Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

2.079 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 612025: 372024: 162023: 3122022: 4662021: 6902020: 872018: 482017: 12016: 42011: 11018: 1

DESKRIPSI TENTANG PENJATUHAN PUTUSAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (STUDI KASUS RSUD DR.HARJONO KEBUPATEN PONOROGO)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi Penulis adalah: Deskripsi Tentang Penjatuhan Putusan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Korupsi Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (Studi Kasus RSUD Dr.Harjono Kabupaten Ponorogo). Rumusan masalah yang penulis kaji adalah 1). Mengapa Pengadilan Negeri Menjatuhkan Putusan bebas tetapi dibatalkan Mahkama Agung dengan putusan pemidanaan? 2). Mengapa putusan Mahkama Agung dalam tingkat Kasasi menjatuhkan pemidanaan tetapi Hakim Peninjauan Kembali menjatuhkan putusan bebas?. Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah: 1). Untuk mengetahui alasan Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas tetapi dibatalkan Mahkama Agung dengan menjatuhkan putusan pemidanaan. 2). Untuk mengetahui alasan putusan Mahkama Agung dalam tingkat Kasasi menjatuhkan pemidanaan tetapi Hakim Peninjauan Kembali menjatuhkan putusan bebas. Sifat penelitian adalah deskriptif dan Jenis penelitian adalah penelitian normatif. Variabel bebas yakni : Pengadilan Negeri menjatukan putusan bebas tetapi dibatalkan Mahkamah Agung dengan putusan pemidanan serta putusan Mahkamah Agung menjatuhkan pemidanan tetapi Hakim Peninjauan Kembali menjatukan putusan bebas dan Variabel Terikat dalam penelitian ini yaitu Putusan Pengadilan terhadap Terdakwa tindak pidana korupsi pembangunan RSUD Dr. Harjono Kabupaten Ponorogo. Pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka, Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka alasan Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas karena: 1).Tidak memenuhi unsur melawan hukum dalam dakwaan primair; dan 2).Tidak memenuhi unsur menyalahgunakan kewenangan dalam dakwaan subsidair. Kemudian alasan Mahkamah Agung Tingkat Kasasi membatalkan karena: 1).Pengadilan Negeri salah menerapkan hukum; 2).Perbuatan terdakwa terbukti atau memenuhi unsur dalam dakwaan primair. Selanjutnya ditemukan alasan Mahkamah Agung tingkat Peninjauan Kembali membatalkan putusan Kasasi dan membebasakan Terpidana karena 1).Majelis Hakim Mahkamah Agung tingkat Kasasi salah menerapkan hukum dan 2).Perbuatan Terpidana tidak terbukti atau memenuhi unsur dalam dakwaan Penuntut umum. Adapun saran yang diberikan yaitu : 1). Pemeriksaan yang dilakukan oleh Hakim baik di tingkat Pengadilan Negeri atau Mahkamah Agung diharpkan lebih cermat dalam memperhatikan fakta-fakta persidangan, sehingga tidak terjadi kesalahan dalam meberikan putusan atau menerapkan hukum; dan 2).Hakim Pengadilan Kasasi dalam menerapkan hukum diharapkan lebih cermat memperhatikan dengan baik dalam menghubungkan fakta hukum dengan unsur-unsur yang terdapat dalam pasal dakwaan.

DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN PAKIAN BEKAS

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI 1. Judul penelitian ini adalah “Deskripsi Tentang Motif, Modus Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana penyelundupan pakaian bekas”.Permasalahan yang diangkat oleh penelitian ini adalah” a. Bagaimana motif pelaku tindak pidana penyelundupan pakaian bekas. b. Bagaimana modus pelaku tindak pidana penyelundupan pakaian bekas.c. Bagaimana akibat hukum Terjadinya Tindak Pidana penyelundupan pakaian bekas.2.Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: a.untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana penyelundupan pakaian bekas.b.untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana penyelundupan pakian bekas.c.untuk mengetahui akibat hukum bagi pelaku dan barang bukti tindak pidana penyelundupan pakaian bekas.3.Sifat dan Jenis Penelitian a.Sifat Penelitian, Penelitian ini bersifat deskriptif dan hasil penelitian adalah.1.Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi, atau yang menjadi sebab perubahan dari adanya suatu variabel dependen (terkait), Dalam penelitian ini motif, modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana penyelundupan pakaian bekas terhadap pelaku dan barang bukti.2, Variabel terkait yaitu variabel yang tergantung pada variabel bebas. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel tersebut adalah putusan pengadilan tentang tidak pidana penyelundupan pakaian bekas. 2. Berdasarkan hasil penelitian, maka yang menjadi motif, modus, dan akibat hukum terhadap pelaku dan barang bukti tindak pidana penyelundupan Pakaian Bekas Adalah: 1. Motif terjadinyatindak pidana penyelundupan pakaian bekas adalah.a.Untuk mendapatkan keuntungan.b.Karena ada permintaan konsumen.2.Modus terjadinya tindak pidana penyelundupan pakaian bekas adalah.a.Terdakwa mendapat tawaran.b.Terdakwa memuat pakaian bekas dengan menggunakan kapal.3.akibat hukum bagi pelaku tindak pidana penyelundupan pakaian bekasadalah.a. Pelaku ditahan b.Pelaku dipidana penjara c.Pelaku dikenakan denda.d.Pelaku dikenkana menanggung biaya perkara.e.akibat hukum Terhadap barang bukti yaitu barang bukti Dirampas untuk dimusnakan. kata kunci: Motif, Modus Akibat Hukum, Penyelundupan Pakaian Bekas.

DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN HAKIM TERHADAP ANGGOTA TENTARA NASIONAL INDONESIA YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PEMERKOSAAN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul “Skripsi Deskripsi Tentang Hakim Terhadap Anggota Nasional Indonesia Yang Melakukan Tindak Pidana Pemerkosaan”. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah:Mengapa Judex Facty menjatukan Putusan Pemidanaan Sedangkan Judex Juris Menjatuhkan Putusan Pemidanaan terhadap Anggota Tentara Nasional Indonesia Yang Melakukan Tindak Pidana Pemerkosaan? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah: Untuk mengetahu Judex Facty Menjatuhkan Putusan Pemidanaan Sedangkan Judex Juris Menjatuhkan Putusan Bebas terhadapa Anggota Tentara Nasional Indonesia. Penelitian ini bersifat Deskriftif analisis artinya bahwa penelitian ini termasuk lingkungan penelitian yang menggambarkan,menelaah,menjelaskan secara tepat serta menganalisis peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan penelitian ini yakni tindak pidana pemerkosaan Jenis penelitian ini masuk dalam kategori penelitian hukum normatif, karena dalam penelitian hukum normatif terutama menggunakan bahan-bahan kepustakaan sebagai sumber data penelitian atau biasa disebut dengan (liblarybsearch), Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder. Variabel Bebas ( Independent Variabel) adalah variebal yang mempengaruhi variabel terikat, variabel bebas ini adalah peertimbangan judex facty menjatuhkan putuab pemidanaan sedangkan judex juris menjatuhkan putusab bebas terhadap Anggota Tentara Nasioanl Indonesia Yang melakukan tindak pidana pemerkosaan. Sedangkan Variabel Trikat ( Depedent Variabel) Adalah variabel yang tergantung pada varibel bebas oleh karenanya variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan Hakim Terhadapa Anggota Tentara Nasional Indonsia Yang Melakukan Tindak Pidana Pemerkosaan. Sumber data yang di gunakan adalah sumber sumer data Sekunder dengan 3 ( tiga) bahan yaitu Bahan Hukum Primer, Sekunder dan Tersier. Bahan Hukum Primer yaitu seperti putusan Nomor:48/PMIII18/AD/IV2015, PutusanNomor: 76/PMT.III/BDG/AD/IX/2015, Putusan Nomor : 297/K/MIL/2015. Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka Alasan karena judex facti tedapat cukup bukti yang sah dan meyakinkan bahwa Terdakwa dalam melakukan tindak pidana sebagaimana di atur dan di ancam menurut pasal 285 Kitab Undang-undang Hukum Acaera Pidana. Alasan judex juris/Mahkamah Agung berpendapat adanya kesalahan penerapan hukum dan Terdakwa tidak terbukti melakukan tinnak oidana seagaimana di dakwakan oleh Odittur Militer Yang menjadi akibat hukum dari putusan bebas terhadap nama baik dan penahanan yang telah dijalani terdakwa yaitu memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat serta martabatnya. Kata Kunci : Pemerkosaan ,Judex Facti, Judex Juris

KAJIAN YURIDIS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA IZIN USAHA MINYAK DAN GAS BUMI

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul penelitian ini adalah Kajian yuridis putusan hakim terhada pelaku tindak pidana izin usaha Minyak dan gas bumi. Rumusan masalah Megapa hakim judex facti memutus pidana sedangkan hakim judex juris memutus bebas terhadap pelaku tindak pidana izin usaha minyak dan gas bumi? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan hakim judex facti memutus pidana sedangkan hakim judex juris memutus bebas terhadap pelaku tindak pidana izin usaha minyak dan gas bumi. Sifat Penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis artinya bahwa penelitian ini yang hendak menggambarkan, menelaah, dan menjelaskan suatu keadaan atau fenomena secara tepat dan terang benderang tanpa ada perlakuan dari objek yang diteliti yaitu pertimbangan hakim judex factie memutus pemidanaan sedangkan hakim judex juris memutus bebas. Jenis penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian hokum normatif, menggunakan bahan-bahan kepustakaan sebagai sumber data penelitian atau biasa di sebut dengan (liblary search). Variabel bebas (independent variable) dari penelitian ini adalah alasan judex factie memutus pemidanaan sedangkan hakim judexjuris memutus bebas. Variabelterikat (dependent variable) dari penelitian ini adalah tindak pidana izin Usaha Minyak dan Gas Bumi. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder dengan 3 (tiga) bahan hukum yaitu Bahan Hukum Primer , sekunder dan tersier. Bahan hukum primer yang digunakan dari penelitian ini yaitu Undang-undang Dasar 1945, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana, Putusan Nomor 880/Pid.Sus/2018/ PN.SMG, putusan Nomor 132/Pid.Sus/2019/PT SMG, putusan Nomor 3229K/Pid.Sus/2019. Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis terhadap satu kasus dengan 4 (empat) putusan yaitu: Hakim judex facti memutus pidana terhadap pelaku tindak pidana izin usaha minyak dan gas bumi karena Dakwaan Jaksa Penuntut Umum sempurna, Terbukti unsur pasal yang didakwakan, Pertimbangan keadaan yang memberatkan dan meringankan. Sedangkan hakim Judex Juris memutus bebas terhadap pelaku tindak pidana izin usaha minyak dan gas bumi, disebabkan karena Terdakwa tidak terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan, Hakim judex facty telah salah dalam menerapkan hukum. Kata Kunci: Tindak Pidana; Judex Facty; Judex Juris; Minyak dan Gas Bumi.

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS LIFE SKILL PADA MATERI UPAYA PENANGGULANGAN PENCEMARAN LINGKUNGAN TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS LIFE SKILL PADA MATERI UPAYA PENANGGULANGAN PENCEMARAN LINGKUNGAN TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK Lanmay A. L) * Meha, A. M) ** Daud. Y) ** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa kelas X IPA SMA Negeri 3 Fatuleu tahun ajaran 2022/2023 dengan menggunakan media pembelajaran audio visual berbasis life skill pada mata pelajaran upaya penanggulangan pencemaran lingkungan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain penelitian menggunakan angket control grup design. Sampel penelitian ini yaitu peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 3 Fatuleu. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen penyebaran angket. Data yang telah dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan berbantuan SPSS menunjukan bahwa nilai t hitung > t tabel (2,548> 2,201), maka H1 diterima dan H0 ditolak. Artinya terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran audio visual berbasis life skill pada materi upaya penanggulangan pencemaran lingkungan terhasap minat belajar peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 3 Fatuleu Tahun Ajaran 2022/2023

Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Pemidanaan Tindak Pidana Korupsi

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah: Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Pemidanaan Tindak Pidana Korupsi. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah Mengapa Hakim Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi memutus pemidanaan lebih rendah sedangkan Mahkamah Agung dan Peninjauan Kembali memutus pemidanaan lebih tinggi terhadap pelaku tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa jaringan irigasi?. Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah: Untuk mengetahui hakim Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi memutus pemidanaan lebih rendah sedangkan Mahkamah Agung dan Peninjauan Kembali memutus pemidanaan lebih tinggi terhadap pelaku tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa jaringan irigasi. Jenis penelitian adalah penelitian normatif dan sifat penelitian adalah deskriptif. Pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka, Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka alasan Hakim Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi memutus pemidanaan lebih rendah karena Terdakwa hanya melakukan perbuatan Menyalahgunakan Kewenangan, Kesempatan atau Sarana Yang Ada Padanya dalam Jabatannya, Sedangkan alasan Hakim Mahkamah Agung dan Peninjauan Kembali memutus pemidanaan lebih tinggi terhadap pelaku tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa jaringan irigasi karena Terdakwa terbukti melakukan perbuatan secara melawan hukum. Adapun saran yang diberikan yaitu 1). Judex Facti diharapkan lebih cermat dalam memperhatikan, meneliti dan mempertimbangkan fakta hukum di persidangan agar dalam putusannya tidak terdapat kekeliruan dalam menerapkan hukum; 2). Terdakwa seharusnya menjalankan tugas dan tanggungjawabnya secara profesional dan tidak tergiur dengan memperoleh keuntungan dari hasil korupsi yang dilakukan, dan setelah dipidana diharapkan terdakwa dapat jera sehingga tidak melakukan Tindak Pidana Korupsi lagi Kata Kunci: Disparitas Putusan, Tindak Pidana, Korupsi, Barang dan Jasa.

DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN ORANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTI SARI Judul, DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN ORANG. Rumusan Masalah: 1) Mengapa Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana penyeludupan orang? 2) Alasan Mahkamah Agung dan Peninjauan Kembali memutuskan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana penyelundupan orang?.Tujuan: 1) Untuk mengetahui alasan Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana penyeludupan orang, 2) Untuk mengetahui Alasan Mahkamah Agung dan Peninjauan Kembali memutuskan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana penyelundupan orang.Jenis penelitian Normatif Sifat Penelitian Deskriptif, yaitu penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil penelitian dalam bentuk karya ilmiah. Tentang alasan Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana penyeludupan orang, alasan Hakim Kasasi dan Peninjauan Kembali memutuskan pemidanaan.Bahan hukum yang digunakan adalah Bahan hukum primer, yang terdiri dari: Putusan Hakim, serta peraturan perundang-undangan lainya, serta Bahan hukum Sekunder dan Bahan Hukum Tersier. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis teliti, maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji adalah: 1) Perbuatan terdakwa bukan merupakan perbuatan pidana 2) Perbuatan terdakwa tidak terbukti sebagaimana dalam dakwaan jaksa penuntut umum pasal 120 (2) UU No. 6 Tahun 2011 tentang keimigrasin juncto Pasal 55 Ayat (1) Ke- 1 KUHP yang didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum, 3) Perbuatan terdakwa terbukti, 4) Adanya kekhilafan atau kekeliruan dalam penerapan hukum. Berdasarkan hasil penilitian dan pembahasan yang telah ditemukan ,maka saran yang dapat dikemukakan penulis yaitu: 1) Perlu adanya kerjasama yang lebih erat antara instansi pemerintah Indonesia dan pemerintah luar Negeri dalam menanggulangi kasus penyelundupan orang, 2) Kepada pemerintah perlu dibentuk tim penanggulangan TPPO di daerah. Kata Kunci: Putusan Hakim, Tindak Pidana Penyelundupan Orang.

KEANEKARAGAMAN JENIS-JENIS MOLLUSCA (Bivalvia DAN Gastropoda ) DI PANTAI OESOSOLE KABUPATEN ROTE NDAO SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DALAM BENTUK BOOKLET

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KEANEKARAGAMAN JENIS-JENIS MOLLUSCA (Bivalvia DAN Gastropoda) DIPANTAI OESOSOLE KABUPATEN ROTE NDAO SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DALAM BENTUK BOOKLET Lusi,.M.N)* Nge, T. S )** Bullu,I.N)** Mollusca memiliki dua anggota kelas terbesar yaitu Bivalvia dan Gastropoda Gastropoda mempunyai ciri cangkang tunggal berulir. Sedangkan Bivalvia dua cangkang yang berpautan pada dorsal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis mollusca (Bivalvia dan Gastropoda), indeks keanekaragaman dan pemanfaatan hasil penelitian dalam bentuk booklet. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan di lapangan dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Kelas Bivalvia yang ditemukan dikategorikan menjadi 10 spesies yaitu: Anadara indica, Vasticardium lomboke, Asaphis violescens, Modiolula phaseolina, Pinna muricata, Gafrium pectinatum, Mactra maculata, Lionconcha castrensis, Periglypta puerpera, Scutarcopagia scobinata. Sedangkan kelas Gastropoda terdiri atas 9 spesies yaitu: Trochus conus, Conus ebraeus, Conus coronatus, Vasum turbinellus, Vexillum umbrosum, Clypeomorus subreviculus, Nerita undata, Strombus luhuanus, Nerita histrio. Nilai indeks keanekaragaman Bivalvia tergolong sedang, dengan nilai H’ tertinggi pada Transek I yaitu 2,01 dengan nilai H’ 2,012693. Sedangkan indeks keanekaragaman Gastropoda tergolong sedang dan rendah, dengan nilai H’ pada transek I (1,15) dengan nilai 1,156448 dan transek II (1,10) dengan nilai H’ 1,106266. Kemudian kategori rendah pada transek III yaitu 0,99 dengan nilai H’ 0,998218. Sedangkan pemanfaatan Hasil Penelitian sebagai sumber belajar dalam bentuk booklet diperoleh hasil Uji kelayakan dari Uji ahli materi dengan skor sebesar 92,04%, Uji ahli desain dengan skor sebesar 94,64%, Uji ahli media dengan skor sebesar 90%, uji kelompok kecil dengan skor sebesar 85,71% dan uji kelompok besar dengan skor sebesar 91,37%. Hal tersebut menunjukkan bahwa booklet jenis-jenis bivalvia dan gastropoda berada dalam kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvisi. Kata kunci : Bivalvia Dan Gastropoda, Keanekaragaman, Booklet Keterangan : *: Peneliti **: Pembimbbing ABSTRACT DIVERSITY OF MOLLUSCA (Bivalve and Gastropod) TYPES IN OESOSOLE COAST, ROTE NDAO DISTRICT AS A BIOLOGY LEARNING RESOURCE IN BOOKLET FORM Lusi,.M.N)* Nge, T. S )** Bullu,I.N)** Molluscs have the two largest class members, namely Bivalve and Gastropods. Both have high economic value because their shells can be used as expensive decorations, such as Cypraea, Murex, and Trochus. Besides that, it can also be used as a nutritious food ingredient such as Mytilus viridis, and Cymbiola. This study aims to determine the types of molluscs (bivalves and gastropods), the diversity index and the use of research results in the form of a booklet. Data obtained from observations in the field were analyzed using a quantitative descriptive method. The phylum molluscs of the bivalves class found were categorized into 10 species, namely: Anadara indica, Vasticardium lomboke, Asaphis violescens, Modiolula phaseolina, Pinna muricata, Gafrium pectinatum, Mactra maculata, Lionconcha castrensis, Periglypta puerpera, Scutarcopagia scobinata. While the gastropod class consists of 9 species, namely: Trochus conus, Conus ebraeus, Conus coronatus, Vasum turbinellus, Vexillum umbrosum, Clypeomorus subreviculus, Nerita undata, Strombus luhuanus, Nerita histrio. The diversity index value of Bivalvia is moderate, with the highest H' value on Transect I, namely 2.01 with an H' value of 2.012693. While the gastropod diversity index was classified as moderate and low, with an H' value on transect I (1.15) with a value of 1.156448 and transect II (1.10) with an H' value of 1.106266. Then the low category on transect III is 0.99 with an H' value of 0.998218. While the use of research results as a source of learning in the form of booklets obtained the results of the feasibility test from the material expert test with a score of 92.04%, design expert test with a score of 94.64%, media expert test with a score of 90%, small group test with score of 85.71% and the large group test with a score of 91.37%. This shows that the booklet on the types of bivalves and gastropods is in very good qualification and does not need to be revised. Keywords: Types of Molluscs (Bivalvia and Gastrpods) on the Oesosole coast, diversity index, Development of Media Booklet Information : *: Researcher **: Supervisor

DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK (ITE)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTI SARI Judul Skripsi penulis adalah: Deskripsi Tentang Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Informasi Dan Transaksi Elektronik (Ite). Rumusan masalah yang penulis kaji adalah: Bagaimana pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap terdakwa dalam perkara informasi dan transaksi elektronik. Bagaimana pertimbangan Hakim Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap terdakwa dalam perkara informasi dan transaksi elektronik. Bagaimana pertimbangan Hakim Peninjauan Kembali menolak permohonan peninjauan kembali dari pemohon peninjauan kembali/terdakwa dalam perkara informasi dan transaksi elektronik. Tujuan Penelitian ini adalah: Untuk mengetahui pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap terdakwa, dan pertimbangan Hakim Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan, serta pertimbangan Hakim Peninjauan Kembali menolak permohonan peninjauan kembali dari pemohon peninjauan kembali/terdakwa dalam perkara informasi dan transaksi elektronik (ITE). Jenis penelitian yang di gunakan bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Hasil Penelitian Yang Dilakukan diperoleh jawaban yaitu: 1. Dasar pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap terdakwa karena : a. Perbuatan terdakwa tidak tebukti secara sah dan meyakinkan bersalah serta tidak memenuhi unsur-unsur dakwaan. b. Perbuatan terdakwa bukan tindak pidana. 2. Dasar pertimbangan Hakim Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap terdakwa karena: a. Perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah serta memenuhi unsur-unsur dakwaan. b. Putusan Judex Facti salah menerapkan hukum. 3. Dasar pertimbangan Hakim Peninjauan Kembali menolak permohonan peninjauan kembali dari pemohon peninjauan kembali karena: Pemohon Peninjauan Kembali/Terpidana tidak memenuhi ketentuan Pasal 263 Ayat (2) dan Ayat (3) KUHAP maka berdasarkan ketentuan Pasal 266 Ayat (2) huruf a KUHAP. Kata kunci: Putusan Hakim, Tindak Pidan pelanggaran Informasi dan Transaksi Elektronik

GEREJA SITUS

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Warisan Budaya adalah produk/hasil budaya fisik dari tradisi dan prestasi spiritual dalam bentuk nilai dari masa lalu. Menurut UNESCO, warisan budaya terdiri dari dua bagian yaitu tangible cultural dan intangible cultural. Tangible cultural seperti: monumen, artefak, cagar budaya dan kawasan, intangible cultural seperti: bahasa ritual dan tradisi. Warisan budaya sangat penting untuk dilestarikan, hal ini adalah upaya menjaga sejarah bangsa. Bangunan Situs Gereja Kota Kupang merupakan sebuah bangunan dilindungi oleh Undang-Undang Benda Cagar Budaya Nomor 11 Tahun 2010. Dalam penelitian penulis menggunakan metode studi lapangan, dalam memenuhi kebutuhan akan data-data penulisan memilih penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Tujuan penelitian ini untuk membuat deskripsi, gambaran/lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta yang akan diteliti. Saat cendana mulai dikenal sebagai komoditi perdagangan, Kupang telah dikenal oleh bangsa-bangsa asing terutama China. Kristen yang mula-mula hadir di Kupang adalah Kristen Katolik yang dibawa oleh pedagang Portugis. Setelah kehadiran Portugis datang juga Belanda menyebarkan agama Kristen Protestan, Belanda pertama kali memerintah pada tahun 1613 kemudian tahun 1614 Belanda menghadirkan seorang Pdt di Kupang untuk kebutuhan keimanan orang-orang Belanda sendiri. Kehadiran seorang Pdt Belanda membuat raja Kupang ingin mengkristenkan seluruh warga Kupang. Hasil kristenisasi oleh Belanda membuat Kupang memiliki sebuah gedung gereja dengan arsitektur Eropa abad pertengahan yang dinobatkan sebagai situs berdasarkan SK: KM.51/OT.007/MKP/2004. Bangunan gereja situs Kota Kupang masih aktif digunakan sebagai tempah ibadah oleh lembaga GMIT. Bangunan situs tidak hanya mendapatkan pelayanan dari GMIT tetapi oleh pihak pemerintah.

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN HANDOUT TUMBUHAN LUMUT (Bryophyta) CIRI KHAS NUSA TENGGARA TIMUR (NTT) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI 4 KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pengaruh Media Pembelajaran Handout Tumbuhan Lumut (Bryophyta) Ciri Khas Nusa Tenggara Timur (NTT) Terhadap Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 4 Kota Kupang Nautani, M.V) * Nomleni, F.Th.) ** Meha, A.M) ** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Media Pembelajaran Handout Tumbuhan Lumut (Bryophyta) Ciri Khas Nusa Tenggara Timur (NTT) Terhadap Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 4 Kota Kupang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan korelasioanal, dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X yang berjumblah 216 orang siswa. Sampel yang digunakan berjumlah 62 orang siswa yang terdiri dari 29 siswa kelas X IPA5 (kelas kontrol) dan 33 siswa kelas X IPA6 (kelas eksperimen). Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan teknik wawancara dan angket. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan teknik analisis inferensial berbantuan spss versi 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran handout tumbuhan lumut (bryophyta) terhadap motivasi belajar siswa. Karena berdasarkan hasil analisis data pada perhitungan Independent Samples Test diperoleh nilai fhitung > nilai ttabel (3,255 > = 0,224) dan nilai Sig 2-tailed nilai signifikasi (0,002 0,05). Dilihat dari pengaruh penggunaan media handout terhadap motivasi belajar siswa berdasarkan aspek dan indikator maka indikator yang memberikan sumbangan terbesar dalam mempengaruhi tingkat motivasi belajar siswa adalah indikator ke-6 (dapat mempertahankan pendapat). Hal ini dikarenakan media pembelajaran handout memiliki berbagai kelebihan sehingga dapat mengingkatkan motivasi siswa agar mampu mempertahankan pendapatnya dalam mengikuti proses pembelajaran. Kelebihan-kelebihan yang dimiliki media handout diantaranya materi pembelajaran dirancang sedemikian rupa sehingga mampu memenuhi kebutuhan belajar siswa, mudah untuk dibawa kemana saja, mudah untuk dibuat, mudah untuk disajian, bentuk/desain dibuat menarik dengan bermacam-macam gambar dan warna. Berdasarkan berbagai uraian diatas sehingga peneliti dapat menyatakan bahwa ada pengaruh penggunaan media handout tumbuhan lumut (bryophyta) ciri khas Nusa Tenggara Timur (NTT) terhadap motivasi belajar siswa SMA Negeri 4 Kota Kupang Tahun Ajaran 2022/2023. Kata Kunci : Media pembelajaran handout, Dunia Botani, Motivasi Belajar Keterangan : *Peneliti **Pembimbing ABSTRACT The Influence Of The Learning Media Handout Moss Plant (Bryophyta) Characteristic Of East Nusa Tenggara (NTT) On The Learning Motivation Of Students Of SMA Negeri 4, Kupang City Nautani, M.V) * Nomleni, F.Th.) ** Meha, A.M) ** This study aims to determine the effect of Handout Learning Media for Moss Plants (Bryophyta) Characteristics of East Nusa Tenggara (NTT) on Student Motivation in SMA Negeri 4 Kupang City. This type of research is quantitative research using an experimental approach. The research design used was a correlational design, with a pretest-posttest control group design. The population in this study were 216 class X students. The sample used was 62 students consisting of 29 students in class X IPA5 (control class) and 33 students in class X IPA6 (experimental class). Samples were taken using simple random sampling technique. Collecting data in research using interview and questionnaire techniques. Data were analyzed using descriptive analysis techniques and inferential analysis techniques assisted by SPSS version 25. The results showed that there was a significant effect of the use of bryophyta handout learning media on students' learning motivation. Because based on the results of data analysis on the calculation of the Independent Samples Test, the fcount value >ttable value (3.255 > = 0.224) and the Sig 2-tailed value significance value (0.002 0.05). Judging from the effect of the use of handout media on student learning motivation based on aspects and indicators, the indicator that makes the biggest contribution in influencing the level of student learning motivation is the 6th indicator (can defend an opinion). This is because handout learning media has various advantages so that it can increase student motivation so that they are able to defend their opinions in participating in the learning process. The advantages of handout media include learning materials designed in such a way as to be able to meet students' learning needs, easy to carry anywhere, easy to make, easy to present, shapes/designs are made attractive with various pictures and colors. Based on the various descriptions above, the researcher can state that there is an effect of using bryophyta media handouts characteristic of East Nusa Tenggara (NTT) on the learning motivation of students of SMA Negeri 4 Kupang City for the 2022/2023 Academic Year. Keywords : Handout Learning Media, World Of Botany, Learning Motivation Description :*Researcher **Mentor

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UMKM DALAM PELAPORAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN DI DAERAH KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi UMKM Dalam Pelaporan Kewajiban Perpajakan Di Daerah Kota Kupang (Studi Kasus Pada UMKM Di Kota Kupang). Adapun persoalan yang diangkat adalah (1)Apakah kesadaran wajib pajak mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan, (2)Apakah pemahaman perpajakan mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan, (3)Apakah sanksi perpajakan mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1)Untuk mengetahui apakah kesadaran wajib pajak mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan, (2)Untuk mengetahui apakah pemahaman perpajakan mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan, (3)Untuk mengetahui apakah sanksi perpajakan mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan. Adapun konsep dari penelitian ini adalah Kesadaran Wajib Pajak, Pemahaman Perpajakan, dan Sanksi Pajak. Kesadaran wajib pajak adalah pemahaman yang mendalam pada seseorang yang terwujud dalam pemikiran, sikap, dan tingkah laku untuk melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan karena memahami bahwa pajak sangat penting untuk pembiayaan dan pembangunan. Pemahaman peraturan perpajakan adalah suatu proses dimana wajib pajak memahami dan mengetahui tentang peraturan dan undang- undang serta tata cara perpajakan dan menerapkannya untuk melakukan kegiatan perpajakan seperti, membayar pajak, melaporkan SPT, dan sebagiannya. Sanksi pajak dapat juga diartikan juga sebagai alat kontrol yang mengontrol agar wajib pajak tetap memenuhi kewajiban perpajakannya dikarenakan dengan adanya kerugian yang akan didapat oleh wajib pajak apabila tidak membayarkan pajak yang secara otomatis akan membuat wajib pajak harus berpikir apabila tidak ingin memenuhi kewajiban perpajakannya. Populasi dalam penelitian ini adalah Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah Di Kota Kupang. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan membagikan kuisioner yang telah dibuat oleh peneliti kepada responden. Teknik Analisis Data yang dipakai dalam penelitian ini adalah Analsisi Regresi Sederhana. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesadaran Wajib Pajak berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Di Kota Kupang, (2) Pemahaman Perpajakan berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Di Kota Kupang, (3) Sanksi Perpajakan berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Di Kota Kupang.

ANALISIS POTENSI DAN KONTRIBUSI PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PEDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB P2) YANG MENJADI SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN SABU RAIJUA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan kontribusi pajak bumi dan bangunan yang menjadi sumber pendapatan asli daerah Kabuapten Sabu Raiijua. Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif, sedangkan sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan ralisasi APBD Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2009-2021, Sehingga dalam penelitian ini yang menjadi sampel penelitian adalah Laporan Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) tahun 2018-2021. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu mengumpulkan dokumentasi, yaitu dengan cara mempelajari dokumen-dokumen atau catatan laporan keuangan pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Sabu Raijua, dan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penetapan target pbb p2 di Kabupaten Sabu Raijua tahun 2018-2021 belumlah optimal apabila dibandingkan dengan potensi yang ada. Jika potensi penerimaan pbb p2 di Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2021 adalah sebesar Rp4.762.396.439 dibandingkan dengan realisasi penerimaan PBB-P2 Kabupaten Sabu Raijua tahun 2021 yang merupakan tahun dengan target PBB P2 tertinggi yaitu sebesar Rp470.359.354 yang persentase potensinya sebesar 9,87%. Hal ini menunjukkan realisasi penerimaan PBB-P2 di Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2018-2021 masih kurang maksimal jika dibandingkan dengan potensi yang ada. Hasil ini juga menunjukkan bahwa pendapatan pajak bumi dan bangunan belum dapat mencapai target yang diharapkan. Tingkat kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan pedesaan dan perkotaan Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sabu Raijua dari tahun 2018-2021 dikategorikan sangat kurang dengan nilai presentase rata-rata 1,38%. Kesimpulan penelitian ini masih banyak potensi Pajak Bumi Dan Bangunan di Kabupaten Sabu Raijua yang belum terdaftar/terdata oleh pihak Badan Pengelola Pajak dan Restribusi Daerah. Hal ini yang menjadi salah satu penyebab rendahnya kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sabu Raijua.

AN ANALYSIS OF LEARNING MODEL CONDUCTED BY ENGLISH STUDENTS TEACHER WHO PARTICIPATED IN THE FOURTH BATCH OF TEACHING CAMPUS PROGRAM AT SD INPRES LASIANA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Teaching campus program is a learning and teaching activity in the basic education unit of the independent campus learning program which aims to provide opportunities for students’ to learn and develop themselves through activities outside classroom. This study aims to find out what learning models are used by English Student teachers who participated in campus teaching program, and what are the students activity when learning model be applied by English students at SD Inpres Lasiana using qualitative approach with observation methods in the class and interview. Research subjects are three students’ of English study program who attended teaching campus program. The research result show that there are four learning models used by English Students’ in classroom learning, namely: cooperative, contextual, direct learning , and problem based learning model. There were three classes observed by researcher, namely: class IVc, Va, and Vb. As for result of interview by one English student that the purpose of participating in teaching campus program is to develop knowledge outside lectures by helping teachers to teach in elementary school, especially in the three region, namely; frontier, disadvantaged,and remote areas. And to have experince in teaching especially in literacy and numeracy. It can be concluded that English Student teachers should apply appropriate learning models to students in learning process in class to increase students’ learning activities.

ANALISIS EFISIENSI, EFEKTIVITAS, PERTUMBUHAN DAN KETERGANTUNGAN DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengelolaan Keuangan Daerah adalah keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban, dan pengawasan keuangan daerah. Pengelolaan keuangan daerah yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 20013 pasal 3 meliputi kekuasaan pengelolaan keuangan daerah, azas umum dan struktur APBD, penyusunan rancangan APBD, penetapan APBD, penyusunan dan penetapan APBD bagi daerah yang belum memiliki DPRD, pelaksanaan APBD, perubahan APBD, pengelolaan kas, penatausahaan keuangan daerah, akuntansi keuangan daerah, pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, pembinaan dan pengawasan pengelolaan keuangan daerah, kerugian daerah, dan pengelolaan keuangan BLUD.. Salah satu aspek Pemerintah Daerah yang harus diatur secara hati-hati adalah pengelolaan Keuangan Daerah dan Anggaran Daerah. Pendapatan dan Belanja Daerah yang selanjutnya disingkat APBD adalah suatu rencana keuangan tahunan daerah yang ditetapkan berdasarkan peraturan daerah. Dari latar belakang diatas maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Keuangan Daerah Kota Kupang tahun 2018-2022 dilihat dari : (1) Rasio Efektivitas, (2) Rasio Efesiensi, (3) Rasio Ketergantunga, (4) Rasio Pertumbuhan, Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kupang. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan rumus : Rasio Efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Ketergantungan, Rasio Pertumbuhan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Kupang dilihat dari (1) Rasio Efektivitas dapat dikategorikan Sangat Efektif, karena rata-rata efektivitasnya sebesar 106,05%. (2) Rasio Efisiensi Keuangan Daerah tergolong Tidak Efisien karena rata-rata besarnya rasio sebesar 100,16%. (3) Rasio Ketergantungan dapat dikatakan bahwa Pemerintah Kota Kupang masih mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat yaitu rata-rata sebesar 74,02%, (4) Rasio Pertumbuhan Kota Kupang masih terpusat pada dana perimbangan, belum dapat mengoptimalkan PAD. Berdasarkan hasil penelitian, maka hal-hal yang perlu dipertimbangkan dan menjadi saran peneliti adalah sebagai berikut : 1. Dengan diketahuinya Rasio Efektifitas pada Kota Kupang yang sangat efektif. Hal ini perlu diperhatikan bagi Pemerintah Daerah harus terus mengoptimalkan penerimaan dari potensi pendapatan yang telah ada. 2. Dengan diketahuinya Rasio Efesiensi pada Kota Kupang sudah efisien Hal ini perlu ditingkatkan lagi oleh Pemerintah Daerah Kota Kupang. 3. Dengan diketahuinya Rasio Ketergantungan pada Kota Kupang bahwa sebagian besar dana yang dimiliki pemerintah daerah masih banyak mendapatkan bantuan dana dari pemerintah pusat. 4. Dengan diketahuinya Rasio Pertumbuhan pada Kabupaten Kupang belum begitu baik karena selama kurun waktu 5 tahun belum stabil karena mengalami turun naik dari tahun ke tahun. Hal ini perlu diperhatikan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang harus dapat mengefisiensikan biaya yang dikeluarkan untuk belanja rutin dan lebih mengefektifikan untuk sector pembangunan yang dapat mendukung peningkatan PAD.

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PT.INDOFARMA DAN PT.KALBE FARMA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2021

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Profitabilitas adalah rasio yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana perusahaan dapat mengembalikan investasi yang telah dilakukan oleh perusahaan .Dalam kata lain semakin baik rasio profitabilitas maka semakin baik menggambarkan kemampuan tingginya perolehan keuntungan perusahaan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja keuangan PT. Indofarma dan PT. Kalbe Farma Tbk dengan menggunakan rasio profitabilitas serta untuk mengetahui perbandingan kinerja perusahaan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja keuangan PT.Indofarma dan Kale Farma dilihat dari rasio Profitabilitas (Return On Aset) itu lebih baik dibandingkan dengan PT. Kalbe Farma. Dilihat dari rasio profitabilitas pada rasio(return on equity), PT. Kalbe Farma itu lebih baik dibandingkan dengan PT. Indofarma. Rasio Return On Assets (ROA) Kalbe Farma terdapat perbedaan secara signifikan antara PT.Indofarma dan PT. Indofarma serta Return On Equity terdapat perbedaan yang signifikan antara PT.Kalbe Farma dan Indofarma. Populasi dalam Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif Kuantitatif dengan menggunakan analisis rasio keuangan.Data ini berupa laporan keuangan yang sudah dipublikasikan oleh perusahaan PT Indofarma dan PT Kalbe Farma yang memenuhi kriteria sampel penelitian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2021 yang dapat diakses melalui situs www.idx.co.id. Analisis data dilakukan dengan menggunakan deskriptif kuantitatif dengan axcel .Hasil Profitabiltas ROA menunjukan Bahwa nilai tertingggi pada PT Indofarma dan Profitabilitas ROE menunjukan nilai tertinggi pada ROE

ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI PIUTANG MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK PADA "KSP.KOPDIT SWASTI SARI" KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan jaman pada saat ini menjadikan kebutuhan masyarakat semakin meningkat. Banyaknya tingkat kebutuhan masyarakat menjadikan masyarakat banyak yang harus melakukan pinjaman pada lembaga keuangan demi memenuhi kebutuhan. Masyarakat pada umumnya juga banyak yang memilih melakukan pinjamanan pada sebuah lembaga keuangan simpan pinjam yang memiliki bunga pinjaman rendah dan mendapatkan kemudahan saat akan melakukan pinjaman, Adapun tujuan dari Koperasi bukan hanya untuk mendapatkan atau meningkatkan laba, tetapi lebih ditekankan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan akuntansi piutang pada koperasi sudah sesuai dengan ketentuan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan diskriptif ialah peneliti akan mendeskripsikan konsep dan menghimpun fakta tetapi tidak melakukan pengujian hipotesis, yang bertujuan untuk membuat deskripsi, gambaran,atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat. Teknik pengumpulan data mengunakan dokumentasi, yakni penulis mendapatkan data laporan keuangan koperasi Tahun 2022, sebagai bahan dasar untuk melakukan analisa data atas masalah yang diteliti. Berdasarkan hasil pengujian dengan menuggunakan metode deskriptif, sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut: “Pengakuan dan pengukuran Kopdit Swastisari sudah sesuai dangan SAK yang berlaku yakni pengakuan piutang yang diterapkan sesuai dengan PSAK No. 23 revisi 2014 dan pencatatan sesuai dengan PSAK ETAP. Ditinjau dari segi pencatatan, penyajian dan pengungkapan piutang yang dilakukan, Kopdit Swastisari sesuai dengan SAK yang berlaku. Maka perlakuan akuntansi piutang pada koperasi swastisari sudah sesuai dengan ketentuan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik.”

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan Dari Penelitian Ini Adalah Untuk Mengetahui kinerja keuangan terhadap harga saham dengan menggunakan variabel Current Ratio, Retrun on Equity dan Debt to Equity Ratio Pada Perusahaan Sub Sektor Farmasi Yang Terdafatr Di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2021 Metode Pengumpulan Data Dalam Penelitian Ini Dilakukan Melalui Studi Dokumentasi Ataupum Studi Pustaka Yakni Pengumpulan Data Pendukung Literatur. Penelitian Terdahulu, Laporan-Laporan Yang Dipublikasikan Untuk Mendapatkan Gambaran Dari Masalah Yang Akan Diteliti Serta Melalui Pengumpulan Data Sekunder Yang Diperlukan Berupa Laporan-Laporan Yang Dipublikasikan Oleh Bursa Efek Indonesia Yang Berasal Dari Situs Https://Www.Idx.Co.Id. Metode Pengumpulan Sampel Yang Digunakan Adalah Purposive Sampling Dengan Total Sampel Sebanyak 9 Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Farmasi Yang Terdafatr Di Bursa Efek Indonesia Dan Data Yang Di Ambil Dari Tahun 2017-2021. Hasil Dari Penelitian Ini Yaitu Secara Simultan Current Ratio, Retrun on Equity dan Debt to Equity Ratio Tidak Berpengaruh Signifikan Terhadap Harga Saham. Secara Parsial Current Ratio, Retrun on Equity dan Debt to Equity Ratio Tidak berpengaruh terhadap Harga Saham Sedangkan Berpengaruh Negatif Signifikan Terhadap Harga Saham