Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessVersi 1

ANALISIS PERBANDINGAN PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT PADA KSP CU SERVIAM KOTA KUPANG DAN KSP KOPDIT SWASTI SARI KUPANG

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Manajemen•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

KSP CU SERVIAM KOTA KUPANG DAN KSP KOPDIT SWASTI SARI KUPANG NAMA : MARIA T. POSENTY SEUK NIM : 17411230 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : MANAJEMEN ABSTRAK MARIA T. POSENTY SEUK (17411230). Analisis Perbandingan Prosedur Pemberian Kredit Pada KSP CU Serviam Kota Kupang dan KSP KOPDIT Swasti Sari Kupang. JUSUF ABOLADAKA,SE.,M.Si dan ALYA ELITA SJIOEN,SE.,MM sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi jalur minat Manajemen Keuangan Murni Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingan Prosedur Pemberian Kredit Pada KSP CU Serviam Kota Kupang dan KSP KOPDIT Swasti Sari Kupang. No.21/Per/-M.KUKM/XI/2008 tentang koperasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. teknik analisis yang dilakukan pada saat penelitian adalah wawancara dengan populasi yaitu anggota KSP CU serviam kota kupang dan KSP KOPDIT swasti sari kupang sampel dalam penelitian ini adalah kadiv kredit dan dokumen-dokumen prosedur pemberian kredit tahun 2022. Perkembangan dalam usaha koperasi sangat dipengaruhi oleh banyaknya debitur yang dimiliki. Sehingga apabila dari tahun ke tahun koperasi memiliki peningkatan dalam keanggotaan maka dapat dikatakan bahwa koperasi tersebut mengalami kemajuan. Sebaliknya jika debitur dalam suatu koperasi tersebut mengalami penurunan dari tahun ke tahun maka dapat di katakan juga bahwa koperasi tersebut mengalami penurunan. Begitu pula dengan dengan tingkat keuntungan koperasi, semakin banyak debitur maka tingkat keuntungan pada koperasi otomatis mengalami peningkatan dan jika debitur berkurang maka keuntungan yang di diperoleh menurun. Secara garis besar dengan melihat peluang dan kebutuhan ekonomi saat ini, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) lebih murah dan mudah dibandingkan badan perkreditan lainnya seperti perbankan. Dilihat dari kemudahan dalam persyaratan pemberian kredit, masyarakat umum akan lebih mudah bertransaksi dengan KSP karena untuk mengajukan dan seleksi atas permohonan kredit lebih mudah daripada badan kredit lainnya. Dalam KSP, tanpa jaminan anggota bisa mendapatkan kredit tetapi bagi masyarakat umum bisa hanya menggunakan BPKB dan surat dasaran usaha. Keberhasilan pemberian kredit tidak terlepas dari prosedur pemberian kredit yang dijalankan dalam pengelolaan pemberian kredit kepada anggota. Prosedur pemberian kredit merupakan ketentuan yang menjamin hak pemberi pinjaman dalam memberikan pinjaman kepada peminjam agar pinjaman dapat dikembalikan sesuai kesepakatan dengan kata lain bahwa prosedur pemberian kredit mewajibkan peminjam untuk melunasi pinjaman sesuai kesepatan dengan peminjam beserta bunga yang ditetapkan. Untuk itu pengurus koperasi harus menjalankan prosedur pemberian kredit sehingga anggotanya bertanggung jawab dalam memanfaatkan kredit usaha sehingga dapat disalurkan kembali kepada anggota yang memerlukannya sehingga koperasi harus melakukan beberapa prosedur pemberian kredit dengan baik. Dalam kegiatan pemberian kredit, kendala yang biasanya dihadapi dalam pemberian kredit adalah kredit macet dan kemungkinan terdapat kendala-kendala yang lain. Kendala lain menurut hasil penelitian adalah tidak menerapkan prosedur sebagaimana mestinya, hal ini menurut wawancara untuk kasus khusus terutama dikalangan pengurus. Kata Kunci : Prosedur Pemberian Kredit

Kata kunci

Prosedur Pemberian Kredit

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1ANALISIS PERBANDINGAN PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT PADA KSP CU SERVIAM KOTA KUPANG DAN KSP KOPDIT SWASTI SARI KUPANG · oai:ais:skripsi:2556

Publikasi terkait