Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Nu

718 karya publik ditemukan.

2026: 172025: 72024: 132023: 1192022: 1762021: 2252020: 192018: 82017: 1

Stuktur Komunitas Makro Alga Di Pesisir PLTU Bolok, Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MELKIANUS APOLISON NAHAK (16381542) Stuktur Komunitas Makro Alga Di Pesisir PLTU Bolok, Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Wilson L. Tisera, S.Pi, M.Si, Ph.D dan Alfred G. O. Kase S.Pi, M.Si.,Ph.D sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Salah satu organisme yang di temukan di Perairan PLTU Bolok yang memiliki peranan cukup penting bagi ekosistem maupun masyarakat sekitar adalah makroalga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas makroalga yang terdiri dari komposisi jenis, frekuensi, kepadatan, keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi di pesisir PLTU Bolok. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan survey, sedangkan metode sampling pengambilan data yang di gunakan adalah metode transek kuadran. Pada stasiun ditetapkan 4 garis transek, dengan jarak antar transek 50 m. Pada masing-masing transek ditetapkan 5 kuadrant, dengan jarak antara kuadrant 5. Pengambilan kualitas air meliputi suhu, salinitas, kecepatan arus dan pH. Hasil penelitian menunjukan bahwa komposisi makroalga di pesisir PLTU Bolok terdiri dari 13 spesies yaitu Ulva lactuca, Halimeda Macroloba, Ulva reticulate, Chaetomorpha crassa, Halimeda Opuntia, Avrainvillea erecta, Padina gymnospora, Sargassum policystum, Dictyota deliculata, Hypnea valentiae, Hypnea cervicornis, Glacilaria salicornia, Amphiroa fragilissima. Kepatan jenis dan relative tertinggi dimiliki oleh Ulva lactuca, dengan nilai masing-masing 31,15ind/m² dan 60%. Niali indeks keanekaragaman tergolong rendah (0,66), indeks keseragaman (E) tergolong merata (0,59), dan indeks dominansi (D) menunjukan tidak ada jenis makroalga yang mendominansi (0,39).

Seleksi Varietas Rumput Laut Kappaphycus alvarezii (Doty) Yang Dibudidaya dengan Metode Long Line di Perairan Tablolong

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YOHANIS HIWA WUNU (15380110) Seleksi Varietas Rumput Laut Kappaphycus alvarezii (Doty) Yang Dibudidaya dengan Metode Long Line di Perairan Tablolong dibawah bimbingan: Wilson L. Tisera S.Pi., M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Rockie R. L. Supit, S.Pi., M.Si sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang memiliki potensi perikanan seperti budidaya rumput laut. Rumput laut yang dibudidaya dalam tahap untuk uji coba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui varietas rumput laut Kappaphycus alvarezii (Kappaphycus alvarezii; sacol Sulamu, sacol Semau, kuljar Rote dan cottoni Pasir Panjang). Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2021 dengan lokasi penelitian yaitu Perairan Tablolong. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental yang digunakan untuk uji coba seleksi varietas rumput laut selama kegiatan berlangsung. Metode long line digunakan untuk melakukan uji coba budidaya rumput laut. Analisis data yang digunakan yaitu pertumbuhan harian, presentase pertumbuhan relatif, serta pertumbuhan mutlak. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan harian Sacol Sulamu dari terendah sampai tertinggi rumput laut Kappaphycus alvarezii 8,57-16,90 gram/hari, kemudian diikuti Kuljar Rote dengan nilai pertumbuhan harian terendah 6,95 dan tertinggi 9,54 gram/hari sedangkan Sacol Semau dari terendah sampai tertinggi 3,29-7,37 gram/hari. pertumbuhan mutlak dengan nilai tertinggi yakni 828 gram dari sacol Sulamu sedangkan terendah berasal dari Cattoni Pasir Panjang dengan nilai 214 gram dan pertumbuhan relatif dengan nilai tertinggi 828,00 % dari sacol Sulamu dan terendah dari Sacol Semau dengan nilai 39,00 %.

ANALISIS TINGKAT PENDAPATAN NELAYAN DENGAN MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP JARING INSANG (GILL NET) DI PERAIRAN OESAPA KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YOSUA DIKSON TAEMNANU (16382423) Analisis Tingkat Pendapatan Nelayan dengan Menggunakan Alat Tangkap Jaring Insang (Gill Net) di Perairan Oesapa Barat Kota Kupang. (di bawah bimbingan: ALFRED G. O. KASE, S.Pi., M.Si.,Ph.D dan Wilson L. Tisera, S.Pi., M.Si., Ph.D sebagai pembimbing I dan II). Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana. Pendapatan nelayan adalah hasil yang diterima oleh seluruh nelayan, setelah melakukan kegiatan penangkapan ikan pada waktu tertentu. Namun hasil tangkapan ikan yang diperoleh belum bisa di katakan sebagai pendapatan, jika belum terjadi transaksi jual beli. Transaksi yang dimaksud yaitu transaksi jual beli antara nelayan dengan pembeli dan transaksi antara nelayan dengan bandar ikan. Alat tangkap ikan yang biasa digunakan di perairan Oesapa Barat adalah Jaring Insang. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi produksi penangkapan ikan menggunakan kapal Jaring Insang adalah Trip penangkapan, ukuran mesin kapal, ukuran alat tangkap dan tenaga kerja. Realita yang terjadi di kalangan nelayan Oesapa Barat setelah produksi masih jarangnya nelayan yang menghitung detail analisis usaha nelayan secara ekonomi artinya mereka tidak pernah membuat perincian biaya-biaya yang dikeluarkan baik berupa biaya, tetap, variabel serta tidak pernah menghitung jumlah penerimaan dalam sekali produksi sehingga berapa keuntungan yang didapatkan dalam sekali produksi hampir tidak diketauhi. Hal ini disebabkan karena keterbatasan pendidikan dan pengetahuan nelayan itu sendiri, besar kecilnya pendapatan yang diperoleh nelayan sangat mempengaruhi motivasi nelayan itu sendiri dalam melakukan usaha nelayan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat Pendapatan Nelayan Dengan Menggunakan Alat Tangkap Jaring Insang (Gill Net) di Perairan Oesapa Barat Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Adapun objek dalam penelitian ini dikhususkan pada tingkat pendapatan nelayan yang menggunakan alat tangkap gill net di Perairan Pantai Oesapa Barat Kota Kupang Propinsi Nusa Tenggara Timur. Hasil Penelitian menunjukan Nelayan Gill Net di Oesapa Barat memperoleh keuntungan nelayan perbulan Rp Rp.4.037.752 dan berdasarkan analisis ekonomi BEP, ROI dan BCR ratio bahwa usaha penangkapan ikan layak di usahakan/dijalankanHasil tangkapan utama Pukat (Gill Net) adalah ikan Barakuda (Sphyraena borealis), ikan kembung (Rastrelliger kanagurta), ikan belang kuning (Caranx leptolepis), ikan tenggiri (Acanthocybiumsolandri), ikan bawal putih (Pampus argenteus), dan Ikan Belanak (Valamugil seheli).

An Analysis of Idiomatic expression found in Joker Film Script

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT This research aims to find out the types of idiomatic expressions and to find out the most used idiomatic expression found in Joker film script.This research employed a descriptive qualitative method. The data of this research were collected manually from the Joker film script. The result of this research showed that there were five types of idiomatic expression found in Joker film script they were phrasal verb for example: “Keeping up” means (Continue to do something) with percentage 48,51% and phrasal Compound for example: “Busy man” means (Having a lot to do) with percentage 17,91%. Which the others, slang with percentage 31,34%, allusion with the lowest percentage 0,75% and proverb with percentage 1,49%. Moreover, the dominant type of Idiomatic expression found in Joker film script was phrasal verb with 59%. It can be concluded that there were five types of Idiomatic expression found Joker film script namely phrasal verb, phrasal compound, slang, allusion and proverb. Wherefore, the dominant type presented by phrasal verb.

A DESCRIPTIVE STUDY ON LANGUAGE STYLE FOUND IN ADVERTISMENTS ON TIMOR EXPRESS NEWSPAPER

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT This thesis is entitled “A DESCRIPTIVE STUDY ON LANGUAGE STYLE FOUND IN ADVERTISEMENT ON TIMOR EXPRESS NEWSPAPER” There are two research problems related to the What are the types of advertisements on Timor Express Newspaper? What are the types of language styles used in the advertisements in Timor Express Newspaper? The study aims to find out the types of advertisements in Timor Express Newspaper to find out the types of language styles used in Timor Express Newspaper. The method in this research is used descriptive qualitative method because the research basically aims at describing the data in the form of a word or written text. The data were collected from all the advertisements in Timor express newspaper published on September, 10th, 23th, 27th, 28th, 30th, and October, 4th, 6th, 12th, 14th, 15th, 19th, 21th, 22th, 28th, 30th, 2021. The analysis was done by collecting the data. Based on the data found there were forty six advertisements and eleven types of language styles that used in the advertisement of Timor Express newspaper the such as classified advertisement which consist of six types advertisement namely columm row (3), job vacancies(1), house sales(2), car sales(1), classified advertisement(1) and motorcycle sales(1), the writer also found advertisement announsement(4), more than that the which also education advertisement(1), public advertisement(20), product advertisement(2), death advertisement(2), wedding advertisement(1), offer advertisement(1), political advertisement(1), and commercial advertisement(1), sport advertisement (4) and, the types of language style such as affirmation style which consists of two types there are parallelism(7), and epiphora(2) the writer also found compperative style that cosists of four types namely metonymy(7), hyperbole(8),personification(2), metaphore(5), more than that the which also one litotes advertisement and satire, beside that it also used two types of innuendo, three repetition style namely mesodiplosis(3), anaphor(7), epezeuxis(6). The writer found the most language style used in the advertisement is hyperbole. Keywords: language style, advertisement, on Timor Express newspaper

A DESCRIPTIVE STUDY ON TEACHING STRATEGIES APPLIED BY AN ENGLISH TEACHER IN NEW NORMAL ERA AT SMPN HOINENO

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study is about “A DESCRIPTIVE STUDY ON TEACHING STRATEGIES APPLIED BY AN ENGLISH TEACHER IN NEW NORMAL ERA AT SMPN HOINENO”. The research problem of this study is what are the types of teaching strategies applied by an English teacher in the new normal era at SMPN Hoineno? The purpose of this study is to find out the types of teaching strategies applied by an English Teacher in a new normal era at that school. In this research, descriptive qualitative has been used as the method for describing the result which was taken from an English teacher at SMPN Hoineno. An observation checklist was used as the instrument to gain the data. The result shows that there are some strategies applied by the English teacher at SMPN Hoineno. Those strategies are (1) small group discussion, (2) question and answer, (3) exercises, and (4) picture.

PENGARUH SUHU PENYANGRAIAN DAN PENGGUNAAN KEMASAN TERHADAP MINUMAN KOPI JENIS ROBUSTA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kopi merupakan komoditi perkebunan penting bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat NTT. Indonesia merupakan Negara produsen kopi ketiga dunia. Jenis kopi yang ada di NTT adalah jenis Robusta dan Arabika. Penyangraian adalah proses pembentukan aroma dan cita rasa pada biji kopi yang dilakukan dengan menggunakan suhu yang tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancanga Acak lengkap factorial yang terdiri dari dua faktor, yaitu Faktor A (suhu penyangraian biji kopi robusta yang terdiri dari = 160oC, 170oC dan 180oC) dan Faktor B (kemasan kaca, kemasan aluminium foil dan kemasan plastik) sehingga diperoleh 3x3 = 9 kombinasi dan diulang sebanyak 2 kali sehingga diperoleh 18 unit percobaan. Hasil peneliti menunjukan perlakuan terbaik dengan jenis kemasan berbeda. Bubuk kopi yang disimpan menggunakan kemasan yang berbeda yaitu dengan kemasaan Aluminium foil, kemasan kaca, kemasan plastic memiliki nilai signifikasi Rasa, Warna, Aroma

PENGARUH KEMASAN TERHADAP KOPI INSTANT JENIS ROBUSTA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemasan merupakan wadah yang digunakan untuk melindungi suatu produk. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kemasan yang tepat dalam menghasilkan minuman kopi jenis robusta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif berbasis eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan. Adapun perlakuan yang digunakan adalah, kemasan kaca, kemasan plastik, dan kemasan aluminium foil. Variabel pengamatan yang dilakukan adalah aroma, warna dan rasa. Penelitian ini menggunakan biji kopi sebanyak 500 gram/perlakuan, lalu disangrai dan digiling. Hasil berupa bubuk kopi disimpan menggunakan kemasan yang berbeda yaitu kemasan kaca, kemasan plastik dan aluminium foil. Selanjutnya biji kopi disangrai dan digiling selanjutnya menghasilkan bubuk kopi yang dibagi masing-masing perlakuan 100 gram bubuk kopi, dan disimpan selama 30 hari. Hasil penelitian menunjukan Uji Analisis Organoleptik tertinggi pada perlakuan 1 yakni kemasan kaca dengan skor 4,76 (sangat suka) pada aroma, skor 4,67 (sangat suka) pada warna dan skor 4,81 (sangat suka) pada rasa

MODIFIKASI MEDIA PIPA LOMPAT GAWANG UNTUK LATIHAN KEMAMPUAN SMASH PEMAIN BOLA VOLI PADA VALYANS CLUB

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MODIFIKASI MEDIA PIPA LOMPAT GAWANG UNTUK LATIHAN KEMAMPUAN SMASH PEMAIN BOLA VOLI PADA VALYANS CLUB Marianus Kristo Asbanu1*, M. Rambu P. Wasak2, Julian J. Leko.3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia [email protected] Latar belakang: Masalah yang sering dihadapi oleh pemain dalam permainan bola voli adalah masalah teknik dasar dan peralatan. Minimnya sarana dan prasarana media latihan yang dimiliki Tim Valyans club menuntut pelatih untuk lebih kreatif dalam memberdayakan dan mengoptimalkan penggunaan sarana dan prasarana yang ada sesuai dengan kondisi pemain. Peralatan yang dibutuhkan pada saat latihan teknik dasar melompat dalam permainan Bola voli diantaranya adalah Modifikasi media pipa lompat gawang. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menerapkan modifikasi media pipa lompat gawang untuk latihan kemampuan smash pemain bola voli putra pada Valyans club. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif naturalistik Hasil dan pembahasan: Hasil dan pembahasan penelitian, peneliti memodifikasi media latihan pemain Valyans Club dengan menggunakan media pipa lompat gawang untuk latihan kemampuan smash pada pemain bola voli putra dan diperoleh jawaban melalui hasil wawancara yaitu saat latihan, pelatih akan menggunakan media pipa lompat gawang pada Valyans Club untuk meningkatkan kemampuan smash karena pemain merasa sangat puas dan merasa lebih menguntungkan apabila menggunakan media pipa lompat gawang. Simpulan: Media modifikasi merupakan media latihan yang dapat meningkatkan kualitas latihan dan prestasi pemain yang aktif dan menghasilkan pemain yang berprestasi serta berkembang ke arah yang lebih baik. Penggunaan media modifikasi pipa lompat gawang untuk gerakan melompat pada pemain sehingga dapat membentuk otot tungkai. Penggunaan media modifikasi pipa lompat gawang dapat meningkatkan prestasi dan memacu pemain pada saat latihan teknik dasar melompat melewati media pipa lompat gawang pada pemain Valyans Club. Kata kunci: Modifikasi media, lompat gawang, latihan kemampuan smash

ANALISIS NILAI KARAKTER DALAM RPP MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SEKOLAH DASAR GMIT MANUMUTI

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS NILAI KARAKTER DALAM RPP MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SEKOLAH DASAR GMIT MANUMUTI Adi Agustianus Sakol*, David Loba2, Jusuf Blegur3, 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Nilai karakter dimaknai sebagai nilai dasar yang membangun pribadi seseorang, terbentuk baik karena pengaruh hereditas maupun pengaruh lingkungan, yang membedakan dengan orang lain, serta diwujudkan dalam sikap dan perilaku kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui analisis nilai karakter dalam RPP mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. Metode penelitian: Metode penellitian ini menggunakan metode survei kuantitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memecahkan suatu masalah Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bawah rata-rata skor karakter siswa Sekolah Dasar GMIT Manumuti adalah 23 menunjukan bahwa kondisi karakter siswa berada pada interval skor antara 23-24 dengan skor 9 atau 37,5%. Hasil penelitian menunjukan bawah kondisi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran guru sekolah dasar GMIT Manumuti dikatakan baik, dengan perolehan scorer 9 atau 50% dari 18 aspek penilaian. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkankondisi karakter siswa berada pada interval skor antara antara 23-24 dengan skor 9 atau 37,5%. Hasil tersebut menunjukan bahwa rata-rata score karakter siswa berada pada kelompok dengan kategori sedang (S). Kondisi lainnya yaitu kategori kurang(K) dengan skor 5 atau 20,83% yang terletak pada interval ke 2. Sedangkan kelompok dengan kategori seangat kurang, baik dan sangat baik (SK,B dan SB) dengan skor 4, 6, dan 0 atau 16, 67% ,25% dan 0% yang berada pada interval 1,4 dan 5. Sedangkan Kondisi penilaian RPP dengan kategori sangat kurang (SK) dengan score 0 atau 0%, kategori kurang (K) dengan score 2 atau 11,1%, kategori sedang (S) dengan score 4 atau 22,2%, kategori baik dengan score 9 atau 50 %, kategori sangat baik dengan score 3 atau 16,7%. Katakunci: Analisis nilai; karakter siswa

A STUDY ON THE STRATEGIES APPLIED BY ENGLISH TEACHERS IN TEACHING VOCABULARY AT SMP ANGKASA LANUD ELTARI KUPANG IN ACADEMIC YEAR 2021/2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT This study discusses the strategies applied by English teachers. The author conducted this research with the title A study on the strategies applied by English teachers in teaching vocabulary at SMP Lanud El tari Kupang in academic year 2021/2022 to achieve the objectives of the research, the purpose of this study is to help students’ in learning, especially in learning vocabulary data were collected through observations and interviews at SMP Lanud El tari Kupang, the data collected the analysis using descriptive qualitative research reveals that the strategies, applied by the teacher are very helpful for students’ in the learning process. The strategy used is memorization, synonym/antonym, translating, fill in the blank, explanation, and realia. There are several additional strategies used by the teacher, namely: Students describe objects, students who succeed in describing and guessing the object correctly and given a gift a prize. Using simple and concise explanations, no need to be complicated so that students can easily understand. Students come forward to give the names of these objects and mention them one by one, the students who writes the most and correctly names the objects is the winner. Teachers does not use other difficult word. And provides oral written and explanation.

ANALISIS PENGARUH ORIENTASI PASAR, ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN TERHADAP INOVASI PRODUK DAN KINERJA PEMASARAN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul Pengaruh Orientasi Pasar, Orientasi Kewirausahaan Dan Inovasi Produk Terhadap Kinerja Pemasaran (Studi Kasus UMKM Toko Kecil Kelurahan Bello Kota Kupang).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Orientasi Pasar, Orientasi Kewirausahaan Dan Inovasi Produk Terhadap Kinerja Pemasaran secara parsial dan simultan.Data dalam penelitian ini yaitu data kualitatif dan data kuantitatif dimana dikumpulkan menggunakan metode observasi, kuesioner dan studi kepustakaankemudian dianalisis menggunakan metode analisis regresiberganda. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah keseluruhan wirausaha dari RT 001 sampai RT 31 terhitung sebanyak 133 pelaku wirausahadan sampel yang diambil berjumlah 57 responden atau wirausaha UMKM toko kecil yang ada di Kelurahan Belo Kota Kupang dari RT 1 sampe RT 31. Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa variabel orientasi pasar (x1), orientasi kewirausahaan (x2) Dan inovasi produk (x3) berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap kinerja pemasaran (y).Berdasarkan uji Uji Hipotesis Uji F, diketahui Nilai F hitung > F tabel (18,008> 2,773) dengan nilai sig. 0,000 < nilai alpha (0,05). Selanjutnya hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel bebas dalam penelitian ini memiliki kontribusi/sumbangan sebesar 50,5% terhadap hasil peningkatan variabel terikat (R Square = 0,505). sementara sisanya sebesar 49,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

PENGARUH METODE RESITASI BERBANTUAN GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI KELAS V SD INPRES OEFAU, KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN TAHUN PELAJARAN 2021/ 2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Metode resitasi resitasi sering disebut pekerjaan rumah karna di sini guru memberikan tugas diluar jam pelajaran, metode ini selain merangsang siswa untuk aktif belajar baik secara individu maupun kelompok juga menanamkan tanggung jawab.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode resitasi berbantuan gambar terhadap hasil belajar kognitif pendidikan agama kristen, Di Kelas V SD Inpres Oefau Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2022. Metode yang digunakan adalah metode penelitian eksprimentipe one grup pree-test-post-tesst. Populasi dalam penelitian ini siswa Kelas V SD Inpres Oefau. Dengan siswa sebanyak 28 orang siswa dan guru pendidikan agama kristen 1 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V sebagai kelaseksprimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes objektif berupa pilihan ganda 20 butir soalnya dan teknik analisis data yang digunakan Uji-t. Hasil Analisis data hasil belajar menunjukan bahwa nilai rata-rata 13,92 pada kelas Pree-tes ,dan 82,53 pada kelas Post-Tes . Uji hipotesis menunjukan bahwa thitung adalah 3,27 dikonsultasikan pada taraf 0,05 N-1= 52-1=50, maka harga ttabel1,59 ini berarti ttabel ≤ thitung Maka Ha diterima dan Ho ditolak artinya pengaruh metode resitasi berbantuan ganbar terhadap hasil belajar kognitif pendidikan Agama Kristen di Kelas V SD Inpres Oefau, Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2022. Disimpulkan bahwa ada pengaruh metode resitasi berbantuan gambar terhadap hasil belajar kognitif PAK di kelas V sd inpres oefau. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data menunjukan bahwa nilai rata-rata 13,92 pada kelas Pree-tes ,dan 82,53 pada kelas Post-TesUji hipotesis menunjukan bahwa thitung adalah 3,27 dikonsultasikan pada taraf 0,05 N-1= 52-1=50, maka harga ttabel1,59 ini berarti ttabel ≤ thitung Maka Ha diterima dan Ho ditolak. Saran sebaiknya guru menggunakan metode resitasi dan media gambar sebagai salah satu alternatif metode pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa

PENGARUH METODE DEMONSTRASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PAK DI SD GMIT NUNUH ENO, KECAMATAN AMANUBAN TIMUR, TAHUN AJARAN 2021/2022 SKRIPSI

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH METODE DEMONSTRASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PAK DI SD GMIT NUNUH ENO, KECAMATAN AMANUBAN TIMUR, TAHUN AJARAN 2021/2022. Anabanu Y. I. (*) Tnunay Paulus. (**) Pellu Lintje. (**) Penelitian ini membahas tentang pengaruh metode demostrasi terhadap pemahaman konsep PAK di SD GMIT Nunuh Eno, Kecamatan Amanuban Timur, tahun ajaran 2021/2022. Rumusan masalah yang diteliti apakah terdapat pengaruh metode demonstrasi terhadap pemahaman konsep PAK. Tujuan penilitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh metode demonstrasi teradap pemahaman konsep PAK di SD GMIT Nunuh Eno, Kecamatan Amanuban Timur. Penelitian ini menggunakan metode penilitian eksperimen tipe pre-experimental design. Populasi dalam penilitian ini adalah siswa kelas V yang beragama Kristen Protestan yang berjumlah 28 siswa. Dan yang menjadi sampel pada penilitian ini yaitu siswa kelas V sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 28 orang siswa. Teknik pengumpulan data pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ialah tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus uji “t” untuk sampel dependen. Hasil penilitian pada siswa kelas V pada mata pelajaran Pendidikan agama Kristen Jumlah siswa pada penelitian ini ialah 28 orang siswa. Berdasarkan hasil penilitian dapat disimpulkan berdasarkan ketentuan yang berlaku yaitu jika t hitung ˃ nilai t tabel maka tolak Ho dan terima Ha, sebaliknya jika t hitung < nilai t tabel maka tolak Ha dan terima Ho. sehingga dengan melihat hasil analisis yang ada maka dapat dikemukakan bahwa t hitung ˃ nilai t tabel ( 11.50 > 1,703). Dari ketentuan tersebut, maka Ha diterima artinya ada pengaruh metode demostrasi yang berpengaruh terhadap pemahaman konsep PAK yang diketahui melalui analisis hasil N-gain 42,8% berkategori tinggi, dengan jumlah 28 orang siswa (100%), kelas V SD GMIT Nunuh Eno, Kecamatan Amanuban Timur, Tahun pelajaran 2021 / 2022. Kata Kunci : Metode Demonstrasi, Konsep PAK : Penulis (*) Pembimbing (**)  

A MORPHOSYNTAX ANALYSIS OF THE PRONOUNS IN ALURUNG LANGUAGE

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This research entitled “A Morphosyntax Analysis of The Pronouns in Alurung Language”. The research problems of this study are: 1). What are the types of the pronouns in Alurung language? 2) How are the pronouns in alurung language used in sentence?. The aims are 1) To describe the types of the pronouns in Alurung language. 2) To describe how the pronouns in Alurung language used in sentence. This research concerned on morphosintax analysis of pronouns in Alurung Language, the used of pronouns in sentence. The data was collected from audio recording that take place in Kokar village, Adang sub-district, Northwest Alor. The method used is descriptive qualitative. There were ten informants that the writer record as the subject of this study. The techniques of data analysis used in this study are transcribing the recording, identifying and classifying the types of pronouns and describing the use of the pronouns in sentence. The result of this study shows that there are 4 types of pronouns found in Alurung language. First, there are 6 personal pronouns such as go, no, mo, fe, kame, ite. Second, there are 4 demonstrative pronouns such as ha, kia, kalli, falli. Third, there are 5 indefinite pronouns such as pirasae, maffa, punamu, apatou, fonokong. Fourth, there are 4 interrogative pronouns such as namongga, erpira, parnang, fiaru, pai. The pronouns have been described by using the 4 types of pronouns.

ANALISIS PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR BALAI WILAYAH SUNGAI NUSA TENGGARA II

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kinerja pegawai, tercermin dari salah satu misinya yang membangkitkan motivasi pegawai untuk bekerja dengan disiplin yang kuat dan konsisten, namun fenomena yang berlangsung bahwa adanya beberapa pegawai memiliki pola pikir hanya menggugurkan kewajiban tugas. Kinerja pegawai hanya berfokus pada melakukan pekerjaan sesuai dengan bagian mana tempatnya bekerja. Sehingga dalam mengukur kinerja pegawai tentunya harus berkaca pada hasil kerja yang dilakukan. Oleh karena hal tersebut, tidak menjadi lumrah jika dalam pelaksanaan tugas ditemukan pegawai yang memiliki perilaku seperti : 1. Lamban ketika bekerja, 2. Tidak tepat waktu sesuai target waktu yang telah ditentukan dan 3. Kurangnya motivasi dalam menyelesaikan pekerjaan Inilah yang menjadi faktor kurang maksimalnya hasil kerja, tidak hanya itu pegawai saat bekerja ada yang tidak terlalu memperdulikan pekerjaan, seperti : 1. Pulang sebelum waktunya kerja berakhir karena pekerjaan dianggap selesai. 2. Pegawai yang bekerja dengan malas - malasan, 3. Menurunnya prestasi kerja dan rendahnya produktivitas pada saat bekerja sehingga membuat hasil kerja kurang optimal. Hasil kerja pegawai juga dapat dipengaruhi oleh lingkungan kerja, dimana hubungan antar pegawai, faktor individu, faktor luar, faktor suasana kerja, dan faktor lingkungan kerja. faktor lingkungan kerja juga dapat mempengaruhi kondisi psikis pegawai, jenis pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuan individu, waktu kerja yang dibatasi banyaknya pekerjaan yang harus dirampungkan serta peralatan kerja yang kurang menunjang akan ikut berpengaruh terhadap beban kerja pegawai. kinerja pegawai pada kantor Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II didapatkan fakta bahwa suasana kerja tidak harmonis antara satu pegawai dengan pegawai lainnya, hal ini berimbas pada komunikasi yang kurang baik antara pegawai, serta ketersedian fasilitas kerja yang belum memadai. Hal ini yang menyebabkan pegawai merasa kurang nyaman dan jenuh dengan kondisi yang ada, sehingga pegawai tidak maksimal dalam melakukan pekerjaan dan hal ini berimbas pada kinerja pegawai. Masalah dalam penelitian ini adalah Analisis Pengaruh Motivasi kerja terhadap Kinerja dan lingkungan kerja Terhahap Kinerja Pegawai ( Studi Kasus pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II). Operasional konsep penelitian sebagai berikut. 1. Kinerja Pegawai Kinerja pegawai dalam penelitian ini sejalan dengan pendapat Sinambela adalah kemampuan individu dalam melakukan sesuatu dengan keahlian tertentu 2. Motivasi Pegawai Motivasi pegawai dalam penelitian ini sejalan dengan pendapat dari yakni dorongan bagi karyawan untuk melakukan pekerjaan semaksimal mungkin karena dengan keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan dan sasarannya 3. Lingkungan kerja dalam penelitian ini adalah suasana dan hubungan antar rekan kerja yang mampu menciptakan kinerja kerja yang lebih meningkat. Hasil pengujian regresi linier berganda dalam bentuk standar dari persamaan regresinya adalah sebagai berikut Y =6.74+ 0,24x1+ 0,049x2+ 0.05 Persamaan regresi diatas memperlihatkan hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen secara parsial, dari persamaan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa 1. Nilai konstanta adalah 0.674, artinya jika tidak terjadi perubahan variabel Motivasi dan lingkungan kerja ( nilai X1 dan X2 adalah 0) maka kinerja pegawai sebesar 0,674. 2. Nilai koefisien regresi Motivasi adalah 0,241 artinya jika variabel motivasi (X1) meningkat sebesar 1 dengan asumsi variabellingkungan kerja (X2) dan konstanta (a) adalah nol (0), maka kinerja pegawai meningkat sebesar 0,241. Hal tersebut menunjukan bahawa variabel motivasi yang di sediakan berkontribusi positif bagi kinerja pegawai. sehingga makin tinggi motivasi kerja, maka semakin tinggi kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. 3. Nila koefisien regresi lingkungan kerja adalah 0,049 artinya jika variabel lingkungan kerja (X2) meningkat sebesar 1 dengan asumsi variabel pengaruh motivasi (X1) dan konstanta 0 (nol ), maka kinerja pegawai sebesar 0,049 hal tersebut menunjukan bahwa lingkungan kerja yang berkontribusi positif bagi kinerja pegawai, sehingga semakin baik lingkungan kerja maka semakin tinggi kinerja pegawai. Hasil uji t dan sig, dapat dijelaskan sebagai berikut. 1. Pengaruh variabel motivasi terhadap kinerja pegawai (H1) Variabel motivasi kerja (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. Hal ini terlihat dari sinifikan motivasi (X1) 0,00 0,05, dan nilai table = t (α/2 : n-k-1) = (0.025;30) = 1,99. Berarti nilai thitung lebih besar dari table (7,71> 1,99) maka Ho ditolak H1 diterima. Maka hipotesis variabel motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Sehingga hipotesis yang berbunyi diduga terdapat berpengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai secara parsial diterima. 2. Pengaruh variabel kompensasi terhadap kinerja karyawan (H2) Variabel Lingkungan Kerja (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. Hal ini terlihat dari signifikan kompensasi (X2) 0,55 0,05, Dan nilai table = t (α/2 : n-k-1) =(0.025;30) = 1,99 Berarti nilai thitung lebih besar dari table (2,59>1,99), maka Ho ditolak H1 diterima. Sehingga hipotesis variabel lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai secara parsial diterima. Hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 48,58 dengan nilai F tabel adalah 3,11 sehingga nilai F hitung >F tabel atau 48,58 > 3,11, dan tingkat signifikan 0,000 0,05 maka Ho ditolak dan H3 di terima, dapat disimpulkan bahwa variabel pengaruh motivasi kerja (X1) dan lingkungan kerja (X2) secarah bersama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Kupang. Hasil Uji R kuadrat diketahui bahwa nilai koefisien determinasi terdapat pada nilai Adjusted R Squaresebesar 0,54. Hal ini berarti kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat adalah sebesar 54% sisanya 46% dijelsakan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kesimpulan atas hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh Motivasi terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. 2. Ada pengaruh Lingkungan Kerja terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. 3. Ada pengaruh motivasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II.

TINJAUAN TENTANG NILAI SOSIAL PENJASORKES DALAM PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 6 KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Alasan penulis menetapkan judul skripsi di atas adalah, karena fakta observasi awal yang memperlihatkan tidak semua siswa/i yang bermain bola voli di SMP Negeri 6, Kota Kupang, mempraktekkan nilai sosial penjasorkes. Hal itu terlihat dalam perilaku memberikan kata-kata hinaan pada teman atau rekan tim saat bermain bola voli. Tujuan penelitian: Penelitian yang dilakukan penulis memiliki tujuan untuk memperoleh pengetahuan tentang tinjauan nilai sosial penjasorkes dalam pembelajaran bola voli pada siswa kelas VIII, SMP Negeri 6, Kota Kupang. Metode penelitian: Adapun jenis peneltian yang ditetapkan penulis dalam skripsi ini adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan tindakan observasi dan wawancara secara mendalam. Fokus observasi dan wawancara mendalam penulis dalam penelitian ini, adalah para informan yang berjumlah 6 orang, yang diteliti penulis di lokasi penelitian. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil observasi dan wawancara penulis menemukan bahwa tidak semua informan menerapkan nilai sosial penjasorkes saat permainan bola voli berlangsung. Nilai sosial yang dilanggar para informan dalam penelitian ini adalah nilai respek, nilai tanggung jawab dan nilai beradap. Sedangkan nilai sosial fairdan jujur tidak dilanggar oleh para informan. Kesimpulan: Merujuk pada hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa tidak seluruh nilai sosial penjasorkes diterapkan oleh para informan. Walaupun nilai sosial penjasorkes itu seharusnya diterapkan dalam permainan bola voli

Pengaruh Akuntabilitas dan Transparansi Terhadap Pengelolaan Alokasi Dana Desa Untuk Mewujudkan Good Governance di Desa Leer Kecamatan Pantar Barat Kabupaten Alor

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah pengaruh akuntabilitas dan transparansi terhadap pengelolan alokasi dana desa untuk mewujudkan good governance. Adapun persoalan yang diangkat dalam penelitian ini adalah apakah akuntabilitas berpengaruh terhadap pengelolaan alokasi dana desa untuk mewujudkan good governance dan apakah transparansi berpengaruh terhadap pengelolaan alokasi dana desa untuk mewujudkan good governance?. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh akuntabilitas terhadap pengelolaan alokasi dana desa dan untuk menguji pengaruh transparansi terhadap pengelolaan alokasi dana desa. Adapun konsep dari penelitian ini adalah akuntabilitas, transparansi dan alokasi dana desa. Akuntabilitas merupakan kewajiban untuk memberikan pertanggungjawaban atau menjawab dan menerangkan kinerja serta tindakan seseorang badan hukum, pimpinan atau organisasi kepada pihak yang memiliki hak atau berkewenangan untuk meminta keterangan atau pertanggungjawaban, Transparansi merupakan pemberian pelayanan publik harus bersifat terbuka, mudah dan dapat di akses oleh semua pihak yang membutuhkan dan disediakan secara memadai serta mudah dimengerti. Alokasi dana desa merupakan dana responsivitas Negara untuk membiayai kewenangan desa meliputi : kewenangan asal ususl, kewenangan atributif organisasi local dan kewenangan delegatif-administratif dari delegasi atau ugas pembantu dan pemerintah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa leer yang sudah berusia diatas dari 24 tahun yaitu sebanyak 565 orang . Teknik penetuan jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan rumus Slovin dengan batas toleransi kesalahan sebesar 10% maka dihitung : n = N / 1 + N e2 maka, 565/(1+565.0,12) = 84,962 dibulatkan = 85 maka jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 85. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Berganda meliputi Uji t dan Uji F dan uji R diolah dengan menggunakan program SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel akuntabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan alokasi dana desa. Hal ini dikuatkan oleh variabel akuntabilitas memiliki nilai t hitung > t tabel (6,226 > 1,989) dengan perolehan tingkat signifikan 0,000 0.05 maka H1 diterima dan Ho ditolak. Dan variabel transparansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan dana desa karena variabel transparansi memiliki nilai t hitung (3,650) > t tabel (1,989) dengan tingkat signifikan yang diperoleh 0,000 0.05 hal ini menunjukan bahwa H2 diterima dan Ho ditolak. ABSTRACTION The problem taken in this study is the effect of accountability and transparency on the management of village fund allocations to realize good governance. The issue raised in this study is whether accountability affects the management of village fund allocations to realize good governance and does transparency affect the management of village fund allocations to realize good governance? This study aims to examine the effect of accountability on the management of village fund allocations and to examine the effect of transparency on the management of village fund allocations. The concepts of this research are accountability, transparency and allocation of village funds. Accountability is an obligation to provide accountability or answer and explain the performance and actions of a legal entity, leader or organization to parties who have the right or authority to ask for information or accountability, Transparency is the provision of public services that must be open, easy and accessible to all parties needed and provided adequately and easily understood. The allocation of village funds is a State responsiveness fund to finance village authorities, including: authority of origin, attributive authority of local organizations and delegated-administrative authority of delegates or auxiliary tasks and the government. The population in this study were all the people of Leer Village who were over the age of 24 years, as many as 565 people. The technique for determining the number of samples used in this study is using the Slovin formula with an error tolerance limit of 10%, then it is calculated: n = N / 1 + N e2 then, 565/(1+565.0,12) = 84,962 rounded up = 85 then the number of samples in this study as many as 85. The data collection technique used in this study was a questionnaire. The data analysis technique used is Multiple Regression Analysis including t-test and F-test and the R-test is processed using the SPSS 26 program. The results of this study indicate that the accountability variable has a positive and significant effect on the management of village fund allocations. This is confirmed by the accountability variable having a value of t count > t table (6.226 > 1.899) with a significant level of 0.000 0.05, so H1 is accepted and Ho is rejected. And the transparency variable has a positive and significant effect on the management of village funds because the transparency variable has a value of t count (3.650) > t table (1.989) with a significant level obtained 0.000 0.05, this indicates that H2 is accepted and Ho is rejected.

Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Mobil Suzuki Pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOBIL SUZUKI PADA PT. SURYA BATARA MAHKOTA KOTA KUPANG Perusahaan harus dapat menentukan strategi pemasaran yang tepat, supaya dapat bertahan dan memenangkan persaingan. Untuk dapat bertahan, berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin, perusahaan harus mampu mengetahui apa yang dibutuhkan atau yang diharapkan konsumennya, karena banyak faktor yang mempengruhi kepuasan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian mobil Suzuki pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, data diperoleh dengan penyebaran kuesioner kepada 93 responden. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen PT. Surya Batara Mahkota Kupang, sampel yang diambil ditetapkan. Metode sampel yang digunakan adalah accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja yang pernah melakukan pembelian di PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis linear berganda, dan untuk menguji hipotesis digunakan uji t (secara parsial), dan uji f (simultan). Data yang dikumpulkan akan diolah dengan analisis linear berganda Y= a +b1X1 + b2X2 + b3X3 + b4X4 + e serta melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t (uji Parsial) berdasarkan hasil penelitian dengan analisis regresi linear berganda Y= a +b1 diperoleh X1 = 11.865 nilai t hitung tersebut selanjutnya dibandingkan nilai t tabel untuk kesalahan 5% maka diperoleh t hitung > t tabel sehingga Ha diterima dan Ho ditolak Selanjutnya data diperoleh X2 = 4.938 nilai t hitung > t tabel sehingga Ho ditolak. Selanjutnya data diperoleh X3 = 6.424 dimana nilai t hitung > t tabel sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Selanjutnya data diperoleh X4 = 8.979 dimana nilai t hitung > t tabel sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: produk, harga, lokasi dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian mobil suzuki pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Berdasarkan hasil uji F analisi regresi linear berganda maka dapat diketahui nilai signifikansi untuk variabel produk (X1), harga (X2), lokasi (X3) dan promosi (X4) terhadap keputusan pembelian (Y) adalah 0,0000,05 dan nilai F hitung lebih besar F tabel (99.701> 2,47) sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan (bersama-sama) variabel produk(X1), harga(X2), lokasi(X3) dan promosi berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian(Y). Hasil penelitian pada variabel produk (X1) memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian (Y) mobil Suzuki pada PT. Surya Batara Mahkota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 11,865 dengan taraf signifikan 0,000 sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Hasil penelitian pada variabel Harga (X2) menunjukan bahwa harga memlilik pengaruh terhadap keputusan pembelian mobil Suzuki pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 4.938 dengan taraf signifikan 0,000 sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Hasil penelitian pada variabel lokasi (X3) menunjukan bahwa lokasi memlilik pengaruh terhadap keputusan pembelian mobil Suzuki pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 6.424 dengan taraf signifikan 0,000 sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Hasil penelitian pada variabel promosi (X4) menunjukan bahwa promosi memlilik pengaruh terhadap keputusan pembelian mobil Suzuki pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 8.979 dengan taraf signifikan 0,000 sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Kata Kunci: Produk, Harga, Lokasi, Promosi Dan Keputusam Pembelian