2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Metusalak Modu, 2021. Analisis Yuridis Pembatalan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen oleh Hakim Merujuk pada rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu , Bagaimanakah Pertimbangan Hakim Dalam menjatuhkan putusan Membatalkan Putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen? Dengan tujun penelitian yakni untuk mengetahui bagaimnana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan membatalkan putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen . Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan variabel penelitian adalah variabel bebas, yakni; pembatalan putusan Arbitrase Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen oleh hakim di Pengadilan, dan variabel terikat yakni; dasar pertimbangan hakim pengadilan dalam membatalkan putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen. Hasil penelitian telah membuktikan bahwa dasar pertimbangan hakim Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung dalam menjatuhkan putusan membatalkan putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen No. 291/Arbitrase/BPSK-BB/III/2017 adalah sebagai berikut. 1. Hakim Pengadilan Negeri membatalkan Putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen Karna berdasarkan fakta-fakta yang terungkapkan dipersidangan serta berkas dari Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen(BPSK) Kabupaten Batu Bara, tidak terdapat fakta yang menunjukan pemohon keberatan dan termohon keberatan telah bersepakat untuk menyelesaikan sengketa mereka melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen(BPSK) Batu Bara. Dan berdasarkan surat perjanjian pembiayaan terkait dengan pilihan hukum tersebut dikatakan bahwa jika suatu saat terjadi perselisihan dalam pembiayaan ini maka Pengadilan Negerilah yang punya Wewenanag menyelesaikan masalah ini bukan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen. 2. Hakim Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen(BPSK) karena berdasarkan fakta-fakta dalam perkara a quo Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen tidak berwenang untuk memeriksa dan mengadili perkara a quo, dimana hubungan hukum antara Pemohon Keberatan dengan Termohon Keberatan berdasarkan perjanjian pembiayaan konsumen dengan jaminan fidusia dan berdasarkan fakta Termohon Keberatan telah wanprestasi yaitu berhenti membayar angsuran atau cicilannya kepada Pemohon Keberatan, sehingga secara absolut sengketa antara Pemohon Keberatan dengan Termohon Keberatan merupakan kewenangan Peradilan Umum (PN) dan bukan merupakan kewenangan Badan Penyelesaian Sengketa Konsum Kata Kunci : Pembatalan Putusan Badan Penyelesaiana Sengketa Konsumen(BPSK)
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul skripsi: Analisis Yuridis Pembatalan Perjanjian Jaminan Kredit Dan Jual Beli Tanah Oleh Pengadilan.Rumusan masalah dalam penelitian ini yakni:Bagaimana dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pembatalan jaminan kredit dan jual beli tanah?. Dengan tujuan penelitian yakni adalah Untuk mengetahui : Dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pembatalan jaminan kredit dan jual beli tanah Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan variabel penelitian Adalah Variabel Bebas, Yakni; pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pembatalan jaminan kredit dan jual beli tanah dan variabel terikat yakni: Putusan pengadilan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1. Penjamin kredit dan penjual yang memiliki itikad buruk. 2. Kurangnya kehati-hatian dari kreditur dan pembeli. 3. Ketidakpastian perjanjian jaminan kredit. Saran dari penelitian ini : Berdasarkan kesimpulan penelitian maka penulis memberikan saran kepada kreditur dan jual beli tanah untuk lebih berhati-hati dalam membuat perjanjian kredit dan jual beli tanah, dan sebaiknya perjanjian pokok dan perjanjian jaminan dilakukan pemisahan untuk menghindari timbulnya perkara.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kajian Yuridis Penjatuhan Putusan Hakim Terhadap Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Sepeda Motor Di Kabupaten Sumba Barat, dengan Rumusan masalah Bagaimana dasar pertimbangan hakim Dalam menjatuhkan putusan, tuntutan penuntut umum tidak dapat di terima
Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui dasar pertimbangan Hakim Dalam menjatuhkan, tuntutan penuntut umum tidak dapat di terima dan, instansi terkait.
Varibel yang dingunakan 2 (dua) variabel yaitu Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Variabel bebas dalam penelitian ini merupankan suatu alasan pertimbangan hakim menjatuhkan putusan dan variable terikat variabel yang mempengaruhi yang mempengaruhi atau variabel yang menjadi akibat,Karena adanya variabel bebas oleh karena itu variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan nomor 32 / Pid,SUS-TPK / 2015 PN.KPG
Metode yang digunakan dalam penelitian ini normatif. Jenis data yang digunakan melalui Sumber data primer adalah bahan-bahan hukum yang mengikat yaitu Putusan Putusan Pengadilan nomor 32 / Pid,SUS-TPK / 2015 PN.KPG,No. 37/Pid.sus/-tpk/2015/PT-KPG , Sumber data sekunder adalah yaitu bahan yang memberikan penjelasan mengenai sumber data primer seperti rancangan undang-undang, hasil-hasil penelitian, atau pendapat para pakar hukum, jurnal dan buku-buku referensi lainnya. Sumber data tersier adalah bahan hukum yang memberi petunjuk maupun penjelasan terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, seperti kamus (hukum),ensiklopedia.kemudian di analisis dan di tarik kesimpulanya,
Hasil penelitian menunjukan bahwa dasar pertimbangan hakim Dalam menjatuhkan putusan, terhadap pelaku yang melakukan tindak pidana secara bersama-sama ada tuntutan yang dapat di terima dan tidak dapat di terima.
Dapat diterima karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi yang dilakukan secara bersama-sama sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana sebagaimana tersebut dalam Dakwaan Primair Penuntut Umum. DAN Tidak dapat diterimah karena tidak mencantumkan secara komprehensif sebagaimana Pasal 197 ayat (1) huruf d,e,f dan h KUHAP dan juga tidak berdasarkan Putusan sebagaimana Pasal 191 KUHAP.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis Yuridis Tentang Disparitas Putusan Hakim Terhadap Anak Yang Melakukan Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan. Permasalahan pokok dalam penelitian ini, penulis lebih memfokuskan dengan permasalahan: Mengapa terjadi disparitas putusan pemidanaan terhadap anak yang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan? Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui terjadinya disparitas putusan pemidanaan terhadap anak yang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Selanjutnya, Penelitian ini berjenis penelitian normatif yang bersifat deskriptif artinya bahwa sifat penelitian ini berusaha mendeskripsikan atau menguraikan suatu gejala sosial atau peristiwa yang terjadi dalam masyarakat dengan penerapan suatu norma (peraturan perundang-undangan) yang berlaku. Sumber data dan jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang jenisnya berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data melalui Studi pustaka atau dokument. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya suatu disparitas putusan tentang pertimbangan hakim menjatuhkan pidana penjara dan tidak menerapkan pidana lain kepada anak yang melakukan tindak pidana pencurian, dapat dikategorikan dalam beberapa pertimbangan mendasar yaitu: Hakim berbeda dalam pemeriksaan perkara anak, kualitas perbuatan pidana terdakwa anak, kualitas nilai barang/ obyek curian, dan hal memberatkan dan meringankan. Oleh sebab itu rekomendasi penulis adalah Saran penulis, masyarakat maupun para akademisi dan Pemerintah dapat mempelajari bahwa hakim dalam memeriksa perkara tindak pidana pencurian dilakukan anak dijatuhkannya pidana penjara hal ini karena hakim memiliki kewenangan indepedensi, Saran penulis, masyarakat maupun para akademisi dan Pemerintah dapat mempelajari bahwa hakim dalam memeriksa perkara tindak pidana pencurian dilakukan anak dijatuhkannya pidana penjara, hal ini karena kualitas dari perbuatan pidana anak tersebut, Saran penulis, masyarakat maupun para akademisi dan Pemerintah dapat mempelajari bahwa hakim dalam memeriksa perkara tindak pidana pencurian dilakukan anak dijatuhkannya pidana penjara hal ini karena kualitas nilai barang/ obyek curian, dan Saran penulis, masyarakat maupun para akademisi dan Pemerintah dapat mempelajari bahwa hakim dalam memeriksa perkara tindak pidana pencurian dilakukan anak dijatuhkannya pidana penjara hal ini karena hal memberatkan dan meringankan.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi :DESKRIPSI TENTANG PEMBATALAN PUTUSAN JUDEX FACTI OLEH HAKIM MAHKAMAH AGUNG DALAM MENGADILI SENGKETA PENGGUNAAN MEREK. Rumusan masalah :Mengapa judex juris membatalkan putusan judex facti dalam mengadili sengketa penggunaan merek?. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah :untuk mengetahui alasan-alasan judex juris membatalkan putusan judex facti dalam mengadili sengketa penggunaan merek. Penelitian ini bersifat Deskriptif. Jenis Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif, yaitu dengan mengkaji Putusan Nomor 115/Pdt.G/2015/PN. Smn, Putusan Nomor 6/Pdt/2017/PT Yyk, dan Putusan Nomor 325 K/Pdt/2019. Penelitian ini menempatkan dua variabel penelitian yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Jenis dan sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Analisis data penelitian menggunakan analis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan Hakim Mahkamah Agung membatalkan putusan judex facti dalam mengadili sengketa penggunaan merek adalah karena: a. Pengadilan Negeri Sleman dan Pengadilan Tinggi Yogyakarta telah salah menerapkan hukum. b. Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi tidak berwenang, sebab penyelesaian sengketa penggunaan merek merupakan kewenangan Pengadilan Niaga. Saran dari penelitian ini yaitu : Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi yang berwenang memeriksa bukti-bukti dan fakta-fakta suatu perkara tertentu perlu memperhatikan dan memahami dengan benar jenis perkara apa yang akan diadili dan apakah perkara tersebut merupakan kewenangan daripada pengadilannya atau merupakan kewenangan pengadilan lain, sehingga dalam menjatuhkan putusan Pengadilan tidak dinyatakan keliru atau salah dalam menerapkan hukum
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul tulisan ini adalah “Analisis yuridis Terhadap pembatalan putusan pengadilan tinggi oleh Mahkamah Agung dalam sengketa jual beli ruko” Rumusan masalah yang penulis kaji Bagaimana dasar pertimbangan Hakim menyatakan gugatan penggugat tidak dapat di terima dan di kabulkan jual beli ruko? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah: Untuk mengetahui dasar pertimbangan Hakim menyatakan gugatan penggugat tidak dapat di terima dan mengabulkan gugatan penggugat jual beli ruko.Jenis penelitian ini bersifat Deskritifdan di lihat dari jenisnya,maka penelitan yang di lakukan ini merupakan jenis penelitian hukum Normatif. Yaitu dengan mengkaji putusanMahkamahAgungNomor:,15/PDT.G/2018/PN.JAP,89/PDT/2018/PT.JAP,K/PDT/2020,23/PDT.G/2018/PN JAP/2018/PT.JAP,90/PDT/2018,651K/PDT/2020, Bahan hukum yang di gunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan Hakim serta peraturan perundang-undangan.Dilihat dari topik yang diangkat dalam penelitian ini, maka dalam penelitian ini menempatkan dua variabel penelitian, yaitu :Variabel Bebas (independent variable) adalah faktor yang menjadi pokok permasalahan yang ingin diteliti yaitu : Sengketa jual beli Ruko. Dan Variabel terikat (dependent variable) adalah variabel yang tergantung dari variabel bebas yaitu : Pembatalan putusan Pengadilan Tinggi oleh Mahkamah Agung dalam sengketa jual beli ruko Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang jadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaituyangmenjadipertimbangan HakimMenyatakan gugatan penggugat tidak dapat di terima dan di kabulkanjual beli ruko adalah : Tidak di terima karena Gugatan lewat waktu (daluarsa), Gugatan Kurang pihak, Gugatan tidak jelas atau kabur Mengabulkan gugatan penggugatkarena gugatan perbuatan tergugat masuk dan menguasai sertifikat hak milik atas nama Handoyono Tjondro Kusumo, proses jual beli rukotidak terpenuhinya hal yang di persyaratkan minimal uang muka 30% (tiga puluh persen) Kata Kunci : pembatalan putusan pengadilan tinggi oleh Mahkamah Agung dalam sengketa jual beli ruko
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan adalah suatu proses pembelajaran melalui aktivitas jasmani yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan, perilaku hidup sehat, aktif, sikap sportif, dan kecerdasan emosi. Tujuan penelitian: Tujuannya untuk mengetahui pembelajaran senam lantai pada siswa kelas IV sekolah dasar negeri Muke Kecamatan Amabi Oefeto Timur Kabupaten Kupang di saat pandemi. Metode penelitian: Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Hasil dan pembahasan: Senam lantai yang seharusnya praktek di lapangan akan tetapi pandemi sehingga proses pembelajaran berjalan dikelas. Pembelajaran senam lantai pada saat ini dilaksanakan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Jadi proses pembelajaran senam lantai di Sekolah Dasar Negeri Muke pada siswa kelas IV dilakukan di kelas dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Simpulan: Kesimpulanya adalah pembelajaran senam lantai yang dilakukan selama masa Pandemi dilakukan dikelas dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
KREATIVITAS GURU DALAM MENGATASI KETERBATASAN SARANA TOLAK PELURU SAAT PROSES PEMBELAJARAN PENJASORKES
Komarudin Hesime1*, Magdalena Rambu Pisu Wasak2, Julian J. Leko3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Ada dua masalah umum yang sering dihadapi guru penjasorkes di lingkungan sekolah. Pertama, kurangnya persediaan sarana dan prasarana dan yang kedua, rendahnya kamauan serta keinginan siswa untuk belajar. Keterbatasan sarana bukan menjadi penghambat untuk mencapai tujuan. Justru keterbatasan itu menjadi peluang besar untuk mengembangkan kreativitas seorang guru. Mengingat permasalahan yang dihadapi, guru penjasorkes harus mampu mencari jalan keluar dari permasalahan yang ada di lapangan. Oleh sebab itu guru penjasorkes dituntut kreatif dalam mengembangkan kreativitasnya untuk mengatasi keterbatasan sarana agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan efektif dan efisien.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kreativitas guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan saat proses pembelajaran penjasorkes yang ada di SMP Negeri 6 Kota Kupang.
Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data mengunakan tri-angulasi (gabungan) yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa kreativitas guru dalam mengatasi keterbatasan sarana tolak peluru saat proses pembelajaran penjasorkes pada siswa berada pada kategori “cukup kreatif”. Sebab keterbatasan yang dialami saat pembelajaran dapat teratasi dengan mengkombinasikan media pembelajaran standar dan untuk mengatasi kurangnya media standar, dapat dilengkapi dengan media pembelajaran yang dimodifikasi.
Simpulan: Kurangnya sarana menyebabkan terhambatnya proses pembelajaran. Maka diperlukan kreativitas guru untuk modifikasi sarana pembelajaran, agar berjalan sesuai proses yang direncanakan serta mencapai tujuan yang diinginkan.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa dari tahun 2009-2018 PAD provinsi Nusa Tenggara Timur terus meningkat, tetapi peningkatan ini juga disertai dengan peningkatan Total Penerimaan Daerah(TPD), sedangkan nilai BHPBP mengalami naik turun , dan Subangan dan Bantuan (SB) dari tahun 2009-2018 juga mengalami peningkatan setiap tahun Berdasarkan hasil penelitian secara umu dapat dikatakan bahwa kemampuan keuangan daerah provinsi Nusa Tengga Timur masih sangat rendah (belum mandiri)dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah. Untuk mengujudkan kemandirian dalam dalam kemandirian dalam pembiayaan pembangunan maka pemerintah dan perangkat aparat di bawah harus menggali sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) atau dari sumber-sumber lainnya.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembangunan desa merupakan salah satu agenda yang terus dilakukan oleh pemerintah Desa Rakawatu setiap tahunnya, program-program tersebut disusun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun lembaga-lembaga pemerintah Desa. Pelaksanaan pembagunan diawali dengan perencanaan serta perancangan melalui forum musyawarah desa yang melibatkan pemerintah Desa,BPD, dan lembaga-lembaga masyarakat. Perencanaan pembagunan tentunya harus disesuaikan dengan aspirasi masyarakat, kebutuhan serta peraturan yang berlaku. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan Alokasi Dana Desa (ADD) dalam upaya meningkatkan pembangunan Desa sudah berjalan Efektif, hal ini menunjukan bahwa Desa Rakawatu adalah desa yang maju karena pemerintah desanya selalu mengutamakan kesejahtraan masyarakat.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Skripsi Penulis adalah: DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP TERDAKWA TINDAK PIDANA PERCABULAN ANAK. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah: Mengapa terjadi disparitas putusan hakim terhadap terdakwa tindak pidana percabulan anak.Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah : Untuk mengetahui terjadi disparitas putusan hakim terhadap terdakwa tindak pidana percabulan anak. Jenis metode Penelitian yang penulis gunakan adalah: jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum Primer yang terdiri dari Putusan Hakim serta Peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yakni mengapa terjadi disparitas terhadap pelaku tindak pidana percabulan anak yaitu sebagai berikut:
Alasan-alasan sosiologis dan yuridis sebagai berikut:
a. Kualitas Perbuatan Terdakwa ( Sosiologis )
b. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum Yang Berbeda ( Sosiologis )
c. Hal-hal yang memberatkan dan meringankan ( Sosiologis )
d. Independensi Hakim ( Yuridis )
Saran: Hakim dalam menjatuhkan putusan sebaiknya memperhatikan dengan teliti mengenai kualifikasi tindak pidana, dakwaan, keterangan saksi dan dentitas terdakwa dalam putusan agar merujuk kepada keadilan hukum dan kepastian hukum.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul skripsi penulis adalah: DISPARITAS TENTANG PEMBERATAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA TURUT SERTA MELAKUKAN PENGANIAYAAN YANG MENYEBABKAN MATINYA ORANG. Rumusan masalah dalam skrpsi ini adalah: apa dasar pertimbangan hakim Pengadilan Tinggi sehingga terjadi pemberatan hukum terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan matinya orang?.Tujuan penelitian dari skripsi ini adalah : untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim sehingga terjadi pemberatan hukum oleh Pengadilan Tinggi terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan matinya orang.Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian normatif. Kesimpulan penulis terhadap pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan yang mengandung disparitas terhadap terdakwa adalah : 1. Adanya pemberatan hukum dari hakim pengadilan tinggi terhadap kualitas perbuatan dari terdakwa. 2. Adanya pemberatan hukum dari hakim pengadilan tinggi terhadap akibat dari perbuatan yang di lakukan oleh terdakwa. Saran dari penelitian ini adalah : 1. Agar hakim di dalam mempertimbangkan kualitas perbuatan terdakwa, benar-benar memperhatikan cara yang di lakukan terdakwa. 2. Agar hakim di dalam mempertimbangkan akibat dari perbuatan terdakwa, benar-benar memperhatikan dampaknya terhadap keluarga korban.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis yuridis putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana penyebotan tanah, dengan rumusan masalah mengapa hakim menjatuhkan putusan kepada pelaku tindak penyerobotan tanah ada yang berupa pemidanaan dan ada yang di lepasa dari segala tuntutan hukum.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hakim menjatuhkan putusan kepada pelaku tindak penyerobotan tanah ada yang berupa pemidanaan dan ada yang di lepasa dari segala tuntutan hukum. Dan untuk memberikan informasi kepada masyarakat, instansi terkait
Varibel yang dingunakan 2 (dua) variabel yaitu Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tindak pidana penyerobotan tanah.dan Variabel terikat adalah putusan hakim.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini jenis penelitian normatif Pengumpulan data melalui data sekunder dari direktorat mahkama agung kemudian di analisis dan di tarik kesimpulanya,. Populasi dalam penelitian ini putusan direktorat mahkama agung,.
Hasil penelitian menunjukan bahwa hakim menjatuhkan putusan kepada pelaku tindak penyerobotan tanah ada yang berupa pemidanaan dan ada yang di lepasa dari segala tuntutan hukum.Alasan –Alasan Putusan Pemidanan yaitu Perbuatan terdakwa memenuhi unsur pidana sesuai dakwaan penutut umum.Kualitas perbuatan terdakwa dan Hal-hal yang meringankan dan hal-hal yang memberatkan.Alasan Putusan Lepas dari Segala Tuntutan Hukum Perbuatan yang didakwakan bukan tindak pidana dan Perbuatan yang didakwakan merupakan perbuatan perdata
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul: Tinjauan yuridis putusan pemidanaan bagi pelaku tindak pidana pengrusakan barang secara bersama-sama. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam menjahtuhkan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pengrusakan barang secara bersama-sama ? Tujuan : untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim dalam menjahtuhkan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pengrusakan barang secara bersama-sama, manfaat secara teoritis dan praktis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif yang dianalisis secara deskriptif kualitatif sesuai dengan bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Berdasarkan pada hasil analisis dan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku pengrusakan barang secara bersama-sama berdasarkan pada: 1). Hakim mempertimbangkan unsur-unsur tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa 2). Hakim mempertimbangkan hal-hal yang meringankan dan memberatkan terdakwa., adapun saran dari penulis: 1). Didalam memutuskan tindak pidana pengrusakan barang hakim harus benar-benar memperhatikan motif dari terdakwa. 2). Didalam memutuskan tindak pidana pengrusakan barang hakim harus benar-benar memperhatikan dari kualitas terdakwa. Kata kunci : Putusan Pemidanaan, pelaku tindak pidana, pengrusakan barang, secara besama-sama
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul:Deskripsi tentang modus terjadinya tindak pidana pemalsuan ijazah oleh kepala desa dalam pencalonan.permasalahandalampenelitianiniadalah:bagaimana modus terjadinya tindak pidana pemalsuan ijazah oleh kepala desa dalam pencalonan ?tujuandaripenelitianiniadalah:untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana pemalsuan ijazah oleh kepala desa dalam pencalonan.yang bermanfaatsecara teoritis dan praktis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian iniadalahmetodepenelitiannormatif yangdianalisissecaradeskriptifkualitatifsesuai dengan bahan hukum primer, sekunder dan tersier. berdasarkan pada hasilanalisis dan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan pertimbangan Hakimdalam menjatuhkan pidana terhadap Kepala Desa dalam modus pemalsuan Ijazah berdasarkan pada: 1. membuat stempel palsu dan menggantikan pas foto. 2. merubah tahun kelahiran pada ijazah. 3. menggunakan ijazah milik orang lain.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Juduldari skripsi ini adalah,DISPARITAS PUTUSAN JUDEX FACTIE, JUDEX JURIS DAN PENINJAUAN KEMBALI DALAM SENGKETA TANAH ANTARA WARGA MASYARAKAT DENGAN PEMERINTAH,RumusanMasalahdariskripsiiniadalah,MengapaterjadidisparitasantaraPutusan Judex Factie,Putusan Judex Juris danPutusanPeninjauan Kembali,Tujuandaripenelitianskripsiiniadalah,Untukmengetahuimengapaterjadidisparitasantara judex factie,judex juris dan putusanpeninjauankembaliPenelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji Putusan Nomor 155/PDT.G/2016/PN.Blb, Nomor. 365 /PDT/2017/PT.Bdg, Nomor.2429 K/Pdt/2018,Nomor. 446 PK/PDT/2020. Berdasarkanhasilanalisisdiatasmakadapatdiambilkesimpulan : 1) Karena judex factiedan majelishakim peninjauankembalimempertimbangkanbahwatanahsengketabukanlahtanahnegara 2)Karena judex factie dan majelis hakim peninjauankembalimempertimbangkanbahwatergugattidakmempunyaibuktihakatastanahobjeksengketa 3)Karena judex factiedan majelishakim peninjauankembalimempertimbangkanbahwatanahobjeksengketatelahmempunyaisertifikatmilikpenggugat Sedangkan judex juris mempertimbangkansecaraberbedadenganputusan judex factie dan peninjauankembaliadalah : 1)Judex factietelah salah menerapkanhukum 2)Tergugatataupemohonkasasitelahmenguasaitanahobjeksengketasecaraterusmeneruskuranglebih 46 tahun. Lalu Mahkamah Agung dalamtingkatpeninjauankembalimempertimbangakanbahwaadanyakekeliruan dan kekhilafan yang nyatadalamputusan judex juris. Sedangkan judex juris mempertimbangkansecaraberbedadenganputusan judex factie dan peninjauankembali,berdasrakankesimpulanhasilpenelitian yang telahditemukan, makapenulismemberikansaran:agarmajelis hakim lebihmemperhatikanalatbukti yang adadalampersidangansehinggansehinngatidakterjadidisparitasputusandalam judex factie dan judex juris denganputusanpeninjauankembali. KataKunci:PembatalanPutusan,PerkaraPerdata,SengketaTanah
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul skripsi adalah “Analisis Yurididis Terhadap Pembatalan Putusan Pengadilan Negeri Oleh Pengadilan Tinggi Dalam Perkara Wanprestasi” Masalah pokok penelitian adalah Apa Dasar Pertimbangan Hakim Pengadilan Tinggi Membatalkan Putusan Hakim Pengadilan Negeri Dalam Perkara Wanprestasi? Tujuan dari penelitian ini yaitu: untuk mengetahui Dasar Pertimbangan Hakim Pengadilan Tinggi Membatalkan Putusan Hakim Pengadilan Negeri Dalam Perkara Wanprestasi! Jenis penelitian yang digunakan ialah peneitian hukum Normatif yang dilakukan dengan menelaah terhadap Pertimbangan hukum Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Palembang dalam membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Baturaja dalam perkara Wanprestasi. Kesimpulan Penulis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Hubungan Kerja Bertantangan Dengan Pasal 64 Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. 2. Tidak Adanya Hubungan Perjanjian Yang Menjadi Dasar Guagatan Wanprestasi. Saran Penulis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Judex Factie lebih tingkat pertama lebih berhati-hati dalam memeriksa dan mengadili suatu perkara. 2. Hakim Pengadilan yang lebih Tinggi diharapkan dalam menyelesaikan suatu perkara dengan tetap mempertimbangkan berdasarkan asas keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum. Kata kunci : Perjanjian, Wanprestasi, Pembatalan Putusan.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul skripsi penulis adalah deskripsi tentangmodus operandi pemerkosaan berlanjut terhadap anak. Rumusan masalah di dalampenulisaniniadalah: Apa modus dari pelaku dalam melakukan tindak pidana pemerkosaan berlanjut terhadap anak? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : Untuk mengetahuimodus dari pelaku melakukan tindak pidana pemerkosaan berlanjut terhadap anak..Jenis penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah dasar pertimbangan hakim menjatuhkan putusan yang berbeda-beda terhadap pelaku tindak pemerkosaan terhadap anak, sedangkan variabel terikatnya adalah perbedaan putusan hakim dalam tindak pidana pemerkosaan berlanjut pada anak. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian terhadap putusan pengadilan terkait dengan modus operandi dari tindak pidana pemerkosaan berlanjut terhadap anak secara berlanjut, dapat penulis simpulkan bahwa ;modus operandi dari pemerkosaan terhadap anak secara berlanjut adalah : 1) Merayu disertai kekerasan (untuk dapat kesempatan setubuhi korban) diikuti dengan janji untuk bertanggung jawab, agar pemerkosaan berlanjut dapat dilakukan oleh terdakwa. 2) Mengawali dengan merayu dan diikuti melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa korban (anak) melakukan pemerkosaan dengannya dan untuk pemerkosaan tersebut dapat berlanjut. 3) Mengawali dengan merayu dan berpacaran agar awal pemerkosaan dapat dilakukan kemudian berawal dari pacaran, lalu merayu dan janji untuk bertanggung jawab menjadi jalan untuk pemerkosaan berlanjut dilakukan lancer 4) Marayu kemudian melakukan kekerasan (kerena ada perlawanan dari korban) setelah pemerkosaan awal dilakukan diikuti ancaman guna pemerkosaan berlanjut dapat dilaksanakan. 5) Membujuk korban dan janji untuk mengawini/menikahi korban untuk memperoleh kesempatan melakukan pemerkosaan secara berlanjut. Kata Kunci : Modus Operandi, Pemerkosaan Anak, Pertimbangan Hakim, Putusan Pengadilan.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Adapun beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam perusahaan yakni keterampilan kerja dan loyalitas kerja. Perusahaan dapat berjalan dengan baik apabila dibantu atau didukung oleh keterampilan dan loyalitas kerja yang baik agar dapat mencapai prestasi kerja yang efesien. Keterampilan merupakan suatu hal yang harus dimiliki oleh setiap karyawan karena kecakapan, kemampuan seorang karyawan dapat meyelesaikan pekerjaannya maupun tugas yang diberikan perusahaan. Loyalitasi kerja merupakan salah satu faktor mempengaruhi pegawai perusahaan serta untuk mencapai tujuan.Loyalitas kerja karywan juga sangat berperan penting dalam perusahaan agar dapatmencapai tujuan perusahaan serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan perusahaan selama orang masih berstatus sebagai karyawan. Selain itu prestasi kerja juga perlu diperhatikan karena untuk mencapai hasil kerja yang efisien karyawan juga membutuhkan dukungan dari para anggota agar mencapai hasil yang tujuan yang ditargetkan perusahaan.
Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan antara keterampilan kerja, loyalitas kerja, prestasi kerja serta untuk mengetahui hubungan antara. keterampilan kerja dan loyalitas kerja tehadap prestasi kerja pada PT. Sapta sari tama kupang. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif. Populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada PT. Sapta Sari Tama Kupang yang berjumlah 20 orang karyawan.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesoner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan teknik uji korelasi ranks spearman menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis lanjutan yang mmenggunakan analisis deskriptif presentase diketahui bahwa keterampilan kerja,loyalitas kerja dan prestasi kerja karyawan pada PT. Sapta Sari Tama Kupang berada dalam kategori baik. Indikator dari masing-masing variabel tersebut juga dideskripsikan dengan bantuan tabel distribusi frekuensi. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis uji korelasi rank spearman diketahui bahwa keterampilan kerja dan prestasi kerja karyawan mempunyai hubungan positif dengan keterampilan kerja yang ditunjukan dengan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0.21 dan corelation coffcient sebesar 1.000 dan loyalitas kerja mempunyai hubungan positif dengan prestasi kerja yang ditunjukan dengan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0.001 dan corelation coffcient sebesar 0.665.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
This study aimed to analyze students’ interpretation on symbols and icons used in Adobe Reader application: Semiotic analysis. Total of data taken from toolbar menu of Adobe Reader application are 36 icons and symbols. The writer use test of multiple choice as the instrument in this study. The test given to the ten students of UKAW as the purposive sample in this research. The result is there are 13 data due to the icon type with basic image feature, 11 data refer to the abstract signifying icon type, 10 data refer to the text icon type, and 2 data due to the number icon type. Another, the researcher finds that the students’ understanding about icons and symbols used on PDF is at good category. This assumption is supported by following evidence: The achievement category of excellent with score at 9,6 – 10 achieved by 1 student (10%); 2 students (20%) were in very good classification with score at 8,6 – 9,5; 3 students (30%) were in good classification with score at 7,6 – 8,5; 2 students (20%) were in fairly good with score at 6,6 – 7,5; and 2 students (20%) were in fair classification with score at 5,6 – 6,5. None of student were in poor with score at 3,6 – 5,5 and very poor classification with score at 0 – 3,5. Based on the data above, it shows that most of students (80%) were in fair till excellent classification. Afterwards, the researcher concluded that student of UKAW Kupang have a good knowledge in understanding icons and symbols used on PDF.