten Malaka selama tahun 2016-2020 yang dianalisis menurut golonganya, diketahui bahwa rata-rata efektivitas penerimaan golongan retribusi dari jasa umum Kabupaten Malaka selama tahun 2016-2020 adalah sebesar 83,76% yang berada pada kriteria cukup efektif. Adapun efektivitas penerimaan golongan retribusi jasa umum tertinggi dicapai pada tahun 2017, yaitu sebesar 101,01% pada kriteria sangat efektif dan yang terendah terjadi pada tahun 2018, yaitu sebesar 53.20% pada kriteria tidak efektif. Tingginya efektivitas penerimaan golongan retribusi jasa umum pada tahun 2017 terutama disebabkan karena realisasi penerimaan retribusi pasar dapat melebihi target sebesar 106,64%. Adapun rendahnya efektivitas penerimaana golongan retribusi jasa umum pada tahun 2018 disebabkan karena hampir seluruh jenis retribusi pada golongan ini tidak mencapai target yang ditetapkan. Untuk golongan retribusi jasa usaha, hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata efektivitas penerimaan golongan retribusi jasa usaha Kabupaten Malaka selama tahun 2016-2017 adalah sebesar 85,42% yang berada pada kriteria cukup efektif. Efektivitas penerimaan golongan retribusi jasa usaha tertinggi dicapai pada tahun 2017, yaitu sebesar 103,71% yang berada pada kriteria sangat efektif, dan yang terendah terjadi pada tahun 2018, yaitu sebesar 55,93% pada kriteria tidak efektif. Tingginya efektivitas penerimaan golongan retribusi jasa usaha pada tahun 2017 disebabkan karena realisasi penerimaan retribusi sewah tanah dan bangunan dapat melebihi target sebesar 109,23%. Adapun rendahnya efektivitas penerimaan golongan retribusi jasa usaha pada tahun 2018 disebabkan karena hampir seluruh jenis retribusi pada golongan ini tidak mencapai target yang ditetapkan. Untuk golongan retribusi jasa perizinan tertentu, hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata efektivitas penerimaan golongan retribusi perizinan tertentu Kabupaten Malaka selama tahun 2016-2020 adalah sebesar 86,99% yang berada pada kriteria cukup efektif. Adapun efektivitas penerimaan golongan retribusi perizinan tertentu tertinggi dicapai pada tahun 2017, yaitu sebesar 106,39% yang berada pada kiteria sangat efektif dan yang terendah terjadi pada tahun 2018, yaitu sebesar 58,54% pada kriteria tidak efektif. Tingginya efektivitas penerimaan golongan retribusi perjinan tertentu pada tahun 2017 terutama disebabkan karena realisasi penerimaan retribusi ijin terminal tempat parkir kendaraan sebesar 112,15%. Adapun rendahnya efektivitas penerimaan golongan retribusi jasa perizinan pada tahun 2018 disebabkan karena hampir seluruh jenis retribusi pada golongan ini tidak mencapai target yang ditetapkan.
Kata kunci : Kontribusi Dan Retribusi Terhadap Pendapatan Asli Daerah
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
EKSPLORASI MINAT BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN SARANA DAN PRASARANA PEMBELAJARAN BOLA VOLI
Ignasius Dedy Purwanto Sepu1*, David Loba2, Dortean A. Jois Jaha3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Eksplorasi Minat belajar siswa menggunakan sarana dan prasarana pembelajaran bola voli tumbuh melalui, perasaan senang, keaktifan, dan perhatian, serta strategi guru dalam mengatasi sarana dan prasarana pembelajaran bola voli yang kurang memadai.
Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaituuntuk Mengeksplorasi minat belajar siswa menggunakan sarana dan prasarana pembelajaran bola voli.
Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini guru penjas orkes dan siswa kelas VIII(C) SMP Negeri 10 Kupang
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksplorasi minat belajar siswa menggunakan sarana dan prasarana pembelajaran bola voli adalah minat siswatumbuh melalui, perasaan senang, keaktifan dan perhatianterhadap proses pembelajaran bola volikarena guru mampu memfasilitasi sarana dan prasarana pembelajaranmenggunakanstrategi pembelajaranyang dimilikidalam mengatasi sarana dan prasarana pembelajaran bola voli yang kurang memadai.
Simpulan:Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa eksplorasi minat belajar siswa menggunakan sarana dan prasarana pembelajaran bola voli, tumbuhmelalui,perasaan senang, keaktifan dan perhatian,dengan peran guru melalui strategi pembelajaran yang dimiliki, guna mengatasi sarana dan prasarana yang kurang memadai.
Katakunci:Ekplorasi Minat Belajar Siswa Menggunakan Sarana Dan Prasarana Pembelajaran Bola Voli.