Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SE.

798 karya publik ditemukan.

2026: 172025: 122024: 132023: 1032022: 1772021: 2802020: 402018: 11

PENGARUH UKURAN BUTIRAN SERBUK BATANG Gewang (Corypha utan Lamarck) TERHADAP KUALITAS BRIKET

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENGARUH UKURAN BUTIRAN SERBUK BATANG GEWANG (Corypha utan Lamarck) TERHADAP KUALITAS BRIKET S. D*) Bunga Haba. F **)) Dethan S. J. J***))) Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Suatu penilitian telah dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh ukuran butiran serbuk batang gewang (Chorypha utan Lamacrk) terhadap kualitas briket. Bahan yang di gunakan yaitu serbuk batang gewang. Batang gewang diolah menjadi partikel dengan pengilingan. Penilitian dilakukan dengan 6 perlakuan yaitu ukuran butiran 40 mesh, rancangan yang di gunakan adalah rancangan acak lengkap dan di lanjutkan dengan uji Duncan. Setiap perlakuan mengalami 5 pengulangan setiap briket di buat dengan bahan dasar 500 gr. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa perlakuan penambahan perekat memberikan pengaruh pada pengamatan kerapatan dan nilai kalor bahan. Perlakuan A (ukuran butiran 10 mesh) adalah perlakuan terbaik yang menghasilkan nilai kalor tertinggi 1404.06 kg/m3, kerapatan tertinggi 746.41 kg/m3, pengembangan diameter Tertinggi 40.74% dan kadar air terendah 13.48%. Kata kunci : Serbuk Batang Gewang dan Briket.

PENGARUH DIAMETER PULLEY PADA MESIN PENGGERAK TERHADAP UNJUK KERJA MESIN PENGUPAS KACANG HIJAU

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENGARUH DIAMETER PULLEY PADA MESIN PENGGERAK TERHADAP UNJUK KERJA MESIN PENGUPAS KACANG HIJAU ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mekanisasi Pertanian dengan judul pengaruh diameter pulley pada mesin penggerak terhadap unjuk kerja mesin pengupas kacang hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh diameter pulley dan untuk mengetahui ukuran diameter pulley pada mesin penggerak yang tepat. Penelitian ini menggunakan rancangan dasar RAL (Rancangan Acak Lengkap) 3 perlakuan 6 kali ulangan dan 18 unit percobaan. Perlakuan yang dicoba yaitu: A (Pulley diameter 80 mm), B (Pulley diameter 70 mm), dan C (Pulley diameter 40 mm). Parameter yang diamati adalah kapasitas kerja mesin pengupas kacang hijau dan presentasi hasil terkupas. Berdasarkan hasil penelitian pengaruh diameter pulley pada mesin pengupas kacang hijau terhadap kapasitas kerja mesin dapat disimpulkan bahwa diameter pulley yang berbeda pada mesin penggerak berpengaruh pada kapasitas kerja mesin pengupas kacang hijau, diameter pulley mesin penggerak yang tepat untuk unjuk kerja mesin pengupas kacang hijau adalah diameter 80 mm. Kata kunci: Pulley, Kacang Hijau.

Analisis Jenis Parasit Pada Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) di Perairan Teluk Kupang Yang diDaratkan di Tempat Pendaratan Ikan Oeba Kota Kupang

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK MARIA YOSEVA LEDA (14380056) Analisis Jenis Parasit Pada Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) di Perairan Teluk Kupang Yang diDaratkan di Tempat Pendaratan Ikan Oeba Kota Kupang. WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si, Ph,D. dan DONNY M. BESSIE, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Indonesia merupakan Negara Maritim (Maritim state) karena 75% wilayah Indonesia merupakan lautan.Potensi ikan di Indonesia pada tahun 2018 mencapai 1,4 triliun dan produktivitas ikan di Indonesia sebanyak 6,04 juta ton (KKP 2018). Salah satu daerah di Indonesia yang memiliki potensi sumber daya perikanan laut yang melimpah yaitu Nusa Tenggara Timur (NTT) salah satunya adalah Kota Kupang. Ikan Tembang merupakan salah satu sumberdaya ikan ekonomis penting di perairan.Parasit merupakan agen infeksi yang banyak ditemui pada ikan. Parasit pada ikan laut ditentukan oleh distribusi geografis (Wisnu Nurcahyo, 2018). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis parasit pada tubuh ikan Tembang (Sardinella fimbriata) khususnya pada bagian kulit, darah, usus dan insang serta menghitung jumlah prevelensi, intensitas, dan dominasi dari parasit yang ditemukan. Penelitian ini telah dilaksanakan selama satu bulan (Januari-Februari) 2020 di Tempat Pendaratan Ikan Oeba dan Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, dari parasit yang ditemukan pada ikan Tembang (Sardinella fimbriata). Ikan sampel diambil dari nelayan yang berjualan di Tempat Pendaratan Ikan Oeba. Hasil penelitian menunjukan bahwa Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) juga diserang oleh parasit. Pada ikan Tembang (Sardinella fimbriata) yang berasal dari TPI Oeba ditemukan tiga (3) jenis parasit yaitu Parasit Anisakis dan parsit Lopeoptherus ditemukan menempel pada usus ikan, sedangkan parasit Diclidophoridae ditemukan di insang ikan sampel. Pada umumnya parasit tidak berparasit pada tubuh ikan karena parasit membutuhkan inang spesifik atau inang pilihan untuk melangsungkan hidupnya karena pada kulit dan darah tidak terdapat inang spesifik yang disebabkan oelh perlakuan yang dilakuak nelayan dengan menyimpan dan mengawetkan ikan di dalam boks menyebabkan tidak ditemukan pada darah dan kulitPrevelensi menunjukan ikan yang terserang parasit lebih banyak dari pada ikan yang diperiksa dengan jumlah dari prevelensi yang di dapatkan dari hasil pengamatan yakni 52 %. Intensitas serangan dari parasit yang ditemukan yakni 1,95 jumlah yang di dapatkan maka dapat di lihat tingkat serangaannya adalah ringan.Di Perairan Teluk Kupang parasit yang mendominasi paling besar adalah parasit, Diclidophoridaedengan dominasi 87,80%.

Kasihilah musuhmu!

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Injil Lukas ditulis oleh Lukas sang tabib, teman seperjalanan Paulus. Injil ini diperkirakan ditulis pada tahun 60an M-80 M, di wilayah Hellenis. Tujuan dari Injil Lukas ditulis yaitu ingin menjawab pergumulan yang ada dalam jemaat yang mengalami penganiayaan, penindasan, penderitaan dan selalu dipandang hina. Surat ini ditulis kepada Teofilus, tetapi nama itu hanya simbol bagi jemaat pembaca Injil ini secara luas. Jemaat dimaksud berada dalam kondisi yang menegangkan di berbagai bidang kehidupan. Di bidang politik, kaisar-kaisar Romawi, misalnya Nero, memerintah dan berkuasa dengan cara yang menindas dan menyengsarakan rakyat. Orang Kristen kerap menjadi kambing hitam dan mengalami berbagai penderitaan. Di bidang ekonomi, masyarakat terbagi dalam kelas-kelas, yakni kelas atas, menengah dan bawah. Keadaan ini membuat mereka yang pada kelas atas menindas kelas bawah. Demikianpun pada konteks keagamaan terdapat agama Yunani-Romawi, dewa-dewa Yunani, agama misteri, penyembahan kepada kaisar, dan agama Yahudi yang tidak sejalan dengan ajaran Kristen. Dalam perkembangan agama Kristen mengalami berbagai penganiayaan baik dari para bangsawan Romawi maupun dari komunitas agama Yahudi sendiri yang menganggap mereka menyebarkan ajaran yang memfitnah ajaran Yahudi. Sehingga pada saat itu orang-orang Kristen dimusuhi oleh bangsawan Romawi maupun komunitas agama Yahudi. Dalam konteks ini, Lukas 6:27-36 mencatat tentang “mengasihi musuh” yang merupakan landasan bagi orang Kristen dalam bagimana seharusnya mereka merespon setiap ketidak-adilan, penindasan dan penganiayaan. Yesus, dalam pengajaran-Nya, ingin agar para murid dan orang yang mendengarkanNya dapat mengasihi musuh mereka dengan kasih agape. Kata agape ini menunjuk pada kebajikan yang tak kenal akhir, kebaikan hati yang tak kenal batas dan kehendak baik yang tak kenal menyerah. Pengajaran ini merupakan pengajaran yang secara radikal menghapuskan segala batas sehingga musuh pun tercakup sebagai orang yang harus dikasihi. Selanjutnya, pengajaran ini bukan hanya sebatas mengasihi di dalam hati saja tetapi diwujudnyatakan dalam tindakan konkret, yaitu berbuat baik dan memberi. Penindasan dan ketidakadilan juga dialami oleh Jemaat GMIT Sebiji Sesawi Tuadale. Sebanyak 13 keluarga digusur pada tanggal 28 Mei 2018, tujuh (7) rumah diantaranya adalah milik anggota Jemaat GMIT Sebiji Sesawi Tuadale. Penggusuran 13 keluarga ini berdasarkan tuduhan penarikan hiba dan dalam keputusan pengadilan 13 keluarga kalah dalam kasus sengketa tanah di desa Lifuleo-Tuadale. Tetapi setelah keputusan pengadilan keluar 13 keluarga tersebut mengajukan naik banding dan dari keputusan Mahkamah Agung mereka dinyatakan menang pada tahun 2020 bulan juli. Akibat pengusuran ini korban penggusuran trauma, marah sakit hati, bahkan membenci penggugat. Malam setelah terjadi penggusuran, rumah milik penggugat dibakar oleh orang yang tidak dikenal. Tindakan ini jelas tidak sejalan dengan pengajaran Yesus tentang kasih sebagaimana dicatat Lukas 6:27-26. Kasih agape patut diwujudkan dalam tindakan nyata orang-orang Kristen kepada siapa pun tanpa kecuali. Mengasihi orang yang tidak mengasihi atau membenci bukanlah sesuatu yang mudah. Tetapi inilah yang dikehendaki Yesus dan hanya orang Kristen yang dipenuhi oleh Roh Kudus yang dapat menunjukan kasih agape yang sejati itu.

Operasi dan pemeliharaan Daerah irigasi waikelak di desa bendona kecamatan Tanjung bunga kabupaten Flores timur

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

OPERASI DAN PEMELIHARAAN PADA DAERA IRIGASI WAIKELAK, DI DESA BENDONA, KECAMATAN TANJUNG BUNGA, KABUPATEN FLORES TIMUR. ABSTRAK Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang SEPTORY.H. *) LANO.M.L.**) MAKABORANG.M. **) Penelitian Berjudul Operasi Dan Pemeliharaan Daerah Irigasi Waikelak Di Desa Bendona Kecamatan Tanjung Bunga Kabupaten Flores Timur Pada Bulan mey 2021. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Operasi dan Pemeliharaan Daerah Irigasi Waikelak Di Desa Bendona Kecamatan Tanjung bunga Kabupaten Flores Timur. Penelitan dilaksanakan untuk mengetahui Operasi Dan Pemeliharaan Daerah Irigasi Waikelak Di Desa Bendona Pada P3A Bendona yaitu : Pekerjaan Pemeliharaan Rutin, Pekerjaan Pemeliharaan Berkala, Pekerjaan Pemeliharaan Khusus Kata Kunci: Operasi, Pemeliharaan, Daerah Irigasi Keterangn: * Peneliti ** Pembimbing

OPERASI DAN PEMELIHARAAN JARINGAN IRIGASI BENANAIN DESA LAKEKUN KECAMATAN KOBALIMA KABUPATEN MALAKA

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

OPERASI DAN PEMELIHARAAN JARINGAN IRIGASI BENANAIN DI DESA LAKEKUN KECAMATAN KOBALIMA KABUPATEN MALAKA ABSTRAK A. Y. Manek* N. P. P. E. Nainiti** M. L . Lano** Penelitian berjudul Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Benanain Di Desa Lakekun Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka pada bulan Desember2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Benanain Di Desa Lakekun Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka. Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Benanain Di Desa Lakekunpada P3A Lakekun, yaitu : Pekerjaan Pemeliharaan Rutin, Pekerjaan Pemeliharaan Berkala, Pekerjaan Pemeliharaan Khusus Kata Kunci :Operasi, Pemeliharaan , Jaringan Irigasi Keterangan : *) Peneliti *) Pembimbing

“BERTINDAK ADIL TERHADAP KORBAN” Suatu Studi Eksegese Terhadap Yohanes 8:1-11 dan Implikasi Kepada Perempuan Sebagai Korban

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ketidakadilan terhadap perempuan telah terjadi dari zaman Yesus sampai dengan sekarang ini. Yohanes :1-11 menggambarkan dengan jelas tentang, bagaimana seorang perempuan yang tertangkap basah sedang melakukan perzinahan. Ia ditangkap oleh ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi dan dibawa kehadapan Yesus untuk diadili atas kesalahannya tersebut. Menarik bahwa, tujuan utama dari ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi tersebut adalah menjatuhkan Yesus. Namun, karena mereka tidak mendapatkan kesalahan Yesus, maka mereka menjadikan perempuan tersebut sebagai alat untuk menjatuhkan-Nya. Yesus dengan jelas mengetahui niat jahat yang dilakukan oleh ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi tersebut. Yesus juga tahu bahwa, perempuan itu hanya dipakai sebagai alat untuk menjatuhkan-Nya. Yesus juga melihat bahwa, apa yang dilakukan oleh ahli-ahli Taurat serta orang-orang Farisi tersebut adalah suatu bentu ketidakadilan. Mereka berusaha melancarkan niat jahat untuk menjatuhkan Yesus, dengan memakai perempuan tersebut. Yesus menunjukkan keadilan-Nya di sini. Ia menyelamatkan perempuan tersebut dari hukuman mati dan membongkar niat jahat ahli-ahli Taurat serta orang-orang Farisi tersebut. Namun, hal penting lainnya ialah Yesus tidak menghendaki perzinahan, Ia dengan tegas memerintahkan perempuan tersebut untuk tidak melakukan kesalahannya lagi. Dan menarik bahwa perempuan tersebut tidak memberontak serta bertanggungjawab atas kesalahannya. Ia juga menyerahkan seluruh hidupnya kepada Yesus, karena ia tahu Yesus adalah Tuhan yang sanggup menyelamatkannya Di masa sekarang masih banyak perempuan yang menjadi korban dari ketidakadilan yang dipengaruhi oleh sistem dan kebudayaan, yang mana laki-laki menjadi dominan di dalamnya. kaum laki-laki. Mereka tidak memiliki kemampuan untuk melawan, karena sedang dalam tekanan yang sangat berat. Perempuan-perempuan tersebut juga mengalami kekerasan secara fisik. Jelas bahwa ketidakdilan sedang merajalela di masa sekarang ini. Oleh karena itu, dengan mendalami teks Yohanes 8:1-11 mengenai Perempuan yang berzinah, penulis berupaya mencari dan menemukan bagaimana seharusnya berlaku adil terhadap perempuan yang menjadi korban kekerasan, yakni dengan tidak menempatkan perempuan sebagai obyek namun menempatkannya sebagai subyek. Selanjutnya bagaimana seharusnya perempuan yang menjadi korban menghadapi permasalahannya, yakni dengan berpegang teguh kepada Tuhan dan tidak memberontak.. Untuk mencapai maksud tersebut, penulis menggunakan metodologi historis kritis agar memperoleh kerygma teks dan dapat diterapkan pada konteks.

PERTANIAN ORGANIK SUATU TINJAUAN EKOTEOLOGI TERHADAP SISTEM PERTANIAN ORGANIK DAN IMPLIKASINYA BAGI POLA PERTANIAN DI JEMAAT GMIT ALFA OMEGA LABAT

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pertanian yang dijalankandenganpengunaanbahan-bahankimiasemakinharisemakinmengancamtanahsebagaiwadahpertanian. Tanah yang semakinrusakditandaidengankesuburan yang berkurang, hama yang semakinkebaldankematian mikro-organisme di dalamtanah. Bahankimiainijugaberakibatpadakerusakanalamataulingkungansepertipeningkatan gas emisi, pencemarantanahdan air akibatreduksibahankimiadankeracunanpadamakanan yang dikonsumsiolehmakhlukhidup yang memakanya. Pola pertanian dengan bahan-bahan kimia juga masih ditemukan di Jemaat GMIT Alfa Omega Labat. Para petani di jemaat ini didorong untuk bertani selaras alam yaitu “Pertanian Organik”. BerefleksidariKejadian 2:4b-25, menolong agar setiapmanusiakhususnyaparapetanimulaimenyadari bahwa pemberian lahan pertanian dari Allah adalah melanjutkan tugas dari Allah untuk mengelola dan memeliharataman Eden. Pertanian yang baikdanmenjadisolusidalammenghadapikerusakanlingkungan di bidangpertanian ialah “pertanian organik”.Penelitiandanpenulisaninibertujuanmenganalisisdanmenjelaskanhubunganpertaniandengankerusakanlingkungan.Krisis ekologi dari bidang pertanian perlu untuk diperhatikan. Wilayah pertanian di Jemaat Alfa Omega Labat sangat berperan penting bagi jemaat sekitarnya, berbagai interaksi terjadi melalui bidang pertanian di jemaat ini. Pertanian sudah menjadi salah satu sumber hidup bagi jemaat di tempat ini, lingkungan yang padat ekosistem dengan berbagai tumbuhan dan sungai sangat mendukung pertanian di wilayah ini. Model atau pola pertanian di wilayah ini mulai berganti dengan penggunaan teknologi seperti traktor dan bahan-bahan kimia untuk menyuburkan tanaman dan menjaga dari kerusakan. Penggunaan bahan kimia yang sudah berlangsung selama ini ternyata berbanding terbalik dengan harapan para petani. Tanah semakin semakin rusak dan hasil panen terus menurun. Pola pertanian seperti ini jika terus dipertahankan maka, akan memberi dampak pada kerusakan lingkungan. Dalam bingkai ekoteologi gerejadanumatkristenjugabertanggungjawabuntukmemperbaikilingkungan yang sudahrusakdaribidangpertanian. Berefleksi dari Kejadian 2:4b-25, mengarahkan kita maupun para petani pada sikap hidup yang menghormati dan menghargai alam semesta sebagai bentuk penyembahan kepada Allah, terutama dalam pengelolaan pertanian yang selaras dengan alam. Parapetani di Jemaat GMIT Alfa Omega Labat diharapkan agar mulaimenerapkansistempertanianorganik yang menyejahterakandanmemberikeharmonisanbagisesamaciptaanlainya. Pertanianorganikperlujugamendasarikehidupanparapetaniketikabertani, Pertanianinimenjadiwujudimandanibadahsejatikepada Allah. Para petaniperlumemandangsetiaplingkunganpertanianlayaknyataman Eden yang sedangdiusahakandanberpihakpadakehidupantanpakeserakahan.

Disiplin Gereja dalam GMIT “Suatu Tinjauan Pastoral Terhadap Dampak Penerapan Disiplin Gereja di Jemaat GMIT Imanuel Oenali Klasis Soe Timur”

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tindakan disiplin gereja atau siasat gereja dilakukan oleh GMIT untuk menata kehidupan anggotanya menjadi murid Kristus yang taat dan dengan rela hati melakukan apa yang diajarkan kepada mereka. Pemahaman jemaat dalam penerapan tindakan disiplin gereja di jemaat GMIT Imanuel Oenali sangatlah beragam. Pemahaman jemaat yang berbeda sampai pada anggapan disiplin gereja yang diberikan tersebut merupakan sebuah hukuman yang diberikan oleh gereja kepada anggota jemaatnya. Pemahaman tersebutlah yang mendorong penulis untuk melakukan penelitian bagaimana pemahaman jemaat mengenai tindakan disiplin gereja dan penerapannya di jemaat GMIT Imanuel Oenali. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif sehingga bisa mendalami permasalahan tersebut, mengambil sampel dan melakukan wawancara sehingga memperoleh informasi dengan lebih akurat. Hasil penelitian yang telah dilakukan tersebut dapat diketahui dampak penerapan tindakan disiplin gereja yang diberlakukan di jemaat GMIT Imanuel Oenali. Berdasarkan hasil penelitian tersebut penulis menemukan bahwa anggota jemaat yang menerima tindakan disipli gereja menarik diri dari pelayanan yang diberikan kepada mereka. Melihat faktor serta dampak yang terjadi dalam jemaat, penulis kemudian mendialogkannya dengan teologi pastoral, mengingat teologi pastoral dalam hal pendampingan dan percakapan pastoral tidak dapat terpisahkan dengan tindakan disiplin gereja yang diaplikasikan di jemaat GMIT Imanuel Oenali. Percakapan dan pendampingan pastoral yang dilakukan serta pemahaman jemaat dalam memahami tindakan disiplin gereja tersebut akan mempengaruhi proses tindakan disiplin gereja di jemaat ini. Oleh sebab itu maka pemahaman yang tepat dalam jemaat tentang tindakakan disiplin gereja ini akan akan membantu anggota sidi tersebut dalam melewati tindakan disiplin gereja dalam jemaat.

REALITA KEHIDUPAN KELUARGA PENDETA Suatu Tinjauan Teologis Pastoral terhadap Dukungan Anggota Keluarga Pendeta bagi Pekerjaan Pelayanan Pendeta dan Implikasinya bagi Kehidupan Keluarga Pendeta di Jemaat GMIT Kota Kupang-Klasis Kota Kupang

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pendeta adalah hamba Tuhan yang ditugaskan dengan dua jabatan yaitu organisasi dan pelayanan di mana ia harus bertanggunjawab secara organisatoris serta menjalankan fungsi kenabian, kerasulan dan gembala untuk melayani di mana ia hidup dan ditugaskan dalam gereja. Dalam menjalankan panggilan sebagai pengikut Kristus tidak terlepas dari situasi di mana antara memilih menjalankan panggilan sebagai pengikut-Nya atau harus memusatkan perhatian pada kepentingan diri sendiri dan keluarga. Panggilan menjadi pengikut Kristus ialah panggilan untuk setia dan mengambil bagian dalam penderitaan bersama-Nya. Penderitaan yang dialami pengikut-pengikut Kristus bukan karena akibat yang ditimbulkan oleh pengikut-pengikut Kristus, tetapi sebagai konsekuensi yang harus diterima sebagai bagian dari melayani Kristus. Hal tersebut bukan hanya dialami dari luar, tetapi dari dalam keluarga dan diri pengikut itu sendiri. Melihat kedua tanggungjawab antara pelayanan dan keluarga, terkadang menimbulkan dinamika dalam keluarga pendeta di mana bisa saja ada yang merasa sebagaimana yang terjadi dalam keluarga pendeta yang melayani di jemaat GMIT Kota Kupang, di mana anggota keluarga merasa terabaikan, dilema, adanya keraguan terhadap pasangan, cemas, kurangnya waktu bersama oleh karena mereka diperhadapkan dengan kesibukkan pendeta. Penulis bertujuan agar memberi dasar teologis terhadap makna dari sebuah keluarga pendeta dalam jemaat, untuk itu metode yang digunakan penulis yaitu penelitian dengan menggunakan metode kualitatif. Dimana penulis melakukan wawancara mendalam dengan keluarga pendeta-pendeta yang sedang melayani di jemaat GMIT Kota KupangKlasis Kota Kupang. Karena itu sangat perlu untuk merefleksikan tentang kisah Allah memanggil Abraham dari antara kaum keluarganya dan berjanji kepadanya “Allah akan memberikan tanah dan keturunan kepadanya dan Allah akan memberkatinya”. Anaknya Ishak sebagai penerus keturunanya, kemudian Yakub dan ia juga menerima tugas yang sama yaitu demi keselamatan umat manusia dan supaya semua kaum di muka bumi menerima berkat (Kej. 12:3). Hal yang sama juga diberikan Allah kepada Yakub dan keturunannya. Allah memulai penyelamatan dengan satu orang dan satu keluarga untuk menjadi alat dari suatu realitas bersama yang baru. Dasar teologis ini menjawab dinamika antara pelayanan dan keluarga pendeta di mana keluarga pendeta adalah komunitas yang juga ditetapkan Allah sebagai wadah untuk menyatakan rencana-Nya bagi dunia. Allah sebagai pembentuk keluarga memiliki misi agar keluarga pendeta menjadi komunitas yang memancarkan dirinya sebagai terang di tengah-tengah kehidupan jemaat. Karena itu pendeta perlu memberi pemahaman dan mempersiapkan keluarga agar keluarga pendeta memberi nilai tertinggi kepada Allah dan menjalankan pelayanan dengan segala konsekuensi yang harus diterima.

“AGAMA SEBAGAI PEREKAT SOSIAL” “Suatu Tinjauan Sosio-Teologis Terhadap Pemikiran Emile Durkheim yaitu Agama Sebagai Perekat Sosial serta Implikasinya bagi Klasis Timor Tengah Utara”

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Emile Durkheim merupakan Sosiolog besar yang berpengaruh pada perkembangan ilmu sosial. Sama seperti Karl Max dan Weber, Durkheim hidup dalam masa peralihan sosial dan krisis di Eropa akibat revolusi industri. Revolusi industri inilah yang menjadi penggerak pemikirannya tentang fungsi sosial agama. Kerangka teori berpikir Durkheim terletak pada makna penting struktur masyarakat, interaksi dan kelembagaan sosial untuk melihat dan mempelajari masyarakat. Bagi Durkheim, agama adalah produk sosial masyarakat yang dijadikan standar moralitas bersama atau membangkitkan prinsip solidaritas bersama. Teori Durkheim terkait agama sebagai perekat sosial, penulis angkat dan dialogkan dengan konteks Klasis TTU yang menghadapi kesenjangan sosial. Untuk mendialogkan serta mendekati masalah tersebut, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif khususnya studi pustaka serta melakukan wawancara beberapa pihak terkait. Metode penulisan yang digunakan ialah metode deskriptif dengan pendekatan deduktif juga menganalisis berdasarkan pemikiran beberapa ahli. Berdasarkan pola serta metode yang digunakan, penulis mendapati bahwa peran agama sebagai fungsi sosial di wilayah Klasis TTU belum optimal. Terlihat dari data-data serta isu-isu sosial yang masih kuat di Kabupaten Kefamenanu, serta kaum Katolik sebagai mayoritas yang mendominasi. Sehingga agama sebagai perekat sosial menjadi pergumulan Klasis TTU sebagai bagian di dalam Kabupaten Kefamenanu. Penulis kemudian melakukan refleksi Sosio Teologis dalam Injil Mat. 22: 34-40. Penulis mendapati bahwa di tengah kesenjangan sosial, Yesus merekatkan dengan kehadiranNya bagi semua orang di mana Ia dibutuhkan. Yesus menunjukkan bahwa kasih melampui segala kesenjangan yang terjadi. Kasih melampui batas-batas sosial, karena kasih tidak pernah terbatas. Sehingga dengan mengasihi sesama, manusia telah mengasihi Allah (Mat. 22:36-40).

EFEKTIVITAS PENGGEMBALAAN PRA-NIKAH Suatu Tinjauan Teologi Pastoral Terhadap Efektivitas Penggembalaan Pra-Nikah di Jemaat GMIT Ararat Haukoto Klasis Kota Kupang Barat

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Skripsi ini ditulis oleh Romelton N Selan sebagai pra-syarat dalam menyelesaikan perkuliahan. Judul yang diberikan untuk skripsi ini yaitu “Efektivitas Penggembalaan Pra-Nikah” dengan sub judul yaitu “ Suatu Tinjauan Teologi Pastoral Terhadap Efektivitas Penggembalaan Pra-Nikah di Jemaat GMIT Ararat Haukoto Kalsis Kota Kupang Barat”. dalam penulisan skripsi ini, penulis dibimbing oleh Pdt Endang D. Koli M.Si Teol sebagai pembimbing 1 dan Pdt Dr. Welfrid F. Ruku, M.Th, MA, sebagai pembimbing 2. Sebelum memasuki pernikahan calon mempelai akan diberikan pemahaman tentang arti menikah dan pemahaman berkeluarga, sebagai bekal dalam membentuk rumah tangga yang akan mereka hadapi setelah menikah melalui pastoral gereja, yakni Penggembalaan Pra-Nikah. Namun, pemberian bekal melalui Penggembalaan Pra-Nikah yang tidak efektif memberi pengaruh dalam kehidupan pernikahan, karena tidak dapat membantu mereka untuk membangun rumah tangga dengan baik. Kekudusan pernikahan yang semestinya menciptakan rumah tangga yang saling melengkapi di dalam Kristus, menjadi tidak berarti bagi sebagian jemaat masa kini. Hal ini perlu menjadi perhatian, karena fenomena ini terjadi dalam kalangan gereja, terkususnya Jemaat GMIT Ararat Haukoto. Faktor-faktor yang menimbulkan masalah ini terjadi karena kurangnya pemahaman jemaat tentang materi Penggembalaan Pra-Nikah. Pemberian materi berkisar pemahaman teologis selama 3 minggu dan kebutuhan non teologis hingga mencapai batas waktu selama kurang lebih 3 bulan. Kenyataan yang terjadi justru sebaliknya, yaitu materi tentang teologis dan non teologis hanya diberikan dalam 2-3 minggu saja. Hal ini kemudian menghasilkan kurangnya pemahaman calon mempelai dalam rumah tangga dan berdampak pada kehidupan rumah tangga mereka. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui konteks jemaat Ararat Haukoto di mana pengembalaan pra-nikah bagi calon suami isteri dipraktikan, untuk mengetahui proses dan efektivitas Penggembalaan Pra-Nikah bagi calon suami isteri di Jemaat GMIT Ararat Haukoto, serta untuk mengetahui dan mengembangkan refleksi teologis pastoral terhadap efektivitas pengggembalaan pra-nikah bagi calon suami isteri di Jemaat GMIT Ararat Haukoto Klasis Kota Kupang Barat. Untuk menjawab tujuan dari penulisan skripsi ini, maka penulis menggunakan metode yang dibagi dalam dua bagian yaitu metode penelitian yang mencakup : Penelitian pustaka, dan penelitian lapangan serta observasi, atau teknik pengumpulan data yang paling utama dalam penelitian. Di mana adanya pengamatan atau peninjauan secara langsung terhadap objek untuk mengetahui kebenarannya. Selain observasi, penulis juga menggunakan wawancara dengan teknik snow balling, Di mana penelitian akan berakhir ketika tercapai kejenuhan data atau tidak ada data yang baru lagi dari informan yang diwawancara. Adapun metode yang kedua yakni metode penulisan, yaitu deskriptif, analitis, dan reflektif. Setelah melakukan penelitian dan analisis, penulis mendapati bahwa Penggembalaan Pra-Nikah yang dilakukan ternyata tidak efektif. Hal ini terjadi karena pemberian materi yang kurang efektif, disertai dengan waktu yang terbatas, sehingga menghasilkan kurangnya pemahaman dan penerapan jemaat terhadap materi Penggembalaan Pra-Nikah dalam rumah tangga mereka. Kenyataan yang demikian mengundang perhatian, terutama gereja untuk bagaimana merefleksikan kembali peran, fungsi dan kehadiran gereja ditengah-tengah jemaat. Dalam kaitannya dengan fenomena yang dikemukakan di atas, gereja perlu untuk menata kembali tugas pastoral, yakni Penggembalaan Pra-Nikah. Karena itu, telah diuraikan juga sebuah materi dan metode yang diusulkan untuk mewujudkan penggembalaan Pra-Nikah yang efektif.

ANALISIS PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH PADA RUMAH SAKIT UMUM PENYANGGA PERBATASAN (RSUPP) BETUN SEBAGAI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hasil Penelitian ini Basis Akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan Pemerintah yaitu basis akrual, untuk pengakuan pendapatan, Laporan Operasional, beban, aset Kewajiban dan Ekuitas (SAP PP No 70 tahun 2010) adapun Basis akuntansi yang digunakan oleh Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun Malaka yaitu Basis Kas untuk pengakuan pendapatan, belanja dan pembiayaan dalam Laporan Realisasi Anggaran dan Basis Akrual untuk pengakuan aset, kewajiban dan ekuitas dana dalam Neraca sehingga dapat dikatakan Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun belum sepenuhnya menggunakan basis akrual dalam pengakuan pendapatan, belanja dan pembiayaan. Laporan Realisasi Anggaran menyajikan ikhtisar sumber, alokasi dan pemakaian sumber daya keuangan yang dikelola oleh pemerintah xiii pusat/daerah yang menggambarkan perbandingan antara anggaran dan realisasinya dalam satu periode pelaporan sedangkan laporan realisasi anggaran yang dibuat oleh Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun Malaka hanya menyajikan pendapatan dan belanja saja. Unsur yang dicakup secara langsung oleh laporan realisasi anggaran terdiri dari pendapatan laporan realisasi anggaran, belanja, transfer dan pembiayaan. Laporan operasional menyajikan ikhtisar sumber daya ekonomi yang menambah ekuitas dan penggunaannya yang dikelola oleh pemerintah pusat/daerah untuk kegiatan penyelenggaraan pemerintah dalam satu periode. Unsur yang dicakup Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun dalam laporan operasional terdiri dari pendapatan dan beban saja karena tidak adanya kegiatan transfer

STRATEGI OPTIMALISASI RETRIBUSI PASAR DALAM RANGKA MENINGKATKAN RETRIBUSI DAERAH DI KABUPATEN TTS TAHUN 2017-2020

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi retribusi pasar kabupaten timor tengah selatan tahun 2017-2019 di lihat dari : (1) Strategi Yang Di Pakai Dalam Meningkatkan Retribusi Pasar. (2) Analisis Trend Perkembangan Retribusi Pasar (3) Analisis Trend Perkembangan Retribusi Jasa Umum (4) Analisis Trend Perkembangan Retribusi Daerah (5) Kontribusi Retribusi Pasar Terhadap Retribusi Jasa Umum (6) Kontribusi Retribusi Jasa Umum Terhadap Retribusi Daerah . Pengumpulan data mengunakan metode Dokumentasi dan data yang di gunakan dalam penelitian ini berupa laporan realisasi retribusi pasar, retribusi Jasa Umum dan Retribusi Daerah tahun angaran 2017-2020. Hasil Optimalisasi retribusi Pasar Kabupaten Timor Tengah Selatan di lihat dari (1) strategi optimalisasi retribusi pasar meliputi 5 indikator memperluas basis penerimaan, memperkuat proses pemungutan, meningkatkan pengawasan, meningkatakan efisiensi administrasi dan menekan biaya pemungutan serta meningkatkan kapasitas melalui perencanaan yang baik yang berarrti pemerintah kabupaten timor tengah selatan cukup serius untuk melaksanakan strategi yang ada. (2) trend perkembangan retribusi pasar dimasa yang akan datang terus mengalami peningkatan yang berarti Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan cukup serius untuk mengoptimalkan retribusi Pasar. (3) Trend Perkembangan Retribusi Jasa Umum terus Mengalami peningkatan di masa yang akan datang yang berarti Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan cukup serius untuk mengoptimalkan Retribusi Jasa Umum (4) Trend Perkembangan retribusi daerah menunjukan bahwa penerimaan retribusi Daerah untuk tahun-tahun yang akan datang terus mengalami peningkatan, Sehinga Retribusi Daerah juga perlu mendapatkan perhatian yang cukup serius dari Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan untuk mengoptimalkan penerimaannya. (5) Kontribusi Retribusi Jasa Umum Terhadap Retribusi Daerah mengalami pertumbuhan dengan rata-rata setiap tahunnya dari tahun 2017-2020 sebesar 59,92 parsen sehingga dari hasil kontribusi retribusi Jasa Umum terhadap retribusi daerah tersebut dapat dikatakan termasuk dalam kategori Sedang karena perolehan nilai berada pada kriteria 50% . (5) Konttribusi Retribusi Pasar Terhadap Retribusi Jasa Umum mengalami pertumbuhan dengan rata-rata setiap tahunnya dari tahun2017-2020 sebesar 22,79%, sehingga dari hasil hasil kontibusi retribusi Pasar tersebut dapat dikatakan termasuk dalam kategori kurang.

Pengaruh Penambahan Pasta Kentang Dalam Pembuatan Donat Menggunakan Ragi Lokal

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Donat kentang merupakan makanan olahan umbi kentang dan tepung terigu yang sudah mulai digemari dilingkungan anak sekolah maupun masyarakat. Donat umumnya berbahan baku terigu namun adakalahnya ditambahkan kentang kukus yang lumat yang biasanya disebut donat kentang. Penelitian ini bertujun untuk mengetahui pengaruh panambahan pasta kentang menggunakan ragi lokal untuk menghasilkan donat kentang dengan volume pengembangan optimum. Dalam rangka mencapai tujuan penelitian, maka dilakukan metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali dengan persentase 0%,10%,15%,20% pasta kentang. Hasil penelitian menunjukan Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan B dengan penambahan pasta kentang 10% terhadap warna donat kentang yang tertinggi dengan skor 3,733 a ( suka), rasa donat kentang yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan 10% dengan skor 3,778 a (suka) aroma donat kentang yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan 10% dengan skor 3,644 a ( suka) dan tekstur donat kentang yang paling tinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan 10% dengan skor 3,667 a (suka).

SUBTITUSI TEPUNG TERIGU DAN TEPUNG MOCAF DALAM PEMBUATAN KUE PISANG GORENG

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

SUBTITUSI TEPUNG TERIGU DAN TEPUNG MOCAF DALAM PEMBUATAN KUE PISANG GORENG Umbu Robaka Mensen *) Nuhamara.Melkianus**) Banoet Regina I.M.**) ABSTRAK Pisang goreng adalah makanan ringan yang banyak ditemukan di Indonesia, singapura dan Malaysia. Makanan ini terbuat dari pisang yang sudah dikupas kulitnya dipotong potong kecil sesuai keinginan kemudian dicampur dengan adonan hingga rata yang terbuat dari tepung dan sedikit garam dan gula dan selanjutnya digoreng dengan minyak goreng. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan melakukan 4 perlakuan (empat) kali perlakuan dan 3 kali (tiga) kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh subtitusi tepung mocaf pada tepung terigu dalam pembuatan kue pisang goreng. Untuk mengetahui salah satu perlakuan terbaik dari tepung mocaf dalam menghasilkan kue pisang goreng yang baik. Hasil penelitian menunjukan bahwa Uji Analisis Organoleptik pada perlakuan B 90% menghasilkan nilai rata-rata rasa kue pisang goreng sebesar 4,778 (sangat suka), warna kue pisang goreng sebesar 4,677 (sangat suka), aroma kue pisang goreng sebesar 4,578 (sangat suka), dan tekstur kue pisang goreng 4,600 (sangat suka).

PENGARUH VARIASI UKURAN PULLEY DISC MILL TERHADAP KUALITAS FISIK TEPUNG PISANG CAVENDISH(Musa cavendish)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENGARUH VARIASI UKURAN PULLEY DISC MILL TERHADAP KUALITAS FISIK TEPUNG PISANG CAVENDISH(Musa cavendish) Bernadina Seuk. Taek* Lano Marten L.** Dethan, J.J.S ** Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengetahui variasi ukuran pulley penggerk mesin dan alat penepung untuk menghasilkan kualitas fisik tepung cavendish. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan . setiap satuan percobaan menggunakan buah pisang berat 1 kg. Kecepatan putaran 1500 rpm (spesifikasi mesin). Perlakuan yang di cobakan yaitu : (A). Kombinasi pulley mesin 17 cm pulley Alat 5.5. (B) Kombinasi pulley mesin 13 cm pulley Alat 7 cm, (C) Kombinasi pulley mesin 7 cm pulley Alat 13 dan (D) Kombinasi pulley mesin 5.5 cm pulley Alat 17cm. Data dianalisis dengan Sidik Ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Dari hasil penelitian yang dilakukan yaitu perlakuan kombinasi ukuran pulley mesin tipe Disc Mill berpengaruh nyata terhadap presentase fraksi kasar dan perlakuan kombinasi ukuran pulley mesin tipe Disc Mill 1300 rpm (Perlakuan B) menghasilkan kualitas tepung pisang cavendish meliputi persentase fraksi kasar dengan nilai rata 9,07%, sedang 17,41%, halus 73,52%, fineness modulus 0,8753% dan diameter rata-rata tepung 0,00752 Inchi.Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk meneliti komponen penyusunan bahan agar dapat menghasilkan tepung pisang cavendish yang lebih baik dan berkualitas.

Analisis Pengaruh Disiplin Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Timor Sejahtera Aguafit Di Kabupaten Kupang

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Organisasi yang ideal adalah organisasi yang mampu mencapai tujuan secara optimal. Sebagai tujuan yang ingin di capai oleh PT. Timor Sejahtera Aguafit Kabupaten Kupang. Suatu organisasi sangat memahami bahwa karyawan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilannya. Hal tersebut hanya dapat menjadi berkat kepemimpinan dalam suatu organisasi dalam memahami kebutuhan karyawan, dean dengan kemampuan mereka untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif yang pada akhirnya dapat menumbuhkan daya saing yang sehat dan dapat membuat para karyawan merasa termotivasi secara internal. Sadar akan pentingnya kualitas dari tenaga kerja untuk mencapai stadar yang diperlukan baik oleh pelanggan-pelanggan lokal maupun internasional PT. Timor Sejahtera Aquafit Kabupaten Kupang . Disiplin kerja adalah sebuah penentuan kerja yang ampuh. Meskipun demikian karena disiplin kerja biasanya berhubungan erat dengan kompensasi. Para atasan umumnya berupaya untuk mengurus kelompok mereka, bukan menggunakan penilaian kinerja untuk mengenali siapa yang tidak bekerja dengan baik dan kemudian menentukan mengapa kinerja karyawan tersebut dibawah standar. Kinerja menjadi alat penting dalam melihat pencapaian tujuan organisasi, apabila kinerja karyawan rendah maka harus dilihat dari faktor disiplin dan motivasi kerjanya. Jika kedisiplinan dan motivasi kerja suatu karyawan tinggi maka kinerja kerja juga akan tinggi, tetapi sebaliknya jika kedisiplinan dan motivasi kerja suatu karyawan rendah makan kinerja juga akan rendah. Sehingga pernyataan tersebut maka munculah permasalahan yaitu “Apakah disiplin kerja motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Timor Sejahtera Aguafif Kupang”?. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Timor Sejahtera Aguafit Kabupaten Kupang. Pengumpulan data yang dilakukan dengan penyebaran kuisioner dengan jumlah sampel sebanyak 37 responden dengan menggunakan pendekatan deskripsif kuantitatif. Oleh karena itu dalam penelitian ini, hasil analisis data yang digunakan adalah analisis statistic dalam bentuk uji regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh yang positif antara disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Timor Sejahtera Aguafit Kabupaten Kupang. Hasil uji correlation mengemukakan bahwa N=37 dan indicator Disiplin kerja (X1) memperoleh nilai pearson correlation 0,606 dengan taraf signifikansi 0.000, sedangkan motivasi kerja (X2) memperoleh nilai 0,699 dengan taraf signifikansi 0,000<0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Disiplin kerja dan motivasi kerja sangat berpengaruh terhadap kinerja Karyawan (Y). Sedangkan dalam hasil uji Parsial (uji t) menunjukan bahwa nilai thitung koefisien disiplin kerja (X1) adalah 3,259 dengan tarag signifikan 0.003, sedangkan ttabel adalah ἁ=0,05, sedangkan pada motivasi kerja memiliki nilai 4.614 dengan nilai sig. 0.000= 5%. Sedangkan pada uji F, dari perhitungan didapatkan nilai Fhitung sebesar 26.649 dengan taraf signifikansi 0.000, dan nilai df1 = 2, df2 = 34. Dapat didapatkan nilai Ftabel = 2.032. dalam hasil uji koefisien determinasi (R2 ) diketahui nilai R squere sebesar 0.611 (61,1%). Sehingga dapat dijelaskan bahwa variabel disiaplin kerja menjelaskan kinerja karyawan sebesar 61,1% dan sisa di jelaskan oleh variabel lain. Dalam pengujian hipotesis juga di ketahui bahwa variabel disiplin kerja dan motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan pada PT. Timor Sejahtera Aguafit Kabupaten Kupang karena masing-masing variabel memiliki nilai signifikansi 0.000 atau 5%.

ANALISIS HUBUNGAN PENGHARGAAN ATAS PRETASI KARYAWAN,KEBUTUHAN FISIOLOGIS KARYAWAN DENGAN PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA PT.TELKOM KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Hubungan variabel Penghargaan Atas Prestasi Karyawan terhadap Prestasi Kerja KaryawanPT. Telkom Kupang. (2) Hubungan variabel Kebutuhan Fisiologisterhadap Prestasi Kerja Karyawan PT. Telkom Kupang. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian survey, di mana instrumen penelitian ini berupa kuesioner.Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Telkom Kupang sebanyak 99 karyawan.Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 20 responden.Uji Deskriptif menggunakan IBM SPSS Statistics versi 21 dan uji Korelasi menggunakan rumus korelasi. Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) Berdasarkan pengujian yang dilakukan, hasil pengujian menyimpulkan bahwa penghargaan atas prestasi karyawan berhubungan dengan gaji, promosi, bonus dan apresiasi terhadap prestasi kerja yang dilaksanakan oleh karyawan untuk mengetahu tingkat prestasi kerja pada perusahaan sehingga dapat melihat tingkat kualitas kerja yang bagus. Dalam hal ini yang kuat positif terhadap prestasi kerja karyawan PT Telkom Kupang. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil uji korelasi tersebut, diketahui nilai signifikansi sig.(2-tailed) antara penghargaan atas prestasi kerja karyawan terhadap prestasi kerja karyawan dalam sebesar 0,003 dan nilai correlation coefficient sebesar 0,490 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, hasil pengujian menyimpulkan bahwa berhubungan dengan sandang, pangan dan papan terhadap prestasi kerja yang dilaksanakan oleh karyawan untuk mengetahu tingkat prestasi kerja pada perusahaan sehingga dapat melihat tingkat kualitas kerja yang bagus. Dalam hal ini yang kuat positif terhadap prestasi kerja karyawan PT Telkom Kupang. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil uji korelasi tersebut, diketahui nilai signifikansi sig.(2-tailed) antara kebutuhan fisiologis terhadap prestasi kerja karyawan dalam sebesar 0,001 dan nilai correlation coefficient sebesar 0,490 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, hasil pengujian menyimpulkanbahwa berhubungan dengan kualitas kerja, kuantitas kerja, keandalan dan sikap denganpenghargaan dan kebutuhan fisiologis yang dilaksanakan oleh karyawan untuk mengetahu tingkat prestasi kerja pada perusahaan sehingga dapat melihat tingkat kualitas kerja yang bagus. Dalam hal ini yang kuat positif terhadap prestasi kerja karyawan PT Telkom Kupang. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil uji korelasi tersebut, diketahui nilai signifikansi sig.(2-tailed) antara prestasi kerja karyawan terhadap penghargaan atas prestasi karyawan dengan kebutuhan fisiologis dalam sebesar 0,006 dan nilai correlation coefficient sebesar 0,490 yang berarti Ho diterima dan Ha ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa penghargaan atas prestasi karyawan berhubungan positif dan signifikan terhadap prestasi kerja karyawan begitupun dengan kebutuhan fisiologis berhubungan positif dan signifikansi terhadap prestasi kerja karyawan.