2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Skripsi ini berjudul : “Deskripsi Tentang Penjatuhan Pidana Denda Terhadap Korporasi Dalam Tindak PidanaBudidaya Perkebunan”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1)Mengapa hakim menjatuhkan pidana denda terhadap korporasi dalam tindak pidana budidaya perkebunan?. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahuidasar pertimbangan hakim menjatuhkan pidana denda terhadap korporasi dalam tindak pidana budidaya perkebunan. Penelitian ini bersifat deskripstif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Dasar pertimbangan hakim menjatuhkan putusan pidana denda terhadap korporasi dalam tindak pidana budidaya perkebunan.sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan hakim menjatuhkan pidana denda terhadap korporasi dalam tindak pidana budidaya perkebunan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi Dasar pertimbangan hakim menjatuhkan putusan pidana denda terhadap korporasi dalam tindak pidana budidaya perkebunanadalah karena terdakwa telah terbukti , maka sesuai pasal 25 Perma No. 13 Tahun 2016 terdakwa hanya dijatuhi pidana denda. Karena yang menjadi subjek hukum atau pelaku dalam kasus ini Perusahaan Perkebunan bukan pengurus atau orang perseorangan serta karena dalam tindak pidana korporasi pengurusnya hanya mewakili korporasi tersebut, Oleh karena itu korporasi dalam kasus ini hanya dijatuhi Pidana denda. Terdakwa dalam kasus ini adalah korporasi yang diwakili oleh pengurusnya masing-masing. KUD.Pematang Sawit dan PT. PEPUTRA SUPRA JAYA sesuai putusan hakim dijatuhi Pidana denda. Berdasarkan Pasal 25 Ayat (1),(2),(3) Peraturan Mahkamah Agung Nomor 13 Tahun 2016 tentang Tata cara Penanganan Tindak Pidana Oleh Korporasi , Pidana pokoknya yang dapat dijatuhkan terhadap korporasi adalah Pidana Denda, Penjelasan pasal 25 sebagai berikut : (a) Hakim menjatuhkan pidana terhadap korporasi berupa pidana pokok dan/atau pidana tambahan. (b) Pidana Pokok yang dapat di jatuhkan terhadap korporasi sebagaimana ayat (1) adalah pidana denda (c) Pidana tambahan di jatuhkan terhadap korporasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Saran yang penulis berikan adalah diharapkan bagi korporasi yang melakukan usaha dibidang apa saja hasus mengurus izin usaha sehingga tidak menimbulkan permsalahan hukum dalam hal ini dibidang hukum pidana. Korporasi yang melakukan usaha tanpa izin usaha kepada pihak yang berwenang sehingga tidak menimbulkan kerugian dikemudian hari. Kata Kunci : Tindak Pidana Korporasi, Penjatuhan Pidana Denda
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul penelitian ini ialah :Deskripsi Tentang Penyelesaian Tindak Pidana Pencurian Dengan Acara Pemeriksaan Cepat. Masalah pokok yang diteliti penulis ialah: Mengapa tindak pidana pencurian diselesaikan melalui acara pemeriksaan cepat?. Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini ialah : untuk mengetahui alasan tindak pidana pencurian diselesaikan melalui acara pemeriksaan cepat. Sifat penelitian ini ialah deskriptif sedangkan jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian hukum normatif yang disebut juga penelitian hukum kepustakaan atau studi dokumen karena sepenuhnya menggunakan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaberdasarkan deskripsi dan analisis terhadap kelima putusan Hakim dalam penyelesaian tindak pidana pencurian, maka didapati penyebab penyelesaian tindak pidana pencurian diselesaiakan melalui acara pemeriksaan cepat adalah: 1) Nilai barang yang dicuri di bawah Rp.2.500.000,- dan 2)Ketentuan hukum yang diterapkan adalah Pasal 364 KUHP. Saran penelitian ini, perlu pemahaman tentang sinkronisasi aturan untuk tindak pidana pencurian dan acara pemeriksaan cepat, karena tidak semua tindak pidana pencurian diselesaikan dengan acara pemeriksaan cepat, namun hanya tindak pindana pencurian ringan karena masuk dalam kategori tipiring yang memenuhi syarat acara pemeriksaan cepat. Pemahaman dapat tercapai jika pada KUHAP memiliki Pasal penjelasan konkret mengenai jenis-jenis tindak pidana yang diselesaikan dengan acara pemeriksaan cepat. Kata Kunci: Acara Pemeriksaan Cepat, Pencurian
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH SALES PROMOSION YANG EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN SPAREPART PADA PT. JAMBI MITRA SEJATI KUPANG
Berkembangnya teknologi kini dapat meningkatkan kegunaan dan fungsi spare part yang digunakan kendaraan motor maupun mobil. Setiap kendaran memiliki banyak komponen. Komponen-komponen kendaraan tersebut yang disebut dengan istilah spare part (suku cadang). Spare Part adalah suatu barang yang terdiri dari beberapa komponen yang membentuk satu kesatuan dan mempunyai fungsi tertentu. PT. Mitra Jambi Sejahtera merupakan salah satu perusahaan spare part di kota Kupang. PT. Mitra Jambi Sejahtera mengembangkan usaha yakni sebagai agen penyedia spare part karena peluang banyaknya kendaraan yang ada saatnya di wilayah Kupang. Selain itu, PT. Mitra Jambi Sejahtera berpendapat bahwa dalam jangka panjang sebuah kendaraan akan mengalami suatu kerusakan atau pergantian komponen-komponen yang ada sehingga perusahaan menyediakan spare part tersebut.
PT Mitra Jambi Sejahtera menyediakan Sales promosion yang mempunyai peran dalam mendistribusikan, mempromosikan produk dan menjual produk yang digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan kendaraan mereka. PT Mitra Jambi Sejahtera mengalami perkembangan dalam menjual produk-produk spare part. Oleh karena itu, sales promotion dalam sebuah produk sangat diperlukan hal ini dikarenakan untuk menarik minat pembeli. Setelah mendapatkan penawaran dan penjelasan sales promotion, biasanya calon pembeli berpikir untuk mencoba produk atau sekedar menerima sampel/brosur yang disodorkan oleh sales promotion. Sampel atau brosur inilah yang kemudian menjadi sebuah awal jembatan adanya komunikasi antara sales promotion dan calon pembeli.
Sales promotion atau promosi penjualan adalah salah satu tipe marketing yang biasanya digunakan untuk memperkenalkan produk baru, menghabiskan produk lama, dan tentu saja menaikkan angka penjualan. Umumnya, sales promotion berlangsung sementara, ditujukan untuk menaikkan minat pembeli terhadap produk dan dilakukan oleh perusahaan saat momen-momen tertentu saja. Volume penjualan adalah pencapaian yang dinyatakan secara kuantitatif dari segi fisik atau volume atau unit suatu produk. Dalam kegiatan pemasaran kenaikan volume penjualan merupakan ukuran efisiensi, meskipun tidak setiap kenaikan volume penjualan diikuti dengan kenaikan laba. Jadi dapat diartikan bahwa volume penjualan adalah jumlah dari kegiatan penjualan suatu produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan dalam suatu ukuran waktu tertentu.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan di PT. jambi mitra sejati Kupang pengambilan sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang dari keseluruhan populasi serta teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan kuisioner. Untuk mendefenisikan indikator empirik dari konsep ini sebagai unsur analisis lanjutan peneliti menggunakan analisis Regresi Linear Berganda dimana penulis ingin mengetahui pengaruh Uji-t Secara Parsial, Pengujian hipotsis dengan Uji F (Simulta), Uji Koefisien Determinasi (R2).
Diketahui bahwa dari 50 responden didominasi oleh pria sebesar 64% dengan jumlah 32 orang dan wanita sebesar 36% dengan jumlah 18 orang responden paling banyak berumur 31-37 tahun atau sebesar 48% dengan jumlah 24 orang, berumur 24-30 tahun atau sebesar 20% dengan jumlah 10 orang, berumur 45-52 tahun atau sebesar 14% dengan jumlah 7 orang, berumur 38-44 tahun atau sebesar 12% dengan jumlah 6 orang serta berumur 17-23 tahun atau sebesar 6% dengan jumahl 3 orang dan responden paling sedikit berumur 52-58 tahun atau sebesar 0. Model persamaan regresi yang dapat dituliskan Y = 3,749 + 1,257 + e hasil pengujian t menunjukan nilai t hitung dari variabel bebas harga sebesar 12,218 dengan tingkat signifikan 0,000 yang lebih besar dari 0,05 sehingga variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Diperoleh nilai F hitung 149,284 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 dan angka R square sebesar 0,757 atau 7,57%. Hal ini menunjukan bahwa presentasi sumbangan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 7,57% sedangkan sisanya dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam model penelitian ini.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Skripsi ini berjudul : “Deskripsi Tentang Penjatuhan Pidana Denda Terhadap Korporasi Dalam Tindak PidanaBudidaya Perkebunan”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1)Mengapa hakim menjatuhkan pidana denda terhadap korporasi dalam tindak pidana budidaya perkebunan?. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahuidasar pertimbangan hakim menjatuhkan pidana denda terhadap korporasi dalam tindak pidana budidaya perkebunan. Penelitian ini bersifat deskripstif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Dasar pertimbangan hakim menjatuhkan putusan pidana denda terhadap korporasi dalam tindak pidana budidaya perkebunan.sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan hakim menjatuhkan pidana denda terhadap korporasi dalam tindak pidana budidaya perkebunan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi Dasar pertimbangan hakim menjatuhkan putusan pidana denda terhadap korporasi dalam tindak pidana budidaya perkebunanadalah karena terdakwa telah terbukti , maka sesuai pasal 25 Perma No. 13 Tahun 2016 terdakwa hanya dijatuhi pidana denda. Karena yang menjadi subjek hukum atau pelaku dalam kasus ini Perusahaan Perkebunan bukan pengurus atau orang perseorangan serta karena dalam tindak pidana korporasi pengurusnya hanya mewakili korporasi tersebut, Oleh karena itu korporasi dalam kasus ini hanya dijatuhi Pidana denda. Terdakwa dalam kasus ini adalah korporasi yang diwakili oleh pengurusnya masing-masing. KUD.Pematang Sawit dan PT. PEPUTRA SUPRA JAYA sesuai putusan hakim dijatuhi Pidana denda. Berdasarkan Pasal 25 Ayat (1),(2),(3) Peraturan Mahkamah Agung Nomor 13 Tahun 2016 tentang Tata cara Penanganan Tindak Pidana Oleh Korporasi , Pidana pokoknya yang dapat dijatuhkan terhadap korporasi adalah Pidana Denda, Penjelasan pasal 25 sebagai berikut : (a) Hakim menjatuhkan pidana terhadap korporasi berupa pidana pokok dan/atau pidana tambahan. (b) Pidana Pokok yang dapat di jatuhkan terhadap korporasi sebagaimana ayat (1) adalah pidana denda (c) Pidana tambahan di jatuhkan terhadap korporasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Saran yang penulis berikan adalah diharapkan bagi korporasi yang melakukan usaha dibidang apa saja hasus mengurus izin usaha sehingga tidak menimbulkan permsalahan hukum dalam hal ini dibidang hukum pidana. Korporasi yang melakukan usaha tanpa izin usaha kepada pihak yang berwenang sehingga tidak menimbulkan kerugian dikemudian hari. Kata Kunci : Tindak Pidana Korporasi, Penjatuhan Pidana Denda
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK MELALUI PERMAINAN KERR Maksimus Jarot1*, Jusuf Blegur2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Dalam proses pembelajaran terkadang siswa sering melakukan kesalahan saat melakukan tolakan dan pendaratan, bahkan ada yang tidak sampai ke bak pasir, hal ini dikarenakan siswa selalu terburu¬-buru saat melompat atau bahkan ada yang sering menginjak batas akhir balok tolakan sehingga penilaian selalu diulang-ulang. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar gaya jongkok menggunakan permainan kerr pada siswa kelas VI di SD InpresRatemomang. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI Sekolah Dasar Inpres Ratemomang dengan jumlah siswa28orang. Hasil dan pembahasan: Peningkatan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok melalui pendekatan permainan kerr pada siswa kelas VI Sekolah Dasar Inpres Ratemomang ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata siswa. Nilai rata-rata siswa pada kegiatan pratindakan sebesar 68.39 dengan persentase ketuntasan sebesar 42,86%. Kondisi tersebut mengalami peningkatan nilai rata-rata siswa pada siklus I yaitu sebesar 73,57 dan persentase ketuntasan sebesar 53,57%. Namun, peningkatan tersebut masih belum mencapai KKM. Kemudian setelah melanjutkan ke siklus II nilai rata-rata lompat jauh siswa kembali mengalami peningkatan sebesar 80,35 dengan persentase ketuntasan sebesar 89,28%. Hal tersebut menunjukkan bahwa target yang telah ditetapkan sebelumnya sudah tercapai sehingga penelitian dihentikan pada siklus II. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa peningkatan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok melalui pendekatan permainan kerr pada siswa kelas VI Sekolah Dasar Inpres Ratemomang, meningkat dengan ditandai nilai peserta didik mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yaitu 75. Katakunci: lompat jauh gaya jongkok; pendekatan permainan kerr
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH PENGETAHUAN, KEMAMPUAN DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR BPS PROPINSI NTT Sumber daya manusia merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan atau juga proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup pegawai atau tenaga kerja lainya untuk menunjang aktivitas perusahaan atau organisasi demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. Oleh karena itu karyawan – karyawan harus dikelolah dengan baik sehingga dapat membantu perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk dapat menganalisis pengaruh dari Pengetahuan kerja (X1) Kemampuan Kerja (X2) dan Pengalaman Kerja (X3) terhadap kinerja pegawai pada Kantor Badan Pusat Statistik Propinsi NTT. Penelitian ini dilakukan karena peneliti menganggap perlu mengetahui variabel yang diteliti pada Kantor BPS Propinsi NTT sehingga pimpinan instansi dapat menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dalam menjalankan perusahaan sehingga dapa tercapainya visi, misi serta tujuan organisasi. Objek penelitian ini adalah Kantor BPS Propinsi NTT beralamat di Jl. Suprapto No.5, Oebobo, Kec. Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada responden dengan penelitian sebanyak 30 pegawai. Dalam penelitian ini dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dan penggujian secara simultan dan parsial. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah pengetahuan kerja, kemampuan kerja, pengalaman kerja, dan kinerja pegawai. “Pengetahuan adalah apa yang diketahui atau hasil pekerjaan tahu. Pekerjaan tahu tersebut adalah hasil dari kenal, sadar, insaf, mengerti dan pandai. Pengetahuan itu adalah semua milik atau isi pikiran “. Dengan demikian Pengetahuan adalah merupakan hasil proses dari usaha manusia untuk tahu (Gazalba dalam Bakhtiar 2013:85). Menurut Robbins (2008: 52), kemampuan kerja adalah kapasitas individu untuk melaksanakan berbagai tugas dalam pekerjaan tertentu. Dimana kemampuan individu pada hakekatnya tersusun dari dua faktor yaitu: kemampuan intelektual dan kemampuan fisik. Kemampuan intelektual adalah kemampuan yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan mental,misalnya berfikir, menganalisis dan memahami. Kemampuan intelektual yang bagus dimiliki oleh pegawai diharapkan dapat meningkatkan kinerja organisasi. Dengan demikian kemampuan intelektual yang tinggi juga secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap kemajuan organisasi. Kemampuan fisik adalah kemampuan yang diperlukan untuk melakukan tugas-tugas yang menuntut stamina,kecekatan, kekuatan dan keterampilan. Kinerja Karyawan adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh sesorang atau kelompok dalam suatu organisasi baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif,sesuai dengan kewenangan,tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam upaya mencapai tujuan organisasi secara legal ,tidak melanggar hukum dengan sesuai moral maupun etika ( Rosyida 2010:11).
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
STUDI MINAT SISWA KELAS V SD GMIT BOLOK DALAM PEMBELAJARAN BOLA VOLI DI MASA PANDEMIC COVID-19
Primus Bire1*, David Loba2, Yahya J. Palinata3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang:Pendidikan merupakan usaha sadar yang terencana untuk mewujudkan suasana belajar agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya, pengendalian diri, kecerdasan, akhlak mulia dan keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Dalam proses belajar siswa, sebelum timbul minat terhadap motif dan motivasi, motif adalah daya penggerak dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi mencapai tujuan tertentu.
Tujuan penelitian:Untuk mengetahui dan mendeskripsikan minat siswa kelas V SD GMIT Bolok dalam pembelajaran bola voli di masa pandemic covid-19.
Metode penelitian:Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan jenis penelitian adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data yang diguanakan adalah deskriptif kualitatif.
Hasil dan pembahasan: Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan secara online atau daring dan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas. Metode mengajar digunakan untuk memotivasi siswa agar mampu menggunakan pengetahuannya untuk memecahkan suatu masalah yang dihadapi.Kegiatan pembelajaran bola voli tetap mengutamakan komponen penilaian afektif, kognitif dan psikomotor bagi siswa.Materi pembelajaan bola voli merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh siswa, akan tetapi guru pun harus memberikan dorongan, motivasi, pujian, model pembelajaran yang bervariasi, sehingga melalui pembelajaran tersebut dapat meningkatkan minat belajar siswa.
Simpulan:Proses pembelajaran yang menyanangkan akan mempengaruhi minat siswa untuk belajar dan siswa akan belajar sambil bermain. Kegiatan pembelajaran PJOK dilaksanakan secara tatap muka terbatas dan jarak jauh.Kegiatan pembelajaran bola voli berjalalan secara efektif dan efisien di masa pandemic covid-19.
Katakunci: Minat siswa, pembelajaran bola voli
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Banyak nilai-nilai yang terkandung dalam suatu permainan dan olahraga seperti kerjasama, toleransi, saling menghargai, tolong menolong, kerja keras, menghargai kemenangan dan kekalahan, norma-norma agama, dan norma-norma sosial. Dan interaksi sosial seperti: akomodasi, kerjasama, akulturasi, asimilasi, kompetensi, kontravensi dan konflik sosial.
Tujuan penelitian: Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi penerapan nilai- nilai pendidikan jasmani dalam interaksi sikap sosial pada siswa di SMP Negeri 1 Wewewa Barat.
Metode penelitian: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Tenik pengumpukan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan atau observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data Reduksi data Penyajian data Penarikan kesimpulan.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah, guru penjasorkes dan siswa peneliti menyimpulkan berdasarkan apa yang saya amati di Sekolah ini penerapan nilai-nilai pendidikan jasmani di SMP Negeri 1 Wewewa Barat sudah baik, terlihat dari perilaku siswa dalam hubungan sosial dengan sesama siswa maupun dengan guru-guru. Siswa-siswi menerapkan nilai-nilai pendidikan jasmani seperti saling membantu satu sama lain. Olahraga bisa digunakan sebagai tempat setiap individu untuk melakukan interaksi sosial bahkan menjadi miniatur kehidupan nyata. Manusia hidup membutuhkan manusia lain dan tidak bisa hidup sendiri di dunia ini.
Simpulan: Penerapan nilai-nilai pendidikan penjasorkes dapat membantu siswa dalam interksi sosial siswa dengan siswa maupun siswa dengan guru menjadi baik.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
Dilihat dari fenomena saat ini, organisasi sektor public dituntut untuk dapat memper tanggung jawabkan dana yang digunakan dengan transparan dan akuntabilitas, sehingga pemerintah Kabupaten Kupang membutuhkan pengukuran kinerja untuk menilai akuntabilitas organisasi dalam menghasilkan pelayanan public yang lebih baik dan tepat sasaran. Berdasarkan uraian diatas, maka penelitian ini berjudul: “Analisis Kinerja Belanja Dalam Laporan Realisasi Anggaran Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang Tahun 2017-2019”. Adapun masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Kinerja Belanja Dalam Laporan Realisasi Anggaran Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang Tahun 2017-2019. Sementara persoalan dalam penelitian ini yaitu Bagaimana Kinerja Belanja Dalam Laporan Realisasi Anggaran Pada Pemerintahan Daerah Kabupaten Kupang Tahun 2017-2019 dilihat dari varians belanja, keserasian belanja dan effisiensi belanja? dan tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kinerja Belanja Dalam Laporan Realisasi Anggaran Pada Pemerintahan Daerah Kabupaten Kupang Tahun 2017-2019 dilihat dari varians belanja, keserasian belanja dan effisiensi belanja. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah penelitian dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yaitu analisis pendahuluan, pada tahapan ini menggunakan teknik analisis dengan mendeskripsikan variabel dan indikator penelitian serta konsep-konsep dari sisi varians belanja, keserasian belanja dan effisiensi belanja. Untuk analisis lanjutan dilakukan perhitungan dengan menggunkan rasio untuk mengukur tingkat varians belanja, keserasian belanja, dan effisiensi belanja. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kinerja belanja pada pemerintah daerah Kabupaten Kupang dilihat dari analisis varians belanja pada tahun 2017-2019 dinilai baik karena realisasi belanja tidak melebihi anggaran belanja. Kinerja belanja pemerintah daerah Kabupaten Kupang dilihat dari analisis keserasian belanja tahun 2017-2019 bahwa total belanja dari Laporan Realisasi Anggaran pemerintah daerah Kabupaten Kupang yang dialokasikan untuk belanja operasi dan belanja modal sesuai dengan proporsi atau dikatakan seimbang. Kinerja belanja pada pemerintah daerah Kabupaten Kupang dilihat dari Analisis Rasio Effisiensi Belanja pada tahun 2017-2019 dinilai effisien karena tidak terdapat presentase yang melebihi 100%. Diharapkan Kabupaten Kupang dapat mempertahankan kinerjanya karena sudah ekonomis, effisen dan efektivitas. Untuk peneltian selanjutnya selain rasio ekonomi, rasio efisiensi, dan rasio efektivitas yang dijadikan patokan penilaian kinerja dalam penelitian ini, peneliti menyarankan rasio lain sebagai pendukung ketiga rasio tersebut seperti rasio kemandirian dan rasio keadilan.
Kata Kunci: Varians Belanja, Keserasian Belanja dan Effeiensi Belanja.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul skripsi “DESKRIPSI TENTANG MODUS OPERANDI TERDAKWA MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN” Rumusan masalah, Bagaimanakah Modus operandi terdakwa tindak pidana penganiayaan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui Modus operandi yang digunakan terdakwa tindak pidana penganiayaan, dan manfaat penelitian ini secara teoritis yaitu untuk memberikan sumbangan pemikiran bagi pengembangan tentang modus operandi yang digunakan terdakwa tindak pidana penganiayaan. Dan manfaat secara praktis yaitu untuk memberikan sumbangan pemikiran bagi peneliti lain yang ingin mengkaji tentang modus operandi yang digunakan terdakwa tindak pidana penganiayaan. Penelitian ini bersifat Deskriptif Jenis penelitian ini yaitu penelitian hukum Normatif Penelitian ini menempatkam dua Variabel,yaitu Variabel Bebas dan Variabel Terikat. . Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi Dokumen atau bahan pustaka. Hasil penelitian menunjukan Modus operandi terdakwa tindak pidana penganiayaan yaitu: a) memukul korban dengan menggunakan kepalan tangan. b) memukul korban menggunakan ember deterjen c) memukul korban menggunakan kursi dan kepalan tangan. d) memotong korban menggunakan parang. e) memukul korban menggunakan jongkong. Saran: 1).Sebagai hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana agar selalu memperhatikan tujuan pemidanaan yang bukan hanya sebagai pembalasan , melainkan untuk membina, mendidik perilaku untuk kembali ke masyarakat serta tidak mengulangi perbuatannya lagi dan pemidanaan tersebut harus memenuhi rasa keadilan baik bagi terpidana dan juga korban penganiayaan. 2).penegak hukum dalam menjalankan tugasnya harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Kata Kunci:Modus , Tindak Pidana, penganiayaan.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penulis melakukan penelitian dengan judul deskripsi tentang motif dan modus terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah apa motif terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan dan apa modus terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan dan untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan. Jenis penulisan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Hasil penelitian dalam tulisan ini Penulis menemukan motif para terdakwa adalah para terdakwa menggunakan formalin agar mie tahan lama dan awet sedangkan dengan menambahkan boraks agar mie menjadi kenyal dan faktor ekonomi tetap utama dimana penjualan mie yang mengandung formalin dan boraks dalam jumlah banyak memberikan banyak keuntungan yang besar setelah mie basah di produksi dan dijual kepada pembeli. Modus pelaku yang memproduksi pangan dengan menggunakan bahan berbahaya didasari oleh faktor-faktor yang menyebabkan perbuatan tersebut terjadi. Ada dua modus yang menjadi penyebab produsen memproduksi pangan dengan menggunakan bahan berbahaya, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal merupakan yang berasal dari dalam diri individu tersebut, sedangkan kebalikannya faktor eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar individu tersebut. Berdasarkan uraian hasil dan pembahasan, maka penulis menarik kesimpulan yakni motif terjadinya tindak pidana penggunaan bahan tambahan pangan dalam makanan karena ingin mendapatkan mie yang lebih putih, lentur dan awet serta tahan lama serta ingin keuntungan yang besar dari hasil penjualan dan modus yang dilakukan oleh pelaku yang memproduksi mie dengan campuran formalin dan boraks adalah pelaku mencampur semua bahan yang telah disiapkan yakni terigu, air, garam, soda mie, formalin dan atau boraks kemudian dimasak/direbus dan dikeringkan/ angin-anginkan setelah itu dicetak menjadi mie yang kemudian siap untuk dijual ke pasaran. Sedangkan saran dalam tulisan ini yakni pemerintah harus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pembedaan bahan tambahan pangan yang boleh dan tidak boleh digunakan dalam memproduksi pangan. Untuk mencegah pelaku produsen yang memproduksi pangan dengan menggunakan bahan berbahaya yang didorong oleh faktor pendidikan, dibutuhkan peran pemerintah dalam melakukan sosialisasi dan pemberian edukasi tentang klasifikasi bahan tambahan pangan.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Deskripsi tentang Penyebab dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang”. Masalah dalam penelitian ini adalah; 1) Faktor-faktor apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana perdagangan orang? dan 2) Bagaimanakah akibat hukum yang timbul dari tindak pidana perdagangan orang bagi pelaku, korban dan Negara? Tujuan penelitian ini adalah; 1) Untuk mengetahui dan menganalisis penyebab terjadinya tindak pidana perdagangan orang dan 2) Untuk mengetahui dan menganalisis akibat hukum yang timbul dari tindak pidana perdagangan orang bagi pelaku, korban dan Negara. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis yaitu untuk mendeskripsikan penyebab terjadinya tindak pidana perdagangan orang dan akibat hukum yang timbul dari tindak pidana perdagangan orang bagi pelaku. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Penelitian ini dilakukan pada lima putusan yaitu; 1) Nomor 32/Pid.Sus/2020/PN Rtg, 2) Nomor 94/Pid.Sus/2016/PN Slw, 3) No: 83 /Pid.Sus/2011/PN.SMI, 4) Nomor 265/Pid.Sus/2017/PN Idm dan 5) Nomor 140 / Pid. Sus / 2017 / PN. Idm. Variabel bebas dalam dalam penelitian ini adalah penyebab terjadinya tindak pidana perdagangan orang. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian adalah akibat hukum terjadinya tindak pidana perdagangan orang. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer, data sekunder dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Penyebab terjadinya tindak pidana perdagangan orang adalah, faktor ekonomi yaitu terdakwa diberikan bayaran dari setiap pekerja yang direkrut dan faktor kebutuhan akan para perkerja. 2) Akibat hukum yang timbul dari tindak pidana perdagangan orang adalah; a. Bagi pelaku mendapat kurungan penjara dan denda; 1) Korban mengalami kerugian materil, 2) Korban Mengalami Gangguan Psikologis, 3) Korban Mengalami Cacat Fisik dan 4) Korban Mendapatkan Penambahan Restitusi. b Bagi negara yaitu Negara mengalami kerugian terhadap pendapatan karena keberangkatan para pekerja tidak diproses melalui pasar tenaga kerja sehingga menimbulkan lambatnya perekonomian negara. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka saran yang diberikan adalah; ditujukan kepada seluruh orang tua, agar lebih waspada dan hati-hati dalam menjaga anak agar tidak menjadi korban perdagangan orang. Diharapkan para orang tua agar tidak menitipkan anak kepada orang-orang yang tidak dikenal
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul Skripsi: Deskripsi Tentang Modus dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Penganiayaan Terhadap Anak. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanaka modus terjadinya tindak pidana penganiayaan terhadap anak? dan bagaimanakah akibat hukum dari tindak pidana penganiayaan kepada anak terhadap pelaku, korban, dan barang bukti? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana penganiayaan terhadap anak dan akibat hukum dari tindak pidana penganiayaan kepada anak terhadap pelaku, korban, dan barang bukti. Sifat penelitian ini adalah deskriptif yaitu mendeskripsikan atau menjelaskan tentang modus dan akibat hukum bagi terdakwa, korban, maupun barang bukti dalam tindak pidana penganiayaan terhadap anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tindak pidana penganiayaan terhadap anak, sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana penganiayaan terhadap anak. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan adalah studi dokumen/studi kepustakaan yaitu cara mengumpulkan bahan hukum melalu bahan hukum tertulis. Berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa modus pelaku tindak pidana penganiayaan terhadap anak, yaitu pelaku menyerang atau memukul wajah korban dengan benda tumpul, menampar wajah, menjambak rambut, dan meludahi wajah korban, memecutkan alat pecut ke tubuh korban (punggung), mencubit lengan kanan, menjewer telinga kanan, dan mencubit bagian perut sebelah kiri korban, dan memukul bagian wajah korban dengan tangan kosong. Adapun akibat hukum yang ditimbulkan bagi pelaku tindak pidana penganiayaan terhadap anak adalah terdakwa dikenakan penahanan selama berlangsungnya pemeriksaan perkara dan terdakwa dijatuhi pidana penjara. Akibat hukum bagi korban yaitu korban mengalami luka fisik dan terhalang melakukan pekerjaan. Sedangkan akibat hukum bagi barang bukti yaitu dalam 5 (lima) putusan terdapat 2 (dua) putusan yang memuat barang bukti yaitu Putusan Nomor: 33/Pid.B/2015/PN BSK dan putusan Nomor: 74/PID.Sus/2014/ PN.Pti. Barang bukti yang terdapat dalam 2 (dua) putusan tersebut “dikenakan penyitaan” dan “dirampas untuk dimusnahkan”. Adapun saran dalam penelitian ini yaitu perlunya penyuluhan/sosialisasi yang rutin dilakukan baik dari kalangan mahasiswa, aparat penegak hukum, maupun pemuka agama agar menanamkan nilai-nilai moral dan etika yang baik terhadap masyarakat dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara agar memiliki kesadaran hukum yang tinggi khususnya terhadap pentingnya perlindungan hak asasi anak demi terwujudnya generasi bangsa yang baik. Selain itu diharapkan bagi aparat penegak hukum agar memberikan sanksi yang tegas terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan terhadap anak guna memberikan efek jera terhadap masyarakat lainnya Kata kunci : Penganiayaan Anak, Modus, Akibat Hukum
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul penelitian ini ialah :Deskripsi Tentang Penyelesaian Tindak Pidana Pencurian Dengan Acara Pemeriksaan Cepat. Masalah pokok yang diteliti penulis ialah: Mengapa tindak pidana pencurian diselesaikan melalui acara pemeriksaan cepat?. Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini ialah : untuk mengetahui alasan tindak pidana pencurian diselesaikan melalui acara pemeriksaan cepat. Sifat penelitian ini ialah deskriptif sedangkan jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian hukum normatif yang disebut juga penelitian hukum kepustakaan atau studi dokumen karena sepenuhnya menggunakan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaberdasarkan deskripsi dan analisis terhadap kelima putusan Hakim dalam penyelesaian tindak pidana pencurian, maka didapati penyebab penyelesaian tindak pidana pencurian diselesaiakan melalui acara pemeriksaan cepat adalah: 1) Nilai barang yang dicuri di bawah Rp.2.500.000,- dan 2)Ketentuan hukum yang diterapkan adalah Pasal 364 KUHP. Saran penelitian ini, perlu pemahaman tentang sinkronisasi aturan untuk tindak pidana pencurian dan acara pemeriksaan cepat, karena tidak semua tindak pidana pencurian diselesaikan dengan acara pemeriksaan cepat, namun hanya tindak pindana pencurian ringan karena masuk dalam kategori tipiring yang memenuhi syarat acara pemeriksaan cepat. Pemahaman dapat tercapai jika pada KUHAP memiliki Pasal penjelasan konkret mengenai jenis-jenis tindak pidana yang diselesaikan dengan acara pemeriksaan cepat. Kata Kunci: Acara Pemeriksaan Cepat, Pencurian
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tanaman Angsana (Pterocarpus indicus Willd) merupakan jenis pohon penghasil kayu berkualitas tinggi dari famili Fabaceae atau polong-polongan. Tanaman ini sering dimanfaatkan masyarakat sebagai tanaman hias, tanaman peneduh, kayunya yang keras, sering digunakan masyarakat untuk mebel halus, lemari, serta alat musik, dan daun pohon ini sering dimanfaatkan masyarakat sebagai pakan ternak. Penelitian ini dilakukan dikawasan Hutan Oesublele, hal ini dikarenakan Hutan Oesublele merupakan salah satu kawasan konservasi yang banyak ditemukan pohon Angsana. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui struktur populasi dan sebaran habitat tanaman angsana (Pterocarpus indicus Willd) di kawasan Hutan Oesublele. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi. Penentuan penempatan stasiun petak contoh dilakukan berdasarkan pembagian wilayah. Hasil penelitian menunjukan(Pterocarpus indicus Willd) pada keempat fase pertumbuhan pohon, tiang, pancang, dan semai pada analisis kerapatan, frekuensi, dominasi, serta INP dari keempat stasiun memiliki nilai yang tinggi dibandingkan dengan tumbuhan lain. Pada empat stasiun penelitian yang digunakan, ditemukan 16 famili pada stasiun I, Stasiun II ditemukan 11 famili, Stasiun III ditemukan 15 famili, dan Stasiun IV ditemukan 17 famili. Dari semuafamiliyang ditemukan, yang memiliki spesies terbanyak adalah Fabaceae dan dari semua spesies yang ditemukan terdapat 3 spesies yang tidak teridentifikasi.Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan di Hutan Hutan lindung Oesublele, Desa Biloto Kecamatan Mollo Selatan Kabupaten TTS, maka perlu dilakukanya pemantauan dan penekanan terhadap sebaran spesies (Pterocarpus indicus Willd)agar dapat terkontrol serta sebagai referensi bagi peneliti selanjutnya.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Identifikasi Jenis-Jenis Tumbuhan Pakan Alami Kuskus (Phalangeridae) Di Hutan Gunung Timau Kecamatan Amfoang Barat Laut Kabupaten Kupang Banu M.S* Hendrik A.Ch** Nge S.T.M ** Kuskus adalah hewan berkantung (marsupial), aktif di malam hari (nokturnal), berekor panjang yang kuat (prehensile). Termasuk dalam family Phalangeridae yang memiliki enam genus yaitu, Trichosurus, Wyulda, Ailurops, Phalanger, Spilocuscus, dan Strigocuscus. Kuskus merupakan hewan yang hidupnya di atas pohon (arboreal) tidak memilih jenis-jenis pohon tertentu sebagai tempat bersarang/bersembunyi. Bagian tumbuhan yang dikonsumsi oleh kuskus sangat variatif, dan tidak hanya pada satu bagian saja, tetapi pada beberapa jenis tumbuhan, beberapa organ tumbuhan seperti daun muda, tunas muda, buah dan bunga juga dikonsumsi oleh kuskus secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan yang menjadi pakan alami dari Kuskus yang ada di Hutan Gunung Timau Kecamatan Amfoang Barat Laut Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekplorasi dan jelajah dengan langkah pengumpulan data yaitu dengan cara melakukan survey terhadap lokasi yang pernah dijumpai adanya Kuskus kemudian melakukan wawancara terhadap sepuluh warga masyarakat yang sering berburu Kuskus selanjutnya dilakukan observasi dan identifikasi secara langsung pada jenis-jenis tumbuhan yang menjadi pakan alami dari Kuskus. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan jenis tumbuhan yang menjadi pakan alami dari kuskus di hutan Gunung Timau sebanyak empat belas jenis yaitu: Gnetum gnemon, Ficus racemosa, Vocanga foetida, Ficus sp, Buchanania arborescens, Eucalyptus alba, Cryptocarya macrodesme, Myristica sp, Neolamarkia cadamba, Freycinetia aborea, Syzygium rostratum, Bischotia javanica, Nyssa javanica, Pometia pinnata. Kebanyakan jenis-jenis tumbuhan yang dikonsumsi oleh kuskus adalah jenis pohon. Kata Kunci : Identifikasi, jenis jenis tumbuhan, Gunung Timau Keterangan : * Peneliti ** Pembimbing
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul skripsi : “Deskripsi Tentang Modus Operandi Dan Akibat Hukum Tindak Pidana Eksplorasi Dan Eksploitasi Minyak Dan Gas Bumi Tanpa Ikatan Kontrak Kerjasama”. Rumusan masaalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana modus operandi yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama ?. 2) Bagamana akibat hukum tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama terhadap pelaku, barang bukti dan Negara ?. Tujuan penelitian adalah : 1) untuk mengetahui modus operandi yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama, 2) untuk mengetahui akibat hukum dari tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama terhadap pelaku, barang bukti dan Negara. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian normatif, yang terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah modus dan akibat hukum tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama. Variabel terikat adalah tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama. Berdasarkan hasil peneletian dan pembahasan maka diperoleh jawaban yaitu: 1. Modus operandi yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama yaitu : 1) Terdakwa bersepakat untuk menyewa lahan, 2) terdakwa mempersiapkan alat penegboran, 3) melakukan pengeboran. 2. Akibat Hukum : 1) Terhadap Pelaku yaitu dipidana penjara, membayar denda dan dibebani biaya perkara. 2) Terhadap barang bukti yaitu : Dirampas untuk Negara, dirampas untuk dimusnahkan, 3) dikembalikan kepada jaksa penuntut umum untuk digunakan dalam perkara yang sama. 3) Terhadap Negara yaitu : Negara mengalami kerugian karena hasil dari eksplorasi dan eksploitasi minyak bumi merupakan milik Negara yang bernilai ekonomis. Saran, diharapkan bagi masyarakat khususnya orang perseorangan untuk patuh pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku bahwa orang perseorangan dilarang untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi sebgaiamana telah ditentukan dalam ketentuan undang-undang. Bagi penegak hukum untuk memberikan hukuman yang hendaknya dapat ditingkatkan agar kerugian keuangan negara dapat dihindari. Kata Kunci : Tindak Pidana, Pelaku, Modus Operandi, Eksplorasi, Eksploitasi, Kontrak Kerjasama, Minyak Bumi, Akibat Hukum.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi : “Deskripsi Tentang Penyebab Terjadinya Tindak Pidana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Secara Ilegal Di Luar Negeri”. Rumusan masalahnya adalah faktor-faktor apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penempatan Tenaga Kerja Kerja Indonesia secara illegal di luar negeri ?. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya tindak pidana penempatan Tenaga Kerja Indonesia secara illegal di luar negeri. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan atau studi dokumen, yaitu dengan membaca, mempelajari dan menganalisa buku-buku, peraturan-peraturan, referensi putusan pengadilan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penyebab terjadinya tindak pidana penempatan TKI Indonesia secara illegal. sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah tindak pidana penempatan TKI Indonesia secara illegal di luar negeri. Sesuai hasil penelitian dan pembahasan, maka yang menjadi penyebab terjadinya tindak pidana penempatan TKI Indonesia secara illegal adalah : Terdakwa ingin mendapatkan upah Lemahnya Pengawasan dari lembaga yang memiliki kewenangan Lemahnya Koordinasi antara Pemerintah dan Perusahaan Swasta Saran, bagi masyarakat khususnya orang perseorangan diharapkan untuk tidak melakukan perekrutan dan penempatan TKI sebagaimana telah di atur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan alasan apapun sehingga tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari. Bagi pemerintah untuk meningkatkan pengawasan, baik pada tahapan prapenempatan, masa penempatan maupun sampai dengan purnapenempatan. Bagi pemerintah dan perusahaan swasta untuk lebih memperkuat koordinasi baik pada tahap rekrutmen dan seleski CTKI, pengurusan dokumen dan perjanjian kerja, sehingga tidak menimbulkan permasalahan bagi semua pihak yang berkepentingan dalam hal ini. Kata Kunci : Tenaga Kerja Indonesia, Ilegal, Penempatan dan Perlindungan
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
Penelitian ini berjudul: “Evaluasi Penggunaan Anggaran Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2018”. Persoalan dalam penelitian ini adalah bagaimana penggunaan anggaran bantuan operasional kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao Tahun 2018” ?Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan anggaran bantuan operasional kesahatan (BOK) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao Tahun 2018.
Untuk menjawab persoalan dan tujuan dari penelitian ini, maka berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa rincian kerja anggaran bantuan operasional kesehatan pada kantor Dinas Rote Ndao dapat disesuaikan dengan jenis kegiatan-kegiatan yang didanai. Kegiatan-kegiatan yang didanai dengan anggaran bantuan operasional kesehatan meliputi kegiatan program indonesia sehat melalui pendekatan keluarga, kegiatan pencegahan dan pengendalian penyakit, kegiatan upaya kesehatan masyarakat melalui pengembangan dan upaya kesehatan lainnya, kegiatan pelaksanaan fungsi manajemen (P1, P2 dan P3), kegiatan nusantara sehat, serta kegiatan dukungan manajemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realisasi anggaran bantuan operasional kesehatan pada kantor Dinas Kesehatan Rote Ndao, dalam pelaksanaannya belum dikatakan sesuai target yang direncanakan karena masih terdapat sejumlah dana dari masing-masing jenis kegiatan yang harus dikembalikan kembali ke kas negara melalui KPPN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya anggaran bantuan operasional kesehatan yang dikembalikan kembali ke kas negara berjumlah Rp 2.256.690.700 dari besarnya pagu dana yang teralokasikan sebesar Rp 9.187.371.000. Dari beberapa kesimpulan diatas, penulis dapat mengemukakan beberapa saran yakni (1). Bagi kepala kantor Dinas Kesehatan Rote Ndao, agar lebih mempertegas proses pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang didanai dari anggaran bantuan operasional kesehatan sehingga dapat mencapai target yang direncanakan yakni semua anggaran 100% habis terpakai. (2). Bagi kepala Dinas Kesehatan Rote Ndao, agar tetap melakukan sosialisasi kepada seluruh puskesmas berkaitan dengan pelaporan dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran bantuan operasional kesehatan (BOK). (3). Bagi kepala Dinas Kesehatan Rote Ndao, agar dapat mengembalikan sisa dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang tidak habis terpakai ke kas negara sebesar Rp 2.256.690.700 atau 75,44%.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL GAGNON AND COLLAY DI SMP NEGERI 6 AMARASI TAHUN AJARAN 2021/2022 Nabut, M. R)* Bullu, I. N)** Koroh, T)** Permasalahan utama pada saat observasi adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Amarasi disebabkan karena penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model Gognon AndCollay dapat meningkatkan hasil belajar IPA Terpadu (Biologi) pada siswa SMP Negeri 6 Amarasi. Jenis penelitin yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Tahap dalam penelitian tindakan kelas yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengamatan dan tahap refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 26 siswa. Pengumpulan datanya menggunakan tes dan observasi. Teknik analisis data menggunakan rumus presentase. Data hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan model Gagnon And Collay. Kelebihan dari model ini siswa yang awalnya kurang aktif menjadi aktif dalam pembelajaran sehingga adanya peningkatan hasil belajar.Hal ini dikarenakan model pembelajaran Gagnon AndCollaymemberikan kesan kuat terhadap peserta didik sehingga membangkitkan semangat dan membangun kerja sama yang baik. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa yang dilihat dari nilai siklus I pertemuan II. Hasil observasi aktifitas guru siklus I pertemuan I 76% dan pertemuan II 90% sedangkan hasil tes siswa siklus I pertemuan I 57% dan pertemuan II 92%. Berdasarkan analisis data pada pertemuan II yang dilakukan pada penelitian ini dapat diketahui bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa ketika menerapkan model Gagnon And Collay hal ini dilihat dari hasil tes dan hasil observasi aktivitas guru yang menunjukan bahwa nilai siklus I pertemuan I lebih rendah dibandingkan dengan pertemuan II. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran pada mata pelajaran IPA dengan materi Sistem Pernapasan dikelas VIII SMP Negeri 6 Amarasi menggunakan model pembelajaran Gagnon And Collay dapat meningkatkan hasil belajar siswa sehigga peneliti tidak melanjutkan ke penelitian siklus II. Kata kunci : Pembelajaran, Model, Hasil Belajar Keterangan : ** ) Dosen Pembimbing * ) Mahasiswa